Beranda blog Halaman 271

Incumbent Unggul Lagi di Pilkades Belatung, Plando Ucapkan Terima Kasih

0

BERIMBANG.com OKU – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, diantaranya di Desa Belatung, Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatra Selatan (Sumsel), telah usai dilaksanakan Kamis,(05/03/2020),

Salah satunya yang menjadi dan terpilih ialah Plando calon incumbent Kepala Desa Belatung ini terpilih dan diberi kepercayaan lagi oleh warga masyarakat Desa tersebut.

Kepala Desa yang akrab dipanggil Plando ini memperoleh dukungan mutlak dari warganya. Dari 5 calon, calon Kades incumbent ini menang dengan perolehan 342 suara,

Sedangkan perolehan suara dari lawanya sapril mendapatkan 213 suara, Jaya mendapatkan 263 suara,Adi wijaya mendapatkan 32 suara,dan Harawi mendapatkan 31 suara.

Disela bincang-bincang sebagai pemenang dalam pemilihan, Plando mengatakan, “Terima kasih banyak kepada masyarakat telah memberi kepercayaan kepada saya untuk kembali memimpin,”

“Saya siap mengabdi kembali bersama-sama masyarakat dan pemerintahan desa untuk membangun desa Belatung yang lebih baik, mandiri, berkarya dan berkerja bersama-sama membangun desa yang sejahtera dan makmur sesuai program dan tujuan pemerintah,” ujar Plando.

Plando bersyukur suasana pemilihan dalam kondisi aman, “Terima kasih juga atas kerja sama semua elemen baik dari kepolisian, TNI, tokoh masyarakat, Panitia,”

“serta semua yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu atas suksesnya pemilihan kita yang berjalan secara kondusif dan demokratis,” Pungkas Plando.

(Fahry)

Sekda Kabupaten Bogor: Harus Harmonis Dan Sinergi Dengan Program Panca Karsa

0

BERIMBANG.com Bogor – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin membuka Forum Perangkat Daerah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Gelar acara di Hotel Dharmawan Park Sentul, Kecamatan Babakan madang, Kabupaten Bogor, pada kamis (05/03/2020).

Sekda menjelaskan salah satu masalah lingkungan yang cukup rumit di Kabupaten Bogor adalah masalah persampahan terkait pengadaan dan pengelolaan fasilitas tempat pembuangan sampah akhir (TPSA) yang layak, baik secara teknis maupun non teknis.

Keberadaan TPSA selain dapat menampung timbulan sampah yang dihasilkan juga harus dapat meminimalisasi bahaya yang mungkin timbul akibat penimbunan sampah tersebut.

“masalah lainnya adalah berkurangnya daerah  resapan air yang dapat memicu terjadinya bencana kekeringan serta kurangnya cadangan air tanah yang dibutuhkan untuk keberlangsungan kehidupan ekologi dan ekosistem,” kata dia.

Burhan mengatakan masih tingginya pencemaran air, udara dan tanah yang ditunjukan dengan beberapa air sungai dan situ atau danau tercemar dengan kadar BOD, COD dan TSS tinggi, kemudian kerusakan tanah dan pembangunan kualitas udara secara signifikan di beberapa kecamatan.

“konsep pembangunan berwawasan lingkungan harus selalu kita jadikan pedoman dalam rangka menciptakan keseimbangan dua sisi yaitu keberlanjutan pembangunan dan terjaganya kelestarian alam dan lingkungan hidup,”

“Dengan kebijakan ini, masyarakat akan maju dan berkembang, namun tetap memberikan warisan lingkungan yang baik kepada generasi penerus di masa mendatang,” ujar Burhan.

Burhanudin selaku Sekda mengamanatkan agar antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terjalin Sinergitas dan Harmonisasi dalam mewujudkan Visi-Misi/Panca Karsa Bupati dan Wakil Bupati Bogor.

”Saya ingin di Forum Perangkat Daerah ini  walaupun Beda Dinas, tapi harus harmonis dan sinergi dengan program Panca Karsa jangan ada ego sektoral antar Dinas yang satu dengan yang lainnya dalam penyusunan Renja Tahun 2021,” Pungkasnya.

