Depok

Depok

BKPSDM Kota Depok Berkomitmen Meningkatkan Kinerja ASN

BERIMBANG.COM, Depok – Pemerintah Kota Depok melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, telah melakukan penandatanganan komitmen bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat (Jabar) tentang pengembangan dan kinerja berbasis elektronik. Penandatanganan tersebut, sebagai upaya BKPSDM Depok untuk menerapkan Kinerja Mobile (K-MOB).

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Karier (Bangrir) BKD Provinsi Jabar, Dedi Mulyadi mengatakan, K-MOB merupakan hasil penyempurnaan dari pengembangan sistem Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) Online. Dikatakannya, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2011, menjadi landasan dari proses aplikasi SKP Online yang dimodifikasi sesuai kondisi, kebutuhan, dan target kerja instansi.
“K-MOB merupakan aplikasi realtime mengukur kinerja pegawai, meliputi sasaran kerja pegawai dan perilaku kerja. Dua aspek ini kemudian disinkronkan dengan data presensi (kehadiran) pegawai, data penyerapan anggaran, dan data output kinerja pegawai yang tersedia,” kata Dedi kepada wartawan, Kamis (28/02/2019).

Kepala BKPSDM Kota Depon Sopian Suri mengatakan, dalam K-MOB para Aparatur Sipil Negara (ASN) diharuskan melaporkan capaian kinerja sesuai dengan rincian tugas, pokok, dan fungsi (tupoksi) setiap harinya. Capaian kinerja tersebut, kemudian dikonversikan ke dalam nilai rupiah.

Jika dalam hari tertentu jelas Sopian, salah seorang ASN tidak dapat bekerja, maka tidak akan ada nilai rupiah yang didapat. Sebaliknya, semakin banyak ASN itu berkarya dan berinovasi maka akan lebih besar nilai rupiah yang akan didapat.

Supian Suri lebih lanjut menjelaskan, bila hal ini dapat merespons positif keberadaan aplikasi K-MOB untuk diterapkan di Kota Depok. Aplikasi sederhana berbasis ponsel pintar (smartphone) ini, katanya, memiliki penyempurnaan yang lebih luas.
“Ke depan, pengembangan aplikasi Sistem Informasi Kepegawaian (Simpeg) yang kita punya, akan kita integrasikan dengan K-MOB. Mudah-mudahan nanti bisa kita terapkan,” jelas Sopian pada wartawan berimbang.com di Forum OPD BKPSDM, di Hotel Bumi Wiyata kemaren (28/02/19). (adi).

Depok

Sehari, TPSS Merdeka Mampu Kelola Sampah Tiga Ton

BERIMBANG.com, Depok – Kini Pemerintah Kota Depok memiliki alat modern pengelola sampah, tempat Pembuangan Akhir Sampah Sementara (TPSS) hanggar 3 yang terletak di Jalan Merdeka. Alat berupa 13 mesin yang mayoritas buatan lokal tersebut, terdiri dari mesin pemilah, mesin pencacah organik, dan pencetak pelet, dengan kemampuan mengolah sampah hingga tiga ton per hari.
“Alhamdulillah, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memiliki alat modern pengolah sampah yang memiliki banyak kelebihan,” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris, usai meresmikan TPSS Hanggar 3, di Jalan Merdeka, Kecamatan Sukmajaya, Jumat (01/03/19).

Idris menjelaskan, alat pengolah sampah itu, masih dalam tahap uji coba, sampah yang diolah masih sebatas sampah daun kering, ranting maupun dahan. Nantinya, olahan sampah akan lebih beragam jenisnya. Olahan sampah menghasilkan tenaga listrik, digunakan untuk menghidupi mesin. Ini akan
menghasilkan briket yang bisa berfungsi sebagai bahan bakar pengganti arang.
“Untuk sementara hasilnya akan kita gunakan sendiri. Jika sudah efektif, ke depan mungkin bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Ety Suryahati, mengaku alat tersebut merupakan hibah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) untuk Pemkot Depok dengan nilai anggaran mencapai Rp 1,4 miliar.
“Sebagai salah satu solusi untuk mengelola sampah. Kami juga dibantu oleh petugas yang berjumlah enam orang. Mudah-mudahan alat ini dapat mengurangi sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) secara signifikan,” tuturnya.(adi).

