Beranda blog Halaman 235

Menurut Bupati Bogor Rumpin Layak Menjadi Ibu Kota Kabupaten Bogor Barat

0

BERIMBANG.com Kunjungan kerja Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat ke Kabupaten Bogor, Bahas Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru Kabupaten Bogor Barat,

Anggota komisi DPRD Provinsi Jawa Barat itu diterima secara langsung oleh Bupati Bogor, Ade Yasin, bertempat di Ruang Serbaguna 1, Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, pada Rabu (26/08/2020).

Bupati Bogor menilai  Kecamatan Rumpin lebih layak menjadi ibu kota Bogor Barat, ketimbang Kecamatan Cigudeg. Melihat beberapa kali Kejadian bencana alam  tempo hari, dan hasil kajian geologis Cigudeg merupakan wilayah yang rawan pergeseran tanah.

Adapun Rumpin merupakan wilayah yang sangat strategis, faktor alam, dan faktor-faktor pendukung lainnya menjadi alasan kuat ketertarikan Bupati Bogor akan Kecamatan Rumpin.

“Secara faktor kondisi geografis, Kecamatan Rumpin miliki letak yang sangat strategis, yang menjadikan Rumpin sangat potensial untuk menjadi kawasan unggul di Bogor Barat nanti,” terangnya.

Dari sektor kondisi alam, kecamatan Rumpin memiliki dua setu alami dengan total luas 2,7 hektar, dan sejumlah mata air alam yang berfungsi sebagi tempat resapan air, sehingga dapat dimanfaatkan untuk menghidupkan sektor pertanian.

“Daerah ini juga memiliki potensi sumber daya alam batu andesit terbaik dan terbesar di Indonesia. Perusahaan eksplorasi Holcim dan Waskita adalah bagian dari puluhan perusahaan tambang mineral yang melakukan eksplorasi di wilayah Rumpin ini,” ucapnya.

Di Kecamatan Rumpin juga terdapat Markas Komando Detasemen Bravo  Pasukan Khas (Satkes Den Bravo Paskhas) TNI, Pusat Teknologi Penerbangan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Pusdiklat Bela Negara Kementerian Pertahanan dan Balai Diklat Kehutanan.

Ade bertutur, Rumpin secara terminologi bebas dapat dimaknai sebagai rumah pimpinan, atau sarumpun sapimpinan, yang memiliki arti satu kepemimpinan.

“Atas dasar-dasar itulah kami Pemkab Bogor berpandangan, Kecamatan Rumpin merupakan wilayah yang tepat untuk dijadikan calon ibu kota Kabupaten Bogor Barat,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, rencana pembentukan Kabupaten Bogor Barat sudah sejak lama diusulkan. “Sekitar tahun 2000′  pembentukan Kabupaten Bogor Barat bukan hanya didasari atas keinginan, melainkan lebih dikarenakan pada kebutuhan agar pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat, bisa merata dan lebih efektif,” tuturnya.

Bupati Bogor berpesan, pengembangan wilayah seyogyanya memperhatikan potensi sumber daya yang dimiliki. Baik dari segi sumber daya manusia, sumber daya alam, ekonomi sosial budaya, kependudukan, luas daerah, pertahanan dan keamanan.

“Sehingga daerah tersebut benar-benar mampu menjadi daerah otonomi, dan tujuan pemekaran untuk meningkatkan pelayanan, kebutuhan, dan kesejahteraan masyarakat, dapat tercapai,” pesannya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Sadar Muslihat mengatakan, pihaknya tak ingin banyak komentar mengenai hal tersebut. Meski begitu, ia meminta agar semua berkas persyaratan dan kajian dapat dipenuhi.

Pihaknya ingin jika kajian calon ibukota Bogor Barat dilakukan secara independen dan diawasi dengan seksama. Ia juga meminta agar semua persiapan dilakukan dengan segera. Agar kelak jika moratorium dicabut, Bogor Barat bisa langsung menyongsong pemekaran tersebut.

“Yang terpenting kajian ibu kota harus dilakukan secara independen dan diawasi. Persyaratan dan lain sebagainya juga mesti sudah siap, meski belum ada kabar moratorium bakal dicabut. Kalau soal ibu kota, kita serahkan kepada kajiannya,” tutupnya.

