Beranda blog Halaman 386

Desa se-Kecamatan Kabandungan Prioritaskan Infrastruktur

0

IMG-20160802-WA0012

BERIMBANG.COM , Sukabumi –  Sarana jalan merupakan indikator yang sangat utama , guna menopang aktifitas masyarakat dari berbagai aspek, pengguna jasa angkutan , para petani ,maupun para karyawan baik para pegawai negeri sipil (PNS). khususnya masyarakat yang ada di kecamatan Kabandungan, dan umumnya masyarakat luas.

Maka dari itu pemerintah pusat maupun daerah , sedang gencar – gencarnya menggalakkan untuk pembangunan infrastruktur sarana jalan, melalui program alokasi dana desa (Add)  dan Dana Desa.

Seperti halnya saat ini enam (6) desa yang ada di kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.pada tahun 2016 ini sudah hampir 90 persen rampung dikerjakan melalui program add tersebut, guna pembangunan infrastruktur yang menyebar untuk pembangunan sarana jalan lingkungan, jalan desa , jalan setapak (Japak) , jalan gang ,  dan jembatan penghubung antara kampung.

Dikatakan Camat Kabandungan , Ading Ismail di ruang kerjanya selasa (2/8/16), mengatakan, sesuai visi dan misi Bupati Kabupaten Sukabumi, H.Marwan Hamami , bahwa pembangunan infrastruktur harus lebih ditingkatkan untuk kepentingan ekonomi masyarakat, guna mengakses kemudahan dalam melakukan aktifitas kegiatan masyarakat sehari-hari.

“Hal ini akan berdampak ke berbagai bidang , baik meningkatkan perekonomian masyarakat, pendidikan, kesehatan, dan para pengusaha, karena indikator  tersebut hal yang sangat penting, untuk masyarakat khususnya yang ada di kecamatan Kabandungan, dan umumnya masyarakat luas “. Ungkap ading. (Irwan)

Ketum FBR Hadiri Halal Bihalal Gardu 0363

0

PHOTO_20160802_214404

BERIMBANG.COM, Depok – Dalam rangka silahturami dijajaran Forum Betawi Rempug (FBR) diwilayah Kecamatan Cimanggis Kota Depok, Gardu. 0363 pimpinan H. Heri Setiawan mengadakan halal bihalal dan santunan anak yatim kepada anak yatim wilayah sekitar gardu.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum FBR, KH. Luthfi Hakim serta beberapa gardu yang ada di Kota Depok.

Koordinator Wilayah FBR Depok dan Bogor Raya, H. Nawi dalam sambutannya mengatakan, Modal FBR adalah kerempugan, kerempugan sesama FBR harus lebih digalakkan untuk kedepannya agar FBR di Kota Depok menjadi kuat dan bersatu dalam mendukung kesejahteraan bagi anggota.

” Kerempugan adalah modal dasar kita untuk menjadikan FBR lebih solid kedepannya, makanya mari kita sama- sama membangun solidaritas sesama anggota,” ujar Nawi.

Sementara itu, Ketum FBR, K.H Luthfi Hakim menyampaikan nasehat-nasehat kepada anggota FBR yang hadir agar lebih peduli terhadap anak yatim.

” Setiap gardu diwajibkan agar lebih peduli dan memperhatikan anak yatim, kalau kita memperlakukan anak yatim, Insya Allah akan berkah, walaupun ada gardu, fisiknya pakai bilik tetapi disitu ada anak yatim,” ucap Luthfi. ( Iik)

Carut Marutnya PPDB Kota Depok Dibalik Fakta Integritas

0

images (1)

BERIMBANG.COM, Depok – Banyaknya permainan soal titip menitip siswa di sekolah SMP dan SMA Negeri di Kota Depok banyak di perbincangkan oleh hampir semua elemen masyarakat, Fakta Integritas yang dibuat oleh Walikota Depok, Idris Abdushomad menjadi tercoreng dikarenakan masih banyaknya oknum elemen masyarakat,  pihak DPRD dengan memo saktinya serta pihak sekolah itu sendiri yang melanggar untuk memanfaatkan ( Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk kepentingan sendiri dalam meraup untung secara materi sebanyak-banyaknya.

