Melalui Harhubnas 2015, Tingkatkan Pelayanan Publik Dengan Kerja, Kerja Dan Kerja

6
Kepala Dinas Perhubungan, R. Gandara Budiana sedang memimpin upacarapada apel bendera memperingati Hari Perhubungan Nasional Tahun 2015.
Kepala Dinas Perhubungan, R. Gandara Budiana sedang memimpin upacara pada apel bendera memperingati Hari Perhubungan Nasional Tahun 2015.

BERIMBANG.COM, Depok – Hari Perhubungan yang diperingati setiap tanggal 17 September 2015 memberikan arti kepada setiap Anggota dan Keluarga Besar Perhubungan dimanapun berada khususnya di Dinas Perhubungan Kota Depok.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, R. Gandara Budiana disaat menjadi pemimpin Upacara pada apel bendera memperingati Hari Perhubungan Nasional Tahun 2015 Tanggal 17 September 2015 di Lapangan Gedung Dishub di Kalimulya Kecamatan Cilodong Kota Depok.

Dishub Depok 2

Berikut sambutan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan yang disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok :

Menteri Perhubungan melalui Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok dalam sambutannya mengatakan, Peringatan Hari Perhubungan Nasional memiliki dua sisi manfaat yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya. Sisi manfaat yang pertama adalah terbentuknya semangat jiwa korsa dan kebersamaan seluruh anggota Keluarga Besar Sektor Perhubungan. Manfaat kedua adalah terciptanya apresiasi positif stakeholder dan masyarakat terhadap organisasi dan insan Perhubungan yang saat ini sedang menuju perubahan.

Peringatan Hari Perhubungan Nasional kali ini harus dimaknai sebagai momentum yang tepat untuk merenungkan kembali terhadap kinerja kita dan berbagai peristiwa yang terjadi di sektor Perhubungan serta menyatukan persepsi dan tekad kita untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, saya menyambut baik tema Hari Perhubungan Nasional Tahun 2015 ini yaitu “ Melalui Peringatan Harhubnas Tahun 2015, Kita Tingkatkan Pelayanan Publik Perhubungan Dengan Kerja, Kerja, Kerja “.

Hal lain yang perlu menjadi refleksi dalam peringatan Hari Perhubungan Nasional ini adalah pentingnya konsistensi pada spektrum keselamatan (safety) dan pelayanan (hospitality). Meskipun perlu dilakukan efisiensi, akan tetapi dalam mengelola efisiensi tersebut tidak bolehmengurangi kualitas keselamatan dan kualitas pelayanan. Keselamatan dalam pelayanan perhubungan merupakan harga mati dan tidak bisa ditawar.

Terkait dengan penyerapan anggaran pada instansi perhubungan di pusat maupun di daerah, saya minta perlu dipercepat tanpa melanggar aturan dan ketentuan yang berlaku. Sekiranya pada pelaksanaan kegiatan diperlukan penyelesaian AMDAL dan Rencana Induk, maka kedua dokumen tersebut agar diproses bersamaan dengan pelaksanaan pembangunan sesuai dengan Detail Engineering and Design (DED) yang telah disepakati. Dengan demikian, saya berharap tidak ada lagi proses pembangunan dan pelaksanaan anggaran yang terkendala dokumen Amdal dan Rencana Induk.

Percepatan pelaksanaan anggaran tersebut tetap harus dilaksanakan secara teliti dan diikuti dengan pengawasan yang ketat. Setiap tahapan perlu dimonitor dan dikontrol agar seluruh proses pelaksanaan anggaran dapat berjalan sebagaimana yang telah direncanakan sebelumnya. Tidak hanya itu saja, langkah evaluasi dan audit juga penting untuk dijadikan bahan sebagai bagian integral dari siklus penggunaan anggaran sehingga kita dapat lebih adaptif dan responsif dalam menyikapi dinamika yang terjadi dilapangan.

Pada peringatan Hari Perhubungan Nasional kali ini, telah dicanangkan “Pekan Pelayan Publik Perhubungan” yang dimulai tanggal 14 s/d 20 September 2015 dan diharapkan dapat berlanjut pada pelayanan publik sektor perhubungan secara berkelanjutan. Pekan Pelayanan Publik Perhubungan dilaksanakan melalui gerakan peningkatan kebersihan, keramahan dan kenyamanan pelayanan jasa perhubungan dari masing-masing unit kerja di Pusat dan di daerah, Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) maupun BUMN. Terkait dengan Hari Perhubungan Nasional tahun ini, saya minta agar dilaksanakan secara sederhana namun tidak mengurangi kekhidmatan kita. (*)