Bogor

Bogor

Resmikan Kampung Aman Covid-19, Bupati Bogor, Sembari Beri Bansos

BERIMBANG.com Menghadapi situasi Pandemi Covid-19 saat ini, dibutuhkan kampung tangguh, kata Bupati Bogor, Ade Yasin, saat Peresmian Kampung Aman Covid-19 di Kampung Tambakan Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Jawa Barat, Rabu (26/08/2020).

“Fase Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) saat ini seringkali disalahpahami oleh sebagian masyarakat sebagai pelonggaran terhadap protokol kesehatan. Pandemi Covid-19 belum berakhir,”

“Situasi seperti sekarang ini kita membutuhkan kampung tangguh dimana masyarakatnya memiliki kesadaran dan mampu mandiri tanpa mengandalkan bantuan dari pihak manapun untuk menjaga wilayahnya tetap aman dari penyebaran dan penularan virus corona,” teranv Ade Yasin.

Adanya pencanangan Kampung Aman Covid-19, kata Ade, “Saya tentunya sangat mendukung pencanangan Kampung Aman Covid-19 di Kecamatan Cigombong,”

“Dengan berbagai kegiatannya antara lain gerakan bagi-bagi masker dan sosialisasi secara masif mengenai manfaat masker dan bagaimana menggunakan masker dengan baik dan benar serta memproduksi sendiri masker disetiap desa,” tambahnya.

Lanjut Ade Yasin berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dengan adanya Kampung Aman Covid-19 ini.

“Kampung aman Covid-19 yang didukung oleh para pemangku kepentingan termasuk Tim PKK sebagai penggerak, motivator dan fasilitator bagi masyarakat,”

“Saya harap akan menumbuhkembangkan kesadaran dan kemandirian masyarakat untuk menjaga kampung tetap aman dan terlindungi, meredam laju penyebaran dan penularan Covid-19 serta meminimalisir dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan,” pungkasnya.

Selain meresmikan Kampung Aman Covid-19 di Kampung Tambakan Desa Wates Jaya Kecamatan Cigombong, Ade Yasi juga memberikan Bantuan Sosial (Bansos) Tahap Kedua berupa beras kepada 4.296 Keluarga Rumah Tangga Sasaran (KRTS) yang tersebar di 9 desa. Masing-masing KTRS mendapatkan 30 kilogram beras.

(Derima/Ibeng/Tim Humas Diskominfo Kab. Bogor)

Bogor

Impian Kandas Sang Petinju Nasional Menjadi Juru Parkir

BERIMBANG.com Bogor – Freddy Paud, mungkin, satu dari sekian banyak atlit yang butuh perhatian pemerintah Indonesia, ia mencurahkan hidupnya fokus menjadi petinju, namun impiannya kandas, kala itu Menteri Olahraga dan pemuda (Menpora) dijabat Andi Malaranggeng di sel.

Dibuktikan dengan kisah Freddy saat bercerita dirinya bertanding hingga keluar negeri antara lain, Australia, Jerman, Bangkok, India, juga beberapa pertandingan di Indonesia yang terakhir ia bertanding di Sorong, Papua.

Bayaran yang pernah Fredy dapatkan terbesar sebanyak Rp 25juta satu kali pertandingan. Selain itu Ia dan atlit lainnya, pernah dijanjikan akan di beri rumah oleh Menpora kala itu,

Kandas mendapat rumah yang telah dijanjikan oleh menteri, Freddy bersama rekan atlit lainnya protes terhadap pemerintah, cerita ia, hasil protes mendapat perhatian dari kementerian Sosial dan di beri Rp 10juta ditahun 2005. Selesai sudah perhatian pemerintah terhadap Fredy sang petinju Nasional.

Namun sungguh miris dengan kehidupan Freddy saat ini, hidup sebatang kara, hingga anak dan istrinya pun harus meninggalkan Fredy, karena kesulitan mencari nafkah, “Ya.. kalau dapat uang pulang, kalau gak dapat gak pulang,” kata Freddy.

