Bulan: November 2015

Berita Utama

Di Bulan Desember 2015, Tarif Listrik Akan Naik Sebesar 11.6 %

images (14)

BERIMBANG.COM, Jakarta – Tarif listrik pelanggan rumah tangga berdaya 1.300 dan 2.200 VA pada Desember 2015 akan mengalami kenaikan sebesar 11,6 persen dibandingkan November 2015 menyusul pemberlakuan mekanisme penyesuaian tarif kedua golongan tersebut.

Kepala Divisi Niaga PT PLN (Persero) Benny Marbun di Jakarta, Minggu mengatakan, pada Desember 2015, tarif listrik pelanggan rumah tangga golongan berdaya 1.300 dan 2.200 VA ditetapkan sebesar Rp1.509 per kWh.

Sementara, pada November 2015, tarif golongan berdaya 1.300 dan 2.200 VA masih ditetapkan tarif sebesar Rp1.352 per kWh.

Dengan demikian, terdapat kenaikan Rp157 per kWh atau 11,6 persen.

Mulai Desember 2015, PLN memberlakukan mekanisme penyesuaian tarif (tariff adjustment) atau tidak mendapat subsidi lagi untuk pelanggan golongan rumah tangga berdaya 1.300 dan 2.200 VA.

Plt Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN Bambang Dwiyanto mengatakan, sebenarnya, tarif listrik bagi rumah tangga daya 1.300 dan 2.200 VA sudah harus mengikuti mekanisme “tariff adjustment” per 1 Januari 2015 bersamaan dengan pelanggan 10 golongan lainnya.

Namun, lanjutnya, pemerintah dan PLN mengambil kebijakan untuk menunda penerapan “tariff adjustment” pada pelanggan rumah tangga daya 1.300 dan 2.200 VA tersebut.

Pertimbangannya, menurut dia, saat itu pelanggan golongan rumah tangga tersebut sudah mengalami kenaikan tarif listrik secara bertahap sejak Juli 2014 hingga November 2014.

“Penundaan itu untuk meringankan beban ekonomi pelanggan kedua golongan tersebut,” katanya.

Dengan demikian, per Desember 2015, sebanyak 12 golongan tarif listrik sudah mengikuti mekanisme “tariff adjusment”.

Ke-12 golongan tarif listrik tersebut adalah rumah tangga R-1/tegangan rendah (TR) daya 1.300 VA, rumah tangga R-1/TR daya 2.200 VA, rumah tangga R-2/TR daya 3.500 VA sampai 5.500 VA, dan rumah tangga R-3/TR daya 6.600 VA ke atas.

Selanjutnya, golongan bisnis B-2/TR daya 6.600VA sampai 200 kVA, bisnis B-3/tegangan menengah (TM) daya di atas 200 kVA, industri I-3/TM daya di atas 200 kVA, dan industri I-4/tegangan tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas.

Golongan lainnya adalah kantor pemerintah P-1/TR daya 6.600 VA sampai 200 kVA, kantor pemerintah P-2/TM daya di atas 200 kVA, penerangan jalan umum P-3/TR, dan ayanan khusus TR/TM/TT.

Bambang juga mengatakan, pada Desember 2015, tarif 10 golongan pelanggan yang sudah diberlakukan “tariff adjustment” per Januari 2015 mengalami penurunan dibanding November 2015.

Golongan tarif rumah tangga sedang (R-2) daya 3.500 VA sampai 5.500 VA dan rumah tangga besar (R-3) daya 6.600 VA ke atas turun dari Rp1.533 per kilo Watt hour (kWh) pada November 2015 menjadi Rp1.509 per kWh pada Desember 2015.

Untuk golongan tarif bisnis sedang, industri besar, kantor pemerintah, PJU dan layanan khusus juga mengalami penurunan tipis dibanding bulan sebelumnya.

“Penurunan itu dipengaruhi tingkat inflasi yang rendah dan nilai tukar rupiah yang menguat beberapa waktu terakhir,” katanya.

Sementara untuk pelanggan rumah tangga kecil daya 450 dan 900 VA, bisnis dan industri kecil serta pelanggan sosial tarifnya tetap dan tidak diberlakukan “tariff adjustment”.

