Penulis: Admin Berimbang

Depok

Wakil Walikota Depok : Depok Berpadu, Sepak Bola Semakin Maju

IMG_20151002_151720

BERIMBANG.COM, Depok – Liga Pendidikan Indonesia (LPI) kategori tingkat SMP,SMA/SMK tingkat Kota Depok dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Depok bertempat di Stadion Merpati di Jalan Gelatik 1, Pancoranmas, Depok. Jum’at (2/10/2015).

Peresmian dihadiri oleh Dinas Pariwisata dan Olahraga, KONI Depok, Satpol PP serta Asosiasi Kota PSSI.

Wakil Walikota Depok, M.Idris Abdul Shomad mengharapkan sepak bola di Kota Depok semakin maju.

“Untuk itu perlu adanya dukungan dari masyarakat dan pengusaha-pengusaha Kota Depok untuk mensukseskan persepak bolaan yang ada di Kota Depok.

Idris menyampaikan perlu adanya seleksi pemain terbaik, untuk itu para pemain diharapkan agar bermain lebih elegan dan bermutu ditengah lapangan.

Idris juga memberikan semangat kepada para pemain untuk menyuarakan yel-yel ” Depok Berpadu, sepak bola semakin maju”

Hal yang sama dikatakan, Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Depok, Yuyun Wirasaputra dengan adanya LPI diharapkan merupakan aset bagi Pemerintah Kota Depok dan Masyarakat karena nantinya akan dicari pemain-pemain terbaik untuk di ikut sertakan ke tingkat Nasional dan Propinsi

” Dengan adanya even- even pertandingan kami akan himpun pemain- pemain terbaik di usia 15 sampai usia 17 dan 19 tahun keatas di  2015 sampai 2016 mendatang  untuk maju di Tingkat Propinsi yaitu Liga Nusantara,” Ujar Yuyun.

Maka dari itu Yuyun berharap kepada Pemerintah Kota Depok dan Masyarakat untuk mendukung sepak bola agar sepak bola di Kota Depok lebih maju kedepannya.

Yuyun juga mengatakan, anggaran sepak bola lebih besar dengan olahraga lainnya.

“Untuk itu kami berharap kepada Pemerintah Kota Depok dan pengusaha-pengusaha yang ada di Depok untuk membantu dalam memajukan dan mengembangkan pemain-pemain terbaik di Kota Depok,”Ucap Yuyun.(Yuli Efendi)

Depok

Shell Indonesia memberikan Perlindungan Konsumen

shell indonesia

BERIMBANG.COM – Beberapa waktu yang lalu pada tanggal 24 Agustus 2015,  Elnard Peter pemilik Vespa Primavera mengisi BBM kendaraannya di SPBU Shell Bintaro sebanyak 6 liter lebih namun setelah melakukan pembayaran tiba-tiba terlihat BBM merembes dari bagian bawah lalu diperiksa petugas SPBU bahwa BBM bocor.

Karena motor juga tidak bisa hidup laluPeter menuntun kendarannya  ke area parkir SPBU lalu diputuskan untuk menunggu dijemput oleh pihak Piaggio Pondok Indah agar dibawa ke alamat pemilik menggunakan pick up.

Kemudian di hari Minggu, 27 September 2015 karena unit tidak lagi akan digunakan, pemilik Elnard Peter ingin memindahkan BBM dari Vespa ke motor lainnya namun mendapatkan bahwa bahwa BBM telah menyusut hingga tinggal sekitar 3 literan dan berwarna hitam.

Kaget karena terjadi perubahan fisik pada BBM maka pihak SPBU Shell Bintaro (tempat BBM itu diperoleh) segera dihubungi dan diberitahukan, peter juga mengrimkan pesan melalui email.

Lanjut Peter, Risye sang Kepala SPBU segera menanggapi via email lalu menghubungi konsumen untuk mengakomodir permintaan serta memberikan penjelasan.

Tak diduga ternyata  menurut Peter yang di kutip dari penyataan Kepala SPBU Shell  juga pernah memberikan layanan pembuktian kepada dirinya,  saat bengkel resmi ATPM tuding BBM Shell Extra sebagai penyebab Toyota Yaris miliknya harus turun mesin pada tahun 2008 yang silam.

