Categories: Depok

Pemilik Ruko Minta Penataan PKL Dilakukan Secara Manusiawi

Lokasi PKL yang akan ditertibkan oleh SATPOL-PP Kota Depok. ( Foto : Yuli Efendi )

BERIMBANG.COM, Depok – Salah satu pemilik Ruko di Komplek Ruko Blok A di Jalan Cinere Raya, Kota Depok merasa tidak dilibatkan terkait penertiban yang akan dilakukan Satpol PP terhadap para Pedagang Kaki Lima.

Salah satu pemilik Ruko, Elnard Peter mengatakan kalau memang mau ada penertiban dan penataan lahan dia setuju saja asalkan dengan cara manusiawi dan tidak merugikan pedagang apalagi mengusirnya dengan cara paksa.

“Jika mau ditertibkan kita setuju, tapi caranya harus manusiawi dan sebaiknya melibatkan pemilik ruko,” Ujar Peter

Peter menerangkan bahwa statusnya bukan fasos fasum, bila ingin dikuasai pemkot maka wajib mengikuti uu pengadaan lahan

Sebab masih menurut Peter digagalkannya peningkatan kelas Jalan Punak oleh warga karena status jalannya masih milik KEMHAN cq TNI-AL (APBN) yang dilaporkan kepada BPK setiap tahunnya dan juga pembetonan dilakukan dengan APBD Depok tanpa ijin bahkan sepengetahuan kuasa penggunanya (penggelapan).

Lanjutnya, Keberadaan PKL adalah Kearifan Lokal pemilik ruko yang memperhatikan kehidupan warga sekitar khususnya ekonomi masyarakat termasuk jumlah tenaga petugas parkir sebanyak 30 orang yang seluruhnya warga lokal.

“Jadi  Lurah wajib pikirkan nasib PKL karena jika ada rasionalisasi lahan apakah ada gangguan apa tidak dikemudian hari,” Ucapnya

” Sebaiknya Lurah meminta akademisi melakukan kajian akademis perihal data dari Badan Pusat Statistik yang menyangkut Mutu Layanan Publik, Keamanan, Pendapatan per kapita, Kesehatan, Pendidikan bahkan Kecelakaan.

“Yang paling diuntungkan dalam penertiban ini adalah Cinere Mall yang tidak memiliki lahan parkir roda dua, bukan pemilik ruko,” Tambah Peter.

Ditempat terpisah Sekretaris Kelurahan Cinere, Tarmuji mengatakan mengetahui historis Pedagang Kaki Lima di wilayah tersebut bahkan dahulunya pernah ditertibkan tetapi PKL menempatinya lagi.

Tarmuji juga mengatakan untuk penertiban oleh Pol PP Kota Depok atas dasar pengaduan pemilik ruko kepada RT dan RW setempat lalu dilanjutkan ke Kelurahan Cinere dan masih menurut Tarmuji, pemilik ruko selalu dilibatkannya saat pertemuan.

” Jadi kami hanya fasilitator saja antara ketua RT dan Pemilik ruko dan kalau pengaduan tertulis pihak RT langsung ke Satpol PP, Kelurahan hanya sebagai tembusan saja,” Ucapnya. (Yuli Efendi)

Recent Posts

Kadisdik Kabupaten Bogor Tak Tahu Belajar Tatap Muka di SDN 04 Jasinga

BERIMBANG.com - Inisiatif pihak sekolah dengan komite untuk melakukan pembelajaran tatap muka, masih dimasa pandemi COVID-19, terjadi di Sekolah Dasar… Read More

4 jam ago

FWBB Bakal Fokus Awasi Anggaran Pemerintah

BERIMBANG.com - Forum Wartawan Bojonggede Bersatu (FWBB), yang berdomisili di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mulai fokus menyikapi dan mempertanyakan Anggaran… Read More

1 minggu ago

PDIP Depok Mengecam Keras Perlakukan IBH, Ikra : Tunggu Intruksi Partai

BERIMBANG.com, Depok : Sekretaris PDI Perjuangan Kota Depok, Ikravany Hilman mengecam keras perbuatan Calon Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono… Read More

1 minggu ago

IBH Dinilai Melecehkan Afifah, Idris Hanya Tertawa Terbahak – Bahak

BERIMBANG com, Depok -Pertarungan Pilkada Depok semakin memanas Di kota Depok. Afifah Alia, Calon Wakil Walikota Depok yang di usung… Read More

1 minggu ago

Sekda Kabupaten Bogor Sulit Ditemui Konfirmasi Anggaran

BERIMBANG.com - Organisasi pers lokal Kabupaten Bogor, menamakan kelompoknya Forum Wartawan Bojongede Bersatu (FWBB), yang diketuai Iwan Boring, mencoba mempertanyakan… Read More

1 minggu ago

Terapkan Wajib Bawa Rapid Tes Negatif Bagi Tamu Dinas PUPR Kabupaten Bogor

BERIMBANG.com - Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menerapkan kebijakan kepada para tamu, diwajibkan membawa bukti/hasil surat… Read More

2 minggu ago