Penulis: Admin Berimbang

Daerah

Sukseskan Pilkada, Kades Nanggerang Lombakan TPS

Suasana TPS diwilayah Tenggareng.    (Foto : Red)
Suasana TPS diwilayah Nanggerang. (Foto : Red)

BERIMBANG.COM, Sukabumi – Berbagai upaya dilakukan para Kepala Desa di wilayah Sukabumi dalam mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2015 yang dilaksanakan secara serentak pada hari ini, rabu (09/12/15). Seperti halnya yang dilakukan Kepala Desa (kades) Nanggerang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang melombakan TPS di wilayahnya.

Ditemui disela monitoring ke setiap TPS diwilayahnya bersama jajaran Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan, Babinkamtibmas serta Babinsa, Kades Nanggerang Ade Daryadi mengatakan, perlombaan antar TPS yang dilakukannya ini sebagai upaya untuk memacu semangat para petugas di tempat pemungutan suara.

“Perlombaan TPS rutin kami laksanakan disetiap momen pesta demokrasi. Tujuannya selain untuk mendorong semangat para pelaksana pemungutan suara, juga sebagai media edukasi dalam tertib administrasi, salah satu point penilaian dalam lomba”, tutur Kades Ade Daryadi, kepada berimbang.com siang tadi.

Lebih lanjut kades menjelaskan, poin penilaian lainnya dalam lomba yakni kerapihan, keunikan,kebersihan, keamanan dan tingkat kehadiran. Pemenang lomba akan diberikan penghargaan dari kepala desa.

“Bagi juara saya berikan piagam penghargaan, trophy serta hadiah menarik lainnya”, sebutnya.

Kades berharap, pelaksanaan pemungutan suara di wilayahnya dapat berjalan lancar sesuai harapan, sukses dan tanpa ekses.

Berdasarkan pantauan tim berimbang.com, hingga pukul 12.00 siang tadi, tingkat kehadiran hak pilih di 13 TPS yang tersebar di 9 rukun warga wilayah Desa Nanggerang sudah mencapai 60 persen. (Red)

BogorJabodetabek

Kompetisi Sepak Bola Cijeruk Cup Berakhir Damai

Kisruh kompetisi sepak bola Camat Cijeruk Cup berakhir damai.    (Foto: Yosep Bonang )
Kisruh kompetisi sepak bola Camat Cijeruk Cup berakhir damai. (Foto: Yosep Bonang )

BERIMBANG.COM, Bogor – Setelah melalui perdebatan panjang, akhirnya kisruh di pelaksanaan turnamen sepak bola “Camat Cijeruk Cup 2015” berakhir dengan perdamaian. Manajemen Ps desa Cijeruk dan Panitia sepakat melanjutkan sesi akhir turnamen ini dengan menjunjung motto sport membangun sportifitas bersama, tanpa mempermasalahkan lagi kendala yang sebelumnya terjadi.

Kata sepakat kedua belah pihak ini dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani oleh kedua belah pihak, disaksikan oleh kepala desa Cijeruk serta Camat setempat, usai mediasi akhir yang membuahkan kata mufakat.

“Kami telah sepakat untuk menerima keputusan bersama ini, demi menjaga kondusifitas wilayah kecamatan Cijeruk. Namun, kejadian ini tetap harus menjadi catatan besar bersama untuk peningkatan mutu kegiatan mendatang”, ujar manajer PS Desa Cijeruk, Manta kepada berimbang.com. (8/12/2015).

Sementara itu, camat Cijeruk mengatakan, ini merupakan keputusan bersama yang dilahirkan melalui musyawarah karena dirinya akan mengambil opsi tegas jika musyawarah tidak mencapai kata sepakat.

“Dua opsi yang saya berikan dalam permasalahan ini, lanjutkan kompetisi atau bubarkan saja kalo gak ada penyelesaian”, tegas camat Ibing kepada awak media.

Ditempat terpisah, sejumlah Kepala Desa di Kecamatan Cijeruk menilai, kondisi yang terjadi dalam turnamen tersebut akibat minimnya kordinasi panitia dengan jajaran kepala desa.