Depok

Wakil Walikota Depok Resmikan Instalasi Bank Darah RSUD Depok

BERIMBANG COM, Depok – Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna meresmikan Bank Darah di gedung RSUD Depok, dalam sambutannya Wakil Walikota Depok memberikan apresiasi kepada pihak RSUD Depok yang telah membuka Instalasi Bank Darah guna melayani masyarakat dalam hal ketersediaan stok darah. Jum’at (1/3).

” Dengan adanya Bank Darah, mudah2 dapat membantu pasien yang membutuhkan darah sesuai dengan kebutuhan ,” ucap Pradi.

Pradi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak RSUD Depok untuk lebih melayani masyarakat Kota Depok kedepannya karena menurutnya, dengan pelayanan yang prima dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

Dengan adanya Bank Darah, target utamanya adalah bagi ibu – ibu yang mengalami pendarahan saat melahirkan karena menurut Pradi, angka kematiannya cukup serius di Kota Depok.

” Didirikannya Instalasi Bank Darah kita upayakan membantu meminimalkan pasien kekurangan darah, ini sangat membantu sekali,” harapnya.

Hal yang sama dikatakan, Dirut RSUD, Asloe’ah Madjri bahwa dengan kebutuhan darah bagi masyarakat Kota Depok sangat menjadi prioritas karena dapat meminimalkan angka kematian bagi ibu dan balita.

” Kami berharap kepada Wakil Walikota Depok untuk memberikan arahan kepada kami dan sekaligus meresmikan Instalasi Bank Darah,” imbuhnya. (Iik ).

Depok

2021 Target Pembangunan Taman di Kota Depok Terealisasikan

BERIMBANG.COM, Balaikota – Pemerjntah Kota Depok selama kurun waktu kepimpinan Walikota Muhamnad Idris dan Wakil Walikota Pradi Supriatna, hampir menyelesaikan janjinya terlihat dari program programnya, seperti pembangunan Taman Kota, taman taman di setiap kecamatan dan kelurahan belum program yang lainnya.

Guna menyediakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di area publik, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan menambah pembangunan taman terpadu kelurahan. Total sebanyak 15 taman terpadu akan dibangun di tahun 2019.
“Saat ini kita sudah memiliki 29 taman terpadu kelurahan. Tahun ini ditambah 15 taman lagi, sehingga totalnya menjadi 44 taman,” tutur Wali Kota Depok, Mohammad Idris kepada berimbang.com seusai konferensi pers di Aula Teratai Gedung Balai Kota Depok, Kamis (28/02/2019).

Idris mengatakan, pengadaan taman terpadu akan dilakukan secara bertahap. Dengan target penyelesaiannya di tahun 2021.
“Tahun 2020 kita akan bangun lagi 11 taman, sehingga menjadi 55 taman. Sementara sisanya 8 taman akan kita realisasikan di tahun 2021,” kata Idris.

Mohammad Idris mengakui, dalam pengadaan lahan untuk pembangunan taman, pihaknya dihadapkan dengan sejumlah kondisi di lapangan. Salah satunya, harga tanah yang mahal.
“Ada masyarakat juga yang lebih memilih lapangan sepak bola,” tuturnya. (adi).

Depok

7 Program Unggulan Tahun 2020 Dengan 45 Kegiatan Cemerlang Sekretariat DPRD Kota Depok

BERIMBANG.COM, Depok – Dengan menghadirkan 3 pembicara utama, Drs. Zamrowi, M.Si selaku Sekwan, Supariyono (Wakil Ketua DPRD Kota Depok) dan drg. Ernawati Sulistijaningrum S. perwakilan dari pihak BAPEDA, kegiatan Forum OPD Sekretariat DPRD Kota Depok Tahun 2020 dibuka.(25/02).

