Beranda blog Halaman 270

Dalam Bimtek, Wabup Bogor: Pemimpin Harus Punya Power, Follower dan Konsep

0

BERIMBANG.com Bogor – Penyelenggaraan pemerintahan yang baik dimanifestasikan melalui sistem birokrasi yang profesional, hal itu dikatakan Wakil Bupati (Wabup) Bogor, Iwan Setiawan saat memberikan arahan.

Dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Kepala Perangkat Daerah Dalam Pelaksanaan Reformasi Birokrasi dilingkup Pemerintah Kabupaten Bogor yang dilaksanakan di Lido Lake Resort Hotel, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (26/02/2020).

“Penyelenggaraan pemerintahan yang baik dimanifestasikan melalui sistem birokrasi yang profesional dengan karakteristik adaptif, berintegritas, berkinerja tinggi, bersih dan bebas dari unsur koruptif serta mampu melayani publik, netral, sejahtera dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur negara,” kata Iwan.

Wabup menegaskan, tujuan birokrasi pemerintah adalah melayani masyarakat dan stakehokder dengan baik.

“Kita harus tahu tujuan birokrasi pemerintah adalah melayani masyarakat dan stakeholder dengan baik, oleh sebab itu birokrasi terus berupaya meningkatkan kualitas dengan cara memudahkan, mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dab mencegah dari adanya tindak korupsi, kokusi dan nepotisme,” tegasnya.

Lanjut Iwan menambahkan, “Kita sebagai seorang pemimpin harus mempunyai power, follower dan konsep, tiga hal ini saling berkaitan erat. Sebagai contoh Ketika saya dan ibu bupati mempunyai program, bapak ibu disini sebagai follower sebisa mungkin harus mengikuti, tapi dalam hal yang benar tentunya,”

“Jangan sampai ketika saya dan ibu bupati ke kenan, bapa dan ibu malah ke kiri atau yang repot tidak kemana-mana, intinya kita semua harus saling menyatu dan kompak untuk membangun Kabupaten Bogor,” pungkas Iwan Setiawan.

Sekedar diketahui, acara Bimtek Peningkatan Kapasitas Kepala Perangkat Daerah yang diikuti oleh seluruh Kepala Perangkat Daerah dilingkup Pemerintah Kabupaten Bogor, dimulai dengan kegiatan Ice Breaking, Motivasi Kolaborasi pelaksanaan RB oleh Dr. Dwi Purnomo,

Kemudian dilanjutkan materi tentang Arah Kebijakan Reformasi Birokrasi oleh Kemenpan RB dan materi Percepatan Reformasi Birokrasi oleh Kementerian Dalam Negeri.

(Derima/Parma/Humas Diskominfo Kab. Bogor)

Giat Pembinaan Rohani Dan Mental Personil Polsek Cijeruk Serta Santunan Anak Yatim

0

BERIMBANG.COM, Bogor – Polsek Cijeruk melaksanakan giat Pembinaan Rohani dan Mental Personil Polsek Cijeruk serta santunan anak Yatim bertempat di Mushola Al-Iklas Mako Polsek Cijeruk, Rabu (26/2/20) pagi tadi

Hadir dalam giat tersebut, Kapolsek Cijeruk Kompol Nurahim.SH, Para Kanit Dan Personil Polsek Cijeruk, Ketua Ranting dan Anggota Bhayangkari Polsek Cijeruk, Ustad Zenal dan Ustad Anwar sebagai Penceramah, serta Anak Yatim.

Kapolsek Cijeruk Kompol Nurahim.SH mengatakan, Hari ini kita melaksanakan giat Pembinaan Rohani Dan Mental Personil Kususnya Anggota Polsek Cijeruk. Alhamdulillah pada kesempatan kegiatan ini kita bisa berkumpul bersama Ustad dan Anak – Anak Yatim yang sengaja kita undang.

