Beranda blog Halaman 362

Janji Perubahan, Riki Ajak Warga Benda Pilih No 2 Dipilkades Benda

0

BERIMBANG.COM, Sukabumi – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, tinggal menghitung hari. Panitia Pilkades melaksanakan pengundian nomor urut calon di aula kantor desa setempat, senin (9/10/17). Pada pengundian itu, Riki Rahman bin H Oman Rahman mendapat nomor urut 2 (dua) dalam pertarungan politik memperebutkan kursi orang nomor satu di desa berpenduduk hampir 15 ribu jiwa dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) 13.048 suara.

" Alhamdulilah, saya mendapat nomor urut 2 (dua) pada Pilkades yang akan dilaksanakan 22 Oktober 2017 nanti," kata Riki Rachman kepada awak media.

Bicara program, Calon Kepala Desa yang mengusung slogan Benda Ngahiji (bersatu,red) ini pun telah menyiapkan segudang rencana kerja  bila terpilih, diantaranya transparansi pengelolaan keuangan desa serta pembangunan infrastruktur yang pro rakyat sehingga mampu mendongkrak perekonomian masyarakat.

" Transparansi sangat penting, karena masyarakat harus mengetahui tata kelola keuangan desa. Disisi lain, kebersamaan alias bersatu (Ngahiji, red) seluruh warga Desa Benda diperlukan untuk membangun desa," imbuhnya.

Bapak dua anak ini pun mengajak seluruh komponen masyarakat di Desa Benda agar memilihnya saat berada di Tempat Pemungutan Suara (TPS) nanti demi sebuah perubahan yang lebih baik. Hal itu didasari rasa keterpanggilan hati nurani setelah melihat kondisi warga yang jauh dari kesejahteraan meskipun pemerintah pusat tengah rajin-rajinnya menggelontorkan dana bantuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan.

" Sangat miris, ditengah besaran dana bantuan dari pemerintah pusat melalui Dana Desa maupun program Rutilahu, tetapi banyak ditemukan rumah warga yang tidak layak," tandasnya. (Na/Wan)

Mantap, Ulama Bogor Dukung Farhat Jadi Walikota

0

BERIMBANG.COM, Bogor- Pencalonan Farhat Abbas sebagai kandidat bakal calon walikota pada pemilihan walikota (Pilwakot) Bogor pada 2018 mendatang, mendapat tanggapan dan dukungan dari sejumlah kalangan. Sosok mantan suami Nia Daniaty ini pun dianggap pribadi yang tegas dan cerdas, sehingga diharapkan menjadi solusi atas krisis kepemimpinan di kota hujan yang pro rakyat.

" Dia (Farhat, red) itu tegas dan cerdas. Yah, pemimpin harus begitu agar bisa membawa daerah kearah lebih baik. Kedekatan dengan ulama tidak diragukan lagi hal ini terbukti dengan keikutsertaannya dalam beberapa aksi bela Islam," ujar KH Rahmat Fatulloh, Minggu (08/10/2017).

Pemilik sejumlah yayasan dan pondok pesantren (ponpes) di Kota Bogor itu menambahkan, ketegasan seorang pemimpin mutlak diperlukan dalam mengelola sistem pemerintahan. Hal itu bertujuan agar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tidak sewenang-wenang dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.

" Seorang Walikota itu harus tegas, baik dalam memimpin sistem pemerintahan ataupun dalam mengambil kebijakan," imbuhnya.

Dalam mencalonkan diri sebagai bakal calon walikota, kata dia lagi, Farhat harus dilandasi karena giroh dan tanggung jawab kepada Allah SWT sehingga akan menjadi pemimpin yang amanah. Ia pun mengajak umat dan bangsa untuk kembali taat kepada Allah dalam aspek kehidupan.

" Maju di Pilwalkot harus dengan niat tulus ikhlas ingin merubah Kota Bogor kearah lebih baik dan bertakwa kepada Allah. Apapun masalahnya, ketika Allah mencabut keberkahan, maka menjadi berat Semuanya," jelasnya.

Sementara itu, Farhat menegaskan, pencalonan dirinya sebagai bakal calon Walikota Bogor karena ingin membawa Kota Bogor kearah yang lebih baik. Karena berbagai persoalan yang ada di daerah penyangga ibu kota ini belum tercapai solusi misalnya kemiskinan, kemacetan dan tata kotanya.

