Bogor

BogorJabodetabek

Tuntutan Tidak Terpenuhi, Proyek Tol Bocimi Di Demo Warga

IMG-20170125-WA0117

BERIMBANG.COM, Bogor – Warga Masyarakat Ciadeg mengeluh dengan adanya Proyek Tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi), pasalanya Proyek Tol tersebut menggali tanah dengan kedalaman kurang lebih Tujuh Meter sehingga mengakibatkan sumur milik warga kekeringan.

Akhirnya Puluhan warga khususnya ibu-ibu mendemo dan menyindir sambil memegang karton yang berbagai tulisan untuk menuntut pihak Kontraktor Proyek  Tol Bocimi  PT Psco E&C indonesia Agar PT Posco memenuhi tuntutan warga untuk menyediakan sarana air bersih, perbaikan rumah warga yang retak-retak, serta untuk membuka saluran air yang di tutup oleh PT Posco itu sendiri.

Akibat aksi ini pekerjaan tol bocimi sempat terhenti beberapa jam, karena di hentikan oleh ibu-ibu yang kesal dengan proyek ini. Aksi Demo yang di lakukan oleh warga Kampung Nagrog, Rt 02 Rw 04, Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Rabu (25/01/17) pagi tadi.

" Terjadinya aksi demo ini akibat keluhan warga yang tidak di tanggapi oleh PT Posko selaku main kontraktor Tol Bocimi yang menggali tanah hingga kedalaman tujuh meter, dan mengakibatkan sumur warga menjadi kekeringan, selain itu akibat sempitnya saluran air sehingga ketika hujan turun air masuk kerumah warga, ungkap Jumhana Ketua Rw 04, Kepada Berimbang.com.

"Saya  sudah mendengar keluhan warga sejak enam bulan yang lalu, warga mengeluh  kekurangan air, karena sumur mereka kekeringan padahal kami sudah melaporkan hal ini kepada humas PT Posko namun hingga kini belum juga di tanggapi, makanya kami berdemo agar tuntutan kami di penuhi, dan satu lagi saya selaku Ketua RW meminta agar rumah warga yang rusak akibat getaran truk yang keluar masuk segera di perbaiki, agar permasalan ini tidak berlarut-larut, PT Posco harus segera merelaisasikan tuntutan yang diinginkan warga", tegas Jumhana.

Herman selaku humas PT Posko yang langsung menemui warga yang berdemo mengatakan tuntutan warga akan di sampaikan oleh manajemen PT Posko namun tututan warga ini harus secara prosedural, dengan membuat surat tuntutan warga yang ditanda tangani oleh warga dan di ketahui oleh pemerintah Desa.

" Ini adalah proyek negara, kami hanya pelaksana di lapangan, proyek ini tidak boleh merugikan dan di rugikan oleh warga, apa bila warga dirugikan akibat proyek ini, saya sebagai humas akan menjebatani dan memfasilitasi kepada pimpinan kami untuk bertanggung jawab, namun kami tidak bisa menyampaikan secara lisan, harus ada bukti tertulis dan di tanda tangani oleh warga di sini, intinya secara prosudural lah, apa bila sudah sesuai dengan prosedur maka tuntutan warga akan di penuhi" ujarnya.

Selesai menyampaikan aspirasinya di hadapan humas dan Kapolsek Cijeruk, warga yang di dominasi kaum ibu ini akhirnya membubarkan diri dengan tertib, namun apa bila tututan mereka belum di penuhi maka warga mengancam akan ada aksi yang lebih besar lagi, dengan cara akan menyetop truk, atau mengusir para pekerja jalan Tol ini. (Na/Wan)

 

BogorJabodetabek

Camat Cijeruk Tambah 10 Personil Satpol PP

IMG-20170124-WA0127

BERIMBANG.COM, Bogor- Sepuluh Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di tetapkan di Kecamatan cijeruk dalam rangka meningkatkan pengawasan wilayah dalam hal ini mengenai trantibum (ketentraman dan ketertiban umum)

Camat Cijeruk, Hidayat Saputra Dinata mengatakan, dengan adanya penambahan anggota satpol PP diupayakan dapat membatu tugas aparat kecamatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Satpol PP.

