Beranda blog Halaman 372

Terseret Kereta Api, Pria Ini Selamat

0

img-20161227-wa0041

BERIMBANG.COM, Bogor- Sepulang mengantarkan jemputannya yang bekerja di PT, yongjin. Kodir (35) warga Kampung Nagrog Rt 03 Rw 05 Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, terseret Kereta saat mengendarai sepeda motor yang melewati jalan samping Rel Kereta tepatnya di kampung Pasir Kuda, Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Selasa (27/12/16)Pagi tadi.

Dalam kejadian ini korban berhasil menyelamatkan diri dengan melompat namun sepeda motor yang di kendarainya rusak karena terseret kereta api, Saat di temui Berimbang.com, Sadam (30) saksi mengatakan, dirinya setelah mengantarkan karyawan yongjin yang bersamaan dengan korban melewati jalan samping Rel Kereta, di karenakan jalan utama macet parah.

Lebih lanjut, Sebelum melewati jalan tersebut Sadam bertanya kepada ojeg, untuk menanyakan kalau kereta sudah lewat atau belum lalu ojek tersebut menjawab sudah.

" Lalu kami melewati jalan tersebut, di tengah perjalan tiba-tiba datang kereta dari belangkang, dari arah sukabumi, terdengar ada yang berteriak ngasih tau ada kereta saya sempat berhenti, dan posisi korban ada di depan saya tidak mendengan ada yang teriak sehingga motor korban keserempet dan terseret beberapa meter untungnya korban berhasil melompat dari kejadian tersebut, Akibat kejadian ini korban mengalami luka-luka pada bagian muka, tangan, dan kaki. Korban langsung di bawa ke Puskesmas terdekat," terangnya. (Wawan/Nana)

Di Cibinong, Geng Motor Kembali Memakan Korban

0

images

BERIMBANG.COM, Bogor – Lagi, kembali terjadi pada Sabtu 24/12/16 sekitar pukul 01.00 WIB bentrok antara geng motor dan Warga Cikaret Gang berkah Rt.01/06 Kelurahan Harapan Jaya kecamatan Cibinong yang mengakibatkan dua Warga mengalami luka berat,Deni sutardi ( 32), dan Denis alfian (20) serta satu Orang lagi luka ringan.

Belakangan di ketahui dari sejumlah saksi mata yang berhasil di jumpai berimbang.com, kejadian ini bermula ketika enam orang Warga Cikaret sedang tertidur di pos ronda serta tiba-tiba ada seorang Warga yang berlari berteriak-teriak minta tolong karena tengah di kejar oleh sekitar lebih kurang 20 geng motor.

Melihat Warga Mereka dalam bahaya, ke 6 Orang Warga Cikaret yang tengah berada di pos ronda tersebut spontan berusaha menolong, akan tetapi malah sebaliknya, karena jumlah Mereka tidak seimbang, ke enam Orang tersebut malah menjadi korban kebrutalan dari geng motor tersebut.

Dikarenakan kelompok geng motor tersebut di lengkapi dengan membawa senjata tajam, maka korban pun tidak dapat di hindarkan hingga akhirnya para korban harus di larikan ke Rumah Sakit terdeka, mengingat luka yang di derita cukup parah

Hingga berita ini di turunkan, kondisi korban akibat tindak kekerasan dan kebrutalan dari geng motor tersebut masih sangat kritis dan masih dalam perawatan pihak Rumah sakit.

Kejadian ini pun akhirnya memicu kemarahan Warga lainnya terhadap geng motor. Guna mengantisipasi bentrok lanjutan, pihak Kepolisianpun lantas bertindak cepat berjaga-jaga di sekitar lokasi kejadian dan memburu para pelaku kejahatan tersebut. (Oloan)

 

TIRTANIA Water park, Destinasi Wisata Yang Aman Dan Nyaman 

0

img-20161225-wa0060

BERIMBANG.COM, Bogor – Jelang masuknya musim liburan panjang Sekolah, serta cuti bersama Hari Natal dan tahun baru, sebagian kalangan Masyarakat tentu tidak akan melewatkan momen tersebut dengan hanya berdiam diri di rumah saja.

Sejumlah wahana wisata tentu menjadi dstinasi yang tepat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, sekedar hanya untuk refreshing guna melepas kepenatan karena kesibukan aktifitas sehari-hari, ataupun berkumpul bersama sebagai cara mempererat hubungan emosional antara anggota keluarga.

