Logo HUT ke-20 Tahun 2019 di Perkenalkan ke Warga Depok

BERIMBANG.COM, Depok – Pemerintah Kota Depok perkenalkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Kota Depok, makna logo hari jadi ke-20 tersebut sesuai keadaan Kota Depok yang berbudaya. di acara Musrenbang Kota Depok.

Walikota Depok Muhamad Idris mengatakan, arti daripada angka 20 membentuk empat bagian yang menandakan empat komponen di Depok yaitu akademisi, pengusaha, masyarakat dan pemerintah. Kemudian untuk lingkaran pada angka nol menyerupai alat musik kesenian khas Depok yaitu Gong Si Bolong.

“Keempat komponen pendukung pembangunan ini saling membantu dan bersinergi membangun Depok,” ucapnya usai membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Depok di Hotel Bumi Wiyata, Rabu (13/03/19).

Lebih lanjut, Idris menjelaskan, dalam lingkaran angka nol terdapat siluet penari Topeng Cisalak di sebelah kanan. Hal itu dikarenakan tari Topeng Cisalak merupakan salah satu tarian khas Kota Depok dan di sebelah kirinya terdapat pendekar pencak silat Depok.

Sedangkan, logo hari jadi Kota Depok menurut Idris terdiri dari tiga komponen warna utama yang menunjukkan tiga program unggulan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Ketiga program ini yakni Zero Waste City, Smart Healthy City, dan Family Friendly City.

“Tiga warna dalam logo itu ada kuning emas yang melambangkan kemuliaan, biru melambangkan keluasan wawasan dan kejernihan pikiran, serta merah yang melambangkan keberanian,” jelasnya.

Yang tak kalah pentingnya ialah kalimat ‘Rame-rame Berbudaya’ yang berada di bawah logo. Tulisan tersebut menunjukkan tema HUT ke-20 Kota Depok yang artinya bersama-sama berbudaya. Sedangkan untuk tulisan 1999-2019 yang berada diantara angka dua dan nol menunjukkan rentang waktu usia Kota Depok.

“Rame-rame berbudaya ini maksudnya berbudaya kota metropolitan. Tetapi budaya kesantunan, kebersamaan, ini budaya. Jadi bukan hanya seni budaya saja. Budaya universal yang kita kembangkan untuk pembanguna Kota Depok,” tutur Idris. (adi)