“Pelanggan golongan ini masih diberikan subsidi oleh pemerintah,” kata Bambang. (Antara)

Daerah

Balapan Lamborghini Dan Ferrari Tewaskan 1 Orang

images (11)

BERIMBANG.COM, Surabaya – Balapan liar kerap digelar di beberapa jalan di Kota Surabaya, Jawa Timur. Tak hanya sepeda motor, balapan liar juga melibatkan mobil mewah.

Salah satunya di Jalan Manyar, Kertoarjo, Surabaya, sebuah mobil Lamborghini bernomor polisi B 2258 beradu kecepatan dengan mobil Ferrari. Namun balap liar itu berakhir tragis lantaran menewaskan seorang pembeli susu.

Selain menelan satu korban jiwa, mobil yang dikemudikan Wiyan Lauther tersebut juga menabrak rombong atau gerobak dagang susu hingga penjualnya mengalami patah tulang. Beberapa pembeli lainnya juga mengalami patah tulang pada bagian kakinya.

Ahmad, salah satu saksi mata mengatakan, Lamborghini tersebut balapan liar dengan sebuah mobil Ferrari dengan kecepatan yang sama-sama tinggi.

“Jadi tadi Lamborghini ini sama Ferrari itu balapan dari arah timur. Terus terjadi senggolan. Nah, yang Lamborghini oleng dan nabrak rombong susu.” ujar Ahmad, Minggu (29/11/2015).

Ahmad menambahkan bahwa kecelakaan tersebut terjadi pagi tadi sekitar pukul 06.00 WIB. Usai menabrak, penjual susu yang bernama Mujianto umur 44 tahun terlempar dari gerobak dagangnya, dan mengalami patah tulang di bagian kaki kanan.

“Sementara, Kuswanto yang berusia 51 tahun, warga Kaliasin Gang 3 Nomor 25 yang membeli susu tewas di tempat. Dan istri almarhum yang bernama Srikanti umur 41 tahun mengalami retak tulang di bagian kaki kanan,” imbuh Ahmad.

Setelah menabrak, lanjut Ahmad, pengemudi mobil Lamborghini langsung keluar dan mencoba memberi pertolongan. Namun, pengemudi Ferrari tidak berhenti dan meninggalkan lokasi.

“Kelihatannya antara pengemudi Ferrari dan Lamborghini itu saling kenal. Sebab, sebelumnya mereka sempat terlihat parkir bersama komunitas mobil mewah di restoran dekat SPBU Manyar,” pungkas Ahmad.

Hingga saat ini pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai peristiwa ini. Dan Kanit Laka Polrestabes Surabaya juga belum bisa dikonfirmasi. (L6)

Daerah

Gedung Belakang KPU Kalteng Kebakaran

images (10)

BERIMBANG.COM, Palangka Raya – Sisi belakang lantai dua kantor Komisi pemilihan Umum Kalimantan Tengah, Minggu (29/11) dini hari sekitar pukul 3.30 WIB terbakar, namun tidak merembet ke seluruh gedung karena pihak pemadam kebakaran hanya membutuhkan waktu 30 menit memadamkannya.

Kepala UPT Damkar Palangka Raya Wawan Berlinson mengatakan informasi kebakaran kantor KPU Kalteng itu didapat dari seseorang yang melapor dan langsung mendatangi kantor Damkar Palangka Raya, sehingga personel langsung bergerak ke lokasi dan kurang dari 30 menit berhasil dipadamkan.

“Kami menerima laporan dan kurang tahu apakah polisi atau masyarakat sipil yang datang ke kantor itu. Intinya, api yang membakar gedung belakang lantai dua KPU Kalteng sudah berhasil kita padamkan. Ruangan yang digunakan komisioner KPU Kalteng aman dan tidak ikut terbakar,” ucapnya.

Wawan membenarkan ada sejumlah kertas yang terbakar namun belum dapat memastikan apakah lantai dua sisi belakang kantor KPU Kalteng itu dipergunakan untuk penyimpanan arsip. Dia juga tidak dapat memberikan dugaan terkait penyebab kebakaran tersebut.

“Kita juga tidak tahu mengenai aparat kepolisian ada berjaga di kantor KPU Kalteng. Silakan dikonfirmasi langsung ke pihak yang bersangkutan. Intinya kebakaran terjadi sekitar pukul 3.30 WIB dan sudah berhasil dipadamkan pada pukul 4.00 WIB,” kata Wawan.