“Kalau saja panitia rajin berkordinasi dengan kami, permasalahan ini tidak akan terjadi. Karena kegiatan ini merupakan hajat kami para kepala desa dengan camat”, pungkas salah satu kepala desa di kecamatan Cijeruk yang diamini oleh beberapa staf kecamatan setempat kepada berimbang.com.

Sebagai tambahan informasi, paska konflik, panitia menjadwal ulangkan tahapan final dalam turnamen. Final ke tiga antara Ps desa Cijeruk dengan PS Desa Palasari memperebutkan juara 3 dan 4 yang sebelumnya akan dilaksanakan hari ini diundur pada hari sabtu (12/12/15) dan grand final memperebutkan juara 1 dan 2 antara PS Desa Tanjungsari melawan PS Desa Warung Menteng akan dilaksanakan pada minggu (13/12/15) mendatang. (Red)

BogorJabodetabek

Kisruh Turnamen Bola ” Camat Cijeruk Cup ” Masih Berlanjut

Mediasi PS Cijeruk dengan panitia.     ( Foto : Yosep Bonang )
Mediasi PS Cijeruk dengan panitia. ( Foto : Yosep Bonang )

BERIMBANG.COM, Bogor – Kisruh dalam pelaksanaan kompetisi sepak bola antar desa “Camat Cijeruk Cup” di kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, makin memanas. Mediasi antara manajemen Ps Cijeruk dengan jajaran panitia turnamen, selasa (08/12/15) pagi tadi berlangsung alot dan belum juga mencapai kata sepakat.

Manajemen PS Desa Cijeruk mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap panitia turnamen yang dinilai tidak tegas dalam menyikapi permasalahan. “Dari jadwal pertemuan hari ini saja panitia udah gak sportif, kami sudah datang ke sekretariat panitia sejak jam 10, tapi sampai sekarang pemain yang keabsahan datanya kami pertanyakan cuma satu orang yang dihadirkan”, ujar Fahad, salah satu official PS Desa Cijeruk kepada berimbang.com usai pertemuan dengan panitia.

Lebih lanjut Fahad mengatakan, bahwa pihaknya semakin mencium adanya indikasi permainan di tubuh panitia yang ditunjukan melalui sikapnya yang tidak profesional. Pertemuan yang awalnya disepakati bahwa panitia akan menghadirkan kedua pemain PS Desa Tanjungsari pada kenyataannya panitia hanya menghadirkan satu orang pemain saja. Sementara pemain lainnya hanya menitipkan berkas identitasnya kepada panitia. PS Desa Cijeruk tetap bersikeras meminta kepada panitia agar menyelesaikan permasalahan sebelum melaksanakan pertandingan Final ketiga yang diagendakan siang ini.

“Kalau masalah ini belum selesai, hari ini tim kami akan hadir ke lapangan namun bukan untuk bermain, tapi kami akan kembali mempertanyakan penyelesaian masalah”, tegas Fahad.

Sementara itu, ketua panitia turnamen menepis dugaan kecurangan manipulasi data yang ditujukan kepada panitia. Pasalnya, pada hari ini panitia sudah memenuhi tuntutan pihak PS Desa Cijeruk dengan menghadirkan pemain yang dicurigai beserta data asli identitas kedua pemain. “Kami kira dengan dihadirkannya data asli dari kedua pemain yang dicurigai itu sudah cukup sebagai jawaban dari permasalahan yang bergulir namun pihak cijeruk tetap bersikeras meminta agar pemain yang satu lagi dihadirkan”, jelas ketua panitia turnamen sepak bola camat Cijeruk Cup, Supriyatna, saat dimintai keterangan oleh sejumlah awak media.

