Beranda blog Halaman 426

PT. Brantas Melempar Sepenuhnya Pembangunan Kios Ke Dinas Tarkim

0
Papan nama proyek pembangunan kios Pasar Cisalak.    ( Foto : Yuli Efendi)
Papan nama proyek pembangunan kios Pasar Cisalak. ( Foto : Yuli Efendi)

BERIMBANG.COM, Depok – Pelaksana PT. Brantas Abipraya melemparkan sepenuhnya pekerjaan Proyek Pembangunan Pasar Semi Modern Cisalak kepada Dinas Tata Ruang Pemukiman Kota Depok.

PT. Brantas Abipraya selaku pemenang lelang ketika dikonfirmasi berimbang.com terkait laporan LPM Cimanggis mengenai tembok sekolah yang dimanfaatkan pelaksana pembangunan kios relokasi di Jalan Radar Auri mengatakan agar menanyakan langsung kepada Dinas Tarkim untuk mengetahui lebih jelasnya.

Kepala Dinas Tarkim, Kania Parwanti menjelaskan bahwa mengenai tembok sekolah yang dipakai pembangunan kios akan dibuatkan tembok baru dirinya juga sudah koordinasi dengan pihak sekolah terkait hal ini.

” Nanti akan dibuatkan tembok baru karena sekarang pembangunan belum selesai dikerjakan perlu ada proses dalam pengerjaannya,” ujar Kania kepada berimbang.com ketika sedang melakukan pengecekan di lokasi penbangunan kios bersama dengan Dinas Pasar di Jalan Radar Auri. Kamis (8/10/2015)

Menurut Kania, Pembangunan kios sudah sesuai dengan perencanaan awal untuk itu kata Kania sudah tidak ada permasalahan dalam pengerjaannya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 7, Paeran mengatakan tembok sekolah yang menyatu dengan kios tidak ada konfirmasi kepada pihak sekolah dan beberapa wali murid juga menanyakan hal itu karena untuk menjaga keamanan bila tembok sekolah dipakai, lalu Paeran mendatangi mandor pelaksana untuk konfirmasi.

” Saya langsung mendatangi mandor proyek sebab kalau tembok sekolah dipakai tidak akan kuat, ditendang saja mungkin langsung roboh.” Ujar Paeran. (Yuli Efendi)

Saluran Pembuangan Air Pasar Cisalak Di Soal

0
Saluran Air dipenuhi dengan sampah.   (iik)
Saluran Air dipenuhi dengan sampah. (iik)

BERIMBANG.COM, Depok – Saluran pembuangan air sekitar RW 05 dari  pembangunan proyek Pasar semi modern Cisalak disoal, pasalanya saluran pembuangan air yang berada di lingkungan RW 05 Cisalak Pasar tidak berfungsi dengan baik disebabkan saluran air dipenuhi dengan sampah dan sudah tertimbun tanah.

Pantauan berimbang.com, saluran pembuangan air dari pasar dipenuhi dengan sampah dan sudah tertimbun dengan tanah sehingga air dan limbah  bila pembangunan pasar Cisalak sudah selesai dilaksanakan akan tersumbat.

Saluran air sudah hampir rata dengan tanah
Saluran air sudah hampir rata dengan tanah

Ketua RW 5 Cisalak pasar, Hasbulloh mengatakan saluran pembuangan air pasar cisalak tidak berfungsi sama sekali sedangkan menurut Hasbullah saluran pembuangan air dari pasar Cisalak hanya satu-satunya.

” Itu pembuangan air satu-satunya dari pasar cisalak, bila nanti bangunan selesai akan bermasalah bagi lingkungan kami, sedangkan pihak Dinas Tata Ruang dan Pemukiman tidak sama sekali melibatkan RW 5 untuk sosialisasi dampak lingkungan  pembangunan pasar Cisalak,”kata Hasbullah di sekitar lokasi pembanguna Pasar. Sabtu (8/10/2015)

“Bilamana terjadi hujan dengan intensitas tinggi dipastikan akan terjadinya banjir, yang jelas akan merugikan warga sekitar,” Ucap Hasbullah.

Ditempat terpisah Ketua Karang Taruna Unit RW 05, H Ido  menyatakan hal yang sama, dia menyesalkan dengan tidak dilibatkannya warga RW 05 karena menurut Ido, saluran air dari pasar cisalak tidak berfungsi dengan baik.

