PDIP Depok Mengecam Keras Perlakukan IBH, Ikra : Tunggu Intruksi Partai

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

 217 Views

BERIMBANG.com, Depok : Sekretaris PDI Perjuangan Kota Depok, Ikravany Hilman mengecam keras perbuatan Calon Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono ( IBH ). Afifah yang juga sebagai Calon Wakil Walikota Depok mendapatkan perlakuan yang tidak senonoh dari viralnya di Pilkada Depok.

Ikra menyebut, atas kejadian yang di alami Afifah sangat tidak pantas dilakukan oleh seorang calon pemimpin Kota Depok karena dapat menimbulkan tidak adanya rasa menghargai seorang perempuan dan seakan perempuan dijadikan objek sebagai lelucon atau candaan sehingga dapat merendahkan martabat seorang perempuan.

” Calon pemimpin tuh harus punya sensitivitas terhadap perempuan jangan dijadikan candaan apalagi dilakukan oleh seorang calon pemimpin, ini bisa jadi ancaman bagi kaum perempuan kedepannya dalam hal berpartisipasi perempuan dalam berpolitik ditambah kekerasan terhadap perempuan semakin meningkat di Kota Depok , ” ujar Ikra saat mendampingi Afifah dalam Konferensi Pers di Kantor DPD PDIP Kota Depok. Kamis ( 10/9).

Ikra juga menghimbau kepada Calon pemimpin Kota Depok punya sensitivitas terhadap perempuan , apalagi menurutnya, apa yang dilakukan oleh IBH justru di Amini oleh Idris.Candaan IBH dianggap tidak pada tempatnya.

” Seharusnya Idris menegur apa yang dilakukan oleh pasangannya , apalagi beliau kan seorang Kyai yang merupakan panutan umat seharusnya mengingatkan, ini malah tertawa, mungkin mereka anggap biasa melakukan hal seperti itu , ” ucap Ikra.

Terkait langkah hukum yang akan diambil DPD PDI Perjuangan Kota Depok, Ikra dan Afifah menyerahkan semuanya kepada Pimpinan Pusat untuk dilanjutkan atau tidaknya perlakuan IBH terhadap Afifah.

” Nanti kami diskusikan dengan pengurus langkah yang akan diambil , apakah akan kita laporkan ke jalur hukum atau tidak, ini tergantung keputusan Partai, ” Pungkasnya.

Ditempat yang sama, Salah satu aktivis perempuan , Maya mengatakan, seorang sosok calon pemimpin harus mempunyai karakter santun untuk menghargai seorang perempuan. Kejadian yang menimpa Afifah Alia, menurut Maya dapat dijadikan Spirit bagi kaum perempuan di Kota Depok untuk berani berbicara.

” Kaum perempuan jangan hanya diam bilamana diperlakukan tidak semestinya oleh seoarang lelaki apalagi sampai melakukan pelecehan, ” ujar Maya.

Maya juga mendorong kepada Afifah Alia untuk melapor kepada dua lembaga khusus yang menangani kasus yang menimpanya yaitu ke Pusat Perlindungan Perempuan Anak ( PPA) Polres Depok dan juga ke Pusat Pelayanan Terpadu Polres Depok.

Iik