Bulan: Desember 2016

Nasional

Ini Alasan Tenaga Kerja Cina Datang Ke Indonesia

3ac0cfd1327b5265dd2f9acc6b6a0218

BERIMBANG.COM, Jakarta – Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf menjelaskan bahwa tingkat pengangguran di Cina mencapai angka lima persen atau sekira 40 juta orang dari total jumlah penduduk 1,4 miliar jiwa. Oleh karenanya, Pemerintahnya pun sangat  berkepentingan untuk mengurangi tingkat penangguran dengan menyebar tenaga kerja ke sejumlah negara. Hal itulah yang menyebabkan banjirnya tenaga kerja asal Cina di Indonesia.

"Di Cina pembangunan infrastruktur sudah banyak, duit banyak, maka mereka mengekspansi ke negara lain, tanam investasi menggunakan pekerja dari mereka," kata Dede dalam diskusi bertajuk 'Di balik Serbuan Warga Asing' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (24/12/2016).

Serbuan tenaga kerja asing asal negeri Tirai Bambu tersebut tentu sangat mengkhawatirkan bagi Indonesia sendiri.

Namun, kata Politisi  Partai Demokrat tersebut mengatakan bahwa bukan hanya Indonesia yang diserbu tenaga kerja asal Cina. Negara-negara berkembang di Afrika dan Asia Tenggara juga menjadi tujuan utama tenaga kerja Cina.

"Kalau ke Amerika Serikat sudah tidak bisa. Amerika sudah memproteksi ekonominya,"kata Dede.

Selain itu, membanjirnya tenaga kerja asal Cina disebabkan adanya kebijakan visa bebas kunjungan. Kemenkumham mencatat ada 1.993 warga negara Cina menyalagunakan visa kunjungan untuk bekerja di Indoneasia. Sebanyak 1.836 orang sudah dideportasi, dan 126 orang sudah diproses di pengadilan.

Indonesia menerapkan visa bebas kunjungan ke 169 negara. Kebijakan itu buat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asing. Indonesia masih kalah dengan Malaysia soal kunjungan wisatawan. Sementara Pemerintahan Joko Widodo menargetkan 12 juta kunjungam wisatawan mancanegara dan saat ini jumlah wisman yang masuk ke Indonesia baru delapan  juta. (Abd)

 

Jelajah Desa

Mapeling Gelar Bebersih di Lingkungan Desa

img-20161224-wa0049

BERIMBANG.COM, Bogor – Forum Komunitas Masyarakat Peduli Lingkungan (Mapeling) Gelar beberesih  Lingkungan, acara berlangsung di lapang Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Forum, kampung pasir menjul,  RW 01 Rw 02, Desa Pasir Jaya, kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor, dengan tema Gerakan  Beberesih lingkungan Kampung pasir menjul

Acara Gerakan Beberesih Lingkungan bersama forum  (Mapeling) di hadiri oleh Muspika Kecamatan Cigombong, Kepala Desa, Babinsa, Babinmas, Rt/Rw, dan masyarakat Desa Pasir Jaya. Sabtu (24/12/16) pagi tadi

Pantauan Berimbang.com, Saat sambutannya, Hermawan Ketua Panitia Komunitas Mapeling mengatakan, dengan adanya Komunitas Masyarakat Peduli Lingkungan mengadakan acara Gerakan Beberesih kampung Pasir menjul bertujuan mengajak masyarakat agar peduli dan merasa tergugah untuk sadar membuang sampah harus pada tempatnya, karena acara ini salah satu program Komunitas Masyarakat Peduli Lingkungan yang di laksanakan bersama jajaran Komutitas dan masyarakat setempat.

" Mudah-mudahan dengan adanya gerakan Beberesih di kampung pasir menjul ini menjadi salah satu contoh untuk Desa-desa yang lainnya, harapan kami semoga adanya Komunitas Mapeling ini membawa manfaat buat masyarakat banyak, dan masyarakatpun bisa mendukung dengan program-program yang akan datang", harapnya.

