Bulan: Januari 2017

Daerah

Warga Kampung Cisolok Digegerkan Dengan Penemuan Mayat

IMG-20170114-WA0071

BERIMBANG.COM, Sukabumi – Warga Kampung Cisolok Geger dengan penemuan sosok mayat tanpa identitas,Tepatnya  di Pantai Nambo     
belakang Vila Gurilap Desa Cisolok, Kecamatan Cisolok Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sekitar pukul 11.00 Wib, Sabtu (14/01/2017)

"Awalnya kami berniat main-main saja ke Pantai  Nambo, namun sesampainya dilokasi saat hendak main ke pinggir Pantai kami di kagetkan dengan Sesosok Mayat tergeletak, tanpa berpikir panjang kami langsung berteriak mminta tolong kepada warga yang ada di sekitar pinggiran Pantai, tidak lama kemudian warga berdatangan, dan langsung melaporkan peristiwa tersebut ke pihak polsek setempat, lalu selang beberapa lama pihak Anggota dari polsek Cisolokpun tiba di lokasi," ungkap Ridwan (25) Saksi mata Kepada awak media di loksi,

Menurut Kapolsek Cisolok, AKP. Hotmen Situmorang, memang benar kami dari pihak Kepolisian mendapatkan laporan dari warga terkait penemuan Mayat tanpa identitas, dan kami langsung menuju kelokasi untuk melakukan evakuasi Mayat tersebut, serta belum diketahui sebab akibat terjadi kematiannya, kendati ditemukannya sudah dalam keadaan meninggal Dunia,

"Tindakan yang kami lakukan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), membungkus mayat dengan kantong jenazah dan langsung membawanya ke RSUD palabuhanratu untuk dilakukan otopsi, dan membuat surat pengantar otopsi dan melaporkan kejadian tersebut ke Kapolres Sukabumi," terangnya. (Oloan/Nn)

 

BogorJabodetabek

Geram, Massa FPI Bakar Posko GMBI Di Ciampea

IMG-20170113-WA0040BERIMBANG.COM, Bogor – Massa organisasi Front Pembela Islam (FPI) membakar markas organisasi masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) yang berada di Tegalwaru, RT05/03 Desa Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat, 13 Januari 2017. Peristiwa terjadi sekitar pukul 03 00 WIB.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi, Yusri Yunus mengatakan bahwa jumlah diperkirakan massa 150 orang. Mereka dari FPI Ciampea Jamaah Majelis Arasyafaat yang dipimpin oleh Basyit dari Pondok Pesantren At-Taqwa Cikampak Ciampea, Bogor.

Yusri menjelaskan, penyebab kejadian itu dipicu berkembangnya isu bahwa ada anggota FPI atas nama Syarief menjadi korban penusukan dan perusakan mobil akibat bentrok yang terjadi kemarin, Kamis, 12 Januari 2017. Sehingga memicu kemarahan massa FPI di Ciampea, Bogor.

"Atas kejadian tersebut mengakibatkan kerugian satu buah rumah dan sekretariat GMBI dibakar. Tidak ada korban jiwa," kata Yusri Yunus dalam keterangan persnya, Jumat, 13 Januari 2017.

Menurut Yusri, sebelum kejadian itu anggota kepolisian telah melakukan pengamanan agar tidak terjadi aksi pengerusakan dan pembakaran.
Pengamanan itu terbagi menjadi dua yaitu, di lokasi Markas GMBI yang dipimpin oleh Kapolsek Ciampea sebanyak 15 anggota polisi. Kemudian di Markas FPI Majelis Arasyafat Jembatan Cinangneg, Ciampea berjumlah 5 orang anggota polisi.

"Kapolsek Ciampea Kompol Nyoman Yudana sebelumnya telah melakukan imbauan dan negosiasi terhadap massa yang ingin mengetahui keberadaan markas GMBI, namun tidak bisa dihalau karena kalah jumlah," ujar Yusri Yunus. (Red).

