Beranda blog Halaman 418

PS TNI Akan Kerahkan Ribuan Anggota Untuk Mendukung Timnya

0

images (20)BERIMBANG.COM – PS TNI akan mengerahkan ribuan anggota dari berbagai kesatuan untuk mendukung timnya pada pertandingan sepak bola babak delapan besar Piala Sudirman 2015 di Stadion Manahan Solo, pada 12-22 Desember mendatang.

Komandan Korem 074/Warastratama Surakarta, Kolonel Infantri Toto Nugroho, mengatakan, anggota TNI akan dikerahkan menjadi suporter  mendukung timnya yang berhasil maju babak delapan besar Piala Sudirman di Solo.

“Kami siap mengerahkan sekitar 6.000 personel untuk mendukung PS TNI,” katanya, Kamis (10/12/2015).

Ribuan anggota TNI tersebut berasal berbagai kesatuan seperti Kopassus TNI AD, Kodim, Korem, Kostrad, Kodam IV/ Diponegoro. Mereka diharapkan mampu memberikan dukungan dengan nyanyian dan atraksi untuk memotivasi timnya yang sedang berlaga.

Menurut Toto Nugroho, suporter dari PS TNI tersebut akan menempati tribun timur yang langsung berhadapan dengan tribun VIP di barat. “Anggota Kostrad ditempatkan di tribun VIP karena mereka sudah memesan tiket,” ungkapnya.

Menurut dia, suporter PS TNI tersebut tugasnya hanya memberikan dukungan timnya dengan bernyanyi-nyanyi. Hal ini, seperti yang sudah dilakukan saat timnya berlaga di babak penyisihan melawan di Stadion Gelora Delta Sidoharjo. Ketika itu, ribuan anggota dari kesatuan Korps Marinir TNI AL memadati stadion.

“Mereka memberikan dukungan timnya yang sedang berlaga dengan bernyanyi seperti suporter profesional, sehingga pemain lebih bersemangat untuk mengalahkan setiap lawan yang dihadapi,” katanya.

Ia menambahkan suporter PS TNI akan mengenakan kostum seragam warna dasar hijau kebanggaan sebagai anggota TNI.

Kendati demikian, pihaknya dapat menjamin bahwa suporter dari anggota TNI tersebut ketika masuk stadion untuk menyaksikan timnya berlaga, tetap membeli tiket masuk.

PS TNI pada laga pertama melawan Semen Padang, Sabtu (12/12), kemudian melawan Persija Jakarta, Selasa (15/12), kemudian menghadapi Mitra Kukar, Minggu (20/12).(*)

Camat Cijeruk Siap Antisipasi Kerawanan Masyarakat Menjelang Tahun Baru

0

IMG-20151210-WA0002

BERIMBANG.COM, Bogor – Pemerintah Kecamatan Cijeruk siap melakukan antisipasi kerawanan sosial, penyakit masyarakat, siaga bencana alam, pengamanan  natal dan tahun baru. Hal itu ditegaskan Camat Cijeruk usai menggelar apel siaga bersama jajaran Polsek dan Koramil Cigombong – Cijeruk, kamis (10/12/15) pagi tadi.

Saat ditemui berimbang.com siang tadi, Camat Cijeruk, Hidayat, menjelaskan pentingnya dilakukan berbagai antisipasi, terutama yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

“Dikondisi ekstrimnya cuaca saat ini, kami unsur muspika Cijeruk berkomitmen untuk melakukan berbagai antisipasi dan gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Selain itu, apel siaga ini juga menjadi momentum dalam komitmen kami dalam melakukan antisipasi terhadap kerawanan sosial, penyakit masyarakat dan berbagai antisipasi jelang natal dan tahun baru, khususnya di wilayah Cijeruk”, jelas Hidayat.

Lebih lanjut, camat yang lebih akrab disapa Kang Ibing ini, mengatakan, dalam mengimplementasikan komitmentnya, Pemerintah Kecamatan juga memerlukan dukungan dan peran serta masyarakat.

“Program kami tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya dukungan dan peran serta dari masyarakat”, tambahnya.

Sementara itu, masih kata Hidayat dalam memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, jumat (11/12/15) besok, Pemerintah Kecamatan Cijeruk akan melaksanakan program internal “Sinergitas” selama satu hari di Jogjakarta.