Kantor KPU Kalteng sejak dimulainya tahapan pemilihan kepala daerah yang akan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia pada 9 Desember 2015 mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Bahkan di depan kantor KPU tersebut terpasang tenda bertuliskan Polda Kalteng yang dipergunakan untuk personel kepolisian.

Pilkada Kalteng yang semula diikuti tiga pasang calon, namun karena ada gugatan dari calon Gubernur/Wakil Gubernur nomor urut satu Sugianto Sabran-Habib H Said Ismail ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, pasangan nomor urut tiga Ujang Iskandar-Jawawi pun dibatalkan KPU RI.

Pilkada Kalteng pun hanya diikuti dua pasangan cagub/cawagub, yakni nomor urut satu Sugianto-Habib dan nomor urut dua Willy M Yoseph berpasangan dengan Wahyudi K Anwar. [tar]

BogorJabodetabek

Truk PT. MRT Parkir Sembarangan, Kemacetan Jalur Bocimi Semakin Parah

Kemacetan di jalur Bogor-Cianjur-Sukabumi.      (Foto : Yosep Bonang )
Kemacetan di jalur Bogor-Cianjur-Sukabumi. (Foto : Yosep Bonang )

BERIMBANG.COM, Bogor – Kemacetan di Jalan Raya Bogor – Ciawi – Sukabumi semakin parah. Kondisi ini terjadi akibat semakin banyaknya kendaraan yang melintas, tidak tertibnya pola berkendaraan, juga dipicu oleh adanya aktivitas pekerjaan proyek infrastuktur jalan. Diperparah lagi dengan banyak bermunculannya perusahaan jasa angkutan air minum.

Salah satu perusahaan jasa pengangkutan air minum yang menjadi sorotan sejumlah pihak yakni PT Metro Raya Trans (MRT) di kawasan Cimande, desa Cimande Hilir, Caringin, Bogor, yang dituding sebagai salah satu penyumbang kemacetan. Betapa tidak, aktivitas keluar masuknya truk truk besar pengangkut galon air minum ini kerap menghambat arus lalu lintas. Selain itu, bahu jalan yang sedianya menjadi fasilitas para pejalan kaki, berubah menjadi lahan parkir armada truk milik PT MRT.

“Gimana di jalur ini macetnya gak makin parah, udah mobilnya makin banyak, ditambah ada pekerjaan proyek jembatan cimande yang udah lama tapi belum juga beres, diperparah lagi dengan banyaknya armada truk PT MRT yang parkir seenaknya di pinggir jalan. Belum lagi armada yang keluar masuk”, ujar Surya, sopir angkutan umum kepada berimbang.com, ditengah kemacetan panjang dijalur Cimande, Caringin,  beberapa waktu lalu.

Keluhan sama dilontarkan Ade Bono, pengendara lainnya yang mengaku aktivitasnya jadi terhambat dengan banyaknya armada truk milik PT MRT yang memicu kemacetan. Dirinya berharap agar aparat terkait memberikan tindakan tegas terhadap para sopir truk yang kerap parkir di bahu jalan. Karena menurutnya, tindakan para sopir yang mengakibatkan pengguna jalan terganggu adalah sebuah pelanggaran.

“Yang bikin saya bingung, kenapa aparat kepolisian dan DLLAJ diam saja. Padahal sudah jelas para sopir truk itu melakukan pelanggaran dengan parkir di bahu jalan”, ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, Unit Lalu Lintas (Lantas) Polsek Caringin maupun Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Dllaj) belum bisa dimintai keterangan. (Yosef Bonang)

Daerah

Pungli Di Pasar Tegalbulug Dikeluhkan Pemilik Kendaraan Ekspedisi

IMG_20151128_155431

BERIMBANG.COM, Cirebon – Sejumlah pemilik kendaraan pengirim barang ekspedisi di Pasar Tegalgubug mengeluhkan adanya pungutan liar (pungli) dari pengelola pasar yang mencapai Rp50 ribu per kendaraan. Pungli tersebut dilakukan saat kendaraan ekspedisi akan membawa barang keluar dari pasar sandang tegalgubug.

Salah seorang  pengusaha ekspedisi yang berada di Pasar Tegalgubug mengaku, kendaraan truk yang berjumlah 12 truk saat akan keluar membawa barang diharuskan membayar terlebih dulu kepada pengelola pasar atau di sebut surat jalan. “Saya salah satu pengusaha ekspedisi barang. Saat para pembeli di pasar ini yang barangnya akan dikirim ke luar daerah menggunakan jasa kita, tetapi kendaraan kita harus membayar dulu kepada pengelola pasar sebesar Rp 50 ribu perkendaraan,” kata Leman saat  berada di pasar Tegalgubug, Jumat (27/11).