Dengan berbagai pertimbangan, panitia akan tetap melaksanakan pertandingan final ke tiga memperebutkan juara 3 dan 4, antara PS Desa Cijeruk dengan PS Desa Palasari, sesuai jadwal pada pukul 13.00 siang hari ini. “Kami akan tetap melaksanakan pertandingan final ke tiga siang ini”, tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, puluhan suporter dan official PS Desa Cijeruk sejak pagi hingga siang ini masih bertahan di area kantor Kecamatan Cijeruk, menunggu keputusan tegas dari panitia. (Red)

Depok

Masa Tenang, Panwaslu Depok Mulai Tertibkan Alat Peraga Kampanye

Panwaslu sedang menertibkan alat peraga kampanye.    ( Foto : Rahmat Budianto )
Panwaslu sedang menertibkan alat peraga kampanye. ( Foto : Rahmat Budianto )

BERIMBANG.COM, Depok – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Depok melakukan Penertiban APK( Alat Peraga Kampanye) Pemilihan Kepala Daerah Walikota dan Wakil Walikota Depok tahun 2015.

Pilkada Kota Depok sejak tanggal 6 Desember 2015 sudah memasuki tahap masa tenang, dua hari lagi masyarakat Kota Depok akan menentukan pilihannya untuk menentukan pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota yang akan memimpin Kota Depok untuk masa waktu 5 tahun mendatang.

Panwaslu Kota Depok, Adriansyah mengatakan untuk masa tenang sudah menertibkan APK di bantu Satpol PP, KPPS, Panwas serta PPK dan Pengawas TPS.

” Sampai detik ini masih melakukan Penertiban Alat Peraga Kampanye di 11 kecamatan, intinya sebelum hari H APK sudah harus di tertibkan, saya juga menghimbau kepada Panwas kecamatan, Kelurahan dan Pengawas TPS untuk mensterilkan APK pasangan Calon walikota dan wakil walikota Depok sampai Radius 200 meter,” tutur Adriansyah kepada berimbang.com di ruang kerjanya. Senin (7/12/2015).

Berkaitan dengan pelanggaran menurut Andriansah, pihaknya selalu menindak lanjuti setiap laporan, baik laporan yang di terima dari Panwaslu, PPS, PPK, pengawas di TPS dan masyarakat.

“Apalagi mendekati hari H, kemungkinan dugaan adanya  indikasi monney politik bisa saja terjadi. Kaitan dengan hal ini kita bersama dengan pihak Kepolisian akan menindak lanjuti sampai keranah hukum sebab pelanggaran ini masuk dalam tindak pidana umum,” terang Adriansyah.

Panwaslu juga menghimbau agar kedua pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota mempunyai kesadaran Politik agar menyampaikan kepada tim suksesnya untuk bersama sama dengan masyarakat menjaga agar Pilkada kali ini berlangsung sukses, aman dan berkualitas.(Rahmat Budianto)

BogorJabodetabek

Kompetisi Sepak Bola ” Camat Cijeruk Cup ” Memanas, Manajemen PS Tuntut Panitia

IMG_20151207_185459

BERIMBANG.COM, Bogor – Kompetisi sepak bola “Camat Cijeruk Cup” memanas. Manajemen Persatuan Sepak bola (Ps) desa Cijeruk. Senin (07/12/15) siang tadi, mendatangi kantor sekretariat panitia di komplek kantor kecamatan Cijeruk untuk meminta pertanggungjawaban atas adanya dugaan manipulasi data pemain di tim salah satu desa peserta.

Manajer PS Cijeruk mengatakan, pihaknya tidak mempermasalahkan menang ataupun kalah. Namun, menuntut profesionalisme kinerja dan konsekuensi atas aturan yang telah dibuat panitia. Hal yang dipersoalkan oleh manajemen Ps Cijeruk, masih kata dia, yakni, adanya temuan bahwa pemain di salah satu desa usianya 20  tahun. Sementara, panitia menetapkan dalam aturannya bahwa batas usia maksimal pemain berusia 18 tahun.

“Kami hanya minta panitia menghadirkan pemain dari desa tanjungsari berikut identitas dirinya yang membuktikan usianya 18 tahun. Namun setelah beberapa kali kami protes sampai hari ini panitia tidak menunjukan sikap profesionalnya”, ujar Maryadi, manajer PS Cijeruk kepada berimbang.com usai bertemu perwakilan panitia kompetisi bola camat Cijeruk Cup, siang tadi.

