Categories: Bogor

PKL di Warjak, Dinas UMKM Menunggu Design Dari PUPR Kota Bogor

BERIMBANG.com Bogor – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Bogor, Anas S Rasmana, menanggapi soal pedagang mikro/Pedagang Kaki Lima (PKL) yang terletak di jalan Insinyur Haji Juanda, Pabaton, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.

Tepatnya pedagang makanan yang terlihat kumuh. Pelanggan warung menjuluki Warung Kejaksaan (Warjak) disisi kantor Kejaksaan Negeri Kota Bogor, Anas menyampaikan masih menunggu jelasnya kepemilikan tanah dan design dari Dinas PUPR.

“Tanah negara, cuma saya gak hafal persis karena bukan tupoksi saya,” katanya, “Tanah negara punya pemerintah kota atau pemerintah pusat,” ujar Anas dikantornya, rabu (20/11/2019) kemarin.

Realisasi pembangunan atau merapihkan tempat para pedagang dilokasi itu, “Masih nunggu design dari PUPR,” kata Anas.

Isu pihak Kejaksaan ikut campur Anas mengatakan, “Tidak ada surat dari Kajari (Kepala Kejaksaan Negeri) keberatan,”

“(Justru pihak) Kejaksaan itu bagus, karena akan menyumbangkan sebagian lahannya,” kata dia, yang menunggu pihak PUPR, “designnya biar kelihatan seiring. Dalam rangka mempercantik Kota,”

Pihak ketiga yang dimaksud pedagang, Anas menjelaskan para pedagang yang meminta untuk mencarikan investor agar dibangun dan dirapihkan, bukan pihak pemerintah sebab tidak melibatkan anggaran pemerintah.

“Pedagang minta dimediasi dengan pihak ke tiga, bukan saya (OPD) yang bersepakat, tapi kita membolehkan, tapi rapih,” terang Anas.

Sudah ada kesepakatan. lanjut Anas, 3 bulan lalu (agustus 2019), namun terkendala dengan kepemilikan tanah yang belum jelas, “DItunda karena tanah. Ini lagi diselesaikan di BPN, bukan karena ada pihak ketiga”. kata Anas, dirinya tidak menjelaskan ditunda sampai kapan tepatnya akan dibangun.

“kita tidak ikut campur hanya mengupayakan (sewa tempat) tidak begitu mahal, tidak ada dari pemerintah (anggarannya), swadaya mereka. Yang penting tertata dengan baik dan rapih,” ungkap Anas.

Sebelumnya pihak pedagang, Suherdi menceritakan, beberapa waktu silam sekitar 2 tahun yang lalu, ia pernah mewakilkan 16 pedagang, menyurati pemerintah melalui UMKM untuk pemberdayaan tempat itu, kata dia, terjadi kesepakatan bakal dibangun, yang seharusnya bulan agustus 2019 yang lalu.

Namun ternyata beberapa waktu lalu, lanjut Suherdi, Wakil Walikota yang masih dijabat Usmar Hariman dan jajarannya sidak ke lokasi pembangunan, ditundalah pelaksanaannya, sebab pemerintah tidak mau pembangunan di pihak ke tigakan,

(TYr)

Comments are closed.

Recent Posts

Camat Cimanggis Prioritaskan Musrenbang 2020 Untuk Pembebasan Lahan Pendidikan Dan RTH

BERIMBANG.COM, Depok - Camat Cimanggis, Eman Hidayat di Musyawarah Rencana Pembangunan ( Musrenbang) 2020 di Kecamatan Cimanggis akan lebih memprioritaskan… Read More

3 hari ago

Bahas Tangani Bencana, Bupati Bogor Temui Menteri PUPR dan Gubernur Jabar

BERIMBANG.com  Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, mengundang secara khusus beberapa Kepala Daerah di… Read More

3 hari ago

Syahrul Aidi Ditunjuk Sebagai Ketua GKSB DPR RI Untuk Palestina

BERIMBANG.com Jakarta - Anggota komisi V DPR RI, Syahrul Aidi Maazat ditunjuk sebagai Ketua Delegasi Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB)… Read More

4 hari ago

Bupati Bogor Lantik 51 Kepala Desa Gelombang Dua

BERIMBANG.com Bogor - Bupati Bogor, Ade Yasin melantik 51 kepala desa (kades) hasil pemilihan serentak tahun 2019 di Gedung Tegar… Read More

4 hari ago

Sekda Kab.Bogor: Masa Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang 14 Hari

BERIMBANG.com Bogor - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin memimpin Rapat Validasi Data Kebencanaan Kecamatan Terdampak, ia mengatakan masa tanggap… Read More

4 hari ago

Dirut KAI Edi Sukmoro Gelar Inspeksi Dadakan di Stasiun Medan

BERIMBANG.COM, Medan - Sebagai bentuk peningkatan program pembenahan pelayanan publik yang intensif, Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro membuktikan kinerjanya… Read More

4 hari ago