Bogor

Bogor

Bupati Bogor Terima Keluhan Warga Soal SMPN 3 Jonggol, Puskesmas & RSUD

BERIMBANG.com Bogor – Kedatangan Bupati Bogor, Ade Yasin dan Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan, dalam Rebo Keliling (Boling) di Kecamatan Jonggol, di sambut antusias masyarakat Jonggol yang mengikuti, di halaman Kantor Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, pada Rabu (27/11/2019).

Ada beberapa aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat melalui camat yakni pembangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Jonggol, karena kebutuhan Sekolah menengah pertama sangat di butuhkan oleh masayarakat.

“Saya minta kepada Dinas pendidikan Kabupaten Bogor segera menganggarkan di tahun 2020 untuk lahan dan di tahun 2021 untuk pembangunannya,” kata Ade Yasin

Bupati mengingatkan kepada Camat Jonggol, Andri Rahman untuk segera mencari lahan untuk pembangunan SMPN 3 Jonggol, bila sudah mendapatkan lahan segera amankan dengan berkoordinasi kepada kepala Desa, agar harga tanah tersebut tidak naik sampai dua kali lipat.

“Dalam program Pancakarsa terdapat Karsa Bogor Cerdas yang bertujuan selain untuk mencerdaskan masyarakat Kabupaten Bogor juga menunjang dan memperbaiki kualitas pendidikan di Kabupaten Bogor, di mana masalah infrastruktur adalah yang utama,” ungkap Ade.

Boling yang saat ini berkonsep talk show Bupati Bogor mendapatkan keluhan dari sejumlah masyarakat yakni sejumlah puskesmas yang hanya beroperasi sampai jam 12.00 WIB. sedangkan dalam aturannya puskesmas buka sampai 14.30 WIB. serta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cileungsi yang kerap menolak sejumlah pasien.

Bupati Bogor meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan untuk mengecek secara langsung apakah yang dilaporkan oleh masyarakat betul atau tidak bila ada puskesmas yang tutup dalam setengah hari, segera ambil tindakan kepada kepala puskesmasnya serta kepada Dirut RSUD Cileungsi sebisa mungkin jangan menolak pasien terlebih pasien yang kurang mampu dan membutuhkan perawatan.

“ambil tindakan, bila ada puskesmas yang buka dalam setengah hari, dan tahun 2020 saya akan menambah tempat tidur untuk RSUD Cileungsi sehingga tidak ada laporan pasien di tolak atau dibiarkan,” tegas Ade Yasin.

Selain diskusi, di acara Boling Kecamatan Jonggol, Kabupatwn Bogor, juga terdapat pameran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), pelayanan pembuatan akta kelahiran, kartu anak, tempat pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), perpanjang STNK serta doorprize bagi warga berupa satu sepeda motor.

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Lagu Salah Apa Aku Jadi Ajang Kebersamaan Siswa SDN 3 Sukadamai Bogor

BERIMBANG.com Bogor – Sinar matahari perlahan-lahan mulai menyinari kota Bogor, pukul 06.00 pagi itu anak-anak bersiap untuk berangkat sekolah, namun untuk hari Rabu (27/11/2019) ini, sangat berbeda bagi siswa SDN 3 Sukadamai, Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat.

Sekelompok anak-anak sekolah itu penuh ceria untuk mengikuti acara sekolahnya. Keceriaan itu berbeda saat ketika mereka belajar di dalam kelas, mereka duduk rapi mengikuti irama gerak ajar dari sang gurunya.

Ya, anak-anak Kelas 1 SD Negeri 3 Sukadamai itu mendapat kesempatan belajar keruang terbuka, sebelum memasuki Ujian Semester pada Desember 2019 mendatang.

Sekitar 5 bus membawa mereka untuk menuju ke sebuah Desa Putat Nutug Kecamatan Cisaeng, Kabupaten Bogor. Tak jauh dari sekolah tempat anak-anak itu menimbah ilmu. Sekitar 22 kilometer atau 45 menit perjalanan menuju desa tersebut, jika tidak ada kepadatan kendaraan.