Lebih lanjut, Maryadi menegaskan, pihaknya menuntut panitia menyelesaikan permasalahan tersebut pada hari ini, dan menunda pertandingan semi final antara PS Desa Cijeruk dengan PS Desa Palasari. “Pending dulu pertandingan semi final besok sebelum permasalahan ini selesai”, tegas Maryadi.

Saat akan dikonfirmasi terkait masalah tersebut, panitia turnamen sepak bola bergegas meninggalkan kantor sekretariat, sehingga belum bisa dimintai keterangan.  Sementara itu, Camat Cijeruk sedang tidak berada ditempat.

Ditempat terpisah, ketua Komite Olah raga Kecamatan (KOK) Cijeruk, Santoso saat ditemui berimbang.com, berharap, agar semua pihak bisa memanfaatkan momen olah raga tingkat kecamatan ini dengan sebaik baiknya. Dalam permasalahan yang terjadi, dirinya meminta kepada semua pihak agar menyelesaikannya dengan kepala dingin, agar menemukan solusi yang terbaik.

“Saya berharap semua pihak dapat memanfaatkan moment olahraga ini dengan baik karena kegiatan ini selain sebagai penjaringan bibit bibit pesepakbola muda juga sebagai media untuk mempererat tali silaturahmi warga cijeruk, bukan hanya untuk mengejar predikat juara semata”, pungkas ketua KOK Cijeruk yang juga sebagai Kepala Desa Sukaharja yang lebih akrab disapa dengan Mas Beko ini kepada berimbang.com.

Sebagai informasi, turnamen sepak bola Camat Cijeruk Cup ini dibuka pada 21 November 2015 lalu olah muspika setempat di lapangan bola Pasir Pogor Desa Cipelang, kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Diikuti sebanyak 8 kesebelasan perwakilan dari masing masing desa se kecamatan Cijeruk.

Panitia menjadwalkan pertandingan semi final pada selasa (08/12/15) siang besok, antara kesebelasan PS Desa Cijeruk dengan PS Desa Palasari, memperebutkan juara 3 dan 4. Sementara pertandingan grand final memperebutkan juara 1 dan 2, antara kesebelasan PS Desa Tanjungsari dengan PS Desa Warung Menteng, dijadwalkan berlangsung pada rabu (09/12/15) mendatang. (Nana Suryana)

BogorJabodetabek

Desa Tajurhalang Laksanakan Pembangunan Jalan Desa

Pembangunan Jalan Desa Tajurhalang.    ( Nana Suryana )
Pembangunan Jalan Desa Tajurhalang. ( Nana Suryana )

BERIMBANG.COM, Bogor – Pemerintah desa Tajur Halang, kecamatan Cijeruk, laksanakan pembangunan jalan desa di kampung Tajur Halang, senin (07/12/15). Menurut kepala desa, kegiatan pembangunan jalan sepanjang 750 meter dengan luas 4 meter ini merupakan realisasi bantuan Dana Desa (DD) termin kedua tahun 2015.

Diding Sulaeman, kepala desa Tajur Halang, menjelaskan, jalan ini merupakan akses yang sangat diperlukan oleh masyarakat yang meliputi dua wilayah rukun warga (rw) yakni rw 3 dan 4, di 8 rukun tetangga (rt). Jalan ini pertamakali di aspal pada tahun 1997 secara swadaya, saat dirinya memimpin desa Tajur Halang pada periode sebelumnya. Kemudian, pada tahun 2012 jalan ini dibangun kembali oleh Pemerintah Kabupaten.

“Pembangunan jalan ini dibiayai oleh dana desa, dan dilaksanakan oleh masyarakat. tahap pertama kami laksanakan pembangunan sepanjang 250 meter dengan luas 4 meter. Direncanakan, pekerjaan ini bisa kami selesaikan selama 17 hari kedepan”, jelas kades.