Orang tua siswa yang diminta bayaran oleh oknum tertentu menjanjikan anaknya agar dapat masuk ke sekolah negeri yang ditunjuk walaupun hasil Surat Keterangan Ujian Nasional (SKUN) dibawah rata-rata yang dipersyaratkan oleh sekolah negeri tersebut.

Dengan dalih membantu siswa agar tidak putus sekolah, para oknum ini menuntut kepada Dinas Pendidikan dan Walikota Depok untuk bertanggung jawab atas tidak diakomodirnya siswa yang mereka titipkan kepada sekolah-sekolah Negeri sedangkan cara si oknum ini jelas melanggar dunia pendidikan.

Ketidakseriusan Walikota Depok menjadi cibiran kalangan masyarakat karena dianggap tidak komitmen dengan Fakta Integritas yang dibuatnya sendiri untuk tidak adanya titip menitip siswa dikalangan pemerintah Kota Depok maupun para anggota DPRD tetapi kenyataannya tidak sesuai fakta.

Kisruhnya PPDB membuat Walikota Depok dianggap oleh sejumlah kalangan masyarakat tidak mempunyai ketegasan dalam memimpin sehingga menimbulkan carut marutnya dunia pendidikan di Kota Depok.

Penulis : Ir. Yuli Efendi/ Pimred Berimbang.com

Warga Negara Belgia Tewas Di Kepulauan Komodo

0

1d48716e9562504e971993ac4b3b3f54f

BERIMBANG.COM, NTT – Warga negara Belgia kelahiran Indonesia ini tewas saat kegiatan snorkeling (selam permukaan) bersama keluarganya di perairan Pink Beach, Pulau Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Kepala Kepolisian Resor Manggarai Barat, AKBP Supiyanto kepada Kompas.com, Sabtu (30/7/2016) malam mengatakan, Wisanto adalah seorang dokter kandungan yang sedang berlibur di pulau tersebut. Rombongan Wisanto berjumlah 12 orang.

Mereka berangkat dari Labuan Bajo menuju ke Loh Liang Pulau Komodo, Kecamatan Komodo dengan menggunakan Kapal Olimpik yang dikemudikan oleh Agustinus Jemparu untuk melihat binatang Komodo.

“Setelah melihat-lihat Komodo, selanjutnya mereka bergerak menuju Pink Beach (Pantai Merah),”ujar Supiyanto.

Dua orang kerabat Wisanto asal Belgia, lanjut Supiyanto, melakukan snorkeling menuju ke daratan Pantai Merah, di mana saat itu Kapal Olimpik berlabuh di perairan Pantai Merah yang berjarak kurang lebih 30 meter.

Tak berselang lama, Wisanto Aryoko turun dari kapal dengan menggunakan pelampung untuk melakukan snorkeling menuju ke daratan.(tbn)

Pembangunan PJU Di Wilayah 3 Diduga Boroskan Anggaran

0

IMG-20160730-WA0015

BERIMBANG.COM, Bogor-Pembangunan penerangan jalan umum(PJU) wilayah 3 leuwiliang – paket 4 terkesan buang-buang anggaran,pasalnya penerangan jalan umum yang masih berfungsi dan layak pakai harus tumpang tindih dengan penerangan jalan umum yang baru di pasang.

Berdasarkan informasi yang didapat Berimbang.com, Pembangunan pju ini meliputi wilayah kecamatan ciampea,cibungbulang,sukajaya,leuwiliang,pamijahan,rumpin,jasinga,tenjo dan tenjolaya.dengan harga borongan sebesar Rp 328.910.000,tahun anggaran 2016″.

Dikatakan salah seorang warga gunung malang , pepen , kecamatan tenjolaya ,penerangan jalan  masih bagus,hanya saja kadang mati karena bola lampu nya putus dan hanya perlu di ganti saja,kalau pemasangan nya seperti ini,  terlihat pemerintah kabupaten bogor khususnya dinas energi sumber daya mineral boros anggaran.