“Saya tidak menyangka kalau Kepala SPBU Shell Simatupang dirotasi ke Bintaro dan akan memberikan lagi dukungan terbatasnya kepada saya. Saya berterima kasih Shell Bintaro bersedia melakukan analisa laboratorium dengan membandingkan antara kondisi fisik produksi (MSDS) dan kondisi fisik yang telah berada dalam tangki kendaraan saya selama sebulan,” Ungkap Peter dibilangan Cinere, Depok. Kamis (1/10/2015)

“UU Perlindungan Konsumen mewajibkan pelaku usaha untuk bertanggung jawab dalam hal pembuktian terhadap produknya manakala diminta konsumen, spesimen BBM V-Power telah diambil pada Rabu 30-September-2015 untuk diserahkan kepada pihak laboratorium,” Ucapnya.

“Apresiasi saya untuk Shell Indonesia yang menjunjung Kepuasan dan Melindungi Konsumen, akan segera diketahui apa akar masalah dari perubahan fisik BBM Shell V-Power dalam tangki kendaraan saya,” Tambah Peter. (Yuli Efendi)

Depok

Pasar Motor Yamaha di Sumatera. Mio yang Terlaris dan Vega Jadi Andalan

yamaha2
BERIMBANG.COM, Depok – Seperti yang terjadi di pulau Jawa, motor jenis skutik juga memperoleh porsi penjualan tertinggi di pulau Sumatera. Menariknya, penjualan motor bebek  juga terbilang cukup cerah.“Untuk wilayah Sumatera, porsi penjualan motor Yamaha yaitu skutik 50 persen, 30 persen bebek dan 20 persen sport. Jenis skutik yang paling laris yaitu Mio, bebek diisi Vega dan sport masih tetap V-ixion,” jelas Johannes B. M. Siahaan, selaku Regional Sales Manager Yamaha area Sumatera.

Pria ramah ini juga menambahkan. “Penjualan Vega cukup tinggi di beberapa wilayah seperti Palembang, Bengkulu dan lainnya. Motor ini diminati karena dikenal tangguh dan hemat BBM, cocok dengan kondisi dan kontur jalan di Sumatera,” tuturnya.

Sayangnya, ada dampak negatif yang ditimbulkan dari bencana kabut asap yang terjadi di Sumatera. Akibat kabut asap penjualan motor Yamaha di Sumatera mengalami penurunan.

“Akibat kabut asap yang terjadi beberapa waktu belakangan ini penjualan motor Yamaha di Sumatera turun hingga 20 persen,” tutupnya. Semoga bencana kabut asap akibat kebakaran lahan di Indonesia bisa cepat diatasi. (otomotifnet)

Internasional

74 Jamaah Haji Asal Indonesia Belum Diketemukan

terowongan mina

BERIMBANG.COM, – Sebanyak 74 orang berhaji asal Indonesia sejak peristiwa Mina hingga Kamis belum ditemukan keberadaannya, sementara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) hanya dapat mengidentifikasi dua jenazah baru.

“Sampai Kamis pukul 02.00 Waktu Arab Saudi atau pukul 06.00 Waktu Indonesia Barat, jumlah anggota jemaah yang belum kembali ke pemondokan dari sebelumnya 78 orang berkurang menjadi 74 orang,” kata Sekretaris Daerah Kerja (Daker) Mekah PPIH 1436 Hijriah/2015 Masehi Nur Alia Fitra di Mekah, Arab Saudi, Kamis (31/09/2015).

Ia mengatakan bahwa penurunan jumlah anggota jemaah yang belum kembali tersebut seiring dengan ditemukannya dua jenazah baru korban peristiwa Mina atas nama: 1. Abdul Wahab Idris Jafar, dari kloter 14 embarkasi Batam (BTH 14) dengan nomor passpor A2708444; 2. Hosen Ibrohim Nimat dari kloter 48 embarkasi Surabaya (SUB 48) dengan nomor passpor B1023186 Dengan demikian, jumlah anggota jemaah haji Indonesia yang menjadi korban meninggal dalam peristiwa Mina menjadi 59 orang yang terdiri atas 55 orang dari Tanah Air dan empat WNI yang telah bermukim di Arab Saudi.