Keaman dan kenyamanan lokasi wisata, merupakan hal yang patut di perhitungkan sebelum menentukan pilihan tempat berlibur, selain Harga Tiket Masuk (HTM) yang tidak terlalu menguras isi kantong Kita. 

Kolam renang TIRTANIA Water Park, yang terletak di Jln.Pamoyanan-Bogor adalah salah satu tempat tujuan wisata favorit di Kota. Kolam renang TIRTANIA Water Park yang sudah berdiri sejak 11 tahun yang lalu, merupakan salah satu wahana wisata keluarga yang cukup di gemari oleh Wisatawan lokal di sekitar Kota Bogor maupun dari luar wilayah Kota hujan tersebut. 

Selain tempatnya yang nyaman, bersih juga sangat memperhatikan keamanan serta pelayanan yang baik terhadap para pengunjung, harga tiketpun sangat terjangkau sehingga pengunjung tidak perlu terlalu banyak merogoh kocek.

TIRTANIA Water Park sebagai salah wahana wisata dengan konsep taman bermain air, tentunya sudah sangat cocok untuk destinasi pilihan acara liburan bagi kelurga, Sekolah, maupun Kantor.

Di samping menyajikan acara 'live music' pada setiap hari Jum'at dan Minggu, menjelang libur Natal dan Tahun Baru, TIRTANIA Water Park juga mengadakan acara khusus untuk kepuasan para pengunjung di antaranya; sajian snack dan minuman gratis, live music, juga pesta kembang api. Tentunya masih banyak lagi acara yang lainnya yang akan memanjakan pengunjung.

"Dengan luas yang mencapai lebih kuang 1,6 hektar ini, TIRTANIA Water Park juga menyediakan Gajebo untuk para pengunjung yang ingin bersantai sambil menikmati indahnya pemandangan panorama Gunung Salak, serta kota Bogor dengan Kebun Rayanya yang masih terlihat asri," terang Bapak Sandy selaku Manager pengelola TIRTANIA Water Park kepada   berimbang.com (Oloan)

 

Ini Alasan Tenaga Kerja Cina Datang Ke Indonesia

0

3ac0cfd1327b5265dd2f9acc6b6a0218

BERIMBANG.COM, Jakarta – Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf menjelaskan bahwa tingkat pengangguran di Cina mencapai angka lima persen atau sekira 40 juta orang dari total jumlah penduduk 1,4 miliar jiwa. Oleh karenanya, Pemerintahnya pun sangat  berkepentingan untuk mengurangi tingkat penangguran dengan menyebar tenaga kerja ke sejumlah negara. Hal itulah yang menyebabkan banjirnya tenaga kerja asal Cina di Indonesia.

"Di Cina pembangunan infrastruktur sudah banyak, duit banyak, maka mereka mengekspansi ke negara lain, tanam investasi menggunakan pekerja dari mereka," kata Dede dalam diskusi bertajuk 'Di balik Serbuan Warga Asing' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (24/12/2016).

Serbuan tenaga kerja asing asal negeri Tirai Bambu tersebut tentu sangat mengkhawatirkan bagi Indonesia sendiri.

Namun, kata Politisi  Partai Demokrat tersebut mengatakan bahwa bukan hanya Indonesia yang diserbu tenaga kerja asal Cina. Negara-negara berkembang di Afrika dan Asia Tenggara juga menjadi tujuan utama tenaga kerja Cina.

"Kalau ke Amerika Serikat sudah tidak bisa. Amerika sudah memproteksi ekonominya,"kata Dede.

Selain itu, membanjirnya tenaga kerja asal Cina disebabkan adanya kebijakan visa bebas kunjungan. Kemenkumham mencatat ada 1.993 warga negara Cina menyalagunakan visa kunjungan untuk bekerja di Indoneasia. Sebanyak 1.836 orang sudah dideportasi, dan 126 orang sudah diproses di pengadilan.

