Beranda blog Halaman 196

Pengukuhan & Musda Dekopinda Kabupaten Bogor, Koperasi Garda Terdepan

0

BERIMBNG.com Pengukuhan Kepengurusan Masa Bakti 2020-2025 dan Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Bogor digelar di gedung Tegar Beriman, Cibinong, Selasa (6/4/2021).

Kepala Dinas Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Bogor Asep Mulyana, mewakili Bupati Bogor mengatakan, di tengah pandemi seharusnya koperasi menjadi garda terdepan pemulihan ekonomi, karena koperasi mampu secara langsung menjangkau UMKM.

Pandemi Covid-19 berdampak terhadap seluruh sektor kehidupan termasuk sosial dan ekonomi masyarakat, juga berimbas pada menurunnya kinerja perusahaan besar sampai dengan usaha mikro.

Menurut Asep, kedudukan koperasi sebagai soko guru perekonomian Indonesia berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi rakyat.

“Disinilah peran koperasi sebagai lembaga sosial-ekonomi sangat dibutuhkan untuk kembali menggairahkan perekonomian rakyat,” katanya.

“Di tengah pandemi seharusnya koperasi menjadi garda terdepan pemulihan ekonomi, karena koperasi mampu secara langsung menjangkau UMKM,” ujar Asep.

Saat ini terdapat 25.517 pelaku UMKM yang terdata di Kabupaten Bogor, sementara akses pembiayaan di beberapa lembaga keuangan sedang diperketat.

Sektor perbankan saat ini sangat hati-hati dalam menyalurkan bantuan kredit, terutama untuk pelaku UMKM karena kekhawatiran resiko kredit macet.

“Disini koperasi dapat berperan sebagai penyelamat, berbeda dengan perbankan. Di koperasi tidak perlu ada jaminan, selama dia aktif menjadi anggota koperasi, penyaluran pinjaman atau kredit lebih dimudahkan, sehingga usaha mikro dan kecil bisa terus jalan. Inilah kelebihan dari koperasi,” ujarnya.

Asep menjelaskan, usaha mikro dan koperasi harus bisa bersinergi, karena jika usaha mikro bergabung dengan koperasi mereka akan memiliki daya tawar dan lebih mudah dalam mengakses modal dan kemitraan,

Kemudian koperasi juga harus melek digital mengikuti perkembangan teknologi informasi, “Mengingat di masa pandemi, interaksi fisik sangat dibatasi,”

“Mengakibatkan para pelaku usaha yang inovatif dan memanfaatkan teknologi digital menjadi jauh lebih berkembang dan berpotensi mengakses pasar yang lebih baik dibandingkan dengan usaha yang masih konvensional,” jelas Asep Mulyana.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Agus Salim mengatakan, kondisi laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bogor saat ini sedang turun hingga minus 1,77 persen,

Menurut dia, saat ini ujung tombak pemulihan ekonomi adalah UMKM dan koperasi. DPRD Kabupaten Bogor akan terus mendorong berbagai program yang dapat meningkatkan kapasitas UMKM dan koperasi.

“Berdasarkan data terdapat total 1.707 unit koperasi di Kabupaten Bogor, namun catatannya adalah hanya 605 unit yang aktif dan sisanya merupakan koperasi yang tidak aktif,”

“Ini pekerjaan rumah yang luar biasa, apakah nantinya yang tidak aktif ini akan dibubarkan atau diaktifkan kembali,” kata Agus.

Pemerintah, kata dia, harus melihat secara jeli potensi yang bisa ditargetkan untuk dibentuk menjadi koperasi yang aktif dan berjalan sebagaimana mestinya.

“Insyaallah DPRD Kabupaten Bogor akan selalu mendukung, karena kami yakin salah satu yang dapat memulihkan perekonomian adalah koperasi dan UMKM,” kata Agus Salim.

Ditempat yang sama, Ketua Dekopinda Kabupaten Bogor, Pepi Januar Pelita memaparkan, Dekopinda Kabupaten Bogor menjalankan fungsi fasilitasi, advokasi dan edukasi melalui berbagai macam program.

Dekopinda periode ini, menurutnya, dihadapkan dengan tantangan yang sangat berat, meski demikian roda organisasi Dekopinda tetap bisa berjalan dengan baik.

“Dekopinda sebagai bagian yang tidak bisa terpisahkan dari gerakan koperasi akan senantiasa melaksanakan kegiatan yang mendukung pemulihan ekonomi dan perwujudan Pancakarsa di Kabupaten Bogor,” tandas Pepi.