" Saya ingin Bogor lebih baik, makanya berniat maju di Pilwakot. Perbaikan sistem pemerintah, kebijakan ekonomi kerakyatan, sistem sarana dan prasarana transportasi maupun ahlaq pejabatnya adalah sasaran utama nantinya," singkat Farhat. (Na)

Geger, Farhat Abbas Maju Di Pilwakot Bogor

0

BERIMBANG.COM, Bogor- Pengacara kontroversi Farhat Abbas, kembali membuat gebrakan. Ditengah meningkatnya eskalasi politik menjelang Pemilihan Walikota (Pilwakot) Bogor periode 2018-2023, mantan suami Nia Daniaty dan Regina Andriane Saputri ini mengaku bakal maju di Pilwakot Bogor untuk memperebutkan kursi orang nomor satu di Kota Hujan melalui jalur partai politik (parpol).

" Iya, saya akan maju di Pilwakot Bogor melalui jalur parpol," ungkap Farhat saat dihubungi via selulernya pada Jumat (06/10/2017).

Saat ini, kata dia lagi, dirinya sedang mempersiapkan strategi pemenangan disamping komunikasi dengan elit partai agar mengantongi rekomendasi.

" Komunikasi dengan petinggi partai baik tingkat DPC,DPW maupun DPP terus dilakukan agar rekomendasi bisa dikantongi," imbuhnya

Terkait dengan kecakapannya menjadi pemimpin daerah, Farhat yakin dengan pengalamannya maju sebagai calon Bupati Kolaka, Sulawesi Tenggara pada Pemilu Kepala Daerah 2013 lalu amat berharga. Dia juga mengatakan cukup mengenal wilayah yang bakal dipimpinnya. 

" Saya sempat tinggal di Bogor jadi tahu persoalan yang terjadi di masyarakat," jelasnya.

Farhat juga mengungkapkan alasannya mau maju sebagai bakal calon Walikota Bogor. Menurut dia, Kota Bogor itu menjadi salah satu penyangga Ibu Kota sehingga harus ditata. 

“Langkah pertama ialah membenahi sistem pemerintahan, sarana transportasi dan tata ruang yang berpihak kepada masyarakat," tandasnya.(Wan/Na)

Ular Phyton sepanjang 4 Meter Berhasil Ditangkap Warga

0

IMG-20170407-WA0126

BERIMBANG.COM, Bogor- Belum lama ini Ular Python sepanjang empat meter dengan berat sekitar dua puluh kilogram berhasil di tangkap Abdul Majid, Warga Kampung Cipelang, Rt 01 Rw 06, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor

Ketika dalam perjalan menuju pasar Bogor untuk belanja sayuran, tiba-tiba pas tengah jalan melihat dua ekor ular yang beriringan sedang menyebrangi jalan. Di jalan Alternatif Batu Tulis-Cihideng, tepatnya tanjakan Asur, Desa Tanjung Sari, Kecamtan Cijeruk. Ujar Majid kepada berimbang.com, Jum'at (7/4/17)

Majid menerangkan, Setelah melihat ular tersebut, dirinya bersama temen langsung turun dari mobil untuk melihatnya, ketika disamperin ular yang satunya kabur itu lebih panjang dan lebih besar dari yang di tangkap oleh dirinya, sedangkan ular yang satunya berada di bawah mobil, posisinya sudah melilit bagian Mesin.

"Saya di bantu temen untuk menarik ekor ular yang melilit bagian mesin karena ular tersebut mau masuk kedalam mobil. Tidak mudah menjinakan ular tersebut, tarik menarik antara ular dengan saya terjadi sehingga memerlukan waktu lumayan lama, akhirnya ular bisa ditarik dan ditangkap. Ular tersebut langsung di masukan kedalam karung dan di bawa pulang ke rumah", terangnya

Dirinya tidak akan melepas ular tersebut, namun apa bila ada yang berminat untuk membelinya dengan harga yang cocok ia akan menjualnya, kata Majid saat ditemui di rumahnya

