Jabodetabek

JabodetabekJakarta

Waspadai LSM Lokal Dan Asing Menyerang Kebijakan Pemerintah

lsm

BERIMBANG.COM, Jakarta – Pemerintah diminta mewaspadai fenomena perang dagang global yang memanfaatkan keberadaan lembaga swadaya masyarakat (LSM). Kewaspadaan itu sangat  diperlukan mengingat negara-negara maju memanfaatkan keberadaan LSM untuk menyerang posisi Indonesia dan kebijakan pemerintah dalam konteks perdagangan internasional.

“Pemerintah harus hati-hati dengan perang dagang ini, terutama adanya peranan LSM lokal maupun internasional yang membawa kepentingan negara maju atau perusahaan asing yang mendanai kegiatan mereka di sini. Kita ada masalah dengan kehadiran dan aktivitas mereka mereka,” ujar Hikmahanto Juwana, guru besar hukum internasional dari Universitas Indonesia dalam diskusi bertema “LSM dan Perang Dagang”, di Jakarta, Selasa (29/9/2015).

Menurut Hikmahanto, dalam perang dagang itu negara-negara maju selalu menggunakna isu-isu populis sebagai senjata utamanya. Isu-isu populis itu antara lain persoalan lingkungan, sosial, hukum, dan HAM, yang terus didengungkan melalui berbagai aksi dan kampanye yang dilaksanakan secara sistematis oleh berbagai LSM.

“Soal sawit misalnya, melalui LSM asing dan lokal, mereka selalu menyerukan bahwa produk minyak sawit dari Indonesia tidak ramah lingkungan, melanggar HAM, dan lain-lain. Mereka mengkampanyekan isu-isu tersebut sambil menekan perusahaan-perusahaan besar di negara-negara importir,” jelas Hikmahanto.

Ia menjelaskan, karena tekanan LSM itu, maka pemerintah maupun perusahaan-perusahaan di negara-negara maju memaksa pemerintah dan perusahaan Indonesia agar menerapkan standar-standar tertentu telah mereka tetapkan sendiri.

“Tapi anehnya, ketika negara-negara importir itu kemudian menjual produk olahan minyak sawit yang diproduksi di negara mereka sendiri, dan kemudian mengekspornya ke negara lain kok tidak pernah dipermasalahkan? Ini kan berarti yang diincar sebenarnya adalah posisi negara Indonesia sebagai produsen utama minyak sawit dunia,” ujar Hikmahanto.

Diakuinya, tidak semua LSM menjadi agen pelaksana atau operator perang dagang negara-negara maju. Ada juga LSM yang bertujuan mulia dan tidak membawa muatan kepentingan negara tertentu. Tetapi khusus terhadap LSM-LSM yang mendapatkan dana dari pihak asing dan ditengarai membawa misi-misi perang dagang, maka pemerintah harus melakukan pengawasan yang ketat.

“Ada cukup banyak LSM yang hanya memperjuangkan kepentingan pribadi pengurusnya atau mengabdi kepada kepentingan pihak donor. Mereka selalu memposisikan diri berseberangan dengan pemerintah dengan berbagai dalih, seolah-olah pemerintah dan negara Indonesia selalu jelek atau buruk,” tegasnya.

Terhadap LSM semacam itu, Hikmahanto mendukung posisi pemerintah agar tetap konsisten  dengan kebijakan-kebijakan ekonomi dan perdagangan internasional yang lebih mengutamakan kepentingan nasional.  Selain itu, dia mendesak pemerintah agar terus melakukan kontra isu ke berbagai negara industri maju. Untuk itu dia melihat pentingnya peranan semua kepala perwakilan negara Indonesia di luar negeri dalam melakukan kampanye untuk melawan isu-isu negatif yang disuarakan LSM.

Sebab, menurut Hikmahanto, isu-isu negatif itu sudah bukan lagi sekedar masalah komoditas perdagangan tertentu, apalagi perusahaan dan industri tertentu. Tapi di balik komoditas tersebut terdapat pertaruhan kepentingan nasional yang jauh lebih besar, yaitu lapangan kerja untuk jutaan rakyat Indonesia.