(Diskominfo Kabupaten Bogor)

PDAM Tirta Asasta Depok menggelar Loka Karya Business Plan

0

BERIMBANG.com, Depok – PDAM Tirta Asasta Depok menggelar Loka Karya Business Plan.

Loka Karya demi mencapai visi dan misi yang telah ditargetkan PDAM Depok 2021-2025.

Pjs Sekda Depok, Sri Utomo menyampaikan kegiatan bertujuan untuk mempertajam rencana-rencana telah ditetapkan atau rencana yang diharapkan.

Manfaat dan fungsi Business Plan antara lain sebuah bagian terpenting yang memperlihatkan keadaan saat ini dan masa depan.

Hal tersebut sebagai daya tarik untuk mengawali sebuah bisnis merancang strategi dan rencana awal bisnis mencari sumber dana guna menarik atau mendatangkan pihak ketiga seperti investor, jasa perbankan atau lainnya akan membantu bisnis dijalankan.

Artinya, rencana bisnis, dapat menjadi semacam proposal yang akan membantu mendapatkan modal usaha. Kemudian membuat bisnis lebih fokus dan terarah dalam menentukan jenis bisnis, modal, strategi bisnis serta jenis pemasaran yang akan digunakan. Business Plan, juga dapat digunakan untuk memprediksi masa depan bisnis yang akan dijalankan. Sebab, saat menyusun rencana bisnis maka akan terlihat gambaran ke depan perusahaan yang akan dijalankan.

PDAM sendiri memerlukan pembiayaan yang cukup besar mengingat cakupan layanan PDAM yang baru 15%, sementara SDGs pada tahun 2030 menargetkan akses air minum 100% menjadi salah satu alasan penyelenggaraan kegiatan ini.

Nantinya anggaran tersebut akan dialokasikan untuk meningkatkan aspek-aspek pelayanan PDAM Depok dalam penguatan dan pengembangan fasilitas produksi dan jaringan distribusi, penguatan sistem operasional, peningkatan kapasitas dan sistem pengelolaan Sumber Daya Manusia, penguatan kegiatan pemasaran, sosialisasi dan edukasi terkait isu lingkungan, kesehatan, dan lainnya yang terkait PDAM, kolaborasi Pentahelix antara PDAM, akademisi, bisnis, pemerintah, komunitas, dan media serta pengembangan bidang usaha baru.

Dengan total Target Sambungan Langganan selama 5 tahun dari 2021-2025 sebesar 35.000 SL, melakukan konsolidasi dan pembahasan untuk mempertajam rencana-rencana yang akan ditetapkan selama 5 tahun kedepan menjadi prioritas PDAM.**

DPC PBB Depok Lakukan Pengamanan Perayaan Paskah

0

BERIMBANG.com, Depok – Ormas Pemuda Batak Bersatu (PBB) DPC Depok hari ini melakukan pengamanan perayaan Paskah. Hal tersebut dilakukan untuk membantu petugas TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan kelancaran perayaan Paskah.

Dalam kesempatan ini, Ketua PBB DPC Depok, Edi Hotman Saragih mengapresiasi kegiatan yang dilakukan anggota PBB dalam membantu petugas.

“Saya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh anggota PBB dalam membantu petugas TNI-Polri melakukan pengamanan perayaan Paskah di beberapa Gereja di Kota Depok,” ujar Edi.

Edi menyebut, kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian PBB terhadap sesama dan wujud sinergitas kepada aparatur negara

“Kegitan ini sebagai bentuk kepedulian kami dan sinergi kepada TNI-Polri. Ada 12 Gereja yang kami bantu jaga di wilayah Kota Depok dan kurang lebih 250 anggota PBB kami tersebar dibeberapa Gereja tersebut,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Pendeta Preses Deboskab, Nelson Simanjutak mengucapankan terimakasih kepada petugas TNI-Polri dan Ormas PBB

“Sebelumnya saya ucapkan selamat Jumat Agung bagi kita semua. Hari ini kita telah melaksanakan perayaan Jumat Agung dan berjalan dengan baik. Tidak lupa saya ucapkan terimakasih kepada petugas TNI-Polri dan Ormas PBB yang telah membatu kami dalam pengamanan Gereja selama berjalannya ibadah,” ucapnya.