" Sebelum bertugas di lapangan saya berikan dulu pengarahan agar nanti ketika bertugas mereka sudah paham tupoksi mereka karena tugas mereka sebagai penegak Perda, dalam tugasnya mereka membantu tugas pemerintah kecamatan dalam hal ini mengenai trantibum, seperti pengawasan indekos, rumah kontrakan, serta pengendalian keamanan dan keamanan wilayah di kecamatan cijeruk, kita maping dulu mereka biar benar -benar siap" terang Hidayat.

Masykur Kepala Unit Satpol pp Kecamatan Cijeruk menambahkan, dengan danya penambahan sepuluh Personel Satpol PP yang di tempatkan dapat membantu serta dapat  meringankan tugas Kecamatan .

"Mereka akan di tugaskan di setiap desa dengan sistem rolling, selain itu ketertiban umum di wilayah kecamatan cijeruk akan lebih efektif dan menambah greget tugas kami, seperti penertiban spanduk liar, Villa tanpa ijin, dan masalah ketertiban lainya, dan program yang telah berjalan insya Allah akan berjalan lebih baik lagi, karena adanya anggota Satpol PP yang lebih muda dan gagah, saya harap mereka dapat bekerja lebih baik dan bisa terus melaporkan kejadian di lapangan," harapnya. (Na/Wan)

 

BogorJabodetabek

Sedang Memperbaiki Mobil, Jari Tangan Pria Ini Putus

IMG-20170122-WA0076

BERIMBANG.COM, Bogor – Pada saat memperbaiki mesin mobil, Nandar (35) mengalami kecelakaan bagian jari telunjuk sebelah kanan terkena kipas mesin sehingga mengakibatkan jari korban patah dan terputus

Menurut Datu, saksi sekaligus yang memiliki mobil, saat korban memperbaiki mobil bagian mesin, tidak lama korban menyuruh pemilik mobil untuk menghidupkan mesin mobil tersebut . Setelah mesin dihidupkan korban langsung berteriak ternyata jari telunjuk korban bagian kanan langsung patah dan rampung akibat kena kipas. Kejadian pagi tadi sekitar pukul 09:46 Wib di Kampung Nagrog Rt 01 RW 05, Desa Ciadeg, Kecamtan Cogombong, Kabupaten Bogor.

Lanjut Datuk, dirinya langsung membawa korban ke Klinik Amanda Medika yang beralamat di Kampung Pasir Muncang, Desa Muara Jaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor,

" Saya merasa puas dengan Klinik Amanda ini karena palayanannya yang sangat memuaskan dan cepat tanggap untuk menangani korban kecelakaan, klinik ini tidak seperti klinik atau Rumah Sakit lainnya yang ketika ada korban kecelakaan atau lainnya tidak cepat tanggap dan suka melalaikannya," pungkasnya. (Na/Yos/Wan)

 

BogorJabodetabek

Aktif Diacara Keagamaan, PAC PP Kecamatan Sukamakmur Hadiri Tablig Akbar

IMG-20170121-WA0113

BERIMBANG.COM, Bogor – Ketua PAC Kecamatan Sukamakmur bapak H. Ringgi Zaeni Ikbal S.IP bersama anggotanya ikut menghadiri dua acara Tablig Akbar NABI MUHAMMD SAW yang dipimpin oleh Abuya Ahmad Kurtubi Jaelani tepatnya di Kampung Parakan Panjang RT 02/02 Desa Sukamakmur dan Kampung Batu Tumpang RT 04/01 Desa Warga Jaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Belum lama ini.

IMG-20170121-WA0112Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Sukamakmur bpk H. Ringgi Zaenal Ikbal S.IP mengatakan, sebelumnya Ormas Pemuda PAC Pancasila Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor mendapatkan undangan dari dua panitia tablig akbar untuk hadir di acara tersebut, namun panitia tablig akbar tersebut memohon bantuan untuk ikut serta dalam pengamanan dan pengawalan di acara tablig akbar ini. Antisipasi supaya tidak ada hal-hal yang tidak di inginkan.