” Kami mendorong agar pihak Dinas Tarkim memberhentikan dahulu proyek Pasar Cisalak sebelum saluran air diperbaiki,” Ujar Ido salah satu tokoh pemuda dilingkungan Pasar Cisalak. (Iik)

Perizinan PT Megapolitan Cinere Menjadi Sengketa Informasi Publik

1
Apartment Cinere Business District.   (Foto : Yuli Efendi)
Apartment Cinere Business District. (Foto : Yuli Efendi)

BERIMBANG.COM, Depok – Pemohon informasi salinan dokumen perijinan PT Megapolitan Cinere mendapatkan tanggapan dari Komisi Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Propinsi Jawa Barat di Jalan Turangga No. 25 Bandung, Jawa Barat tanggal 7 Oktober 2015.

Menurut salah satu pemohon yang hadir, Bambang, setelah melakukan pengajuan informasi kepada Pejabat Pembuat Informasi Daerah (PPID) Kota Depok akhirnya KIP Jabar merespon permohonan Warga Komplek AL untuk melakukan sidang Klarifikasi antara termohon Pemerintah Kota Depok.

” Kami baru kemarin melakukan sidang pertama klarifikasi pemeriksaan berkas dan berkas kami diterima untuk melakukan sidang KIP selanjutnya.” Ujar Bambang melalui telpon selularnya ketika dihubungi berimbang.com.(8/10/2015)

Ditempat terpisah Ketua KIP Propinsi Jawa Barat, Dan Satria mengatakan sidang yang dilakukan adalah klarifikasi antara pemohon dan termohon agar supaya cepat diselesaikan dan Satria menyayangkan kesempatan sidang pertama pihak Pemerintah Kota Depok (Termohon) tidak hadir dalam sidang pertama.

” Ketidakhadiran termohon sangat disayangkan karena kesempatan termohon berhak mengklarifikasi kepada pemohon sebab dengan tidak hadirnya termohon sidang ke dua tetap akan dilanjukan dengan agenda mediasi yang akan dilaksanakan tanggal 13 Oktober 2015.

Lanjut Satria, bilamana termohon tetap tidak hadir dalam sidang selanjutnya maka KIP Jabar akan menyerahkan sepenuhnya kepada pengadilan untuk lakukan eksekusi pengambilan salinan dokumen perijinan secara paksa kepada Pemerintah Kota Depok.

” Nanti pihak pengadilan yang akan eksekusi kepada termohon, dikami hanya melaksanakan sengketa informasi saja, selanjutnya kita serahkan ke pengadilan,” Jelasnya.

Sementara itu salah satu warga Elnard Peter menyatakan siap mendampingi Juru Sita PN atau PTUN agar proses eksekusi berjalan lancar. “Sebaiknya DPRD Kota Depok terutama pimpinan Fraksi PDI-P membujuk Walikota agar SETDA menyerahkan seluruh Informasi Publik terkait perijinan Apartemen & Mal di Cinere sesuai keinginan warga” ujarnya. (Iik)

LPM Cimanggis Minta Pembangunan Relokasi Pasar Cisalak Di Bongkar

0
Bangunan kios relokasi pasar cisalak yang berdekatan langsung dengan SMPN 7 di Jalan Radar AURI Cimanggis Depok.  ( Foto Onez)
Bangunan kios relokasi pasar cisalak yang berdekatan langsung dengan SMPN 7 di Jalan Radar AURI Cimanggis Depok. ( Foto Onez)

BERIMBANG.COM, Depok – Ketua LPM Cimanggis, Eddy Rochandi minta Bangunan kios yang berdekatan langsung dengan tembok SMP Negeri 7 segera dibongkar karena menurutnya, bangunan relokasi pasar cisalak menempel dengan pagar tembok SMP Negeri 7 sedangkan bangunan relokasi tidak membuat tembok baru.

” Ini jelas menyalahi aturan, bangunan yang seharusnya membuat tembok baru, ini malah memanfaatkan tembok yang ada,” ungkap Edy kepada berimbang.com di Kantornya Jalan Radar Auri No. 15 Cimanggis Kota Depok. Rabu (7/10/2015).

Atas hal itu, masih menurut edi masyarakat dan pihak SMPN 7 sudah pernah melakukan koordinasi dan komunikasi namun namun belum juga ada tanggapan dari pelaksana proyek untuk ditindak lanjuti.