Anggota DPC PBB Depok dan PAC Cimanggis, Cipayung, Pancoran Mas, Limo, Sawangan melakukan pengamanan di

1. Gereja HKBP Cimanggis
2. Gereja Gideo  Kelapa Dua
3. Gereja Pentakosta Cimanggis
4. Gereja Kristen Protestan Pakpak Dairi
5. HKBP Depok 1
6. GPDI Pasir Putih Sawangan
7. GPIB ARCO Sawangan
8. HKBP Sukatani
9. GBI Pekapuran
10. Gereja Persekutuan Oikumene Bahtera Allah Cinere
11. Gereja Katolik Kelapa Dua                        12. Gereja HKBP Jl. Bandung Limo

Dukung Pencanangan Zona Intregrasi WBK, Bupati Bogor Teken Surat Kode Etik

0

BERIMBANG.com Program pencanangan Pembangunan Zona Integritas yang dilaksanakan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor, didukung Bupati Bogor, Ade Yasin.

Dukungan diberikan agar Kabupaten Bogor menjadi Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM). Program pencanangan diluncurkan Kejari Kabupaten Bogor, Rabu (31/3/2021).

“Kita sangat mendukung sekali pencanangan Pembangunan Zona Integritas. Program ini tentunya sudah di persiapkan dengan matang, untuk itu harus bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya”, ujar Ade Yasin.

Surat kode etik ditandatangani Ade Yasin, untuk para petugas bahwa dalam melayani itu harus mengikuti kode etik, jika melenceng dari ketentuan, maka ada sanksinya.

“Pembangunan zona integritas ini juga berhubungan dengan ranah investasi dan kenyamanan orang untuk melakukan usaha di Kabupaten Bogor. Kita ingin investasi itu bisa masuk ke Kabupaten Bogor,”

“Kita fasilitasi dengan kemudahan-kemudahan, bahkan ada juga yang kita beri insentif atau proses percepatan. Semoga Kabupaten Bogor menjadi daerah WBK-WBBM,” terang Bupati Bogor Ade Yasin.

Sementara, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor, Munaji menjelaskan, pencanangan Pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kejari Kabupaten Bogor ini dalam rangka peningkatan tata kelola pemerintah yang baik, meningkatkan kapasitas dan akuntabilitas organisasi, meningkatkan tata tertib serta peningkatan pelayanan.

“Dalam pembangunan zona integritas ini harus mengetahui adanya perubahan-perubahan, seperti perubahan tata pelaksanaan,”

“Kemudian adanya peningkatan sistem manajemen SDM, penguatan sistem pengawasan, menguatkan akuntabilitas dan peningkatan kualitas pelayanan”, ujar Munaji.

Pencanangan zona integritas ini, lanjut Munaji, sebenarnya satu tahun yang lalu sudah dilaksanakan karena situasi dan kondisi saat itu tidak menguntungkan atau kurang menguntungkan,

Sehingga pada saat pengajuan untuk mendapatkan predikat WBK, gagal masuk ke tahap berikutnya. Untuk itu pada hari ini , kata Munaji, merencanakan perencanaan zona integritas kembali.

“Perencanaan ini membawa perbaikan zona integritasnya dan dapat meraih keberhasilan dan predikat WBK. Kami mengharapkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bogor,”

“Alhamdulillah akhirnya pelaksanaan zona integritas ini dapat berjalan dengan baik, lancar dan memenuhi target apa yang menjadi keinginan. Semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat bermanfaat bagi kita semua kedepan,” jelas Kepala Kejari Kabupaten Bogor Munaji.

(Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bupati Bogor Resmikan Lomba Video Profil Desa 2021

0

BERIMBANG.com Untuk membangun ekonomi kreatif di desa dalam rangka menyambut HJB (Hari Jadi Bogor) mengusung tema “Desa Membangun Kabupaten Bogor Maju“.

Bogor Bupati Bogor, Ade Yasin resmikan Lomba Video Profil Desa 2021. kemarin Rabu (31/03/2021) di Gedung Serbaguna I Setda Kabupaten Bogor.

“Tema yang kami angkat itu soal Kebudayaan Dalam Bidikan Sineas Bogod dan video kreatif profil desa bertema Desa Membangun Kabupaten Bogor Maju,” kata Bupati Bogor Ade Yasin.

Ade menjelaskan, festival ini digelar dalam memperingati Haril Fil Indonesia, sekaligus menjadi rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) ke-539 yang jatuh pada 3 Juni 2021.