Indonesia menerapkan visa bebas kunjungan ke 169 negara. Kebijakan itu buat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asing. Indonesia masih kalah dengan Malaysia soal kunjungan wisatawan. Sementara Pemerintahan Joko Widodo menargetkan 12 juta kunjungam wisatawan mancanegara dan saat ini jumlah wisman yang masuk ke Indonesia baru delapan  juta. (Abd)

 

Mapeling Gelar Bebersih di Lingkungan Desa

0

img-20161224-wa0049

BERIMBANG.COM, Bogor – Forum Komunitas Masyarakat Peduli Lingkungan (Mapeling) Gelar beberesih  Lingkungan, acara berlangsung di lapang Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Forum, kampung pasir menjul,  RW 01 Rw 02, Desa Pasir Jaya, kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor, dengan tema Gerakan  Beberesih lingkungan Kampung pasir menjul

Acara Gerakan Beberesih Lingkungan bersama forum  (Mapeling) di hadiri oleh Muspika Kecamatan Cigombong, Kepala Desa, Babinsa, Babinmas, Rt/Rw, dan masyarakat Desa Pasir Jaya. Sabtu (24/12/16) pagi tadi

Pantauan Berimbang.com, Saat sambutannya, Hermawan Ketua Panitia Komunitas Mapeling mengatakan, dengan adanya Komunitas Masyarakat Peduli Lingkungan mengadakan acara Gerakan Beberesih kampung Pasir menjul bertujuan mengajak masyarakat agar peduli dan merasa tergugah untuk sadar membuang sampah harus pada tempatnya, karena acara ini salah satu program Komunitas Masyarakat Peduli Lingkungan yang di laksanakan bersama jajaran Komutitas dan masyarakat setempat.

" Mudah-mudahan dengan adanya gerakan Beberesih di kampung pasir menjul ini menjadi salah satu contoh untuk Desa-desa yang lainnya, harapan kami semoga adanya Komunitas Mapeling ini membawa manfaat buat masyarakat banyak, dan masyarakatpun bisa mendukung dengan program-program yang akan datang", harapnya.

Di tempat yang sama, Sri Subekti (BPD) Desa Pasir Jaya menerangkan, dirinya sangat mendukung dengan adanya Komunitas Mapeling di Desa pasir Jaya, karena Programnya selain membantu Masyarakat juga menggugah masyarakat untuk sadar tidak membuang sampah sembarangan.

"Disini kami sikapi program komunitas ini lebih mengarah ke yang bersifat sosial, contohnya salah satu Program yang sudah di buktikan di Kampung Pasir Menjul di wilayah RW 01 Rt 02 Desa Pasir Jaya, programnya sudah berjalan, Komunitas sudah mengajak Masyarakat untuk membersihkan sampah yang berserakan di pinggir jalan dan di halaman rumah-rumah warga, dan sampah tersebut di tampung di Tempat pembuangan Sampah (TPS) yang sudah di siapkan" Terangnya. (Nana/Wawan)

 

Sambut Tahun Baru Dan Natal, Polsek Caringin Lakukan Pengawasan Wilayah

0

img-20161222-wa0113

BERIMBANG.COM, Bogor- Dalam rangka menyambut Tahun Baru dan Natal, Polsek Caringin menghimbau kepada seluruh Warga Masyarakat dan melakukan pengawasan kegiatan yang ada di villa wilayah hukum Polsek Caringin.

Dikatakan Kepala Polisi Sektor(Polsek) Caringin Fitra Zuanda.Sik, Kepada berimbang.com, Pihaknya  menghimbau kepada Masyarakat, baik secara Perorangan, Organisasi, Lembaga Keilmuan, Badan Hukum, atau Intansai Pemerintah. Agar memberitahukan rencana kegiatannya secara tertulis atau melalui Via whatshapp, minimal 3×24 jam sebelum kegiatan tersebut berlangsung, dan memberikan surat himbauan kepada seluruh Resort yang ada di wilayah Hukum Polsek Caringin untuk wajib lapor, dalam kegiatan apapun dan adapun penanggung jawab giat  tersebut untuk kita pantau dan melakukan pengamanan dan sasaran Patroli.

