Jabodetabek

BogorJabodetabek

Kompetisi Sepak Bola ” Camat Cijeruk Cup ” Memanas, Manajemen PS Tuntut Panitia

IMG_20151207_185459

BERIMBANG.COM, Bogor – Kompetisi sepak bola “Camat Cijeruk Cup” memanas. Manajemen Persatuan Sepak bola (Ps) desa Cijeruk. Senin (07/12/15) siang tadi, mendatangi kantor sekretariat panitia di komplek kantor kecamatan Cijeruk untuk meminta pertanggungjawaban atas adanya dugaan manipulasi data pemain di tim salah satu desa peserta.

Manajer PS Cijeruk mengatakan, pihaknya tidak mempermasalahkan menang ataupun kalah. Namun, menuntut profesionalisme kinerja dan konsekuensi atas aturan yang telah dibuat panitia. Hal yang dipersoalkan oleh manajemen Ps Cijeruk, masih kata dia, yakni, adanya temuan bahwa pemain di salah satu desa usianya 20  tahun. Sementara, panitia menetapkan dalam aturannya bahwa batas usia maksimal pemain berusia 18 tahun.

“Kami hanya minta panitia menghadirkan pemain dari desa tanjungsari berikut identitas dirinya yang membuktikan usianya 18 tahun. Namun setelah beberapa kali kami protes sampai hari ini panitia tidak menunjukan sikap profesionalnya”, ujar Maryadi, manajer PS Cijeruk kepada berimbang.com usai bertemu perwakilan panitia kompetisi bola camat Cijeruk Cup, siang tadi.

Lebih lanjut, Maryadi menegaskan, pihaknya menuntut panitia menyelesaikan permasalahan tersebut pada hari ini, dan menunda pertandingan semi final antara PS Desa Cijeruk dengan PS Desa Palasari. “Pending dulu pertandingan semi final besok sebelum permasalahan ini selesai”, tegas Maryadi.

Saat akan dikonfirmasi terkait masalah tersebut, panitia turnamen sepak bola bergegas meninggalkan kantor sekretariat, sehingga belum bisa dimintai keterangan.  Sementara itu, Camat Cijeruk sedang tidak berada ditempat.

Ditempat terpisah, ketua Komite Olah raga Kecamatan (KOK) Cijeruk, Santoso saat ditemui berimbang.com, berharap, agar semua pihak bisa memanfaatkan momen olah raga tingkat kecamatan ini dengan sebaik baiknya. Dalam permasalahan yang terjadi, dirinya meminta kepada semua pihak agar menyelesaikannya dengan kepala dingin, agar menemukan solusi yang terbaik.

“Saya berharap semua pihak dapat memanfaatkan moment olahraga ini dengan baik karena kegiatan ini selain sebagai penjaringan bibit bibit pesepakbola muda juga sebagai media untuk mempererat tali silaturahmi warga cijeruk, bukan hanya untuk mengejar predikat juara semata”, pungkas ketua KOK Cijeruk yang juga sebagai Kepala Desa Sukaharja yang lebih akrab disapa dengan Mas Beko ini kepada berimbang.com.

Sebagai informasi, turnamen sepak bola Camat Cijeruk Cup ini dibuka pada 21 November 2015 lalu olah muspika setempat di lapangan bola Pasir Pogor Desa Cipelang, kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Diikuti sebanyak 8 kesebelasan perwakilan dari masing masing desa se kecamatan Cijeruk.

Panitia menjadwalkan pertandingan semi final pada selasa (08/12/15) siang besok, antara kesebelasan PS Desa Cijeruk dengan PS Desa Palasari, memperebutkan juara 3 dan 4. Sementara pertandingan grand final memperebutkan juara 1 dan 2, antara kesebelasan PS Desa Tanjungsari dengan PS Desa Warung Menteng, dijadwalkan berlangsung pada rabu (09/12/15) mendatang. (Nana Suryana)

BogorJabodetabek

Desa Tajurhalang Laksanakan Pembangunan Jalan Desa

Pembangunan Jalan Desa Tajurhalang.    ( Nana Suryana )
Pembangunan Jalan Desa Tajurhalang. ( Nana Suryana )

BERIMBANG.COM, Bogor – Pemerintah desa Tajur Halang, kecamatan Cijeruk, laksanakan pembangunan jalan desa di kampung Tajur Halang, senin (07/12/15). Menurut kepala desa, kegiatan pembangunan jalan sepanjang 750 meter dengan luas 4 meter ini merupakan realisasi bantuan Dana Desa (DD) termin kedua tahun 2015.

