Rabu, April 29, 2026
Beranda blog Halaman 310

Ini Kata Kadishub terkait Arogansi Petugas Parkir Balaikota Depok

0

BERIMBANG.COM, Depok – Pengunjung parkir yang juga salah satu wartawan di Balaikota Depok menyayangkan sikap petugas parkir yang bertugas di area gedung parkir Balaikota, Pasalnya petugas parkir terlihat arogan saat menegur kendaraan yang terparkir diluar area tersebut.

” Kami sangat menyayangkan sikap petugas parkir ketika menegur kami dengan nada keras hingga kami tidak terima dengan sikap arogansinya, padahal dengan nada lembut gak sampai terjadi kisruh diantara kami,” ujar Eko salah satu media yang sering meliput di Balaikota.

Eko berharap kepada petugas parkir Balaikota agar bersikap lembut terhadap pengunjung ditambah lagi, masih Eko, petugas parkir harus sopan menghadapi pengunjung yang datang ke Balaikota Depok.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana ketika dikonfirmasi berimbang.com mengatakan, Petugas Parkir tidak arogan dalam pengaturan parkir, pihaknya juga sudah menegur anak buahnya agar banyak bersabar menghadapi pengunjung yang akan parkir di Balaikota Depok.

” Bukan arogan bang, hanya miskomunikasi saja dalam pengaturan parkir, tadi sudah selesai dan gak ada masalah, saya sudah ingatkan juga anggota saya untuk bersabar dalam mengatur parkir,” terang Dadang saat dihubungi melalui sambungan selularnya. Rabu ( 20/2/2019).

Lanjutnya, Dadang berharap semua pengunjung memaklumi posisi masing – masing, pihaknya juga sudah mengarahkan kepada anggota agar parkir tertib karena menurutnya, menyangkut keamanan pengguna parkir. ( Iik).

Renja OPD DLHK, Sampah Tanggungjawab Bersama

0

BERIMBANG.COM, Cimanggis – Berbagai upaya dilakukan untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas tanah, air maupun udara agar keseimbangan ekosistem tetap terjaga. Hal ini yang di lakukan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok.

Kepala DLHK Kota Depok, Etty Suryahati mengatakan, untuk pembangunan tahun 2020, DLHK akan tetap pada tiga isu strategis, yang di dalamnya mencakup daya tampung dan daya dukung dari lingkungan yang bersih dan nyaman.
“Tiga isu strategis yang menjadi fokus kami. Seperti pengendalian pencemaran lingkungan melalui penerapan berbagai instrumen pengendalian dan kerusakan lingkungan hidup, serta menjaga kelestarian dan fungsi lingkungan hidup,” kata Etty di acara Forum Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah DLHK Kota Depok, di Wisma Hijau, Kecamatan Cimanggis, Selasa (19/02/19).

Etty, selalu ingin mendorong pengelolaan sampah rumah tangga untuk menghasilkan nilai tambah ekonomi, dengan pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan teknologi yang ramah lingkungan. Meningkatkan pengelolaan kuantitas dan kualitas Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik dengan upaya penambahan taman.
“Pencapaian ini akan kita lakukan secara optimal, demi mengejar target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sampai tahun 2020,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna mengatakan, masalah lingkungan menjadi tanggung jawab bersama, tidak hanya DLHK semata, melainkan seluruh komponen untuk aktif menjaga lingkungan.
“Ini menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat.  Keberhasilan pengelolaan lingkungan hidup, berada di tangan kita bersama. Jadi besar harapan kami, masyarakat mau ikut andil untuk menjaga lingkungan,” tutur Pradi. (Adi)

Kota Depok Optimis akan Meraih Peringkat Terbaik di Ajang EKPPD

0

BERIMBANG.COM, Balaikota – Kementrian Dalam Dalam Negeri Republik Indonesia  (Kemendagri), mengunjungi Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, di mana Pemkot Depok masuk 10 besar soal peraihan Evaluasi Kinerja Penyelengaraan Pemerintah Daerah (EKPPD).
Kunjungan tersebut di terima langsung Walikota Depok dan jajarannya di balaikota di Ruang Edelweis, lantai 5, Gedung Balai Kota Depok, Selasa (19/02/19).