“Dengan di adakannya giat ini Mudah-mudahan kita semua diberikan keberkahan dan selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT, serta Mohon Doa dari Pak Ustad supaya Personil Polsek Cijeruk ini diberikan kemudahan dalam melaksanakan tugasnya dan berharap Wilayah Polsek Cijeruk – Cigombong ini selalu Aman dan Kondusif. Kegiatan ini dilaksanakan rutin setiap hari rabu dalam setiap seminggu untuk dilaksanakan di Mushola Polsek Cijeruk – Polres Bogor dengan diikuti oleh seluruh Anggota dan Ibu-Ibu Bhayangkari disertai pemberian sembako dan santunan kepada Anak Yatim sebanyak 40 Orang,” ungkapnya

(Na)

Sah, Bupati Talaud Resmi Dilantik Mendagri

0

BERIMBANG.com Jakarta – Setelah melewati proses politik dan hukum yang berkepanjangan, Elly Engelbert Lasut akhirnya resmi dilantik sebagai Bupati Talaud untuk ketiga kalinya.

Lasut dilantik langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama dengan Wakilnya Moktar Arunde Parapaga di Kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, pada Rabu (26/02/2020).

Kemendagri sudah resmi memutuskan menerima pendapat hukum para pakar hukum tata negara bahwa jabatan Elly Lasut belum dua periode sehingga layak dan sah dilantik. Artinya Elly Lasut dilantik sebagai Bupati Talaud untuk ketiga kalinya tapi bukan 3 periode.

Sejatinya Elly Lasut dan Moktar Parapaga dilantik Gubernur atau Wakil Gubernur Sulut. Namun karena persoalan putusan MA yang menyatakan Elly Lasut akan menjabat 3 periode jika kembali dilantik menyebabkan Gubernur Sulut Olly Dondokambey enggan melantik kedua pasangan yang terpilih pada Pilkada 2018 silam.

Bahkan Surat Keputusan (SK) terhadap Bupati Talaud sudah ada sejak era Mendagri Tjahjo Kumolo pada 1 Juli 2019.

Mendagri Tito Karnavian akhirnya memilih untuk melaksanakan pelantikan karena gubernur dan wakil gubernur dinilai berhalangan hadir.

Keputusan Mendagri tersebut dinilai sangat  menghormati hukum. Hal itu disampaikan Elly Lasut usai dilantik sebagai Bupati.

“Ini merupakan suatu penghargaan dan penghormatan pemerintah pusat terhadap aspirasi masyarakat yang sudah diputuskan lewat pilkada, dan ternyata penegakan aturan undang-undang di Indonesia sangat tegas, dan kami sangat berterima kasih,” kata Elly kepada wartawan.

Elly juga mengatakan, penyelidikan hukum yang sempat menghambat dirinya dilantik sebagai Bupati Talaud sudah selesai.

“Para pakar tata negara, tokoh-tokoh hukum nasional seperti Pak Yusril, Refly Harun dan kawan-kawan yang sangat pakar di bidang hukum itu sudah memberikan pendapatnya sehingga pelantikan ini dilaksanakan,” tuturnya.

Bupati Lasut juga berjanji akan langsung menemui Gubernur Sulut untuk melaporkan pelantikan hari ini.

“Sebagai gubernur, beliau itu adalah pemimpin kami di Sulawesi Utara. Jadi langkah kami yang pertama adalah kami tetap mencoba untuk membangun kembali hubungan ini menjadi lebih baik,”

“Kami akan minta bimbingan dan arahan beliau sebagai Gubernur Sulawesi Utara,” kata Elly Lasut.

Dari Manado, Sulawesi Utara, Gubernur Olly Dondokambey sempat membuat pernyataan kepada wartawan tentang pelantikan Bupati Talaud. Kepada wartawan, Gubenur Olly mengatakan, dirinya lebih memilih untuk melakukan kegiatan lain. “Mendagri yang memulai, Mendagri yang mengakhiri,” ujar Olly kepada wartawan.

(HM/Red)

Normalisasi Saluran Air di Wilayah Cibinong Kabupaten Bogor

0

BERIMBANG.com Bogor – Normalisasi pembersihan saluran air terus dilakukan Unit Pelayanan Teknis (UPT) infrastruktur Jalan dan jembatan kelas A Wilayah Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat,

Diantaranya, sepanjang jalan Sirojul Munir yang sempat terendam banjir saat hujan deras beberapa waktu lalu, juga lokasinya rendah serta buruknya saluran drainase.

Pengerukan lumpur disaluran air terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor melalui UPT infrastruktur Jalan. Hal itu dijelaskan Kepala UPT Wilayah Cibinong, Agus,

Agus yang akrab disapa Apuy, selaku pelaksana teknis ia turun langsung memantau pekerjaan normalisasi saluran-saluran air yang penuh lumpur itu.