Secara pribadi dirinya mengucapkan terima kasih karena pemerintah sudah memberikan penerangan jalan umum di wilayahnya yang rawan dilintasi ketika malam hari,pepen berharap pemerintah kabupaten bogor dapat merapikan kembali tiang pju yang tumpang tindih.

Sampai saat ini tim berimbang.com  belum bisa menemui pihak pemborong dan dinas esdm kabupaten bogor untuk memintai keterangan terkait pemasangan pju yang tumpang tindih tersebut.(Shr/Nn/Sht)

Editor : Redaksi

Dalam Tiga Minggu, Harga Emas Melambung Tinggi

0

7719b31328cf750e7e3527c573c75bb2BERIMBANG.COM – Harga emas naik mendekati level tertinggi dalam tiga minggu usai rilis pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) lebih rendah dari ekspektasi sehingga membebani dolar AS. Harga emas terus menguat dalam dua bulan berturut-turut.

Dilansir dari Reuters, Sabtu (30/7/2016), Departemen Perdagangan AS melaporkan pertumbuhan ekonomi AS mencapai 1,2 persen pada kuartal II 2016, angka ini jauh di bawah prediksi ekonom sekitar 2,6 persen.

Menyambut data itu, harga emas di pasar spot naik 1,4 persen menjadi US$ 1.353,44 per ounce. Angka tersebut merupakan level tertinggi sejak 12 Juli 2016.

“Keputusan The Fed untuk menaikkan suku bunga acuan tergantung pada kondisi ekonomi AS. Jika data ekonomi AS terus mengecewakan, harga emas bakal terus meroket,” kata analis dari Commerzbank Carsten Feitsch.

Dolar AS melemah 1,2 persen terhadap enam mata uang lainnya pada Jumat. Pelemahan membuat emas jadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang selain dolar AS. Hal ini memicu permintaan terhadap emas meningkat.

Harga Paladium meningkat 2,7 persen menjadi US$ 713.9 per ounce atau tertinggi sejak Oktober 2015. Harga Paladium telah meningkat sekitar 19 persen bulan ini. Harga perak naik 0,9 persen menjadi US$ 20,33 per ounce.

Sementara Platinum naik 2,7 persen ke level tertinggi dalam 14 bulan menjadi US$ 1,157,6 pe ounce. Platinum juga mencatat kenaikan bulanan terbesar sejak januari 2012 dengan lebih dari 12 persen kenaikan pada bulan ini.   (Ndw/Nrm)

Keluarga Terpidana Mati Agar Siap- Siap Malam Ini

0

4b6cf9cfb65a1a2022a3612ae37d5890

BERIMBANG.COM, Jakarta – Kejaksaan Agung atau Kejagung meminta keluarga terpidana mati yang akan dieksekusi untuk siap-siap pada malam ini. Demikian dikemukakan penasihat hukum terpidana mati warga negara Nigeria Humprey Ejike, Ricky Gunawan.

“Yang ada hanya diberitahukan kepada keluarga, Nanti siap-siap ya, dan saya juga standby sampai malam.” ucap pengacara terpidana mati Humprey di Jakarta, seperti dilansir Antara, Kamis (28/7/2016) malam.

Ricky mengatakan soal jadwal pasti pelaksanaan eksekusi mati, ia tidak tahu. Sebab, Kejagung sendiri belum menyampaikan secara pasti kendati terpidana mati sudah berada di Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Ia menjelaskan, proses eksekusi mati berjalan tidak transparan karena sejak Senin pagi 25 Juli lalu pihaknya menunggu kepastian dari Kejagung.

“Nah, dari Senin pagi itu sampai sekarang prosesnya tidak transparan, semua berjalan senyap. Tak ada kejelasan,” kata dia.

Yang ada, imbuh dia, pihak keluarga diminta untuk bersiap-siap malam ini. “Tahun lalu kita juga mendampingi, ada briefing di malam sebelumnya,” ia menegaskan.