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Wakil Walikota Depok Hadiri Semarak Hari Pers Nasional 2020

0

BERIMBANG.COM, Depok – Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna, hari ini menghadiri acara Semarak Hari Pers Nasional (HPN) yang diselenggarakan oleh wartawan se-Kota Depok di Balai Rakyat Depok Utara, Kelurahan Beji, Kecamatan Beji. Dalam kesempatan tersebut, Pradi mengingatkan insan pers untuk tetap mengedepankan independensi dalam memberikan informasi kepada publik.

“Sebagai pilar ke empat dalam demokrasi, wartawan harus cerdas dalam memberikan informasi ke masyarakat. Serta profesional dan independen sesuai kode etik jurnalistik,” tuturnya usai menghadiri kegiatan tersebut, Sabtu (29/02/20).

Dia menjelaskan, insan pers juga berperan penting dalam proses pembangunan bangsa khususnya di Kota Depok. Selain memberitakan prestasi dan capaian kinerja pemerintah, imbuhnya, berita kritikan yang dihasilkan juga menjadi nilai positif untuk membangun kota.

“Mata dan telinga pers jauh lebih tajam dari kami (pemerintah). Untuk itu, kami sangat membutuhkan peran pers dalam membangun Kota Depok,” jelasnya.

Di lokasi yang sama, Ketua Panitia Semarak HPN Kota Depok, Adi Rakasiwi menuturkan, HPN tahun ini mengusung tema ‘Insan Pers Mendukung Terwujudnya Kota Depok yang Unggul, Nyaman, dan Religius’ . Dengan motto pers tidak bisa dibikin mati, dan pers tidak akan ada matinya.

“Saya berharap insan pers semakin maju, guyub, dan kompak. Baik dengan Pemkot Depok maupun instansi vertikal lainnya,” ucap Adi. **

Satreskrim Polres Bogor OTT ASN Amankan Uang Rp 120juta

0

BERIMBANG.com Bogor – Kemarin selasa (03/03) Satreskrim Polres Bogor, lakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Keterangan Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Benny Cahyadi, pada Rabu (04/03/2020), di Mapolres Bogor, bahwa dari 6 orang yang dibawa, 3 orang statusnya Aparatur Sipil Negara (ASN),

Setelah diperiksa. “2 (orang) yang masih kita lakukan pemeriksaan secara estafet,” terang AKP Benny Cahyadi,

Inisial terperiksa IR dan FA keduanya ASN. Statusnya masih dalam proses pemeriksaan, “kita tunggu hasil pemeriksaan akhir,” jelas Kasat.

Barang bukti yang berhasil diamankan, lanjut dia, handphone, berikut uang sebesar Rp120 juta, serta beberapa dokumen lainnya.

Benny menjelaskan, masih mendalami barang bukti dan dokumen-dokumen, “Nanti setelah hasil rampung pemeriksaan, ada tidak, fakta perbuatan melanggar hukum termasuk indikasi korupsi,” ungkapnya.

“yang bersangkutan kan posisinya tidak fit jadi kita tidak bisa memaksa juga. Yang jelas kita upayakan final hari ini sore ini kita upayakan,” kata AKP Benny Cahyadi.

(TYr)

Open turnament Badminton PLN tamasya Cup III kabupaten OKU

0

BERIMBANG.com OKU – Sekretaris Daerah Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatra Selatan, Membuka Open Turnament Badminton PLN Tamasya Cup III Kabupaten OKU, Tahun  2020 Bertempat di Kompleks PT PLN (Persero) ULP Baturaja, Selasa (03/03/2020).

Manager PT PLN (Persero) ULP Baturaja Moh. Rasyid dalam sambutan nya, mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah bekerja keras,dan pihak sponsor yang telah  membantu penyelenggaraan Turnamen Badminton PLN Tamasya Cup III ini.

Turnamen Badminton diikuti sebanyak 49 pasangan dewasa,dan 15 pasangan remaja, yang berlangsung dari tanggal 3 sampai dengan 10 Maret 2020 bertempat di kompleks PLN ULP Baturaja.