“Kunjungan pemerintah daerah sudah rutin dilakukan setiap tahun. Biasanya diadakan evaluasi seperti ini,” kata Asisten Hukum dan Sosial Setda Kota Depok, Sri Utomo seusai menerima tim verifikasi EKPPD  Selasa (19/02/19).

Sri Utomo mengatakan, dalam EKPPD ada beberapa hal yang akan dinilai, seperti verifikasi data, dokumen, dan peninjauan lapangan. Untuk data dan dokumen sudah dipaparkan oleh Wali Kota Depok, Selanjutnya Tim meninjau Depok City Operation Room (DeCOR), ruang pelayanan di lantai I Gedung Dibaleka. Kemudian tim langsung meninjau Puskesmas dan tempat pengolahan sampah.

Sementara Walikota Depok Muhammad Idris terus memberikan motifasi kepada jajarannya untuk selalu mencari berbagai terobosan dan inovasi. Hal ini di harapkan Depok mampu meraih peringkat tertinggi EKPPD 2017, Parasamya Purnakarya Nugraha dan pada tahun 2014 Kota Depok juga pernah meraih predikat yang sama.

“Mudah-mudahan dengan evaluasi ini dapat memotivasi kita untuk meningkatkan kebersamaan dan kolaborasi demi mewujudkan Kota Depok yang unggul, nyaman,dan religius,” tutur Idris. (Adi)

RENJA OPD, Disdukcapil Berikan Layanan Cepat dan Akurat Satu Hari Selesai

0

BERIMBANG.COM, Depok – Wakil Walikota membuka RENJA Disdukcapil Kota Depok di Hotel Savero, jalan Margonda Depok, 19/02/2019.

Pradi Supriatna, dalam arahannya mengatakan pelayanan kependudukan di harapkan untuk selalu meningkatan kinerja pelayanan kependudukan dan catatan sipil dan dapat memanfaatkan teknologi informasi digital sehingga bisa diakses oleh masyarakat secara cepat dan akurat.
“Di era saat ini kepentingan pe
Layanan masyarakat selalu minta yang cepat, dengan pelayanan digital ini bisa cepat berkas di tangan Kepala Dinas dimanapun kepala Dinas itu ada,” kata Wakil Walikota pada awak media seusai membuka Renja OPD.

Kepala Disdukcapil Kota Depok Misbahul Munir di tahun 2020 rencana program yaitu tercapainya target ikut mensukseskan Program Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA).
“Artinya sadar pentingnya dokumen kependudukan, sadar pentingnya data untuk masyarakat dan Dinas itu sendiri,” kata Munir.

Munir juga menjelaskan, dengan semakin padatnya penduduk di Kota Depok tentu administrasi kependudukan perlu adanya sarana dan prasarana yang memadai termasuk sumber daya manusianya di harap memiliki profesional dalam melayani masyarakat.
“Sistem kependudukan yang ada kami selalu mengikuti peraturan peraturan dari pusat dan kami akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan layanan yang cepat dan akurat dengan teknologi layanan digital yang baik,” ungkap Munir.(Adi).

UPT Pasar Cisalak Mulai Bebenah Menuju Pasar SNI

0

BERIMBANG.COM, Depok – Banyak pedagang yang berjualan di area lantai Bassement dan Lantai 1 di dalam gedung Pasar Cisalak membuat Kepala Unit Pelaksana Teknis ( UPT) Pasar Cisalak didampingi Kasubag UPT , Budi Heryanto melakukan penertiban di area tersebut.Selasa (19/2/2019).

Operasi subuh, UPT Pasar Cisalak sedang melakukan penertiban pedagang sayuran didalam gedung pasar ( Foto : Ist)

Kepala UPT Pasar Cisalak, Sutisna mengatakan, Penertiban yang dilakukan dengan cara persuasif terhadap pedagang, mulai dengan melakukan peneguran hingga memindahkan pedagang ketempat semestinya, hampir mayoritas pedagang yang ditertibkan adalah pedagang sayuran.