Sementara itu, anggota jemaah yang belum kembali ke pemondokan berasal dari Kloter JKS 61 sebanyak 37 orang, Kloter BTH 14 sebanyak delapan orang, Kloter SOC 62 sebanyak enam orang, Kloter UPG 10 dan SUB 48 masing-masing sebanyak empat orang, serta Kloter JKS 21 sebanyak dua orang.

Kloter BPN 5, JKG 33, LOP 9, SUB 61, JKG 35, BTH 15, dan SUB 34 masing-masing satu orang.

Nur Ali Fitria juga mengemukakan bahwa jumlah anggota jemaah yang mengalami cedera dan masih dirawat berkurang menjadi empat prang setelah satu anggota jemaah, yaitu Murtiningsih Neman Sunan Akun (SUB 48) telah sembuh dan kembali ke pemondokannya.

Kepala Daerah Kerja Mekah Arsyad Hidayat menambahkan bahwa sejak Senin (28/9) anggota jemaah haji yang meninggal telah dimakamkan di Mekah, sesuai dengan arahan Kementerian Kesehatan Arab Saudi, jenazah harus segera dikebumikan karena khawatir menimbulkan wabah penyakit mengingat kondisi jenazah sudah memburuk.

Depok

Kadis Kominfo Bantah Dana CSR Dikelola Pemkot Depok

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Depok, Fitriawan
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Depok, Fitriawan

BERIMBANG.COM, Depok – Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) membantah tudingan Bank Jabar Banten (BJB)  bahwa Pemerintah Kota Depok sebagai Leading Sektor dalam penyaluran dana CSR Bank BJB kepada Masyarakat.

Kepala Diskominfo Kota Depok, Fitriawan mengatakan untuk dana CSR, Pemerintah Kota Depok hanya sebagai fasilitator saja, Pemerintah Kota Depok hanya memberikan rekomendasi dari Walikota dan yang berhak  memberikan dana CSR adalah Bank BJB, sebab menurut Fitriawan Pemerintah Kota Depok tidak punya kewenangan untuk mengelola dana CSR.

“Pemkot Depok tidak punya kewenangan dalam penggunaan dana CSR karena merupakan bantuan dari perusahaan yang di berikan kepada masyarakat langsung,” Kata Fitriawan di Kantornya di Gedung Dibaleka II, Jalan Margonda Raya No.54 Depok. Rabu (30/9/2015)

Kemudian Fitriawan juga membantah antara Bank BJB dan Pemerintah Kota Depok  tidak ada MoU, itu hanya sebagai kesepakatan saja antara Pemkot dan Bank BJB, sebab masih menurut fitriawan, yang mengetahui kondisi masyarakat menurut pihak Bank BJB adalah Pemerintah Kota Depok.

Fitriawan menambahkan, dana CSR itu bukan milik Pemerintah Kota Depok melainkan milik Perusahaan atau Bank, Pemerintah Kota Depok hanya membantu dan memberikan rekomendasi saja. (Adi)

Internasional

Bulan Merah Darah Hiasi Beberapa Negara

bulan merah darah

BERIMBANG.COM – Bulan berwarna merah darah, “supermoon”, menghiasi langit beberapa negara di berbagai penjuru dunia semalam untuk pertama kalinya dalam 30 tahun terakhir.

Warna yang menakutkan, tapi indah, tersebut terbentuk saat bulan berada di titik terdekatnya dengan bumi.

Saat bulan berada di perigee, orbit terdekat dengan bumi, jaraknya hanya 363.712 kilometer. Hal ini membuat bulan terlihat 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang dari biasanya.

Terakhir kali bulan terlihat seperti ini dari bumi adalah pada tahun 1982, dan tak akan terulang setidaknya sampai tahun 2033 mendatang.

Bulan terlihat merah menyala seperti darah karena cahaya matahari yang terpancar di atmosfer bumi.

Warna yang dihasilkan akan bergantung dengan kondisi atmosfer lokasi bulan dilihat, dan mungkin saja akan terlihat semburat kebiruan di tepi bulan dari beberapa daerah.

Bulan yang sangat indah itu terlihat selama satu jam 11 menit, dan terlihat dari belahan bumi Utara dan Selatan Amerika, Eropa, Afrika, dan sebagian wilayah Asia Barat dan Pasifik timur.

