Beranda blog Halaman 231

Panitia Pilkades Desa Ciburayut Resmi Menutup Pendaftaran Bakal Calon

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun 2020 terus bergulir. Sama halnya yang dilaksanakan oleh Panitian Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Ciburayut, Hayadi Uryadi, S.Pd mengatakan, Setelah dibukanya pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa pada 19 September 2020 sampai  27 September 2020, kini Panitia Pilkadas Ciburayut, hari ini tanggal 27 September 2020 tepatnya pukul 24.00 secara resmi menutup proses pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa tersebut sesuai waktu yang telah ditentukan, penutupan pendaftaran Balon Kades tersebut dihadiri Kasi Pemerintahan Kecamatan Cigombong. Menurutnya, sesuai yang diketahui semenjak dibukanya pendaftaran hingga saat ini ada Enam (6) Orang yang mengambil Formulir pendaftaran.

“Dari dimulai dibukanya pendaftatan ada Enam Orang yang mengambil Formulir, dan ke enam orang tersebut sudah mengembalikan Formulirnya. Jadi, sampai dengan ditutupnya pengumuman pendaftaran ada enam orang Bakal Calon Kepala Desa Ciburayut. Yaitu, Candralena, Abdulloh, Suparman, Herri Susanto, H. Odiyanto,Dede,” ujar Hayadi kepada berimbang.com, senin (28/9/20)

Hayadi menjelaskan, Selanjutnya untuk berkas persyaratan Bakal Calon Kepala Desa tersebut akan dilakukan penelitian kelengkapan persyaratan administrasi dan klarifikasi berkas permohonan bakal Calon Kepala Desa.

“Kami akan mengkroscek kembali kelengkapan persyaratan administrasi Enam para Bakal Calon Kepala Desa tersebut, bila semua berkas memenuhi persyaratan sesuai ketentuan, maka tahapan berikutnya akan dilakukan seleksi, karena  Bakan Calon Kepala Desa Ciburayut ini ada Enam Orang, hal ini harus dilakukan secara ketentuan yang mengacu kepada peraturan yang ada,” jelasnya Hayadi.

(Na)

Barinas Deklarasikan Dukungan Kepada Pasangan Pradi – Afifah

0

BERIMBANG.com, Depok – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna dan Afifah Alia, terus mengalir mendapatkan dari berbagai elemen masyarakat dan juga relawan diberbagai wilayah di Kota Depok. Seperti ratusan elemen masyarakat yang tergabung dalam Barisan Independen Nasional (Barinas), resmi deklarasi untuk mendukung serta mengawal Pradi-Afifah, menjadikan pemimpin Kota Depok kedepan.

“Jadi, benar masyarakat menginginkan Depok berobah, serta ingin akses pelayanan yang cepat dan tepat. Untuk itu, yaya yakin, ditangan Pradi-Afifah dapat merealisasikan keinginan dari masyarakat. Pelayanan masyarakat yang cepat, mudah serta amanah,” ujar Ketua Barinas Kota Depok, Ningworo, Jumat (25/9), di Bumi Wiyata Depok, Jawa Barat.

Dia menambahkan, selain pelayanan masyarakat yang mudah, pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna dan Afifah Alia mampu memberikan ruang bagi pelaku usaha yang ada di Kota Depok.

“Bahkan, kami Barinas juga siap mengawal dari menjabat Walikota dan Wakilnya hingga kepemimpinannya berkhir,” tandas Ningworo.

Ditempat yang sama, calon Wakil Wali Kota Depok, Afifah Alia, mengucapkan banyak terimakasih atas segala dukungan dan support dari berbagai relawan, hingga terlaksananya deklarasi dukungan terhadap Pradi-Afifah.

“Maka, kami ingin seluruh relawan untuk mensosialisasikan kewarga jangan golput. Kemudian, warga datang ke TPS pada tanggal 9 Desember 2020. Jadi, kami (Pradi-Afifah) mengucapkan terimakasih atas dukungan dari seluruh relawan maupun komunitas yang ada di Kota Depok,” uca Afifah Alia, dihadapan ratusan relawan saat deklarasi dukungan pemenangan Pradi-Afifah.

