Beranda blog Halaman 419

WALHI : Damkar Dihimbau Untuk Menggunakan Gas Detektor Tangani Bau Gas Di Depok

0
Ilustrasi
Ilustrasi

BERIMBANG.COM, Depok – Hebohnya pemberitaan kebocoran pipa gas di Depok di khawatirkan dapat menimbulkan gangguan di lokasi sekitar kebocoran dan berpotensi resiko keselamatan & kesehatan lingkungan setempat.

Kepala Kajian Riset dan Pengembangan Walhi DKI Jakarta, Elnard Peter menghimbau agar Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok  untuk melengkapi peralatannya dengan menggunakan Gas Detector untuk deteksi dini apabila ada keluhan serupa kembali terjadi di kemudian hari.

Gas Detector berfungsi untuk mendeteksi keberadaan gas-gas yang bersifat combustible (mudah terbakar) seperti gas alam cair propane dan butane serta gas alam methane.

“Keberadaan pipa-pipa gas tersebut tentu tidak dapat dihindari karena untuk menopang keperluan banyak pihak, namun wajib di awasi serta dikendalikan manakala ada keluhan bau gas seperti yang terjadi sore ini,” Tulis Elnard melalui rilis yang diterima berimbang.com. Senin (7/12/2015)

Demikian pula tambah Elnard, kesiapan inspektur yang bertugas (Damkar.red) dalam merespon keluhan masyarakat,  yang tentu dari pihak operator wajib memberikan arahan kepada petugas di lapangan manakala benar terjadi kebocoran agar terisolir dengan baik dan tidak berkembang menjadi bencana.

“Sebaiknya pihak K3LL (Kesehatan & Keselamatan Kerja dan Lindungan Lingkungan) dari operator yang tercatat memiliki jaringan pipa gas di Depok segera dihubungi agar datang ke lokasi guna memastikan bau gas menggunakan Gas Detector bukan produk yang berasal dari pipa mereka dan membahayakan masyarakat,” Tulisnya. (Yuli Efendi)

Agung Laksono : Perlu Kocok Ulang Pimpinan DPR Bila SN Mundur

0

images (18)

BERIMBANG.COM, Jakarta – Mantan Ketua DPR periode 2004-2009 HR Agung Laksono menilai perlu ada wacana kocok ulang pimpinan DPR jika nantinya Ketua DPR Setya Novanto mengundurkan diri atau dimundurkan dari jabatannya berdasarkan hasil sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Pergantian pimpinan DPR bukanlah sesuatu yang mustahil menyusul dugaan pelanggaran etik Ketua DPR Setya Novanto atas kasus permintaan saham PT Freeport Indonesia.

“Menurut saya kalau saudara Novanto dimundurkan atau mengundurkan diri, sebaiknya kocok ulang ketua DPR harus dilakukan,” kata Agung Laksono dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (6/12/2015).

Agung menyebutkan, pada periode sebelumnya , posisi K etua DPR selalu dari partai politik pemenang pemilu dan begitu seterusnya. “Ketua DPR periode 2004-2009 dipimpin Golkar di mana saya jadi ketua DPR-nya, dan pada periode 2009-2014 dipimpin Pak Marzuki Alie karena Partai Demokrat menang pemilu,” jelasnya.

Menurut Agung, menjelang habis masa jabatan DPR periode 2009-2014, ada persekongkolan di Koalisi Merah Putih (KMP) yang berusaha mengubah itu semua. “Menjelang berakhirnya masa jabatan dewan, di situ diubah bukan pemenang pemilu . Kita tahu pemilu 2014 yang menang adalah PDIP. Tapi karena persekongkolan KMP , ada perombakan UU MD3 yang seolah dipaksakan,” katanya.

Ketua Umum DPP Partai Golkar hasil Munas Bali itu berharap , kocok ulang pimpinan DPR dikembalikan kepada yang berhak sesuai desain politik sebelumnya, di mana pemenang pemilu berhak mendapat jatah ketua DPR. “Kita kembali saja pada aturan MD3 yang lama, bahwa pemenang yang mendapatkan posisi ketua DPR yakni untuk sekarang ini adalah PDIP,” ujarnya .