Ia bercerita dikala rumah yang ditempatinya itu bukan lagi istri dan anaknya yang membukakan pintu, karena rumahnya telah dijual, “Saya yang beli rumah ini pak,” ujar Fredy menirukan kata-kata pembeli rumahnya. Dikelopak matanya terlihat genangan air, mengingat masa sedih itu.

Prestasi Freddy dengan penghargaannya yang pernah didapat itu pun ikut lenyap tanpa ada bukti, yang tersisa hanya pakaiannya saja. Di usia yang telah menginjak 51 tahun kelahiran Ambon, hidupnya pun numpang di sekretariat Organisasi Masyarakat (Ormas) di Kabupaten Bogor. Jawa Barat.

Kini pekerjaan Freddy untuk menyambung hidup sehari-hari, hanya sebatas menjadi juru parkir di pasar Ciluer, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. “Kalau lagi ramai, cukup buat makan,” katanya. disekretariat Ormas. Selasa, 25 Agustus 2020.

Pekerjaan Freddy itu digawangi oleh Ketua Organasasi Masyarakat Maluku Satu Rasa (M1R), Cabang Kabupaten Bogor, yang diketuai oleh Ruddy Risakotta, yang begitu peduli dengan para anggotanya.

Beragam karakter anggota M1R, kata dia, saat melihat keadaan Freddy yang begitu memprihatinkan, Ruddy selaku ketua, dengan tangan terbuka iklas membantu dan memberdayakan para anggotanya itu.

“Kami tampung siapapun, dengan semangat persaudaraan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya, “saya miris melihat kehidupan Fredy yang tidak layak, dia itu petinju Nasional tanpa ada perhatian dari pemerintah,”

“Dengan usianya yang sudah lanjut, mungkin itu yang bisa Fredy lakukan menjadi juru parkir, kita tidak bisa paksakan bekerja yang lain, bukan pada bidangnya,” katanya.

Pemberdayaan Ormas M1R patut diacungi jempol dengan program yang dimilikinya, dengan segala keterbatasannya, butuh perhatian pemerintah, mulai dari perencanaan, pendidilan dan pelatihan, juga lainnya untuk mengasah dan membina anggotanya,

Selain itu, Ruddy menjelaskan, bukan hanya membina para anggotanya saja yang dilakukannya, ia juga memperhatikan pembangunan didaerahnya, salah satunya pembangunan jalan yang ia kerjakan dengan gotong royong tanpa ada uluran tangan pemerintah.

Ia menunjukan jalan masuk Ruko-ruko yang sedang diperbaiki dipasar Ciluer, “Lihat, jalan rusak, itu kami patungan membenahi jalan rusak,” pungkas Ruddy Risakotta.

(TYr)

Bogor

Perusakan Rumah Dalang, Ketum PWG Bogor Raya Angkat Bicara

BERIMBANG.com ,Bogor – Rumah Dalang Kodrat Taryana (27) di Kampung Cipangkalan RT 05/05, Desa Bojongpicung, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jawa barat dirusak orang tak dikenal pada Minggu 23 Agustus 2020 sekitar pukul 01.00 WIB. Barang bukti batu bata dan batako berserakan di rumahnya, bersamaan pecahan kaca yang berserakan.

Kerusakan terparah berada di kamar depan yang dijadikan ruang konveksi. Kodrat Taryana, menduga kerusakan rumahnya itu ada kaitannya dengan pementasan wayang golek yang ia lakukan pada Sabtu malam di Desa Cibarengkok tempat kelahirannya.

“Saya masih manggung di Cibarengkok, istri, anak, dan keponakan pulang duluan ke rumah, setengah jam istri pulang saya dapat kabar bahwa rumah ada yang merusak,” kata Kodrat kepada wartawan. Senin (24/8/2020). Dirinya merasa shock dan langsung menghentikan pementasan pukul 02.00 WIB.

Pimpinan lingkung seni putra giri loka tersebut, sudah melaporkan kejadian pengrusakan rumahnya kepada Mapolsek Bojongpicung pada Minggu subuh. “Saat ini saya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus pengrusakan rumah saya,” ujarnya.

