Beranda blog Halaman 4

Pendakwah Syekh Ahmad Al-Misry Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Santri, Bantah Tuduhan dan Siapkan Bukti

0

Jakarta , Pendakwah Syekh Ahmad Al-Misry resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelecehan seksual terhadap sejumlah santri. Penetapan ini dilakukan oleh penyidik Bareskrim Polri setelah melalui proses gelar perkara.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri, Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa status tersangka ditetapkan berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan yang telah dilakukan.

“Berdasarkan pelaksanaan gelar perkara, penyidik telah menetapkan saudara SAM sebagai tersangka,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Menurut Trunoyudo, penyidik Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) Bareskrim Polri juga telah memberikan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) kepada para korban sebagai bentuk transparansi dan perlindungan.

Bantahan dari Pihak Tersangka

Di sisi lain, Syekh Ahmad Al-Misry membantah keras seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Ia menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan tidak memiliki dasar.

“Tuduhan terhadap pelecehan kepada santri itu tidak benar adanya,” kata Syekh Ahmad dalam keterangannya.

Ia mengaku telah menyiapkan sejumlah bukti serta saksi yang mendukung bantahannya. Bukti tersebut telah diserahkan kepada kuasa hukumnya untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Selain itu, Syekh Ahmad menjelaskan bahwa saat panggilan kepolisian dilayangkan, dirinya sedang berada di Mesir untuk mendampingi ibunya yang menjalani operasi sejak pertengahan Maret 2026.

Kronologi dan Tuduhan Korban

Kasus ini bermula dari laporan yang diajukan pada November 2025. Dugaan pelecehan disebut terjadi sejak 2017 dan mulai terungkap pada 2021.

Perwakilan korban, Abi Makki, mengungkapkan bahwa para korban merupakan santri yang belajar agama di lingkungan tempat tinggal terduga pelaku. Ia menyebut modus yang digunakan adalah iming-iming kesempatan belajar gratis ke Mesir.

“Korban dijanjikan bisa bersekolah gratis di Mesir, bahkan ada yang sudah diberangkatkan,” ujarnya.

Sementara itu, kuasa hukum korban, Achmad Cholidin, sebelumnya mendesak aparat kepolisian untuk segera menetapkan status tersangka setelah proses Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPR.

Proses Hukum Berjalan

Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses hukum akan terus berjalan dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah. Di sisi lain, perlindungan terhadap korban juga menjadi prioritas dalam penanganan perkara ini.

Kasus ini kini memasuki tahap penyidikan lanjutan, termasuk pemeriksaan saksi-saksi dan pengumpulan alat bukti tambahan guna memperkuat konstruksi hukum.***

Gorong-Gorong Mampet Bertahun-tahun, Warga Jalan Ceplik Ratu Jaya Terdampak Banjir

0

DEPOK — Warga RT 01/05 Jalan  Ceplik, Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, mengeluhkan kondisi gorong-gorong di kawasan Perumahan Permata Depok Regency yang tidak kunjung mendapat penanganan serius. Saluran air yang mampet dan dangkal disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun, memicu banjir setiap kali hujan turun.

Mas Nan, salah satu warga terdampak, mengungkapkan bahwa aliran air di gorong-gorong tersebut kerap tersumbat lumpur dan rumput liar. Akibatnya, air tidak mengalir dengan lancar dan justru meluap kembali ke permukiman warga.

“Kalau hujan, air malah balik ke atas, terus mengalir ke wilayah Ceplik, bahkan masuk ke dapur warga lewat saluran pipa,” ujar Mas Nan kepada Berimbang.com.

Ia menyebut, jarak antara titik gorong-gorong bermasalah dengan Kantor Kelurahan Ratu Jaya hanya sekitar 15 meter. Namun hingga kini, belum ada solusi konkret antara pihak pengelola perumahan dan pemerintah setempat.

Menurut Mas Nan, warga setempat bahkan terpaksa melakukan pengerukan secara mandiri setiap kali hujan datang agar aliran air tetap berjalan. Kondisi ini dinilai tidak ideal dan membebani masyarakat.

“Setiap hujan saya yang harus ngerukin aliran sungai. Harusnya ada pengerukan atau perbaikan supaya air lancar,” tambahnya.

Warga berharap adanya tindakan nyata berupa normalisasi saluran, pengerukan endapan lumpur, atau peninggian gorong-gorong agar tidak lagi terjadi banjir yang merugikan aktivitas sehari-hari.

Selain itu, mereka juga meminta adanya koordinasi yang lebih baik antara pihak perumahan dan pemerintah kelurahan untuk menyelesaikan persoalan yang sudah berlangsung lama ini.