“Jadi para kepala perwakilan Indonesia di berbagai negara harus terus melakukan kampanye melawan isu negatif yang dimunculkan oleh LSM-LSM. Kepala perwakilan dalam konteks perang dagang, harus berani bela kepentingan dagang dari perusahaan nasional,” tambahnya.

Hikmahanto juga mengingatkan, pemerintah seharusnya segera mengkaji kembali keberadaan LSM-LSM lokal maupun asing yang mendapatkan dana dari luar negeri atau lembaga donor asing. Sebab bisa dipastikan di balik berbagai bantuan dana asing itu selalu terdapat kepentingan tersembunyi.

“Terhadap LSM semacam itu, seharusnya pemerintah juga mengkaji dan berani melakukan tindakan tegas.  Jangan karena atas nama HAM, demokrasi, kemudian diam saja terhadap ulah LSM. Amerika saja, kalau sudah menyangkut keamanan dan kepentingan negara, maka LSM bisa dibubarkan. Cuma Indonesia yang sering kebablasan, atas nama demokrasi sehingga tidak berani menindak LSM,” tegas Hikmahanto.(Rimanews)

JabodetabekJakarta

POLRI Tetapkan 204 Tersangka Pembakaran Hutan

images (6)

BERIMBANG.COM, Jakarta – Penyidik Bareskrim dan sejumlah Polda telah menetapkan 204 tersangka dalam kasus dugaan pembakaran hutan yang terjadi di wilayah Pulau Sumatera dan Kalimantan.

Kabareskrim Polri Komjen Anang Iskandar menjelaskan, dari 204 tersangka terdiri dari 195 perseorangan, dan 9 korporasi.

“Terkait kebakaran hutan dan lahan telah ditetapkan sebanyak 204 tersangka,” kata Komjen Anang Iskandar, Minggu (27/9).

Komjen Anang melanjutkan, dari 204 tersangka tersebut, 4 kasus ditangani oleh penyidik Direktorat V Tindak Pidana Tertentu(Ditipiter) Bareskrim Polri.

“Tentunya atas instruksi Bapak Presiden secepatnya kasus pembakaran hutan agar cepat ditangani,” jelas mantan Deputi Pencegahan Badan Narkotika Nasional( BNN) ini.

Sebelumnya, Direktur V Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Yazid Fanani mengatakan, para tersangka dijerat dengan pasal berlapis seperti yang diatur dalam  Undang-undang No 4 tahun 1999 tentang kehutanan Pasal 50 huruf D.

Setiap orang dilarang membakar hutan. Pasal 78 ayat 3 bisa dipenjara 15 tahun dan denda maksimal 5 miliar. Serta, Pasal 78 ayat 4, dengan ancaman pidana 5 tahun penjara, dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar. “Tersangka juga bisa dijerat dengan perdata,” kata Brigjen Fanani.(krim)

DepokJabodetabek

Aksi Bersih, Dishub Lakukan Jumsih Di Terminal Depok

DSC_0359[1]

BERIMBANG.COM, Depok – Dinas Perhubungan Kota Depok  menjadi giliran dalam melakukan aksi bersih di sekitar area Terminal di Jalan Margonda Raya, kegiatan ini  melibatkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yaitu Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air dan Badan Lingkungan Hidup . Jum’at (25/9/2015).

Pantauan berimbang.com, petugas kebersihan terlihat sedang melakukan aksi bersih di areal Terminal dengan menggunakan sapu dan peralatan lainnya, terlihat juga , Kepala Badan Lingkungan Hidup, Wijayanto dan beberapa jajaran dibawahnya.