Didesa itu ada sebuah tempat yang ramai dikunjungi oleh kerumanan komunitas, kebanyakan berasal para pelajar, intansi pemerintah dan swasta, namanya kerap disebut Pelita Desa, sebuah tempat Wisata Outbound dan Edukasi.

Ketika saat dalam perjalanan menuju Pelita Desa, salah satu bus yang membawa siswa Kelas 1 E yang di isi siswa dan wali kelas serta orang tua yang mendampinginya, ikut dalam rombongan tersebut penuh dengan keceriaan.

Betapa tidak, ketika kru bus memutar sebuah lagu yang sedang hits berjudul ‘Salah Apa Aku’ yang kerap dipenggal narasinya ‘Entah Apa Yang Merasukimu’ suasana berubah menjadi riuh, mereka kompak melantunkan irama lagu yang mendentum dari sound system dalam bus tersebut.

Ternyata, penggalan bait lagu yang menjadi viral di media sosial itu pun tidak saja digandrungi kaum dewasa baik tua mau pun muda, anak-anak SD pun ikut mengandrunginya, tak ayal gerak tangan dan badan para siswa itu pun mengikuti irama lagu milik band ILIR7 ini.

Tak pelak, wali kelas Nurul pun geleng-geleng kepala melihat tingkah lucu anak-anak didiknya. Betapa tidak, dengan lafalnya mereka bernyanyi dengan berbagai suara berbeda-beda, ditambah musik yang dibalut dengan remix atau K-Pop.

Sesampainya di Pelita Desa, mereka pun nampak sumringah, semangat bermain dengan disisipi rasa kebersamaan terpancar dari wajah-wajah anak-anak tersebut. Tak ada yang menangis, tak ada yang bersedih semua ceria dibawah asuhan Nurul sang guru yang terbilang muda itu.

Dengan berbaris, satu persatu mereka masuk, dan diberi stempel di lengan, pertanda rombongan pengunjung. Tak hanya anak-anak yang dimanjakan dengan berbagai kegiatan, para orang tua yang ikut mengantar pun diajak untuk bermain bersama dengan membentuk kelompok.

Berbagai wahana yang dikembangkan di Pelita Desa bagian dari pendidikan dan pembentukan karakter serta keberanian dan motovasi diri dari sang anak tersebut, serta saling kerjasama dalam kebersamaan dan kekompakan.

“outbond bagi anak pelajar itu bagian belajar bersama dari sebuah permainan dan bergembira sembari rekreasi sekaligus memberi rasa percaya diri, membentuk karakter pribadi, fokus dan saling percaya diantara sesama teman,” ucap Edhoy, seorang pengunjung Pelita Desa tersebut.

(Red)

Bogor

PKL Puncak Bogor Demo Difasilitasi Kadisdagin, Penggusuran Tetap berjalan

BERIMBANG.com Bogor – Kantor Bupati Bogor di Cibinong didatangi sekelompok masa Demonstran pedagang kaki lima (PKL) Puncak Cisarua, Kabupaten Bogor Jawa Barat, Senin (25/11/2019)

Para PKL yang berjumlah 350 orang, melakukan aksi demonstrasi menolak lapak dagangnya digusur. Orator pendemo Muhamad Arifin menyampaikan tuntutannya, Stop pembongkaran PKL sebelum rest area gunung mas rampung,

Para PKL yang ingin jumpa dengan Bupati akan difasilitasi oleh kepolisian, namun setelah tanya jawab dengan polisi para PKL yang melakukan aksi tidak memiliki surat pemberitahuan aksi demo,

Akhirnya para pendemo diarahkan beraudiensi dengan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) Kabupaten Bogor,

Beberapa perwakilan dari mereka pendemo bertemu langsung dengan kepala Disdagin Kabupaten Bogor, Nuradi menyampaikan pemggusuran tersebut untuk pelebaran jalan, ia tak bisa berbuat banyak,

Nuradi menjajikan para PKL yang sudah terdata akan mendapatkan lapak pengganti di rest area Gunung Mas yang kini tengah dibangun Pemerintah Kabupaten Bogor.

ia juga menjelaskan lahan dibelakang milik PTPN, “Mereka ingin dagang kembali dilokasi itu (mundur kebelakang),” katanya, “Harus izin dari PTP lah, kita baru buat surat minggu lalu, belum ada balasan,” kata Nuradi saat dikonfirmasi berimbang.com

Setelah beraudiensi perwakilan Pendemo PKL Arifin mengaku pernah menyurati PTPN, namun ditolak, tidak boleh memakai lahan PTPN yang diminta PKL.

