Penulis: Admin Berimbang

Nasional

Sambut Asean Games 2018, Renovasi GBK Anggarkan 600 M

images (5)

BERIMBANG.COM, Jakarta – Berbagai persiapan sudah dilakukan dalam menyambut Asian Games 2018 di Jakarta. Satu yang jadi perhatian adalah venue atau lokasi pertandingan berbagai cabang olahraga.

Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Tohir mengatakan, renovasi sudah menjadi bagian utama yang harus diselesaikan. Tak hanya venue dalam skala kecil, venue besar seperti Stadion Utama Gelora Bung Karno.

“GBK dianggarkan Rp 600 miliar, sudah disetujui sama DPR. GBK juga saya nilai sudah selaiknya (direnovasi), gedung-gedungnya sudah sangat klasik. Jadi harus direnovasi, diremajakan. GBK juga jadi bagian penting dan itu lokasinya ada di DKI,” kata Erick usai bertemu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Balaikota, Jakarta.

“Semua venue sudah ada targetnya. Silahkan ditanyakan ke pembuat venue,” tambah dia.

Paling tidak, saat penyelenggaraan Youth Asian Games 2017 sebagai test event, sebagian venue utama harus selesai. Sehingga bisa menjadi barometer penyelenggaraan Asian Games sesungguhnya setahun kemudian.

“2017 ada Youth Asian Games sebagai test event. Saat itu sebagian venue sudah harus siap. Kalaupun di Asian Games ada 42 cabang, ini 9 cabang saja sudah harus siap,” tutup Erick.(L6)

BogorJabodetabek

Gara – Gara Perbaiki Lampu PJU, Pegawai Masjid Tersengat Aliran Listrik

IMG_20151126_140947

BERIMBANG.COM, Bogor – Seorang pegawai di Mesjid Al Adzim Cigombong, terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah tersengat aliran listrik di area mesjid, kamis (26/11) siang tadi.

Menurut saksi mata dilokasi kejadian, peristiwa terjadi saat petugas itu sedang memperbaiki lampu Penerangan Jalan Umum.

Mumuh, pedagang minyak wangi yang menjadi saksi , korban bernama Syarif (32) warga Kampung Cienggong, Desa Cisalada Cigombong, saat itu Syarief berniat mengganti salah satu bohlam lampu PJU di area masjid yang putus, dengan menggunakan tangga besi, Syarief memperbaiki lampu tersebut kemudian tiba – tiba Syarief terjatuh setelah tersengat aliran listrik dan langsung dilarikan ke rumah sakit PMI Bogor karena kondisinya cukup serius.

“Kejadian sekitar jam 9.00, saat itu korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Cigombong tapi karena kondisinya parah Syarief langsung dilarikan ke Rumah Sakit PMI pake ambulan”, tutur Mumuh kepada berimbang.com.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui bagaimana perkembangan kondisi korban dikarena pihak keluarga korban enggan dipublikasikan.

Berdasarkan pantauan berimbang.com, lampu PJU di beberapa titik wilayah Cigombong dan Cijeruk kondisinya tidak berfungsi dengan baik. (Nana Suryana)

BogorJabodetabek

Guru Sekolah Dasar Dilatih Penulisan Huruf Dan Angka

IMG_20151126_115546

BERIMBANG.COM, Bogor – Guru Sekolah Dasar di Kecamatan Cigombong dilatih cara penulisan huruf dan angka oleh petugas dari dinas pendidikan kabupaten Bogor, di SDN Siliwangi, Desa Cigombong, kamis (26/11) pagi tadi.

Menurut pengawas, kegiatan yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) ini bertujuan agar para guru terampil dalam membuat huruf dan angka sehingga bisa mandiri dalam menjalankan tugasnya di sekolah.

“Kegiatan ini diselenggarakan oleh K3S agar para guru lebih terampil dalam membuat huruf dan angka, sehingga bisa membuat sendiri berbagai kebutuhan penulisan huruf maupun angka di sekolahnya, tanpa harus mengandalkan jasa dari luar”, tutur Toto Sugianto, pengawas Upt Pendidikan 38 Cigombong, kepada berimbang.com di lokasi kegiatan.