Diding Sulaeman, kepala desa Tajur Halang, menjelaskan, jalan ini merupakan akses yang sangat diperlukan oleh masyarakat yang meliputi dua wilayah rukun warga (rw) yakni rw 3 dan 4, di 8 rukun tetangga (rt). Jalan ini pertamakali di aspal pada tahun 1997 secara swadaya, saat dirinya memimpin desa Tajur Halang pada periode sebelumnya. Kemudian, pada tahun 2012 jalan ini dibangun kembali oleh Pemerintah Kabupaten.

“Pembangunan jalan ini dibiayai oleh dana desa, dan dilaksanakan oleh masyarakat. tahap pertama kami laksanakan pembangunan sepanjang 250 meter dengan luas 4 meter. Direncanakan, pekerjaan ini bisa kami selesaikan selama 17 hari kedepan”, jelas kades.

Pembangunan tahap kedua, lanjut kades, akan dilaksanakan pada tahun 2016 mendatang di pencairan DD termin ke tiga. “Saat dd termin ke tiga yang 20 persen cair, maka kami akan melanjutkan pembangunan tahap kedua”, tambahnya.(Nana Suryana)

BogorJabodetabek

Perwakilan Pengusaha Asing Santuni Anak Yatim Di Acara Deklarasi

IMG_20151202_142326

BERIMBANG.COM, Bogor – Perwakilan pengusaha asing di wilayah Cigombong, Kecamatan Cigombong, Bogor, Jawa Barat turut andil dalam bhakti sosial menyantuni anak yatim piatu dalam rangkaian acara Deklarasi Forum Komunikasi Jurnalis dan Lembaga Swadaya Masyarakat (Fk – Jl) Bogor Raya, di Komplek PTP Nusantara VIII Pondok Gedeh, desa Ciburuy, rabu (2/12/15) siang tadi.

Menurut panitia, kegiatan sosial ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Ketua FKJL, Asep Saeful Hidayat mengatakan, dasar terbentuknya forum ini berangkat dari banyaknya aspirasi rekan seprofesinya sebagai Jurnalis serta anggota LSM yang ingin menyamakan persepsinya dalam sebuah wadah komunikasi.

“Kabupaten Bogor memiliki potensi yang sangat banyak di berbagai sektor. Sementara ini, banyak kepentingan yang diperjuangkan berbagai pihak namun masih terkesan terkotak kotak sehingga tidak ada salahnya kami coba membangun wadah Sekretariat Bersama sebagai media silaturahmi lintas komunikasi untuk menyamakan visi, misi dan persepsi”, tutur ketua Asep kepada berimbang.com disela kegiatan deklarasi.

Sementara itu, Mr Sin, perwakilan pengusaha asal Korea mengatakan, pihaknya senantiasa selalu mendukung segala bentuk kegiatan yang dilaksanakan dilingkungannya. Terlebih kegiatan yang sifatnya positif dan saling membangun demi kemajuan bersama.

“Kami selalu siap terlibat dalam berbagai kegiatan masyarakat maupun lembaga manapun, selama hal itu demi kepentingan umum”, ujar pengusaha mualaf yang memiliki nama muslim Muhamad Yasin ini kepada berimbang.com

Muhamad Yasin menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya juga akan mendeklarasikan terbentuknya Asiasi Korea Indonesia, yang mewadahi para pengusaha asal Korea di wilayah Bogor, Sukabumi dan Cianjur.