DSC_0356[1]
Kepala Dinas Perhubungan, Gandara Budiana Melakukan Pengawasan Jumsih di Terminal Depok. ( Yuli Efendi)

Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Gandara Budiana mengatakan kegiatan aksi bersih merupakan kegiatan rutin setiap hari yang dilakukan Pemerintah Kota untuk menjadikan masyarakat Depok meningkatkan pola hidup sehat dan pola hidup bersih  terhadap lingkungannya serta mendukung Pemerintah untuk menuju kota sehat .

Sasarannya menurut Gandara adalah selain meningkatkan pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat, salah satunya adalah lomba dalam peraihan Adipura.

“Oleh karena itu kami dari Dinas Perhubungan mempunyai tanggung jawab di beberapa titik terutama di areal terminal, kegiatan ini juga sebenarnya dilakukan setiap hari karena kami mempunyai petugas kebersihan sendiri,”Ujar Gandara.

“ Dan untuk hari-hari tertentu seperti hari Jum’at, kami dibantu oleh beberapa OPD, kita dibantu juga oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan , Badan Lingkungan Hidup dan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air,”Ucap Gandara.

Gandara berharap dengan adanya kegiatan Jum’at Bersih (Jumsih), Cita-cita Pemerintah Kota Depok dapat tercapai untuk meraih Piala Adipura.(Yuli Efendi)

DepokJabodetabek

Walikota Depok Sesalkan Ada Oknum Penerimaan CPNS

DSC_0346[1]
Walikota dan Wakil Walikota dalam acara pemberian SK CPNS K2 Honorer kepada 238 pegawai Di Gedung Dibaleka

BERIMBANG.COM, Depok – Walikota Depok sesalkan dengan adanya oknum tertentu yang memberikan jaminan untuk meluluskan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Depok dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Walikota Depok juga meyakini peserta CPNS K2 (honorer) yang diangkat baru-baru ini sejumlah 238 CPNS di Aula Lantai 10 Gedung Dibaleka menjadi korban oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab demi kepentingan pribadi untuk meraup untung sebanyak-banyaknya.

Bahkan Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il dalam arahannya mempertanyakan kepada para peserta CPNS , siapa saja yang menjadi korban penipuan dalam perekrutan CPNS.

“ Saya ingin bertanya kepada saudara-saudara, siapakah yang pernah di iming-imingi untuk membantu kalian dalam proses kelulusan CPNS,” Ujar Nur Mahmudi dalam sambutannya di acara pemberian SK CPNS K2 (Honorer) kepada 238 pegawai di lantai 10 Gedung Dibaleka. Rabu (23/9/2015)

Menurut data dan informasi yang di dapat Nur Mahmudi, para CPNS dimintai uang sebesar 10 juta sampai 15 juta untuk memuluskan CPNS hingga mendapatkan SK pengangkatan.

“ Saya tadi menanyakan kepada salah satu peserta disini, di kelurahan ada yang meminta uang kepada masyarakat dijanjikan diterima sebagai PNS, siapapun yang menawarkan jangan mudah tergiur walaupun dia itu mengaku-ngaku bisa meluluskan,”

Pemerintah Kota Depok melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) di minta untuk meningkatkan kualitas SDM serta menjaga keamanan dan ketertiban. “untuk itu penyelenggara Negara dapat memberikan yang terbaik untuk Kota Depok khususnya sehingga tidak terjadi lagi adanya praktik suap menyuap sehingga tidak ada lagi yang menjadi korban di masa yang akan datang,”Himbau Nur Mahmudi.

DepokJabodetabek

Walikota Depok Berikan SK Pengangkatan Kepada 238 CPNS K2 Honorer

Walikota Depok Memberikan SK pengangkatan CPNS K2 (Honorer) Di Aula Lantai 10 Gedung Dibaleka
Walikota Depok Memberikan SK pengangkatan CPNS K2 (Honorer) Di Aula Lantai 10 Gedung Dibaleka

BERIMBANG.COM, Depok – Sejumlah 238 pegawai K2 (honorer) di lingkungan pemerintah di berikan SK pengangkatan oleh Walikota Depok menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau yang sekarang di sebut Aparatur Sipil Negara (ASN) di Aula Lantai 10 di Gedung Dibaleka II, Jalan Margonda Raya No. 54 Depok. Rabu  (23/9/2015).