Menurut Hidayat, kegiatan tersebut sesuai Permendagri no 4 tahun 2010 tentang Pelayanan Terpadu (Paten) dan Perpub tentang pendelegasian kewenangan penandatanganan perijinan yang diberikan kepada camat.

 “Dalam kegiatan ini kami akan memberikan pelatihan kepada jajaran kaitan dengan standar operasional prosedur  pelayanan terpadu, struktur organisasi tata kerja kecamatan, sebagai salah satu persiapan kedepan kecamatan akan menjadi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)  eselon dua. Yang terpenting lagi bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan kami kepada masyarakat”, pungkasnya. (Red)

Banprov Desa Ciadeg Di Realisasikan

0
Kantor Desa Ciadeg sedang di renovasi.   (Foto ; Red)
Kantor Desa Ciadeg sedang di renovasi. (Foto ; Red)

BERIMBANG.COM,  Bogor – Bangunan Kantor Desa Ciadeg porak poranda. Namun, kondisi ini terjadi bukan diakibatkan oleh bencana, akan tetapi, pemerintah desa setempat tengah melaksanakan rehabilitasi bangunan kantor desa yang merupakan realisasi dari dana bantuan provinsi Jawa Barat.

Bendahara Desa Ciadeg, Ujang Munawar, mengatakan, kantor desa Ciadeg direhab terakhir pada tahun 2013 lalu, pada masa kepemimpinan kepala desa yang sebelumnya. Maka, saat bantuan dari provinsi diterima, pemerintah desa Ciadeg segera melaksanakan rehabilitasi bangunan.

“Kami mulai melaksanakan perbaikan kantor sejak satu minggu yang lalu. Karena memang kondisi bangunan kantor kami sudah layak untuk diperbaiki”, tutur Bendahara desa yang lebih akrab dipanggil kang Doyok ini kepada berimbang.com. Kamis (10/12/2015) siang tadi.

Lebih lanjut, Doyok menjelaskan, target perbaikan dikonsentrasikan pada bagian atap kantor. Karena kondisi atap sebagian besar sudah dalam keadaan rapuh dimakan usia. Ditargetkan, pekerjaan akan dapat diselesaikan dalam waktu 30 hari.

“Jika dana nya memungkinkan, kami juga akan melakukan perbaikan di ruang ruang kerja staf pada tahap selanjutnya, setelah pekerjaan atap selesai”, tambah Doyok.

Sebagai tambahan informasi, dana bantuan provinsi Jawa Barat di wilayah kecamatan Cigombong baru diterima oleh empat desa, yakni desa Srogol, Ciadeg, Wates Jaya dan Cisalada. Sementara lima desa lainnya yakni, Cigombong, Ciburuy, Tugu Jaya, Pasir Jaya dan Ciburayut terpaksa masih mengisap jempol dan harus menunggu pencairan, karena terganjal kendala administrasi. (Red)

Pradi Supriatna Menggunakan Hak Pilihnya Di TPS 12 Kukusan

0
Wakil Walikota No. Urut 2 ketika di wawancara usai melakukan hak pilihnya.     ( Foto : Rahmat Budianto )
Wakil Walikota No. Urut 2 ketika di wawancara usai melakukan hak pilihnya. ( Foto : Rahmat Budianto )

BERIMBANG.COM, Depok – Calon Wakil walikota dari nomor urut 2, Pradi Supriatna dan keluarga menggunakan hak pilihnya di TPS 12 RT 003/ RW 04 Kelurahan Kukusan Kecamatan Beji Kota Depok.

Calon Wakil Walikota dari nomor urut 2 yang berpasangan dengan Idris Abdusomad tiba bersama istri dan anaknya di lokasi TPS pada pukul 9.30 wib. Rabu (9/12/2015) pagi tadi.

“Saya berharap jumlah pemilih kali ini bisa mencapai lebih dari 80% pemilih dan kepada masyarakat Kota Depok saya harap bisa menggunakan hak pilihnya dengan sebaik-baiknya. Persiapan yang saya lakukan adalah berdoa setiap habis sholat, bahkan setiap hari saya memanjatkan berdoa,’ ujar Pradi kepada awak media usai pencoblosan.