Acara tabling akbar di dua acara tersebut di hadiri oleh para Ulama, Kiyai, Ustad, Aparatur pemerintah, masyarakat setempat bahkan masyarakat dari luar daerah. Di Kampung Parakan Panjang diperkirakan 2.500 orang yang hadir, namun di Kampung Batu Tumpang lebih banyak diperkirakan 3.000 orang yang hadir.

Hal yang sama dikatakan Bendahara PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Sukamakmur, Ahmad Sadili, 90 anggota Pemuda Pancasila PAC Kecamatan Sukamakmur di terjunkan dalam acara tablig akbar ini, masing-masing anggota di berikan tugas, diantaranya 40 anggota ikut bergabung dengan banser-banser FPI untuk mengawal Kiyai Besar FPI yaitu Abuya Ahmad Kurtubi Jaelani selaku penceramah tablig akbar, pengawalan tersebut di mulai dari Jembatan Lewi Bilik menuju Kampung Parakan Panjang berlanjut ke Kampung Batu Tumpang, dan 50 anggota lagi di tugaskan di titik-titik tertentu dan di lokasi acara. Pemuda Pancasila PAC Kecamatan Sukamakmur siap membantu dalam berbagai hal, apa lagi menyangkut dalam keagamaan itu pasti nomer satu.

Bapak Ruswan Ardiansyah yang akrab di panggil Eno sebagai panitia tablig akbar di Kampung Parakan Panjang dan bpk Wawan sebagai panitia tablig akbar di Kampung Batu Tumpang berpendapat yang sama mengatakan, terima kasih banyak atas terjunnya Ormas Pemuda Pancasila PAC Kecamatan Sukamakmur untuk membantu kami di acara ini dengan sukarelawan dan ikhlas, Alhamdulillah acara tablig akbar ini berjalan sesuai yang di inginkan kondusif aman, dan semoga Ormas Pemuda Pancasila PAC Kecamatan Sukamakmur lebih banyak membantu kedepannya.(Red)        

 

BogorJabodetabek

Cabup Kabupaten Bogor, Tomy Kurniawan Datangi Pelaku Usaha Kecil

IMG-20170120-WA0056

BERIMBANG.COM, Bogor – Tomy Kurniawan Calon Bupati Kabupaten Bogor dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) datangi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM), pedagang menjual baju pangsi, dan tenun iket buataan Marlina sekaligus meresmikan Lapangan Bulu Tangkis di kampung Tegal Kopi Rt 01 Rw 10, Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong , Kabupaten Bogor.

Kedatangan Tomy Kurniawan yang juga artis ibu kota  di sambut oleh Kepala Desa Ciadeg Azis Muslim dan para remaja dan kaum ibu yang sudah menunggu kedatangannya sejak pagi di lapangan bulu tangkis. Kamis (19/1/17) siang tadi

Dalam wawancaranya Tomy mengatakan, Pemerintah kabupaten perlu memperhatikan UKM yang ada di setiap pelosok daerah untuk mengurangi angka pengagguran, UKM  sangat bagus. Selain itu, kata Tomy bisa memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar, mereka juga harus mendapat perhatikan dari pemerintah agar dapat maju dan berkembang, "

Saya berharap UKM semacam ini bisa terus ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya," ujar Tomy..

Lanjut Tomy, selain UKM juga turut meresmikan lapangan bulu tangkis milik warga Ciadeg, menurutnya lapangan olah raga ini adalah fasilitas yang harus di perhatikan juga, karena warga yang sehat dapat berpikir positif untuk beraktifitas sehari-hari, adapun program satu desa satu lapangan olah raga yang di gagas menteri pemuda dan olah raga itu akan membantu kemajuan olah raga di tingkat daerah.
 
" Saya dan kemenpora satu partai sama -sama partai kebangkitan bangsa, akan saya coba usulkan untuk Desa Ciadeg, untuk mendapatkan lapangan, namun saya tidak bisa berjanji karena masih banyak daerah lain yang belum mempunyai lapangan olah raga, nah untuk lapangan bulu tangkis ini saya berharap kedepanya agar kegiatan ini menjadi nilai positif bagi warga Desa ciadeg bisa lebih maju lagi dalam bidang olah raga," tutupnya.