Pimpinan PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah S2JB UP3 Lahat ULP Baturaja Zamzami, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Turnamen Badminton PLN Tamasya Cup III ini adalah untuk mengajak generasi muda untuk terus menggalakkan kegiatan olah raga,

Kata dia, terutama cabang olahraga Badminton yang mengharumkan bangsa Indonesia di mata dunia internasional.

Penyelenggaraan Turnamen ini bertujuan untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat lewat cabang olahraga. Kegiatan ini juga diisi dengan pemasaran “Electricity Life Style” penggunaan sepeda motor listrik dan kompor listrik.

Acara ini diisi pula dengan penyerahan piagam penghargaan oleh PT PLN (Persero) ULP Baturaja kepada Bupati OKU yang diterima langsung oleh Sekretaris Daerah OKU.

Sementara, Sekda OKU Dr. Drs. Ir. H. Achmad Tarmizi, S.E., M.T., M.Si., M.H. yagg mewakilkan Bupati, ia mengatakan melalui pembukaan  turnamen ini, mengajak semua pihak, terutama pemerhati olah raga dan pengurus cabang-cabang keolahragaan serta masyarakat dapat berperan aktif dalam menciptakan dan menggerakkan kehidupan olahraga di bumi Sebimbing Sekundang.

Pada kesempatan ini, Sekda OKU
menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak atas kontribusinya dalam pembinaan olahraga di Kab OKU, dan mengharapkan peran aktif terhadap pembangunan bidang olahraga dapat terus dimantapkan bahkan ditingkatkan secara berkelanjutan.

Achmad Tarmizi selaku Sekda menghimbau, kiranya setiap perusahaan atau BUMD dapat mendirikan club-club badminton seperti yang dicontohkan oleh PLN ULP Baturaja.

Pada kesempatan ini, Sekda OKU didampingi Muspida, PLN  melakukan uji coba dengan  mengendarai sepeda motor listrik mengelilingi jalan di seputar taman kota Baturaja.

Hadir pada acara ini Dandim 0403 OKU, Polres OKU, Asisten III, KONI, PBSI, Kadispora, dan undangan lainnya.

Penulis: Fahryus medi
Editor: Tengku Yusrizal

Berhasil Bangun Zona Integritas, Badiklat Dirikan Monumen WBK dan WBMM

0

BERIMBANG.com Jakarta – Setelah mendapat predikat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI, mendirikan monumen sebagai Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Kepala Badandiklat Kejaksaan RI Setia Untung Arimuladi mengatakan monumen ini simbol sejarah, lantaran Kampus para Jaksa itu berhasil membangun Zona Integritas menjadi wilayah WBK/WBBM.

“Sebujur batu marmer hitam yang keras bagai komitmen bersama yang kuat dalam melakukan perubahan. Bersanding dengan Trapsila Adhyaksa yang agung dan luhur yakni Tri Krama Adhyaksa, menjadi landasan jiwa dan raihan cita cita Adhyaksa,” ucap Untung kepada Wartawan, Jakarta, Selasa (03/02/2020).

Pencanangan dan peresmian monumen zona integritas itu dibuka bersama oleh Kabandiklat Setia Untung selaku Pelapor Perubahan dan Sekretaris Badiklat Abdoel Kadiroen selaku Agen Perubahan dan disaksikan oleh seluruh jaksa, widyaswara, staf Badiklat dan petugas kebersihan taman dan lingkungan serta pegawai honorer pada Senin 2 Februari 2020, kemarin.

Saat disinggung makna dari monumen itu, Setia Untung dengan rendah hati mengatakan sebagai tanggung jawab bersama untuk mempertahankan predikat tersebut.

“Dibangunnya monumen ini setidaknya secara psikologis adalah bagian agar seluruh pegawai Badiklat punya tanggungjawab bersama, harus merawat dan menjaga predikat WBK/WBBM itu,” tegas dia yang pernah menjabat sebagai Kepala Kejati Jawa Barat dan Riau itu.