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Resmikan Kampung Aman Covid-19, Bupati Bogor, Sembari Beri Bansos

0

BERIMBANG.com Menghadapi situasi Pandemi Covid-19 saat ini, dibutuhkan kampung tangguh, kata Bupati Bogor, Ade Yasin, saat Peresmian Kampung Aman Covid-19 di Kampung Tambakan Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Jawa Barat, Rabu (26/08/2020).

“Fase Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) saat ini seringkali disalahpahami oleh sebagian masyarakat sebagai pelonggaran terhadap protokol kesehatan. Pandemi Covid-19 belum berakhir,”

“Situasi seperti sekarang ini kita membutuhkan kampung tangguh dimana masyarakatnya memiliki kesadaran dan mampu mandiri tanpa mengandalkan bantuan dari pihak manapun untuk menjaga wilayahnya tetap aman dari penyebaran dan penularan virus corona,” teranv Ade Yasin.

Adanya pencanangan Kampung Aman Covid-19, kata Ade, “Saya tentunya sangat mendukung pencanangan Kampung Aman Covid-19 di Kecamatan Cigombong,”

“Dengan berbagai kegiatannya antara lain gerakan bagi-bagi masker dan sosialisasi secara masif mengenai manfaat masker dan bagaimana menggunakan masker dengan baik dan benar serta memproduksi sendiri masker disetiap desa,” tambahnya.

Lanjut Ade Yasin berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dengan adanya Kampung Aman Covid-19 ini.

“Kampung aman Covid-19 yang didukung oleh para pemangku kepentingan termasuk Tim PKK sebagai penggerak, motivator dan fasilitator bagi masyarakat,”

“Saya harap akan menumbuhkembangkan kesadaran dan kemandirian masyarakat untuk menjaga kampung tetap aman dan terlindungi, meredam laju penyebaran dan penularan Covid-19 serta meminimalisir dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan,” pungkasnya.

Selain meresmikan Kampung Aman Covid-19 di Kampung Tambakan Desa Wates Jaya Kecamatan Cigombong, Ade Yasi juga memberikan Bantuan Sosial (Bansos) Tahap Kedua berupa beras kepada 4.296 Keluarga Rumah Tangga Sasaran (KRTS) yang tersebar di 9 desa. Masing-masing KTRS mendapatkan 30 kilogram beras.

(Derima/Ibeng/Tim Humas Diskominfo Kab. Bogor)

Impian Kandas Sang Petinju Nasional Menjadi Juru Parkir

0

BERIMBANG.com Bogor – Freddy Paud, mungkin, satu dari sekian banyak atlit yang butuh perhatian pemerintah Indonesia, ia mencurahkan hidupnya fokus menjadi petinju, namun impiannya kandas, kala itu Menteri Olahraga dan pemuda (Menpora) dijabat Andi Malaranggeng di sel.

Dibuktikan dengan kisah Freddy saat bercerita dirinya bertanding hingga keluar negeri antara lain, Australia, Jerman, Bangkok, India, juga beberapa pertandingan di Indonesia yang terakhir ia bertanding di Sorong, Papua.

Bayaran yang pernah Fredy dapatkan terbesar sebanyak Rp 25juta satu kali pertandingan. Selain itu Ia dan atlit lainnya, pernah dijanjikan akan di beri rumah oleh Menpora kala itu,

Kandas mendapat rumah yang telah dijanjikan oleh menteri, Freddy bersama rekan atlit lainnya protes terhadap pemerintah, cerita ia, hasil protes mendapat perhatian dari kementerian Sosial dan di beri Rp 10juta ditahun 2005. Selesai sudah perhatian pemerintah terhadap Fredy sang petinju Nasional.

Namun sungguh miris dengan kehidupan Freddy saat ini, hidup sebatang kara, hingga anak dan istrinya pun harus meninggalkan Fredy, karena kesulitan mencari nafkah, “Ya.. kalau dapat uang pulang, kalau gak dapat gak pulang,” kata Freddy.

Ia bercerita dikala rumah yang ditempatinya itu bukan lagi istri dan anaknya yang membukakan pintu, karena rumahnya telah dijual, “Saya yang beli rumah ini pak,” ujar Fredy menirukan kata-kata pembeli rumahnya. Dikelopak matanya terlihat genangan air, mengingat masa sedih itu.