Kepo sabagai Ketua Rw setempat mengatakan, Di daerah sekitar tanjakan Asur masih banyak ular jenis Python, karena bukan kali ini saja ular yang berada disitu berhasil di tangkap, Warga disitupun pernah menangkap ular dengan ukuran yang sama, dan yang sering melihatpun juga banyak namun tidak berani untuk menangkepnya, ujarnya. (Na/Wan)

 

Pengelolaan Keuangan Desa Tugu Patut Ditiru

0

IMG-20170405-WA0173

BERIMBANG.COM, Bogor- Pengelolaan keuangan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa(APBDes) di Desa Tugu Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, patut untuk di tiru. PemdesTugu Jaya APBDes pada tahun 2017 untuk diketahui masyarakat kususnya masyarakat Tugu Jaya

" Awal tahun 2017 ini, APBDes sengaja kami Pampang baik di Kantor Desa maupun disetiap sudut di wilayah Tugu Jaya. Tujuannya  Agar masyarakat mengetahui dan kami ingin mencoba keberanian dan tanggung jawab serta mengundang pendapat masyarakat. saya ingin transparan dan tak mau ada fitnah di mata masyarakat ," ungkap kepala Desa Tugu Jaya Sugandi Sigit kepada berimbang.com, Rabu (5/4/17)

Dari jumlah APBDes Tugu Jaya sebesar 1.8 miliar, terdiri dari pendapatan rutin Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD),  Bagi Hasil Pendapatan Retribusi Pajak Daerah (BHPRPD), dan pendapatan lain-lainnya yang sah.

"Untuk pendapatan dari dana Aspirasi Belum dimasukan. masih nol persen. Kalau masuk nanti dimasukan ke APBDes. dan jumlah APBDes akan lebih tinggi." Ujarnya.

Sigit menambahkan, Sedangkan pada pos pengeluaran paling besar masih didominasi di bidang pembangunan infrastruktur. Untuk membisik seperti pelatihan dan pemberdayan masyarakat disektor pertanian, peternakan dan lain-lainnya juga dialokasikan, Pungkasnya. (Na/Wan)

 

Kecamatan Cijeruk Gelar Rapat Minggon

0

IMG-20170405-WA0149

BERIMBANG.COM, Bogor- Pemerintah Kecamatan Cijeruk melaksanakan Rapat Minggon rutin, hadir  dalam rapat tersebut Sekretaris Desa(Sekdes) dan Staf Desa Sekecamatan Cijeruk yang di pimpin langsung oleh Camat dan Sekcam Cijeruk yang bertempat di Aula Kantor Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Rabu (5/4/17) pagi tadi.

Isra Purnama, Sekcam Cijeruk mengatakan, Dalam rapat ini membahas program kerja tahun 2017. Bertujuan untuk mendekatkan petugas instansi terkait, sehingga diharapkan dapat lebih banyak mengenal situasi kondisi dan potensi Desa.

" Kami bahas tentang kinerja para Sekdes dan Staf Desa, dengan adanya kekurangan dan pemahaman kinerja di bidang Pemerintahan, Pembangunan, Kesejahteraan, serta Kemasyarakatan. Dalam hal ini, kami berikan pembinaan sekaligus Evaluasai sehingga bisa melaksanakan tugasnya dengan sesuai peraturan pemerintah," ujarnya Kepada berimbang.com

Isra menjelaskan, Seperti di bidang pemerintahan harus bener-bener teliti. " Apalagi menyangkut SPJ dan LPJ, ketika ada kesalahan, berkas yang sudah di lampirkan akan di kembalikan lagi untuk di revisi kembali," jelasnya

Sementara itu, Mochamad Satori Sekdes Sukaharja menyambut baik dengan adanya kegiatan rapat minggon tersebut, karena telah memberikan pemahaman-pemahaman yang begitu bermanfaat bagi dirinya dan Sekdes-Sekdes lainnya. Singkatnya, (Na/Wan)

 

Pertahankan Warisan Leluhur, PPSI Lestarikan Pencak Silat Seni Ibing

0

IMG-20170404-WA0060

BERIMBANG.COM, Bogor- Dalam perjalanannya, Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) lebih melestarikan Seni Tradisi Ibing Pencak Silat. PPSI khusus memfokuskan diri pada seni Ibing. 