Marlina salah satu pengrajin baju pangsi dan tenun iket merasa bangga UKM miliknya bisa di kunjungi oleh calon Bupati Kabupaten Bogor, dirinya berharap kunjungan dapat memajukan usahanya dan mendapat perhatian lagi dari pemerintah kabupaten bogor. 

" Bangga UKM saya dapat di kunjungi oleh calon bupati dan juga artis ternama, tadi beliau memberi beberapa tenun iket dan hadiah kepada warga, mudah-mudahan apa bila beliau terpilih bisa lebih dekat lagi dengan masyarakat dan bisa memperhatikan para pelaku UKM supaya lebih baik lagi" ucapnya. (Nana/Wawan).

 

BogorJabodetabek

Sering Terjadi Kecelakaan, Jalan Alternatif Cigombong Cijeruk Disoal

IMG-20170119-WA0194

BERIMBANG.COM, Bogor – Jalan Alternatif Cigombong-Cijeruk  tepatnya di kampung Citi'is Rt 03 Rw 05 desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kab Bogor, di soal warga dan para pengendara. Pasalnya jalan tersebut sambungan antara aspal dengan beton yang tingginya tidak sama dan tidak ada perapihan sehingga mengakibatkan banyaknya korban kecalakaan tunggal,  

Kepada berimbang.com, Ujang  warga setempat mengatakan, dirinya bersama warga lainya sudah merasa bosan menolong para pengendara yang jatuh di jalan, khususnya pengendara sepeda motor, sering terjadinya korban kecelakaan pada malam hari.

" Saat pengendara melaju kencang tiba-tiba saat melewati jalan tersebut langsung jatuh karena jalan yang tingginya sambungan beton ke aspal tidak sama dan berlubang apalagi pada saat hujan turun sehingg air bergenang sehingga ada korban dari anggota TNI yang jatuh di jalan tersebut, Ujar Ujang.

"Kami sering terbangun pada tengah malam karena mendengar suara motor yang jatuh, kamipun langsung membantunya sehingga korban-korban yang jautuh di sini mengalami luka-luka sampai ada yang mengalami patah tulang. banyak yang jatuh di jalan ini tapi dinas terkait kesannya cuek aja, aneh kalo dinas sampai gak tau adanya jalan yang rusak di sini," pungkasnya.

Sementara itu fajar (23) yang sering melewati jalan tersebut menuturkan, tidak ada perhatian  dari pemerintah terkait maka kejadian kecelakaan bermotor di kampung Citi'is ini kemungkinan akan jarang terjadi, ia berharap jalan Alternatif ini segera di perbaiki agar dapat mengurangi angka kecelakaan bermotor, dinas terkait jangan hanya diam dan tutup mata, kalau jalan ini di biarain begitu saja entah akan ada berapa korban lagi yang jatuh di jalan sini", cetusnya. (Nn/sef)

 

BogorJabodetabek

Geram, Massa FPI Bakar Posko GMBI Di Ciampea

IMG-20170113-WA0040BERIMBANG.COM, Bogor – Massa organisasi Front Pembela Islam (FPI) membakar markas organisasi masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) yang berada di Tegalwaru, RT05/03 Desa Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat, 13 Januari 2017. Peristiwa terjadi sekitar pukul 03 00 WIB.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi, Yusri Yunus mengatakan bahwa jumlah diperkirakan massa 150 orang. Mereka dari FPI Ciampea Jamaah Majelis Arasyafaat yang dipimpin oleh Basyit dari Pondok Pesantren At-Taqwa Cikampak Ciampea, Bogor.

Yusri menjelaskan, penyebab kejadian itu dipicu berkembangnya isu bahwa ada anggota FPI atas nama Syarief menjadi korban penusukan dan perusakan mobil akibat bentrok yang terjadi kemarin, Kamis, 12 Januari 2017. Sehingga memicu kemarahan massa FPI di Ciampea, Bogor.

"Atas kejadian tersebut mengakibatkan kerugian satu buah rumah dan sekretariat GMBI dibakar. Tidak ada korban jiwa," kata Yusri Yunus dalam keterangan persnya, Jumat, 13 Januari 2017.

