Depok

Depok

Kemenangan Pradi Afifah Ditunggu Para Pelaku UMKM, Depok Begaya Dukung Penuh

BERIMBANG.com, Depok – Pelaku UMKM merupakan aktor utama atau tulang punggung perekonomian Kota Depok. Hal tersebut dikatakan Supardi Lee seorang Entrepreneur, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok harus benar-benar fokus mengembangkan UMKM dengan memfasilitasi baik dari sisi pemasaran, permodalan dan manajemen bisnis.

“Potensi UMKM Depok yang sangat besar ini harus dimanfaatkan, agar ekonomi warga Kota Depok bisa tumbuh di atas rata-rata nasional,” ungkap Supardi Lee yang akan menjadi pembicara dalam acara yang di gelar Depok Begaya dengan tajuk tema

‘Membangun Kemandirian Keuangan Pribadi dan Usaha untuk UMKM Kota Depok’ pada Rabu 25 November 2020 di Cafe Kebun BBM, Sukamaju, Cilodong, Depok.

Lee sapaan akrabnya mengatakan, pelaku UMKM harus dapat mengatur keuangan bisnis dan keuangan keluarga dengan sangat baik dan hati-hati. Lebih lanjut dikatakan, maka pisahkan keuangan bisnis dengan keluarga. Pinjaman untuk bisnis jangan digunakan untuk keperluan keluarga. Kita harus hemat dan tetap hemat meski bisnis sudah mulai berkembang.

“Tetapkan berapa % dari keuntungan bisnis yang memang untuk menopang keuangan keluarga. Terpenting terus menabung dan berinvestasi agar bisnis bisa punya modal untuk berkembang,” tegasnya, Sabtu (21/11/2020).

Dikatakan Lee, hadirnya Depok Begaya dibawah kepemimpinan H. Acep Azhari tentunya sudah tidak diragukan lagi. Sepak terjang Owner rumah makan ini sudah terbukti berhasil dan diakui dikalangan pebisnis.

Saat ini Depok Begaya yang siap dan didukung oleh para pelaku ekonomi untuk mengawal program pasangan calon Wali dan Wakil Wali Kota Depok Nomor Urut 1, Pradi-Afifah merupakan suatu terobosan dan perubahan yang signifikan bagi para pelaku UMKM dalam hal bela beli produk lokal kota Depok.

“Saya sangat dukung gerakan Depok Begaya untuk memenangkan pasangan Pradi-Afifah. Suatu perubahan yang saat ini sangat ditunggu-tunggu oleh para pelaku UMKM agar lebih dapat memasarkan produk lokal Depok dalam jejaring yang lebih luas lagi mempromosikan hasil produksi asli Kota Depok,” paparnya.

Dirinya berharap, Depok Begaya lebih berperan aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai organisasi masyarakat lain, Pemda dan lembaga nasional untuk adakan program yang bermanfaat untuk UMKM Depok. **

Depok

Pradi Afifah Menang, MAN Depok Bakal Terwujud

BERIMBANG.com, Depok – Politisi Partai Gerindra menilai Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Pradi Afifah mampu membangun gedung Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Kota Depok , tentu ini akan dinantikan oleh banyak masyarakat yang ingin sekali mewujudkan keberadaan Madrasah Aliyah Negeri.

Sejak 1995 hingga 2020 Kota Depok baru punya Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN), di Jalan Kampung Sawah No31 Kelurahan Jatimulya, Cilodong Depok. Sementara Madrasah Ibtidayah Negeri (MIN), dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) hampir 25 tahun belum ada.

Ahmad Muzani selalu Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra mengatakan, Pradi dan Afifah memiliki program unggulan Salah satunya adalah terkait pendidikan sekolah aliyah negeri.

“Ngakunya kota santri, tapi pendidikan aliah negeri tidak ada. Ini berarti ada yang tidak beres mengurus Kota Depok,” tuturnya.

Dengan ide gagasan dari sekian banyak program yang pro rakyat, Gerindra mantap mengusung Pradi dan Afifah.