Saat dilokasi ia menjelaskan derasnya guyuran hujan yang berbeda dari tahun sebelumnya, menjadi akibat utama banjir, serta dangkalnya saluran air disebabkan oleh lumpur yang menggenangi saluran air itu.

Terpantau truk pengangkut lumpur beserta para pekerja, “Upaya pembersihan kami maksimalkan,” kata Apuy, dilokasi jalan Sirojul Munir, 26 februari 2020.

Menurut ia peran serta warga juga penting untuk memperhatikan saluran air agar tetap bersih dari lumpur dan sampah, menjaga agar air mengalir lancar.

(TYr)

Renja DPRD Depok, Mengusung Tema Penguatan Profesionalisme Dalam Peningkatan Peran Dan Dwifungsi

0

BERIMBANG.COM, Depok – Dengan mengusung tema Penguatan Profesionalisme Sekretariat DPRD Terhadap Peningkatan Peran dan Dwifungsi DPRD Dalam Pembangunan Kota Depok, Forum Rencana Kerja Perangkat Daerah Kota Depok Tahun 2021 Sekretariat DPRD Kota Depok digelar dengan sukses bertempat di Ruang Sidang Paripurna Gedung DPRD Kota Depok.

Dalam pemaparannya, selaku Sekretaris DPRD Kota Depok Dra Kania Parwanti menyampaikan, Berdasarkan UU No.23 Tahun 2014 Pasal 215, Tugas dan fungsi Sekretaris DPRD Kota Depok adalah, 1. Menyelenggarakan administrasi kesekretariatan, 2. Menyelenggarakan administrasi keuangan, 3, Mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD, 4. Menyediakan dan mengkoordinasikan tenaga ahli yang diperlukan oleh DPRD dalam melaksanakan fungsinya sesuai kebutuhan.

Dan Target kinerja Sekretaris DPRD Tahun 2021 mempunyai tujuan akan terwujudnya pelayanan Sekretariat DPRD yang professional terhadap kinerja DPRD, dengan sasaran meningkatnya kualitas manajemen Pemerintahan dan pelayanan terhadap DPRD yang mempunyai target Indikator kepuasan DPRD terhadap pelayanan Sekretariat DPRD “Baik” dan predikat Sakip “A”.

Perencanaan program dan kegiatan Tahun 2021 terdapat 7 program dengan 45 kegiatan. 7 program tersebut adalah, 1. Peningkatan administrasi perkantoran, 2. Peningkatan sarana dan prasarana aparatur, 3. Peningkatan kualitas sumber daya aparatur, 4. Peningkatan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan, 5. Peningkatan kualitas perencanaan, 6. Peningkatan peran dan fungsi DPRD, dan 7. Peningkatan fungsi alat kelengkapan DPRD.

Selanjutnya mewakili pihak DPRD Kota Depok, Pemaparan Rencana Kerja DPRD Tahun 2021 disampaikan oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Depok Yeti Wulandari dengan terlebih dahulu menjelaskan mengenai peran DPRD pada Pemerintahan Daerah berdasarkan UU No.23 Tahun 2014 Pasal 149 adalah DPRD mempunyai peran sebagai Pembentukan Perda, Anggaran dan Pengawasan. Dan lebih lanjut Yeti menjelaskan bahwa penyusunan Rencana Kerja DPRD Tahun 2021 berdasarkan Peraturan Pemerintah No.12 Tahun 2018 pasal 67 yang berbunyi,

“Rencana Kerja DPRD Dalam Bentuk Program dan Kegiatan”. Program peningkatan Peran dan Trifungsi DPRD adalah 1. Kegiatan pengawasan penyelenggaraan Pemerintahan, 2. Kegiatan pembentukan peraturan daerah, 3. Kegiatan penyusunan kebijakan anggaran, dan 4. Kegiatan optimalisasi peran DPRD.

Sebagai penutup kegiatan Renja, prosesi penandatanganan berita acara Renja Sekretariat Dewan (Setwan) Tahun 2021 dilakukan oleh Yeti Wulandari, Kania Purwanti, dan beberapa perwakilan anggota DPRD dan perwakilan beberapa pihak sebagai saksi. *

Pemkab Bogor Segera Sosialisasikan Pembangunan Dua Bendungan 

0

BERIMBANG.com Bogor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, menyatakan mulai mensosialisasikan rencana pembangunan dua bendungan, yakni Cibeet dan Cijurey,

Hal itu diikatakan Bupati Bogor Ade Yasin, Bahwa langkah tersebut merupakan wujud bantuan Pemkab Bogor kepada pemerintah pusat.