” Kita akan terus pantau para pedagang yang mengganggu aktivitas pejalan kaki yang ingin berbelanja disini karena sempitnya jalan hingga menyulitkan pengunjung,” ujar Sutisna

Selain mengganggu aktivitas pejalan kaki yang melintas, tujuan dilakukannya penertiban adalah untuk kerapihan dan ketertiban serta yang utama lagi agar Pasar Cisalak menuju Pasar berstandar Nasional Indonesia ( SNI ).

” Kami akan berupaya terus bebenah agar Pasar Cisalak tetap menjaga kerapihan dan ketertiban supaya pengunjung nyaman datang ke Pasar,” harapnya . ( Iik).

Pemkot Depok Akan Bangun 15 Taman di Tahun 2019

0

BERIMBANG.COM – Depok, Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok akan membangun 15 taman terpadu tingkat kelurahan. Pembangunan ini dilakukan sebagai upaya menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Depok.

“Kami akan bangun 15 taman lagi untuk tingkat kelurahan. Lokasi nantinya, diprioritaskan untuk kelurahan yang belum memiliki taman,” ujar Kepala DLHK Kota Depok, Etty Suryahati, di ruang kerjanya, Jumat (25/01/19).

Etty menyebutkan, beberapa lokasi yang menjadi target pembangunan taman di antaranya di Kelurahan Cilodong Kecamatan Cilodong, Kelurahan Pondok Petir Kecamatan Bojongsari dan Kelurahan Leuwinaggung Kecamatan Tapos, dan-lain-lain.

“Sampai saat ini, sudah terbangun 30 taman terpadu tingkat kelurahan dan sudah berfungsi. Jika pembangunan 15 taman ini selesai tepat waktu, maka jumlahnya menjadi 45 untuk tahun 2019. Target kami 63 kelurahan memiliki taman, jadi kami masih memiliki pekerjaan rumah (PR) 18 taman lagi yang akan dikebut pembangunannya sampai tahun 2021,” katanya.

Untuk diketahui, Pemkot Depok berupaya menyediakan satu taman satu kelurahan di Kota Depok. Pembangunan taman terus dikejar DLHK sampai tahun 2021. Adapun taman yang sudah dibangun DLHK pada tahun 2017 sebanyak 21 taman. Pada tahun 2018, ada 9 pembangunan taman. Sedangkan 33 taman yang belum, akan diselesaikan tahun 2019 hingga 2021.

Pesan Walikota Depok, Pelajar Harus Punya Jiwa Kreatif

0

BERIMBANG.COM, Tapos – Wali Kota Depok Mohammad Idris menjadi Pembina Upacara pada upacara pagi di SMK Negeri 4 Penerbangan Depok, Sukatani, Tapos.

Wali Kota Depok, memberikan motivasi kepada ratusan siswa dengan cara kreatif sehingga para siswa tertarik dengan pesan yang disampaikan.
“Motivasi saya berikan menggunakan perumpamaan atau cerita tentang makhluk hidup. Yaitu tentang cerita perjuangan kerang di dasar laut,” ujar Mohammad Idris kepada awak media usai menjadi Pembina Upacara di SMK Negeri 4 Penerbangan Depok, Jalan  Kramat 3, No 16, Sukatani, Tapos, Senin (18/02/2019).

Idris pada kesempatan itu membagi cerita dalam hidupnya kerang memiliki dua pilihan yakni menjadi kerang biasa yang disantap orang atau kerang yang menghasilkan mutiara, di hadapan para siswa.
Makna tersebut menjadi contoh yang bisa diambil manusia pribadi yang lebih sukses atau pribadi yang biasa-biasa saja.
“Dalam perjalanannya para siswa harus tahan dengan cobaan yang mereka alami. Saat sedang mengalami penolakan, kekecewaan, patah hati, atau terluka karena orang-orang di sekitar kita. Kesabaran, kedisiplinan, kerja keras dan keimanan yang menjadi pembuka jalan kesuksesan,” katanya.