Terkait kejadian tersebut. Terpisah, ketua umum paguyuban Pecinta Wayang Golek (PWG) Bogor raya, Andy Djava angkat bicara. Menurutnya, pengrusakan rumah dalang Kodrat Taryana oleh orang yang belum diketahui identitasnya itu kabar buruk bagi para pelaku seni budaya.

“Pihak kepolisian harus segera mengusut tuntas dan menangkap pelakunya, apa motif dibalik itu semua,” tegasnya. Senin, (24/8/2020).

Kejadian seperti ini, jangan sampai terulang dan menimpa kepada pelaku seni lainnya. “Kalaupun ada kebencian secara personal, kan ada penyelesaian secara baik? Bukan dengan teror dan pengrusakan,” pungkasnya.

(Yosep/andy)

Bogor

Wabup Bogor Dampingi Pangdam III/Siliwangi Tinjau Setu Tlajungilir

BERIMBANG.com Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto didampingi Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan saat meninjau Setu Tlajungilir, di Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Wilayah Kodim 0621/Kabupaten Bogor. Jawa Barat.

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto menjelaskan kegiatan revitalisasi waduk atau setu yang bekerjasama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) sejak tahun lalu.

“kami ingin mengembalikan fungsi dari waduk atau setu yang ada diwilayah Jawa Barat khususnya di Kabupaten Bogor ini sebagai cadangan air untuk warga disekitar setu tersebut,” kata Pangdam, Senin (24/08/2020).

Lanjutnya, tahun lalu mengerjakan 5 Setu dan tahun ini akan mengerjakan 7 Setu. “Setu Tlajungilir ini kita kerjakan tahun lalu, luasnya sekitar 6,4 hektar dan memiliki kedalamam 3 meter saat awal dibangun.” kata Pangdam.

Pangdam meminta masyarakat agar bisa menjaga setu untuk memberikan manfaat bagi warga sekitar. “kita membutuhkan setu untuk siklus pemanfaatan air dan lain sebagainya,” kata Nugroho.

Perintah Pangdam ke Dandim, agar Setu Tlajungilir bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, baik itu budidaya ikan atau kegiatan lainnya.

“Koordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda), Polres, Kecamatan dan unsur masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan setu sehingga kedepannya masyarakat bisa mendapatkan manfaat dari adanya setu ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan berterima kasih atas kunjungan Pangdam III/Siliwangi yang sangat konsen membenahi waduk atau setu yang ada di Kabupaten Bogor.

“Kabupaten Bogor, kurang lebih mempunyai 95 waduk atau setu yang tersebar di 40 Kecamatan dan kita juga mempunyai 9 DAS (Daerah Aliran Sungai).” terangnya.

“Semoga Kerjasama dalam membangun atau revitalisasi setu akan terus berjalan dengan baik sehingga masyarakat bisa mendapatkan manfaat dari adanya waduk atau setu diwilayahnya,” pungkas Iwan Setiawan.

Laporan: Derima/Rizki/Diskominfo Kabupaten Bogor.
Editor: Tengku Yusrizal.

Bogor

Kabupaten Bogor Fokuskan Pemulihan Ekonomi

BERIMBANG.com Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin memimpin apel pagi, didepan para Pejabat Struktural Eselon II, Pejabat Struktural dan fungsional lingkup Setda Kabupaten Bogor, ia mengingatkan agenda kegiatan yang harus segera diselesaikan.

Khususnya, kata Burhanudin, perubahan anggaran tahun 2020 dan penyusunan program tahun 2021, reformasi birokrasi, penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi.

“Bagi perangkat daerah yang belum menyempurnakan indikator program, indikator keluaran, hasil kegiatan dan kelompok sasaran RKPD 2021 agar segera menyempurnakan,” kata Burhanudin, di Halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, pada Senin (24/08/2020).

Saat ini, lanjut ia menguraikan, dalam proses penyempurnaan RKPD tahun 2021 melalui aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) yang akan dilanjutkan dengan penyusunan Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

Penyusunan KUA-PPAS 2021 akan dilakukan simultan dengan RKPD perubahan tahun 2020.