Jelajah Desa

Pemdes Pasir Jaya Wujudkan Pembangunan Posyandu

IMG-20170113-WA0023

BERIMBANG.COM, Bogor- Posyandu merupakan pusat kegiatan masyarakat dalam upaya pelayanan kesehatan dan keluarga berencana, pembangunan Posyandu yang menjadi salah satu kebutuhan warga masyarakat.

Kini pemerintah Desa wujudkan pembangunan Posyandu yang dilaksanakan di kampung Loji Rw 05 dan kampung Pasir Jawa Rw 07, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Dikatakan Ina Suryati Ketua Rw 05 kepada berimbang.com, Kegiatan Pembangunan Posyandu ini bukti nyata perhatian dari pemerintah Desa terhadap masyarakat, selama ini kegiatan pelayanan di laksanakan di rumah Kader, dirinya berharap dengan adanya bangunan Posyandu di wilayah Rw nya, masyarakat lebih Semangat dan menjaga kesehatannya terutama kepada Ibu hamil dan Balita Untuk rutin mendatangi pelayanan Posyandu pada setiap bulan yang sudah di tentukan.

Sementara itu, Kepada Desa (Kades) Pasir Jaya Gina Garmina mengatakan, berdasarkan aspirasi dari masyarakat dan para Kader kami bangun Posyandu, pembangunan pada awal tahun ini yang berlokasi di dua titik diantaranya Rw 05 dan Rw 07. Pembangunan ini bentuk realisasi dari Dana Aspirasi. 

"Sebelumnya sudah beberapa Posyandu yang kami bangun di setiap Rw, insha allah untuk pembangunan Posyandu di Rw lainnya akan kami bangun dengan bertahap. Karena Posyandu adalah wadah pemeliharaan kesehatan yang dilakukan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibimbing petugas kesehatan,"terangnya. (Nana/Wawan)

 

Depok

Gonjang Ganjing Partai Pengusung Walikota Depok, Wakil Walikota Lebih Pentingkan Kerja Dan Kerja

photo_20170111_182834BERIMBANG.COM, Depok – Wakil Walikota Depok sekaligus Ketua Partai Gerindra Kota Depok, Pradi Supriatna tak mau ambil pusing terkait isu pengunduran partainya sebagai pengusung Walikota dan Wakil Walikota Depok periode 2015 sampai dengan 2020, pasalnya Wakil Walikota Depok lebih fokus kepada kerja sebagai Wakil Walikota yang diembannya sekarang bersama Walikota Depok.

" Saya tidak mau ambil pusing dengan isu yang beredar dimasyarakat karena dengan terpilihnya saya sebagai Wakil Walikota Depok merupakan amanah yang harus saya emban agar masyarakat lebih sejahtera kedepannya, jadi saya tidak mau tergganggu dengan hal yang seperti itu" ujar Pradi diruang kerjanya di Balaikota Depok. Rabu (11/1/2017).

Pradi Supriatna menerangkan, Pemerintahan yang sekarang dipimpinnya bersama Walikota Depok lebih maju dari sebelumnya, angka Sisa Lebih Anggaran (SILPA)  yang sempat melonjak hampir 30 persen dari APBD Kota Depok ditahun 2015 sekarang ini drastis menurun.

" Silpa yang terbesar adalah di dunia pendidikan, untuk itu kami dapat mengurangi Silpa yang ada lebih berkurang sebelumnya jadi kami sudah atasi semaksimal mungkin untuk lebih membangun Kota Depok lebih maju dan lebih fokus untuk kepentingan masyarakat," Pungkasnya. (Iik). 

 

Depok

Hasbulllah Rahmad : Bersitegang Partai Pendukung Walikota Depok, Rakyat Yang Dirugikan

photo

BERIMBANG.COM, Depok – Anggota DPRD Jawa Barat daerah pemilihan Depok dan Bekasi, Hasbullah Rahmad menyikapi terkait isu ditariknya dukungan Partai Gerindra terhadap Walikota Depok, Muhammad Idris, pasalnya dengan  ditarik dukungan tidak terlalu berdampak bagi partai pengusung kecuali bilamana masih jadi calon walikota efeknya Walikota yang sekarang tidak akan jadi Walikota Depok.