Selaku pejabat Sekwan DPRD Kota Depok, Drs. Zamrowi. M.si mengawali acara forum Renja dengan terlebih dahulu menjelaskan tentang Peraturan Walikota Depok Nomor 83 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Sekretariat DPRD Kota Depok dan isu strategis sekretariat DPRD tahun 2020.

Tugas Sekretariat DPRD Kota Depok adalah Membantu Walikota melaksanakan urusan pendukung urusan Pemerintahan. Dan berfungsi sebagai Penyelenggara Administrasi kesekretariatan DPRD, Penyelengara Administrasi keuangan DPRD, Fasilitasi penyelenggaraan Rapat DPRD, dan Penyediaan dan pengkoordinasiaan Tenaga Ahli yang diperlukan DPRD.

Mengacu kepada Visi Kota Depok, “Kota Depok yang Unggul, Nyaman dan Religius” dan Empat Misi Kota Depok yang berkaitan dengan Tupoksi Sekretariat DPRD adalah Misi pertama Kota Depok yakni Meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional dan transparan.

Isu strategis Sekretariat DPRD Kota Depok tahun 2020 adalah 1. Kompetensi sumber daya aparatur sekretariat DPRD, 2. Kualitas pelayanan sekretariat DPRD kepada DPRD, 3. Pembangunan dan pengembangan teknologi informasi, 4. Pengelolaan keuangan yang akuntabel.

Rencana program dan kegiatan Sekretariat DPRD Kota Depok tahun 2020 meliputi 7 program dengan 45 kegiatan.

Kegiatan forum OPD Rencana Kerja Sekretariat DPRD Kota Depok Tahun 2020 bertempat di ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Depok dihadiri para perwakilan OPD, Beberapa Anggota Dewan dan Insan Pers Kota Depok.*

Depok

Sidang Paripurna DPRD Kota Depok Pembacaan Hasil Reses Setiap Fraksi

BERIMBANG.COM, Depok – Bertempat di ruang Sidang Paripurna, DPRD Kota Depok sukses menggelar Sidang Paripurna dengan dua agenda, Penyampaian laporan hasil reses DPRD Kota Depok masa sidang ke II Tahun Sidang 2018-2019 dan Penyampaian Rencana Kerja DPRD Kota Depok Tahun 2020.(26/02)

Sidang Paripurna dipimpin oleh Yeti Wulandari selaku Wakil Ketua DPRD Kota Depok didampingi oleh Supariyono yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Depok. Turut hadir mewakili Pemerintah Kota Depok, Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna beserta jajaran pejabat penting Pemerintahan Kota Depok dan tampak perwakilan beberapa OPD juga para Insan media Kota Depok.

Sebanyak tujuh fraksi memberikan laporan hasil reses kepada pimpinan sidang, dan hanya fraksi restorasi saja yang tidak memberikan laporan hasil reses. Setiap fraksi kebanyakan menyoroti mengenai masalah BPJS, Ketidak tersediaan blanko E-KTP, bahaya miras dan narkoba di kalangan pemuda, dan aturan kegiatan penyemprotan Fogging yang menunggu adanya 3 laporan warga yang sakit, baru ada tindakan penyemprotan jogging yang sangat meresahkan masyarakat, seperti yang dikemukakan Nurhasim mewakili Partai Golkar dalam laporan hasil resesnya.