Afifah mengingatkan kembali, bahwa bukan hanya deklarasi, tetapi para relawan dapat turun kebawah, bersosialisasi dan mengajak warga ke TPS.

“Selain itu juga, kami telah mencanangkan 10 program yang sangat masyarakat butuhkan. Jadi, tolong sampaikan 10 program kami (Pradi-Afifah) ke masyarakat,” imbuh calon orang nomor dua di Kota Depok

Iik

Nota Keuangan Perubahan APBD Tahun 2020 di Sampaikan Wabup Bogor

0

BERIMBANG.comWakil Bupati (Wabup) Bogor menyampaikan Nota Keuangan dan Raperda tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020 dihadapan para anggota DPRD Kabupaten Bogor pada sidang paripurna istimewa, di Ruang Paripurna Gedung DPRD Kabupaten Bogor, pada (25/09/2020).

Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan mengatakan, bahwa dalam pelaksanaan program-program Pemerintahan Daerah yang tertuang dalam Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2020, telah terjadi beberapa perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi yang ditetapkan dalam Kebijakan Umum APBD tahun anggaran 2020,

Yakni perkembangan pencapaian indikator ekonomi makro Kabupaten Bogor pada semester I yang dapat mempengaruhi kondisi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bogor secara yang berkelanjutan dan berkualitas.

“Laju Pertumbuhan Ekonomi menurun 10,54 persen sedangkan Persentase Penduduk Miskin di akhir tahun 2020 diperkirakan meningkat sebesar 2,48 persen dan Tingkat Pengangguran Terbuka di akhir tahun 2020 diprediksi meningkat sebesar 3,77 persen,” kata Iwan. ,

“Selain itu, dalam menangani wabah pandemi covid-19 diperlukan langkah-langkah cepat, tepat, fokus, terpadu dan sinergi oleh pemerintah pusat dan daerah. Berdasarkan hal-hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor bersama-sama dengan DPRD telah menyepakati KUPA- PPASP APBD tahun anggaran 2020,”ujarnya.

Wabup juga menyampaikan rencana penerimaan pendapatan daerah yang semula diperkirakan sebesar 6,776 Triliun Rupiah naik 9,18% dari rencana semula. 

”Mencermati besaran pendapatan dan belanja daerah di atas, maka terjadi peningkatan defisit, menjadi 1,105 triliun rupiah, namun demikian defisit telah ditutup dengan optimalisasi pada komponen penerimaan pembiayaan daerah.” ujarnya.

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Dede Malvina Calon Kepala Desa Bojonggede Kabupaten Bogor: Lanjutkan Gerakan Perubahan

0

BERIMBANG.com – Dede Malvina, yang telah menjadi mantan Kepala Desa, ia resmi mendaftakan dirinya menjadi Calon Kepala Desa Bojong Gede, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat, 25 September 2020.

Kepercayaan diri Dede mencalonkan kembali, menurut dia masyarakat di Desanya masih menginginkan dirinya menjadi Kepala Desa (Kades). “Warga masih mendukung saya,” katanya.

Hal itu dijelaskan Dede dengan bukti banyaknya pendukung yang menjadi relawan, yang ia beri nama Taruna Dede Malvina (Tandem) dan Aksi Dede Malvina  (Adem). pengakuannya telah lama terbentuk.

Dimasa pandemi COVID-19, Dede melakukan komunikasi dan kampanye, dengan para pendukung yang juga relawan, memanfaatkan apliksi WhatsApp melalui grup Tandem dan Adem itu. juga media sosial lainnya.

Selanjutnya Dede menjelaskan visinya mewujudkan Bojonggede maju, mandiri, berbudaya dan sejahtera, meneruskan apa yang pernah ia lakukan saat menjabat sebelumnya.

Dengan misinya dalam pembangunan dan pemberdayaan, ia menekankan serta memberi contoh, pembangunan yang wajib gerak cepat, “Kalau ada jalan rusak, langsung dibenahi jalan itu,” katanya.

Prioritas Dede dalam pemberdayaan, ia menitik beratkan pada pemberdayaan warganya untuk mengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), juga kreatifitas dalam menciptakan produk-produk lokal.

