Beranda blog Halaman 374

Kondisi Jembatan Akses Jalan Nasional Cibadak Keropos Dan Terancam Ambruk

0

img-20161209-wa0101

BERIMBANG.COM, Sukabumi – Kondisi jembatan Pamuruyan yang terletak di wilayah Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, terancam ambruk. Pasalnya, penyebab terjadinya hal tersebut, selain curah hujan yang turun dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan Cibadak dan sekitarnya dalam beberapa bulan ini, usia jembatan yang Berdasarkan hasil pantauan Berimbang.com di lapangan, kondisi jembatan jalan nasional tersebut mengalami kerusakan dibagian tepi kiri dari arah Sukabumi, lubang yang menganga cukup besar serta memanjang, nampak jelas terlihat bila kita melalui jembatan tersebut, hal ini diakibatkan lantaran pondasi jembatan yang sudah kosong akibat tergerus arus Sungai Pamuruyan.

sehingga kendaraan dengan daya angkut besar harus bergantian melaluinya, yang akhirnya kemacetan arus lalulintas pun tak terhindarkan.    

Salah seorang Warga Cibadak yang kesehariannya berjualan didekat jembatan, Asep (45) pada Sabtu (09/12) kepada berimbang.com mengatakan, “yang Saya tau sih kejadiannya hari Kamis, kurang lebih sekitar jam 3 pagi, memang hujan turun hampir seharian pada saat itu, dan cukup deras,” jelas Asep.

Kemungkinan besar, bila kondisi kerusakan jembatan yang bisa dibilang sudah cukup parah itu tetap dibiarkan, maka dikhawatirkan dalam waktu dekat akan mengalami kerusakan yang lebih parah lagi, bahkan bukan tidak mungkin akan ambruk serta dikhawatirkan pula akan memakan korban, yang tentunya Jika hal itu terjadi, maka otomatis aktivitas Warga di Sukabumi akan lumpuh total. Bahkan dua kabupaten yang berdekatan yaitu Bogor dan Cianjur pun akan mengalami imbasnya, selain jembatan ini, tidak ada lagi akses menuju Ibu Kota Kabupaten Sukabumi.

“Seharusnya hal ini tidak perlu terjadi, jika saja perawatan jembatan yang memang sudah ada anggarannya tersebut dilakukan secara berkala, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ini tidak bisa ditolelir jika nantinya ditemukan bukti-bukti yang mengarah pada kelalayan dari Pejabat yang terkait dengan hal ini. Semoga saja Pemerintah dalam waktu dekat segera melakukan perbaikan sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan, mengingat keberadaan jembatan tersebut sangat vital bagi Masyarakat yang berhak mendapatan sarana dan prasarana jalan yang baik dan aman,” ungkap salah seorang Tokoh Masyarakat setempat yang tidak bersedia disebutkan identitasnya. (OLOAN/WAWAN).

 

Pilkades Warung Menteng Sudah Mulai Disosialisasikan Kepada Masyarakat

0

img-20161209-wa0081

BERIMBANG.COM, Bogor- Pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa (pilkades) tingkat Desa Warung Wenteng Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, yang akan di gelar pada bulan maret 2017 mendatang, sudah mulai di sosialisasikan kepada warga melalui Rt/Rw dan serta para Tokoh Pemuda dan Tokoh Masyarakat setempat, dengan menggelara rapat sosialisasi Pemilihan Kepala Desa (pilkades) di kantor Desa Warung Menteng. Kamis (8/12/16) kemarin.

Pemerintah Desa (pemdes) yang di dampingi muspika Kecamatan Cijeruk mensosialisasikan pedoman teknis mengenai tata cara dan peraturan pemilihan Kepala Desa, dari pembentukan panitia hingga terpilihnya kepala desa di ulas tuntas oleh pihak kecamatan yang di wakili oleh Rudy mulyana, sekcam Kecamatan Cijeruk.