Ade menjelaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) mulanya telah menghilangkan rencana pembangunan Bendungan Cijurey di Kecamatan Tanjungsari untuk memuluskan Bendungan Cibeet yang terletak di dua kecamatan yaitu Tanjungsari dan Cariu.

Namun, Ade menceritakan, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum Bob Arthur Lombogia menyampaikan kendala pembangunan Bendungan Cibeet ke Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu.

Bob, lanjut Ade, menyatakan masyarakat menolak pembangunan Bendungan Cibeet.

“Kemudian beliau tanya kepada saya, bagaimana Ibu Bupati? Saya bilang bahwa Cibeet itu fungsinya mengairi, tapi kemanfaatan sekitar kurang,” katanya, di Pendopo Bupati Bogor, Selasa (25/02/2020).

Pasalnya, Bendungan Cibeet hanya mengairi wilayah Bekasi dan Karawang. Sehingga, masyarakat sekitar tidak menerima manfaat pembangunan tersebut.

“Kebetulan waktu itu ada Wakil Bupati Karawang yang meminta Cibeet itu dipercepat untuk pengendali banjir juga. Saya sampaikan, bahwa Cibeet masyarakat tidak menolak tapi masyarakat menilai kemanfaatan kurang,” ungkap Ade.

Oleh karena itu, Bupati  menyampaikan, pembangunan Bendungan Cibeet harus diiringi dengan pembangunan Bendungan Cijurey. Dengan demikian, masyarakat Kabupaten Bogor dapat memperoleh manfaat pembangunan.

“Karena Cijurey ini mengaliri sawah-sawah yang ada di (Kecamatan) Tanjungsari, Cariu, Sukamakmur dan Jonggol,” katanya.

Dengan kesepakatan tersebut, Bupati Bogor menyatakan, Pemkab Bogor siap membantu memuluskan proses pembebasan Bendungan Cibeet yang membutuhkan lahan sekitar 1.040 hektare.

Dia mengatakan, telah memerintahkan Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor mulai melakukan sosialisasi.

“Tolong sosialisasi ke masyarakat keduanya akan dibangun, kami minta masyarakat, mereka membantu untuk mempermudah,” jelas Ade.

Ia menyatakan, menjelaskan pembebasan lahan untuk Bendungan Cibeet cukup berat. Pasalnya, 1.040 hektare lahan tersebut sebagian besar terdapat Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang telah masuk dalam peraturan daerah (perda).

“Tapi karena ada kepentingan pusat kita dahulukan,” kata Ade Yasin.

Kendati demikian, Bupati menyatakan pemerintah pusat harus LP2B yang terdampak. Sebab, kata dia, lahan tersebut merupakan penghasil pertanian yang sangat subur di Kabupaten Bogor.

“Harus di ganti disitu. Kan disitu termasuk penghasil pertanian yang subur. Itu harus jalan dua-duanya. Kita gak mau di PHP (harapan palsu),” ucapnya.

Sejauh ini, lanjut Ade, Bendungan Cibeet sudah dalam proses pengerjaan. Sedangkan Bendungan Cijurey, masih dalam pembahasan untuk segera diimplementasikan.

“Jadi itu sudah ada progres di kementrian PUPR sudah dibahas. Detail Engineering Design (DED) sudah. Kita tunggu pengerjaan,” jelas Ade Yasin.

Sementara itu, Bob Arthur Lombogia menjelaskan, pembangunan Bendungan Cibeet sudah siap dikerjakan sejak tahun 2018. Namun, pembangunan tersebut terkendala pembebasan lahan masyarakat.

Selain menanggulangi banjir, kata dia, keberadaan Bendungan Cibeet tetap dapat menjadi air baku, mengairi lahan pertanian dan industri. Pasalnya, Bendungan tersebut dapat mengairi lahan seluas 1.171 hektare.

“Nanti kelebihan air ini kita suplai kebutuhan air yang ada di daerah bawah, untuk kebutuhan air di Bekasi, kemudian ada air industri, air baku di Karawang,” jelas Bob.

Lanjutnya, daya tampung Bendungan Cibeet setidaknya mencapai 63 juta kubik air. Karena itu, Bob menepis, tidak adanya kebermanfaatan bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

“Jadi, Cibeet ini akan digunakan juga sebetulnya untuk kebutuhan masyarakat di bogor,” katanya.