Iik

Jakarta Gelap Mendadak: Pembeli Tanah Abang Panik Berteriak, Listrik Padam Ganggu Aktivitas Kota

0

BERIMBANG.com, Jakarta – Pemadaman listrik mendadak melanda sejumlah wilayah di pada Kamis (23/4/2026) siang, memicu kepanikan warga dan mengganggu berbagai aktivitas publik. Salah satu titik yang terdampak cukup signifikan adalah , pusat perdagangan terbesar di ibu kota.

Di lokasi tersebut, suasana sempat berubah tegang ketika listrik tiba-tiba padam. Sejumlah pembeli yang sedang beraktivitas, termasuk makan di area lantai atas, dilaporkan berteriak kaget saat kondisi mendadak gelap. Beberapa bagian pasar tampak redup, sementara eskalator berhenti beroperasi. Sebagian lampu masih menyala berkat bantuan genset, namun tidak mampu sepenuhnya menormalkan situasi.

Kekhawatiran juga muncul terkait keselamatan pengunjung yang berada di dalam lift saat kejadian berlangsung. Meski tidak ada laporan korban, insiden ini menyoroti kerentanan fasilitas publik terhadap gangguan listrik mendadak.

Dampak pemadaman juga dirasakan di ruas jalan utama, seperti Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat. Sejumlah lampu lalu lintas dilaporkan mati, berpotensi menimbulkan kemacetan. Namun, aparat kepolisian sigap turun ke lapangan untuk mengatur arus kendaraan sehingga kondisi tetap terkendali hingga siang hari.

Pihak menjelaskan bahwa gangguan terjadi pada jaringan transmisi bertegangan tinggi 500 kV, khususnya di jalur Bekasi–Cawang. Gangguan ini menyebabkan pasokan listrik di beberapa wilayah menjadi tidak stabil hingga akhirnya terjadi pemadaman.

PLN memastikan bahwa kapasitas pasokan listrik secara umum dalam kondisi aman, dan masalah yang terjadi murni bersifat teknis pada jaringan. Tim teknis telah diterjunkan untuk melakukan perbaikan dan pemulihan sistem secepat mungkin.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan memantau perkembangan melalui aplikasi resmi PLN Mobile atau layanan pelanggan. Sementara itu, potensi gangguan lanjutan, terutama pada jam sibuk sore hari, masih perlu diantisipasi jika proses pemulihan belum sepenuhnya selesai.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapan infrastruktur dan sistem cadangan listrik, terutama di pusat-pusat aktivitas padat seperti pasar dan transportasi publik.***

Retribusi “Siluman” Bongkar Muat di Pasar Kemirimuka, Disdagin Kota Depok Tegaskan Bukan Pungutan Resmi

0

BERIMBANG.com, Depok – Beredarnya pungutan retribusi bongkar muat yang mengatasnamakan PTBMP di Pasar Kemirimuka, wilayah Beji, menuai sorotan. Pemerintah Kota Depok memastikan pungutan tersebut tidak masuk ke kas daerah dan bukan retribusi resmi.

Kepala Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin) Widyati Riyandani menegaskan, retribusi yang beredar di lingkungan Pasar Kemirimuka tidak dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Depok.

Menurutnya, kebijakan retribusi bongkar muat di pasar tersebut sudah lama dihapus, dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Kemirimuka juga tidak pernah mengeluarkan pungutan serupa.

“Kalau retribusi resmi dari Pemkot Depok pasti ada logo Pemkot Depok,” tegas Widyati saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, Rabu (22/4).

Ia menambahkan, perlu adanya penelusuran,  retribusi itu dikeluarkan oleh siapa.

Sejumlah pedagang di Pasar Kemirimuka sebelumnya mengeluhkan adanya pungutan yang mengatasnamakan pihak tertentu, namun tidak disertai bukti resmi atau kejelasan peruntukan dana.

Pemkot Depok mengimbau agar setiap bentuk retribusi yang sah harus memiliki identitas resmi, termasuk logo pemerintah daerah serta dasar hukum yang jelas, guna menghindari praktik pungutan liar di lingkungan pasar.

Iik

 

KBIHU Tarbis Usung Motto “Melayani Sepenuh Hati”, Hadirkan Pendampingan Haji dari Tanah Air hingga Tanah Suci

0

Jakarta  – Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Tarbiyatul Islamiyah (Tarbis) terus menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji melalui motto “Melayani Sepenuh Hati.”