Pantauan berimbang.com,  saat sambutannya, Maman Patulloh Kepala Desa Warung Menteng mengatakan, gelaran pilkades yang akan di langsungkan pada bulan maret mendatang akan menjadi hajat warga warung menteng maka ia meminta kepada semua pihak baik warga, rt/rw, tokoh pemuda dan tokoh masyarkat ikut mensukseskan pilkades ini, karena nantinya kades yang akan menentukan masa depan warga Desa Warung Menteng ini.

" Ini baru tahapan sosialisasi, untuk pembentukan panitia dan pelantikan panitianya nanti tanggal 17 januari 2017, segala macam teknis lainya Badan Pemusyawaran Desa (BPD) yang menentukan gelaran pilkades ini, saya hanya berharap banyaknya masyarakat yang ikut meramaikan pilkades ini dengan mencalonkan diri, lebih banyak lebih demokrasi, dan saya harap juga nanti adanya pemilihan kades ini masyarakat warung menteng tetap menjaga persatuan, dan kondusif, ujar Maman.

Sementara itu, Gunawan Kasie pemerintahan Kecamatan Cijeruk berharap adanya gelaran pilkades pada bulan maret 2017 nanti Kepada pengurus dan anggota BPD untuk melaksanakan tugas sebaik baiknya, menetapkan panitia dan memantau pelaksanaan Pilkades sampai terpilihnya Kepala Desa dengan sebaik-baiknya. Panitia Pilkades juga nantinya harus dapat bekerja secara optimal dan profesional sehingga Pilkades bisa berjalan sesuai dengan Undang-undang yang berlaku.

" Semoga pilkades nanti berjalan sukses tanpa ekses, warga tetap bersatu walau berbeda dukungan, jangan terprovokasi dan jangan saling intimidasi karena perbedaan dalam demokrasi adalah hal yang wajar, kita jadikan pilkades ini jujur dan bersih agar nantiya terpilih kepala desa yang amanah dan dapat memajukan desanya," pungkasnya. (Nana/Yosef)

 

Aktivis LSM Mendesak Bupati Bogor Segera Mengusulkan Wakil Bupati

0

photo_20161209_154945BERIMBANG.COM, Bogor – Koalisi LSM masyarakat Bogor bersatu dan Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Bogor melakukan pertemuan di Restoran Padang Lembah Inay di Jalan Air Bersih, Kelurahan Tengah Kabupaten Bogor. Jum'at (9/12/2016).

Dalam pertemuan tersebut Koalisi LSM mendesak kepada Bupati Bogor agar segera mimilih Wakil Bupati sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 102 Tahun 2014 tentang tata cara pengusulan dan pengangkatan Wakil Gubernur, Wakil Bupati dan Wakil Walikota.

Sekjen LSM Government Of Transformation, Bram Kusuma mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bogor belum memiliki Wakil Bupati semenjak bulan Desember 2014 sampai dengan sekarang. Kendati kedudukan Wakil Kepala Daerah terakomodir dalam struktur Pemerintah daerah, namun keberadaannya sampai saat ini memang masih menjadi polemik dengan asumsi bahwa jabatan Wakil Kepala Daerah merupakan jabatan inkonstitusional karena tidak disebutkan secara eksplisit dalam Undang-undang Dasar Negara.

Bram mendesak dengan belum adanya Wakil Kepala Daerah diperkirakan hampir dua tahun ini belum ada realisasi dari Bupati Kabupaten Bogor.

" Kami mendesak agar bupati bogor sesegera mungkin mengusulkan Wakil Bupati kepada DPRD Kabupaten Bogor agar tidak terjadi polemik di masyarakat karena pentingnya tugas dan wewenang Wakil Kepala Daerah dalam penyelenggaraan pemerintah," terang Bram.

Sementara itu, Ketua Umum Masyarakat Forum Komunikasi Peduli Pendidikan Anak Bangsa, Mediana mengatakan Kabupaten Bogor adalah salah satu kabupaten yang memiliki populasi penduduk sangat padat dengan jumlah penduduk pada tahun 2014 telah mencapai 5.331.149 jiwa.

Dengan fakta bahwa jumlah penduduk yang paday hampir 6 juta jiwa di tahun 2016 serta luas wilayah hukum pemerintahannya sekitar 298.838.304 meter persegi.