Prestasi Freddy dengan penghargaannya yang pernah didapat itu pun ikut lenyap tanpa ada bukti, yang tersisa hanya pakaiannya saja. Di usia yang telah menginjak 51 tahun kelahiran Ambon, hidupnya pun numpang di sekretariat Organisasi Masyarakat (Ormas) di Kabupaten Bogor. Jawa Barat.

Kini pekerjaan Freddy untuk menyambung hidup sehari-hari, hanya sebatas menjadi juru parkir di pasar Ciluer, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. “Kalau lagi ramai, cukup buat makan,” katanya. disekretariat Ormas. Selasa, 25 Agustus 2020.

Pekerjaan Freddy itu digawangi oleh Ketua Organasasi Masyarakat Maluku Satu Rasa (M1R), Cabang Kabupaten Bogor, yang diketuai oleh Ruddy Risakotta, yang begitu peduli dengan para anggotanya.

Beragam karakter anggota M1R, kata dia, saat melihat keadaan Freddy yang begitu memprihatinkan, Ruddy selaku ketua, dengan tangan terbuka iklas membantu dan memberdayakan para anggotanya itu.

“Kami tampung siapapun, dengan semangat persaudaraan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya, “saya miris melihat kehidupan Fredy yang tidak layak, dia itu petinju Nasional tanpa ada perhatian dari pemerintah,”

“Dengan usianya yang sudah lanjut, mungkin itu yang bisa Fredy lakukan menjadi juru parkir, kita tidak bisa paksakan bekerja yang lain, bukan pada bidangnya,” katanya.

Pemberdayaan Ormas M1R patut diacungi jempol dengan program yang dimilikinya, dengan segala keterbatasannya, butuh perhatian pemerintah, mulai dari perencanaan, pendidilan dan pelatihan, juga lainnya untuk mengasah dan membina anggotanya,

Selain itu, Ruddy menjelaskan, bukan hanya membina para anggotanya saja yang dilakukannya, ia juga memperhatikan pembangunan didaerahnya, salah satunya pembangunan jalan yang ia kerjakan dengan gotong royong tanpa ada uluran tangan pemerintah.

Ia menunjukan jalan masuk Ruko-ruko yang sedang diperbaiki dipasar Ciluer, “Lihat, jalan rusak, itu kami patungan membenahi jalan rusak,” pungkas Ruddy Risakotta.

(TYr)

Perusakan Rumah Dalang, Ketum PWG Bogor Raya Angkat Bicara

0

BERIMBANG.com ,Bogor – Rumah Dalang Kodrat Taryana (27) di Kampung Cipangkalan RT 05/05, Desa Bojongpicung, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jawa barat dirusak orang tak dikenal pada Minggu 23 Agustus 2020 sekitar pukul 01.00 WIB. Barang bukti batu bata dan batako berserakan di rumahnya, bersamaan pecahan kaca yang berserakan.

Kerusakan terparah berada di kamar depan yang dijadikan ruang konveksi. Kodrat Taryana, menduga kerusakan rumahnya itu ada kaitannya dengan pementasan wayang golek yang ia lakukan pada Sabtu malam di Desa Cibarengkok tempat kelahirannya.

“Saya masih manggung di Cibarengkok, istri, anak, dan keponakan pulang duluan ke rumah, setengah jam istri pulang saya dapat kabar bahwa rumah ada yang merusak,” kata Kodrat kepada wartawan. Senin (24/8/2020). Dirinya merasa shock dan langsung menghentikan pementasan pukul 02.00 WIB.

Pimpinan lingkung seni putra giri loka tersebut, sudah melaporkan kejadian pengrusakan rumahnya kepada Mapolsek Bojongpicung pada Minggu subuh. “Saat ini saya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus pengrusakan rumah saya,” ujarnya.

Terkait kejadian tersebut. Terpisah, ketua umum paguyuban Pecinta Wayang Golek (PWG) Bogor raya, Andy Djava angkat bicara. Menurutnya, pengrusakan rumah dalang Kodrat Taryana oleh orang yang belum diketahui identitasnya itu kabar buruk bagi para pelaku seni budaya.

“Pihak kepolisian harus segera mengusut tuntas dan menangkap pelakunya, apa motif dibalik itu semua,” tegasnya. Senin, (24/8/2020).

Kejadian seperti ini, jangan sampai terulang dan menimpa kepada pelaku seni lainnya. “Kalaupun ada kebencian secara personal, kan ada penyelesaian secara baik? Bukan dengan teror dan pengrusakan,” pungkasnya.