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai layanan terpadu yang dirancang untuk memastikan jamaah dapat menjalankan ibadah haji dengan aman, nyaman, dan sesuai tuntunan syariat, mulai dari persiapan di tanah air hingga kembali ke Indonesia.

Ketua KBIHU Tarbis menyampaikan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada bimbingan manasik, tetapi juga memberikan pendampingan menyeluruh, termasuk bagi jamaah lanjut usia (lansia).

“Pendampingan ini kami lakukan secara intensif agar seluruh jamaah, termasuk lansia, dapat menjalankan ibadah dengan baik dan khusyuk,” ujarnya.

Layanan Komprehensif untuk Jamaah

Adapun layanan yang diberikan KBIHU Tarbis meliputi:

  • Penyiapan administrasi haji prioritas, khususnya gelombang pertama (Madinah lebih dahulu)
  • Pendampingan pemeriksaan kesehatan (MCU) hingga memperoleh status istithaah
  • Pendampingan pembuatan paspor dan administrasi foto
  • Penyiapan pramanivest untuk kloter awal
  • Penyediaan seragam dan pakaian ihram
  • Bimbingan manasik haji di Aula Tarbis
  • Praktik manasik di Asrama Haji Pondok Gede
  • Penyiapan atribut, perlengkapan, dan koper haji
  • Pendampingan dan pengawasan jamaah, termasuk layanan kursi roda bagi lansia di Madinah dan Makkah
  • Manasik tambahan di Tanah Suci
  • Pendampingan prosesi inti haji (Armuzna):
    • Wukuf di Arafah
    • Mabit di Muzdalifah
    • Mina
    • Melontar jumrah
    • Tawaf Ifadah dan Wada
  • Memastikan seluruh rukun dan wajib haji terlaksana dengan baik
  • Kegiatan ziarah di Madinah dan Makkah
  • Pendampingan lanjutan sesuai kebijakan Kementerian Agama dan BPH RI

Selain itu, KBIHU Tarbis juga mengadakan pelatihan fisik berupa senam kebugaran secara rutin setiap dua minggu sekali selama masa manasik, guna menjaga kondisi kesehatan jamaah.

Informasi Terkini dan Persiapan Lebih Awal

Sebagai bagian dari pelayanan, KBIHU Tarbis juga aktif memberikan informasi terbaru terkait penyelenggaraan haji, sehingga jamaah dapat mempersiapkan diri lebih awal dan lebih matang.

Dengan pendekatan pelayanan yang menyeluruh ini, KBIHU Tarbis berharap seluruh jamaah dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar serta meraih haji yang mabrur.

Iik

148 Jamaah KBIH TARBIS Berangkat Haji 2026, Pesan Tegas Pembimbing: Ikuti Arahan dan Jaga Kekhusyukan

0

Berimbang.com | Jakarta — Sebanyak 148 jamaah haji yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) TARBIS di bawah naungan Yayasan Tarbiyatul Islamiyah resmi diberangkatkan pukul 09.00 menuju Asrama Haji Pondok Gede dalam rangka pelaksanaan ibadah haji tahun 2026.

Hadir dalam pelepasan tersebut dan jamaah diberikan bekal oleh KH Fachrudin Al Bantani, juga dihadiri para ulama lainnya

Prosesi pemberangkatan berlangsung khidmat, diiringi doa dan harapan dari keluarga serta para pembimbing. Momentum ini menjadi awal perjalanan spiritual yang dinantikan para jamaah setelah melalui berbagai tahapan persiapan, baik administrasi maupun pembinaan manasik.

Dalam sambutannya, pembimbing KBIH TARBIS, Abdul Kholik, menegaskan pentingnya kedisiplinan jamaah dalam mengikuti arahan selama berada di Tanah Suci. Ia mengingatkan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga ujian kesabaran, keikhlasan, dan ketundukan kepada Allah SWT.

“Seluruh jamaah diharapkan mematuhi bimbingan yang telah diberikan. Ini penting agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar dan sesuai tuntunan,” ujarnya di Masjid Jami  Al- Musabbihin Jakarta Selatan.Selasa (21/4/2026).

Selain itu, ia juga mengimbau jamaah untuk tidak melupakan doa bagi bangsa Indonesia. Menurutnya, momentum haji adalah waktu mustajab untuk memohon keselamatan, kedamaian, dan kemakmuran bagi tanah air.

“Doakan Indonesia agar senantiasa diberikan keberkahan, dijauhkan dari bencana, dan menjadi negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” tambahnya.