Sementara itu, menurut ketua K3S Cigombong, Ahmad Yani, kegiatan pelatihan dipandu oleh kepala sekolah dari SDN Nanggung yang ditugaskan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.

Kegiatan direncanakan berjalan selama dua hari dengan peserta pelatihan sebanyak enam puluhan orang guru perwakilan Sekolah Dasar Negeri dan Swasta.

“Peserta pelatihan berjumlah enam puluh lima orang guru perwakilan dari empat puluh enam sekolah dasar negeri dan satu sekolah swasta, masing- masing sekolah mewakilkan dua dan satu orang guru”, sebut Yani. (Nana Suryana)

BogorJabodetabek

Akhirnya, Jalan Amblas Ciburuy Diperbaiki

Jalan Amblas Desa Ciburuy sedang diperbaiki.    (Foto : Yosep Bonang )
Jalan Amblas Desa Ciburuy sedang diperbaiki. (Foto : Yosep Bonang )

BERIMBANG.COM, Bogor – Warga Ciburuy, Kecamatan Cigombong, Bogor, Jawa Barat akhirnya bisa bernafas lega pasalnya rabu (25/11) siang tadi, petugas Dinas Bina Marga dan Pengairan mulai memperbaiki jalan amblas di wilayah rt 2 rw 1 yang sebelumnya nyaris putus total.

Sejak pagi tadi, para petugas dari Unit Pelaksana Tekhnis Bina Marga wilayah Ciomas mulai membenahi longsoran di ruas jalan tersebut. Bagian demi bagian dalam rongga bawah permukaan aspal yang amblas mulai diperbaiki, menurut petugas di lokasi, pekerjaan diperkirakan akan memakan waktu sekitar sepuluh hari kedepan.

“Jika tidak ada kendala kemungkinan perbaikan jalan ini bisa kami selesaikan dalam waktu sepuluh hari”, tutur petugas Upt Bina Marga wilayah Ciomas kepada berimbang.com yang enggan menyebutkan namanya.

Sementara itu, Aripin, warga setempat berharap kepada dinas agar memperhatikan kualitas pekerjaannya, agar kontruksi jalan yang diperbaiki bisa lebih kuat dari sebelumnya. “Harapan kami, kontruksi jalan yang diperbaiki dinas ini lebih kuat agar lebih awet karena dibawah jalan ini ada aliran air belum lagi kendaraan yang lewat makin kesini makin banyak”, harapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ruas jalan di jalur ini mengalami amblas, warga menuding amblasnya jalan dipicu oleh adanya aktivitas kendaraan pengangkut material tanah dari kupasan proyek jalan tol Bocimi dan truk pengangkut beton bantalan jalan kereta api. (Nana Suryana)

BogorJabodetabek

Seni Kolaborasi Tradisional Dan Modern Meriahkan HUT PGRI Ke 70

IMG_20151125_133339

BERIMBANG.COM, Bogor – Pagelaran Seni Tradisional yang dikolaborasikan dengan seni modern turut memeriahkan peringatan Hari jadi Guru dan Ulang Tahun PGRI ke 70 Tahun 2015 di wilayah kecamatan Cigombong, Rabu (25/11) pagi tadi.

Seni kolaborasi ini ditampilkan oleh Sanggar Gema Suara Sunda dari siswa siswi SDN Tugu Jaya 2, Desa Tugu Jaya. Peringatan ini juga diisi dengan kegiatan olah raga jalan sehat yang diikuti oleh ratusan anggota PGRI Pengurus Cabang Kecamatan Cigombong.

IMG_20151125_133351

Saat ditemui berimbang.com disela kegiatan berlangsung, Kepala UPT Pendidikan Cigombong, Haji Jaenudin Husen mengakui bahwa kondisi budaya tradisional sunda khususnya saat ini sangat mengkhawatirkan. Sehingga penting dilakukan berbagai upaya untuk menyelamatkannya, salah satu upaya yang dilakukan Dinas Pendidikan yakni dengan menerapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) tahun 2006, yang disesuaikan dengan potensi sekolah masing masing melalui point Muatan Lokal (Mulok).