Lanjut Edy, Tanggapan yang belum dilaksanakan pihak pelaksana proyek adalah Bangunan yang dibangun untuk kios berjarak 4 meter dari dinding sekolah, dampak psikologis siwa dan guru dan bangunan kios menempel dengan memanfaatkan tembok sekolah.

Sementara itu Ketua Forum Pemantau Pembangunan Kota Depok, M. Roje’i biasa dipanggil dengan sapaan Jeje mengatakan bangunan kios samping SMPN 7 tidak terlihat pasangan slup dan tidak adanya saluran pembuangan air untuk SMPN 7.

” Untuk itu bangunan kios harus di bongkar secepatnya karena walaupun ditembok, bangunan tidak akan kuat nantinya dan harus dibuat bangunan baru,” Tegas Jeje.

Ditempat terpisah, Pelaksana PT. Brantas Abipraya, Candra mengatakan pembangunan kios sudah sesuai bestek dan tembok samping SMP akan segera kami buatkan baru.

” Kami akan buatkan tembok baru nantinya, untuk lebih jelasnya tanya saja ke Dinas Tarkim,” Ucap Candra melalui telepon selularnya. (Iik)

Ini Dia 2 Petarung Indonesia Terbaik

0

petinju

BERIMBANG.COM – Sudah banyak kita mengetahui nama nama petarung di papan dunia yang sudah membawa nama baik indusri olahraga dan negara masing masing. Indonesia sebagai negara yang sangat aktif berpartisipasi dalam dunia fighting sports juga memiliki banyak petarung kebanggan yang telah menjuarai olahraga ini hingga kejuaraan dunia sejak lama. Kini di tahun2015 Hawkeye Fightwear telah memilih 2 Petarung Indonesia yang telah mengharumkan nama Indonesia dan kontribusi kedua petarung ini telah mengguncang industri Fighting Sports.

DAUD YORDAN

Petinju asal Kalimantan yang juga mempunyai julukan “Cino” adalah seorang juara dunia tinju yang telah memegang sabuk tinju versi IBO dan Interim WBO Asia-Pasifik. Banyak yang sudah menduga bahwa Daud akan mennjadi bintang untuk olahraga ini sejak awal karirnya dikarenakan dengan catatan hasil pertandingan yang sangat baik dan kepribadiannya yang sungguh tenang dalam menghadapi lawannya satu per satu. Dalam kesehariannya sekarang Daud bukan hanya berlatih dengan keras untuk menghadapi pertandingan berikutnya dan meraih gelar versi WBO namun ia juga sedang membangun sasana nya sendiri di Ketapang, kampung halaman juara dunia ini dalam upaya mempermudah petarung di sekitarnya untuk berlatih dan menjajaki karir sebagai seorang petarung.

FRANSINO TIRTA

Sering juga dikenal dengan julukan “Pitbull” petarung dengan banyak berpepengalaman di beragam beladiri ini juga sudah banyak bertarung di banyak pertandingan papan dunia. Fransino telah menjajaki karirnya sejak muda sebagai petarung dan juga merangkap sebagai pelatih disaat bersamaan, sekarang Fransino masih belum pernah dikalahkan, hal ini sangat menarik banyak perhatian dari fans dan muridnya. Setelah meraih sabuk hitamnya untuk Brazilian Jiu Jitsu, Fransino bertarung di ONE FC (acara Mixed Martial Marts paling bergengsi  di Asia) melawan petarung asal Mesir dan memenangkan pertandingan MMA uuntuk yang ke 16 kalinya Pada tahun yang sama (2014) Fransino membuka akademi nya sendri yang dinamakan Pitbull Academy di Tangerang untuk mencetak banyak petarung hebat yang diharapkan akan melebihi dirinya.

Melalui Harhubnas 2015, Tingkatkan Pelayanan Publik Dengan Kerja, Kerja Dan Kerja

0
Kepala Dinas Perhubungan, R. Gandara Budiana sedang memimpin upacarapada apel bendera memperingati Hari Perhubungan Nasional Tahun 2015.
Kepala Dinas Perhubungan, R. Gandara Budiana sedang memimpin upacara pada apel bendera memperingati Hari Perhubungan Nasional Tahun 2015.