Di tempat yang sama, Sri Subekti (BPD) Desa Pasir Jaya menerangkan, dirinya sangat mendukung dengan adanya Komunitas Mapeling di Desa pasir Jaya, karena Programnya selain membantu Masyarakat juga menggugah masyarakat untuk sadar tidak membuang sampah sembarangan.

"Disini kami sikapi program komunitas ini lebih mengarah ke yang bersifat sosial, contohnya salah satu Program yang sudah di buktikan di Kampung Pasir Menjul di wilayah RW 01 Rt 02 Desa Pasir Jaya, programnya sudah berjalan, Komunitas sudah mengajak Masyarakat untuk membersihkan sampah yang berserakan di pinggir jalan dan di halaman rumah-rumah warga, dan sampah tersebut di tampung di Tempat pembuangan Sampah (TPS) yang sudah di siapkan" Terangnya. (Nana/Wawan)

 

BogorJabodetabek

Sambut Tahun Baru Dan Natal, Polsek Caringin Lakukan Pengawasan Wilayah

img-20161222-wa0113

BERIMBANG.COM, Bogor- Dalam rangka menyambut Tahun Baru dan Natal, Polsek Caringin menghimbau kepada seluruh Warga Masyarakat dan melakukan pengawasan kegiatan yang ada di villa wilayah hukum Polsek Caringin.

Dikatakan Kepala Polisi Sektor(Polsek) Caringin Fitra Zuanda.Sik, Kepada berimbang.com, Pihaknya  menghimbau kepada Masyarakat, baik secara Perorangan, Organisasi, Lembaga Keilmuan, Badan Hukum, atau Intansai Pemerintah. Agar memberitahukan rencana kegiatannya secara tertulis atau melalui Via whatshapp, minimal 3×24 jam sebelum kegiatan tersebut berlangsung, dan memberikan surat himbauan kepada seluruh Resort yang ada di wilayah Hukum Polsek Caringin untuk wajib lapor, dalam kegiatan apapun dan adapun penanggung jawab giat  tersebut untuk kita pantau dan melakukan pengamanan dan sasaran Patroli.

Sementara itu, pihaknya juga menggelar giat Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) yang dilaksana kan oleh 6 personil gabungan dari Unit Reskrim dan Unit Patroli yang dipimpin oleh Ipda Pronolo Kanit Reskrim Polsek Caringin pada malam hari. Rabu (21/12/16) kemarin

"Dalam giat tersebut berhasil mengamankan empat botol minuman Merk intisari di warung jamu Nagoya milik sodar Tanjung (50) tahun , beralamat di kampung Caringin dan Tujuh Ratus butir petasan korek api yang di dapat dari lapak milik sodara Avis (30) tahun Alamat kampung, Curug Dengdeng, Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini di laksanakn demi keamanan dan untuk menjaga situasi tetap kondusif", pungkasnya. (Nana/Yosef/Wawan)

 

BogorJabodetabek

Kapolsek Caringin Datangi Penderita Gizi Buruk

img-20161222-wa0063

BERIMBANG.COM, Bogor- Wakil Ketua I Karang Taruna Kecamatan Caringin, menyampaikan Informasi mengenai  Warga yang mengalami penyakit Gizi Buruk yang di derita M. Irgi fahrezi (14)  Putra dari Ny Rismawati atau cucu Ny Rukoyah warga  Kampung Curug Dengdeng, RT 02 Rw 05, Desa Caringin, Kec Caringin, Kabupaten Bogor belum lama ini.

Dengan adanya informasi tersebut, Polsek Caringin melakukan quick respon dan berkordinasi dengan Kecamatan dan Dinas Kesehatan serta Puskesmas Kecamatan Caringin, lalu bersama-sama menuju rumah warga tersebut
Untuk mengecek kebenaran info tersebut.