Menurut Yusri, sebelum kejadian itu anggota kepolisian telah melakukan pengamanan agar tidak terjadi aksi pengerusakan dan pembakaran.
Pengamanan itu terbagi menjadi dua yaitu, di lokasi Markas GMBI yang dipimpin oleh Kapolsek Ciampea sebanyak 15 anggota polisi. Kemudian di Markas FPI Majelis Arasyafat Jembatan Cinangneg, Ciampea berjumlah 5 orang anggota polisi.

"Kapolsek Ciampea Kompol Nyoman Yudana sebelumnya telah melakukan imbauan dan negosiasi terhadap massa yang ingin mengetahui keberadaan markas GMBI, namun tidak bisa dihalau karena kalah jumlah," ujar Yusri Yunus. (Red).

BogorJabodetabek

DPD Gempa Bogor Gelar Khitanan Massal

img-20161231-wa0122

BERIMBANG.COM, Bogor- Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhamad SAW, Gerakan Muslim Penyelamat Aqidah (GEMPA) DPD Bogor gelar Khitanan Massal terhadap 35 anak yatim dan dhuafa yang di jaring dari wilayah Kecamatan Cigombong,

Acara di hadiri oleh, Ketua Dewan Syuro DPP Pusat Gempa, Ketua umun Gempa, Ketua Gempa Kab.bogor, Anggota Gempa Kab.Bogor dan perwakilan Dari kab Cianjur, Kab .Sukabumi ,kab Pekalongan dan Surabaya, serta Perwakilan Pemerintahan Desa termasuk Babinsa, Babinkamtibmas, Pemuka Masyarakat, dan para keluarga anak-anak yatim itu sendiri, acara yang di gelar di komplek pesantren Islam Al Azhar yang berlokasi di kampung Pasir Menjul, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Sabtu (31/12/16) pagi tadi

"Khitanan masal ini akan menjadi agenda rutin dari Ormas GEMPA yang insya Allah akan dilaksanakan setiap tahun terhadap anak yatim berasal dari wilayah terdekat, Hal ini merupakan Bhakti Sosial dari Ormas GEMPA yang menunjukan keberadaan Ormas GEMPA, selain dibutuhkan juga dirasakan keberadaannya di tengah-tengah masyarakat. Ungkap Ust Al Haidar, Ketua DPD Gempa Bogor kepada Berimbang.com.

"Pengennya dalam acara bhakti Sosial kali ini kami menjaring calon pengantin khitanan dari Yatim dan dhuafa se kabupaten Bogor, Namun karena keterbatasan anggaran dan faktor lainnya, maka baru bisa menjaring dari satu Kecamatan, itupun dengan jumlah terbatas.Namun saya harap tidak dilihat dari jumlahnya, namun tekat dan keikhlasan panitia yang didukung oleh donatur termasuk para pengurus Al Azhar, itu yang perlu dihargai dan di Doa'kan semoga ditambahkan rizqinya, disehatkan dan dipanjangkan umurnya serta senantiasa mendapatkan ridho dan perlindungan dari Allah SWT," Harap Alhaidir.

Haidir menambahkan, Acara khitanan masal yang direncanakan dari satu kecamatan Cigombong tersebut kenyataannya diikuti oleh pengantin khitanan dari luar Kecamatan Cigombong, bahkan terdapat pengantin khitanan dari Sukabumi. Hal ini dimaklumi karena Geografis Cigombong yang bertetanggaan dengan Kabupaten Sukabumi, dan khitanan tersebut dilaksanakan dengan seksama, oleh 5 Orang Dokter Spesialis dari klinik Al Azhar dan kemudian mereka mendapatkan bingkisan diantaranya kain sarung, baju koko, peci dan bingkisan lainnya.  (Nana/Wawan)

 

BogorJabodetabek

Jembatan Gantung Penghubung Rumpin Dan Lewiliang Tak Kunjung Diperbaiki

img-20161229-wa0082

BERIMBANG.COM, Bogor – Sebuah jembatan gantung yang menjadi penghubung dua Kecamatan, yakni Rumpin dan Leuwiliang, yang kondisinya sangat memperhatinkan. Namun jembatan reot itu terpaksa harus dilalui warga untuk keperluan mereka seperti untuk mencapai ke Pasar Leuwiliang dan melakukan aktifitas sehari-hari.