Sebelum selubung monunen dibuka secara bersama, Setia Untung mengatakan bahwa manajemen komunikasi diperlukan yang bertujuan agar satuan unit kerja menjadi lebih terbuka. Agar dapat menilai bagaimana pelayanan yang diberikannya, dan apa tanggapan masyarakat atau penilaiannya dalam setiap kegiatan.

“Setiap kegiatan yang dilakukan oleh satuan unit kerja, harus dilakukan monitoring dan evaluasi (Monev). Untuk memastikan dan mengetahui apakah langkah yang dilakukan oleh satuan unit kerja telah berjalan sesuai dengan alurnya atau Standar Operasional Prosedur (SOP),” ungkap mantan Kapuspenkum Kejaksaan Agung ini.

Lalu, dia mengajak kepada seluruh peserta apel agar merenung dan mengingat kembali kenangan saat perjuangan berat dan melelahkan ketika awal meraih zona integritas WBK/WBBM tersebut. Monumen itu hadir sebagai pengingat atas perjuangan bersama.

“Kita hadir sebagai catatan sejarah bahwa ditempat ini telah terjadi perubahan yang fundamental tentang mindset dan perilaku kerja menuju kearah yang lebih baik,” ujarnya.

Setia Untung yang juga Ketua Umum Persatuan Jaksa Indonesia itu juga menyampaikan penghargaan dan terimakasihnya kepada para agen-agen perubahan yang telah bekerja keras untuk mewujudkan mimpi Badan Diklat ini.

Kata dia, kepada para OB (office Boy) dan petugas kebersihan taman yang telah memberi perhatian besar sehingga lingkungan Badan Diklat ini menjadi bersih dan asri.

“Sekarang kita semua berdiri disini, untuk membuka selubung dan melihat sebuah monumen tentang kekuatan perubahan yang telah dijalankan sebagai pengingat dan pemelihara komitmen bersama kita semua,” tegas dia.

Karenanya, dia mengajak seluruh pegawainya dan menyampaikan harapannya, mari bekerja dengan cepat, tepat waktu, terukur dan produktif, sebab saat ini dibutuhkan.

Sekedar Informasi, monumen yang terbuat dari batu marmer berwarna hitam berbentuk buku dan diatasnya terletak bintang tiga dan di situ terstempel pin WBK dan dibawahnya tertulis Tri Krama Adhyaksa, dengan penjelasan satya, adhi, wicaksana.

Kemudian di sebelahnya terstempel pin WBBM dan tertulis dibawahnya pesan mulia untuk mereka yang bertugas di Badiklat khususnya para calon jaksa yang menempuh pendidikan di kampus para Korps Adhayksa tersebut. Berikut torehan tangan bertinta emas yang tertera di monumen tersebut dibawah ini:

Ditempat ini tertulis secarik catatan indah…
Tentang kekuatan sebuah harapan untuk perubahan…
Ketika perubahan menyatu biru…

Segenggam tekad bergandeng tangan…
Menyatukan langkah, seberkas asa…
Menghilangkan ego-ego tak bertepi
Mengandalkan keteladanan
Menyandarkan konsistensi
Keikhlasan adalah pusakanya
Ketulusan adalah jiwanya
Disiplin dan tertib itu obat
Gerakan hati nurani itu semangat
Berbuat… bertindak…
Untuk masa depan penuh impian
Untuk Kejaksaan maju
Untuk Indonesia Jaya

Tertanda Agen Perubahan Abdoel Kadiroen dan Pelopor Perubahan Setia Untung Arimuladi.

(Edo/TYr)

PSSI Tinjau Kesiapan Kabupaten Bogor Calon Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2021

0

BERIMBANG.com Bogor – Inspeksi PSSI meninjau kota-kota yang menjadi kandidat tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 kembali berlanjut. Selasa, 3 Maret 2020,

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan berkunjung ke tiga daerah sekaligus, menengok Stadion Pakansari Cibinong di Kabupaten Bogor, Stadion Wibawa Mukti Cikarang di Kabupaten Bekasi dan Stadion Patriot di Kota Bekasi.