Kepala badan kepegawaian Daerah, Sri Utomo mengatakan pegawai Honorer yang diberikan SK adalah pria sebanyak 90 sedangkan wanita sebanyak 148 mereka masing-masing dari berbagai Instansi seperti guru, pegawai di Dinas Kebersihan, Dinas Kesehatan dan Dinas lainnya.

Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad dalam sambutannya mengatakan perjuangan para pegawai honorer untuk diangkat menjadi PNS tidak mudah, mereka memerlukan pengorbanan serta melakukan beberapa tahapan dalam melakukan seleksi untuk mendapatkan SK CPNS.

“Mudah-mudahan ini merupakan bagian dinamika perjalanan kehidupan kalian, setiap perjuangan , setiap prestasi pasti ada pengorbanan sehingga kalian dapat lulus dan diangkat menjadi PNS,” Ujar Idris kepada peserta CPNS.
Lanjut Idris, kata kunci keberhasilan menjadi PNS adalah integritas, ada motivasi serta tekad menjadi abdi negara bukan hanya niat saja.

“ Dengan diberikannya SK CPNS, kalian adalah pelayan masyarakat untuk mengabdi kepada negara, jangan sia-siakan kesempatan baik ini, bekerjalah dengan sungguh-sungguh,” Ucap Idris.
Sementara itu Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail mengatakan dari 250 CPNS dari berbagai golongan hanya 238 yang memenuhi persyaratan administrasi dan kualifikasi untuk ditetapkan sebagai PNS oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Walikota Depok juga mengharapkan kepada CPNS yang diangkat untuk menjaga kualitas dalam bekerja, mempunyai motivasi, semangat dalam berkarir, berprestasi serta menjaga stabilitas keamanan diwilayahnya masing-masing guna memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“ Semangat dan motivasi sangat diperlukan untuk memperbaiki pelayanan kepada masyarakat maka dari itu diperlukan kerja keras serta kedisiplinan dalam bertugas demi nama baik Pemerintah Kota Depok dan Negara,” Ujar Nur Mahmudi. (Yuli Efendi)

DepokJabodetabek

Walikota Depok Hadiri Silaturahmi Keluarga Minang

DSC_0328[1]

BERIMBANG.COM, Depok – Ikatan Keluarga Minang (IKM) Cabang Depok menggelar silaturahmi di Studio Alam TVRI Jalan Raden Saleh, Sukmajaya Kota Depok. Minggu (20/9/2015).

Acara tersebut dimeriahkan dengan berbagai macam tarian serta melantunkan beberapa lagu suku minang.

Panitia IKM menyampaikan selain bertujuan memperarerat silaturahmi, keluarga besar minang juga mengundang pasangan calon walikota Depok untuk diperkenalkan kepada warga minang agar mengetahui sosok pasangan Calon Walikota yang akan berlaga di Pemilukada bulan Desember 2015 mendatang.

Selain Walikota Depok, Pasangan Calon Walikota Depok dan para tamu undangan yang hadir, terlihat hanya calon Wakil walikota Babai Suhaemi yang hadir dalam acara yang di gelar keluarga besar Minang Di Kota Depok tersebut.

DSC_0324[1]

Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail dalam sambutannya menyampaikan beberapa prestasi yang di dapat Pemerintah Kota Depok selama dirinya memimpin Depok, Nur juga sangat berterimakasih kepada keluaraga besar minang bisa hadir dalam memenuhi undangan silaturahmi Akbar Keluarga Minang.

Nur Mahmudi juga berikan apresiasi kepada keluarga Minang dalam kontribusinya kepada Pemerintah Kota Depok, selain mempunyai beraneka ragam seni budaya dan masakan di daerahnya, masakan padang sudah menjadi masakan nasional.