Untuk itu, seluruh perangkat daerah agar mempersiapkan evaluasi kegiatan tahun 2020 sebagai bahan perubahan APBD tahun 2020,

Dengan fokus pada pemulihan ekonomi sesuai arahan kebijakan pemerintah pusat, dengan memperhitungkan kemampuan keuangan daerah dan kearifan lokal,

Antara lain: terkait dengan upaya pencapaian target-target program Pancakarsa, pilkades serentak di bulan Desember,

Juga kekurangan anggaran untuk insentif guru dan jaminan persalinan, percepatan realisasi bantuan sembako masyarakat terdampak, dan kegiatan lainnya terkait upaya pemulihan ekonomi.

Selain itu, pandemi COVID-19 masih berlangsung, penanganan wabah COVID-19 tidak bisa dipisahkan dengan upaya pemulihan ekonomi. pemulihan ekonomi tidak bisa lagi menunggu pandemi berakhir.

“Aspek kesehatan dan ekonomi ini harus ditangani secara paralel, dan kita harus bergerak cepat,” katanya.

“Sesuai instruksi Bupati Bogor, Saya akan segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 dan Satgas Pemulihan Ekonomi Daerah untuk menggantikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Daerah,”

“Sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden nomor 82 tahun 2020 tentang Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional,” terang Burhanudin.

Ia menambahkan, agar dapat segera dilakukan upaya penanganan covid-19 sekaligus pemulihan ekonomi daerah dengan lebih fokus dan terintegrasi, termasuk segera mengalokasikan anggaran yang dibutuhkan dalam APBD perubahan tahun 2020

Dan merencanakan kegiatan pemulihan seperti sektor pariwisata, IKM dan UMKM dan lain-lain secara terintegrasi pada RKPD  tahun 2021.

Reporter: Andi/Diskominfo Kab  Bogor.
Editor: Tengku Yusrizal

Bogor

Dukung Pelaku UMKM, Bupati Bogor Permudah Perizinan

BERIMBANG.com Agar dapat bersaing dengan pelaku usaha lainnya, Bupati Bogor beri dukungan  pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Bogor. Jawa Barat.

Bupati Bogor, Ade Yasin bertemu dengan 10 Pelaku UMKM yang terpilih program #GALERIADEYASIN Jilid 1 (Bulan Juli-Agustus) di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, pada Sabtu (22/08/2020).

Pelaku UMKM yang hadir tersebut antara lain: 1. Cakes (d_laquw) (Sukamaju Kecamatan Jonggol), 2. Lele Gastro Kriuk (gastro.quik) (Kecamatan Cijeruk)

3. Roti Durian Cibo (abibakery17) (Kecamatan Cibinong), 4. Snack Kering (barliansyah_snack) (Desa Kedung Waringin Kecamatan Bojong Gede)

5. Madu Detox (imagorawhoney) (Kecamatan Cileungsi), 6. Minuman Markisa Bogor (suryanti_sugandi) (Cikarawang, Kecamatan Dramaga).

7. Sambel Kurma (intanpratiwi.official) (Sukamantri Kecamatan Tamansari), 8. Tas Rajut Nenny Collection (nennyiwapijabar) (Kecamatan Kemang).

9. Sandal Kulit (ghanaf.project) (Desa Sukaresmi Kecamatan Taman Sari), 10. Aneka Jam Custom (jamdinding_klokkloku) (Desa Limus Nunggal Cileungsi).

Ade mengatakan sangat bangga dengan produk-produk UMKM Kabupaten Bogor yang mampu bersaing pada event-event pameran tingkat Nasional maupun Internasional,

Oleh karena itu untuk lebih mendorong UMKM semakin berkembang, Pemerintah Kabupaten Bogor akan terus memberikan  pelatihan untuk UMKM serta kemudahan dalam memperoleh perizinan yaitu para pelaku UMKM yang telah memenuhi persyaratan akan difasilitasi pengurusan perijinannya oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor.