Di Stadion Pakansari, Iriawan yang datang bersama Sekjen PSSI Ratu Tisha diterima Bupati Bogor Ade Yasin, Wakil Bupati Iwan Setiawan dan para perangkat kabupaten seperti Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga serta Ketua KONI dan Ketua PSSI Askab Bogor.

Bupati Bogor menyebut daerahnya bersemangat dan sangat siap begitu Stadion Pakansari disebut sebagai salah satu kandidat venue Piala Dunia U-20 2021.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan Kemenpora dan Kementerian PUPR,” kata Ade Yasin, dengan menekankan visi Bogor sebagai kabupaten yang bergiat mengembangkan sektor ‘sport tourism’.

Dalam paparannya, selain mempresentasikan akses jalan serta rute dari bandara, tol, menuju hotel dan stadion, Ade juga menunjukkan rencana Kabupaten Bogor membangun Tugu FIFA World Cup U-20 2021.

“Kami pun akan membenahi parkir truk yang selama ini semrawut di Sentul serta menyiapkan Pakansari sebagai stadion berstandar internasional,” ungkapnya.

Ade mengatakan, pemerintah Kabupaten Bogor menganggarkan Rp 300 miliar untuk persiapan pelaksanaan Piala Dunia U-20 2021, jika Stadion Pakansari ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah.

Menanggapi paparan Ade Yasin, Iriawan menyatakan Kabupaten Bogor termasuk daerah yang cukup serius mempersiapkan diri menyambut Piala Dunia U-20 2021.

“Tapi terkait enam kota yang nanti dipilih sebagai tuan rumah, kami akan mendiskusikan semuanya dengan FIFA,” kata Iriawan.

Pria yang akrab disapa ‘Iwan Bule’ ini mengungkapkan kedatangan delegasi FIFA ke Indonesia untuk menentukan tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 akan dipercepat.

“Dari awalnya akhir bulan menjadi sekitar 10 Maret,” kata Bule.

Iriawan menjelaskan beberapa hal yang menjadi pertimbangan FIFA dalam menentukan tuan rumah Piala Dunia U-20 2021, antara lain ketersediaan dan kelayakan satu stadion utama, lima lapangan latihan, serta obyek-obyek terkait seperti hotel dan rumah sakit rujukan.

“Jangan lupa, kesiapan dan dukungan pemerintah setempat menjadi poin tersendiri. Kalau pemerintahnya kurang atensi, tentu jadi penilaian tersendiri,” tegas Bule.

Iriawan menyatakan, hampir semua daerah menginginkan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

“Karena momen ini adalah sejarah besar bagi Indonesia. Lebih dari 70 tahun merdeka, kita belum pernah ketempatan jadi tuan rumah event olahraga berskala dunia,” katanya.

Usai meninjau lapangan pertandingan, tribun, dan kamar ganti, Iriawan mengapresiasi kondisi Pakansari. Apalagi tempat duduk di stadion berkapasitas 30 ribu penonton ini sudah berupa ‘single seat’.

“Tinggal memperbaiki kamar ganti, toilet, ruang media, dan juga melengkapi infrastruktur yang kurang seperti jacuzzi atau kolam berendam air hangat untuk sarana pemulihan pemain,” kata Iriawan.

Dari Pakansari, Iriawan dan rombongan kemudian meninjau lapangan tempat latihan di sekitar Stadion Pakansari dan juga Stadion Mini Cibinong.

Selain lapangan latihan yang sudah ada, di area Pakansari juga ada lapangan panahan yang akan dikonversi menjadi lapangan sepak bola, serta lahan motocross yang akan diubah menjadi dua lapangan latihan sepak bola.

(Andi/Diskominfo)

Dinkes Kabupaten Bogor Maksimalkan Intervensi Stunting & Gizbur

0

BERIMBANG.com Bogor – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengklaim pihaknya tangani maksimal persoalan stunting dan gizi buruk. Contohnya pada tahun 2019 lalu, angka stunting sudah ada di 0,0017 persen dengan sasaran 577.656 balita usia 0-59 bulan.