Kepada berimbang.com, Kapolsek Caringin AKP Fitra Zuanda.Sik, mengatakn, membenarkan  adanya anak berusia (14) bernama M.Irgi Fahrezi, laki-laki yang diasuh neneknya bernama Rukoyah berusia (55) tahun, karena orang tua kandungnya telah meninggal dunia maka anak tersebut dirawat oleh neneknya.
 
" Anak tersebut  ternyata sudah 12 tahun menderita sakit. perangkat Desa dan Dinas Kesehatan sudah membujuk nenek tersebut agar Irgi diupayakan mendapatkan penanganan Medis, namun alasan neneknya tidak berkenan dibawa cucunya untuk di rawat, karena rumah nenek tersebut  dalam keadaan kosong tidak ada yang menjaga," terang Fitra.

" Kami bersama Dinas Kesehatan dan perangkat Desa melakukan pemeriksaan awal dan mengecek keadaan cucunya dan didapat keterangan, bahwa diameter kepala anak tersebut sudah 82 cm, dan anak tersebut bukan menderita gizi buruk namun menderita hedrocevalus.

" Maka kami terus melakukan pendekatan dan memberi pengertian pada neneknya akhirnya nenek tersebut bersedia untuk cucunya dibawa ke RSUD Ciawi dan dilakukan pengawalan oleh Ipda Sumarno Kanit Lantas Polsek  Caringin," ujar Fitra,

Fitra berharap semoga setelah mendapatkan penangan dari team Medis RSUD Ciawi M.Irgi Fahrezi bisa lebih baik kondisinya dan diberikan kesembuhan dari segala penyakitnya amin  (Nana/Wawan)

 

Jelajah Desa

Perjuangkan Aspirasi Warga, Kades Pabuaran Bantah Tidak Transparan

Kepala Desa Paburan, Atika Pauji (Foto : Iik)
Kepala Desa Paburan, Atika Pauji (Foto : Iik)

BERIMBANG.COM, Bogor – Kepala Desa Pabuaran membantah tidak adanya keterbukaan terhadap masyarakat Desa Pabuaran, pasalnya pekerjaan betonisasi yang anggarannya didapat dari dana aspirasi Anggota DPRD di  Jalan Lalalante, Kampung Ciherang, Desa Pabuaran sudah sesuai aturan dalam pengerjaannya. 

" Keluhan warga mungkin saja ada miskomunikasi dengan aparat Pemerintah Desa sedangkan kami sudah sampaikan sejelas-jelasnya kepada warga di aula SD," Terang Atika Kepada berimbang.com. Rabu (21/12/2016).

Pembangunan jalan Lalalante menurut Kepala Desa adalah  atas perjuangannya untuk membangun desa untuk lebih maju karena merupakan tanggung jawab sebagai Kepala Desa dan terkait dana operasional pekerja yang dilakukan warga setempat memang ada anggaran untuk operasional.

" Jadi kami tetap berikan anggaran untuk operasional dan kami tidak tutup-tutupi untuk hal itu," jelas Atika.

Atika Pauji juga menjelaskan, banyaknya aspirasi dan keluhan warga terkait infrastruktur yang belum maksimal ke desa-desa seperti licinnya jalan sewaktu hujan, banyak juga yang terjatuh akibat jalannya tidak layak.

" Untuk itu kami berupaya untuk mencari solusi agar permasalahan warga agar segera terpenuhi, maka dengan adanya dana dari aspirasi dewan sebesar 100 juta kita manfaatkan semaksimal mungkin agar pembangunan di Desa Pabuaran semakin maju kedepannya," Pungkasnya. (Iik).