“Kita menunggu hasil dari surat yang sudah dimasukan Pemda kepada direksi PTPN 8,” katanya, “tentang penggunaan 2 meter ke belakang tanah PTPN 8 untuk pedagang kaki lima yang barusan dibongkar,” ujar Muhamad Arifin,

(TYr)

Bogor

Anggota DPRD Kota Bogor Eka Wardhana: Saya Juga Sudah Menyiapkan

BERIMBANG.com Bogor – Anggota Dewan Kota Bogor yang diterpa isu ijazah palsu, menegaskan bahwa gelar akademiknya asli, hal itu disampaikan Eka Wardhana di ruang kantor Dewan Kota Bogor, Jawa Barat.

Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor, Eka Wardhana menunjukan ijazah asli lengkap dengan transkrip nilainya, kepada berimbang.com Jumat 22 November 2019. disela bincang-bincang dengan para sahabatnya.

Isu yang beredar bahwa ijazahnya palsu, juga isu terbaru ada nilai nol, ia membantah, “bisa dikatakan 1000 persen tidak benar,” kata Eka, sambil memperlihatkan ijazahnya, lalu ia menganalogikan bagaimana mungkin bisa lulus dengan nilai nol,

Lanjutnya, Kejadian yang pernah terpatahkan beberapa tahun silam, “Kejadian ini bukan kejadian pertama, 2014, juga terjadi,” katanya, “saya senyum aja, saya bukan tidak tanggapi, ada cerita lain dibalik itu,” ujar Eka.

isu yang dialamatkan kepadanya, menurut Eka sudah diluar batas, yang mencemarkan nama baiknya, ia pun akan mengambil langkah-langkah hukum.

“saya juga sudah menyiapkan, saya sudah lapor ke dewan pers, saya sudah lapor penasehat hukum, saya sudah lapor DPP, DPD,” kata Eka.

“karena, kan.. ini berawal ada kekeliruan yang memang pada saat itu situasional, karena salah ketik dan itu sudah diklarifikasi dan sudah diperbaiki,” terang Eka.

Sebelumnya, pengakuan satu perwakilan dari 50 orang warga, dengan yang mengaku pengacara perwakilan masyarakat tersebut, serta mahasiswa, mereka menggelar konferensi pers beberapa waktu lalu, yang mempertanyakan gelar akademik anggota dewan Kota Bogor Eka Wardhana.

(TYr)

Bogor

Koramil 2123 Cijeruk Laksanakan Giat Penghijauan Program Kerja Kodim 0621 Kab Bogor Tentang Binter Terpadu 2019

BERIMBANG.COM, Bogor –  Koramil 2123 Cijeruk – Cigombong melaksanakan giat Penghijauan di kawasan Danau Lido, Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, kegiatan tersebut dalam rangka program kerja Kodim 0621 Kabupaten Bogor, tentang Binter terpadu 2019

Hadir dalam giat tersebut Komandan Kodim (Dandim) 0621/Kabupaten Bogor, Letkol Inf Hari Eko Sutrisno, Komandan Koramil 2123 Cijeruk-Cigombong Mayor INF Suparno Beserta Anggota, Kapolsek Cigombong, Unsur Muspika Kecamatan Cigombong, Kepala Desa, Linmas, Organisasi Masyarakat Laskar Dewa, Komunitas Bela Alam, kegiatan yang dilakukan di sepanjang sepadan Danau  Lido guna untuk memantapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh.