Menurut Dede, BUMDes yang pernah ia lakukan tergolong sukses, menciptakan produk lokal, seperti Dodol dan brownies, “Menciptakan masyarakat desa yang proaktif dan produktif. satu diantaranya dalam memperdayakan masyaralat dengan UMKM,” katanya.

Keyakinan Dede itu mengusung prinsip, mengambil kutipan amanah yang menjadi dasar, “Lanjutkan gerakan perubahan, siap dipimpin dan siap memimpin, dan saya yakin menang,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, tokoh pemuda yang akrab disapa Belong, “(Dia) baik bermasyarakat, programnya berjalan, sampai menjadi 100 desa terbaik dari beberapa ribu desa,” katanya.

“Kenapa saya memilih dan masih mendukung dia (Deden Malvina), karena amanah serta mengerti masyarakat Desa Bojonggede,” pungkasnya.

(TYr)

Jembatan Menuju Pemakaman Umum Dikampung Palalangon Terputus Akibat Banjir

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Pasca bencana banjir bandang yang menimpa Wilayah Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Senin (21/9/20) mengakibatkan beberapa akses jalan di Wilayah Kampung Palalangon Desa Pasir Jaya terputus

Berdasarkan informasi, Dua jembatan untuk menuju pemakaman umun yang berlokasi di kampung Palalangon Rt,02, Rw, 03 Desa Pasir Jaya terputus, kini warga dengan inisiatif memperbaiki kembali jembatan dengan swadaya dari warga sekitar

Adanya dua jembatan menuju akses pemakaman umum yang terputus, Salah satu Tokoh Masyarakat Palalangon, Jono Prasetyo mengatakan, Dirinya bersama warga lainnya memperbaiki jembatan yang terputus tersebut.

“Kami bersama masyarakat lainnya berinisiatif memperbaiki jembatan yang terputus, karena kalau bukan kami siapa yang akan membangun dan memperbaiki jembatan ini. Jadi untuk perbaikan jembatan yang putus di kampung Palalangaon ini murni dari imbal swadaya masyarakat,” ungkap Jono Prasetyo melalui pesan singkat WhatsApp kepada Berimbang.com, jumat (25/9/20) siang tadi

Sebagai informasi tambahan, untuk wilayah Desa Pasir Jaya bukan hanya jembatan yang terputus. Melainkan Vipanisasi saluran Air bersih untuk masyarakat banyak yang terputus karena terbawa arus banjir tersebut

(Na)

Pradi Afifah Didukung Organisasi Satria Kita Pancasila

0

BERIMBANG.com, Depok – Pada acara Deklarasi Organisasi Nasional Satria Kita Pancasila (SKP), Ketua Umum (Ketum) Yusdasari, SE menyatakan dukungan penuh terhadap pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna dan Afifah Alia di Pilkada Depok 9 Desember mendatang,

Acara digelar di Jalan Haji Jaeran, Rt003/Rw001 No.5 Cinere Kota Depok. Rabu, 23/09/2020.

“Satria Kita Pancasila mendukung Bapak Pradi dan Bu Afifah menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok.” Ucapnya

Dirinya menyampaikan atas dukungan yang diberikan kepada pasangan Pradi-Afifah, karena melihat Kota Depok membutuhkan sosok seorang perempuan.

“Jadi kita ingin bu Afifah yang mendampingi Pak Pradi sebagai wanita dapat memperhatikan permasalahan yang ada di kalangan wanita terkhusu di Kota Depok.” ucapnya

Mengenai Visum gratis dari janji pasangan Pradi-Afifah jika terpilih menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok kepada perempuan yang mengalami masalah pelecehan seksual, dirinya mengatakan,” kerja yang cerdas, Itu bagus. Saya sangat memdukung sekali pasangan ini karena ada wanitanya,” ujar perempuan berparas cantik itu.

Adapun mengenai sosok dari kandidat pasangan yang di usung oleh kolisi Depok bangkit ini, Dirinya menegaskan alasan mendukung Pradi-Afifah karena,” mereka tegas dan pesimis jadi saya lihat mereka cocok untuk menjadi pemimpin Depok.” ujarnya Yudasari

“Harapan saya, Depok kedepan lebih maju lagi dengan Pemerintahan yang tidak ada perbedaan golongan-golongan tertentu.” Harap Yudasari.