" Sebagai pamungkas statemen pilar-pilar kerakyatan Kabupaten Bogor ini, kami dari jajaran Koalisi LSM Masyarakat Bogor Bersatu menghimbau, mendesak dan menuntut kepada pemangku Pemerintah Kabupaten Bogor untuk segera melaksanakan perintah dalam peraturan pemerintah nomor 102 Tahun 2014 tersebut," Pungkasnya. (Iik).

 

ABKI Ingkar Janji, Warga Geram.

0

img-20161208-wa0149

BERIMBANG.COM  Bogor –  Warga Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor kembali menagih janji Asosiasi Bahan Kontruksi Indonesia (ABKI) atas perjanjian yang telah disepakati pada hasil rapat, untuk melakukan perawatan jalan.

Salah satu Warga Desa Sukasari Aang pada hasil rapat sudah di sepakati, ABKI akan melakukan perawatan jalan di empat desa, yaitu, Desa Cipinang, Sukasari, Tamansari Mekarsar. 

Namun kata Aang, ABKI ingkar janji karena, buktinya hingga saat ini masyarakat tidak melihat adanya aktivitas perawatan  jalan.

"Disini sudah jelas masyarakat di bohongi oleh ABKI, satu bulan diberikan waktu, ternyata ini sudah hampir tahun baru, perawatan masih belum dilaksanakan, tadi pagi ada seorang murid terjatuh karena melewati jalan berlubang, sampai kapan warga dibohongi terus," kata Aang, ke berimbang.com

Diakuinya, kesepakatan dari hasil rapat setelah demo di kantor kecamatan, pihak ABKI dipanggil untuk membuat kesepakatan bersama warga, dan menyanggupi untuk ABKI merawat jalan tersebut.

"Kesanggupan itu direspon warga, sehingga membuka blokir jalan, tetapi ternyata janjinya hanya omong kosong," jelasnya.

Hal senada dikatakan Imron (49) warga Serpong yang biasa melintas jalan tersebut, dirinya mengeluhkan kondisi jalan yang seperti tempat mandi kerbau.

Menurut Imron, jalan yang menjadi akses Tangerang ke Kabupaten Bogor tersebut sangat mengenaskan.

"Sebenarnya terpaksa lewat sini, soalnya kendaraan saya lagi di bengkel, kalau jalan jelas jauh dengan Tangerang dan BSD, saya tadi ngobrol dengan ibu warung katanya kabupaten mau jadi kabupaten termaju di Indonesia, saya senyum aja mendengarnya," tandasnya.(Oloan/nn/wawan).

 

Sekdes Cibalung Prioritaskan Sarana Infrastruktur

0

img-20161207-wa0027

BERIMBANG.COM, Bogor – Pembangunan sarana infrastruktur menjadi prioritas dalam program Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Dalam prioritas tersebut  masyarakatnya sangat memerlukan sarana infrastruktur yang lebih baik dari sebelumnya

Seperti pembangunan jalan lingkungan(Jaling), membuka akses jalan. Karena diakuinya, hal tersebut merupakan kebutuhan yang sangat diharapkan oleh masyarakat," ungkap Sekertaris Desa (Sekdes) Cibalung, Saepul Rahman, kepada berimbang.com beberapa hari yang lalu.

Saat ini pihaknya sedang melanjutkan pembangunan jalan Desa, pembangunan tersebut realisasikan Dana Desa (DD) termin kedua pada tahun 2016, yang berlokasi di Dua titik, diantaranya, kampung Pangloban Pangerasan Rt 02, Rw 05, dengan volume pekerjaan 407×2,5meter dan kampung jonggol Rt 01, Rw 04 dengan volume pekerjaan 220x3meter. Pengerjaan di  laksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan(TPK) dan bekerjasama dengan masyarakat. (Nana/Oloan)

 

Warga Dan Pengendara Keluhkan Proyek Samsat Sukabumi

0

img-20161207-wa0026

BERIMBANG.COM,  Sukabumi– Adanya kejadian Pasca jebolnya tembok penahan tanah proyek Gedung Samsat di Jalan Raya Siliwangi, Kampung Karanghilir Desa Karangtengah Kecamatan Cibadak banyak dikeluhkan warga dan pengendara yang melintasi jalan, Pasalnya  bahan material batu dan pasir yang bercampur di tepi jalan sehingga menghalangi arus lalulintas.