Ia menambahkan, kalau MKD menyatakan Setya Novanto bersalah dan harus turun dari jabatannya atau mengundurkan diri, maka kepemimpinan DPR harus dikocok ulang. Partai Golkar sendiri harus ikhlas jika posisi tersebut diserahkan ke PDIP, selanjutnya sebagai wakil sesuai urutan pemenang Pemilu 2014.

“Dengan demikian maka pengisiannya dengan kocok ulang dan komposisinya PDIP sebagai K etua DPR. Diikuti Partai Golkar, Partai Gerindra dan berturut seterusnya,” katanya.(*)

Pelayanan PLN Depok Dikeluhkan Warga

0

images (17)

BERIMBANG.COM, Depok – Keluhan pelanggan terkait pelayanan PLN Cabang Depok dengan tidak adanya surat pemberitahuan pemadaman listrik membuat warga Kota Depok kecewa pasalnya pemadaman dari pihak PLN mendadak tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.

Seperti yang diungkapkan Aspiah, salah satu warga Kecamatan Beji, pemadaman listrik mendadak membuatnya kesulitan untuk mempersiapkan keperluan rumah tangga, salah satu kebutuhan vital seperti air yang setiap hari di pergunakan apalagi pemadaman dalam jangka waktu yang lama.

” Jelas sangat merepotkan kami bilamana tiba-tiba listrik mati begitu saja ditambah padamnya dalam jangka waktu lama,” Ujar Aspiah dengan nada kesal kepada berimbang.com dikediamannya. Kamis (3/12/2015).

Ditempat terpisah warga Kecamatan Sukmajaya, Hartono mengatakan, Pemadaman listrik secara tiba-tiba membuat peralatan elektronik mengalami kerusakan disebabkan pernah mengalami pemadaman listrik lalu nyala sampai tiga kali berturut-turut dalam waktu tiga jam.

Sementara itu, Humas PLN Cabang Depok, Setiono Budiono menjelaskan, pemadaman listrik disebabkan karena ada perencanaan dan tidak direncanakan serta dipadamkan langsung dari pusat.

Lanjutnya, pemadaman yang tidak ada perencanaan disebabkan adanya kerusakan mendadak sehingga perbaikannya perlu penanganan secara cepat oleh teknisi.

” Bila pemadamannya direncanakan, kami selalu memberikan pemberitahuan kepada pelanggan bila mana pemadamannya dalam waktu lama, tetapi bila tidak direncanakan kami tidak ada pemberitahuan,” Pungkas Setio ketika di konfirmasi berimbang.com di ruang kerjanya. (Yuli Efendi)

Polsek Beji Dan Warga Kelurahan Beji Adakan Bhakti Sosial

0

IMG_20151204_000234

BERIMBANG.COM, Depok – Jajaran Anggota Kepolisian Sektor Beji Bersama Warga jalan Nangka Rt 06 Rw 02 Kelurahan Beji, Kecamatan Beji Kota Depok melaksanakan Bakti Sosial Bersih bersih lingkungan dan Tempat Peribadatan Musholah “Al Abror, dan Membuat kan warga saluran got.Kamis (3/12/2015).

Kegiatan ini di laksanakan dalam Rangka Hari Ulang Tahun Polda  Metro Jaya Ke 66.

Seperti yang di sampaikan Kapolsek Beji, Kompol Ni Gusti Ayu.N supiati, SH melalui Kasi Humas Polsek Beji, Aiptu. Asaeli Bate’e kepada berimbang.com Mengatakan,rangkaian kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT Polda Metro Jaya ke 66, pada kesempatan ini Kapolsek memberikan bingkisan kepada Warga sekitar Mapolsek sebagai tanda terimakasih,” Ujar Asaeli

Kapolsek Beji juga   Menyampaikan himbauan kepada Warga masyarakat berkaitan dengan Pemilukada yang akan berlangsung pada tanggal 9 Desember 2015 mendatang.