“Sekarang tinggal bagaimana mereka mau berinovasi bekerja keras, ketika semua persyaratan sudah lengkap dan terpilih masuk retail besar, Insya Allah pesanan banyak datang. Selanjutnya tergantung diri sendiri mau maju atau tidak, tapi kita sudah fasilitasi,”  katanya.

Bupati Bogor akan mengandalkan para pelaku usaha Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam pemulihan ekonomi di daerahnya saat pandemi covid-19.

“Hal ini juga selaras dengan program utama Pemerintah Kabupaten Bogor, Pancakarsa, yaitu Karsa Bogor Maju. Implementasinya dengan menggerakkan koperasi dan UMKM,” ujar Ade Yasin.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor, Asep Maulana Sudrajat berterima kasih kepada Bupati yang terus mendorong dan membantu pelaku UMKM untuk terus maju, dukungan dan apresiasi Bupati Bogor akan memicu semangat UMKM untuk lebih banyak berkarya dan memasarkan produknya ke pasar yg lebih luas.

“Saya berterima kasih kepada Bupati Bogor yang terus mendukung pelaku UMKM di Kabupaten Bogor untuk terus berekspresi dan memasarkan hasil produksi, sehingga lebih maju dan terpasarkan lebih luas,” ungkapnya.

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Garda Prabowo Gelar Upacara Bendera Festival Merah Putih 2020

BERIMBANG. COM, BOGOR – Puluhan anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) Garda Prabowo kota Bogor mengikuti apel upacara dan pengibaran bendera di Tugu kujang baranangsiang kota Bogor Jawa barat pada Kamis, (20/8/2020) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

Kehadiran mereka, dalam rangka keikutsertaannya di festival Merah putih yang diselenggarakan oleh pemerintah kota Bogor, ajang tersebut sudah berlangsung dari tanggal 1 sampai 30 Agustus 2020 yang melibatkan beberapa elements. Baik instansi pemerintah, TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, dan lainnya.

Garda Prabowo, salah satu ormas yang ikut serta dalam festival tersebut, sekaligus dalam rangka hari kemerdekaan republik Indonesia yang ke-75. Tepat pukul 07.00 WIB, tiga orang anggota paskibra. Tangguh Ramadhan Syah Putra Rasiantoro, Kaisar, dan Abdul menunaikan tugasnya dengan mulus mengerek dan mengibarkan sang saka merah putih.

Acara tersebut dihadiri dan disaksikan langsung oleh ketua umum Garda Prabowo, Kolonel (purn) TNI Fauka Noor Farid, ketua Garda Prabowo provinsi Jawa barat, Ir. Bambang Rasiantoro, perwakilan Pemkot Bogor, anggota TNI-Polri, anggota Garda, dan warga masyarakat sekitar.

Seusai acara, ketua umum Garda Prabowo. Fauka Noor Farid mengatakan keikutsertaan Garda Prabowo dalam acara ini turut berpartisipasi terhadap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah. Khususnya pemerintah daerah, dan kita juga membantu TNI-Polri.

“Pemerintah kota Bogor sedang mengadakan festival merah putih, pesertanya dari beberapa elemen ada 20 atau lebih. Salah satunya adalah, Garda Prabowo,” kata Fauka Noor Farid kepada wartawan.

Saat ditanya mengenai visi dan misi. Lanjut ia, selama ini visi misi Garda Prabowo sudah jelas. “Bahwa kita ikut serta membangun bangsa, ikut serta mengentaskan kemiskinan. Jadi saya menekankan kepada anggota untuk selalu berpartisipasi,” tegasnya.

Tidak hanya itu, dirinya pun meminta kepada anggotanya untuk turun langsung dalam kegiatan sosial. Seperti; bencana alam, kegiatan pengamanan untuk membantu TNI-Polri, dan kegiatan pemerintah baik pusat maupun daerah.

“Kita terdepan untuk NKRI, kehadiran Garda Prabowo ditengah masyarakat ini harus bisa bermanfaat bagi lingkungan dan juga masyarakat sekitar. Kita menjaga kondusifitas, stabilitas di daerah masing-masing. Saya perintahkan seperti itu. Dan untuk tidak bersinggungan dengan ormas yang lain,” pintanya.