Sementara itu, pihaknya juga menggelar giat Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) yang dilaksana kan oleh 6 personil gabungan dari Unit Reskrim dan Unit Patroli yang dipimpin oleh Ipda Pronolo Kanit Reskrim Polsek Caringin pada malam hari. Rabu (21/12/16) kemarin

"Dalam giat tersebut berhasil mengamankan empat botol minuman Merk intisari di warung jamu Nagoya milik sodar Tanjung (50) tahun , beralamat di kampung Caringin dan Tujuh Ratus butir petasan korek api yang di dapat dari lapak milik sodara Avis (30) tahun Alamat kampung, Curug Dengdeng, Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini di laksanakn demi keamanan dan untuk menjaga situasi tetap kondusif", pungkasnya. (Nana/Yosef/Wawan)

 

Kapolsek Caringin Datangi Penderita Gizi Buruk

0

img-20161222-wa0063

BERIMBANG.COM, Bogor- Wakil Ketua I Karang Taruna Kecamatan Caringin, menyampaikan Informasi mengenai  Warga yang mengalami penyakit Gizi Buruk yang di derita M. Irgi fahrezi (14)  Putra dari Ny Rismawati atau cucu Ny Rukoyah warga  Kampung Curug Dengdeng, RT 02 Rw 05, Desa Caringin, Kec Caringin, Kabupaten Bogor belum lama ini.

Dengan adanya informasi tersebut, Polsek Caringin melakukan quick respon dan berkordinasi dengan Kecamatan dan Dinas Kesehatan serta Puskesmas Kecamatan Caringin, lalu bersama-sama menuju rumah warga tersebut
Untuk mengecek kebenaran info tersebut.

Kepada berimbang.com, Kapolsek Caringin AKP Fitra Zuanda.Sik, mengatakn, membenarkan  adanya anak berusia (14) bernama M.Irgi Fahrezi, laki-laki yang diasuh neneknya bernama Rukoyah berusia (55) tahun, karena orang tua kandungnya telah meninggal dunia maka anak tersebut dirawat oleh neneknya.
 
" Anak tersebut  ternyata sudah 12 tahun menderita sakit. perangkat Desa dan Dinas Kesehatan sudah membujuk nenek tersebut agar Irgi diupayakan mendapatkan penanganan Medis, namun alasan neneknya tidak berkenan dibawa cucunya untuk di rawat, karena rumah nenek tersebut  dalam keadaan kosong tidak ada yang menjaga," terang Fitra.

" Kami bersama Dinas Kesehatan dan perangkat Desa melakukan pemeriksaan awal dan mengecek keadaan cucunya dan didapat keterangan, bahwa diameter kepala anak tersebut sudah 82 cm, dan anak tersebut bukan menderita gizi buruk namun menderita hedrocevalus.

" Maka kami terus melakukan pendekatan dan memberi pengertian pada neneknya akhirnya nenek tersebut bersedia untuk cucunya dibawa ke RSUD Ciawi dan dilakukan pengawalan oleh Ipda Sumarno Kanit Lantas Polsek  Caringin," ujar Fitra,

Fitra berharap semoga setelah mendapatkan penangan dari team Medis RSUD Ciawi M.Irgi Fahrezi bisa lebih baik kondisinya dan diberikan kesembuhan dari segala penyakitnya amin  (Nana/Wawan)

 

Perjuangkan Aspirasi Warga, Kades Pabuaran Bantah Tidak Transparan

0

Kepala Desa Paburan, Atika Pauji (Foto : Iik)
Kepala Desa Paburan, Atika Pauji (Foto : Iik)

BERIMBANG.COM, Bogor – Kepala Desa Pabuaran membantah tidak adanya keterbukaan terhadap masyarakat Desa Pabuaran, pasalnya pekerjaan betonisasi yang anggarannya didapat dari dana aspirasi Anggota DPRD di  Jalan Lalalante, Kampung Ciherang, Desa Pabuaran sudah sesuai aturan dalam pengerjaannya. 

" Keluhan warga mungkin saja ada miskomunikasi dengan aparat Pemerintah Desa sedangkan kami sudah sampaikan sejelas-jelasnya kepada warga di aula SD," Terang Atika Kepada berimbang.com. Rabu (21/12/2016).

Pembangunan jalan Lalalante menurut Kepala Desa adalah  atas perjuangannya untuk membangun desa untuk lebih maju karena merupakan tanggung jawab sebagai Kepala Desa dan terkait dana operasional pekerja yang dilakukan warga setempat memang ada anggaran untuk operasional.

" Jadi kami tetap berikan anggaran untuk operasional dan kami tidak tutup-tutupi untuk hal itu," jelas Atika.

Atika Pauji juga menjelaskan, banyaknya aspirasi dan keluhan warga terkait infrastruktur yang belum maksimal ke desa-desa seperti licinnya jalan sewaktu hujan, banyak juga yang terjatuh akibat jalannya tidak layak.