BERIMBANG.COM, Depok – Hari Perhubungan yang diperingati setiap tanggal 17 September 2015 memberikan arti kepada setiap Anggota dan Keluarga Besar Perhubungan dimanapun berada khususnya di Dinas Perhubungan Kota Depok.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, R. Gandara Budiana disaat menjadi pemimpin Upacara pada apel bendera memperingati Hari Perhubungan Nasional Tahun 2015 Tanggal 17 September 2015 di Lapangan Gedung Dishub di Kalimulya Kecamatan Cilodong Kota Depok.

Dishub Depok 2

Berikut sambutan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan yang disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok :

Menteri Perhubungan melalui Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok dalam sambutannya mengatakan, Peringatan Hari Perhubungan Nasional memiliki dua sisi manfaat yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya. Sisi manfaat yang pertama adalah terbentuknya semangat jiwa korsa dan kebersamaan seluruh anggota Keluarga Besar Sektor Perhubungan. Manfaat kedua adalah terciptanya apresiasi positif stakeholder dan masyarakat terhadap organisasi dan insan Perhubungan yang saat ini sedang menuju perubahan.

Peringatan Hari Perhubungan Nasional kali ini harus dimaknai sebagai momentum yang tepat untuk merenungkan kembali terhadap kinerja kita dan berbagai peristiwa yang terjadi di sektor Perhubungan serta menyatukan persepsi dan tekad kita untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, saya menyambut baik tema Hari Perhubungan Nasional Tahun 2015 ini yaitu “ Melalui Peringatan Harhubnas Tahun 2015, Kita Tingkatkan Pelayanan Publik Perhubungan Dengan Kerja, Kerja, Kerja “.

Hal lain yang perlu menjadi refleksi dalam peringatan Hari Perhubungan Nasional ini adalah pentingnya konsistensi pada spektrum keselamatan (safety) dan pelayanan (hospitality). Meskipun perlu dilakukan efisiensi, akan tetapi dalam mengelola efisiensi tersebut tidak bolehmengurangi kualitas keselamatan dan kualitas pelayanan. Keselamatan dalam pelayanan perhubungan merupakan harga mati dan tidak bisa ditawar.

Terkait dengan penyerapan anggaran pada instansi perhubungan di pusat maupun di daerah, saya minta perlu dipercepat tanpa melanggar aturan dan ketentuan yang berlaku. Sekiranya pada pelaksanaan kegiatan diperlukan penyelesaian AMDAL dan Rencana Induk, maka kedua dokumen tersebut agar diproses bersamaan dengan pelaksanaan pembangunan sesuai dengan Detail Engineering and Design (DED) yang telah disepakati. Dengan demikian, saya berharap tidak ada lagi proses pembangunan dan pelaksanaan anggaran yang terkendala dokumen Amdal dan Rencana Induk.

Percepatan pelaksanaan anggaran tersebut tetap harus dilaksanakan secara teliti dan diikuti dengan pengawasan yang ketat. Setiap tahapan perlu dimonitor dan dikontrol agar seluruh proses pelaksanaan anggaran dapat berjalan sebagaimana yang telah direncanakan sebelumnya. Tidak hanya itu saja, langkah evaluasi dan audit juga penting untuk dijadikan bahan sebagai bagian integral dari siklus penggunaan anggaran sehingga kita dapat lebih adaptif dan responsif dalam menyikapi dinamika yang terjadi dilapangan.

Pada peringatan Hari Perhubungan Nasional kali ini, telah dicanangkan “Pekan Pelayan Publik Perhubungan” yang dimulai tanggal 14 s/d 20 September 2015 dan diharapkan dapat berlanjut pada pelayanan publik sektor perhubungan secara berkelanjutan. Pekan Pelayanan Publik Perhubungan dilaksanakan melalui gerakan peningkatan kebersihan, keramahan dan kenyamanan pelayanan jasa perhubungan dari masing-masing unit kerja di Pusat dan di daerah, Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) maupun BUMN. Terkait dengan Hari Perhubungan Nasional tahun ini, saya minta agar dilaksanakan secara sederhana namun tidak mengurangi kekhidmatan kita. (*)

Pemilik Ruko Minta Penataan PKL Dilakukan Secara Manusiawi

0
Lokasi PKL yang akan ditertibkan oleh SATPOL-PP Kota Depok.     ( Foto : Yuli Efendi )
Lokasi PKL yang akan ditertibkan oleh SATPOL-PP Kota Depok. ( Foto : Yuli Efendi )

BERIMBANG.COM, Depok – Salah satu pemilik Ruko di Komplek Ruko Blok A di Jalan Cinere Raya, Kota Depok merasa tidak dilibatkan terkait penertiban yang akan dilakukan Satpol PP terhadap para Pedagang Kaki Lima.