Idris menambahkan, setiap manusia memiliki kekurangan dan kelebihan. Untuk itu, hendaknya manusia fokus pada kelebihan yang dimiliki untuk terus menggali potensi diri.
“Saya ingin anak-anak di SMKN 4 terus berjuang, mengejar cita-cita menjadi kebanggaan bangsa dan negara,” tutur Idris. (Adi).

Penuhi 30 Persen RTH , Pemkot Depok Sudah bangun 106 Taman Di Kelurahan Dan RW

0

BERIMBANG.COM, Depok- Untuk memenuhi target, Pemerintah Kota Depok tidak becanda dalam memenuhui 30 persen ruang terbuka hijau (RTH). Terbukti, saat ini sudah ada 106 taman di kelurahan dan RW. Nah, tiap tahunnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) membangun 10 taman di kelurahan se-Depok.

“Pembangunan 10 taman setiap tahunnya. DLHK berharap pada 2021 sudah terbangun 148 taman lagi di 42 kelurahan yang belum memiliki taman,” kata Sekretaris DLHK Depok Dewi Retno Utami, kepada wartawan, Rabu (28/02/2018).

Menurut Dewi, saat ini Kota Depok baru memiliki 105 taman yang berada di 21 dari 63 kelurahan di Kota Depok. Taman tersebut merupakan taman kelurahan maupun taman RW. “Tentu kami berupaya mengejar ketersediaan RTH,” terang Dewi.

Menurut dia, DLHK Depok hanya menata RTH di Depok lingkungan untuk membuat lebih indah dan nyaman. “Untuk perluasan RTH ada di DPUPR dan Disrumkim Depok, kita saling koordinasi dengan OPD lain,” tuturnya.

Terkait pemenuhan RTH 30 persen kata Dewi, dilaksanakan secara bertahap. Tentunya diperlukan kerjasama, dan berkoordinasi dengan beberapa perangkat daerah seperti, DPUPR, DLHK, Disrumkim, DPMPTSP, dan Satpol PP Depok. Mulai dari perijinan, pengendalian pemanfaatan ruang.

Perencanaan, pengadaan lahan, penataan RTH, pengawasan, monitoring dan eval. Dan juga perlu didukungan dan partisipasi dari masyarakat untuk capai RTH 30 persen mendirikan dari RTH publik dan RTH privat. “Kami sangat serius mencapai 30 persen RTH,” katanya.*

Tolak Pemindahan Makam Oleh MNC Land, Ahli Waris Demo Kantor Bupati Bogor

0

BRRIMBANG.COM, Bogor- Pasca beberapa hari lalu terjadinya kericuhan warga yang menolak pemindahan makam yang berlokasi di Kampung Ciletuh Hilir, Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabuaten Bogor semakin memanas.

Hal ini terjadi karena kesepakatan lahan kuburan yang menampung ratusan makam dan akan menjadi salah satu tempat wisata terbesar Kedua di Asia tersebut belum menemui titik terang karena banyak warga kususnya ahli waris yang tidak terima tempat peristirahatan terakhir kluarganya di bongkar oleh pihak MNC Land sebagai pelaksana proyek tanpa kejelasan yang pasti.

Dengan kejadian kericuhan tersebut Puluhan warga masyarakat Ciletuh Hilir bersama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mengadakan Unjuk Rasa di Jalan Tegar Beriman dengan membawa Karakter Pocong dan Keranda Mayat, Rabu (13/2/19) pagi tadi

Awalnya unjuk rasa ini dilakukan di depan Kantor Bupati Bogor namun jelang siang, para pengunjuk rasa yang berkumpul di depan Polres Bogor. Dengan sigap, para petugas kepolisian pun langsung memblokade pintu gerbang Polres Bogor.

Pihak Kepolisian mencoba menenangkan para pengunjuk rasa tersebut agar membubarkan diri dari depan Mapolres. Tak berlangsung lama berkumpul di depan Mapolres, warga akhirnya membubarkan diri dan kemudian kembali berkumpul di di area trotoar Jalan Tegar Beriman tak jauh dari Mapolres Bogor untuk menunggu perwakilan dari mereka yang sedang melakukan mediasi dengan pihak kepolisian.