Deklarasi FKJL dihadiri juga oleh Muspika Cigombong, Perwakilan Okp, Ormas, pemerintah desa, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya. (Nana Suryana)

DepokJabodetabek

Apkomindo Gelar Pameran Dan Edukasi Bagi Pelajar Se- Kota Depok

DSC_0625[1]

BERIMBANG.COM, Depok – Dalam rangka bersama-sama mensukseskan Kota Depok sebagai Kota Cyber City, Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) menggelar seminar dan edukasi bagi pelajar se-Kota Depok di lantai dasar pusat perbelanjaan Depok Town Square ( Detos ) di Jalan Margonda Raya, Kota Depok. Senin (30/11/2015)

Pameran yang diselenggarakan mengangkat tema ” Gebyar Com Cell ” dengan berbagai merk komputer dan beberapa alat tekhnologi lainnya.

Kegiatan ini menurut Sekretaris Daerah Apkomindo Depok, Edy Santoso  adalah untuk mengenalkan dan  merangsang berbagai jenis Tekhnologi Informasi kepada masyarakat Kota Depok Khususnya bagi pelajar serta memberikan edukasi agar lebih memberikan pemahaman dalam mempergunakannya.

” Dengan kemajuan tekhnologi yang sekarang ini sedang berkembang dikalangan pelajar, kami berupaya agar masyarakat Depok khususnya pelajar untuk mempergunakan tekhnologi sebaik mungkin dan tidak disalahgunakan pemakainya,” ujar Edy.

Edy juga diminta oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Fitriawan secara langsung untuk mengusung tema bagaimana para  pelajar mempergunakan gadget yang dapat memberikan hasil yang positif ketimbang mempergunakan gadget sebagai ajang pamer yang berujung meminta kepada keluarga yang dapat menimbulkan menghambur-hamburkan uang.

Apkomindo sendiri, masih menurut Edy, setiap tahun ada empat jadwal pameran dan yang dilaksanakan sekarang adalah kegiatan yang terakhir di tahun 2015.

” Apkomindo menaungi komunitas yang sudah terbentuk salah satunya yaitu ” Detos Komputer Comnunity ” Apkomindo juga menaungi dua komunitas dan dibawahnya juga ada dua komunitas karena kegiatan ini dilaksanakan di Detos jadi yang menyelenggarakan adalah Apkomindo sendiri,” ucap Edy.

BogorJabodetabek

Truk PT. MRT Parkir Sembarangan, Kemacetan Jalur Bocimi Semakin Parah

Kemacetan di jalur Bogor-Cianjur-Sukabumi.      (Foto : Yosep Bonang )
Kemacetan di jalur Bogor-Cianjur-Sukabumi. (Foto : Yosep Bonang )

BERIMBANG.COM, Bogor – Kemacetan di Jalan Raya Bogor – Ciawi – Sukabumi semakin parah. Kondisi ini terjadi akibat semakin banyaknya kendaraan yang melintas, tidak tertibnya pola berkendaraan, juga dipicu oleh adanya aktivitas pekerjaan proyek infrastuktur jalan. Diperparah lagi dengan banyak bermunculannya perusahaan jasa angkutan air minum.

Salah satu perusahaan jasa pengangkutan air minum yang menjadi sorotan sejumlah pihak yakni PT Metro Raya Trans (MRT) di kawasan Cimande, desa Cimande Hilir, Caringin, Bogor, yang dituding sebagai salah satu penyumbang kemacetan. Betapa tidak, aktivitas keluar masuknya truk truk besar pengangkut galon air minum ini kerap menghambat arus lalu lintas. Selain itu, bahu jalan yang sedianya menjadi fasilitas para pejalan kaki, berubah menjadi lahan parkir armada truk milik PT MRT.

“Gimana di jalur ini macetnya gak makin parah, udah mobilnya makin banyak, ditambah ada pekerjaan proyek jembatan cimande yang udah lama tapi belum juga beres, diperparah lagi dengan banyaknya armada truk PT MRT yang parkir seenaknya di pinggir jalan. Belum lagi armada yang keluar masuk”, ujar Surya, sopir angkutan umum kepada berimbang.com, ditengah kemacetan panjang dijalur Cimande, Caringin,  beberapa waktu lalu.

Keluhan sama dilontarkan Ade Bono, pengendara lainnya yang mengaku aktivitasnya jadi terhambat dengan banyaknya armada truk milik PT MRT yang memicu kemacetan. Dirinya berharap agar aparat terkait memberikan tindakan tegas terhadap para sopir truk yang kerap parkir di bahu jalan. Karena menurutnya, tindakan para sopir yang mengakibatkan pengguna jalan terganggu adalah sebuah pelanggaran.