“Untuk stunting ini memang berbeda dengan gizi buruk (Gizbur), yang sifatnya akut kronis. Dan tahun ini, ada penambahan locus atau wilayah yang menjadi prioritas. Dari 8 kecamatan, tahun ini menjadi 11 kecamatan,” kata Kepala Dinkes Kabupaten Bogor, Mieke Suwardi, senin (02/03/2020).

Penyebabnya mendasar, kata dia, faktor ekonomi memang menjadi masalah yang selalu berkaitan erat dengan stunting maupun gizi buruk. Selain memang karena pola asuh, pola hidup bersih dan sehat (PHBS), ataupun persoalan penyakit penyerta yang diderita oleh masyarakat.

“Dari hasil riset kesehatan daerah (Riskesda), pada 2018 penderita stunting ada sekitar 32,9 persen. Namun pada 2019 lalu menurun menjadi 19,08 persen. Itu semua merupakan hasil penimbangan balita di posyandu,” terang Mieke.

Ia menjelaskan, turun signifikan, alasannya adalah upaya intervensi yang selalu dilakukan oleh Dinkes. Ada dua tindakan intervensi yang dilakukan. Yakni intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif.

Lanjut dia, Untuk spesifik, tiga sasaran yakni primer, sekunder, dan tersier terbagi dalam sub yang berbeda. Untuk primer, ada upaya untuk suplementasi tablet besi, pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita gizi kurang, promosi dan konseling, pemberian imunisasi dan vitamin A, dan pemantauan pertumbuhan di posyandu serta pemberian obat cacing pada ibu hamil.

“Bahkan kami siapkan suplemen tablet tambah darah pada remaja putri dan juga konseling untuk calon pengantin. Intervensi spesifik 30 persen yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan, sisanya oleh dinas lain yang berkaitan. Itu masuk intervensi gizi sensitif,” kata Mieke.

Selain Dinkes, Kasus stunting maupun gizi buruk di Kabupaten Bogor ternyata juga mendapat perhatian dari Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya Kamil. Istri dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ini bahkan lansung melakukan pengecekan di Kecamatan Babakan Madang.

“Kewilayahan sudah melakukan intervensi dengan maksimal saya kira. Memang tidak mudah menurunkan angka tersebut karena banyak faktor. Tidak saja terkait dengan pola makan, namun pola asuh juga. Ada saja juga yang menderita penyakit bawaan,” ujar Atalia, saat berkunjung ke Kantor Kecamatan Babakan Madang,

Akan tetapi, mesti begitu ada perubahan yang signifikan dari penanganan stunting maupun gizi buruk. “Upaya ini ada titik terangnya, bahwa yang kita lakukan selama ini tidak sia-sia,” tambah Atalia.

(Andi)

Potong Birokrasi, Mendagri: Dana Desa Untuk Pemerataan Pembangunan

0

BERIMBANG.com Bogor – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memimpin Rapat Kerja Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa (DD) Tahun 2020 Tingkat Provinsi Jawa Barat.

Acara digelar di Sentul International Convention Center (SICC) Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (02/03/2020).

Rapat kerja ini diikuti oleh seluruh Kepala Desa se-Jawa Barat. Hadir pula Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh dan Bupati Bogor Ade Yasin.

Mendagri Tito Karnavian menyampaikan dana desa yang merupakan program pemerintah yang tujuannya untuk pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan.

“Bapak Presiden semenjak menjabat pada tahun 2014 ingin membangun Indonesia dari pinggiran dan pedesaan, tujuannya untuk pemerataan pembangunan,” kata Tito.

Lanjut dia, terpusatnya pembangunan di perkotaan membuat pemerintah menaruh perhatian secara khusus pada pembangunan di pedesaan. Selain pemerataan pembangunan, dana desa juga ditujukan untuk menekan angka urbanisasi dan pengangguran di desa.

“Salah satu konsep dari Bapak Presiden adalah membangun seluruh desa, dan jantung dari pembangunan itu adalah anggaran, sehingga Bapak Presiden sudah menggelontorkan anggaran sejak masa jabatan pertamanya hingga saat ini,” terang Tito.