Ujang (39) seorang pengendara disaat melintasi jalan tersebut berkomentar kepada Berimbang.com, pada saat dirinya melihat  para pekerja melaksanakan perbaikan tembok tersebut memang bagus. " tapi pekerjan itu menurut dirinya mengganggu arus lalu lintas, apa lagi disaat libur kendaraan ramai yang melintas," ujar Ujang belum lama ini.

Penyebabnya, yang menghambatnya  arus lalu lintas karena batu-batu  besar yang digunakan untuk tembok penahan tanah ditumpuk di pinggir jalan, di tambah lagi dengan tumpukan pasir yang bercampur tanah sehingga di waktu hujan  menyebabkan jalanan itu licin. 

Berinisial AS sebagai warga membenarkan, adanya proyek itu menyebabkan terganggunya arus lalu lintas dan menyebabkan jalan licin sehingga pas di waktu hujan nyaris banyak menimbulkan kendaraan celaka.imbuhnya (Oloan)

 

Pekerja Proyek Drainase Tewas Saat Menurunkan Beton

0

img-20161206-wa0069

BERIMBANG.COM, Bogor- Pengerjaan drainase yang di kerjakan pada malam hari oleh PT. Javasibdo mitra lestari, di kampung lenggis Rt 03 Rw 09 Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor menelan korban jiwa,

Korban bernama  Jenal arifin yang beralamat Kampung Dusun Kaler, RT 29 RW 09 Desa munjul, Kecamatan, Clari, Kabupaten karawang telah meninggal seketika saat bekerja menurunkan beton drainase milik PT. Sarana Beton menggunakan crane diproyek pembuatan drainase PT. Restu Ibu, crane yang digunakannya mengenai kabel listrik bertegangan tinggi sehingga korban tersengat lisrtik dan meninggal dunia, selasa (6/12/12)

Engkos warga Kampung Campaka Desa Campaka Mekar Kabupaten Bandung Barat, beserta rekan kerjanya bernama Ade korban selamat walau ia juga ikut merasakan sengatan listrik dan sempat terpental hingga beberapa meter," Kami sedang menurunkan beton drainase menggunakan Crane, korban pada waktu itu sedang mengerjakan alat mesin Crane, karena keadaan gelap dirinya tidak melihat kabel listrik di atasnya, pas ngangkat crane ternyata selingnya nyentuh kabel, kami bertiga kaget dan melihat kabel mengeluarkan api, lalu korban berteriak, jatuh dan langsung meninggal ditempat" ungkap Engkos kepada berimbang.com, siang tadi

Kejadian ini langsung ditangani aparat kepolisan Polsek Cijeruk, untuk di lakukan cek TKP, identifikasi sidik jari korban, mengintrogasi saksi-saksi dan mengamankan beberapa kendaraan yang di gunakan, dalam terjadinya kecelakaan tersebut. (Nana)

 

Ahok Tidak Ditahan, Rizieq : Saya Akan Teriak Revolusi

0

7569760f4492437e2bd16ce68476d251

BERIMBANG.COM, Jakarta – Ketua Umum FPI Habib Rizieq Shihab menegaskan tidak akan ada lagi Aksi Bela Islam 4 tapi yang ada adalah revolusi, bila tersangka penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dibebaskan.

"Jadi jangan coba-coba. Maka saya teriak revolusi. Siap turun lagi. Jadi jangan turun lagi di Istana, Monas, HI, langsung kita sambangi ke Gedung DPR/MPR," tegas Rizieq, di Jakarta, hari ini.

Habib Rizieq mengatakan, akan menduduki DPR bila Ahok lolos dari jerat hukum, karena menurutnya, DPR adalah rumah rakyat.