“Point wajib dalam Mulok itu bahasa Sunda serta kelengkapan budaya lainnya seperti Pupuh, Kinanti, Sinom, Asmarandhana dan Dangdanggula atau biasa kami sebut ksad”, jelas Jaenudin kepada berimbang.com

Sementara itu, Ketua PGRI Cabang Cigombong, Agus Sandi mengatakan, peringatan Hari Guru dan Hari Ulang Tahun PGRI tahun ini mengusung tema menguatkan soliditas dan solidaritas antar anggota sesama profesi, dari kita oleh kita dan untuk kita, juga sebagai media untuk mempererat tali silaturahmi salah satu diantaranya.

“Kegiatan ini diikuti oleh 733 anggota dari 46 guru SD Negeri 6, SD swasta serta beberapa SMP, SMA dan SMK,” sebut Agus.

Lebih lanjut, Agus menjelaskan, anggaran untuk kegiatan dihimpun dari swadaya anggota, sementara untuk hadiah disediakan oleh sekolah masing masing. “Biaya dihimpun dari dana swadaya anggota PGRI dan hadiah door prize juga disediakan oleh sekolah masing masing ditambah dengan door prize partisipasi dari ketua KNPI Cigombong Haji Iwan Sofwan zaqqi”, jelasnya

Peringatan ini dikonsentrasikan di lapangan Desa Tugu Jaya Cigombong dengan rangkaian kegiatan Upacara pengibaran bendera Merah Putih dilanjutkan dengan sesi seremonial diawali Jalan Sehat dan diakhiri dengan hiburan live musik yang dimeriahkan oleh Grup Musik Dangdut asal desa Ciburayut, New Dhamesta Entertainment (Nana Suryana)

Nasional

Kelompok Santoso Ancam Ledakkan Polda, Polri Jangan Anggap Enteng

images (4)

BERIMBANG.COM, Jakarta – Komisioner Kompolnas M Nasser mengimbau aparat Polri untuk tidak menganggap enteng terhadap kelompok Santoso yang menebar ancaman akan meledakkan Mapolda Metro Jaya.

“Jadi Polri harus meningkatkan kewaspadaan. Jadi, maksud saya Polri harus mendalami ancaman tersebut dan segera menangkap gembong teroris Santoso,” kata Nasser ketika dihubungi wartawan, Senin (23/11) malam.

Nasser menambahkan, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti sempat mengatakan bahwa Polri telah mengetahui lokasi persembunyian pimpinan teroris dari kelompok Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) tersebut.

“Kapolri sempat mengatakan mengetahui persembunyian Santoso. Harus segera disikapi karena ancaman ini tidak main-main,” jelas M Nasser.

Selain itu, menurut Nasser, fungsi intelijen Polri perlu ditingkatkan untuk mengantisipasi munculnya teror dari kelompok Santoso, terutama kerja sama dengan intelijen TNI, dan BIN.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah rekaman yang diduga suara Santoso muncul di dunia maya melalui laman Facebook milik Muhammad Bahrunnaim Anggih Tamtomo. Dalam rekaman berdurasi sekitar 9 menit tersebut, Santoso mengatakan akan meledakkan Mapolda Metro Jaya.

Selain itu, dalam rekaman berjudul ‘Seruan Sang Komandan, Abu Wardah Asy-Syarqi Hafidzahullah’ tersebut terlihat gambar yang berlatar bendera hitam dengan logo persis dengan milik ISIS, dan mengajak kaum muslimin di tanah air untuk berjihad.