Sejak tahun 1900, “supermoon” hanya muncul sebanyak lima kali, yaitu tahun 1910, 1928, 1946, dan 1982.

JabodetabekJakarta

Waspadai LSM Lokal Dan Asing Menyerang Kebijakan Pemerintah

lsm

BERIMBANG.COM, Jakarta – Pemerintah diminta mewaspadai fenomena perang dagang global yang memanfaatkan keberadaan lembaga swadaya masyarakat (LSM). Kewaspadaan itu sangat  diperlukan mengingat negara-negara maju memanfaatkan keberadaan LSM untuk menyerang posisi Indonesia dan kebijakan pemerintah dalam konteks perdagangan internasional.

“Pemerintah harus hati-hati dengan perang dagang ini, terutama adanya peranan LSM lokal maupun internasional yang membawa kepentingan negara maju atau perusahaan asing yang mendanai kegiatan mereka di sini. Kita ada masalah dengan kehadiran dan aktivitas mereka mereka,” ujar Hikmahanto Juwana, guru besar hukum internasional dari Universitas Indonesia dalam diskusi bertema “LSM dan Perang Dagang”, di Jakarta, Selasa (29/9/2015).

Menurut Hikmahanto, dalam perang dagang itu negara-negara maju selalu menggunakna isu-isu populis sebagai senjata utamanya. Isu-isu populis itu antara lain persoalan lingkungan, sosial, hukum, dan HAM, yang terus didengungkan melalui berbagai aksi dan kampanye yang dilaksanakan secara sistematis oleh berbagai LSM.

“Soal sawit misalnya, melalui LSM asing dan lokal, mereka selalu menyerukan bahwa produk minyak sawit dari Indonesia tidak ramah lingkungan, melanggar HAM, dan lain-lain. Mereka mengkampanyekan isu-isu tersebut sambil menekan perusahaan-perusahaan besar di negara-negara importir,” jelas Hikmahanto.

Ia menjelaskan, karena tekanan LSM itu, maka pemerintah maupun perusahaan-perusahaan di negara-negara maju memaksa pemerintah dan perusahaan Indonesia agar menerapkan standar-standar tertentu telah mereka tetapkan sendiri.

“Tapi anehnya, ketika negara-negara importir itu kemudian menjual produk olahan minyak sawit yang diproduksi di negara mereka sendiri, dan kemudian mengekspornya ke negara lain kok tidak pernah dipermasalahkan? Ini kan berarti yang diincar sebenarnya adalah posisi negara Indonesia sebagai produsen utama minyak sawit dunia,” ujar Hikmahanto.

Diakuinya, tidak semua LSM menjadi agen pelaksana atau operator perang dagang negara-negara maju. Ada juga LSM yang bertujuan mulia dan tidak membawa muatan kepentingan negara tertentu. Tetapi khusus terhadap LSM-LSM yang mendapatkan dana dari pihak asing dan ditengarai membawa misi-misi perang dagang, maka pemerintah harus melakukan pengawasan yang ketat.

“Ada cukup banyak LSM yang hanya memperjuangkan kepentingan pribadi pengurusnya atau mengabdi kepada kepentingan pihak donor. Mereka selalu memposisikan diri berseberangan dengan pemerintah dengan berbagai dalih, seolah-olah pemerintah dan negara Indonesia selalu jelek atau buruk,” tegasnya.

Terhadap LSM semacam itu, Hikmahanto mendukung posisi pemerintah agar tetap konsisten  dengan kebijakan-kebijakan ekonomi dan perdagangan internasional yang lebih mengutamakan kepentingan nasional.  Selain itu, dia mendesak pemerintah agar terus melakukan kontra isu ke berbagai negara industri maju. Untuk itu dia melihat pentingnya peranan semua kepala perwakilan negara Indonesia di luar negeri dalam melakukan kampanye untuk melawan isu-isu negatif yang disuarakan LSM.

Sebab, menurut Hikmahanto, isu-isu negatif itu sudah bukan lagi sekedar masalah komoditas perdagangan tertentu, apalagi perusahaan dan industri tertentu. Tapi di balik komoditas tersebut terdapat pertaruhan kepentingan nasional yang jauh lebih besar, yaitu lapangan kerja untuk jutaan rakyat Indonesia.