Tetapi bila menarik dukungan sudah menjadi walikota dan sudah dilantik, partai pengusung tidak bisa berbuat apa -apa karena sebagai Kepala Daerah mempunyai kewenangan serta kebijakan yang dapat diambil langsung oleh Kepala Daerah tanpa harus melibatkan Wakil Kepala Daerah.

" Memang untuk secara kewenangan, Kepala Daerah mempunyai hak untuk melakukan segala kebijakan seperti contoh tidak dilibatkannya Wakil Walikota bila ada mutasi pejabat dilingkungan Pemerintahan Kota Depok," ucap Hasbullah belum lama ini di Jalan KSU, Kalimulya Depok.

Tetapi menurutnya, seyogyanya Wakil Kepala Daerah diajak komunikasi atau diskusi bila mana ada kebijakan-kebijakan yang diambil karena tanpa ada saling dukung mendukung akan tidak harmonis untuk keduanya dan dampaknya masyarakat Depok yang nantinya dirugikan.

Lanjut Hasbullah, Didalam pengesahan APBD oleh DPRD Depok akan menjadi terkendala bilamana tidak adanya pro ke pemerintah dan mengakibatkan pembangunan pastinya akan terhambat yang dirugikan masyarakat juga karena keputusan DPRD adalah collective colegial yang wajib diputuskan bersama-sama, bilamana didalam keputusannya itu tidak pro ke pemerintah apalagi Partai Gerindra bisa menggalang dukungan untuk tidak mendukung pemerintah.

" Masyarakat yang jadi imbasnya bila terjadi bersitegang dengan partai pengusung, kita harus mementingkan rakyat daripada kepentingan partai apalagi sudah menjabat kepala daerah, publik yang harus dipentingkan," jelas Hasbullah.

Untuk itu, masih Hasbullah, bila terjadi permasalahan diantara pejabat pimpinan daerah harus cepat diselesaikan dengan komunikasi yang baik agar segala permasalahan miskomunikasi atau apapun yang terjadi sekarang ini dapat diselesaikan.(iik)

 

Jelajah Desa

Warga Keluhkan Jalan Alternatif Cigombong Belum Ada Perbaikan

img-20170106-wa0095

BERIMBAMG.COM, Bogor – Jalan Alternatif Cigombong tepatnya di kampung Cilembar, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, kini menjadi keluhan warga dan para pengendara. Pasalnya jalan yang rusak dan berlubang sering memakan korban kecelakaan, dan tidak menjadi perhatian pemerintah Kabupaten Bogor.

Dikatakan Kepala Desa Pasir Jaya Gina Garmina kepada berimbang.com, Jalan tersebut merupakan jalan alternatif yang harus menjadi perhatiaan dari Dinas Bina Marga. Jalan yang rusak akibat selokan air yang tidak tersalurkan ketika saat hujan turun air naik ke ruas jalan sehingga menyebabkan rusaknya jalan tersebut.

"Akibat jalan rusak sering terjadinya kecelakan di jalan tersebut sehingga banyaknya keluhan dari warga dan para pengendara, dirinya meninta kepada Bina Marga untuk segara memperbaikinya sebelum banyak lagi korban kecalakaan lainnya, apalagi jalan tersebut rusaknya pas pada tingungan," ujar Gina.

Saat Wartawan Berimbang.com mengkompirmasi Kusnadi, Pengamat jalan yang bertugas di  UPT Bina Marga Ciomas, mengatakan, pihaknya sudah mengajukan untuk perbaikn jalan dan memasang yudit sepanjang kurang lebih 100 meter, pengajuan tersebut pada tahun 2016 kemaren namun tidak terlaksana dan pihaknya akan mengajukan kembali pada tahun. (Nana/Wawan)

 

DaerahJabodetabek

Camat Cigombong Gelar Rakor Evaluasi Kinerja Tahun 2016

img-20170104-wa0075

BERIMBANG.COM, Bogor- Pemerintah Kecamatan Cigombong menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pada awal tahun 2017, Acara yang di pimpin langsung oleh Camat Cigombong Basrowi, Rakor di hadiri oleh Sekcam, kapolsek, danramil, kasie, kepala Upt dan para Kepala Desa sekecamatan Cigombong, bertempat di Aula kantor Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Rabu (4/01/16) Pagi.