Aldi, sebagai Koordinir Lapangan pada Unjuk Rasa tersebut mengatakan, Tujuan kita datang kesini bersama masyarakat Ciletuh Hilir juga perwakilan dari Pergerakan Hahasiswa Islam Indonesia (PMII) karena kemarin ada permasalahan, karena disana terdapat tanah kuburan yang di atas tanah HGU dan disitu juga ada pembangunan oleh MNC Land yaitu pembangunan Wahana Terbesar se-Asia Tenggara.

“Kami disini sebagai masyarakat meminta ke adilan karena kamarin itu ada beberapa makam yang ahli warisnya di adu domba oleh pihak MNC Land serta di intimidasi sehingga pihak MNC juga telah menggusur beberapa makam secara paksa dan ada banyak Polisi, Tni, dan Satpol PP jadi kami ini merasa di Zolimi maka dari itu kami datang kesini meminta ke adilan agar Bupati turun untuk membreskan permasalah ini,” ujarnya.

Pantauan Berimbang.com saat Mediasi antara Kepolisian dengan perwakilan Unjuk Tasa tersebut, terkait adanya panggilan terhadap Saudara Djajang Mulyana sebagai Ketua Rw di Kampung Ciletuh Hilir dan Saudara Jani salah Tokoh Masyarakat. Maka salah satu tokoh masyarakat yang Ikut mewakili mediasi meminta agar pihak kepolisian tidak memproses lebih lanjut terhadap yang mendapatkan panggilan tersebut.

Sementara itu, dari pihak Kepolisian menerangkan, dengan memanggilnya sodara Djajang dan Jani yang dilaporkan suadara Pepen itu hanya untuk memintai keterangan kronologis kejadian, itupun sipatnya undangan untuk mengklarifikasi. Ketika ada prosepun itupun ranahnya masih dalam penyelidikan. Jadi masyarakat jangan sampai terpancing dengan adanya informasi yang belum jelas.

Dengan adanya kejadian miskomunikasi antara warga masyarakat ciletuh hilir kemarin, pihak Kepolisian maupun TNI turun kelokasi hanya untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan karena itu sudah menjdi kewajiban, diharapkan kepada masyarakat jangan mudah terpengaruh dengan isu-isu diluar yang tidak jelas kebenarannya.

(Na/Wan)

Program Kota Layak Anak Berhasil Kumpulkan 1.061 mainan Edukatif dari ASN Kota Depok

0

BERIMBANG.COM, Balaikota – Sebanyak 1.061 mainan anak anak berhasil di kumpulkan dari ASN Pemerintah Kota Depok di Balaikota dalam apel pagi, dengan meluncurkan program “Sehari Aparatur Sipil Negara (ASN) mengumpulkan mainan Edukatif”. Program tersebut di luncurkan untuk menyukseskan Kota Layak Anak (KLA) pada Senin (11/02/19).

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, pengumpulan mainan ini harus dimulai dan dipelopori dari Pemkot Depok. Selanjutnya, apabila masyarakat ingin turut menyumbang akan difasilitasi oleh Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok.

“Saya apresiasi atas kepedulian ASN dengan mengumpulkan berbagai mainan, sehingga nanti akan sangat bermanfaat untuk program psikososial yang dimiliki P2TP2A Kota Depok,” ujar Wali Kota Depok, Mohamad Idris kepada awak media usai apel ASN Pemkot Depok, lapangan Balai Kota Depok.

Sementara itu Kepala DPAPMK Kota Depok, Nessi Annisa Handari menuturkan, melalui program Sehari ASN Mengumpulkan Mainan Edukatif, diharapkan dapat membangun kesadaran dan kepedulian aparatur di Kota Depok dalam mendukung KLA. Selain itu, semua pihak bisa berbuat sesuatu demi masa depan anak di Kota Depok.

“Dengan permainan edukatif ini bisa melatih motorik anak-anak dan bermanfaat dibanding mereka bermain gadget,” ungkap Kadinas PAPMK kota Depok ini. (Adi)