“Yang bikin saya bingung, kenapa aparat kepolisian dan DLLAJ diam saja. Padahal sudah jelas para sopir truk itu melakukan pelanggaran dengan parkir di bahu jalan”, ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, Unit Lalu Lintas (Lantas) Polsek Caringin maupun Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Dllaj) belum bisa dimintai keterangan. (Yosef Bonang)

BogorJabodetabek

Gara – Gara Perbaiki Lampu PJU, Pegawai Masjid Tersengat Aliran Listrik

IMG_20151126_140947

BERIMBANG.COM, Bogor – Seorang pegawai di Mesjid Al Adzim Cigombong, terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah tersengat aliran listrik di area mesjid, kamis (26/11) siang tadi.

Menurut saksi mata dilokasi kejadian, peristiwa terjadi saat petugas itu sedang memperbaiki lampu Penerangan Jalan Umum.

Mumuh, pedagang minyak wangi yang menjadi saksi , korban bernama Syarif (32) warga Kampung Cienggong, Desa Cisalada Cigombong, saat itu Syarief berniat mengganti salah satu bohlam lampu PJU di area masjid yang putus, dengan menggunakan tangga besi, Syarief memperbaiki lampu tersebut kemudian tiba – tiba Syarief terjatuh setelah tersengat aliran listrik dan langsung dilarikan ke rumah sakit PMI Bogor karena kondisinya cukup serius.

“Kejadian sekitar jam 9.00, saat itu korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Cigombong tapi karena kondisinya parah Syarief langsung dilarikan ke Rumah Sakit PMI pake ambulan”, tutur Mumuh kepada berimbang.com.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui bagaimana perkembangan kondisi korban dikarena pihak keluarga korban enggan dipublikasikan.

Berdasarkan pantauan berimbang.com, lampu PJU di beberapa titik wilayah Cigombong dan Cijeruk kondisinya tidak berfungsi dengan baik. (Nana Suryana)

BogorJabodetabek

Guru Sekolah Dasar Dilatih Penulisan Huruf Dan Angka

IMG_20151126_115546

BERIMBANG.COM, Bogor – Guru Sekolah Dasar di Kecamatan Cigombong dilatih cara penulisan huruf dan angka oleh petugas dari dinas pendidikan kabupaten Bogor, di SDN Siliwangi, Desa Cigombong, kamis (26/11) pagi tadi.

Menurut pengawas, kegiatan yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) ini bertujuan agar para guru terampil dalam membuat huruf dan angka sehingga bisa mandiri dalam menjalankan tugasnya di sekolah.

“Kegiatan ini diselenggarakan oleh K3S agar para guru lebih terampil dalam membuat huruf dan angka, sehingga bisa membuat sendiri berbagai kebutuhan penulisan huruf maupun angka di sekolahnya, tanpa harus mengandalkan jasa dari luar”, tutur Toto Sugianto, pengawas Upt Pendidikan 38 Cigombong, kepada berimbang.com di lokasi kegiatan.

Sementara itu, menurut ketua K3S Cigombong, Ahmad Yani, kegiatan pelatihan dipandu oleh kepala sekolah dari SDN Nanggung yang ditugaskan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.

Kegiatan direncanakan berjalan selama dua hari dengan peserta pelatihan sebanyak enam puluhan orang guru perwakilan Sekolah Dasar Negeri dan Swasta.

“Peserta pelatihan berjumlah enam puluh lima orang guru perwakilan dari empat puluh enam sekolah dasar negeri dan satu sekolah swasta, masing- masing sekolah mewakilkan dua dan satu orang guru”, sebut Yani. (Nana Suryana)

BogorJabodetabek

Akhirnya, Jalan Amblas Ciburuy Diperbaiki

Jalan Amblas Desa Ciburuy sedang diperbaiki.    (Foto : Yosep Bonang )
Jalan Amblas Desa Ciburuy sedang diperbaiki. (Foto : Yosep Bonang )

BERIMBANG.COM, Bogor – Warga Ciburuy, Kecamatan Cigombong, Bogor, Jawa Barat akhirnya bisa bernafas lega pasalnya rabu (25/11) siang tadi, petugas Dinas Bina Marga dan Pengairan mulai memperbaiki jalan amblas di wilayah rt 2 rw 1 yang sebelumnya nyaris putus total.