“Agar masyarakat menggunakan Hak pilih sebaik baiknya dan Pemilukada bisa berlangsung sukses tanpa ekses,” Pungkasnya.(Rahmat budianto)

Kabid Wasdal Sosialisasikan Perwa IMB Dan Reklame

0
Sosialisasi Perwa di sawangan golf.   ( Yuli Efendi )
Sosialisasi Perwa di sawangan golf. ( Yuli Efendi )

BERIMBANG.COM, Depok – Kabid Pengawasan dan Pengendalian Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Kota Depok sosialisasikan Peraturan Walikota dan Peraturan Walikota Reklame No. 12 Tahun 2015 tentang persyaratan tata cara perizinan pembangunan dan pemanfaatan bangunan bertempat di Gedung Sasono Mulya, Kalimulya. Rabu. (2/12/2015) dan Sawangan golf. Kamis (3/12/2015)

Peraturan Walikota (Perwa) No. 12 Tahun 2015 merupakan turunan dari Perda 13 tahun 2013 tentang Izin Mendirikan Bangunan.

DSC_0653[1]

Kabid Wasdal Tarkim, Citra Yulianti mengatakan dengan adanya sosialisasi Perwa dapat memberikan pemahaman tata cara pembuatan IMB dengan mudah kepada masyarakat yang akan mendirikan bangunan di Kota Depok.

” Dengan turunnya Perwa No. 12 Tahun 2015 mempermudah masyarakat mengurus IMB apalagi dengan turunnya Perwa ini, Akte Jual Beli (AJB) juga bisa diajukan bilamana tidak mempunyai sertifikat tanah,” ujar Citra usai sosialisasi kepada berimbang.com.

Citra juga mengatakan, dari tahun 2013, 2014 dan 2015, masyarakat yang tidak mempunyai IMB naik terus 50 persen tiap tahunnya.

” Mudah-mudahan dengan adanya Perwa baru dapat juga memberikan kesadaran kepada masyarkat yang akan mendirikan bangunan untuk mengurus IMB sehingga dapat meningkatkan retribusi daerah,” Ucap Citra.

Untuk penegakan Perwa, masih menurut Citra, akan terus ditingkatkan supaya bangunan yang belum memiliki IMB untuk segera mengurus IMB.

Sementara itu, Wakil Komisi A, Hamzah mengatakan, sosialisasi Perwa yang baru agar diketahui oleh lurah, camat dan masyarakat mengenai pasal perpasal di Perwa tersebut untuk disosialisasikan kepada elemen masyarakat yang belum mengetahuinya.

Hamzah menjelaskan, bangunan yang tidak ber IMB ada di Kota Depok sekitar 100 ribu lebih.

” untuk itu dengan adanya Perwa yang baru, mudah-mudahan dapat meminimalkan peningkatan kesadaran masyarakat dalam hal mengurus ijin bangunan,” Ujar Hamzah.

Lanjut Hamzah, dengan adanya Perwa yang baru dapat memudahkan persyaratan yang ada sebelumnya, dari persyaratan yang sulit dapat dipangkas seperti contoh yang tadinya harus memakai sertifikat, sekarang bisa menggunakan AJB.

Berikut Peraturan Walikota Depok Nomor 12 Tahun 2015 Tentang Persyaratan dan Tata Cara Perizinan Pembangunan dan Pemanfaatan Bangunan :

Pasal 2

  • IMB wajib dimiliki oleh orang atau badan yang akan melaksanakan pembangunan
  • Setiap bangunan wajib memiliki bangunan.
  • Pelaksaaan pembangunan, baru dilaksanakan setelah IMB di peroleh dan pelaksanaan dilapangan harus sesuai dengan fungsi bangunan dan rencana teknis yang tercantum dalam IMB

Persyaratan IMB Berdasarkan Pasal 22 ayat (2)

  • Sertifikat hak atas tanah
  • Fotocopy IPR atau IMB yang pernah terbit bagi yang akan melakukan perluasaan atau renovasi.
  • Dokumen lingkungan SPPL/UPL/UKL/AMDAL (kecuali hunian tinggal)
  • Rekomendasi untuk dampak yang akan ditimbulkan.
  • Bukti serah terima PSU bagi perumahan yang menggunakan siteplan.
  • Foto Lokasi.
  • Surat Jaminan kesanggupan penanggulangan dampak akibat pelaksaanan pembangunan.
  • Surat kesanggupan memperkerjakan tenaga lokal.