Terkait Bendungan Cijurey, Bob menjelaskan akan melakukan review design. Dengan demikian, pembangunan keduanya dalat beriringan.

“Kalo Cibeet langsung dilanjutkan. Karena tahun kemarin saya hentikan karena sertifikasi design. Itu dilanjutkan termasuk dengan AMDAL (Analisis Dampak Lingkungan),”

“Untuk Cijurey sudah ada dari pihak konsultan. Kita akan lanjut review design sesuai persyaratan,” kata Bob Arthur Lombogia

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Dalam Dialog di Radio Teman 95,3 FM Kabupaten Bogor PARFI Optimis Pilih Ketua

0

BERIMBANG.com Bogor – Organisasi Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) akan menentukan ketuanya yang baru pada bulan Maret mendatang.

Disebutkan Ketua Kongres PARFI tahun 2020 Sandec Sahetapy, “mari kita benahi apa yang sudah berlalu. Saya ingin PARFI jadi wadah untuk anggotanya dalam menyalurkan aspirasi dan berkarya,” katanya.

“PARFI harus lebih maju, saya berharap seluruh anggota yang ada di seluruh Indonesia bisa bergabung,” ucap Sandec Sahetapy, saat berdialog di Tegar Beriman (Teman) 95,3 FM Diskominfo Kabupaten Bogor (25/02/2020).

“Saya mendukung siapapun yang terpilih pada kongres PARFI ke-16 tanggal 10 Maret mendatang,”

“Saya yakin siapapun yang terpilih adalah yang terbaik untuk memimpin PARFI, karena organisasi ini sangat terhormat. PARFI kedepan harus dapat merangkul semua kalangan mulai dari generasi senior sampai milenial,” kata Sandec.

Menurut Sandec PARFI harus dapat memberikan manfaat dan perlindungan untuk anggotanya. ia memberi contoh kasus, ketika teman-teman artis yang menyepakati kontrak kerja kadang lupa ada yang namanya tayangan re-run yang harusnya hak ciptanya juga jatuh ke tangan artis dalam kontrak tersebut.

“Dengan adanya kongres PARFI ke 16 ini akan banyak aktor dan aktris yang akan kembali ke rumahnya. Karena selama ini mereka segan kembali ke rumah karena rumahnya bukan dipimpin orang dari perfilman,” ungkap Sandec.

Nanti, lanjut Sandec, yang bisa mengikuti kongres adalah seluruh pemain film di Indonesia yang sudah mendaftar sebagai peserta kongres.

“Khususnya pada 10 maret nanti setiap pemain film yang memiliki hasil karya silahkan bergabung. Sampai hari ini kita sudah 327 yang mendaftar, perkiraan 500 pelaku seni akan hadir pada kongres tersebut,” pungkasnya.

Sementara itu, Aktris Senior era 80 an Alicia Djohar menjelaskan, “Saya sudah pernah menjabat pengurus PARFI selama tiga periode. Artinya sudah sebelas tahun saya terlibat mengurus PARFI,” katanya.

“Saya merasa nyaman berada di PARFI, saya merasa PARFI harus diselamatkan dan harus mendapat dukungan bersama. Saya ingin menyatukan PARFI dan memperbaharui PARFI,” ujar dia.

“Saya ingin PARFI tidak hanya berkiparah secara nasional tapi juga di dunia internasional. Kita bisa kerjasama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di negara-negara lain, salah satu manfaatnya agar bisa lebih mudah melaksanakan syuting film di luar negeri. Sambil mempromosikan potensi Indonesia kepada dunia,” terang dia.

Selama ini, lanjut Alicia, PARFI sudah melakukan kerjasama dengan pemerintah daerah dengan baik.

“Misalkan ketika kita ingin melakukan syuting film di daerah tertentu, kita bekerjasama dengan kepala daerahnya baik gubernur, bupati atau walikotanya sambil mereka mempromosikan potensi daerahnya seperti wisata dan lain-lain,”

“Saya sangat ingin persatukan PARFI jadi tidak ada lagi PARFI kiri dan kanan, semua harus jadi satu,”

“Kami ingin merangkul semua pengurus dan anggota baik senior maupun junior, agar PARFI bisa mengikuti perkembangan jaman,” tandas Alicia Djohar.