“Karena itu salah satu tanggungjawab kami menghadirkan pemimpin, menghadirkan wali kota yang mampu memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat. Pradi dan Bu Afifah kami pandang mampu menghadirkan kualitas pemimpin yang terbaik,” pungkas muzani.

Ahmad Muzani, menyampaikan pihaknya sudah Mendedikasikan Pradi Supriatna Berpasangan dengan Afifah Alia untuk maju sebagai calon Wali Kota Depok di Pilkada 2020 Pradi merupakan salah satu kader Gerindra itu dipilih karena dipercaya mampu mengatasi berbagai persoalan di Depok, yang merupakan salah satu kota strategis penyanggah Jakarta.

“Masyarakat Depok problemnya masih banyak. Kemiskinan dan, pengangguran banyak. Tugas seorang pemimpin, tugas seorang walikota bagaimana mensejahterakan rakyat,” kata Muzani saat bertemu dengan sejumlah kader internal Gerindra di Depok Jawa Barat belum lama ini.

Iik

Depok

YPJI Bersama DMC Bagikan Paket Sembako Dari Kemensos RI Untuk Wartawan

BERIMBANG.com, Depok – Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia (YPJI) lahir dari keprihatinan para Jurnalis Hiburan atas kondisi pandemi COVID-19 yang berdampak pada sesama rekan Jurnalis. Berawal dari sebuah Gerakan Peduli Jurnalis (GPJ) dengan membagikan paket sembako kepada para Jurnalis selama bulan Ramadhan lalu hingga menjadi Yayasan dengan cita-cita menyediakan Ambulance Pewarta.

Pembagian paket sembako yang diberikan Kementerian Sosial RI melalui Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia (YPJI) kepada beberapa jurnalis di Jabodetabek direspons positif.

Ketua Pembina DMC Rusdy Nurdiansyah sangat mengapresiasi pemberian paket sembako dari Kementerian Sosial RI melalui Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia (YPJI) untuk para rekan Jurnalis yang tergabung di Depok Media Centre (DMC).

“Saya sangat mengapresiasi bantuan sembako dari Kemensos RI melalui YPJI untuk rekan-rekan wartawan yang bertugas meliput di Depok dan tergabung dalam DMC. Tentunya bantuan ini sangat bermanfaat bagi rekan-rekan wartawan,” tutur Rusdy Nurdiansyah didampingi Ketua DMC Adie Rakasiwi, Rabu (18/11/2020).

Musa jurnalis dari media FemIndonesia.com mengatakan, bantuan sembako ini sangat bermanfaat dalam situasi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung ini. “Apa yang dilakukan YPJI bisa membantu untuk sementara kehidupan para jurnalis yang terdampak Covid-19. Terima kasih juga DMC yang telah memfasilitasi pembagian sembako ini,” ujarnya.

Sementara Ketua Depok Media Centre (DMC) Adie Rakasiwi mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia (YPJI) yang sudah memperhatikan dan peduli kepada rekan-rekan jurnalis yang ada dan bertugas meliput kegiatan di Kota Depok.

“Salut dengan apa yang telah dilakukan YPJI untuk membantu rekan-rekan jurnalis dalam kondisi pandemi Covid-19. Dengan bantuan sembako ini setidaknya dapat meringankan kehidupan para jurnalis yang terdampak Covid-19,” pungkasnya.**

Depok

H Acep Ingatkan Para Barisan Relawan Pradi Afifah Dihimbau Untuk Terus Bergerak

BERIMBANG.com, Depok – Ketua Umum ‘Depok Begaya’ H. Acep Azhari mengingatkan para barisan relawan Pradi-Afifah diimbau untuk terus bergerak. Meskipun saat ini pasangan nomor urut Satu Pradi-Afi fah selalu unggul dalam hitungan survei. Harus semakin bersemangat dan jangan terlena dengan angka-angka survei.