Menurutnya, untuk di Pasar Tegalgubug jasa ekspedisi seperti dirinya mencapai  dua belas orang dan semua kendaraannya dari seluruh pengusaha ekspedisi itu hamper 200 kendaraan tiap pasaran. “Bisa dilihat perkendaraan diminta 50 ribu dikalikan 200 kendaaraan saja sudah  kelihatan dan itu setiap pasaran serta sudah berlangsung hampir 10 tahunan. Namun tidak ada realisasinya dalam pembanguan sarana dan prasarana pasar ini, ” jelasnya.

Masih dikatakan Leman, bahwa sikap pengelola pasar kepada para pengusaha jasa antar barang, atau biasa disebut ekspedisi, menurutnya sudah diluar kewajaran, karena pihaknya saat kendaraannya masuk ke pasar sandangpun sudah melakukan pembayaran parkir sebesar Rp 25 ribu, namun pada saat kendaraan miliknya hendak mengantarkan barang milik pembeli, diwajibkan harus membayar sebesar Rp 50 ribu, “Ini sudah di luar kewajaran. Ini kan saya legal bukan illegal, kalo dimintai sebesar itu kami semua tidak terima mas,” katanya.

Sementara itu Ali Fiksigerakan masyarakat pedagang Tegalgubug (Gempita), mengatakan bahwa adanya pemungutan surat izin berdagang (SIB) atau rertribusi, dan juga pungutan ekspedisi hasilnya akan diretribusikan untuk perbaikan jalan. Selama dua puluh tahun dengan adanya pungutan-pungutan liar yang dilakukan oleh pengelola pasar, pihaknya menginginkan adanya perubahan dalam pengelolaan pasar sandang tegalgubug itu. “dipasar sandang ini banyak sekali pungutan-pungutan liar yang katanya akan diretribusikan ke perbaikan jalan dan perawatan prasarana lainnya. “katanya.

Masih dikatakan Ali bahwa, pihaknya mewakili masyarakat pedagang pasar, menginginkan adanya perubahan sistem pengelola pasar ini, terutama dalam pembenahan insfrastruktur jalan yang sebenarnya sudah ada anggaran dari SIB yang terkumpul mencapai Rp1,3 miliar. Namun sampai saat ini belum pernah dilakukan perbaikan atau pembenahan. “Sebenarnya pengelola pasar sudah mengantongi dari pungutan SIB yang terkumpul dan saya menduga dana itu yakin masuk kantong sendiri. Dan saya meminta kepala pasar harus turun, dan jika Pjs Kuwu Tegalgubug tidak bisa memediasikan pengelola pasar dan pedagang sudah diturunkan saja, karena semakin lama dan tidak diturunkan, kemungkinan masih banyak korupsi-korupsi yang berda di pengelolaan pasar sandang tegalgubug ini,” katanya. (arn)

Nasional

Sambut Asean Games 2018, Renovasi GBK Anggarkan 600 M

images (5)

BERIMBANG.COM, Jakarta – Berbagai persiapan sudah dilakukan dalam menyambut Asian Games 2018 di Jakarta. Satu yang jadi perhatian adalah venue atau lokasi pertandingan berbagai cabang olahraga.

Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Tohir mengatakan, renovasi sudah menjadi bagian utama yang harus diselesaikan. Tak hanya venue dalam skala kecil, venue besar seperti Stadion Utama Gelora Bung Karno.

“GBK dianggarkan Rp 600 miliar, sudah disetujui sama DPR. GBK juga saya nilai sudah selaiknya (direnovasi), gedung-gedungnya sudah sangat klasik. Jadi harus direnovasi, diremajakan. GBK juga jadi bagian penting dan itu lokasinya ada di DKI,” kata Erick usai bertemu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Balaikota, Jakarta.

“Semua venue sudah ada targetnya. Silahkan ditanyakan ke pembuat venue,” tambah dia.

Paling tidak, saat penyelenggaraan Youth Asian Games 2017 sebagai test event, sebagian venue utama harus selesai. Sehingga bisa menjadi barometer penyelenggaraan Asian Games sesungguhnya setahun kemudian.