Seni Ibing pencak silat sendiri merupakan warisan budaya asli Sunda. Dalam setiap kegiatan mempertahankan warisan leluhur tersebut, PPSI mengadakan pasanggiri Ibing pencak silat. 

"Ini jadi seni budayanya yang lebih kita tonjolkan. Hal tersebut sesuai dengan apa yang dikatakan Ketua Umum DPP PPSI Kang Uu Rukmana, kita ingin tetap mempertahankan seninya disamping tentunya Olahraga Bela Dirinya," terang Bagus Karyanegara. Selasa (4/4/17)

Lanjut Bagus, seperti apa yang sudah dilakukan oleh DPD PPSI Jawa Barat, setiap 2 tahun sekali biasanya diselenggarakan Pasanggiri Seni Ibing Pencak Silat. Kegiatan diikuti oleh ratusan peserta dari seluruh cabang DPD PPSI se-Jawa Barat. Tujuannya selain memelihara seni Ibing Pencak Silat, juga mencari bibit-bibit baru seni ibing pencak silat.

Pesertanya, masih Bagus, dari mulai anak-anak, remaja hingga dewasa. Tujuan utama dari pasanggiri tersebut sebenarnya bukan juara, tetapi mencari bibit baru dan menularkan seni tradisional ibing pencak silat.

"Saya sudah menerima SK sebagai Ketua Umum PPSI Bogor dari Kang Uu Rukmana, terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, mohon doa teman-teman supaya saya bisa memegang amanah membawa pencak silat Bogor menuju kejayaan," pungkas Bagus yang juga Ketua Umum Masyarakat Cinta Bogor. (Na/Wan)

 

Dianggap Serobot Lahan, PT CS2 Pola Sehat Dipolisikan

0

IMG-20170404-WA0046

BERIMBAMG.COM, Bogor – PT CS2 Pola Sehat (Orang Tua Group) yang berlokasi di Kampung Nagrog, Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat di laporkan ke Polisi dengan dugaan melakukan penyerobotan lahan milik Amsari Siman yang berada di dalam area PT tersebut

Salah seorang sumber yang enggan di sebutkan namanya kepada berimbang.com mengatakan, lahan milik Amsari Siman dengan luas sekitar 1500 meter tersebut kini sudah diratakan dan sudah dipasang tiang pancang untuk perluasan area pabrik.

"Dengan adanya laporan Pihak Kepolisian sudah pasangi Garis Polisi di lahan tersebut (Police Line, red),"ujar sumber.  Senin (3/4/17) 

Misa, Warga Kampung Cikalang, Desa Muarajaya, Kecamatan Caringin, yang merupakan salah seorang penerima kuasa pengelolaan atas lahan Amsari Siman tersebut juga membenarkan apa yang disampaikan sumber. Bahkan pihaknya mengaku telah melaporkan kasus penyerobotan lahan tersebut kepada pihak berwajib.

"Kami melaporkan hal ini kepada pihak kepolisian. Karena pihak perusahaan sudah berani melakukan aktifitas perataan tanah, sementara pembayaran atas lahan tersebut belum dilakukan,"jelasnya.

Sementara itu, Darno Silitonga salah satu perwakilan dari PT CS2 Pola Sehat, saat akan dikonfirmasi terkait persoalan tersebut belum bisa ditemui. (Na)

 

Mengidap Penyakit Tumor, Kondisi Ma Ara Sangat Memprihatinkan

0

IMG-20170403-WA0029

BERIMBANG.COM, Bogor- Setelah di diagnosis Ma Ara (66) Warga Desa Sukaharja, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, mengidap penyakit tumor pada bagian pipi sebelah kanannya. Kini Ma Ara hanya bisa melihat dengan mata sebelah kirinya karena akibat penyakit tumor yang menekan bola mata kanannya.