Salah satu pemilik Ruko, Elnard Peter mengatakan kalau memang mau ada penertiban dan penataan lahan dia setuju saja asalkan dengan cara manusiawi dan tidak merugikan pedagang apalagi mengusirnya dengan cara paksa.

“Jika mau ditertibkan kita setuju, tapi caranya harus manusiawi dan sebaiknya melibatkan pemilik ruko,” Ujar Peter

Peter menerangkan bahwa statusnya bukan fasos fasum, bila ingin dikuasai pemkot maka wajib mengikuti uu pengadaan lahan

Sebab masih menurut Peter digagalkannya peningkatan kelas Jalan Punak oleh warga karena status jalannya masih milik KEMHAN cq TNI-AL (APBN) yang dilaporkan kepada BPK setiap tahunnya dan juga pembetonan dilakukan dengan APBD Depok tanpa ijin bahkan sepengetahuan kuasa penggunanya (penggelapan).

Lanjutnya, Keberadaan PKL adalah Kearifan Lokal pemilik ruko yang memperhatikan kehidupan warga sekitar khususnya ekonomi masyarakat termasuk jumlah tenaga petugas parkir sebanyak 30 orang yang seluruhnya warga lokal.

“Jadi  Lurah wajib pikirkan nasib PKL karena jika ada rasionalisasi lahan apakah ada gangguan apa tidak dikemudian hari,” Ucapnya

” Sebaiknya Lurah meminta akademisi melakukan kajian akademis perihal data dari Badan Pusat Statistik yang menyangkut Mutu Layanan Publik, Keamanan, Pendapatan per kapita, Kesehatan, Pendidikan bahkan Kecelakaan.

“Yang paling diuntungkan dalam penertiban ini adalah Cinere Mall yang tidak memiliki lahan parkir roda dua, bukan pemilik ruko,” Tambah Peter.

Ditempat terpisah Sekretaris Kelurahan Cinere, Tarmuji mengatakan mengetahui historis Pedagang Kaki Lima di wilayah tersebut bahkan dahulunya pernah ditertibkan tetapi PKL menempatinya lagi.

Tarmuji juga mengatakan untuk penertiban oleh Pol PP Kota Depok atas dasar pengaduan pemilik ruko kepada RT dan RW setempat lalu dilanjutkan ke Kelurahan Cinere dan masih menurut Tarmuji, pemilik ruko selalu dilibatkannya saat pertemuan.

” Jadi kami hanya fasilitator saja antara ketua RT dan Pemilik ruko dan kalau pengaduan tertulis pihak RT langsung ke Satpol PP, Kelurahan hanya sebagai tembusan saja,” Ucapnya. (Yuli Efendi)

Tak Tega Ngantri Sembako, Nenek Ini Digendong Anggota Kodim 0508/DPK

0

IMG-20151005-WA0000

BERIMBANG.COM, Depok – Nimar, salah satu Anggota Kodim 0508 Depok tidak tega melihat nenek- nenek usia lanjut tanpa didampingi anggota keluarganya sedang antri mengambil sembako dalam acara Bakti Sosial HUT Ke 70 di Grand Depok City, Kota Kembang, Sukmaja Kota Depok belum lama ini.

Serda Nimar yang juga Babinsa Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong Kota Depok dengan cepat menggendong nenek-nenek yang sudah keletihan antri diantara puluhan masyarakat yang desak-desakan mengambil sembako.

Lalu Nimar langsung membawanya ke panitia acara agar segera sembako diberikan kepada nenek tersebut yang masih digendongnya tanpa melalui antrian puluhan masyarakat.(Yuli Efendi)

Mitra Kukar Menang Tipis Dari Persib

0

images (7)

BERIMBANG.COM, Tenggarong – Mitra Kukar sukses meraih kemenangan tipis 1-0 melawan Persib Bandung, Minggu (4/10/2015) di leg pertama yang digelar di Stadion Aji Imbut. Gol tunggal Persib dicetak Carlos Paul di menit ke-84.

Sejak menit awal pertandingan, Mitra Kukar tampil menekan dengan melakukan serangan sporadis ke lini pertahanan Persib. Para pemain belakang Persib pun dibuat sibuk untuk menghalau serangan demi serangan yang dibangun oleh anak-anak Naga Mekes.