Apabila sertipikat hak atas tanah atas nama pemohon belum ada dan sedang proses balik nama, maka sebagai gantinya menggunakan surat keterangan yang dibuat lurah berupa pernyataan tanah tersebut benar milik pemohon dan dilengkapi dengan surat keterangan dari kantor pertanahan kota depok bahwa tanah tersebut tengah proses pendaftaran hak atas tanah.

Apabila sertipikat hak atas tanah adalah atas nama pemerintah belum dimiliki maka sebagai gantinya meampirkan surat pernyataan dari pengelola barang yang menyatakan bahwa tanah tersebut adalah aset yang dikuasai pemerintah. (Yuli Efendi)

Perwakilan Pengusaha Asing Santuni Anak Yatim Di Acara Deklarasi

0

IMG_20151202_142326

BERIMBANG.COM, Bogor – Perwakilan pengusaha asing di wilayah Cigombong, Kecamatan Cigombong, Bogor, Jawa Barat turut andil dalam bhakti sosial menyantuni anak yatim piatu dalam rangkaian acara Deklarasi Forum Komunikasi Jurnalis dan Lembaga Swadaya Masyarakat (Fk – Jl) Bogor Raya, di Komplek PTP Nusantara VIII Pondok Gedeh, desa Ciburuy, rabu (2/12/15) siang tadi.

Menurut panitia, kegiatan sosial ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Ketua FKJL, Asep Saeful Hidayat mengatakan, dasar terbentuknya forum ini berangkat dari banyaknya aspirasi rekan seprofesinya sebagai Jurnalis serta anggota LSM yang ingin menyamakan persepsinya dalam sebuah wadah komunikasi.

“Kabupaten Bogor memiliki potensi yang sangat banyak di berbagai sektor. Sementara ini, banyak kepentingan yang diperjuangkan berbagai pihak namun masih terkesan terkotak kotak sehingga tidak ada salahnya kami coba membangun wadah Sekretariat Bersama sebagai media silaturahmi lintas komunikasi untuk menyamakan visi, misi dan persepsi”, tutur ketua Asep kepada berimbang.com disela kegiatan deklarasi.

Sementara itu, Mr Sin, perwakilan pengusaha asal Korea mengatakan, pihaknya senantiasa selalu mendukung segala bentuk kegiatan yang dilaksanakan dilingkungannya. Terlebih kegiatan yang sifatnya positif dan saling membangun demi kemajuan bersama.

“Kami selalu siap terlibat dalam berbagai kegiatan masyarakat maupun lembaga manapun, selama hal itu demi kepentingan umum”, ujar pengusaha mualaf yang memiliki nama muslim Muhamad Yasin ini kepada berimbang.com

Muhamad Yasin menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya juga akan mendeklarasikan terbentuknya Asiasi Korea Indonesia, yang mewadahi para pengusaha asal Korea di wilayah Bogor, Sukabumi dan Cianjur.

Deklarasi FKJL dihadiri juga oleh Muspika Cigombong, Perwakilan Okp, Ormas, pemerintah desa, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya. (Nana Suryana)

Polsek Beji siap Amankan Pemilukada Depok

0
Rapat koordinasi pengamanan Pemilukada di Polsek Beji  ( Rahmat Budianto )
Rapat koordinasi pengamanan Pemilukada di Polsek Beji ( Rahmat Budianto )

BERIMBANG.COM, Depok – Dalam rangka pengamanan Kampanye Pemilukada Kota Depok yang akan digelar pada tanggal 9 Desember 2015 mendatang, Kapolsek Beji, Kompol Ni Gusti Ayu N Supiati mengadakan rapat dengan jajarannya di Polsek Beji . Selasa (1/12/2015) tadi pagi.

Agenda rapat terkait Operasi Mantap Praja Polda Metro Jaya tahun 2015 dengan menurunkan 120 personil disiapkan untuk pengamanan dan pengawalan penuh dilokasi.