“Dari sekian jumlah penduduk yang ada di Sumatera Barat lebih banyak penduduknya diluar kampungnya sendiri, dilihat dari beraneka ragam masakannya yang khas sampai Maluku Utara seperti salah satu contoh Rumah Makan Padang sampai saat ini banyak diminati dari berbagai suku,” Ujar Nur Mahmudi.

Lanjutnya, dari berbagai budaya dan seni di Sumatera Barat dapat menjadikan bahan alat komunikasi diantara suku yang lainnya serta dapat memperkokoh, pertumbuhan ekonomi menjadi baik, pertumbuhan sosial budaya semakin kokoh.

Nur Mahmudi Mengharapkan kepada keluarga minang untuk mendukung proses Pilkada Tanggal 9 Desember 2015 yang akan datang.

“Untuk itu kepada seluruh keluarga minang yang sudah bertempat tinggal di Kota Depok, yang sudah nyaman bekerja, yang sudah nyaman ekonomi dan yang lainnya agar segera mengurus surat pindahnya karena surat keterangan domisili sementara sudah tidak berlaku lagi kecuali bagi yang sudah mengurusnya di bulan Maret 2015 bisa ikut dalam Pemilukada yang akan datang,” Pesan Nur Mahmudi.(Yuli Efendi)

DepokJabodetabek

Walikota Depok Apresiasi TDA Bantu Pengusaha Depok Sampai Skala Internasional

DSC_0280

BERIMBANG.COM, Depok – Anda yang ingin memulai usaha diberikan kesempatan kepada pengusaha baru atau yang sudah berjalan untuk memulai karir dalam usaha, TDA Community Depok dapat membantu memberikan pelatihan-pelatihan berupa workshop serta diajarkan untuk menjadi pengusaha-pengusaha sukses ke depannya.

TDA Cabang Depok kerjasama dengan Pemerintah Kota Depok baru-baru ini mengadakan Workshop di Gedung Perpustakaan di Balai Kota Depok, Jalan Margonda Raya No. 54 Kota Depok, dengan dihadiri 75 peserta dari kalangan bawah, menengah sampai atas. Sabtu (19/9/2015).

Ketua TDA Depok, Candra Yan Permadi mengatakan Acara Workshop Series Bussines TDA Cabang Depok adalah untuk membangun pengusaha-pengusaha Depok, Input dan Outputnya dapat membangun usaha-usaha dari Nol sampai ke level tertinggi.

“ Yang tadinya hanya berpikir tentang sales, disini diajarkan tentang yang lain, tentang visi misi, tentang prodak, membangun sistem, membangun kepemimpinan, semua diajarkan disini.
Kalangan pengusaha bawah sampai atas dengan memakai metode Workshop seri Kotcing yaitu diberikan pengarahan-pengarahan serta diberikan pembelajaran.

Tujuannya menurut Candra adalah untuk membangun pengusaha lebih terarah dalam berbisnis agar dapat menjadi pengusaha sukses di semua bidang masing-masing usahanya.
Sementara itu Walikota Depok juga memberikan apresiasi dengan diadakannya acara TDA dan dapat membantu pengusaha-pengusaha yang ada di Kota depok.

“ Kami mengharapakan kepada pengusaha-pengusaha yang ada di Kota Depok lebih profesional dalam mengembangkan usahanya agar dapat menjadi maju sampai ke skala Internasional. (Yuli Efendi)

DepokJabodetabek

Walikota Depok Resmikan Pelayanan Deteksi Dini Kanker Serviks

Walikota Depok resmikan pelayanan dini Kanker Serviks di Balai Kota.     (Foto : Yuli Efendi)
Walikota Depok resmikan pelayanan dini Kanker Serviks di Balai Kota. (Foto : Yuli Efendi)

BERIMBANG.COM, Depok – Guna meningkatkan pelayanan penderita Kanker Serviks, Pemerintah Kota Depok membuka pelayanan Dini Kanker Serviks di Balaikota sekaligus  diresmikam langsung oleh Walikota Depok.Jumat(18/9/2015).