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman mati kepada Humphrey pada 2003 atas kepemilikan heroin seberat 1,7 kilogram. Di dalam penjara, Humprey Ejike tetap menjalankan usaha dagang narkoba hingga Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menangkapnya pada tahun 2012.(L6)

Pondok Kaso Tonggoh Targetkan Pembangunan Bank Sampah

0

IMG-20160727-WA0035

BERIMBANG.COM , Sukabumi – Seringnya di beberapa daerah permasalahan sampah menjadi salah satu yang mudah nampak terlihat. hal ini di sebabkan karena perilaku masyarakat yang tidak membuang sampah pada tempatnya serta minimnya sarana dan prasarana tempat sampah.

Untuk itu, Pemerintah Desa Pondok Kaso Tonggoh , Kecamatan Cidahu , Kabupaten Sukabumi , akan targetkan pembangunan bank sampah.

Kepada berimbang.com , Kepala Desa (Kades) Pondok Kaso Tonggoh Hendi , mengatakan , di desa sangat minim tempat pembuangan sampah. munculnya permasalahan persampahan ini menjadi tanggung jawab bersama.

Namun demikian, Badan Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Sukabumi menyarankan agar pengelolaan sampah saat ini harus bisa diterapkan berbasis desa. Sebab pengelolaan sampah ini juga harus disertai dengan perubahan perilaku masyarakat. Salah satunya dengan menerapkan tiga R di lingkungan masyarakat, yakni Reduce, Reuse dan Recycle.

Sementara itu ,  Perkumpulan Masyarakat Pemerhati Pembangunan Pasundan Raya (PMP3R) di bidang Lingkungan Hidup , Arliansyah, menjelaskan , metode 3R ini bisa diterapkan salah satunya dengan membuat bank sampah untuk mengelola sampah.

“Pengelolaan berbasis desa ini yang terpenting, ada kepedulian terlebih dahulu dari pemerintah desa untuk menangani sampah. Terlebih Pemerintah Desa saat ini sudah memiliki anggaran sendiri, sehingga mereka juga bisa memprioritaskan masalah pengelolaan sampah,” ujar Arli.

Lanjut arliansyah , dari ratusan desa yang berada di Kabupaten Sukabumi, saat ini sudah ada beberapa desa yang memiliki kepedulian dalam mengelola sampah. “memang belum semua desa, tapi ada beberapa desa yang sudah mulai semangat,” ucapnya.

Menurutnya, persoalan sampah ini harus benar-benar ditangani dan mendapat perhatian dari pemerintah desa. Karena saat ini, sarana dan prasarana yang disediakan pemerintah daerah sangat terbatas. Terlebih pengelolaan di pemerintah daerah masih melakukan metode konvensional, dengan Kumpul, Angkut dan Buang. Metode ini jelas selalu bermasalah karena berkaitan dengan sarana dan prasarana yang belum bisa menjangkau semua daerah.

“Tidak semua desa juga memiliki TPS, sementara kita sistem penanganan sampah ini masih Kumpul Angkut Buang. Ini yang menjadi masalah, sehingga pengelolaan ini harus kita alihkan dengan pengelolaan berbasis desa, dengan menerapkan 3R, salah satunya dengan mengelola Bank Sampah,” jelasnya.

” Untuk mengelola Bank Sampah ini, diperlukan pemahaman kepada masyarakat. Sehingga kepedulian dari parasteakholder, terutama pemerintah desa dibutuhkan agar Kabupaten Sukabumi terbebas dari tumpukan sampah di mana-mana. Kilahnya (Irwan/Surya)

Jalan Rusak Parah Di Cijeruk, Kades Tutup Mata

0

IMG-20160723-WA0000

BERIMBANG.COM, Bogor- Jalan kampung tengah rt/04/04 desa cipicung kecamatan cijeruk kabupaten bogor di soal warga lantaran tidak ada perhatian dari pemerintah desa .(22/07/16) belum lama ini.

Pasalnya jalan yang di lintasi warga desa cipicung sering sekali para pengendara yang jatuh karena akses jalan yang rusak parah

Menurut peti (50) salah satu warga mengatakan, jalan tersebut sudah hampir dua tahun rusak namun tidak pernah ada perhatian dari desa, kecamatan maupun dinas terkait.