Jembatan yang dirakit menggunakan plat besi ini dulunya merupakan jembatan kayu, yang kemudian direnovasi pada tahun 2007, tepatnya di Kampung Parung Singa RT 02 RW 08, Desa Leuwibatu, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.

Masnah (45) salah satu warga setempat mengatakan, jembatan Rawayan dulu terbuat dari rakitan bambu, setelah Rahmat Yasin menjadi Bupati Kabupaten Bogor jembatan ini langsung direnovasi menggunakan plat besi,

“Jembatan Rawayan ini penghubung dua Desa, Desa Leuwibatu dan Desa Karehkel. Kalau ngojek ke pasar Leuwiliang itu 30 ribu. Tapi kalau lewat jembatan ini cukup jalan kaki menuju Desa Karehkel dan pasar Leuwiliang, kami harap jembatan tersebut segera di perhatikan", ungkap Masnah kepada Berimbang. com, belum lama ini

Sementara itu, H. Daen, Sekretaris Desa Leuwibatu mengatakan, bahwa perbaikan jembatan penghubung dua kecamatan itu sudah diajukan setiap Musrembang Kecamatan pada tiap tahunnya, Tapi sampai saat ini belum ada kabar terkait tindak lanjutnya.

"Setiap tahun malah saya selalu mengajukan soal jembatan gantung Rawayan ke Dinas terkait bahkan setiap Rapat Musrembang juga selalu saya ajukan,” ujarnya. (Nana/Wawan)

 

BogorJabodetabek

Ugal – Ugalan Dijalan, Pengendara Mobil Dihajar massa

 

img-20161227-wa0095

BERIMBANG.COM, Bogor –  Tiga pria pengguna  mobil Honda Jazz Warna putih ber No Polisi F 1721 S ugal-ugalan di jalan alternatif Cihideng-Cigombong akibatnya mobil tersebut menabrak beberapa kendaraan roda hingga pelaku melakukan tabrak lari, setelah berhasil di kepung warga, sopir dan temannya langsung di hakimi oleh ratusan warga sampai babak belur, tepatnya di kampung Cimenteng, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Selasa (27/12/16) sore tadi.

Informasi yang dihimpun berimbang.com, pelaku tabrak lari diantaranya, Yana Sumiaji (20) beralamat Cimahi Cibaraja Sukabumi, Aras (19) beralamat Tipar kota Sukabumi, dan yang satunya tidak di ketahui identitasnya karna berhasil melarikan diri, kedua pelaku langsung di amankam Polsek Cijeruk-Cigombong.

Kepada Berimbang.com, Bayu (27) saksi kejadian mengatakan, Awalnya mobil sejenis honda jazz warna putih dengan No polisi F 1721 S, melaju kencang dari arah Bogor sehingga menabrak motor yang sedang berjalan di kampung Warung Kupa, Desa Cipelang, mobil tersebut tidak berhenti malah tambah ngebut lalu warga mengejarnya sampai perumahan Lido Permai cigombong,

" Berhubung jembatan Cigombong yang sedang di bangun mobil itu masuk perumahan dan keluar lagi sehinggag menabrak lagi tiga motor dan langsung lari kembali ke arah Cijeruk, melihat mobil tersebut sudah tidak terkendali dan melaju sangat kencang di pertengahan tepatnya di kampung Citiis Desa Ciburayat lagi-lagi menabrak motor yang sedang berjalan sehingga korban luka parah dan langsung di bawa ke Rumah Sakit Ciawi," terang bayu.

" Terakhir mobil tersebut berhasil di kepung oleh ratusan warga di kampung Cimenteng Desa Warung Menteng, tanpa basa basi pengemudi dan temannya langsung di keroyok sampai babak belur, di temukan dalam mobil tersebut ada minuman keras," ungkap bayu.

Hingga berita ini di turunkan belum di ketahui Motif kejadian tabrak lari ini terjadi, sehingga mengakibatkan banyak memakan korban jiwa. (Nana/Wawan).

Editor : Redaksi