Sejak pagi tadi, para petugas dari Unit Pelaksana Tekhnis Bina Marga wilayah Ciomas mulai membenahi longsoran di ruas jalan tersebut. Bagian demi bagian dalam rongga bawah permukaan aspal yang amblas mulai diperbaiki, menurut petugas di lokasi, pekerjaan diperkirakan akan memakan waktu sekitar sepuluh hari kedepan.

“Jika tidak ada kendala kemungkinan perbaikan jalan ini bisa kami selesaikan dalam waktu sepuluh hari”, tutur petugas Upt Bina Marga wilayah Ciomas kepada berimbang.com yang enggan menyebutkan namanya.

Sementara itu, Aripin, warga setempat berharap kepada dinas agar memperhatikan kualitas pekerjaannya, agar kontruksi jalan yang diperbaiki bisa lebih kuat dari sebelumnya. “Harapan kami, kontruksi jalan yang diperbaiki dinas ini lebih kuat agar lebih awet karena dibawah jalan ini ada aliran air belum lagi kendaraan yang lewat makin kesini makin banyak”, harapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ruas jalan di jalur ini mengalami amblas, warga menuding amblasnya jalan dipicu oleh adanya aktivitas kendaraan pengangkut material tanah dari kupasan proyek jalan tol Bocimi dan truk pengangkut beton bantalan jalan kereta api. (Nana Suryana)

BogorJabodetabek

Seni Kolaborasi Tradisional Dan Modern Meriahkan HUT PGRI Ke 70

IMG_20151125_133339

BERIMBANG.COM, Bogor – Pagelaran Seni Tradisional yang dikolaborasikan dengan seni modern turut memeriahkan peringatan Hari jadi Guru dan Ulang Tahun PGRI ke 70 Tahun 2015 di wilayah kecamatan Cigombong, Rabu (25/11) pagi tadi.

Seni kolaborasi ini ditampilkan oleh Sanggar Gema Suara Sunda dari siswa siswi SDN Tugu Jaya 2, Desa Tugu Jaya. Peringatan ini juga diisi dengan kegiatan olah raga jalan sehat yang diikuti oleh ratusan anggota PGRI Pengurus Cabang Kecamatan Cigombong.

IMG_20151125_133351

Saat ditemui berimbang.com disela kegiatan berlangsung, Kepala UPT Pendidikan Cigombong, Haji Jaenudin Husen mengakui bahwa kondisi budaya tradisional sunda khususnya saat ini sangat mengkhawatirkan. Sehingga penting dilakukan berbagai upaya untuk menyelamatkannya, salah satu upaya yang dilakukan Dinas Pendidikan yakni dengan menerapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) tahun 2006, yang disesuaikan dengan potensi sekolah masing masing melalui point Muatan Lokal (Mulok).

“Point wajib dalam Mulok itu bahasa Sunda serta kelengkapan budaya lainnya seperti Pupuh, Kinanti, Sinom, Asmarandhana dan Dangdanggula atau biasa kami sebut ksad”, jelas Jaenudin kepada berimbang.com

Sementara itu, Ketua PGRI Cabang Cigombong, Agus Sandi mengatakan, peringatan Hari Guru dan Hari Ulang Tahun PGRI tahun ini mengusung tema menguatkan soliditas dan solidaritas antar anggota sesama profesi, dari kita oleh kita dan untuk kita, juga sebagai media untuk mempererat tali silaturahmi salah satu diantaranya.

“Kegiatan ini diikuti oleh 733 anggota dari 46 guru SD Negeri 6, SD swasta serta beberapa SMP, SMA dan SMK,” sebut Agus.