BogorJabodetabek

Siswa SD Bacakan Doa dan Sholawat

img-20161220-wa0071

BERIMBANG.COM, Bogor -Hal yang luar biasa terdengar disekitar Masjid Al-Azim kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Siswa siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cigombong 01 membacakan alunan Do'a dan Sholawatan sehingga terdengan indah dan menyejukkan. Selasa (20/12/16) pagi tadi

Kepada berimbang.com, Ahmad Yani, kepala Sekolah SDN cigombong 01 mengatakan, Alunan doa serta sholawatan yang dibacakan oleh siswa siswi dan guru SDN Cigombong 01 ini merupakan bagian rasa syukur kita kepada Allah SWT, setelah selama satu tahun mereka melaksanakan pembelajaran dan juga ujian dengan hasil yang memuaskan sesuai dengan harapan sekolah serta juga orang tua.

"Ini bentuk rasa syukur kita kepada Allah karena selama satu tahun ini kita masih di berikan sehat jasmani dan rohani, anak-anak sukses dalam belajar serta ujian yang telah di laksankan, Do'a ini juga untuk menyongsong tahun baru agar kedepannya kita masih bisa di berika kesehatan dan keselamatan oleh Allah SWT, dan kita juga di berikan barokahnya oleh nabi kita Muhamad SAW, agar kegiatan belajar dan mengajar di SDN cigombong 01 ini lebih baik lagi dari sebelunnya", ucapnya. (Nana/Wawan)

 

BogorJabodetabek

Kades Tidak Transparan ,Warga Desa Pabuaran Kab Bogor Pertanyakan Anggaran Jalan Lalapenta

photo_20161221_002904

BERIMBANG.COM, Bogor – Warga RT 01, 02, 03 RW 06 Kampung Ciherang Lame, Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor beramai-ramai melakukan swadaya pekerjaan betonisasi jalan lingkungan di Jalan Lalapenta.

Ketua RW 06, Emfe mengatakan, Pekerjaan yang dilakukan melibatkan warga RT 01, 02, 03 dengan panjang jalan 300 m, lebar 2,5 m dan ketebalan setinggi 12 cm tetapi menurut Emfe, untuk pelaksanaannya berubah menjadi panjang jalan 485 m, lebar 3m dan ketebalan diantaranya ada yang 5 cm sampai 10 cm agar pengecoran dapat dikerjakan semua tanpa ada yang tidak dicor.

" Kepala Desa Pabuaran hanya memberikan bantuan berupa molem sebanyak 90 kubik dan untuk anggarannya darimana saya tidak tahu menahu yang terpenting jalan dibeton makanya warga sangat antusias untuk mengerjakannya demi membangun kampung," ujar Emfe.

" Untuk makan dan minum pekerja saja, kami dapatkan dari warga yang membantu secara swadaya, Pemerintah Desa tidak membantu, diberikan bantuan saja kami sangat bersyukur," tambahnya.

Hal yang sama dikatakan Ketua RT 01, Asep,  betonisasi jalan lingkungan yang dikerjakan tidak mengetahui anggarannya dari mana, Kepala Desa Pabuaran juga tidak mengatakan sumber dananya.

" Kami semua warga disini benar- benar tidak dikasih tau, yang penting kami ada materil ya kita kerjakan ramai-ramai," ucap Asep.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat setempat, bpk KH Zainal Abidin, yang akrab dipanggil bpk H Iding mengatakan, Kepala Desa sebagai pejabat pemerintah seharusnya lebih terbuka kepada masyarakat mengenai dana pembangunan yang ada di desa agar masyarakat lebih paham dan mengerti pembangunan yang ada di desanya.

" Banyak warga yang menanyakan sumber dana pekerjaan betonisasi jalan lingkungan kepada saya dari mana sumbernya, wajar saja warga menanyakan, untuk itu diharapkan kepala desa untuk lebih transparan kedepannya terkait pembangunan di desa," harapnya. (Iik)

 

 

Depok

HUT Korps Infantri, Makodim 0508 Gelar Serah Terima Ton Ting

img-20161219-wa0021BERIMBANG.COM, Depok – Acara serah terima dan pelepasan Peleton Beranting (Ton Ting) Yudha Wastu Pramuka Jaya (YWPJ) Kodam Jaya tahun 2016 berlangsung di lapangan Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0508 Kota Depok Jawa Barat. Gelaran acara itu merupakan bagian dari rangkaian acara hari jadi Korps Infantri TNI AD ke-68. 