Lebih lanjut, Abdul Kholik menyampaikan bahwa pihak KBIH telah menyiapkan mekanisme penjemputan bagi jamaah sepulang dari Tanah Suci. Para jamaah nantinya akan kembali disambut di Asrama Haji Pondok Gede sebagai titik akhir perjalanan.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan lahir dan batin sebelum menjalankan ibadah haji. Menurutnya, kondisi fisik yang prima harus diimbangi dengan niat yang tulus serta pemahaman ibadah yang benar agar seluruh rangkaian haji dapat dijalankan dengan khusyuk.

“Ibadah haji adalah panggilan Allah. Maka luruskan niat, jaga kesehatan, dan fokus beribadah agar mendapatkan haji yang mabrur,” tegasnya.

Pemberangkatan ini menjadi bagian dari gelombang keberangkatan jamaah haji Indonesia tahun 2026, yang kembali menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat dalam menunaikan rukun Islam kelima.

Iik

Bangunan Liar di Bantaran Kali Kemirimuka Hambat Proyek Turap, Warga Desak Penertiban Segera

0

BERIMBANG.com, Depok  – Keberadaan bangunan di bantaran kali cabang timur Pasar Kemirimuka, Beji, Depok, dikeluhkan warga karena dinilai menghambat rencana pekerjaan turap yang akan segera dilaksanakan.

Baca juga : Warga Depok Tantang Wakil Wali Kota: Berani Bongkar Bangunan Liar Pasar Kemirimuka

Ketua RW 15 Kemirimuka, Arif Afifullah, menyampaikan bahwa bangunan-bangunan tersebut menyulitkan para pekerja dalam melakukan aktivitas di lapangan. Ia menegaskan, kondisi ini perlu segera ditindaklanjuti oleh pemerintah agar proyek penataan kali tidak terhambat.

“Beberapa bulan lalu, Wakil Wali Kota Depok sempat menyampaikan rencana pembongkaran bangunan di atas kali. Namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut,” ujar Arif, Senin (20/4/2026).

Menurutnya, pekerjaan turap yang akan segera dimulai berpotensi terganggu jika bangunan di bantaran kali tidak segera ditertibkan. Selain menghambat akses kerja, kondisi tersebut juga dinilai berisiko terhadap keselamatan dan efektivitas proyek.

Arif menambahkan, warga juga menginginkan kawasan Pasar Kemirimuka terlihat lebih tertata dan tidak kumuh. Hal ini penting meskipun status lahan pasar masih dalam sengketa dengan Pemerintah Kota Depok.

“Kami berharap ada langkah tegas dari pemerintah untuk menertibkan bangunan tersebut agar proses pembangunan berjalan lancar dan lingkungan menjadi lebih rapi,” pungkasnya.

Iik

Anniversary Pandawa 16 Ke-17 Sekaligus Halal Bihalal Guna Perkuat Soliditas Dan Kepedulian Sosial

0

BERIMBANG.COM, Sukabumi – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pandawa 16 menggelar kegiatan halal bihalal sekaligus memperingati hari jadi (anniversary) ke-17 yang berlangsung meriah di Lapang Perjuangan Bojong Kokosan, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Minggu (19/04/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh penasehat pandawa 16 TEDDY SETIADI, kapolsek parungkuda, kesbangpol,jajaran pengurus, anggota, serta perwakilan DPAC Pandawa 16 dari wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi sekaligus penyerahan SK kepengurusan DPAC, Acara berlangsung dengan penuh kebersamaan, menampilkan beragam rangkaian kegiatan yang sarat makna sosial dan budaya.

Ketua Umum Pandawa 16, Agus Salim yang akrab disapa Abah Akek, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara tersebut. Ia mengatakan bahwa momentum anniversary ke-17 ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai bentuk penguatan solidaritas antar anggota.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar. Dalam rangkaian anniversary ini, kami menggelar berbagai kegiatan seperti pertunjukan seni budaya dan santunan kepada anak yatim. Ini bentuk kepedulian kami kepada masyarakat,” ujarnya kepada awak media.

Menurutnya, halal bihalal yang dirangkaikan dengan peringatan hari jadi organisasi menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antar pengurus dan anggota, sekaligus memperkuat komitmen dalam menjalankan peran sosial di tengah masyarakat.

Selain itu, Abah Akek juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus, panitia, serta anggota yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya acara tersebut dengan sukses dan meriah.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan mensupport kegiatan ini. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama Pandawa 16,” tambahnya.

Ia berharap ke depan Pandawa 16 dapat terus berkembang, semakin solid, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.