Pembangunan tahap kedua, lanjut kades, akan dilaksanakan pada tahun 2016 mendatang di pencairan DD termin ke tiga. “Saat dd termin ke tiga yang 20 persen cair, maka kami akan melanjutkan pembangunan tahap kedua”, tambahnya.(Nana Suryana)

Depok

WALHI : Damkar Dihimbau Untuk Menggunakan Gas Detektor Tangani Bau Gas Di Depok

Ilustrasi
Ilustrasi

BERIMBANG.COM, Depok – Hebohnya pemberitaan kebocoran pipa gas di Depok di khawatirkan dapat menimbulkan gangguan di lokasi sekitar kebocoran dan berpotensi resiko keselamatan & kesehatan lingkungan setempat.

Kepala Kajian Riset dan Pengembangan Walhi DKI Jakarta, Elnard Peter menghimbau agar Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok  untuk melengkapi peralatannya dengan menggunakan Gas Detector untuk deteksi dini apabila ada keluhan serupa kembali terjadi di kemudian hari.

Gas Detector berfungsi untuk mendeteksi keberadaan gas-gas yang bersifat combustible (mudah terbakar) seperti gas alam cair propane dan butane serta gas alam methane.

“Keberadaan pipa-pipa gas tersebut tentu tidak dapat dihindari karena untuk menopang keperluan banyak pihak, namun wajib di awasi serta dikendalikan manakala ada keluhan bau gas seperti yang terjadi sore ini,” Tulis Elnard melalui rilis yang diterima berimbang.com. Senin (7/12/2015)

Demikian pula tambah Elnard, kesiapan inspektur yang bertugas (Damkar.red) dalam merespon keluhan masyarakat,  yang tentu dari pihak operator wajib memberikan arahan kepada petugas di lapangan manakala benar terjadi kebocoran agar terisolir dengan baik dan tidak berkembang menjadi bencana.

“Sebaiknya pihak K3LL (Kesehatan & Keselamatan Kerja dan Lindungan Lingkungan) dari operator yang tercatat memiliki jaringan pipa gas di Depok segera dihubungi agar datang ke lokasi guna memastikan bau gas menggunakan Gas Detector bukan produk yang berasal dari pipa mereka dan membahayakan masyarakat,” Tulisnya. (Yuli Efendi)

Berita Utama

Agung Laksono : Perlu Kocok Ulang Pimpinan DPR Bila SN Mundur

images (18)

BERIMBANG.COM, Jakarta – Mantan Ketua DPR periode 2004-2009 HR Agung Laksono menilai perlu ada wacana kocok ulang pimpinan DPR jika nantinya Ketua DPR Setya Novanto mengundurkan diri atau dimundurkan dari jabatannya berdasarkan hasil sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Pergantian pimpinan DPR bukanlah sesuatu yang mustahil menyusul dugaan pelanggaran etik Ketua DPR Setya Novanto atas kasus permintaan saham PT Freeport Indonesia.

“Menurut saya kalau saudara Novanto dimundurkan atau mengundurkan diri, sebaiknya kocok ulang ketua DPR harus dilakukan,” kata Agung Laksono dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (6/12/2015).

Agung menyebutkan, pada periode sebelumnya , posisi K etua DPR selalu dari partai politik pemenang pemilu dan begitu seterusnya. “Ketua DPR periode 2004-2009 dipimpin Golkar di mana saya jadi ketua DPR-nya, dan pada periode 2009-2014 dipimpin Pak Marzuki Alie karena Partai Demokrat menang pemilu,” jelasnya.

Menurut Agung, menjelang habis masa jabatan DPR periode 2009-2014, ada persekongkolan di Koalisi Merah Putih (KMP) yang berusaha mengubah itu semua. “Menjelang berakhirnya masa jabatan dewan, di situ diubah bukan pemenang pemilu . Kita tahu pemilu 2014 yang menang adalah PDIP. Tapi karena persekongkolan KMP , ada perombakan UU MD3 yang seolah dipaksakan,” katanya.

Ketua Umum DPP Partai Golkar hasil Munas Bali itu berharap , kocok ulang pimpinan DPR dikembalikan kepada yang berhak sesuai desain politik sebelumnya, di mana pemenang pemilu berhak mendapat jatah ketua DPR. “Kita kembali saja pada aturan MD3 yang lama, bahwa pemenang yang mendapatkan posisi ketua DPR yakni untuk sekarang ini adalah PDIP,” ujarnya .