Dalam kesempatan itu, Komandan Kodim 0508, Letkol Inf Slamet Supriyanto mengatakan bahwa acara serah terima pelepasan Ton Ting juga sebagai Napak Tilas, sekaligus menteladani semangat juang dari Panglima Besar Jenderal Sudirman yang gigih dalam perjuangan.

Dengan giat jalan kaki sejauh 180 kilometer, dari Tangerang hingga Cijantung – Jakarta Timur, Makodim 0508 berketepatan sebagai tempat serah terima Ton Ting ke- IX dari X estafet yang berakhir di Yonkav VII Sersus Kodam Jaya Cijantung Jakarta Timur. Katanya.

Dalam rangka memperingati hari jadi Korps Infantri yang jatuh pada 19 Desember 1948 hingga sekarang, Makodim 0508 juga mengadakan satu event panggung live music dangdut yang bersifat sebagai wujud kebersamaan dengan masyarakat.

  " Acara panggung hiburan itu bertujuan untuk memeriahkan acara HUT sekaligus memberi hiburan kepada masyarakat sebagi wujud kebersamaan.", terang Dandim 0508, Senin, (19/12). 

Seperti diketahui, gelaran acara serah terima dan pelepasan Ton Ting yang berlangsung Minggu, (18/12) malam, dipimpin langsung Dandim 0503 Jakarta Barat, Letkol Inf Wahyu Yudhayana sebagai Inspektur Upacara serah terima Ton Ting dari Batalyon Infanteri Mekanis 202 / Tajimalelah kepada Ton Ting Batalyon Infanteri 328 / Para Riders Kostrad.

Dari keseluruhan rangkaian acara yang berlangsung tertib dan aman tersebut, Makodim 0508 Depok juga turut melibatkan Yonhub Jatijajar dan FKKPI kota Depok, dan masyarakat Kelurahan Mampang Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok. ( KO) 

 

Daerah

Polres Kabupaten Sukabumi Gelar Rakor Lintas Sektoral

img-20161219-wa0018BERIMBANG.COM,Sukabumi – Jelang perayaan Natal dan Tahun baru, Jajaran Polres Kabupaten Sukabumi menggelar 'Rapat Koordinasi' (Rakor – red) lintas sektoral guna terciptanya kondusifitas serta keamanan di lingkungan Masyarakat, terutama bagi Masyarakat yang merayakannya.  di Aula Polres Sukabumi, Kamis 

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (15/12) lalu, dilaksanakan di Aula Polres Sukabumi dan dipimpin langsung oleh Kompol Riky Widya Muharam selaku Wakapolres Sukabumi. Dalam sambutannya, Waka Polres mengatakan, bahwa rakor tersebut merupakan persiapan operasi khusus kepolisian tingkat Polres Sukabumi jelang Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 yang tidak lama lagi akan dihelat.

Kompol Riky juga menerangkan, khusnya di wilayah Kabupaten Sukabumi, sedikitnya  ada 19 gereja yang akan merayakan Natal sehingga perlu mendapatkan pengawalan untuk mengantisipasi terjadinya intoleransi serta hal-hal yang tidak diinginkan.

Kepada  berimbang.com, Kompol Riky juga  mengatakan, jajarannya akan kerahkan pasukan. Khusus untuk pergantian tahun baru, yang akan difokuskan pada titik objek wisata maupun di jalur menuju Palabuhanratu karenanya peningkatan pengunjung serta kondisi cuaca ekstrem akhir-akhir ini akan menimbulkan peningkatan kerawanan.