Mendagri juga menjelaskan, perubahan mekanisme penyaluran dana desa semata-mata untuk memotong birokrasi.

Ia meminta kepala desa tak salah dalam memaknai penyaluran dana desa yang kini ditranfer ke Rekening Kas Desa.

“Skema baru transfer dari pusat ke desa tujuannya untuk memberikan keleluasaan bagi desa untuk mengelola anggaran. Prinsip Bapak Presiden adalah memotong birokrasi supaya cepat, tidak perlu mampir ke instansi atasnya,” jelas Mendagri.

Ditempat yang sama, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta kepada Kementerian Keuangan agar Provinsi Jawa Barat diberikan anggaran lebih untuk pembangunan desa.

“Desa kita di Jawa Barat ini kan kecil tapi wilayahnya kan luas maka anggarannya tiap tahun itu habis untuk infrastruktur yang enggak beres-beres, sedangkan di provinsi lain anggarannya sudah untuk pemberdayaan masyarakat, ekonomi, sosial,” kata Gubernur.

“Saya mohon ada pertimbangan dari Kementerian Keuangan agar factor kepadatan penduduk itu bisa dijadikan dasar untuk penambahan anggaran bagi Jawa Barat,” ungkap Ridwan Kamil.

(Derima/Parman/Humas Diskominfo Kab. Bogor)

Giat Upgrading BEM FH UIR, Kajari Kampar: Berorganisasi Itu Sangat Penting

0

BERIMBANG.com Pulau Gadang – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kampar kunjungi objek wisata Tepian Mahligai, ia memberi semangat para mahasiswa, di Desa Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar diakhir Pekan,

Suhendri,SH.MH selaku Kepala Kajari Kampar menyempatkan diri untuk memberi motivasi kepada rombongan mahasiswa Fakultas Hukum UIR yang sedang mengadakan kegiatan Upgrading BEM FH UIR, Sabtu (29/02/2020) lalu, di pulau Ranta Island. Riau.

Dalam paparannya Suhendri berbagi pengalamannya mulai dari mahasiswa hingga menjadi Jaksa dan Kajari serta kegemaran dirinya berorganisasi.

“Berorganisasi itu sangat penting disamping kita punya banyak teman, dengan berorganisasi bisa menjadi jembatan kita untuk menuju sukses dan ini sudah saya rasakan,” ujar Kajari yang senang humor ini.

Diceritakan Suhendri sebelum menjadi Jaksa dirinya juga pernah bergabung di salahsatu LBH, “dari sini saya banyak sekali mendapat pengalaman sebelum saya melangkah ke dunia Jaksa,” imbuhnya.

Sementara itu Maulana Syaifurrasyid
Gubernur Mahasiswa Fakultas Hukum UIR menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kajari Kampar yang bersedia memberikan motivasi kepada para mahasiswa.

“Kami dari BEM FH UIR  sangat berterimakasih kepada bapak Kajari yang menyempatkan diri dan mau memberikan motivasi untuk kami yang saat ini lagi menimba ilmu hukum dan bisa sukses seperti beliau,” ucap maulana.

Maulana berharap apa yang telah disampaikan Kajari baik itu, “pengalamannya maupun proses dirinya hingga menjadi sukses seperti saat ini bisa menjadi motivasi bagi kita semua dalam mencapai cita-cita yang diimpikan,” sambung Maulana.

“kita memang mempunyai program untuk hearing dengan Kejati dan Kapolda serta stakeholder yang ada, untuk itu kalau memang Pak Suhendri bersedia, inshaaAllah dalam waktu dekat kita akan jadwalkan. Guna berdiskusi dan membahas persoalan yang terjadi saat ini,” tutupnya.

Kegiatan yang bertemakan “Organisasi Menempah karakter mahasiswa yang siap bertanggungjawab, berintelektual, mandiri, dan kreatif”, ini khusus untuk anggota BEM FH yang diikuti sekitar 30 orang dan dihadiri juga oleh staf ahli DPRD kabupaten Siak, serta beberapa alumni yang memiliki basic di organisasi.

(Edo/Red)