Pelayanan yang diselenggarakan oleh Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Depok merupakan salah satu pelayanan kepada warga Depok dalam perannya mengurangi penderita Kanker Serviks serta penanganan lebih dini bagi penderita yang sudah terjangkit penyakit tersebut.

DSC_0263

Ketua YKI Cabang Depok, Nur Azizah Tahmid dalam sambutannya mengatakan 99,7 persen penderita kanker serviks disebabkan oleh Virus HPV dan juga dikarenakan olah bahan zat kimia seperti dari bahan kimia yang biasa di Komsumsi.

“Oleh karena itu bagi masyarakat dianjurkan untuk mengkomsumsi makanan yang bergizi agar terhindar dari penyakit kanker serviks serta pola makan yang teratur,”Ujar Azizah.

Maka dari itu, lanjut Azizah, Masyarakat di minta untuk melakukan deteksi dini Kanker Serviks dengan melakukan Vaksinasi sebulan sekali.

Azizah juga menyampaikan, perempuan Indonesia setiap satu jam meninggal dikarenakan penyakit bahaya tersebut dan WHO juga menyebutkan kematian karena kanker serviks berada di peringkat teratas dunia.

Sementara itu Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail menyampaikan kepada masyarakat Depok agar penyakit kanker serviks jangan dianggap sepele, penderita jangan ditutup-tutupi karena dapat mengakibatkan kematian bila tidak segera di deteksi awal.

“Pola makan dan juga pola kehidupan yang sehat dapat mengantisipasi terjadinya virus dibadan kita, tergantung juga dari kekebalan tubuh, tahan apa tidak tubuh kita,” Ucap Nur.

Lanjut Nur, dengan adanya pelayanan Kanker Serviks di Balaikota merupakan Program dari YKI Cabang Depok beserta Dinas Kesehatan, Stekholder yang terkait dan BPJS Kesehatan.

Tambah Nur, bagi Masyarakat diharapkan untuk datang ke Klinik di Balaikota untuk memeriksa atau mendeteksi secara langsung penderita Kanker Serviks agar tidak semakin parah.

Bagi masyarakat untuk 200 pengunjung pertama ke klinik tidak dipungut biaya alias gratis dan selanjutnya biaya bisa disesuikan.

” Dengan adanya klinik atau pelayanan di Balai Kota bukan untuk bisnis kepada masyarakat akan tetapi adalah untuk pelayanan,”Terang Nur. (Yuli Efendi)

DepokJabodetabek

Kecamatan Cipayung Depok Sosialisasikan Itsbat Nikah

Wakil Walikota Idris Abdul Shomad dalam sambutan Itsbat Nikah di Kecamatan Cipayung
Wakil Walikota Idris Abdul Shomad dalam sambutan Itsbat Nikah di Kecamatan Cipayung

BERIMBANG.COM, Depok – Dalam rangka membantu warga miskin yang belum mempunyai Akte Nikah, Kecamatan Cipayung gelar sosialisasi Itsbat Nikah bagi warga tidak mampu yang sudah berkeluarga. Jumat, 18/9/2015.

Dari data yang di dihimpun pihak  Kecamatan Cipayung ada sekitar 74 KK yang belum memiliki Akte Nikah diwilayahnya dan masih ada sekitar 600 KK  untuk melaksanakan Itsbat Nikah yang belum memiliki Akte Nikah, sedangkan untuk yang belum memiliki Buku Nikah di wilayah Cipayung rata-rata berumur 40 tahun keatas.

Wakil Walikota Idris Abdul Shomad dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya sosialisasi Nikah Massal bagi yang berkeluarga tetapi tidak mampu akan diberikan secara gratis.