Camat Cigombong, Basrowi kepada berimbang com mengatakan, Dalam acara Rakor ini membahas evaluasi mengenai program-program di tahun 2016, yang meliputi Angaran Dana Desa, serta Anggaran lainya. semua kinerja tahun 2016 kita evaluasi hari ini, baik itu pelaporan-pelaporan dan persiapan kinerja Aparatur Pemerintah Kecamatan Cigombong pada tahun 2017, seperti persiapan Musrembang baik tingkat Desa maupun tingkat Kecamatan semuanya dibahas.

Lebih lanjut Basrowi, Dalam evaluasi ini pihaknya juga membahas hasil pencapaian prestasi di setiap Desa, lima Desa yang mendapat prestasi di tingkat Kabupaten Bogor, serta Kecamatan Cigombong sebagai peserta Deklarasi ODF paling banyak di kabupaten Bogor dari sembilan Desa Sekecamatan hanya satu Desa yang belum melaksakan ODF yaitu Desa Ciadeg, dan program ODF di Desa Ciadeg akan di laksanakan pada bulan mei yang akan datang.

"Selain itu, pencapaian Prestasi yang di raih tingkat Kecamatan, juara ke tiga kebersihan tingkat Kabupaten Bogor, juara tiga Mtq tingkat Kabupaten Bogor, juara kedua pawai ta'arufnya. Desa Ciburayut juara kesatu Weslic tingkat Kabupaten Bogor, juara kedua Ipal tingakat Kabupaten Bogor yang di raih desa Wates Jaya, dan puskesmas Cigombong mendapat pringkat Madya dalam Akreditasi kesehatan, Kecamatan Cigombong paling tertinggi dalam pendapatan pajak, dan prestasi ini akan kita tingkatkan kembali di tahun 2017 ini, sedangkan bagi yang belum berprestasi kita akan terus perbaiki segala kekurangannya, kedepannya saya berharap Kecamatan Cigombong lebih baik lagi, dan lebih maju dari tahun lalu, serta keamanannya pun lebih Kondusif dan terjaga tidak ada kejadian yang luar biasa di Kecamatan Cigombong," paparnya.

Menurut Kepala Desa Ciburuy, H.Iwan Sopwan Zaqi, rapat Koordinasi  ini merupakan titik awal menyambut kinerja dan semangat baru, serta meningkatkan program-program Desa seperti pembangunan Desa dan lainnya yang akan di laksanakan pada tahun 2017.

"Saya berharap Desa-Desa dapat meningkatkan kinerja yang lebih baik lagi ditahun ini, program-program yang telah di buat pemerintah Desa maupun pemerintah Kecamatan berjalan baik, dan dari awal dinilah kecamatan Cigombong akan lebih maju dan lebih baik lagi dari tahun sebelumnya", ujarnya. (Nana)

 

Jelajah Desa

Pemdes Srogol Buat Sumur Bor Dan Instalasi Air Bersih

img-20170103-wa0132

BERIMBANG.COM, Bogor – Pemerintah Desa Srogol bersama Warga membuat
Sumur Bor dan instalasi air bersih yang di peruntukan bagi warga kampung Srogol, Rw 05 mencakup Rt 13 dan 14, masalah air pada setiap musim kemarau di kampung Srogol, Desa Srogol, Kecamatan Cigombong, kabupaten Bogor. Kini sudah teratasi

Menurut Hendra Wildan, Kepala Desa Srogol, Sumur Bor yang sedang di kerjakan oleh warga adalah dana bantuan dari Desa.