“Maksimalkan semua pergerakan, amankan basis-basis dukungan Pradi-Afifah agar jangan sampai tercecer dan dikondisikan oleh pihak lawan. Pencoblosan pilkada hanya tinggal menghitung hari. Semangati terus masyarakat untuk datang ke TPS pada 9 Desember mendatang,” tegas H. Acep, Rabu (18/11/2020)

Menurut H. Acep, perjuangan dan kerja keras barisan relawan sudah terlihat hasilnya. Di berbagai wilayah hingga ke pelosok kampung, masyarakat sangat antusias menyambut ajakan relawan untuk bersama-sama mewujudkan suasana baru dan membenahi Kota Depok untuk menjadi lebih baik.

“Pelan tapi pasti kawan-kawan relawan berhasil meyakinkan dan mengajak masyarakat untuk mewujudkan perubahan dan suasana baru di Kota Depok. InsyaAllah keinginan masyarakat tersebut dapat diperjuangkan di TPS dengan mencoblos pasangan nomor Satu, Pradi-Afifah,” ujarnya.

H. Acep mengaku senang menyikapi hasil survei yang memposisikan Pradi-Afifah selalu unggul. Namun dia berharap barisan relawan tidak lantas terlena dengan raihan kemenangan yang dirilis oleh lembaga survei.
“Hasil survei tentunya kami respons positif, karena itu bagian dari penilaian obyektif dari kerja keras para relawan dan kader-kader parpol koalisi. Tapi unggul di survei tidak lantas membuat kami terlena. Justru menjadi pemicu semangat, agar kami lebih maksimal memperjuangkan Pradi-Afifah menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok,” ucapnya.

Seperti diketahui, Lembaga Pemantau Pemilu, Democracy And Electoral Empowerment Patnership (DEEP) kembali merilis survei calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang ‘bertarung’ di Pilkada Depok 2020.

Hasilnya, tingkat keterpilihan di survei DEEP, pasangan Pradi Supriatna-Afifah Alia unggul 49,6 persen. Sedangkan 47,8 persen responden menyatakan memilih pasangan Muhammad Idris-Imam Budi Hartono. Lalu sebanyak 1,9 persen responden menyatakan tidak tahu dalam memilih.

Diikuti 0,7 persen responden menyatakan tidak akan memilih pasangan manapun.
Rentang waktu survei tersebut dimulai pada 24 Oktober hingga 4 November 2020. Responden yang mengikuti survei sebanyak 2.684 orang yang berdomisili dan tersebar di 11 wilayah kecamatan di Kota Depok.**

Depok

Pradi Afifah Didukung Organisasi Satria Kita Pancasila

BERIMBANG.com, Depok – Pada acara Deklarasi Organisasi Nasional Satria Kita Pancasila (SKP), Ketua Umum (Ketum) Yusdasari, SE menyatakan dukungan penuh terhadap pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna dan Afifah Alia di Pilkada Depok 9 Desember mendatang,

Acara digelar di Jalan Haji Jaeran, Rt003/Rw001 No.5 Cinere Kota Depok. Rabu, 23/09/2020.

“Satria Kita Pancasila mendukung Bapak Pradi dan Bu Afifah menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok.” Ucapnya

Dirinya menyampaikan atas dukungan yang diberikan kepada pasangan Pradi-Afifah, karena melihat Kota Depok membutuhkan sosok seorang perempuan.

“Jadi kita ingin bu Afifah yang mendampingi Pak Pradi sebagai wanita dapat memperhatikan permasalahan yang ada di kalangan wanita terkhusu di Kota Depok.” ucapnya

Mengenai Visum gratis dari janji pasangan Pradi-Afifah jika terpilih menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok kepada perempuan yang mengalami masalah pelecehan seksual, dirinya mengatakan,” kerja yang cerdas, Itu bagus. Saya sangat memdukung sekali pasangan ini karena ada wanitanya,” ujar perempuan berparas cantik itu.

Adapun mengenai sosok dari kandidat pasangan yang di usung oleh kolisi Depok bangkit ini, Dirinya menegaskan alasan mendukung Pradi-Afifah karena,” mereka tegas dan pesimis jadi saya lihat mereka cocok untuk menjadi pemimpin Depok.” ujarnya Yudasari

“Harapan saya, Depok kedepan lebih maju lagi dengan Pemerintahan yang tidak ada perbedaan golongan-golongan tertentu.” Harap Yudasari.