“Maka ambillah pelajaran karena kami adalah tentara Daulah Islam yang sedang mengingatkan kalian! Yang kalian percaya atau tidak percaya, suka atau tidak suka, rela atau tidak rela, panji hitam ini akan berkibar dengan izin Allah di atas Istana Merdeka,” seru Santoso. (Kmn)

Daerah

Gara – Gara Nasi Bungkus, Massa HMI Rusak Mobil Polantas

Inforexmagz-HMI-Tolak-Kenaikan-BBM-13

BERIMBANG.COM, Pekanbaru – Oknum massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Indonesia asal Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan merusak mobil Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbaru, Minggu (22/11/2015).

Wakil Kepala Polresta Pekanbaru AKBP Sugeng Putut Wicaksono menjelaskan tindakan tidak terpuji itu dilakukan massa HMI saat pembagian nasi bungkus yang dikomandoi Kompol Zulanda.

“Kita sangat sayangkan dengan kejadian tersebut. Semaksimal mungkin polisi berusaha mengakomodir massa namun justru tindakan anarkis yang diberikan,” jelasnya.

Mobil operasional Satlantas Polresta Pekanbaru itu penyok pada bagian belakang akibat ditendang massa. Menurut Putut, pelaku pengrusakan diperkirakan sejumlah tujuh orang.

Aksi tersebut berawal saat Kompol Zulanda membagikan makan siang kepada massa HMI dari Pinrang. Saat itu massa meminta sebanyak 42 bungkus nasi sementara petugas menyediakan 50 bungkus.

“Tanpa alasan yang jelas perwakilan massa selanjutnya tiba-tiba marah dan mengaku bahwa nasi yang diberikan kurang,” katanya.

Pasca kejadian tersebut, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Aries Syarif Hidayat menginstruksikan ketua rombongan untuk menemui petugas.

Sesaat itu juga sejumlah massa yang melakukan pengrusakan menemui Kombes Aries. Dalam pesannya, Kombes Aries menyesalkan perbuatan itu.

“Kita sudah berupaya membantu rekan-rekan sejak tadi malam. Kenapa ini dibiarkan terjadi?,” ujarnya.

Aries memberikan maaf kepada para pelaku dan meminta kepada massa untuk mengendalikan emosi. “Saya harap kepada rekan-rekan agar kejadian serupa tidak terjadi,” harap aries.(ic)

Daerah

Dari 1.178 Honorer K1, Bupati nganjuk Ajukan Hanya 200 Orang

images (3)

BERIMBANG.COM, Nganjuk – Ribuan honorer kategori satu (K1) Kabupaten Nganjuk mempertanyakan sikap bupatinya dalam memperjuangkan nasib mereka.

Pasalnya, hingga saat ini 1.178 honorer K1 Nganjuk belum juga mendapatkan formasi CPNS.

“Kami sudah bolak-balik ke Bupati Nganjuk dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Masing-masing pihak tidak mau disalahin,” kata ‎Wakil Ketua Forum Honorer K1 Nganjuk John Wadoe‎ kepada JPNN, Minggu (22/11).

John mengungkapkan, bupatinya menyatakan sudah mengirim surat kepada MenPAN-RB soal formasi CPNS dari K1 Nganjuk. Sementara KemenPAN-RB menyebutkan, memang ada permintaan formasi namun yang diajukan Bupati Nganjuk hanya 200 orang saja.

“Karena yang diminta bupati hanya 200, makanya sampai saat MenPAN-RB belum menetapkan formasinya.‎ MenPAN-RB ingin yang diusulkan itu harus semuanya (1.178 orang),” tuturnya.

Atas dua informasi yang beragam ini, membuat honorer K1 Nganjuk kebingungan. Mereka merasa dipingpong pemerintah baik pusat maupun daerah.

“Kami hanya minta pemerintah berhentilah mempermainkan nasib kami. Semua proses sudah kami jalani, bahkan rekan-rekan kami di 31 instansi lainnya sudah menjadi PNS. Tinggal kami yang di Nganjuk belum diangkat,” tandasnya.(*)

Daerah

Pasang 7 CCTV, Pemkot Cimahi Pantau Pelanggaran Perda

images (2)

BERIMBANG.COM, Cimahi – Untuk memantau zona-zona rawan pelanggaran Perda, Pemkot Cimahi memasang 7 unit CCTV disejumlah titik. Keberadaan CCTV juga bisa memantau kinerja Satpol PP dalam bertugas di lapangan.