” Ketika hujan turun jalan ini selalu di genangi air sehingga jalan berubah seperti kubangan kerbau, Kades kesannya tutup mata,”ujarnya

Lebih lanjut peti menjelaskan, jalan ini merupakan akses warga sehari-hari bahkan pihak desa pun sering melintasi jalan tersebut namun anehnya jalan di biarkan begitu saja.

“Jalan yang berlubang besar dan cukup dalam ini para pengendara khususnya sepeda motor harus pelan-pelan saat melintasi jalan tersebut khawatir jatuh dan terpeleset karna sering sekali yang jatuh. Warga berharap pemerintah terkait untuk segera memperbaiki jalan yang rusak parah ini. ” jelas peti kepada berimbang.com.

Saat berimbang.com mencoba mendatangi kepala desa (kades) cipicung ke kantornya untuk meminta tanggapan mengenai jalan rusak kades selalu tidak ada di tempat.(suherman/ruslan/na)

Reses Anggota DPRD Depok, Rezky M Noor Serap Aspirasi Warga Beji

0

IMG-20160719-WA0010

BERIMBANG.COM, Depok – Serap Aspirasi masyarakat , Rezky M Noor Anggota Komisi D DPRD Kota Depok Saba Warga Beji Cinere Limo(BCL).

Hal ini di lakukan Ema Kiky, panggilan akrabnya pada Reses masa sidang ke III tahun sidang 2015/2016 yang berlangsung tiga hari sejak senin tgl 18-juli-2016 S/d tgl 20-juli-2016 di Beji Cinere dan Limo Dalam Rangka Menyerap Apirasi Masyarakat Kota Depok.

Pada kesempatannya Rezky M Noor melakukan di tiga tempat dengan mendengarkan langsung Aspirasi dan Keluhan dari Warga daerah Pemilihannya.
Reses hari pertama yg berlokasi di Rw O7 gang Keramat kelurahan kemiri muka kecamatan beji (pukul 13.00wib)di hadiri oleh Jajaran Muspika dan Muspida setempat. Lurah kemiri muka , Ketua LPM Tokoh Masyarakat, Karang Taruna Binmas Babinsa dan Warga serta para ketua Rw dan Ketua Rt , rw 06,07 s/d rw 1 belum lama ini.

Dalam acara tersebut warga Beji Cinere Limo(BCL) rata rata keluhannya dan masukan dari warga BCL hampir sama , berkaitan dengan pendidikan kesehatan infrastruktur dan bidang sosial lainnya yang ada di wilayah masing – masing.

Berdasarkan pantauan berimbang.com khusunya di Beji, suara warga yg paling menonjol adalah permintaan warga agar kecamatan Beji memiliki gedung sekolah SMA SMK Negri.

Seperti yang di katakan oleh Maya (38th) warga kelurahan kemiri muka, Pemerintah jangan hanya membangun gedung sekolah negri yang umum saja, akan tetapi harus membuat gedung sekolah Agama Negri, karna menurutnya melihat Akhlak generasi sekarang di nilainya sangat memprihatinkan.

Di tempat yang sama Ramdani S.sos, lurah kemiri muka juga menyampaikan keluhan warganya berkaitan dengan saluran irigasi yang harus segera ditingkatkan dan infra struktur sarana dan prasarana lainnya.

Terpisah warga tanah baru, Lurah dan LPM serta karang taruna yang hadir dalam Reses Rezky M Noor yg mewakili Partai Gerindra Kota Depok, juga meminta di buatnya gedung Sekolah SMA dan SMK negri serta informasi berkaitan dgn warga yang menjadi Korban Vaksin palsu yg berkembang baru baru ini, serta di sediakannya Sarana Olah raga dan taman bermain di kelurahan tanah baru.

Sementara itu Rezky M Noor juga menjelaskan, akan memperjuangkan aspirasi warga semaksimal mungkin, akan tetapi dalam perjuangannya saya tidak bisa sendirian.

” Saya mohon do’a restunya dan dukungan masyarakat agar bisa direalisasikan apa yang menjadi keinginan masyarakat. Berkaitan dengan gedung sekolah, saat ini kita mengupayakan yg terbaik,” Jelas Rezky M Noor(Rahmat budianto)