"Ini akan mampu memenuhi kebutuhan air bersih warga setempat ketika musim kemarau yang akan datang, sebagian swadaya dan pemerintah desa hanya bantu peralatan dan pipa paralon untuk mengaliri air bersih ke rumah warga, agar pada musim kemarau nanti warga tidak ada yang teriak kekurangan air bersih," ucapnya Hendra kepada berimbang.com

Dirinya mengakui di saat ini memang warga Kampung Srogol tidak mengalami kekeringan dan masih bisa menggunakan air dari sungai dan sumur artesis, namun pada saat musim kemarau air tesebut mengalami kekeringan dan menjadi masalah yang tak kunjung selesai.

" Bantuan ini mudah-mudahan bisa mengatasi kesulitan air bersih yang selama ini jadi persoalan warga saya, maka pemerintah desa bermusyawarah dahulu bagai mana mengatasi kekeringan yang selama ini menjadi keluhan warga, maka Ketua Rt/Rw sepakat untuk membuat Sumur Bor bagi warga sekitar," pungkasnya

Sementara itu, Suryana warga Rt 13 mengatakan, ia bersyukur bahwa pemerintah Desa sudah memperhatikan warganya yang selama musim kemarau selalu kekurangan air bersih ia yakin setelah di buatkanya sumur bor kekeringan yang menjadi masalah selama kemarau akan teratasi, akhirnya sumur bor yang di harapkan warga dapat di kabulkan oleh pemerintah desa, saya tidak perlu repot lagi beli air galon buat kebutuhan sehari-hari. . (Nn/Wawan)

 

Jelajah Desa

Longsor Menimpa Bangunan Warga Desa Ciadeg

img-20170102-wa0027

BERIMBANG.COM, Bogor – Akibat hujan yang begitu deras sehingga menyebabkan Bencana Alam longsor dan menimpa bangunan rumah milik Arben (55) warga kampung Gemrong Rt 03 Rw 08, Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Minggu (01/01/17) Sekitar jam 15:00 Wib, sore kemaren.

Tebingan yang tingginya kurang lebih 3 meter berhasil menjebol rumah milik Arben yang berada di bawah tebingan tersebut, sehingga merusak bagian Dapur, kamara mandi, dan kamar tidur, akibat tertimpa tanah. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, Kini Arben mengalami kerugian material sekitar puluhan juta rupiah.

Warga setempat dan di bantu Babinsa, Babinmas serta Pol PP Kecamatan untuk membersihkan tanah longsoran yang berada di dalam rumah tersebut.

Kepala Desa Ciadeg, Azis Muslim, memgatakan, langsung berkoordinasi dengan pihak Kecamatan untuk melaporkan kejadian bencana tersebut ke Kabupaten. Sementara itu Dirinya juga menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Desa Ciadeg Agar barhati-hati dan antisipasi di takutkan adanya bencana susulan, karena sering turunnya hujan yang begitu deras di tambah angin yang kencang. (Nana/Wawan)

 

Daerah

Politisi Gerindra Tewas Diduga Dibunuh

b0a01e41ae7717dad59d41ef698e0e97

BERIMBANG.COM, Pamekasan – Polres Pamekasan masih kesulitan mengungkap motif tewasnya Ketua PAC Partai Gerindra Pakong Moh Hakim (47) yang diduga menjadi korban pembunuhan, Jumat (30/12).

Apalagi petugas hanya memiliki bagian kecil barang bukti di tempat kejadian perkara (TKP), itupun hanya motor jenis Honda Beat milik korban."Saat ini masih dalam tahap penyelidikan tim Satreskrim dan Polsek Pakong," kata Kasubag Humas Polres Pamekasan AKP Osa Maliki, Sabtu (31/12), seperti dikutip dari Berita Jatim.

"Kami kesulitan mengungkap kasus ini karena minim barang bukti, bahkan tidak ditemukan alat digunakan untuk melukai korban setelah dilakukan olah TKP. Hanya BB motor Beat milik korban," ungkapnya.

Namun pihaknya komitmen untuk terus berupaya mengungkap motif pembunuhan yang sempat menggegerkan partai. "Saat ini kita masih memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap motif kasus ini," tegasnya.

"Apalagi hingga saat ini, kami belum mendapat laporan lanjutan persoalan motif kasus ini dari tim yang berada di TKP," pungkasnya.(Rk).