Ia menambahkan, kalau MKD menyatakan Setya Novanto bersalah dan harus turun dari jabatannya atau mengundurkan diri, maka kepemimpinan DPR harus dikocok ulang. Partai Golkar sendiri harus ikhlas jika posisi tersebut diserahkan ke PDIP, selanjutnya sebagai wakil sesuai urutan pemenang Pemilu 2014.

“Dengan demikian maka pengisiannya dengan kocok ulang dan komposisinya PDIP sebagai K etua DPR. Diikuti Partai Golkar, Partai Gerindra dan berturut seterusnya,” katanya.(*)

Depok

Pelayanan PLN Depok Dikeluhkan Warga

images (17)

BERIMBANG.COM, Depok – Keluhan pelanggan terkait pelayanan PLN Cabang Depok dengan tidak adanya surat pemberitahuan pemadaman listrik membuat warga Kota Depok kecewa pasalnya pemadaman dari pihak PLN mendadak tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.

Seperti yang diungkapkan Aspiah, salah satu warga Kecamatan Beji, pemadaman listrik mendadak membuatnya kesulitan untuk mempersiapkan keperluan rumah tangga, salah satu kebutuhan vital seperti air yang setiap hari di pergunakan apalagi pemadaman dalam jangka waktu yang lama.

” Jelas sangat merepotkan kami bilamana tiba-tiba listrik mati begitu saja ditambah padamnya dalam jangka waktu lama,” Ujar Aspiah dengan nada kesal kepada berimbang.com dikediamannya. Kamis (3/12/2015).

Ditempat terpisah warga Kecamatan Sukmajaya, Hartono mengatakan, Pemadaman listrik secara tiba-tiba membuat peralatan elektronik mengalami kerusakan disebabkan pernah mengalami pemadaman listrik lalu nyala sampai tiga kali berturut-turut dalam waktu tiga jam.

Sementara itu, Humas PLN Cabang Depok, Setiono Budiono menjelaskan, pemadaman listrik disebabkan karena ada perencanaan dan tidak direncanakan serta dipadamkan langsung dari pusat.

Lanjutnya, pemadaman yang tidak ada perencanaan disebabkan adanya kerusakan mendadak sehingga perbaikannya perlu penanganan secara cepat oleh teknisi.

” Bila pemadamannya direncanakan, kami selalu memberikan pemberitahuan kepada pelanggan bila mana pemadamannya dalam waktu lama, tetapi bila tidak direncanakan kami tidak ada pemberitahuan,” Pungkas Setio ketika di konfirmasi berimbang.com di ruang kerjanya. (Yuli Efendi)

Depok

Polsek Beji Dan Warga Kelurahan Beji Adakan Bhakti Sosial

IMG_20151204_000234

BERIMBANG.COM, Depok – Jajaran Anggota Kepolisian Sektor Beji Bersama Warga jalan Nangka Rt 06 Rw 02 Kelurahan Beji, Kecamatan Beji Kota Depok melaksanakan Bakti Sosial Bersih bersih lingkungan dan Tempat Peribadatan Musholah “Al Abror, dan Membuat kan warga saluran got.Kamis (3/12/2015).

Kegiatan ini di laksanakan dalam Rangka Hari Ulang Tahun Polda  Metro Jaya Ke 66.

Seperti yang di sampaikan Kapolsek Beji, Kompol Ni Gusti Ayu.N supiati, SH melalui Kasi Humas Polsek Beji, Aiptu. Asaeli Bate’e kepada berimbang.com Mengatakan,rangkaian kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT Polda Metro Jaya ke 66, pada kesempatan ini Kapolsek memberikan bingkisan kepada Warga sekitar Mapolsek sebagai tanda terimakasih,” Ujar Asaeli

Kapolsek Beji juga   Menyampaikan himbauan kepada Warga masyarakat berkaitan dengan Pemilukada yang akan berlangsung pada tanggal 9 Desember 2015 mendatang.

“Agar masyarakat menggunakan Hak pilih sebaik baiknya dan Pemilukada bisa berlangsung sukses tanpa ekses,” Pungkasnya.(Rahmat budianto)