Dirinya juga mengatakan, SKP adalah Organisasi Nasional yang baru berjalan selama 2 tahun yang sudah membentuk Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di 32 Provinsi di Indonesia.

“Di Kota Depok sendiri; Kita sudah membentuk sejumlah DPC dan PAC, mempunyai anggota hampir 300 orang.” Sebutnya.

Sementara itu, Pradi pada saat menyampaikan sambutan mengatakan, dirinya tidak menutupi diri untuk memenuhuhi undangan dari pihak manapun. Selagi ada dalam satu visis dan misi untuk membangun Kota Depok.

“Terus terang saya tidak memilih siapa yang mengundang saya, dari mulai anak muda sampi ke kelompok yang kecil sampai yang besar. Bagaimana pun ketika mereka mengundang saya, ini adalah harapan buat saya; agar kita bersama dalam membawa Kota Depok menjadi lebih baik kedepan.” ucap Pradi.

Lanjutnya, “saya katakan bahwa kita ada dalam visi dan misi yang sama dalam memberikan program yang dapat berdaya bagi masyarakat terkhusus untuk Kota Depok. Kita memberikan tawaran, bukan kita saling menjatuhkan dengan cara-cara yang kurang tidak beradap. Programnya sudah jelas untuk membangun Kota Depok yang mengayomi, modern dan berbudaya, karena di Kota Depok terdapat berbagai macam budaya dan adat di Kota ini.” Tuturnya

“Kita bersama dalam memberikan kemampuan atau kompetensi kita untuk membangun Depok, pastinya tugas Pemerintah jelas adalah Regulator dan fasilitator, tetapi di dalam penyelengaraannya Depok ini harus diisi dari berbagai pihak dari mulai Akademisi, Tokoh agama, Konsultan, Tokoh Masyarakat dan berbagai Komunitas untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan jauh dari Korupsi dan Nepotisme itu yang tidak kita inginkan,” Pungkas Pradi*

Depok

Badrul Kamal : Pradi Afifah Pantas Untuk Membangun Depok

Mantan Walikota Depok, Badrul Kamal Bersama Pradi Afifah

BERIMBANG.com, Depok – Mantan orang nomor satu di Kota Depok, Badrul Kamal menyebutkan bahwa pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok dengan nomor urut satu, Pradi Supriatna dan Afifah Alia pantas untuk membangun Kota Depok lebih baik lagi.

Dirinya menilai bahwa sosok Pradi Supriatna yang berpengalaman tentang birokrasi dan Afifah Alia yang mempunyai gelar Sarjana Teknik dinilai sangat tepat untuk membangun Kota Depok kedepan.

“Pradi telah berpengalaman dalam birokrasi, sedangkan Afifah tahu persis dunia teknik, apalagi infrastruktur. Depok itu butuh pembangunan infrastruktur, jadi mereka pasangan yang pas untuk membangun Kota Depok,” ujar Badrul Kamal ketika dikonfirmasi oleh fokusdepok.com, dikediamannya, Bogor (24/09/2020).

Lebih lanjut ia terangkan bahwa sebagai orang tua, tentunya tidak menutup pintu bagi siapa saja yang ingin silaturahmi kepada dirinya.

“Siapapun silahkan silaturahmi kerumah saya, yang kemarin (Mohammad Idris) juga hanya silaturahmi, bukan meminta dukungan,” pungkasnya.*

Depok

Karyawan PT Barazaki Bangun Negeri Tuntut Pesangon Dan Gaji

BERIMBANG.com, Depok – Karyawan Konsultan dan Legal PT Barazaki Bangun Negeri, Herdi Hermawan (46 th) menuntut Hlhak dan kewajiban gaji dan pesangon yang tidak dibayarkan PT Barazaki Bangun Negeri yang bergerak di bidang property (Developer).

Herdi menuntut yang berkedudukan di perumahan Permata Depok, Jalan Berlian No.9 Kota Depok itu sesuai surat kesepakatan bersama yang telah disepakati.