“2017 ada Youth Asian Games sebagai test event. Saat itu sebagian venue sudah harus siap. Kalaupun di Asian Games ada 42 cabang, ini 9 cabang saja sudah harus siap,” tutup Erick.(L6)

BogorJabodetabek

Gara – Gara Perbaiki Lampu PJU, Pegawai Masjid Tersengat Aliran Listrik

IMG_20151126_140947

BERIMBANG.COM, Bogor – Seorang pegawai di Mesjid Al Adzim Cigombong, terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah tersengat aliran listrik di area mesjid, kamis (26/11) siang tadi.

Menurut saksi mata dilokasi kejadian, peristiwa terjadi saat petugas itu sedang memperbaiki lampu Penerangan Jalan Umum.

Mumuh, pedagang minyak wangi yang menjadi saksi , korban bernama Syarif (32) warga Kampung Cienggong, Desa Cisalada Cigombong, saat itu Syarief berniat mengganti salah satu bohlam lampu PJU di area masjid yang putus, dengan menggunakan tangga besi, Syarief memperbaiki lampu tersebut kemudian tiba – tiba Syarief terjatuh setelah tersengat aliran listrik dan langsung dilarikan ke rumah sakit PMI Bogor karena kondisinya cukup serius.

“Kejadian sekitar jam 9.00, saat itu korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Cigombong tapi karena kondisinya parah Syarief langsung dilarikan ke Rumah Sakit PMI pake ambulan”, tutur Mumuh kepada berimbang.com.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui bagaimana perkembangan kondisi korban dikarena pihak keluarga korban enggan dipublikasikan.

Berdasarkan pantauan berimbang.com, lampu PJU di beberapa titik wilayah Cigombong dan Cijeruk kondisinya tidak berfungsi dengan baik. (Nana Suryana)

BogorJabodetabek

Guru Sekolah Dasar Dilatih Penulisan Huruf Dan Angka

IMG_20151126_115546

BERIMBANG.COM, Bogor – Guru Sekolah Dasar di Kecamatan Cigombong dilatih cara penulisan huruf dan angka oleh petugas dari dinas pendidikan kabupaten Bogor, di SDN Siliwangi, Desa Cigombong, kamis (26/11) pagi tadi.

Menurut pengawas, kegiatan yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) ini bertujuan agar para guru terampil dalam membuat huruf dan angka sehingga bisa mandiri dalam menjalankan tugasnya di sekolah.

“Kegiatan ini diselenggarakan oleh K3S agar para guru lebih terampil dalam membuat huruf dan angka, sehingga bisa membuat sendiri berbagai kebutuhan penulisan huruf maupun angka di sekolahnya, tanpa harus mengandalkan jasa dari luar”, tutur Toto Sugianto, pengawas Upt Pendidikan 38 Cigombong, kepada berimbang.com di lokasi kegiatan.

Sementara itu, menurut ketua K3S Cigombong, Ahmad Yani, kegiatan pelatihan dipandu oleh kepala sekolah dari SDN Nanggung yang ditugaskan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.

Kegiatan direncanakan berjalan selama dua hari dengan peserta pelatihan sebanyak enam puluhan orang guru perwakilan Sekolah Dasar Negeri dan Swasta.

“Peserta pelatihan berjumlah enam puluh lima orang guru perwakilan dari empat puluh enam sekolah dasar negeri dan satu sekolah swasta, masing- masing sekolah mewakilkan dua dan satu orang guru”, sebut Yani. (Nana Suryana)

BogorJabodetabek

Akhirnya, Jalan Amblas Ciburuy Diperbaiki

Jalan Amblas Desa Ciburuy sedang diperbaiki.    (Foto : Yosep Bonang )
Jalan Amblas Desa Ciburuy sedang diperbaiki. (Foto : Yosep Bonang )

BERIMBANG.COM, Bogor – Warga Ciburuy, Kecamatan Cigombong, Bogor, Jawa Barat akhirnya bisa bernafas lega pasalnya rabu (25/11) siang tadi, petugas Dinas Bina Marga dan Pengairan mulai memperbaiki jalan amblas di wilayah rt 2 rw 1 yang sebelumnya nyaris putus total.

