Kedatangan Idris Disambut Hangat Warga Cisalak Pasar

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

 216 Views

BERIMBANG.com, Depok – Calon Wali kota Depok Mohammad Idris yang berpasangan dengan Imam Budi Hartono berkunjung ke Ke Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis dalam rangka silaturahmi dengan warga Cisalak Pasar. Kunjungan tersebut disambut dengan hangat oleh Relawan Idris atau disingkat Relis

Kunjungannya tersebut Mohammad Idris didampingi Anggota DPRD Fraksi PKS dapil Cimanggis Ade Supriatna, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Depok Edi Sitorus dan perwakilan tokoh masyarakat.

“Ditengah pandemi Covid-19 saat ini  kita harus tetap selalu menjaga kesehatan,itu yang utama dan pada perhelatan pilkada coblosnya nomor dua” kata Mohammad Idris saat mengunjungi warga Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis, Depok, Senin (28/09/2020).

Dikatakan Idris, situasi pilkada saat ini berbeda dari sebelumnya, dimana warga harus memproteksi diri dengan menerapkan protokol Kesehatan, sehingga tetap aman dan nyaman dalam menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember mendatang. Idris juga memohon dukungan kepada warga Cisalak Pasar untuk melanjutkan pembangunan di Kota Depok.

“Pembangunan di Depok yang sudah berjalan, tentunya masih ada kekurangan, oleh karena itu saya mohon dukungan warga Cisalak Pasar, beri kami kesempatan untuk melanjutkan pembangunan di Depok untuk periode kedua,” ujarnya.

Sementara Yulizar Ketua Relawan Idris (Relis) berharap Idris-Imam dapat kembali melanjutkan kepemimpinannya  membangun kota Depok untuk 5 Tahun kedepan.

“Kami telah merasakan kinerja Pak Idris, apalagi dimasa Pandemi ini, salah satu program wifi gratis sudah dinikmati oleh pelajar disekitaran Cisalak Pasar, kami sebagai orang tua merasa sangat terbantu dengan program tersebut,” papar Yuslizar

Dirinya menambahkan, Relawan Idris akan dikerahkan untuk mengajak segenap keluarga, masyarakat, dan warga seluruh lapisan. Terkhusus di Cisalak Pasar Insya Allah warga solid, kami targatkan 85 % persen suara untuk kemenangan Idris Imam,” tukasnya.

Iik