Kata dia, festival ini diharapkan jadi momentuk kebangkitan perfilman Indonesia di tengah pandemi.

“Dalam sektor ekonomi kreatif, industri perfilman merupakan salah satu subsektor yang tidak bisa dipisahkan dan menjadi bagian penting untuk membantu pemerintah dalam program pemulihan ekonomi daerah,” ujarnya.

Pemkab Bogor pada pemberlakuan PPKM mikro perpanjangan periode terakhir telah memberikan relaksasi kepada beberapa sektor ekonomi kreatif, pihaknya mendukung industri perfilman nasional.

Pelaksanaannya, wajib dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, diantaranya dengan mengizinkan kembali bioskop untuk beroperasi.

“Dalam Festival Film Pendek, akan dipotret tentang sejarah Bogor, adat istiadat, tradisi dan budaya, kuliner, serta potensi lainnya di Kabupaten Bogor,”

“Festival Film Pendek Bogor terbuka untuk seluruh Warga Negara Indonesia (WNI), dengan catatan lokasi pengambilan video atau syutingnya harus di wilayah Kabupaten Bogor,” ujarnya.

(Tile)

Polres Sukabumi Kota Bekuk Empat Belas Orang Kasus Narkoba

0

BERIMBANG.COM, Sukabumi – Prestasi ditorehkan kembali oleh Satuan Reserse Narkoba (Satres) Polres Sukabumi Kota, kali ini Satres Narkoba kembali berhasil menangkap 14 pelaku kasus Narkotika dan obat-obatan terlarang. Hal tersebut diungkapkan Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni saat jumpa pers dengan awak media di Mapolres Sukabumi Kota, Selasa (30/03/2021) siang.

“Ada sekitar 12 LP (Laporan Polisi), 1 Tipiring, dari 12 LP tersebut ada 13 TKP (tempat kejadian perkara) dan 14 tersangka. TKP nya ada di 8 Kecamatan yaitu Kecamatan Sukabumi, Warudoyong, Cibeureum, Cisaat, Sukaraja, Baros, Kadudampit dan Kecamatan Cikole, yang Cikole ini kasusnya Miras (minuman keras),” ungkapnya kepada wartawan.

Sumarni menyebutkan bahwa ke-14 pelaku yaitu HR (29), AA (24), AD (32), D (22), AG (19), SP (21), S (46), EG (47), LM (25), MM (23), FF (27), AH (26), MF (25) dan RT (26) berhasil diamankan di 8 lokasi berbeda di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.

Sumarni menjelaskan bahwa para pelaku seringkali melancarkan aksinya dengan cara yang sama, yaitu sistem tempel hingga transaksi langsung.

“Modusnya masih sama seperti sebelumnya, modus tempel, beli secara langsung dan untuk miras, mereka membeli secara online,” jelas Sumarni.

Lanjutnya Ia menambahkan barang bukti yang sudah diamankan, berupa sabu sebanyak 107,69 gram, ganja 146 gram obat-obata berbahaya, Hexymer sebanyak 2.386 butir, Tramadol sebanyak 4.495 butir kemudian miras jenis Long Island sebanyak 12 botol dan jenis Cocktail Leci sebanyak 15 botol.

Selain itu, sejumlah barang bukti lainnya turut diungkapkan Sumarni kepada awak media, seperti belasan telepon seluler berbagai merk, 1 unit sepeda motor, timbangan digital dan beberapa buah kartu anjungan tunai mandiri.

“Ada barang bukti berupa 18 unit HP berbagai merk, 1 unit kendaraan bermotor, 4 unit timbangan digital, 1 buah kartu ATM BCA kemudian uang hasil penjualan sebesar 1.462.000,-,” ungkap Sumarni.

Hingga saat ini, ke-14 pelaku masih diamankan di Mapolres Sukabumi Kota guna kepentingan penyidikan. Adapun pasal yang disangkakan terhdap para pelaku adalah ; Pasal 111 (1), 112 (2), 114 (1) dan (2)  Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotikan dengan ancaman maksimal 20 tahun, pasal 156, 157 Undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman maksimal 12 tahun dan pasal 5 (1) Jo pasal 6 (2) Perda nomor 13 tahun 2015 tentang minuman beralkohol dengan ancaman maksimal 5 bulan kurungan atau denda paling banyak 40 Juta Rupiah.