Ketika di konfirmasi tentang strategi pembagian minyak goreng yang di lakukan oleh pasangan nomor 1 pada saat mendekati hari H, Pradi mengatakan, itu bukan cara yang menunjukan sebagai semangat Demokrasi sebab akan merusak citra Demokrasi kedepannya.

“Karena pelayanan kepada masyarakat bukan hanya saat instan saja. Terlepas soal kesiapan, dari awal, kita siap untuk menang ataupun kalah tergantung dari masyarakat yang memilihnya nanti dan siapapun yang memimpin Kota Depok nantinya harus mampu melayani masyarakat dengan lebih baik,” Terang Pradi.

Setelah melakukan pencoblosan di TPS, Pradi Supriatna dan rombongan melakukan keliling ke masyarakat, sempat juga Pradi membeli es cincau dan mampir di warung Bakso sambil berbincang ringan dengan warga setempat.(Rahmat budianto).

Sukseskan Pilkada, Kades Nanggerang Lombakan TPS

0

Suasana TPS diwilayah Tenggareng.    (Foto : Red)
Suasana TPS diwilayah Nanggerang. (Foto : Red)

BERIMBANG.COM, Sukabumi – Berbagai upaya dilakukan para Kepala Desa di wilayah Sukabumi dalam mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2015 yang dilaksanakan secara serentak pada hari ini, rabu (09/12/15). Seperti halnya yang dilakukan Kepala Desa (kades) Nanggerang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang melombakan TPS di wilayahnya.

Ditemui disela monitoring ke setiap TPS diwilayahnya bersama jajaran Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan, Babinkamtibmas serta Babinsa, Kades Nanggerang Ade Daryadi mengatakan, perlombaan antar TPS yang dilakukannya ini sebagai upaya untuk memacu semangat para petugas di tempat pemungutan suara.

“Perlombaan TPS rutin kami laksanakan disetiap momen pesta demokrasi. Tujuannya selain untuk mendorong semangat para pelaksana pemungutan suara, juga sebagai media edukasi dalam tertib administrasi, salah satu point penilaian dalam lomba”, tutur Kades Ade Daryadi, kepada berimbang.com siang tadi.

Lebih lanjut kades menjelaskan, poin penilaian lainnya dalam lomba yakni kerapihan, keunikan,kebersihan, keamanan dan tingkat kehadiran. Pemenang lomba akan diberikan penghargaan dari kepala desa.

“Bagi juara saya berikan piagam penghargaan, trophy serta hadiah menarik lainnya”, sebutnya.

Kades berharap, pelaksanaan pemungutan suara di wilayahnya dapat berjalan lancar sesuai harapan, sukses dan tanpa ekses.

Berdasarkan pantauan tim berimbang.com, hingga pukul 12.00 siang tadi, tingkat kehadiran hak pilih di 13 TPS yang tersebar di 9 rukun warga wilayah Desa Nanggerang sudah mencapai 60 persen. (Red)

Kompetisi Sepak Bola Cijeruk Cup Berakhir Damai

0
Kisruh kompetisi sepak bola Camat Cijeruk Cup berakhir damai.    (Foto: Yosep Bonang )
Kisruh kompetisi sepak bola Camat Cijeruk Cup berakhir damai. (Foto: Yosep Bonang )

BERIMBANG.COM, Bogor – Setelah melalui perdebatan panjang, akhirnya kisruh di pelaksanaan turnamen sepak bola “Camat Cijeruk Cup 2015” berakhir dengan perdamaian. Manajemen Ps desa Cijeruk dan Panitia sepakat melanjutkan sesi akhir turnamen ini dengan menjunjung motto sport membangun sportifitas bersama, tanpa mempermasalahkan lagi kendala yang sebelumnya terjadi.

Kata sepakat kedua belah pihak ini dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani oleh kedua belah pihak, disaksikan oleh kepala desa Cijeruk serta Camat setempat, usai mediasi akhir yang membuahkan kata mufakat.

“Kami telah sepakat untuk menerima keputusan bersama ini, demi menjaga kondusifitas wilayah kecamatan Cijeruk. Namun, kejadian ini tetap harus menjadi catatan besar bersama untuk peningkatan mutu kegiatan mendatang”, ujar manajer PS Desa Cijeruk, Manta kepada berimbang.com. (8/12/2015).