Dirinya juga mengatakan, SKP adalah Organisasi Nasional yang baru berjalan selama 2 tahun yang sudah membentuk Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di 32 Provinsi di Indonesia.

“Di Kota Depok sendiri; Kita sudah membentuk sejumlah DPC dan PAC, mempunyai anggota hampir 300 orang.” Sebutnya.

Sementara itu, Pradi pada saat menyampaikan sambutan mengatakan, dirinya tidak menutupi diri untuk memenuhuhi undangan dari pihak manapun. Selagi ada dalam satu visis dan misi untuk membangun Kota Depok.

“Terus terang saya tidak memilih siapa yang mengundang saya, dari mulai anak muda sampi ke kelompok yang kecil sampai yang besar. Bagaimana pun ketika mereka mengundang saya, ini adalah harapan buat saya; agar kita bersama dalam membawa Kota Depok menjadi lebih baik kedepan.” ucap Pradi.

Lanjutnya, “saya katakan bahwa kita ada dalam visi dan misi yang sama dalam memberikan program yang dapat berdaya bagi masyarakat terkhusus untuk Kota Depok. Kita memberikan tawaran, bukan kita saling menjatuhkan dengan cara-cara yang kurang tidak beradap. Programnya sudah jelas untuk membangun Kota Depok yang mengayomi, modern dan berbudaya, karena di Kota Depok terdapat berbagai macam budaya dan adat di Kota ini.” Tuturnya

“Kita bersama dalam memberikan kemampuan atau kompetensi kita untuk membangun Depok, pastinya tugas Pemerintah jelas adalah Regulator dan fasilitator, tetapi di dalam penyelengaraannya Depok ini harus diisi dari berbagai pihak dari mulai Akademisi, Tokoh agama, Konsultan, Tokoh Masyarakat dan berbagai Komunitas untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan jauh dari Korupsi dan Nepotisme itu yang tidak kita inginkan,” Pungkas Pradi*

Badrul Kamal : Pradi Pengalaman Di Birokrasi, Afifah Di Dunia Teknik

0

BERIMBANG.com, Bogor — Mantan Wali Kota Depok pertama periode 2000-2005. Haji
Badrul Kamal membenarkan, bahwa dirinya tidak pernah menyatakan dukungannya kepada calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok. Seperti yang santer diberitakan mendukung calon Wali Kota Mohammad Idris, di Pilkada Depok Desember 2020.

“Jadi saya sebagai orang tua, tentunya tidak menutup pintu bagi siapa saja yang ingin silaturahim kepada dirinya. Siapapun silahkan kerumah saya, seperti kemarin Mohammad Idris juga hanya silaturahim, bukan meminta dukungan.

“Artinya, saya ini kan dianggap orang tua oleh masyarakat Depok. Setiap ada Pilkada, para calon datang meminta doa restu. Jadi,
sebagai orang tua, kepada siapapun juga yang mencalonkan, pasti ia berikan doa restu.
Bahkan, siapapun yang terpilih, harus bisa membangun Kota Depok,” ujar Badrul Kamal,
Kamis (24/09/2020), di kediamannya.

Dia mengingatkan kepada masyarakat Depok harus peduli terhadap pembangunan Kota Depok. Sehingga dalam kontek pemilihan nanti bisa memilih kandidat yang sesuai dengan keinginan masyarakat.

“Artinya, pandai, pandailah memilih colon kandidatnya untuk Kota Depok yang lebih baik. Karena, dipolitik itu terkadang, a bisa jadi b, dan b bisa jadi c, serta c bisa jadi d,” imbuh Badrul Kamal.

Menurutnya, bahwa semua calon pasti akan berbuat baik untuk masyarakat Depok. Oleh karena itu harus diawali dengan niatan yang baik, itu modalnya.

“Jadi, siapapun yang akan tampil, asalkan mempunyai niatan yang baik untuk masyarakat Depok, dan semoga direstui oleh Allah SWT,” tutur Badrul.

Badrul Kamal menyebutkan, bahwa pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok dengan nomor urut satu, Pradi Supriatna dan Afifah Alia pantas untuk membangun Kota Depok yang lebih baik lagi. Karena, sosok Pradi Supriatna yang berpengalaman tentang birokrasi dan Afifah Alia yang mempunyai gelar Sarjana Teknik dinilai sangat tepat untuk membangun Kota Depok kedepannya.