“Kami berikan gratis kepada warga yang tidak mampu guna membantu masyarakat yang belum memiliki Akte Nikah agar segera dibuatkan dalam memenuhi kebutuhan mereka juga dalam setiap persyaratan yang dibutuhkan seperti mendaftarkan anaknya sekolah,” Ujar Idris

Sementara itu Sekretaris Camat Cipayung, Ade Efendi menargetkan di Tahun 2020, warga Cipayung tidak ada lagi yang tidak mempunyai buku nikah dan pihaknya akan terus mengadakan sosialisasi kepada warga melalui Lurah yang ada di Kecamatan Cipayung.

” Kami juga akan melakukan pintu ke pintu untuk mengajak warga untuk nikah secara aturan pemerintah dan juga memberikan kesadaran akan pentingnya buku nikah bagi yang belum memiliki,” Ucap Ade

Lanjut Ade, Zaman dahulu warga menikah secara agama saja sudah resmi, sedangkan untuk sekarang sangat diperlukan untuk kepentingan pasangan suami istri dan anak.

” Maka dari itu, kami coba untuk memberikan pemahaman kepada mereka, yang penting kita coba untuk mengajak bila kita tawarkan tidak mau, kami juga tidak memaksakan,” Ujar Ade.

Ade juga berencana akan mengusulkan melalui musrenbang agar sosialisasi itsbat nikah diadakan setahun sekali.(Yuli Efendi)

DepokJabodetabek

Berbasis Teknologi, Balitbang Kembangkan Budi Daya Ikan Hias Di Depok

Anak-anak tingkat sekolah dasar sedang diberikan edukasi Budidaya Ikan Hias.    (Yuli Efendi)
Anak-anak tingkat sekolah dasar sedang diberikan edukasi Budidaya Ikan Hias. (Yuli Efendi)

BERIMBANG.COM, Depok – Dinas Pertanian dan perikanan dan Badan Penelitian dan Pengembangan Budi Daya Ikan Hias Kementrian Kelautan dan Perikanan gelar Teknologi Rekreasi Edukasi Informasi Komunikasi Konservasi Atraksi (REIKKA) di Balai Kota Depok. Rabu (16/9/2015).

Pantauan berimbang.com, Acara tersebut juga menampilkan Pameran bermacam-macam jenis ikan Hias, Pakan ikan, jajanan daerah serta edukasi terhadap anak-anak sekolah tingkat dasar.

Wakil Walikota, Idris Abdul Shomad dalam sambutannya mengatakan potensi ikan hias di Depok cukup tinggi untuk dikembangkan maka dari itu menurut Idris, perlu adanya investor dari luar untuk menanamkan modalnya di Kota Depok.

“Dengan adanya investor dari luar, perkembangan ikan hias di Depok akan semakin berkembang kedepannya,” Ujar Idris.

Sementara itu, Kepala Balitbang Budi Daya Ikan Hias, Anjang Bangun Prasetyo menyebutkan Depok merupakan potensi untuk ikan hias ditambah kantor Balitbang Budi Daya Ikan Hias ada di Kota Depok.

Kegiatan yang dilaksanakan hari ini ada beberapa kegiatan seperti Launching Master Cetak Buku RIEKE, Digital Informasi Touchscreen, Digital Library berbasis android dan yang lainnya.

Kegiatan lainnya adalah simposium dengan beberapa narasumber adalah Staff Ahli Kementrian Kebijakan Publik, Staff Ahli Kebijakan Antar Lembaga, Masyarakat sosiologi dan ada juga narasumber yang langsung didatangkan dari Negara Prancis.

Tujuannya menurut Anjang adalah memudahkan informasi dan pengenalan bermacam-macam jenis  Ikan Hias kepada masyarakat agar lebih mudah dan cepat informasi yang diinginkan masyarakat.

” Masyarakat bila ingin mengetahui tentang ikan hias langsung aja datang ke kantor kami, disana tinggal klik saja ,” Ujar Anjang.

Litbang juga tambah anjang, berupaya untuk membantu masyarakat, tentunya harus menggandeng stekholder dan juga para media untuk membantu serta  menginformasikan kepada masyarakat agar lebih cepat informasinya.(Yuli Efendi )