Miris dengan penyakit yang di deritanya, Ma Ara hanya tinggal dengan seorang anaknya yang tunanetra. Ma Ara yang harusnya segera mendapatkan penanganan medis, karena keterbatasan biaya hanya bisa dirawat di rumahnya saja. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Posko Pengaduan Pelayanan Rumah Sakit se-Bogor Raya, Adi Prabowo melalui pesan sinngkatnya

Saat dirinya berkunjung ke rumah Ma Ara, kondisi Ma Ara sangat lemah, makanan pun sulit untuk dimakan selain bubur cair yang disaring lagi. "Selama di rumah, Ma Ara dirawat anak angkat dan tetangganya serta Kader Posyandu, Tati,"

Lanjut Adi menjelaskan, memang Ma Ara sempat mendapatkan perawatan dari mulai Puskesmas Ciapus sampai ke RSUD Kota Bogor, namun pihak RSUD Kota Bogor merujuk ke RS Dharmais Jakarta. " karena terbentur biaya mobilisasi ke RS Dharmais Jakarta serta dana rumah singgah di Jakarta dan tidak ada bantuan dana untuk itu, maka terpaksa Ma Ara dirawat di rumahnya," jelas Adi

Adi menyayangkan sikap pemerintah, dalam hal ini pemerintah kecamatan, yang dinilainya kurang tanggap. Kenapa sejak tumornya masih kecil mereka tidak peduli dan sampai sekarang sampai terkapar, tumornya sering mengeluarkan nanah mereka tetap juga tidak perduli. Camat dan sekcam wajib diberikan sanksi karena membiarkan Ma Ara terkapar.

" Kami berharap ada bantuan untuk seluruh biaya yang diperlukan Ma Ara, ini semua dijadikan hikmah bersama, bahwa kita harus peduli terhadap sesama yang membutuhkan bantuan," tegas Adi

Sementara itu, pihak kecamatan yang dituding harus bertanggung jawab, saat di konfirmasi melalui pesan singkat, sampai berita ini ditayangkan belum memberikan tanggapan apapun.

Adapun sore ini 2/4, Adi Prabowo dibantu relawan Pekerja Sosial Masyarakat(PSM) mengupayakan membawa Ma Ara ke RS Ciawi untuk mendapatkan penanganan pemulihan kesehatan dulu sebelum dibawa ke RS Dharmais Jakarta. (Na)

 

Sambut Program TMMD Ke 98, Warga Limo Gelar Kerja Bakti

0

IMG-20170402-WA0122

BERIMBANG.COM, Depok – Warga kelurahan Limo, Kecamatan Limo, Depok menggelar kerja bakti dalam rangka menyambut program Tentara Manunggal membangun Desa (TMMD) ke-98 yang akan dibuka pada 5 April 2017 mendatang.

Warga terlihat antusias menyambut TMMD dengan membersihkan lokasi yang akan digunakan untuk acara pembukaan TMMD di lapangan Pendowo, RT 09/09, Kelurahan Limo, Kecamatan Limo.

“Kita sangat bersyukur dan tidak menduga kalau TMMD diadakan disini. Ini merupakan rizki bagi warga karena TMMD sangat berharga dan bermanfaat bagi lingkungan,” ujar Udin, Ketua RW 01, Kelurahan Limo, Minggu pagi (02/04/2017).

Dikatakan Udin, dengan adanya TMMD, harapan warga untuk memperbaiki sarana dan prasarana lingkungan dapat terealisasi.

TMMD kali ini akan melakukan berbagai kegiatan, diantaranya betonisasi jalan Kopo sepanjang 500 meter, program perbaikan RTLH dan Posyandu yang dilaksanakan oleh jajaran TNI.

Program TMMD sendiri, lanjut Udin, bukan merupakan hal yang baru. Beberapa tahun lalu, kegiatan serupa juga pernah dilaksanakan di wilayah kelurahan Limo.

“Kita selalu antusias menyambut program TMMD di wilayah Limo karena selama ini hubungan warga dan Koramil Limo sangat baik,” pungkas Udin.

Danramil 07/Limo, Kapten Setyono menyampaikan rasa terima kasihnya atas partisipasi dan sambutan hangat dari seluruh warga dalam menyambut program TMMD di wilayah kelurahan Limo.

Kerja bakti yang langsung melibatkan warga tersebut, terlihat membersihkan sepanjang jalan masuk ke area pembukaan TMMD.

“Warga sangat antusias. Kita terjunkan juga anggota TNI untuk membaur bersama warga dalam aksi bersih-bersih menyambut pelaksanaan TMMD nanti,” tutup Danramil. (Red).