“Insya Allah Pandawa bangkit, kompak, maju, dan satu komando. Kami juga akan terus bersinergi dengan seluruh stakeholder demi kemajuan bersama,” pungkasnya.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang ditunjukkan dalam kegiatan ini, Pandawa 16 diharapkan mampu terus menjadi organisasi yang aktif, solid, dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di wilayah Sukabumi. (NA)

Tiang Provider Roboh Diterjang Angin, Hantam Rumah Warga Ciadeg: Seorang Anak Terluka

0

Berimbang.com – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kampung Lenggis, RT 02/RW 09, Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jumat (10/4/2026) siang, berujung insiden yang mengejutkan warga. Sebuah tiang milik salah satu provider dilaporkan roboh dan menimpa rumah warga sekitar pukul 14.30 WIB.

Akibat kejadian tersebut, seorang anak laki-laki berusia belasan tahun mengalami luka-luka setelah tertimpa puing bangunan dan reruntuhan genteng di dalam rumahnya. Korban langsung dievakuasi oleh warga sekitar sebelum dilarikan untuk mendapatkan penanganan medis.

“Saat hujan deras dan angin kencang, tiba-tiba tiang itu roboh dan langsung menimpa rumah,” ujar salah seorang warga yang berada di lokasi saat kejadian.

Selain menimbulkan korban luka, insiden ini juga menyebabkan kerusakan cukup parah pada bagian atap rumah warga. Material tiang yang jatuh menghantam struktur bangunan hingga merusak genteng dan rangka atap.

Warga yang panik segera berupaya menolong korban dan mengamankan lokasi. Tak lama berselang, aparat pemerintah desa bersama pihak kecamatan, Satpol PP, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas turun langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan awal serta pendataan kerusakan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak provider pemilik tiang tersebut belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab robohnya tiang maupun bentuk tanggung jawab atas kejadian ini.

Dugaan Kelalaian dan Tanggung Jawab

Secara hukum, peristiwa ini berpotensi mengarah pada dugaan kelalaian apabila terbukti bahwa tiang tidak terawat atau pemasangannya tidak memenuhi standar keselamatan. Hal tersebut merujuk pada Pasal 1365 dan 1366 KUHPerdata tentang perbuatan melawan hukum dan kelalaian yang menimbulkan kerugian bagi pihak lain.

Pihak yang berpotensi dimintai pertanggungjawaban antara lain perusahaan provider sebagai pemilik infrastruktur, serta kontraktor pelaksana jika pemasangan dilakukan oleh pihak ketiga. Semua akan bergantung pada hasil investigasi di lapangan.

Saat ini, aparat terkait masih melakukan penelusuran untuk memastikan penyebab pasti robohnya tiang. Warga berharap adanya evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan tiang jaringan di kawasan permukiman guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

Yosep Bonang

Saluran Air Terbuka di Kemiri Muka Picu Bau Menyengat, Warga Desak Pemkot Depok Segera Bertindak

0

Depok, Berimbang.com – Kondisi saluran air terbuka di kawasan Kemiri Muka, Kecamatan Beji, Kota Depok, menuai keluhan warga. Pasalnya, sejak dilakukan penertiban dan pembongkaran bangunan liar pada akhir tahun 2025, hingga kini belum ada tindak lanjut penataan dari pemerintah setempat.

Ketua RW 015 Kemiri Muka, Arif Afifullah, mengungkapkan bahwa saluran air yang dibiarkan terbuka tersebut menimbulkan bau tidak sedap yang cukup mengganggu aktivitas warga.

“Bau yang muncul didominasi oleh limbah bulu dan darah hasil pemotongan ayam dari pasar Kemiri Muka,” ujarnya, Jumat (10/4).

Selain persoalan bau, kondisi saluran yang terbuka juga dinilai membahayakan. Arif menyebut sudah beberapa kali kendaraan terperosok ke dalam saluran air yang berada di samping rel tersebut.

“Sudah berkali-kali mobil terperosok karena saluran tidak ditutup atau dirapikan,” tambahnya.

Warga berharap Pemerintah Kota Depok segera mengambil langkah konkret untuk menutup dan menata ulang saluran air tersebut. Hal ini dinilai penting, tidak hanya untuk kenyamanan lingkungan, tetapi juga untuk keselamatan pengguna jalan.

Arif juga menekankan bahwa penataan yang baik dapat mencegah munculnya kembali bangunan liar di sepanjang saluran tersebut.

“Kami berharap segera ada tindakan, agar lingkungan lebih tertata dan tidak ada lagi bangunan liar yang berdiri di lokasi tersebut,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kota Depok terkait rencana penanganan saluran air di kawasan tersebut.

Iik