Ditempat yang sama, ketua Garda Prabowo provinsi Jawa barat. Ir. Bambang Rasiantoro, dirinya mengaku bangga dan terharu karena anggotanya bisa melaksanakan Pengibaran bendera dengan baik.

“Dengan suasana yang khidmat dan penuh kebersamaan, rasa nasionalisme yang tingga. Saya bangga dan terbaru, ” ujarnya.

Lebih lanjut, Bambang Rasiantoro mengatakan di ‘festival merah putih’ anggotanya. Baik satgas, Kartininya, betul-betul bisa melaksanakannya dengan baik.

“Penuh dengan keseriusan dalam latihan, dan ini merupakan sebuah prestasi setinggi-tingginya buat mereka,” pungkasnya.

Saat berlangsungnya upacara pengibaran bendera, para pengguna jalan yang melintas dan warga masyarakat yang sedang berada di lokasi sempat berhenti untuk ikut memberikan penghormatan.
(Andy/Yosep)

Bogor

Hut RI Ke-75, Nahdhiyin Caringin Gelar Acara Istighosah Kebangsaan

BERIMBANG.COM, Bogor – Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC NU) Kecamatan Caringin, dan Pengurus Anak Cabang Gerakan Pemudab Ansor (  PAC GP Ansor Kecamatan Caringin, serta Banser Kecamatan Caringin  menggelar Istighosah kebangsaan bertempat di Pondok Pesantren Riyadhul Aliyah, tepatnya di kampung Cisempur Rt 01/02, Desa Cinagara, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, minggu (16/8/20) kemarin

Acara tersebut yang dimulai setelah melaksanakan Shalat Maghrib, diawali Ziarah Kubro, dilanjut dengan Marhaba yang di iringi dengan hadhroh, pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an, serta sambutan dari Sohibul Bait yang diwakili oleh KH. Hamid, Penasehat GP Ansor Kabupaten Bogor.

Ketua MWC NU Kecamatan Caringin H. Iwan sopwan mengatakan, Acara Istighosah kebangsaan tersebut sangat terlihat kesakralannya dengan adanya bermacam rangkaian kegiatan serta adanya penyerahan obor Kebangsaan dari Mutasyar MWC NU Caringin, KH. Hasan Basri kepada Ketua Syuriah, Ketua Tanfidziyah Ketua PAC GP Ansor Caringin dan Ketua Satkoryon Banser Kecamatan Caringin.

“Kegiatan Istighosah yang dipimpin langsung oleh Katib ‘Am PC NU Kabupaten Bogor, KH. Abbas Ma’ruf, kemudian diisi Taushiah Kebangsaan oleh KH. Faisal dan ditutup doa oleh KH. Apip sebagai Syuriah MWC NU Caringin. Digelarannya acara Istigotsah ini dalam rangka menyambut HUT RI yang ke-75, kegiatan ini juga akan digelar disetiap tahunnya pada Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” ungkapnya.

(Na)

Bogor

Upacara HUT RI Ke-75, Bupati Bogor Ajak Semua Pihak Tetap Produktif Membangun Bangsa

BERIMBANG.com Bupati Bogor, Ade Yasin menjadi Inspektur Upacara Peringatan HUT Ke-75 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2020 Tingkat Kabupaten Bogor yang dilaksanakan di Lapangan Tegar Beriman Cibinong, Senin (17/08/2020).

Bupati mengajak semua untuk mengenang sejarah dan perjuangan bangsa Indonesia. “Hari ini kita memperingati kemerdekaan untuk mengenang sejarah dan perjuangan bangsa Indonesia,”

“Betapa berat perjuangan para pahlawan bangsa meraih kemerdekaan, oleh karena itu inilah saat yang paling tepat untuk merenungkan kembali kontribusi kita terhadap bangsa dan negara,” kata Ade Yasin.