PT Barazaki bangun negeri yang di pimpin oleh Didi Hendarawan telah sepakat akan memberikan tunjangan Operasional sebesar Rp 5 juta perbulan serta sharing profit sebesar 5% dari harga penjualan per unit rumah, namun dari Tahun 2018 hingga saat ini belum juga di bayarkan.

Melalui Kuasa Hukum nya Korenus Batkormbawa, SH , Sostones Y Sisinaru SH di dampingi Nabilla Karnia Soraya, SH kepada sejumlah wartawan di Balai Wartawan Kota Depok, Kamis (24/9/2020) mengatakan, bahwa klainnya Herdi Hermawan telah bekerja sebagai konsultan dan legal pada PT Barazaki Bangun Negeri sejak 12 Oktober 2018 hingga September 2020.

“Lalu klien kami di berhentikan tanpa melalui prosedur, tidak ada nya surat pemberitahuan dari SP1 hingga surat selanjutnya sesuai prosedur hukum,” kata Korenus Batkormbara yang di dampingi Nabilla Karnia Soraya.

Dia menambahkan, Alakibat dari pemutusan hubungan tersebut kliennya mengalami kerugian yang cukup besar dan meminta dari PT Barazaki Bangun Negeri mau menyelesaikan permasalahannya dan membayarkan apa yang menjadi hak klienny.

“Kami meminta PT Barazaki Bangun Negeri segera membayarkan dan memberikan apa yang menjadi hak kliennya sesuai dengan surat kesepakatan bersama,” jelas Korenus Batkormbawa.

Depok

Pradi Perjuangkan Hotel Di Depok Jadi Tempat Menampung Pasien Covid 19

BERIMBANG com, Depok – Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna mengaku, pihaknya saat ini sedang melobi sejumlah tempat penginapan untuk menampung pasien COVID-19, khusus dengan gejala ringan. Langkah ini dinilai perlu karena terbatasnya fasilitas rumah sakit rujukan di kota tersebut.

“Tidak menutup kemungkinan kalau itu (sewa tempat penginapan) harus dilakukan, karena kita masih ada dana cadangan. Saya rasa dalam aturan dari pemerintah pusat mengenai anggaran ini kan begitu longgar terkait dengan penggunaan COVID-19,” katanya, Senin 21 September 2020

Pradi menegaskan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan gugus tugas untuk menindaklanjuti usulan tersebut.

“Untuk hotel bisa digunakan untuk pasien dengan gejala ringan, tinggal kita lihat sarana pendukungnya,” jelas dia

Selain fokus pada penyediaan tempat isolasi, Pradi juga mengupayakan perhatian lebih pada pada korban positif COVID-19, terlebih bagi mereka yang menjadi tulang punggung keluarga.

“Kita akan upayakan dari sisi kebutuhan ekonomi mereka, selama mereka keluarganya akan kita bantu,” ujarnya

Seperti diketahui, sejumlah rumah sakit rujukan pasien COVID-19 di Kota Depok nyaris over kapasitas. Bahkan, di beberapa rumah sakit untuk HCU telah penuh. Hal itu diakui oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, dokter Novarita

Untuk mensiasati hal itu, Depok kini berkoordinasi dengan beberapa rumah sakit yang ada di wilayah penyanggah.

“Untuk pasien yang butuh HCU kita kan sudah terintegrasi dengan wilayah lain, jadi kalau di Depok enggak ada bisa ke Bogor, Jakarta dan Bekasi,” katanya

Selain sedang mengupayakan ketersediaan HCU, pihaknya juga sedang membuka lowongan untuk tenaga medis. “Ada beberapa rumah skait yang HCU-nya ada tapi untuk opersionalnya kekurangan SDM.”

Novarita mengatakan, penggunaan HCU harus dilakukan oleh tenaga ahli yang berkompeten. “Nah sekarang kita lagi rekruitmen,” katanya

Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna mengaku prihatin dengan kondisi saat ini.