(Yosep/andy)

Wabup Bogor Dampingi Pangdam III/Siliwangi Tinjau Setu Tlajungilir

0

BERIMBANG.com Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto didampingi Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan saat meninjau Setu Tlajungilir, di Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Wilayah Kodim 0621/Kabupaten Bogor. Jawa Barat.

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto menjelaskan kegiatan revitalisasi waduk atau setu yang bekerjasama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) sejak tahun lalu.

“kami ingin mengembalikan fungsi dari waduk atau setu yang ada diwilayah Jawa Barat khususnya di Kabupaten Bogor ini sebagai cadangan air untuk warga disekitar setu tersebut,” kata Pangdam, Senin (24/08/2020).

Lanjutnya, tahun lalu mengerjakan 5 Setu dan tahun ini akan mengerjakan 7 Setu. “Setu Tlajungilir ini kita kerjakan tahun lalu, luasnya sekitar 6,4 hektar dan memiliki kedalamam 3 meter saat awal dibangun.” kata Pangdam.

Pangdam meminta masyarakat agar bisa menjaga setu untuk memberikan manfaat bagi warga sekitar. “kita membutuhkan setu untuk siklus pemanfaatan air dan lain sebagainya,” kata Nugroho.

Perintah Pangdam ke Dandim, agar Setu Tlajungilir bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, baik itu budidaya ikan atau kegiatan lainnya.

“Koordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda), Polres, Kecamatan dan unsur masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan setu sehingga kedepannya masyarakat bisa mendapatkan manfaat dari adanya setu ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan berterima kasih atas kunjungan Pangdam III/Siliwangi yang sangat konsen membenahi waduk atau setu yang ada di Kabupaten Bogor.

“Kabupaten Bogor, kurang lebih mempunyai 95 waduk atau setu yang tersebar di 40 Kecamatan dan kita juga mempunyai 9 DAS (Daerah Aliran Sungai).” terangnya.

“Semoga Kerjasama dalam membangun atau revitalisasi setu akan terus berjalan dengan baik sehingga masyarakat bisa mendapatkan manfaat dari adanya waduk atau setu diwilayahnya,” pungkas Iwan Setiawan.

Laporan: Derima/Rizki/Diskominfo Kabupaten Bogor.
Editor: Tengku Yusrizal.

Kabupaten Bogor Fokuskan Pemulihan Ekonomi

0

BERIMBANG.com Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin memimpin apel pagi, didepan para Pejabat Struktural Eselon II, Pejabat Struktural dan fungsional lingkup Setda Kabupaten Bogor, ia mengingatkan agenda kegiatan yang harus segera diselesaikan.

Khususnya, kata Burhanudin, perubahan anggaran tahun 2020 dan penyusunan program tahun 2021, reformasi birokrasi, penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi.

“Bagi perangkat daerah yang belum menyempurnakan indikator program, indikator keluaran, hasil kegiatan dan kelompok sasaran RKPD 2021 agar segera menyempurnakan,” kata Burhanudin, di Halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, pada Senin (24/08/2020).

Saat ini, lanjut ia menguraikan, dalam proses penyempurnaan RKPD tahun 2021 melalui aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) yang akan dilanjutkan dengan penyusunan Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

Penyusunan KUA-PPAS 2021 akan dilakukan simultan dengan RKPD perubahan tahun 2020.

Untuk itu, seluruh perangkat daerah agar mempersiapkan evaluasi kegiatan tahun 2020 sebagai bahan perubahan APBD tahun 2020,

Dengan fokus pada pemulihan ekonomi sesuai arahan kebijakan pemerintah pusat, dengan memperhitungkan kemampuan keuangan daerah dan kearifan lokal,

Antara lain: terkait dengan upaya pencapaian target-target program Pancakarsa, pilkades serentak di bulan Desember,

Juga kekurangan anggaran untuk insentif guru dan jaminan persalinan, percepatan realisasi bantuan sembako masyarakat terdampak, dan kegiatan lainnya terkait upaya pemulihan ekonomi.

Selain itu, pandemi COVID-19 masih berlangsung, penanganan wabah COVID-19 tidak bisa dipisahkan dengan upaya pemulihan ekonomi. pemulihan ekonomi tidak bisa lagi menunggu pandemi berakhir.