“Bahkan, Pradi juga telah berpengalaman dalam birokrasi, sedangkan Afifah tahu persis dunia teknik, apalagi dibidang infrastruktur. Maka Kota Depok, butuh pembangunan infrastruktur, jadi mereka pasangan yang pas untuk membangun Kota Depok.

Untuk itu Pradi-Afifah, jadilah bapak-ibunya untuk masyarakat Kota Depok,” tandas mantan orang nomor satu di Kota Depok itu.

Iik

Badrul Kamal : Pradi Afifah Pantas Untuk Membangun Depok

0
Mantan Walikota Depok, Badrul Kamal Bersama Pradi Afifah

BERIMBANG.com, Depok – Mantan orang nomor satu di Kota Depok, Badrul Kamal menyebutkan bahwa pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok dengan nomor urut satu, Pradi Supriatna dan Afifah Alia pantas untuk membangun Kota Depok lebih baik lagi.

Dirinya menilai bahwa sosok Pradi Supriatna yang berpengalaman tentang birokrasi dan Afifah Alia yang mempunyai gelar Sarjana Teknik dinilai sangat tepat untuk membangun Kota Depok kedepan.

“Pradi telah berpengalaman dalam birokrasi, sedangkan Afifah tahu persis dunia teknik, apalagi infrastruktur. Depok itu butuh pembangunan infrastruktur, jadi mereka pasangan yang pas untuk membangun Kota Depok,” ujar Badrul Kamal ketika dikonfirmasi oleh fokusdepok.com, dikediamannya, Bogor (24/09/2020).

Lebih lanjut ia terangkan bahwa sebagai orang tua, tentunya tidak menutup pintu bagi siapa saja yang ingin silaturahmi kepada dirinya.

“Siapapun silahkan silaturahmi kerumah saya, yang kemarin (Mohammad Idris) juga hanya silaturahmi, bukan meminta dukungan,” pungkasnya.*

Karyawan PT Barazaki Bangun Negeri Tuntut Pesangon Dan Gaji

0

BERIMBANG.com, Depok – Karyawan Konsultan dan Legal PT Barazaki Bangun Negeri, Herdi Hermawan (46 th) menuntut Hlhak dan kewajiban gaji dan pesangon yang tidak dibayarkan PT Barazaki Bangun Negeri yang bergerak di bidang property (Developer).

Herdi menuntut yang berkedudukan di perumahan Permata Depok, Jalan Berlian No.9 Kota Depok itu sesuai surat kesepakatan bersama yang telah disepakati.

PT Barazaki bangun negeri yang di pimpin oleh Didi Hendarawan telah sepakat akan memberikan tunjangan Operasional sebesar Rp 5 juta perbulan serta sharing profit sebesar 5% dari harga penjualan per unit rumah, namun dari Tahun 2018 hingga saat ini belum juga di bayarkan.

Melalui Kuasa Hukum nya Korenus Batkormbawa, SH , Sostones Y Sisinaru SH di dampingi Nabilla Karnia Soraya, SH kepada sejumlah wartawan di Balai Wartawan Kota Depok, Kamis (24/9/2020) mengatakan, bahwa klainnya Herdi Hermawan telah bekerja sebagai konsultan dan legal pada PT Barazaki Bangun Negeri sejak 12 Oktober 2018 hingga September 2020.

“Lalu klien kami di berhentikan tanpa melalui prosedur, tidak ada nya surat pemberitahuan dari SP1 hingga surat selanjutnya sesuai prosedur hukum,” kata Korenus Batkormbara yang di dampingi Nabilla Karnia Soraya.

Dia menambahkan, Alakibat dari pemutusan hubungan tersebut kliennya mengalami kerugian yang cukup besar dan meminta dari PT Barazaki Bangun Negeri mau menyelesaikan permasalahannya dan membayarkan apa yang menjadi hak klienny.

“Kami meminta PT Barazaki Bangun Negeri segera membayarkan dan memberikan apa yang menjadi hak kliennya sesuai dengan surat kesepakatan bersama,” jelas Korenus Batkormbawa.