“Jadi para kepala perwakilan Indonesia di berbagai negara harus terus melakukan kampanye melawan isu negatif yang dimunculkan oleh LSM-LSM. Kepala perwakilan dalam konteks perang dagang, harus berani bela kepentingan dagang dari perusahaan nasional,” tambahnya.

Hikmahanto juga mengingatkan, pemerintah seharusnya segera mengkaji kembali keberadaan LSM-LSM lokal maupun asing yang mendapatkan dana dari luar negeri atau lembaga donor asing. Sebab bisa dipastikan di balik berbagai bantuan dana asing itu selalu terdapat kepentingan tersembunyi.

“Terhadap LSM semacam itu, seharusnya pemerintah juga mengkaji dan berani melakukan tindakan tegas.  Jangan karena atas nama HAM, demokrasi, kemudian diam saja terhadap ulah LSM. Amerika saja, kalau sudah menyangkut keamanan dan kepentingan negara, maka LSM bisa dibubarkan. Cuma Indonesia yang sering kebablasan, atas nama demokrasi sehingga tidak berani menindak LSM,” tegas Hikmahanto.(Rimanews)

Depok

Wakil Walikota Hadiri Sosialisasi Pokja Kelurahan Sehat

DSC_0392[1]

BERIMBANG.COM, Depok – Kelurahan Sukmajaya adakan sosialisasi Pokja kelurahan sehat kepada masyarakat Sukmajaya khususnya untuk meningkatkan pengetahuan tentang keluarga sehat di wilayah masing-masing dalam mengantisipasi berbagai macam masalah kesehatan yang ada di dalam keluarga. Senin (28/9/2015).

Hadir dalam acara sosialisasi tersebut, Wakil Walikota Depok, Camat Sukmajaya dan beberapa praktisi kesehatan sebagai narasumber.

Camat Sukmajaya, Dadang Wihana dalam dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi Pokja Kelurahan Sehat merupakan hari keempat dari rangkaian kegiatan di kecamatan dalam rangka melaksakan sosialisasi maupun menyampaikan informasi terkait masalah-masalah kesehatan.

“ Tema utamanya adalah masalah gangguan kejiwaan yang terjadi di masyarakat karena saya mengalami sendiri ada masyarakat yang mengidap gangguan kejiwaan yang harus segera diberikan pertolongan bahkan ada satu keluarga yang mengidap gangguan jiwa,” Ujar dadang.

Menurut Dadang, gangguan jiwa yang terjadi di masyarakat adalah masalah bersama dimana dalam penanggulangannya harus di carikan solusi kedepannya.

“ Sementara yang kami lakukan adalah dengan memberikan kasih sayang kepada mereka dan memberikan perhatian,” Ucap Dadang.

Sementara itu Wakil Walikota, Idris Abdul Shomad mengatakan kesehatan merupakan mahkota, masyarakat harus menyadari bahwa kesehatan itu penting untuk dijaga untuk itu kesehatan merupakan kewajiban Pemerintah Kota Depok.

“ Untuk itu kesehatan perlu ditingkatkan, walaupun Pemerintah Kota Depok belum sempat menjadi 10 besar kota sehat, tapi Alhamdulillah Kota Depok tidak termasuk 10 besar paling terendah kesehatannya, masih termasuk ada ditengah-tengah,” Ujar Idris.

“ Dilihat dari Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) didalamnya ada 24 indikator dimana masalah kesehatan di Kota Depok perlu ditingkatkan terus, ternyata dampaknya untuk mewujudkan kesehatan ini adalah sumber daya manusia yang kurang,”Ucap Idris.(Yuli Efendi)

Depok

Idris Kaget CSR Bank BJB Leading Sektornya Pemkot Depok

Bank bjb

BERIMBANG.COM, Depok – Dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jabar Banten (BJB) Cabang Depok untuk masyarakat diserahkan penuh kepada Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) karena menurut Manager BJB Cabang Depok, Iwan Ridwan, Pemerintah Kota Depok lebih mengetahui usulan masyarakat yang memerlukan.