“Aspek kesehatan dan ekonomi ini harus ditangani secara paralel, dan kita harus bergerak cepat,” katanya.

“Sesuai instruksi Bupati Bogor, Saya akan segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 dan Satgas Pemulihan Ekonomi Daerah untuk menggantikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Daerah,”

“Sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden nomor 82 tahun 2020 tentang Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional,” terang Burhanudin.

Ia menambahkan, agar dapat segera dilakukan upaya penanganan covid-19 sekaligus pemulihan ekonomi daerah dengan lebih fokus dan terintegrasi, termasuk segera mengalokasikan anggaran yang dibutuhkan dalam APBD perubahan tahun 2020

Dan merencanakan kegiatan pemulihan seperti sektor pariwisata, IKM dan UMKM dan lain-lain secara terintegrasi pada RKPD  tahun 2021.

Reporter: Andi/Diskominfo Kab  Bogor.
Editor: Tengku Yusrizal

Dukung Pelaku UMKM, Bupati Bogor Permudah Perizinan

0

BERIMBANG.com Agar dapat bersaing dengan pelaku usaha lainnya, Bupati Bogor beri dukungan  pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Bogor. Jawa Barat.

Bupati Bogor, Ade Yasin bertemu dengan 10 Pelaku UMKM yang terpilih program #GALERIADEYASIN Jilid 1 (Bulan Juli-Agustus) di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, pada Sabtu (22/08/2020).

Pelaku UMKM yang hadir tersebut antara lain: 1. Cakes (d_laquw) (Sukamaju Kecamatan Jonggol), 2. Lele Gastro Kriuk (gastro.quik) (Kecamatan Cijeruk)

3. Roti Durian Cibo (abibakery17) (Kecamatan Cibinong), 4. Snack Kering (barliansyah_snack) (Desa Kedung Waringin Kecamatan Bojong Gede)

5. Madu Detox (imagorawhoney) (Kecamatan Cileungsi), 6. Minuman Markisa Bogor (suryanti_sugandi) (Cikarawang, Kecamatan Dramaga).

7. Sambel Kurma (intanpratiwi.official) (Sukamantri Kecamatan Tamansari), 8. Tas Rajut Nenny Collection (nennyiwapijabar) (Kecamatan Kemang).

9. Sandal Kulit (ghanaf.project) (Desa Sukaresmi Kecamatan Taman Sari), 10. Aneka Jam Custom (jamdinding_klokkloku) (Desa Limus Nunggal Cileungsi).

Ade mengatakan sangat bangga dengan produk-produk UMKM Kabupaten Bogor yang mampu bersaing pada event-event pameran tingkat Nasional maupun Internasional,

Oleh karena itu untuk lebih mendorong UMKM semakin berkembang, Pemerintah Kabupaten Bogor akan terus memberikan  pelatihan untuk UMKM serta kemudahan dalam memperoleh perizinan yaitu para pelaku UMKM yang telah memenuhi persyaratan akan difasilitasi pengurusan perijinannya oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor.

“Sekarang tinggal bagaimana mereka mau berinovasi bekerja keras, ketika semua persyaratan sudah lengkap dan terpilih masuk retail besar, Insya Allah pesanan banyak datang. Selanjutnya tergantung diri sendiri mau maju atau tidak, tapi kita sudah fasilitasi,”  katanya.

Bupati Bogor akan mengandalkan para pelaku usaha Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam pemulihan ekonomi di daerahnya saat pandemi covid-19.

“Hal ini juga selaras dengan program utama Pemerintah Kabupaten Bogor, Pancakarsa, yaitu Karsa Bogor Maju. Implementasinya dengan menggerakkan koperasi dan UMKM,” ujar Ade Yasin.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor, Asep Maulana Sudrajat berterima kasih kepada Bupati yang terus mendorong dan membantu pelaku UMKM untuk terus maju, dukungan dan apresiasi Bupati Bogor akan memicu semangat UMKM untuk lebih banyak berkarya dan memasarkan produknya ke pasar yg lebih luas.

“Saya berterima kasih kepada Bupati Bogor yang terus mendukung pelaku UMKM di Kabupaten Bogor untuk terus berekspresi dan memasarkan hasil produksi, sehingga lebih maju dan terpasarkan lebih luas,” ungkapnya.