Usai rapat, Ayu menjelaskan kesiapan dan pengawalan pemilukada meliputi pengawalan penerimaan logistik dari KPUD, PPK, PPS Dan TPS serta rekapitulasi hasil pemungutan suara.

” Pola yang dilakukan di TPS dengan pola aman, rawan satu dan rawan dua, masing-masing kita tempatkan dua sampai tiga anggota,” Ujar Ayu kepada berimbang.com.(Rahmat Budianto)

Ini Kronologis Penembakan Anggota TNI Di Papua

0

images (15)

BERIMBANG.COM, Papua – Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen (TNI) Hinsa Siburian mengakui, anggotanya ditembak kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Mamberamo Raya, Senin (30/11/2015).

“Memang benar, anggota TNI AD ditembak saat berada di kampung Namuni, Kabupaten Mamberamo Tengah,” ucap Pangdam kepada Antara di Jayapura, Selasa (1/12/2015).

Ia menuturkan, dari laporan yang diterima terungkap insiden itu berawal saat perwira penghubung Kodim Sarmi, Mayor Inf Jhon De Fretes bersama dua anggotanya yakni Kopral Avan dan Kopral Simon sedang menunggu jemputan perahu motor. Tiba-tiba mereka diserang kelompok OPM.

Hinsa menambahkan, awalnya hanya Kopral Simon yang selamat, namun sekitar pukul 02.00 waktu Indonesia timur , Kopral Avan berhasil menyelamatkan diri bersama senjata api yang dipegangnya.

“Sementara itu Mayor Inf Jhon De Fretes baru ditemukan Selasa (1/12/2015) pagi pukul 08.00 WIT,” jelas Hinsa Siburian.

Saat ini jenazah Mayor Inf Jhon De Fretes akan dievakuasi ke Jayapura. (Antara)

Apkomindo Gelar Pameran Dan Edukasi Bagi Pelajar Se- Kota Depok

0

DSC_0625[1]

BERIMBANG.COM, Depok – Dalam rangka bersama-sama mensukseskan Kota Depok sebagai Kota Cyber City, Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) menggelar seminar dan edukasi bagi pelajar se-Kota Depok di lantai dasar pusat perbelanjaan Depok Town Square ( Detos ) di Jalan Margonda Raya, Kota Depok. Senin (30/11/2015)

Pameran yang diselenggarakan mengangkat tema ” Gebyar Com Cell ” dengan berbagai merk komputer dan beberapa alat tekhnologi lainnya.

Kegiatan ini menurut Sekretaris Daerah Apkomindo Depok, Edy Santoso  adalah untuk mengenalkan dan  merangsang berbagai jenis Tekhnologi Informasi kepada masyarakat Kota Depok Khususnya bagi pelajar serta memberikan edukasi agar lebih memberikan pemahaman dalam mempergunakannya.

” Dengan kemajuan tekhnologi yang sekarang ini sedang berkembang dikalangan pelajar, kami berupaya agar masyarakat Depok khususnya pelajar untuk mempergunakan tekhnologi sebaik mungkin dan tidak disalahgunakan pemakainya,” ujar Edy.

Edy juga diminta oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Fitriawan secara langsung untuk mengusung tema bagaimana para  pelajar mempergunakan gadget yang dapat memberikan hasil yang positif ketimbang mempergunakan gadget sebagai ajang pamer yang berujung meminta kepada keluarga yang dapat menimbulkan menghambur-hamburkan uang.

Apkomindo sendiri, masih menurut Edy, setiap tahun ada empat jadwal pameran dan yang dilaksanakan sekarang adalah kegiatan yang terakhir di tahun 2015.

” Apkomindo menaungi komunitas yang sudah terbentuk salah satunya yaitu ” Detos Komputer Comnunity ” Apkomindo juga menaungi dua komunitas dan dibawahnya juga ada dua komunitas karena kegiatan ini dilaksanakan di Detos jadi yang menyelenggarakan adalah Apkomindo sendiri,” ucap Edy.