” Kami serahkan dana CSR sepenuhnya kepada Kepala Dinas Kominfo sebagai leading sektornya dalam pengelolaan dana tersebut atas usulan masyarakat yang memerlukan untuk menindak lanjuti kebutuhan masyarakat di wilayahnya,” Ujar Iwan di Kantor BJB Cabang Depok, Jalan Margonda Raya ketika dikonfirmasi berimbang.com. Senin (28/9/2015).

Menurut Iwan, Pemerintah Kota Depok mempunyai saham di BJB dan setiap Propinsi, Bupati di setiap daerah berbeda-beda modalnya.

” Maka dari itu pihak pemkot sah-sah aja mengendalikan dana anggaran CSR untuk di salurkan agar tepat sasaran ke masyarakat karena merekalah yang lebih mengetahui apakah usulan itu diterima atau tidak serta layak dan tidaknya,” Ucap Iwan.

Sementara itu, Sekretaris Umum, Ingri Pertiwi menambahkan bahwa usulan masyarakat bisa melalui Diskominfo ataupun ke pihak BJB langsung.

” Setiap usulan masyarakat tetap kami memantau juga wilayah yang akan diberi bantuan jadi kami tidak tutup mata mengawasinya,” Ujar Ingri.

Menurut Ingri, Dana CSR BJB Cabang Depok di perkirakan dari laba bersih yang didapat dikalikan 5% di tahun 2014 ada sekitar 2 Miliar yang digelontorkan kepada masyarakat langsung. Dari Dana CSR, masih menurut Ingri, penyalurannya digunakan untuk segala bidang.

Ditempat terpisah, Wakil Walikota Depok, M. Idris Abdul Shomad ketika dikonfirmasi berimbang.com merasa kaget leading sektornya ada di Diskominfo karena menurut Idris dana CSR merupakan kewajiban dari Bank BJB.

” Leading Sektor ? gak ada dong leading sektor, itukan merupakan kewajiban perusahaan,”Ucap Idris merasa kaget.

” Mungkin saja Bank BJB memberikan rekomendasi kepada Pemkot karena memang sahamnya ada di Bank BJB dan Walikota punya otoritas dalam pengelolaan keuangan sehingga ada MOU pengelolaan CSRnya dikelola oleh Pemkot sehingga terjadinya kerjasama,” Ujar Idris.

Idris juga menyampaikan selain dana CSR BJB Cabang Depok, ada beberapa bank pemberi dana CSR seperti BNI, BRI, dan BTN.(Yuli Efendi)

JabodetabekJakarta

POLRI Tetapkan 204 Tersangka Pembakaran Hutan

images (6)

BERIMBANG.COM, Jakarta – Penyidik Bareskrim dan sejumlah Polda telah menetapkan 204 tersangka dalam kasus dugaan pembakaran hutan yang terjadi di wilayah Pulau Sumatera dan Kalimantan.

Kabareskrim Polri Komjen Anang Iskandar menjelaskan, dari 204 tersangka terdiri dari 195 perseorangan, dan 9 korporasi.

“Terkait kebakaran hutan dan lahan telah ditetapkan sebanyak 204 tersangka,” kata Komjen Anang Iskandar, Minggu (27/9).

Komjen Anang melanjutkan, dari 204 tersangka tersebut, 4 kasus ditangani oleh penyidik Direktorat V Tindak Pidana Tertentu(Ditipiter) Bareskrim Polri.

“Tentunya atas instruksi Bapak Presiden secepatnya kasus pembakaran hutan agar cepat ditangani,” jelas mantan Deputi Pencegahan Badan Narkotika Nasional( BNN) ini.

Sebelumnya, Direktur V Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Yazid Fanani mengatakan, para tersangka dijerat dengan pasal berlapis seperti yang diatur dalam  Undang-undang No 4 tahun 1999 tentang kehutanan Pasal 50 huruf D.

Setiap orang dilarang membakar hutan. Pasal 78 ayat 3 bisa dipenjara 15 tahun dan denda maksimal 5 miliar. Serta, Pasal 78 ayat 4, dengan ancaman pidana 5 tahun penjara, dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar. “Tersangka juga bisa dijerat dengan perdata,” kata Brigjen Fanani.(krim)