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Baitul insan Ar-Raasyid Siapkan Dapur YBIA

0

BERIMBANG.com, Sukabumi – Guna mendongkrak potensi usaha, puluhan warga desa kalapanunggal, kecamatan kalapanunggal, kabupaten Sukabumi Jawa barat mengikuti sosialisasi UMKM di gedung serbaguna yayasan Baitul insan Ar-Rasyid travel umrah dan haji, di Palasari Wates No.35 RT 07/03 kalapanunggal.

Acara yang dimulai sekitar pukul 10.00 sampai dengan selesai tersebut menghadirkan narasumber Mia Kasmiah, S.Sos., kasi ekbang dan pengurus UMKM kecamatan Tajur halang kabupaten Bogor.

Dalam sambutannya, pimpinan Yayasan Baitul insan Ar-Rasyid, Hj. Eti Sumiati menyampaikan maksud dan tujuan diadakannya acara. Dirinya juga melihat potensi, dan sumber daya alam di Sukabumi, khususnya di kalapanunggal sangat melimpah. Itu semua, alangkah baiknya di manfaatkan dengan baik.

“Sumber daya alam di sini sangat melimpah, dan keberadaan yayasan tidak hanya dalam keagamaan. Tapi ada sosialnya juga. Jadi, selain mengaji di sini juga kita bisa menghasilkan sesuatu yang bisa menambah perekonomian,” ujarnya.

Untuk nama UMKM nya. Sambung ia, namanya ‘dapur YBIA’ dan sudah mengantongi ijin dari dinas terkait. Karena sebelumnya, semua perijinan sudah di urus dan sudah keluar ijinnya. “Alhamdulillah kita berani mengadakan acara ini, karena ijinnya sudah ada,” ujarnya.

Sementara itu, Mia Kasmiah dalam perkenalan pertamanya dihadapan para peserta, memperkenalkan tentang apa itu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), dan pengalaman dirinya menjadi pengurus UMKM di Tajurhalang.

“Kita tidak usah berbicara mimpi yang terlalu besar, tapi kita harus memulai dari diri kita sendiri,” ucap kasi ekbang dan pengurus UMKM Tajur halang itu.

Ditempat yang sama, ketua UMKM “Dapur YBIA” Ela Nurlaela lebih melihat ke potensi yang ada, baik sumber daya manusianya, maupun sumber daya alam yang ada di kalapanunggal.

“Kita ingin sumber daya alam yang ada di kita ini, bisa kita manfaatkan. ‘Dapur YBIA’ mempunyai lima jenis olahan makanan. Yaitu: dodol singkong, peye daun ubi, baby fish, keripik singkong, manisan pala,” pungkasnya.

(Yosep/andy)

Sambut 1 Muharam 1442 H, Yayasan Al Muawwanah Dan KB FKPPI 10.22 Depok Gelar Sunatan Massal

0

BERIMBANG.com, Depok – Dalam ranka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1442 H .Yayasan Al Muawwanah dan KB.FKPPI Depok gelar bansos sunatan massal (20/8) di tapos .

Dalam giat tersebut sebanyak 46 anak di sunat massal diantaranya, anak dari salah satu Rayon Tapos, Efi yang ikut serta dalam sunatan massal, serta warga lingkungan setempat .

Dalam pelaksanaan sunatan massal ini , Yayasan Al Muawwanah menyediakan 3 dokter ahli sunat yang didatangkan dari Bogor salah satuny adalah dokter Andi selanjutnya peserta di khitan bergantian sebanyak 3 orang. Acara tersebut di mulai dari jam 7.30 sampai selesai .

Dalam acara tersebut hadir pula kepala kelurahan dan jajaran Polsek Cimanggis serta LPM, Hadin Nuryadih.
Ditempat yang sama Ketua Rt.01/16 Cimpaeun, Sain. ” Saya sangat bangga sekali acara tersebut berjalan lancar, untuk kedepannya semoga yang disunat lebih banyak lagi .

” Saya secara pribadi berterima kasih kepada FKPPI Rayon Tapos yang sudah bersusah payah mengadakan acara ini, terutama kepada Ketua Rayon KB FKPPI Tapos .

Ikut serta pada acara tersebut saudara kita FKPPI Rayon Citereup Kab.Bogor serta biker FCRI 10.22 depok .