Lebih lanjut, Agus menjelaskan, anggaran untuk kegiatan dihimpun dari swadaya anggota, sementara untuk hadiah disediakan oleh sekolah masing masing. “Biaya dihimpun dari dana swadaya anggota PGRI dan hadiah door prize juga disediakan oleh sekolah masing masing ditambah dengan door prize partisipasi dari ketua KNPI Cigombong Haji Iwan Sofwan zaqqi”, jelasnya

Peringatan ini dikonsentrasikan di lapangan Desa Tugu Jaya Cigombong dengan rangkaian kegiatan Upacara pengibaran bendera Merah Putih dilanjutkan dengan sesi seremonial diawali Jalan Sehat dan diakhiri dengan hiburan live musik yang dimeriahkan oleh Grup Musik Dangdut asal desa Ciburayut, New Dhamesta Entertainment (Nana Suryana)

BogorJabodetabek

Disebut Jalur Tengkorak “Jalan Raya Bocimi” Kembali Menelan Korban

Truk yang terguling dan terperosok hingga ringsek.   (Foto : Yosep Bonang )
Truk yang terguling dan terperosok hingga ringsek. (Foto : Yosep Bonang )

BERIMBANG.COM, Bogor – Jalan Raya Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi) atau yang kini dijuluki dengan jalur tengkorak kembali meminta korban jiwa.

Menyusul dengan tewasnya dua pengendara sepeda motor yang terlibat tabrakan maut di kawasan Cibandawa, tidak jauh dari gerbang Sekolah Kepolisian Negara Polda Metro Jaya (Spn Pmj) Desa Srogol, Cigombong hari kamis (19/11) pagi kemarin dan Jum’at (20/11) pagi tadi, kecelakaan kembali terjadi, baru – baru ini dua unit truk bermuatan berat terperosok kedalam sungai di bawah jembatan Cimande, Caringin hingga menelan korban jiwa.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun berimbang.com di lokasi kejadian, sebelum terperosok kedasar sungai dengan kedalaman sekitar tiga puluh meter di bawah jembatan Cimande yang tengah dibangun, truk fuso bermuatan bahan material hable dari arah Ciawi menuju Sukabumi itu menabrak bagian belakang truk diesel bermuatan karung berisi tepung yang berada di depannya.

Menurut Kepala Unit Kecelakaan (Kanit Laka) Polres Bogor wilayah Ciawi, Inspektur Polisi Dua (Ipda)  Asep Saepudin, kecelakaan terjadi sekitar pukul 6.00 pagi waktu setempat dipicu oleh sopir truk fuso yang berkendara dalam keadaan mengantuk.

“Kuat dugaan sopir truk fuso dalam keadaan mengantuk karena telah menempuh perjalanan dari cilegon dengan cara non stop,” jelas Kanit Lantas kepada berimbang.com di lokasi kejadian.

Lanjut Asep , dari empat orang korban kecelakaan ini, satu diantaranya tewas ditempat.

“Sopir truk diesel tewas di lokasi kejadian karena terjepit bodi kendaraan yang ringsek, sementara tiga korban lainnya mengalami luka serius”, terang Asep.

Sementara itu salah satu warga setempat Obrin mengatakan, truk fuso dalam keadaan rem blong dan kondisi jalan menurun ditambah dengan muatan beban berat akhirnya truk fuso menabrak truk diesel yang berada di depannya.

“Setelah tabrakan, truk diesel yang pertama masuk ke dalam sungai, gak lama kemudian truk fuso pun jatuh,” tutur Obrin.

Setelah melihat kedua kendaraan terperosok ke dalam sungai, lanjut Obrin, dirinya bersama warga lainnya, berusaha menolong para korban yang terjepit diantara bangkai kendaraan beserta muatan yang berserakan di dasar sungai dan membawanya ke rumah sakit.

“Waktu kami ke dasar sungai, sopir truk diesel udah meninggal terjepit bodi mobil, sampai kami terpaksa memotong bagian mobil pake gurinda besi,” tambah Obrin.

Hingga berita ini diturunkan, kedua bangkai truk yang kondisinya rusak berat masih berada di dasar sungai.Dalamnya dasar sungai menyulitkan petugas dalam melakukan evakuasi.

Berdasarkan pantauan berimbang.com, pembatas jalan di proyek jembatan Cimande tidak memenuhi syarat keamanan. (Nana Suryana)