Categories: Berita UtamaBogor

Diduga Toko Mas Curang Mengakali Tera

Ketua Ikatan Pedagang Perhiasan Jawa Barat, Awie ( Foto : Tengku)

BERIMBANG.COM, Bogor – Logam Mas menjadi produk investasi masyarakat, namun penjualan yang sering dimanfaatkan mencari keuntungan yang melanggar undang-undang Perlindungan Konsumen nomor 8 tahun 1999, oleh pedagang mas.

Ketua Ikatan Pedagang Perhiasan Jawa barat, Awie, menjelaskan bahwa semua permasalahan bisa diselesaikan, seolah membiarkan ketidaktahuan para pedagang mas, padahal sudah menjabat ketua selama 10 tahun, khususnya diciteureup kabupaten Bogor. Rabu 24/01/2018,

Lanjutnya, "boleh jujur pedagang ada yang tau, ada yang tidak (tentang UU PK NO 8 tahun 1999)," terangnya. 

Awie, mengatakan tidak ada sosialisasi pemerintah dan institusi terkait mensosialisasikan perundang undangan tersebut yang sudah 12 tahun berdiri pasar citeureup 2, "tidak ada," katanya. 

Terpisah, konsumen yang merasa dirugikan berinisial Sa mengatakan "saya minta beli mas 24 karat ditoko mas (red), karena tidak mau jual, saya gadaikan, kok jadi 21 karat bahkan timbangannya juga kurang," katanya.

"Kecewa bang, akan saya laporkan kejadian ini, sudah menipu ya bang," pungkasnya. 

Untuk diketahui, melanggar Undang-undang komsumen nomor 8 tahun 1999, 
Sanksi Administratif Pasal 60 Ayat (1) Badan penyelesaian sengketa konsumen berwenang menjatuhkan sanksi administratif terhadap pelaku usaha yang melanggar Pasal 19 ayat (2) dan ayat (3), Pasal 20, Pasal
25 dan Pasal 26.

Ayat (2) Sanksi administratif berupa penetapan ganti rugi paling banyak Rp 200.000.000,00
(duaratus juta rupiah).

Sanksi Pidana, Pasal 61, Penuntutan pidana dapat dilakukan terhadap pelaku usaha dan/atau pengurusnya.
Pasal 62, Ayat (1) Pelaku usaha yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8, Pasal
9, Pasal 10, Pasal 13 ayat (2), Pasal 15, Pasal 17 ayat (1) huruf a, huruf b, huruf c, huruf
e, ayat (2) dan Pasal 18 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau
pidana denda paling banyak Rp 2.000.000.000,00 (dua milyar rupiah).
(Tengku YusRizal )

Recent Posts

Barinas Deklarasikan Dukungan Kepada Pasangan Pradi – Afifah

BERIMBANG.com, Depok - Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna dan Afifah Alia, terus mengalir mendapatkan… Read More

23 jam ago

Nota Keuangan Perubahan APBD Tahun 2020 di Sampaikan Wabup Bogor

BERIMBANG.com - Wakil Bupati (Wabup) Bogor menyampaikan Nota Keuangan dan Raperda tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun… Read More

2 hari ago

Dede Malvina Calon Kepala Desa Bojonggede Kabupaten Bogor: Lanjutkan Gerakan Perubahan

BERIMBANG.com - Dede Malvina, yang telah menjadi mantan Kepala Desa, ia resmi mendaftakan dirinya menjadi Calon Kepala Desa Bojong Gede,… Read More

2 hari ago

Jembatan Menuju Pemakaman Umum Dikampung Palalangon Terputus Akibat Banjir

BERIMBANG.COM, Bogor - Pasca bencana banjir bandang yang menimpa Wilayah Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Senin (21/9/20) mengakibatkan beberapa akses jalan… Read More

2 hari ago

Pradi Afifah Didukung Organisasi Satria Kita Pancasila

BERIMBANG.com, Depok - Pada acara Deklarasi Organisasi Nasional Satria Kita Pancasila (SKP), Ketua Umum (Ketum) Yusdasari, SE menyatakan dukungan penuh… Read More

2 hari ago

Badrul Kamal : Pradi Pengalaman Di Birokrasi, Afifah Di Dunia Teknik

BERIMBANG.com, Bogor -- Mantan Wali Kota Depok pertama periode 2000-2005. HajiBadrul Kamal membenarkan, bahwa dirinya tidak pernah menyatakan dukungannya kepada… Read More

2 hari ago