Disisi lain, Ade Yasin juga menuturkan Pemerintah Kabupaten Bogor bertekad dan berkomitmen untuk bangkit melakukan pemulihan serta tetap produktif membangun daerah.

“Saat ini bangsa kita dihadapkan pada berbagai tantangan, wabah Covid-19 yang sampai saat ini masih kita perangi,”

“Pemerintah Kabupaten Bogor bertekad dan berkomitmen untuk bangkit melakukan pemulihan serta tetap produktif membangun daerah ditengah keterbatasan dan perjuangan memutus penyebaran dan penularan Covid-19 demi terwujudnya visi menjadi kabupaten termaju, nyaman dan berkeadaban melalui program Pancakarsa,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, untuk berkontribusi pada kemajuan bangsa tidak harus selalu dengan hal yang fenomenal dan monumental.

“Semua hal besar selalu dimulai dari satu langkah kecil dan sederhana seperti menjaga lingkungan, belajar sungguh-sungguh dan meraih prestasi,”

“Kita juga ditengah masa pandemi seperti ini harus lebih disiplin pribadi menerapkan protokol kesehatn untuk memutus penyebaran Covid-19. Hal-hal sederhana itu semua sangat berarti dan yang terpenting adalah semangat yang tak pernah padam dan kemauan untuk bangkit dan berjuang,” tambahnya.

(Tim Humas Diskominfo Kab. Bogor)

Bogor

Bupati Bogor Lantik Lagi 50 Orang Pejabat Administrator

BERIMBANG.com Bupati Bogor, Ade Yasin kembali melantik 50 orang pejabat administrator (pejabat struktural eselon iii) dan pejabat pengawas (pejabat struktural eselon iv) di lingkungan pemerintah Kabupaten Bogor tahun 2020.

Dilaksanakan di Ruang Serbaguna 1 Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, pada Jumat 14 Agustus 2020.

Dalam amanatnya, Bupati Bogor mengatakan penunjukan pejabat baru, baik rotasi maupun promosi dilakukan semata-mata untuk meningkatkan kinerja organisasi Pemerintah Daerah, dalam upaya pemulihan dan percepatan pembangunan daerah,

demi terwujudnya visi Kabupaten Bogor termaju, nyaman dan berkeadaban dengan program pancakarsa, yakni karsa bogor cerdas, bogor sehat, bogor maju, bogor membangun, dan karsa bogor berkeadaban.

“Saya berpesan, jalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab, manfaatkan kepercayaan yang telah diberikan ini dengan menunjukan semangat dan etos kerja yang baik dalam memberikan pelayanan publik,”

“Agar masyarakat merasakan, bahwa keberadaan saudara dalam jabatan ini bukan sekedar penempatan figur namun benar-benar memiliki nilai manfaat yang sesuai dengan harapan masyarakat,” teang Ade.

Ia juga mengingatkan sebagian besar posisi para pejabat yang baru dilantik adalah yang berhadapan langsung dengan masyarakat.

Keberadaan Pemerintah pada dasarnya adalah untuk memenuhi hak masyarakat akan layanan publik yang prima dan profesional di semua jenjang pemerintahan, mulai dari tingkat Desa/kelurahan, kecamatan, hingga tingkat kabupaten.

“saya minta agar semua bekerja dengan sekuat tenaga dan sepenuh hati untuk melayani kepentingan dan kebutuhan masyarakat,” katanya

Bupati juga mengatakan khusus kepada para camat, kinerja akan terus dipantau dan dievaluasi secara berkala karena, “kami ingin memastikan bahwa saudara semua benar-benar bekerja dengan baik dalam mendukung upaya pemulihan kondisi sosial ekonomi masyarakat sekaligus memutus rantai penyebaran covid-19”.

“saya juga mengintruksikan kepada para camat, sekcam dan lurah, harus mampu bersinergi dan berkolaborasi. pada kesempatan ini,”

“Saya ingin mengatakan, silahkan berinovasi, silahkan berekspresi, buatlah program kebijakan yang mampu memberikan manfaat kepada masyarakat dan tentunya seiring sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten yang bernama pancakarsa,”tegas Ade Yasin.

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)