Namun, memasuki menit ke 10, Persib Bandung mampu keluar dari tekanan dan meladeni permainan tuan rumah sehingga pertandingan berjalan ketat dengan tempo tinggi.

Menit ke-20, Mitra Kukar menebar ancaman melalui Defri Risky. Tapi, peluang itu gagal dikonversi menjadi gol setelah sepakan keras menyusur tanah dari Defri mengarah tepat ke pelukan penjaga gawang Persib, I Made Wirawan.

Hingga jeda pertandingan, belum ada gol yang tercipta meski Mitra Kukar maupun Persib memiliki beberapa peluang.

Di babak kedua, Mitra Kukar kembali mencoba mengambil inisiatif permainan dengan melakukan serangan meski selalu gagal karena rapatnya barisan pertahanan yang dikawal oleh Abdul Rahman dan Tony Sucipto.

Melihat lini depannya tak mampu bernuat banyak, pelatih Mitra Kukar Jafri Sastra pada menit ke-51 menarik keluar Airlangga Sucipto dan memasukan Rahmad Afandi.

Menit ke-69, Mitra Kukar hampir saja mencetak gol setelah Rahmad Afandi yang berdiri bebas melepasakan tendangan keras ke arah gawang Persib. Sayang, sepakan kerasnya mampu dihalau Abdul Rahman sehingga bola meluncur keluar lapangan.

Begitu pun peluang yang didapat Hendra Adi Bayauw menit ke-77 masih melambung di atas gawang Persib Bandung.

Mitra Kukar akhirnya mampu memecah kebuntuan menit ke-84 setelah Carlos Paul mampu menjebol gawang Persib melalui sundulan kepalanya memanfaatkan bola tendangan bebas yang dieksekusi oleh Zulkifli Syukur.

Di waktu tersisa, tak ada lagi gol tercipta. Skor 1-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.[rza]

Susunan pemain

Mitra Kukar : Rivky Mokodompit (GK), Zulkifli Syukur, Kughegbe, Abdul Gamal, Fajar Handika, Rizky Pellu, Hendra Bayauw, Defri Risky, Septian David Maulana, Carlos Raul, Airlangga Sucipto.

Persib Bandung: Made Wirawan (GK), Supardi, Abdul Rahman, Tony Sucipto, Jajang Sukmara, Dedi Kusnandar, Firman Utani, Konate, Atep, Yandi Sofyan, Tantan. (Jos)

Hadiri ComFest7, Nur Mahmudi Akui Masih Kurangnya SDM Bidang IT

0
Nur Mahmudi Ismail dalam sambutannya di acara pengumuman Confest7 di Gedung Fakultas Hukum UI.     (Yuli Efendi)
Nur Mahmudi Ismail dalam sambutannya di acara pengumuman Confest7 di Gedung Fakultas Hukum UI. (Yuli Efendi)

BERIMBANG.COM, Depok – Finalis Computer Festival ( Comfest7)  Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia mengumumkan pemenang Comfest7 dengan kategori Programer, Animasi Academy, Design, Game Lot, Star Up bertempat di Gedung Fakultas Ilmu Hukum Universitas Indonesia, Pondok Cina Depok ( 4/10/2015)

Dalam acara tersebut, Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail memberikan sambutan di dampingi Dinas Komunikasi dan Informasi dan Dinas Pendidikan serta unsur dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia.

DSC_0453[1]

Nur Mahmudi Ismail dalam sambutannya menceritakan sejarah Kota Depok dari Kota Administratif menjadi Kotamadya serta Nur Mahmudi juga memaparkan program- program unggulan Kota Depok termasuk Kota Cyber City dan yang lainnya kepada para para undangan yang hadir.

Nur Mahmudi juga mengakui untuk bidang IT, Pemerintah Kota Depok masih kekurangan Sumber Daya Manusia untuk itu Nur menginginkan dengan adanya Universitas yang ada di Depok termasuk UI dapat menjalin kerjasama guna meningkatkan kualitas SDM di bidang IT.

” Kami Pemerintah Kota Depok menginginkan adanya kerjasama dengan Universitas yang ada untuk mengembangkan SDM di bidang IT,” Ujar Nur.

Nur Mahmudi menambahkan dari sekian penduduk Indonesia yang sudah mencapai 160 juta jiwa ke 4 dari penduduk dunia, IT merupakan market kedepannya dengan semakin berkembangnya teknologi.(Yuli Efendi)