(YD)

Verifikasi Kabupaten Sehat, Pejabat Sekda Sukabumi Ajak Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

0

BERIMBANG.COM, Sakabumi – Pejabat Sekda Kabupaten Sukabumi H. Barnas Adjidin mengucapkan selamat datang dan terimakasih kepada Ketua Tim Pembina Kabupaten atau Kota Sehat  Provinsi Jawa Barat yang telah mendorong Kabupaten Sukabumi untuk mengikuti Verifikasi Kabupaten atau Kota Sehat sekaligus telah berkenan untuk memberikan pembinaan kepada tim Kabupaten atau Kota sehat yang ada di Kabupaten Sukabumi.

Hal ini sampaikannya saat menghadiri acara Pembinaan Tim Pembina Kabupaten atau Kota Sehat Tingkat Provinsi terkait Verifikasi  Kabupaten atau Kota sehat dan Capaian Open Defecation Free (ODF) di Pendopo Sukabumi, Rabu, (31/03/2021)

” Saya ucapkan terimakasih pada pihak pihak yang telah membantu atas suksesnya penyelenggaraan acara ini, Kabupaten Sukabumi akan berusaha untuk meraih hasil yang baik karena itu kita  mendorong masyarakat untuk berprilaku sehat,” ujarnya

Sinergitas yang baik, tambah Pejabat Sekda, dapat menyelesaikan masalah ODF, (Open Defecation Free). karena, itu kerjasama yang baik dengan pihak Kecamatan dan Desa bisa  mencapai 100% bebas ODF.

” Harapan kita, Sukabumi sehat, Sukabumi juara bisa kita terima tapi ini semua juga harus didukung oleh semua pihak untuk meningkatkan derajat kesehatan di Kabupaten Sukabumi” tegasnya.

Sebelumnya, Kabag Pelayanan kesehatan sosial Provinsi Jawa Barat, Jatti Indriati. Menjelaskan bahwa ada perubahan indikator prasyarat entry point bisa mengikuti swastisaba  yaitu mengharuskan 60 % desa/kelurahan  yang ada dalam kondisi bebas ODF 100%. (Open Defecation Free)

” dari 27 Kabupaten atau Kota di Jawa Barat , Kabupaten Sukabumi saat ini masuk pembinaan ODF di Jawa Barat, dan diharapkan pembinaan ODF (Open Defecation Free) di desa desa bisa mencapai 100%,” terangnya.

(YD)

Menurut Ketua Umum Laskar Dewa, Bom Bunuh Diri Perbuatan Keji Dan Mengganggu Ketenangan Masyarakat

0

BERIMBANG.COM, Bogor –  Aksi bom bunuh diri yang menimbulkan korban luka sebanyak 20 orang di Gereja Katedral Makasar, Sulawesi Selatan pada Minggu (28/03/2021) oleh pasangan suami istri yang belakangan diketahui merupakan kelompok JAD yang juga pernah terlibat dalam pengeboman di Jolo Filipina

Gus Fauzi Ali Hanafi, Ketua Umum Laskar Dewa mengatakan, Bahwa aksi bom bunuh diri tersebut merupakan tindakan keji serta sangat mengganggu ketenangan dan kenyamanan masyarakat. Apapun motifnya, perbuatan itu tidak dibenarkan oleh ajaran agam

Gus Fauzi Ali Hanafi, yang secara tegas mengutuk aksi teror bom bunuh diri di Gereja Katedral Makasar. Selain menyampaikan duka cita yang mendalam kepada para korban luka, dirinya juga meminta masyarakat tetap tenang dan waspada dalam menjalankan ibadah serta aktivitas sehari-hari.

” Negara menjamin hak setiap warga negara dalam menjalankan ibadah, dan aparat keamanan jelas akan mengusut tuntas serta memburu jaringan pelaku terorisme,” ujarnya, senin, (29/03/2021)

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk saling menghormati kebebasan beragama, juga merapatkan barisan sehingga tidak mudah terpecah belah apalagi aksi terorisme adalah musuh bersama. Dalam memeranginya, peran tokoh masyarakat dan pemuka agama sangat diperlukan.

” Selain tetap bersinergi dengan aparat keamanan dalam memberikan informasi yang mencurigakan, masyarakat harus diberikan pemahaman tentang bahaya aksi terorisme oleh tokoh agama dan masyarakat di masing-masing wilayah,”pungkasnya.