"Kalau tidur di sana itu makar atau bukan. Kalau DPR rumah siapa? Boleh datang ke DPR, duduk boleh. Kalau ada yang menduduki DPR berarti makar, ini Polisi keder. Kan boleh rakyat datang, boleh rakyat duduk, boleh rakyat nginap," sebut dia.

Aksi Bela Islam telah dilakukan hingga tiga kali. Terakhir, aksi digelar pada 2 Desember 2016. Ribuan massa turun ke jalan, menggelar doa bersama, dan berzikir. Massa meminta agar Ahok segera ditahan, tapi tuntutan massa belum terlaksana.

ikatakan Habib Rizieq, dia siap berdialog dengan Presiden Joko Widodo untuk membahas persoalan bangsa, termasuk perkara Ahok agar tidak ada lagi Aksi Bela Islam Jilid 4, 5, 6 dan seterusnya. 

"Jika kami salah sangka maka kami akan minta maaf dan ikuti pemerintah. Tapi jika pemerintah melanggar, maka kami akan luruskan. Umat Islam tidak akan capek, berhentinya entar kalau sudah masuk surga," tandasnya.(Abd)

 

Pihak Sekolah Di Kabupaten Bogor Persiapkan Ujian Semester Akhir Tahun

0

img-20161205-wa0042BERIMBANG.COM, Bogor- Pelaksanaan Ujian Semester Ganjil di Kabupaten Bogor, Tahun Ajaran (TA) 2016/2017 yang dilaksanakan pada Senin (5/12/2016) selama seminggu. Berbagai persiapan terus dilakukan setiap pihak sekolah untuk menyambut ujian semester akhir tahun 2016, seperti yang dilakukan sekolah-sekolah di kecamatan cigombong.

" Dalam smester tersebut, ada 46 Sekolah Negeri dan 3 Sekolah Swasta yang ikut melaksanakan, materi yang di ambil sesuai kopetisi dasar(kD) dan hasilnya untuk pengisian raport smester (1) atau ganjil," ungkap, H. Jaenujin Hasan Kepala (UPT) Pendidikan Cigombong Kepada berimbang.com, pagi tadi.

" Kelas (1)-4 segugus Kecamatan Cigombong yang berjumlah 6 sekolah dengan menggunakan Kurikulum 13, dan yang lainnya menggunakan kurikulum tingkat satuan pendidikan(KTSP) tahun 2006," pungkasnya.

 Pihaknya berharap dalam pelaksanaan Smester Ganjil selama seminggu ini berjalan dengan lancar.  (Nana)

 

Walikota Depok Tinjau Pembangunan Pasar Cisalak

0

photo_20161205_151913BERIMBANG.COM, Depok – Walikota Depok Muhammad Idris meninjau pembangunan pasar cisalak yang sebentar lagi akan selesai pengerjaannya  pada 25 Desember 2016 dan siap untuk segera ditempati oleh pedagang. Senin (5/12/2016).

photo_20161205_151753

Pantauan berimbang.com, Walikota Depok meninjau di setiap lantai yang hampir selesai dikerjakan dari mulai tempat ibadah,  Food cort, ruang kantor UPT, ruang rapat dan Lapangan Futsal serta ruangan yang lainnya seperti keamanan pemadam kebakaran bila terjadi kebakaran.

Muhammad Idris mengatakan, pembangunan kontruksi  pasar semi modern secara keseluruhan sudah  selesai dikerjakan, diperkirakan progresnya sudah 95 persen.

" Sebentar lagi selesai karena yang saya lihat 95 persen, tinggal menyelesaikan beberapa  pendukungnya saja yang belum dikerjakan secara maksimal," ujar Bapak Walikota Depok.

Lanjutnya, terkait akses jalan masuk dan keluar pasar melalui Jalan Koja. Untuk para lapak pedagang di badan jalan akan segera ditertibkan secepatnya.

" Lapak dibadan jalan akan segera ditertibkan karena mereka berdagang di lahan pemerintah, mau gak mau ya pedagang harus pindah dari situ," Ungkapnya.(Iik)