Sementara itu, camat Cijeruk mengatakan, ini merupakan keputusan bersama yang dilahirkan melalui musyawarah karena dirinya akan mengambil opsi tegas jika musyawarah tidak mencapai kata sepakat.

“Dua opsi yang saya berikan dalam permasalahan ini, lanjutkan kompetisi atau bubarkan saja kalo gak ada penyelesaian”, tegas camat Ibing kepada awak media.

Ditempat terpisah, sejumlah Kepala Desa di Kecamatan Cijeruk menilai, kondisi yang terjadi dalam turnamen tersebut akibat minimnya kordinasi panitia dengan jajaran kepala desa.

“Kalau saja panitia rajin berkordinasi dengan kami, permasalahan ini tidak akan terjadi. Karena kegiatan ini merupakan hajat kami para kepala desa dengan camat”, pungkas salah satu kepala desa di kecamatan Cijeruk yang diamini oleh beberapa staf kecamatan setempat kepada berimbang.com.

Sebagai tambahan informasi, paska konflik, panitia menjadwal ulangkan tahapan final dalam turnamen. Final ke tiga antara Ps desa Cijeruk dengan PS Desa Palasari memperebutkan juara 3 dan 4 yang sebelumnya akan dilaksanakan hari ini diundur pada hari sabtu (12/12/15) dan grand final memperebutkan juara 1 dan 2 antara PS Desa Tanjungsari melawan PS Desa Warung Menteng akan dilaksanakan pada minggu (13/12/15) mendatang. (Red)

Kisruh Turnamen Bola ” Camat Cijeruk Cup ” Masih Berlanjut

0
Mediasi PS Cijeruk dengan panitia.     ( Foto : Yosep Bonang )
Mediasi PS Cijeruk dengan panitia. ( Foto : Yosep Bonang )

BERIMBANG.COM, Bogor – Kisruh dalam pelaksanaan kompetisi sepak bola antar desa “Camat Cijeruk Cup” di kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, makin memanas. Mediasi antara manajemen Ps Cijeruk dengan jajaran panitia turnamen, selasa (08/12/15) pagi tadi berlangsung alot dan belum juga mencapai kata sepakat.

Manajemen PS Desa Cijeruk mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap panitia turnamen yang dinilai tidak tegas dalam menyikapi permasalahan. “Dari jadwal pertemuan hari ini saja panitia udah gak sportif, kami sudah datang ke sekretariat panitia sejak jam 10, tapi sampai sekarang pemain yang keabsahan datanya kami pertanyakan cuma satu orang yang dihadirkan”, ujar Fahad, salah satu official PS Desa Cijeruk kepada berimbang.com usai pertemuan dengan panitia.

Lebih lanjut Fahad mengatakan, bahwa pihaknya semakin mencium adanya indikasi permainan di tubuh panitia yang ditunjukan melalui sikapnya yang tidak profesional. Pertemuan yang awalnya disepakati bahwa panitia akan menghadirkan kedua pemain PS Desa Tanjungsari pada kenyataannya panitia hanya menghadirkan satu orang pemain saja. Sementara pemain lainnya hanya menitipkan berkas identitasnya kepada panitia. PS Desa Cijeruk tetap bersikeras meminta kepada panitia agar menyelesaikan permasalahan sebelum melaksanakan pertandingan Final ketiga yang diagendakan siang ini.

“Kalau masalah ini belum selesai, hari ini tim kami akan hadir ke lapangan namun bukan untuk bermain, tapi kami akan kembali mempertanyakan penyelesaian masalah”, tegas Fahad.

Sementara itu, ketua panitia turnamen menepis dugaan kecurangan manipulasi data yang ditujukan kepada panitia. Pasalnya, pada hari ini panitia sudah memenuhi tuntutan pihak PS Desa Cijeruk dengan menghadirkan pemain yang dicurigai beserta data asli identitas kedua pemain. “Kami kira dengan dihadirkannya data asli dari kedua pemain yang dicurigai itu sudah cukup sebagai jawaban dari permasalahan yang bergulir namun pihak cijeruk tetap bersikeras meminta agar pemain yang satu lagi dihadirkan”, jelas ketua panitia turnamen sepak bola camat Cijeruk Cup, Supriyatna, saat dimintai keterangan oleh sejumlah awak media.