Rakor tersebut selain bertujuan untuk pengamanan, juga dimaksudkan untuk  membangun komunikasi yang baik dari semua pihak, guna terciptanya solusi atas permasalahan yang mungkin akan timbul ditengah dua perhelatan akbar tersebut.

“Kita berupaya mengimbangi pola Pam statis di Pospam, maka Polres Kabupaten Sukabumi akan melaksanakan pula Pam dinamis berupa kegiatan patroli bersama elemen dan unsur terkait dalam rangka peninjauan situasi pada saat perayaan Natal dan tahun baru di wilkum Polres Kabupaten Sukabumi nanti,” Pungkas Waka Polres.

Di tempat berbeda, Wakil Bupati Sukabumi, Drs. Adjo Sardjono, M.M,  yang berhasil ditemui dan dimintai tanggapannya oleh berimbang.com terkait Rakor tersebut, mengatakan, sangat mengapresiasi apa yang telah Polres Kabupaten Sukabumi lakukan terkait rakor pengamanan Natal dan tahun baru, kegiatan rakor tersebut merupakan upaya menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Sukabumi.

"Dengan demikian, untuk merealisasikan hal itu, semua elemen diharapkan bisa terlibat, seperti Dishubkominfo, Dinas Bina Marga, Disparbudpora, BPBD," tandas Wakil Bupati.

Wabup juga berpesan dan mengingatkan, bahwa dalam setiap perayaan acara tahun baru, identik dengan acara hura-hura, bahkan rentan penyalahgunaan narkoba.  Sehingga menurut Wabup, hal tersebut tentunya sangat bertolak belakang dengan visi dan misi Kabupaten Sukabumi yang religius dan mandiri. 

Selain itu Wabup juga menambahkan, bahwa semua pihak harus bersinergi dalam hal menjaga keamanan terutama di kawasan wisata yang rawan akan tindak kriminal, serta dihimbau kepada seluruh elemen untuk saling memantau agar jangan samai terjadi kegiatan 'pungli' disemua kawasan di wilayah Kabupaten Sukabumi. (Oloan)

 

Jelajah Desa

Desa Tugu Selatan Meraih Juara Tingkat Nasional Diajang TTG

img-20161219-wa0019

BERIMBANG.COM, Bogor-Tugu Selatan Cisarua- Bogor ikut serta dalam penerapan Tekhnologi Tepat Guna (TTG) Nasional acara berlangsung 22-26 November 2016 di area Islamic Centre(IC)Nusa Tenggara Barat(NTB) menjuarai tingkat nasional.
dalam rangka Pengelolaan Sumber Daya Alam tingkat nasional Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor sebagai salah satu peserta.

Kepada berimbang.com, Kepala Desa tugu Selatan,  Apip Lukman mengatakan, keberhasilan ini hasil upaya kerja keras masyarat salah satunya Engkus kampung Bojong Kaung Rt 02 Rw 13, hanya tamatan SMP bisa menciptakan alat penghancur sampah dari mesin kulkas bekas, yang bisa dibanggakan kekancah nasional. hal ini menjadi solusi Pemkab Bogor yang selalu bermasalah dengan menumpuknya sampah.

Alat penghancur sampah menciptakan pupuk organik. Dirinya akan mengembangkan keahlian wisata yang masyarakatnya kreatif dan inovatif yang menciptakan karya-karya khas jawa barat agar lebih baik lagi.

",Kebanggaan Apip Lukman bertutur kata dengan mengucapkan terimakasih kepada Bupati bogor,  Nurhayati dan Gubernur jawa barat Achmad Heryawan, yang telah memperhatikan dan peduli kepada masyrakat kecil, Suatu kehormatan besar bisa bersama-sama dengan Presiden, Mentri, dan di hadiri oleh 34 Gubernur", ujarnya. (oloan/nn/wawan.)