Danramil 2123 Cijeruk-Cigombong Mayor INF Suparno mengatakan, Pelaksanaan giat penghijauan merupakan launching pertama dan nanti ada tahapan selanjutnya untuk kegiatan penghijauan di seluruh wilayah Kabupaten Bogor, dimana ada tempat yang kosong kita akan tanami untuk di lakukan penghijauan.

“Hari ini kita menanam sebanyak 500 pohon dengan berbagai jenis pohon keras  seperti Jati, Jabon, Albasiah, gunanya untuk penyerapan air dan penghijauan,” ujarnya kepada media.

(Na)

Bogor

PKL di Warjak, Dinas UMKM Menunggu Design Dari PUPR Kota Bogor

BERIMBANG.com Bogor – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Bogor, Anas S Rasmana, menanggapi soal pedagang mikro/Pedagang Kaki Lima (PKL) yang terletak di jalan Insinyur Haji Juanda, Pabaton, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.

Tepatnya pedagang makanan yang terlihat kumuh. Pelanggan warung menjuluki Warung Kejaksaan (Warjak) disisi kantor Kejaksaan Negeri Kota Bogor, Anas menyampaikan masih menunggu jelasnya kepemilikan tanah dan design dari Dinas PUPR.

“Tanah negara, cuma saya gak hafal persis karena bukan tupoksi saya,” katanya, “Tanah negara punya pemerintah kota atau pemerintah pusat,” ujar Anas dikantornya, rabu (20/11/2019) kemarin.

Realisasi pembangunan atau merapihkan tempat para pedagang dilokasi itu, “Masih nunggu design dari PUPR,” kata Anas.

Isu pihak Kejaksaan ikut campur Anas mengatakan, “Tidak ada surat dari Kajari (Kepala Kejaksaan Negeri) keberatan,”

“(Justru pihak) Kejaksaan itu bagus, karena akan menyumbangkan sebagian lahannya,” kata dia, yang menunggu pihak PUPR, “designnya biar kelihatan seiring. Dalam rangka mempercantik Kota,”

Pihak ketiga yang dimaksud pedagang, Anas menjelaskan para pedagang yang meminta untuk mencarikan investor agar dibangun dan dirapihkan, bukan pihak pemerintah sebab tidak melibatkan anggaran pemerintah.

“Pedagang minta dimediasi dengan pihak ke tiga, bukan saya (OPD) yang bersepakat, tapi kita membolehkan, tapi rapih,” terang Anas.

Sudah ada kesepakatan. lanjut Anas, 3 bulan lalu (agustus 2019), namun terkendala dengan kepemilikan tanah yang belum jelas, “DItunda karena tanah. Ini lagi diselesaikan di BPN, bukan karena ada pihak ketiga”. kata Anas, dirinya tidak menjelaskan ditunda sampai kapan tepatnya akan dibangun.

“kita tidak ikut campur hanya mengupayakan (sewa tempat) tidak begitu mahal, tidak ada dari pemerintah (anggarannya), swadaya mereka. Yang penting tertata dengan baik dan rapih,” ungkap Anas.

Sebelumnya pihak pedagang, Suherdi menceritakan, beberapa waktu silam sekitar 2 tahun yang lalu, ia pernah mewakilkan 16 pedagang, menyurati pemerintah melalui UMKM untuk pemberdayaan tempat itu, kata dia, terjadi kesepakatan bakal dibangun, yang seharusnya bulan agustus 2019 yang lalu.

Namun ternyata beberapa waktu lalu, lanjut Suherdi, Wakil Walikota yang masih dijabat Usmar Hariman dan jajarannya sidak ke lokasi pembangunan, ditundalah pelaksanaannya, sebab pemerintah tidak mau pembangunan di pihak ke tigakan,

(TYr)

Bogor

Bupati Bogor Bersama Dandim 0621 Kab. Bogor Tinjau Monumen Tugu Pertempuran Maseng