Haribowo sebagai ketua yayasan Al-Muawwanah dan anggota FKPPI Rayon tapos menjelaskan , Acara yang di gelar merupakan milad Yayasan yang ke 24 dan bertepatan HUT FKPPI yang ke 42 serta 1 Muharam .

” Tiada lain untuk mengingatkan kita sebagai umat islam mempunyai tahun baru islam di sebut tahun hijriah .
Kami setiap tahunnya selalu rutin mengadakan acara sunatan massal ini . Kami berterimakasih kepada donatur dan teman teman FKPPI yang sudah membantu acara ini sampai tuntas, ” ujar Haribowo

Dalam acara ini, kami selalu mengikuti anjuran dari pemerintah setempat untuk jaga jarak serta menggunakan masker , semoga wabah covid segera hilang dari bumi ini,” Harapnya .**

Sambut Tahun Baru Islam Pemuda Dusun Cirangkong Santuni Yatim dan Adakan Tabligh Akbar

0

BERIMBANG.COM, Sukabumi – Dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1 Muharram 1442 hijriah, yang bertepatan dengan hari ulang tahun kemerdekaan republik Indonesia yang ke-75, pemuda dusun cirangkong, desa makasari, kecamatan kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi Jawa barat mengadakan acara santunan anak Yatim, dan tabligh Akbar yang menghadirkan penceramah KH. Muhamad Sidik atau yang akrab dipanggil kyai ‘edan’ dari Cianjur.

Acara tersebut diadakan di eks sirkuit samolo kalapanunggal, tidak kurang dari 30 anak Yatim dari 1 kedusunan, yang meliputi 2 rukun warga, RW 07, 08, 9 rukun tetangga. Kepala desa Makasari, Rina Nuraeni, membuka acara sekitar pukul 16.00 WIB sore sekaligus menyerahkan secara simbolis santunan tersebut.

Dalam sambutannya, Rina Nuraeni menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua yang sudah terlibat dalam acara. “Terima kasih kepada semua yang sudah membantu acara ini, kedusunan cirangkong, pemuda, warga masyarakat, dan semua pihak yang mensupport acara,” singkat Rina Nuraeni. Kamis, (20/8/2020).

Acara yang melibatkan sejumlah organisasi kepemudaan itu berjalan lancar, tertib dan semua yang hadir mengikuti protokol kesehatan, turut hadir muspika kalapanunggal, Kapolsek yang diwakili, Koramil, kedusunan cirangkong, ketua RW, RT, tokoh masyarakat, tokoh agama, alim ulama, para jama’ah, warga masyarakat, pihak sponsor, dan tamu undangan lainnya.

“Terima kasih kepada muspika kalapanunggal dan jajarannya, pihak Polsek, Koramil, pemdes makasari, para pemuda cirangkong dan semua yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Alhamdulillah, kedusunan cirangkong dan para pemudanya begitu kompak,” ujar kepala dusun cirangkong, Rizki Rahman saat memberikan sambutan.

Sementara itu, pimpinan yayasan Baitul insan Ar-Raasyid (travel umrah dan haji) Hj. Eti Sumiati menyampaikan terima kasihnya kepada panitia yang telah mengikutsertakan yayasannya dalam acara.

“Alhamdulillah pada kesempatan hari ini, hari yang baik, momen hari kemerdekaan 17 Agustus yang ke 75, dan bertepatan dengan 1 Muharram. Alhamdulillah YBIA bisa berpartisipasi dan ikut serta dalam acara tabligh Akbar yang diadakan oleh dusun cirangkong desa makasari,” ucap Hj. Eti Sumiati.

Yayasan Baitul insan Ar-Raasyid. Sambungnya, bisa berkesempatan dan ada Rizki untuk berbagi dengan para anak Yatim.

“Ini adalah pengalaman pertama saya dan support pertama kali saya di YBIA, semoga kedepannya YBIA bisa terus bersinergi, berbagi dengan masyarakat dan anak Yatim disini,” tuturnya.

Dirinya juga berharap, YBIA bisa berkembang bagus kedepannya, bisa makin sukses dan bermanfaat bagi orang banyak. Dan juga bisa membantu kegiatan atau acara yang berhubungan dengan sosial.

“Pemuda disini cukup bagus. Kompak, solid, bisa jadi contoh untuk desa-desa lain, supaya bisa mengadakan acara yang lebih meriah dari ini,” pungkasnya.

(Annisa/yosep/andy)