(Na)

 

Revitalisasi Gedung Pusdai, Pemkab Bogor Bakal Bangun Graha Wartawan

0

BERIMBANG.com Bogor – ‘Graha Wartawan’, itulah kemungkinan nama yang akan disematkan untuk gedung baru yang akan dibangun oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, Gedung bagi para organasisi pers.

Hal itu dikemukakan oleh Kepala Bidang sub pemanfaatan aset Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Bogor, WR, Pelitawan, pada Senin 29 maret 2021, dikantornya,

Graha Wartawan yang akan dibangun letaknya dijalan tegar beriman, luas tanah 1000 meter. Ia meminta para organisasi pers bermusyawarah agar bisa diwakilkan untuk menempatinya,

“Pemda (Pemerintah Daerah) harus menunjuk salah satu organisasi (pers) itu,” kata Pelitawan. “idealnya gedung itu bisa menampung semua (organisasi pers),” katanya,

“Masih dalam DED (Detail Engineering Design),” terang Pelitawan.

Di sisi lain, organisasi atau lembaga sosial, bisa mengajukan untuk menempati gedung pemerintah, Pelitawan pernah menerima pengajuan pemanfaatan atau penempatan gedung Pusdai untuk ditempati oleh beberapa organisasi,

Namun ia memberi keterangan bahwa gedung Pusdai akan direvitalisasi ditahun 2021. dengan tujuan menghidupkan kembali kegiatan dakwah sesuai dengan namanya gedung Pusdai.

“Akan dikembalikan fungsinya gedung Pusdai lagi, setelah direvilaisasi kemungkinan yang mengisi disitu unsur keagamaan,” katanya.

“Ada 3 organisasi ya yang mengajukan (untuk memakai gedung Pusdai),” katanya. menurutnya, “Bukan tidak mengizinkan, sayang aja, baru ditempati beberapa bulan, gedung direvitalisasi,” kata Pelitawan.

(Tengku Yusrizal)

Bamus Ormas dan LSM Kota Depok Ganti Ketum

0

BERIMBANG.com ketua Umum Badan Musyawarah Organisasi Masyarakat Lembaga Swadaya Masyarakat (Ketum Bamus Ormas LSM) Kota Depok, Sungkowo Pujidinomo mengundurkan diri.

Mendengar kabar tersebut, sejumlah  anggota kaget, yang dibenarkan oleh Sekretaris Bamus, Roy Pangharapan, ketika ditanya via ponselnya, ia menyampaikan bahwa hari ini (27/3) di gelar acara musyawarah untuk memutuskan ketua umum yang baru.

”Atas pengunduran diri Ketua Umum, Sungkowo Pudjodinomo, Badan Musyawarah, Ormas dan LSM Kota Depok menggelar rapat pemilihan Ketua Umum di gedung Subdenpom (Polisi Militer) Jalan Bolevard Kota Depok,” kata Roy Pangharapan, Sabtu 27 Maret 2021.

Sesuai anggaran dasar rumah tangga, kata dia, apabila Ketua Umum mengundurkan diri maka Wakil Ketua 1 yang naik menjadi Ketua Umum .

“Alhamdulillah, Bamus telah berhasil melaksanakan musyawarah dan menghasilkan Ketua Umum Bamus yang baru yaitu Reggy G Loen dari LSM Hardline,” jelasnya.

Aktivis yang sering membela masyarakat miskin ini menjabarkan untuk susunan kepengurusan yang baru yaitu, Ketua Umum Bamus Reggy G Loen, didampingi Ir. Jarmud AS Tahun, Wakil Ketua Umum 1 dan Anton Arema Wakil Ketua Umum 2.

Sementara, Pendiri dan Dewan Pengawas Bamus, Darmayadi SH. mengatakan, Bamus berdiri sesuai dengan Undang-undang, maka Ketua dan seluruh pengurus yang telah terbentuk untuk dapat menciptakan kondisi yang harmonis, kompak dan kondusif serta menjadi mitra Pemerintah Kota Depok.

Selanjutnya Trisno NKP selaku penasehat Bamus meminta kepada pengurus yang baru untuk tetap solid dan menjalin komunikasi dengan seluruh Ormas dan LSM yang sudah tergabung.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua Umum 11, Anton Arema meminta kepada semua pihak untuk semangat dan terus menjaga kekompakan dengan Ketua Umum dan kepengurusan Bamus yang baru saja di pilih. ”Tetep semangat, kita jaga kekompakan dan kebersamaan,” katanya.

(Dung)