Dengan berbagai pertimbangan, panitia akan tetap melaksanakan pertandingan final ke tiga memperebutkan juara 3 dan 4, antara PS Desa Cijeruk dengan PS Desa Palasari, sesuai jadwal pada pukul 13.00 siang hari ini. “Kami akan tetap melaksanakan pertandingan final ke tiga siang ini”, tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, puluhan suporter dan official PS Desa Cijeruk sejak pagi hingga siang ini masih bertahan di area kantor Kecamatan Cijeruk, menunggu keputusan tegas dari panitia. (Red)

Masa Tenang, Panwaslu Depok Mulai Tertibkan Alat Peraga Kampanye

0
Panwaslu sedang menertibkan alat peraga kampanye.    ( Foto : Rahmat Budianto )
Panwaslu sedang menertibkan alat peraga kampanye. ( Foto : Rahmat Budianto )

BERIMBANG.COM, Depok – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Depok melakukan Penertiban APK( Alat Peraga Kampanye) Pemilihan Kepala Daerah Walikota dan Wakil Walikota Depok tahun 2015.

Pilkada Kota Depok sejak tanggal 6 Desember 2015 sudah memasuki tahap masa tenang, dua hari lagi masyarakat Kota Depok akan menentukan pilihannya untuk menentukan pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota yang akan memimpin Kota Depok untuk masa waktu 5 tahun mendatang.

Panwaslu Kota Depok, Adriansyah mengatakan untuk masa tenang sudah menertibkan APK di bantu Satpol PP, KPPS, Panwas serta PPK dan Pengawas TPS.

” Sampai detik ini masih melakukan Penertiban Alat Peraga Kampanye di 11 kecamatan, intinya sebelum hari H APK sudah harus di tertibkan, saya juga menghimbau kepada Panwas kecamatan, Kelurahan dan Pengawas TPS untuk mensterilkan APK pasangan Calon walikota dan wakil walikota Depok sampai Radius 200 meter,” tutur Adriansyah kepada berimbang.com di ruang kerjanya. Senin (7/12/2015).

Berkaitan dengan pelanggaran menurut Andriansah, pihaknya selalu menindak lanjuti setiap laporan, baik laporan yang di terima dari Panwaslu, PPS, PPK, pengawas di TPS dan masyarakat.

“Apalagi mendekati hari H, kemungkinan dugaan adanya  indikasi monney politik bisa saja terjadi. Kaitan dengan hal ini kita bersama dengan pihak Kepolisian akan menindak lanjuti sampai keranah hukum sebab pelanggaran ini masuk dalam tindak pidana umum,” terang Adriansyah.

Panwaslu juga menghimbau agar kedua pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota mempunyai kesadaran Politik agar menyampaikan kepada tim suksesnya untuk bersama sama dengan masyarakat menjaga agar Pilkada kali ini berlangsung sukses, aman dan berkualitas.(Rahmat Budianto)

Kompetisi Sepak Bola ” Camat Cijeruk Cup ” Memanas, Manajemen PS Tuntut Panitia

0

IMG_20151207_185459

BERIMBANG.COM, Bogor – Kompetisi sepak bola “Camat Cijeruk Cup” memanas. Manajemen Persatuan Sepak bola (Ps) desa Cijeruk. Senin (07/12/15) siang tadi, mendatangi kantor sekretariat panitia di komplek kantor kecamatan Cijeruk untuk meminta pertanggungjawaban atas adanya dugaan manipulasi data pemain di tim salah satu desa peserta.

Manajer PS Cijeruk mengatakan, pihaknya tidak mempermasalahkan menang ataupun kalah. Namun, menuntut profesionalisme kinerja dan konsekuensi atas aturan yang telah dibuat panitia. Hal yang dipersoalkan oleh manajemen Ps Cijeruk, masih kata dia, yakni, adanya temuan bahwa pemain di salah satu desa usianya 20  tahun. Sementara, panitia menetapkan dalam aturannya bahwa batas usia maksimal pemain berusia 18 tahun.

“Kami hanya minta panitia menghadirkan pemain dari desa tanjungsari berikut identitas dirinya yang membuktikan usianya 18 tahun. Namun setelah beberapa kali kami protes sampai hari ini panitia tidak menunjukan sikap profesionalnya”, ujar Maryadi, manajer PS Cijeruk kepada berimbang.com usai bertemu perwakilan panitia kompetisi bola camat Cijeruk Cup, siang tadi.