BERIMBANG.COM, Bogor – Usai melaksanakan Boling di Kecamatan Cijeruk, Bupati Bogor, Hj. Ade Yasin bersama Komandan Kodim (Dandim) 0621/Kabupaten Bogor, Letkol Inf Hari Eko Sutrisno. Menyempatkan waktu untuk meninjau Monumen Tugu Pertempuran Rakyat Maseng 1946 yang bertempat di Kampung Maseng, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, rabu (20/11/19)

Menurut Danrami 2123/Cijeruk, Mayor INF Suparno, Tahun 1978 di buat Monumen Tugu Pertempuran tersebut Baru Tahun 2019 di kunjungi Pejabat.  Diharapkan dengan kunjungan tersebut ada Perhatian dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor untuk memelihara di tahun – tahun mendatang, sebab dari beberapa tahun ke belakang Monumen tersebut tidak terawat seolah olah tidak bertuan.

“Sejak tahun 2018, saya sangat perihatin melihat Kondisi Monumen Tugu Pertempuran Maseng tersebut, sebab Monumen di bangun sebagai Bukti bahwa masyarakat Cijeruk, Cigombong, dan Caringin dalam massa perang Kemerdekaan banyak nyawa yang melayang di Peristiwa Maseng ini. Maka dari itu, kita sebagai generasi penerus hendaknya Jangan Lupa Sama Sejarah (Jasmerah),” Ungkap Danramil 2123/ Cijeruk-Cigombong, Mayor Inf Suparno kepada berimbang.com

(Na)

Bogor

Laskar Dewa Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW Dengan Dihadiri Bupati Bogor Serta Muspika

BERIMBANG.COM, Bogor – Ormas Laskar Demokrasi Warga (Laskar Dewa) menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW, acara tersebut juga sekaligus syukuran telah bertambahnya usia Ketua Umum Laskar Dewa Gus Fauzi Ali Hanafi yang ke-58 tahun.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Bogor Ade Yasin beserta rombongan, Kasie Dispora Kabupaten Bogor, Camat Cigombong, Danramil 2123 Cijeruk/Cigombong, Kapolsek Cijeruk/Cigombong, Para Kepala Desa, Para Alim Ulama, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Jajaran Pengurus DPP Laskar Dewa beserta Anggota, dan Para Tamu Undangan, serta Masyarakat setempat, acara yang di gelar di Kediaman Ketua Umum Laskar Dewa, Gus Fauzi Ali Hanafi, Kampung Pasir Kuda, Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten, Selasa (19/11/19) malam.

Saat sambutannya Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan, Dirinya mengucapkan selamat ulang tahun kepada Gus Fauzi Ali Hanafi ketua umum laskar dewa. Beliau yang sudah dianggap orang, tua juga sebagi tokoh masyarakat yang selalu memberikan bimbingan kepada kita semua.

“Semoga baliau selalalu diberikan kesehatan dan dapat terus memberikan bimbingan kepada kita, dan beliau juga yang memiliki jiwa sosial yang begitu tinggi serta selalu mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kondusifitas wilayah dengan bersinergi bersam semua elemen masyarakat, pemerintahan, serta institusi sehingga terciptanya situasi wilayah tetap kondusif,” ujarnya.

Disamping itu, pada acara malam ini Laskar Dewa juga sekaligus pemperingati Maulid Nabi Muhamad SAW, dimana pada bulan ini seluruh Umat Islam sudah menjadi kewajiban dalam melaksanakan Peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW.

“Dengan di gelarnya acara ini kita panjatkan puji syukur kepada Allah Swt, Alhamdulilah pada kesempatan ini kita bisa bersilaturahmi semoga kita selalu ada dalam lindungan Allah, serta saya mengucapkan terimakasih kepada semua elemen masyarakat dan muspika serta para alim ulama yang hadir disini  yang selalu bekerja sama dengan baik,” ucapnya.

Pantuan berimbang.com, Acara  tersebut yang di isi dengan Tawasul, Marhaba, Qori, selanjutnya sambutan Bupati Bogor Ade Yasin, sambutan Ketua Umum Laskar Dewa Gus Fauzi Ali Hanafi, dilanjutkan dengan Tausiah, dan di akhiri dengan Potong Tumpeng dan makan bersama.