Di Bulan Desember 2015, Tarif Listrik Akan Naik Sebesar 11.6 %

0

images (14)

BERIMBANG.COM, Jakarta – Tarif listrik pelanggan rumah tangga berdaya 1.300 dan 2.200 VA pada Desember 2015 akan mengalami kenaikan sebesar 11,6 persen dibandingkan November 2015 menyusul pemberlakuan mekanisme penyesuaian tarif kedua golongan tersebut.

Kepala Divisi Niaga PT PLN (Persero) Benny Marbun di Jakarta, Minggu mengatakan, pada Desember 2015, tarif listrik pelanggan rumah tangga golongan berdaya 1.300 dan 2.200 VA ditetapkan sebesar Rp1.509 per kWh.

Sementara, pada November 2015, tarif golongan berdaya 1.300 dan 2.200 VA masih ditetapkan tarif sebesar Rp1.352 per kWh.

Dengan demikian, terdapat kenaikan Rp157 per kWh atau 11,6 persen.

Mulai Desember 2015, PLN memberlakukan mekanisme penyesuaian tarif (tariff adjustment) atau tidak mendapat subsidi lagi untuk pelanggan golongan rumah tangga berdaya 1.300 dan 2.200 VA.

Plt Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN Bambang Dwiyanto mengatakan, sebenarnya, tarif listrik bagi rumah tangga daya 1.300 dan 2.200 VA sudah harus mengikuti mekanisme “tariff adjustment” per 1 Januari 2015 bersamaan dengan pelanggan 10 golongan lainnya.

Namun, lanjutnya, pemerintah dan PLN mengambil kebijakan untuk menunda penerapan “tariff adjustment” pada pelanggan rumah tangga daya 1.300 dan 2.200 VA tersebut.

Pertimbangannya, menurut dia, saat itu pelanggan golongan rumah tangga tersebut sudah mengalami kenaikan tarif listrik secara bertahap sejak Juli 2014 hingga November 2014.

“Penundaan itu untuk meringankan beban ekonomi pelanggan kedua golongan tersebut,” katanya.

Dengan demikian, per Desember 2015, sebanyak 12 golongan tarif listrik sudah mengikuti mekanisme “tariff adjusment”.

Ke-12 golongan tarif listrik tersebut adalah rumah tangga R-1/tegangan rendah (TR) daya 1.300 VA, rumah tangga R-1/TR daya 2.200 VA, rumah tangga R-2/TR daya 3.500 VA sampai 5.500 VA, dan rumah tangga R-3/TR daya 6.600 VA ke atas.

Selanjutnya, golongan bisnis B-2/TR daya 6.600VA sampai 200 kVA, bisnis B-3/tegangan menengah (TM) daya di atas 200 kVA, industri I-3/TM daya di atas 200 kVA, dan industri I-4/tegangan tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas.

Golongan lainnya adalah kantor pemerintah P-1/TR daya 6.600 VA sampai 200 kVA, kantor pemerintah P-2/TM daya di atas 200 kVA, penerangan jalan umum P-3/TR, dan ayanan khusus TR/TM/TT.

Bambang juga mengatakan, pada Desember 2015, tarif 10 golongan pelanggan yang sudah diberlakukan “tariff adjustment” per Januari 2015 mengalami penurunan dibanding November 2015.

Golongan tarif rumah tangga sedang (R-2) daya 3.500 VA sampai 5.500 VA dan rumah tangga besar (R-3) daya 6.600 VA ke atas turun dari Rp1.533 per kilo Watt hour (kWh) pada November 2015 menjadi Rp1.509 per kWh pada Desember 2015.

Untuk golongan tarif bisnis sedang, industri besar, kantor pemerintah, PJU dan layanan khusus juga mengalami penurunan tipis dibanding bulan sebelumnya.

“Penurunan itu dipengaruhi tingkat inflasi yang rendah dan nilai tukar rupiah yang menguat beberapa waktu terakhir,” katanya.

Sementara untuk pelanggan rumah tangga kecil daya 450 dan 900 VA, bisnis dan industri kecil serta pelanggan sosial tarifnya tetap dan tidak diberlakukan “tariff adjustment”.

“Pelanggan golongan ini masih diberikan subsidi oleh pemerintah,” kata Bambang. (Antara)