Kasatpol PP Cimahi, Aris Permono, Sabtu (21/11/2015) menuturkan, saat ini Pemkot Cimahi baru memasang CCTV di 7 titik. Titik tersebut yaitu di Jln. Sriwijaya, Jln. Gandawijaya, Alun-Alun Cimahi, akses Tol Baros, fly over Cimindi, Jln. Mahar Martanegara, dan Jln. Cibeureum.

“Saat ini memang baru tujuh, harapan kami kedepan bisa bertambah,” katanya.

Dituturkan Aris, CCTV tersebut sangat bermanfaat bagi Satpol PP. Sebab pihaknya bisa memantau sejumlah pelanggaran Perda seperti PKL yang berjualan di badan jalan atau trotoar.

“Dengan CCTV kita jadi tahu ketika ada PKL yang jualan sembarangan hingga bisa langsung ditindak. Bahkan ketika PKL tersebut terpantau akan berjualan, kita langsung turunkan anggota bermotor untuk membersihkannya,” tegasnya.

Bukan hanya PKL, tambah Aris, dengan CCTV pihaknya bisa memantau kinerja anggota di lapangan, apakah baik atau tidak. “Makanya selain dipantau kita, kedepan bu walikota juga bisa memonitor dari CCTC tersebut,” katanya.(kk)

Internasional

Penyanderaan Di Mali Sedikitnya 27 Orang Tewas

unnamed (1)

BERIMBANG.COM – Drama penyanderaan di Hotel Radisson Blu, Bamako, Mali, telah berakhir. Sedikitnya dua orang penyerang tewas di tangan pasukan keamanan yang menyerbu masuk ke dalam hotel, Jumat (20/11/2015).

Pejabat PBB yang berada di lokasi melaporkan sebanyak 27 orang tewas dalam insiden penyerangan dan penyanderaan tersebut. Menurut pejabat yang tidak disebutkan namanya tersebut, ada 12 jenazah di lantai dasar, sementara ada 15 lainnya di lantai dua. Saat ini, pasukan PBB masih membantu otoritas Mali memeriksa hotel tersebut.

Seorang saksi mata mengatakan, polisi terlihat keluar masuk hotel, mengawal warga sipil. Beberapa di antara warga sipil tersebut terluka.

Menteri Dalam Negeri Mali, Kolonel Salif Traore, saat memberikan pernyataan di televisi setempat mengatakan, sedikitnya 76 orang dibebaskan oleh pasukan keamanan.

Sebuah kelompok militan Afrika yang berafiliasi dengan jaringan teroris Al Qaeda mengklaim bertanggung jawab atas serangan ke Hotel Radison Blu di Bamako, Mali, Jumat (19/11/2015).

Al-Mourabitoun, sebuah kelompok yang berasal dari Mali bagian utara mengunggah pesan di Twitter berisi klaim bahwa mereka adalah dalang penyerangan di Radison Blu. Belum ada pihak yang memastikan kebenaran dari klaim kelompok yang sebagian besar terdiri atas suku Tuareg dan Arab itu.

Sebelumnya, Salif mengatakan, tiga orang terbunuh, sementara dua lainnya terluka oleh kelompok bersenjata yang menembus keamanan di pintu masuk hotel pada sekitar pukul 7 pagi. Mereka memberondongkan peluru sambli meneriakan “Allahu Akbar”.

Seorang sumber keamanan dan seorang saksi mata, kepada Reuters mengatakan, suara tembakan terdengar berulang kali saat para penyerang naik ke hotel, lantai demi lantai. Televisi setempat menyebutkan, 80 sandera telah berhasil keluar dari hotel tersebut di siang hari. Namun, satu jam kemudian, situs resmi hotel menyebut bahwa 124 tamu dan 13 staf masih berada di dalam.*