(Na)

Bogor

Pedagang Was Was, Praktisi Hukum: Pengusaha Mikro Harus Diberdayakan

BERIMBANG.com Bogor – Praktisi hukum, Tardip menyikapi isu akan dibongkarnya tempat usaha pedagang mikro, di samping Kantor Kejaksaan Negeri Kota Bogor, saat itu ia melihat ada pemasangan besi untuk plang, pada Senin 18 November 2019.

Sambil menyeruput kopi dilokasi, Tardip mengomentari, bahwa kegiatan dagang pengusaha mikro itu harus didukung bukan di bongkar, “pedagang itu harus diberdayakan,” ujarnya.

“Saya tanya mereka (pedagang) Sudah lebih dari 20 tahun itu mereka dagang disini, harusnya tempat yang dikelolanya sudah menjadi milik pedagang,” kata Tardip.

Ditempat yang sama, Salah satu pedagang was was atau khawatir dengan kegiatan bersih-bersih pemasangan papan plang dari kejaksaan, yang diasumsikan pedagang akan kena imbas pembongkaran ketempat usahanya.

Cerita Suherdi selaku pedagang gorengan yang telah berdagang dari tahun 1988 menempati tempat itu, 30 tahun lamanya hingga sekarang, ia menempati tempat yang isunya akan dibongkar.

Suherdi menceritakan, beberapa waktu silam sekitar 2 tahun yang lalu, ia pernah mewakilkan 16 pedagang, menyurati pemerintah melalui UMKM untuk pemberdayaan tempat itu, kata dia, terjadi kesepakatan bakal dibangun, yang seharusnya bulan agustus 2019 yang lalu.

Namun ternyata beberapa waktu lalu, lanjut Suherdi, Wakil Walikota yang masih dijabat Usmar Hariman dan jajarannya sidak ke lokasi pembangunan, ditundalah pelaksanaannya, sebab pemerintah tidak mau pembangunan di pihak ke tigakan,

Yang dirasakan Suherdi, realisasi pembangunan di undur terus di tahun 2019 ini, menurut informasi yang diterimanya, akan dilaksanakan tahun 2020 oleh pemerintah melalui UMKM,

(TYr)

Bogor

Ulang Tahun Yang Ke-1 Basamu Santuni Ratusan Anak Yatim

BERIMBANG.COM, Bogor – Barisan Satria Muda (Basamu) Santuni ratusan Anak Yatim, dalam rangka Ulang Tahun Basamu yang ke-1. Kegiatan santunan tersebut yang langsung dihadiri Babinsa, Babinmas Desa Palasari, Kepala Desa Palasari terpilih, Para Pengurus Basamu serta Anggotanya, dan masyarakat setempat, yang bertempat di Sekretariat Basamu, Perumahan River Valley, Rt 01/02, Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, minggu (17/11/19)

Maulana, Ketua Umum Barisan Satria Muda (Basamu) mengatakan, Dalam rangka ulang tahun Basamu yang pertama atau yang ke-1 dengan memberikan santuana Anak Yatim.

“Pada acara ulang tahun Basamu yang ke-1 ini kita santuni sebanyak 125 anak yatim yang terdiri dari warga Desa Palasari, Desa Tanjung Sari, Desa Cipelang, dan Desa Tajurhalang, khususnya wilayah Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Mulana menjelaskan, Hadirnya Basamu ditengah – tengah masyarakat untuk mengajak para kaum remaja, muda, mudi untuk berbuat atau melakukan kegiatan – kegiatan yang sipatnya positif seperti di bidang sosial, hal tersebut bertujuan untuk menghindari terjadinya kenakal remaja pada jamam sekarang. Disamping itu juga untuk menjaga kondusifitas lingkungan agar tetap cinta damai.

“Semoga kedepannya Basamu tetap kompak serta bisa memberikan contoh yang baik bagi para pemuda lainnya, dan memiliki jiwa sosial yang begitu tinggi sehingga dapat dirasakan oleh masyarakat khususnya diwilayah Cijeruk,” jelasnya.

(Na)