Lebih lanjut, Maryadi menegaskan, pihaknya menuntut panitia menyelesaikan permasalahan tersebut pada hari ini, dan menunda pertandingan semi final antara PS Desa Cijeruk dengan PS Desa Palasari. “Pending dulu pertandingan semi final besok sebelum permasalahan ini selesai”, tegas Maryadi.

Saat akan dikonfirmasi terkait masalah tersebut, panitia turnamen sepak bola bergegas meninggalkan kantor sekretariat, sehingga belum bisa dimintai keterangan.  Sementara itu, Camat Cijeruk sedang tidak berada ditempat.

Ditempat terpisah, ketua Komite Olah raga Kecamatan (KOK) Cijeruk, Santoso saat ditemui berimbang.com, berharap, agar semua pihak bisa memanfaatkan momen olah raga tingkat kecamatan ini dengan sebaik baiknya. Dalam permasalahan yang terjadi, dirinya meminta kepada semua pihak agar menyelesaikannya dengan kepala dingin, agar menemukan solusi yang terbaik.

“Saya berharap semua pihak dapat memanfaatkan moment olahraga ini dengan baik karena kegiatan ini selain sebagai penjaringan bibit bibit pesepakbola muda juga sebagai media untuk mempererat tali silaturahmi warga cijeruk, bukan hanya untuk mengejar predikat juara semata”, pungkas ketua KOK Cijeruk yang juga sebagai Kepala Desa Sukaharja yang lebih akrab disapa dengan Mas Beko ini kepada berimbang.com.

Sebagai informasi, turnamen sepak bola Camat Cijeruk Cup ini dibuka pada 21 November 2015 lalu olah muspika setempat di lapangan bola Pasir Pogor Desa Cipelang, kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Diikuti sebanyak 8 kesebelasan perwakilan dari masing masing desa se kecamatan Cijeruk.

Panitia menjadwalkan pertandingan semi final pada selasa (08/12/15) siang besok, antara kesebelasan PS Desa Cijeruk dengan PS Desa Palasari, memperebutkan juara 3 dan 4. Sementara pertandingan grand final memperebutkan juara 1 dan 2, antara kesebelasan PS Desa Tanjungsari dengan PS Desa Warung Menteng, dijadwalkan berlangsung pada rabu (09/12/15) mendatang. (Nana Suryana)

Desa Tajurhalang Laksanakan Pembangunan Jalan Desa

0
Pembangunan Jalan Desa Tajurhalang.    ( Nana Suryana )
Pembangunan Jalan Desa Tajurhalang. ( Nana Suryana )

BERIMBANG.COM, Bogor – Pemerintah desa Tajur Halang, kecamatan Cijeruk, laksanakan pembangunan jalan desa di kampung Tajur Halang, senin (07/12/15). Menurut kepala desa, kegiatan pembangunan jalan sepanjang 750 meter dengan luas 4 meter ini merupakan realisasi bantuan Dana Desa (DD) termin kedua tahun 2015.

Diding Sulaeman, kepala desa Tajur Halang, menjelaskan, jalan ini merupakan akses yang sangat diperlukan oleh masyarakat yang meliputi dua wilayah rukun warga (rw) yakni rw 3 dan 4, di 8 rukun tetangga (rt). Jalan ini pertamakali di aspal pada tahun 1997 secara swadaya, saat dirinya memimpin desa Tajur Halang pada periode sebelumnya. Kemudian, pada tahun 2012 jalan ini dibangun kembali oleh Pemerintah Kabupaten.

“Pembangunan jalan ini dibiayai oleh dana desa, dan dilaksanakan oleh masyarakat. tahap pertama kami laksanakan pembangunan sepanjang 250 meter dengan luas 4 meter. Direncanakan, pekerjaan ini bisa kami selesaikan selama 17 hari kedepan”, jelas kades.

Pembangunan tahap kedua, lanjut kades, akan dilaksanakan pada tahun 2016 mendatang di pencairan DD termin ke tiga. “Saat dd termin ke tiga yang 20 persen cair, maka kami akan melanjutkan pembangunan tahap kedua”, tambahnya.(Nana Suryana)