Sejak pagi tadi, para petugas dari Unit Pelaksana Tekhnis Bina Marga wilayah Ciomas mulai membenahi longsoran di ruas jalan tersebut. Bagian demi bagian dalam rongga bawah permukaan aspal yang amblas mulai diperbaiki, menurut petugas di lokasi, pekerjaan diperkirakan akan memakan waktu sekitar sepuluh hari kedepan.

“Jika tidak ada kendala kemungkinan perbaikan jalan ini bisa kami selesaikan dalam waktu sepuluh hari”, tutur petugas Upt Bina Marga wilayah Ciomas kepada berimbang.com yang enggan menyebutkan namanya.

Sementara itu, Aripin, warga setempat berharap kepada dinas agar memperhatikan kualitas pekerjaannya, agar kontruksi jalan yang diperbaiki bisa lebih kuat dari sebelumnya. “Harapan kami, kontruksi jalan yang diperbaiki dinas ini lebih kuat agar lebih awet karena dibawah jalan ini ada aliran air belum lagi kendaraan yang lewat makin kesini makin banyak”, harapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ruas jalan di jalur ini mengalami amblas, warga menuding amblasnya jalan dipicu oleh adanya aktivitas kendaraan pengangkut material tanah dari kupasan proyek jalan tol Bocimi dan truk pengangkut beton bantalan jalan kereta api. (Nana Suryana)

BogorJabodetabek

Seni Kolaborasi Tradisional Dan Modern Meriahkan HUT PGRI Ke 70

IMG_20151125_133339

BERIMBANG.COM, Bogor – Pagelaran Seni Tradisional yang dikolaborasikan dengan seni modern turut memeriahkan peringatan Hari jadi Guru dan Ulang Tahun PGRI ke 70 Tahun 2015 di wilayah kecamatan Cigombong, Rabu (25/11) pagi tadi.

Seni kolaborasi ini ditampilkan oleh Sanggar Gema Suara Sunda dari siswa siswi SDN Tugu Jaya 2, Desa Tugu Jaya. Peringatan ini juga diisi dengan kegiatan olah raga jalan sehat yang diikuti oleh ratusan anggota PGRI Pengurus Cabang Kecamatan Cigombong.

IMG_20151125_133351

Saat ditemui berimbang.com disela kegiatan berlangsung, Kepala UPT Pendidikan Cigombong, Haji Jaenudin Husen mengakui bahwa kondisi budaya tradisional sunda khususnya saat ini sangat mengkhawatirkan. Sehingga penting dilakukan berbagai upaya untuk menyelamatkannya, salah satu upaya yang dilakukan Dinas Pendidikan yakni dengan menerapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) tahun 2006, yang disesuaikan dengan potensi sekolah masing masing melalui point Muatan Lokal (Mulok).

“Point wajib dalam Mulok itu bahasa Sunda serta kelengkapan budaya lainnya seperti Pupuh, Kinanti, Sinom, Asmarandhana dan Dangdanggula atau biasa kami sebut ksad”, jelas Jaenudin kepada berimbang.com

Sementara itu, Ketua PGRI Cabang Cigombong, Agus Sandi mengatakan, peringatan Hari Guru dan Hari Ulang Tahun PGRI tahun ini mengusung tema menguatkan soliditas dan solidaritas antar anggota sesama profesi, dari kita oleh kita dan untuk kita, juga sebagai media untuk mempererat tali silaturahmi salah satu diantaranya.

“Kegiatan ini diikuti oleh 733 anggota dari 46 guru SD Negeri 6, SD swasta serta beberapa SMP, SMA dan SMK,” sebut Agus.

Lebih lanjut, Agus menjelaskan, anggaran untuk kegiatan dihimpun dari swadaya anggota, sementara untuk hadiah disediakan oleh sekolah masing masing. “Biaya dihimpun dari dana swadaya anggota PGRI dan hadiah door prize juga disediakan oleh sekolah masing masing ditambah dengan door prize partisipasi dari ketua KNPI Cigombong Haji Iwan Sofwan zaqqi”, jelasnya

Peringatan ini dikonsentrasikan di lapangan Desa Tugu Jaya Cigombong dengan rangkaian kegiatan Upacara pengibaran bendera Merah Putih dilanjutkan dengan sesi seremonial diawali Jalan Sehat dan diakhiri dengan hiburan live musik yang dimeriahkan oleh Grup Musik Dangdut asal desa Ciburayut, New Dhamesta Entertainment (Nana Suryana)