" Untuk itu kami berupaya untuk mencari solusi agar permasalahan warga agar segera terpenuhi, maka dengan adanya dana dari aspirasi dewan sebesar 100 juta kita manfaatkan semaksimal mungkin agar pembangunan di Desa Pabuaran semakin maju kedepannya," Pungkasnya. (Iik).

Siswa SD Bacakan Doa dan Sholawat

0

img-20161220-wa0071

BERIMBANG.COM, Bogor -Hal yang luar biasa terdengar disekitar Masjid Al-Azim kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Siswa siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cigombong 01 membacakan alunan Do'a dan Sholawatan sehingga terdengan indah dan menyejukkan. Selasa (20/12/16) pagi tadi

Kepada berimbang.com, Ahmad Yani, kepala Sekolah SDN cigombong 01 mengatakan, Alunan doa serta sholawatan yang dibacakan oleh siswa siswi dan guru SDN Cigombong 01 ini merupakan bagian rasa syukur kita kepada Allah SWT, setelah selama satu tahun mereka melaksanakan pembelajaran dan juga ujian dengan hasil yang memuaskan sesuai dengan harapan sekolah serta juga orang tua.

"Ini bentuk rasa syukur kita kepada Allah karena selama satu tahun ini kita masih di berikan sehat jasmani dan rohani, anak-anak sukses dalam belajar serta ujian yang telah di laksankan, Do'a ini juga untuk menyongsong tahun baru agar kedepannya kita masih bisa di berika kesehatan dan keselamatan oleh Allah SWT, dan kita juga di berikan barokahnya oleh nabi kita Muhamad SAW, agar kegiatan belajar dan mengajar di SDN cigombong 01 ini lebih baik lagi dari sebelunnya", ucapnya. (Nana/Wawan)

 

Kades Tidak Transparan ,Warga Desa Pabuaran Kab Bogor Pertanyakan Anggaran Jalan Lalapenta

0

photo_20161221_002904

BERIMBANG.COM, Bogor – Warga RT 01, 02, 03 RW 06 Kampung Ciherang Lame, Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor beramai-ramai melakukan swadaya pekerjaan betonisasi jalan lingkungan di Jalan Lalapenta.

Ketua RW 06, Emfe mengatakan, Pekerjaan yang dilakukan melibatkan warga RT 01, 02, 03 dengan panjang jalan 300 m, lebar 2,5 m dan ketebalan setinggi 12 cm tetapi menurut Emfe, untuk pelaksanaannya berubah menjadi panjang jalan 485 m, lebar 3m dan ketebalan diantaranya ada yang 5 cm sampai 10 cm agar pengecoran dapat dikerjakan semua tanpa ada yang tidak dicor.

" Kepala Desa Pabuaran hanya memberikan bantuan berupa molem sebanyak 90 kubik dan untuk anggarannya darimana saya tidak tahu menahu yang terpenting jalan dibeton makanya warga sangat antusias untuk mengerjakannya demi membangun kampung," ujar Emfe.

" Untuk makan dan minum pekerja saja, kami dapatkan dari warga yang membantu secara swadaya, Pemerintah Desa tidak membantu, diberikan bantuan saja kami sangat bersyukur," tambahnya.

Hal yang sama dikatakan Ketua RT 01, Asep,  betonisasi jalan lingkungan yang dikerjakan tidak mengetahui anggarannya dari mana, Kepala Desa Pabuaran juga tidak mengatakan sumber dananya.

" Kami semua warga disini benar- benar tidak dikasih tau, yang penting kami ada materil ya kita kerjakan ramai-ramai," ucap Asep.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat setempat, bpk KH Zainal Abidin, yang akrab dipanggil bpk H Iding mengatakan, Kepala Desa sebagai pejabat pemerintah seharusnya lebih terbuka kepada masyarakat mengenai dana pembangunan yang ada di desa agar masyarakat lebih paham dan mengerti pembangunan yang ada di desanya.

" Banyak warga yang menanyakan sumber dana pekerjaan betonisasi jalan lingkungan kepada saya dari mana sumbernya, wajar saja warga menanyakan, untuk itu diharapkan kepala desa untuk lebih transparan kedepannya terkait pembangunan di desa," harapnya. (Iik)