Penulis: Rido/Mey/Diskominfo Kab.Bogor
Editor: Tengku Yusrizal

Kesbangpol Kabupaten OKU Gelar Pembinaan & Pengendalian Ormas dan LSM

0

BERIMBANG.com OKU – Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatra Selatan, menggelar giat rutin dalam pembinaan serta pengendalian Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) se OKU.

Dalam rangka demi terciptanya Suasana Yang kondusif didalam masyarakat dan kepemerintahan di Kabupaten OKU, serta menghilangkan image negatif (Pandangan Negatif) tentang Ormas dan LSM,

Gelar acara di kantor Kesbangpol Oku, yang dihadiri oleh Kepala Badan (Kaban) Kesbangpol Oku, Dandim 0403 Oku, Kejari Oku, Dit. Intel Polda Sumsel serta seluruh Ormas dan LSM se Kabupaten Oku. Selasa (25/02/2020)

Kaban kesbangpol, Taufik Zubir SH., MM. dalam sambutan nya mengatakan,”untuk Ormas dan LSM  yang belum terdaftar atau yang masa jabatannya akan habis untuk segera mendaftarkan kembali lembaga atau Organisasi nya ke kesbangpol Oku,”

“Agar peran serta nya dapat bersinergi untuk pembangunan dan kemajuan bangsa,” kata Taufik

Sementara, Dandim 0403  Letkol Arh.Tan Kurniawan menyampaikan kepada seluruh tamu undangan dengan kegiatan ini peran Ormas dan LSM harus lebih aktif lagi ke depan nya, guna meningkatkan perannya turut mendukung dan berpatisipasi dalam kehidupan bermasyarakat.

Berbekal Pengetahuan dan Pemahaman guna memantapkan Semangat persaudaraan dan kesatuan bangsa. Dan Perlu adanya keharmonisan antara pemerintah,Ormas dan LSM,dalam menjaga stabilitas Politik dan Sosial.

“Peran Ormas dan LSM sebagai penengah sangatlah penting guna meminimalisir potensi konflik sosial,” kata Letkol Arh.Tan Kurniawan.

Dandim menjelaskan, salah satu peran ormas dan LSM yang sangat strategis yaitu sebagai penopang pembangunan di Indonesia karena Ormas dan LSM merupakan perwujudan dari masyarakat sipil yang berfungsi menjembatani, memperjuangkan dan membela kepentingan Rakyat.

Demi mantapnya stabilitas nasional dan terlaksana pembangunan nasional sekaligus sebagai upaya penciptaan suasana yang aman, tentram, tertib, damai dan sejahtera, diperlukan upaya pengelolaan kemajemukan secara komprensif yang melibatkan partisipasi seluruh komponen Bangsa.

Ormas dan LSM merupakan mitra kerja Pemerintah dalam mewujudkan cita-cita bersama yang tujuan utamanya adalah ketentraman masyarakat dan ketertiban bangsa, ditengah-tengah masyarakat.

Ormas, OKP dan LSM diharapkan dapat menumbuh kembangkan kesadaran masyarakat berbangsa dan bernegara dengan berorientasi pada pencapaian tujuan pembangunan nasional.

Untuk mencapai hal tersebut tiga pilar harus dipenuhi yaitu Masyarakat, Pemerintah, Dunia usaha/swasta dan tokoh-tokoh perorangan, semua pilar tersebut bukan saling melemahkan melainkan saling bersinergi dan memperkuat dengan peran dan kedudukannya masing-masing.

“Terus menjalin komunikasi kemasyarakatan dalam rangka mencari solusi atas persoalan pembangunan yang ada,” terang Dandim.

Penulis: Fahryus medi
Editor: Tengku Yusrizal

Rakornas Bidang Perpustakaan Tahun 2020, Wabup Bogor: Tingkatkan Minat Baca

0

BERIMBANG.com Jakarta – Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengahadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Perpustakaan Tahun 2020.

Rakornas dibuka oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Prof H. Muhammad Tito Karnavian, Ph. D berlangsung di Hotel Bidakara Grand Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (25/02/2020).

Mendagri Tito Karnavian menyatakan dukungannya untuk mengerakan literasi, utamanya dalam kaitan dengan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, inovatif dan memiliki kreativitas bagi terwujudnya masyarakat berpengetahuan dan berkarakter.