Rapat Paripurna berjalan dengan lancar walau hanya dihadiri 26 orang anggota dewan saja. 16 orang anggota dewan ijin, 3 orang anggota dewan sakit dan 5 orang anggota dewan tidak memberi kabar. Ketika dikonfirmasi mengenai hal ini, Nurhasim selaku salah satu pejabat Badan kehormatan Dewan (BKD) menjelaskan, “Selaku BKD saya akan mencoba berbicara kepada anggota dewan yang tidak disiplin dan akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan tata tertib yang berlaku*

Depok

Forum Renja OPD, Disdagin Akan Komitmen Tingkatkan Para Pelaku Usaha

BERIMBANG.COM, Beji – Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok diharapkan menjadi media dalam menjawab berbagai tantangan bidang perdagangan dan perindustrian. Mengingat, keberadaannya mempunyai potensi meningkatkan perekonomian lokal yang dapat membantu pembangunan wilayah.
“Kami tetap akan meningkatkan bidang ekonomi, perdagangan perindustrian energi dan sumber daya mineral yang memiliki potensi meningkatkan perekonomian dan usaha lokal, sehingga dapat membantu pembangunan wilayah,” kata Kadis Disdagin Kania pada wartawan di Rumah Kabeda Beji Depok, Rabu (27/02/19).

Ada tiga dimensi utama ucap Kania, pada rencana strategi (restra) Disdagin yang bisa membantu meningkatkan perekonomian lokal di Depok. Diantaranya meningkatkan kinerja stakehokder, kinerja industri kreatif, tata kelola dan kinerja lembaga.
“Dengan menerapkan dimensi ini dapat menjadi media untuk meningkatkan sinergi program kegiatan, menjaring aspirasi dan mencari solusi terhadap tantangan ke depan,” ucapnya.

Sementara Asisten Ekonomi dan Pembangunan Ahmad Kafrawi, berharap adanya trobosan baru dibidang perdagangan dan perindustrian, hal ini untuk meningkatkan ekonomi dan usaha lokal di Kota Depok. Tentunya dengan peran seluruh stakehokder terkait di daerah.
“Kami optimis dapat melahirkan pembangunan daerah untuk meningkatkan ekonomi lokal dalam perspektif perdagangan dan perindustrian,” tutur Kafrawi. (Adi).

Depok

Pelayanan J’bret Hadir di Depok, Mempermudah, Mempercepat Pembayaran Wajib Pajak

BERIMBANG.COM, Depok – Kini Inovasi baru di era Digital pembayaran pajak melalui Samsat J’Bret atau di Jawa Barat di sebut Ngabret diyakini akan memberikan kemudahan bagi Wajib Pajak (WP). Terlebih, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf mengatakan, saat ini di samsat J’Bret dan ngabret hadir dengan dukungan aplikasi yang bisa diunduh melalui playstore.
“Kami akan terus komit memberikan Pelayanan mempermudah bagi para wajib pajak kendaraan bermotor, dengan berbagai kemudahan dengan Aplikasi, kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yuduf seusai menandatangani Perjanjian kerja sama Inovadi baru Layanan J’bret di aula Kantor PPPD Kota Depok, Rabu (27/02/19).

Samsat J’bret menurut Yusuf, merupakan sistem yang di kembangkan oleh Bank BJB yang kerjasama dengan Bank Mandiri, akan berdampak pada keterbukaan dan Transparansi pelayanan publik.
“Transaksi dengan sistem Aplikasi ini sangat memberikan kenyamanan bagi wajib pajak, karna bisa mempercepat pembayaran,” ujar Yusuf.

Sementara Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna yang menghadiri acara tersebut mengatakan, Inovasi baru Samsat J’bret merupakan keharusan sebab masyarakat saat ini menginginkan pelayanan yang cepat, mudah dan transparan sesuai perkembangan zaman yang begitu pesat.
“Kami selalu mendukung setiap langkah Samsat Kota Depok, dengan sistem J’bret akan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tentunya samsat bisa memberikan kontribusi yang semakin meningkag. kata Pradi.

Hal ini menurut Pradi, Samsat J’bret merupakan sistem pembayaran Pajak Bermotor melalui jaringan elektronik secara online.

Sebagaimana di ketahui pembayaran dapat melalui ATM, dan SMS, BJB Digital dan Bank Mandiri Selain itu, beberapa retail modern yang sudah bekerja sama dengan Bank BJB seperti Indomart dan Alfamart, e-commerce (bukalapak dan tokopedia), financial technology (Kaspro), serta Payment Point Online Bank (PPOB).(adi).