“ Iya HCU kita sangat terbatas, dan berkaca dari beberapa kasus, idealnya memang harus ditambah,” kata dia

Sebagai informasi, HCU adalah unit pelayanan di rumah sakit bagi pasien dengan kondisi stabil dari fungsi pernapasan, cairan tubuh, dan kesadaran namun masih memerlukan pengobatan, perawatan dan pemantauan secara ketat.

Untuk diketahui, jumlah kasus terkonfirmasi positif di Kota Depok terus bertambah. Data resmi pemerintah setempat mencatat, jumlah kasus terkonfirmasi positif saat ini telah mencapai 3.287 orang, sembuh 2.269 orang dan meninggal dunia 112.

Jika dirunut, angka kasus positif di Kota Depok telah bertambah sebanyak 89 orang dalam kurun waktu empat hari terakhir, dengan jumlah pada Jumat lalu, mencapai 3.198 orang.

Iik

Depok

PDIP Depok Mengecam Keras Perlakukan IBH, Ikra : Tunggu Intruksi Partai

BERIMBANG.com, Depok : Sekretaris PDI Perjuangan Kota Depok, Ikravany Hilman mengecam keras perbuatan Calon Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono ( IBH ). Afifah yang juga sebagai Calon Wakil Walikota Depok mendapatkan perlakuan yang tidak senonoh dari viralnya di Pilkada Depok.

Ikra menyebut, atas kejadian yang di alami Afifah sangat tidak pantas dilakukan oleh seorang calon pemimpin Kota Depok karena dapat menimbulkan tidak adanya rasa menghargai seorang perempuan dan seakan perempuan dijadikan objek sebagai lelucon atau candaan sehingga dapat merendahkan martabat seorang perempuan.

” Calon pemimpin tuh harus punya sensitivitas terhadap perempuan jangan dijadikan candaan apalagi dilakukan oleh seorang calon pemimpin, ini bisa jadi ancaman bagi kaum perempuan kedepannya dalam hal berpartisipasi perempuan dalam berpolitik ditambah kekerasan terhadap perempuan semakin meningkat di Kota Depok , ” ujar Ikra saat mendampingi Afifah dalam Konferensi Pers di Kantor DPD PDIP Kota Depok. Kamis ( 10/9).

Ikra juga menghimbau kepada Calon pemimpin Kota Depok punya sensitivitas terhadap perempuan , apalagi menurutnya, apa yang dilakukan oleh IBH justru di Amini oleh Idris.Candaan IBH dianggap tidak pada tempatnya.

” Seharusnya Idris menegur apa yang dilakukan oleh pasangannya , apalagi beliau kan seorang Kyai yang merupakan panutan umat seharusnya mengingatkan, ini malah tertawa, mungkin mereka anggap biasa melakukan hal seperti itu , ” ucap Ikra.

Terkait langkah hukum yang akan diambil DPD PDI Perjuangan Kota Depok, Ikra dan Afifah menyerahkan semuanya kepada Pimpinan Pusat untuk dilanjutkan atau tidaknya perlakuan IBH terhadap Afifah.

” Nanti kami diskusikan dengan pengurus langkah yang akan diambil , apakah akan kita laporkan ke jalur hukum atau tidak, ini tergantung keputusan Partai, ” Pungkasnya.

Ditempat yang sama, Salah satu aktivis perempuan , Maya mengatakan, seorang sosok calon pemimpin harus mempunyai karakter santun untuk menghargai seorang perempuan. Kejadian yang menimpa Afifah Alia, menurut Maya dapat dijadikan Spirit bagi kaum perempuan di Kota Depok untuk berani berbicara.

” Kaum perempuan jangan hanya diam bilamana diperlakukan tidak semestinya oleh seoarang lelaki apalagi sampai melakukan pelecehan, ” ujar Maya.

Maya juga mendorong kepada Afifah Alia untuk melapor kepada dua lembaga khusus yang menangani kasus yang menimpanya yaitu ke Pusat Perlindungan Perempuan Anak ( PPA) Polres Depok dan juga ke Pusat Pelayanan Terpadu Polres Depok.

Iik