“Kami di Kemendagri sungguh-sungguh mendukung rencana baik dan program yang dilaksanakan Perpurnas. Rakornas Perpustakaan ini merupakan acara besar dan penting bagi bangsa ini, salah satunya untuk mengupayakan gerakan literasi ini,” kata Tito.

Sementara ini, ditemui usai Rakornas Perpustakaan, Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan sangat mendukung program-program yang direncanakan oleh Kemendagri dan Perpurnas.

“Saya pikir Rakornas ini sangat baik untuk semua masyarakat dan semua kalangan, karena menurut saya perpustakaan memiliki peran penting dalam upaya mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, mandiri dan berdaya saing tinggi,”

“Saya harap juga dengan Rakornas ini akan menular ilmunya untuk Dinas Perpustakaan Kabupaten Bogor, sehingga bisa membatu meningkatkan minat membaca dan mencerdaskan masyarakat Kabupaten Bogor lewat membaca,” ujar Iwan.

Selepas acara, Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan menghampiri stand pameran, salah satu stand yang ia kunjungi adalah stand dari Pusat Bidang Pustaka Preservasi Bahan Pustaka (Pelestarian Bahan Pustaka dan Naskah Kuno) yaitu sebuah Naskah Kuno bertuliskan Arab tetapi Berbahasa Melayu.

(Derima/Parman/Humas Diskominfo Kab. Bogor)

Pembukaan Pelaksanaan MTQ Ke XXIX Tingkat Kabupatan OKU

0

BERIMBANG.com OKU – MTQ Ke XXIX Tingkat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) tahun 1441H/2020M diikuti 13 kecamatan se OKU dengan jumlah peserta 241 orang,

berlangsung sampai dengan 28 Februari 2020. bertempat di Kompleks Masjid Agung Islamic Centre jalan Garuda No. 1 Baturaja, Senin kemarin (24/02/2020).

Hal tersebut disampaikan ketua panitia pelaksana MTQ ke XXIX tingkat Kab OKU Kabag Kesra Setda OKU Kadarisman, S.Ag., M.Si.

“Pelaksanaan MTQ ini merupakan hasil seleksi yang cukup ketat dari tingkat kecamatan,bertujuan untuk mencari bibit-bibit terbaik untuk melaju ke tingkat provinsi Sumsel yang berlangsung pada bulan April mendatang,” ujarnya

Hadir dalam acara para Muspida, Tp.Pkk,DWP,GOW,Instansi Vertikal, Sekda, Setwan, Staf Ahli,Asisten OPD, Kabag, Camat, Lurah, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Undangan lainnya.

Adapun cabang yang dilombakan adalah tilawah, tahfiz, kaligrafi, fahmil, dan syahril quran putera puteri mulai tingkat anak-anak hingga dewasa. Sedangkan dewan hakim yang bertugas sebanyak 31 orang.

Bupati OKU H. Kuryana Azis mengapresiasi kepada seluruh jajaran panitia, peserta official kontingen dan pihak-pihak yang telah menyelenggarakan MTQ Ke XXIX tingkat Kabupaten OKU.

Bupati berharap MTQ ini dapat menjadikan Al-quran sebagai esensi kehidupan masyarakat Kabupaten OKU yang mayoritas beragama Islam. MTQ ini juga merupakan bagian dari kita untuk mendalami ilmu agama.

“Pelaksanaan MTQ ke XXIX ini marilah kita jadikan tempat pencarian bibit yang berbakat bagi putera puteri Kab. OKU untuk mengikuti jenjang yang lebih tinggi ditingkat Provinsi Sumsel (Sumatra Selatan) yang berlangsung di kota Prabumulih pada bulan April mendatang,”

“Yang diharapkan dapat mengharumkan dan mengangkat harkat dan martabat Kab OKU,” kata Bupati

Kepada dewan hakim yang bertugas, kata dia, agar dapat melakukan tugasnya dengan baik, sehingga dapat menghasilkan qori dan qoriah yang berkualitas baik di tingkat nasional bahkan tingkat internasional.

Kuryana Azis berpesan kepada para peserta MTQ ke XXIX ini “ikutilah dengan baik semua cabang yang dilombakan” pesannya, dilanjutkan dengan pelantikan dan pengukuhan dewan hakim MTQ ke XXIX tingkat Kab OKU tahun 1441/2020.

Penulis: Fahryus medi
Editor: Tengku Yusrizal