Depok

Renja OPD Damkar, Komitmen Tingkatkan Kewaspadaan Dini

BERIMBANG.COM, Depok – Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna membuka acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok Tahun 2019, yang berlangsung di Sasono Mulyo, Jumat (22/02/2019).

“Dinas Damkar kota Depok sekarang diharuskan untuk punya keahlian yang tinggi kepada para Petugas Pemadam Kebakaran, ini dikarenakan tugas Pemadam Kebakaran yang sekarang, harus dapat juga turun dalam penanganan bencana alam dan penyelamatan kepada masyarakat banyak,” kata Pradi Supriatna.

Pradi, mengatakan, minimnya anggaran tahun 2019 ini senilai 6 M, sangat prihatin, tahun depan kita ajukan supaya lebih banyak lagi Anggaran Dinas Damkar.
“Anggaran yang yang minim itu untuk meningkatkan tunjangan Kerja dan Kesra Anggota Pemadam Kebakaran Depok, dan peningkatan sarana dan prasarana Upt Damkar di rasakan kurang,” kata Pradi.

Sementara itu Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok, R. Gandara Budiana Menegaskan, kami akan terus meningkatkan kinerja dan kualitas para anggota Pemadam Kebakaran, dengan rutin mengadakan pelatihan kebakaran, dan jika ada terjadi kebakaran, petugas kebakaran akan secepatnya datang kelokasi kebakaran, dan dapat memadamkan api.

“Taruhannya nyawa dari para petugas pada saat berjuang memadamkan api, karena ini sudah menjadi tugas kami sebagai Anggota Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan,” ucapnya.

Acara yang dihadiri tamu undangan, seperti perwakilan dari hotel dan apartemen yang ada dikota Depok beserta unsur masyarakat Depok, mendapat tanggapan dan respon yang positif.

“Harapan kami kepada Petugas Pemadam Kebakaran Kota Depok terus meningkatkan kinerjanya dan prestasinya dalam misi penaggulangan kebakaran dan penyelamatan kepada masyarakat Kota Depok,” ujar, seorang perwakikan pengelola Apartement di Depok.(adi)

Depok

Pasar Tani Kembali Gelar Produk Unggulan

BERIMBANG.COM, Depok – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kembali menggelar Pasar Tani perdana di tahun 2019 dengan Mengusung promosi hasil pertanian, peternakan, dan perikanan, Pasar Tani 2019, hadir dengan produk-produk unggulan khas Kota Depok.

Program yang dilaksanakan setiap bulan pada pekan kedua ini, diapresiasi Wali Kota Depok Mohammad Idris. Menurutnya, kegiatan yang dilakukan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kota Depok merupakan kelangsungan unsur primer di dalam perekonomian.
“Pertanian itu masuknya unsur primer. Tetapi, dalam konteks kehidupan metropolitan, sektor pertanian penyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sekitar tiga persen,” kata Wali Kota Depok, Mohammad Idris, saat membuka Pasar Tani 2019, di Balai Kota, Jumat (22/02/2019).

Idris berharap, melalui DKPPP Kota Depok, kegiatan Pasar Tani gencar dipromosikan di berbagai media. Dengan demikian, penyelenggaran Pasar Tani semakin ramai dikunjungi masyarakat dan memberikan nilai keberkahan bagi Kota Depok.

Sementara itu, Kepala DKPPP Kota Depok, Diah Sadiah mengatakan, sebanyak 15 stan meramaikan kegiatan Pasar Tani, yang diikuti oleh perwakilan 11 kecamatan. Kegiatan tersebut diikuti oleh Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), Kelompok Wanita Tani (KWT), dan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Depok.
“Untuk promosi sendiri, tentunya kami bersinergi bersama Perangkat Daerah terkait, agar turut mempromosikan program Pasar Tani dari DKP3,” tuturnya (adi)