Beranda blog

120 Anak Adu Kreativitas di Bionix Competition III, Robot dan Coding Disulap Jadi Petualangan Dunia Dinosaurus

0

BERIMBANG.com |Depok – Sebanyak 120 anak-anak dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) berkumpul untuk menunjukkan kebolehan merakit robot dan menyusun program dalam gelaran Bionix Robotic & Coding Competition III.

Mengusung tema unik “Journey to Jurassic World”, kompetisi ini digelar di Living World Kota Wisata Cibubur dengan memadukan antusiasme dunia dinosaurus dan edukasi sains-teknologi.

Kompetisi tahun ini tidak hanya menguji kecepatan, tetapi juga ketelitian dan logika berpikir anak.

Dengan total 121 pendaftaran di berbagai kategori, antusiasme tertinggi terlihat pada kategori Explorer (SD 1–3) yang mendominasi lebih dari separuh total pendaftar, disusul oleh kategori Creator (SD 4–6), Foundation (TK), Junior Coding (SD 1–3), serta Forklift Mission (SMP 7–9).

Inovasi dan Transparansi Penilaian
Bionix Competition III memperkenalkan sistem penilaian yang terukur dan transparan dengan formula Waktu Akhir = Waktu Dasar + Penalti.

Penalti diberikan sebesar 10 detik untuk setiap kelipatan 3 kesalahan perakitan (miss) serta 10 detik untuk setiap komponen yang tersisa.

Untuk menjamin keadilan, seluruh peserta mendapatkan kontainer berisi kit dan modul standar yang setara, mulai dari Tech Machines Set, Learn By Doing Machine, hingga EV3 Mindstorms.

Jalannya penilaian dipimpin oleh dewan juri profesional di bidang robotika berbasis STEAM dengan pengalaman 9 tahun, yaitu Syaripuddin Syoffan, S.Pd., dan Maulana Hisyam, S.Kom.

Penilaian dilakukan secara objektif melalui quality check hasil rakitan dan pencatatan waktu yang presisi. Selain itu, transparansi acara diperkuat dengan penayangan leaderboard sementara secara berkala di layar utama.

Wadah Kemandirian dan Apresiasi Prestasi

Ketua Pelaksana Bionix Competition III, Syaripuddin Syoffan mengatakan tema “Journey to Jurassic World” dipilih karena dinosaurus merupakan topik favorit anak yang efektif menjadi pintu masuk pembelajaran teknologi.

Pada kategori Junior Coding (Dino Coding Adventure), anak-anak diajak membuat animasi interaktif dengan karakter utama Bibot yang menjelaskan berbagai jenis dinosaurus.

“Melalui tantangan ini, kami ingin menanamkan nilai ketelitian, pemecahan masalah (problem solving), kemandirian tanpa bantuan orang tua di area lomba, serta sportivitas. Keberhasilan bukan hanya soal siapa yang tercepat, tetapi bagaimana anak berani mencoba dan belajar dari proses,” ujar Syaripuddin Syoffan.

Setiap peserta berhak membawa pulang benefit berupa Kit Robot Mini untuk terus bereksplorasi di rumah serta voucher belajar senilai Rp200.000. Lebih dari itu, para pemenang mendapatkan piala dan sertifikat resmi.

Hasil kompetisi ini nantinya akan dikurasi langsung oleh pihak Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) melalui portal SIM-T sebagai bentuk pengakuan dan rekam jejak prestasi siswa di bidang sains dan teknologi.

Tentang Bionix Competition
Bionix Competition merupakan wadah kompetisi tahunan yang berfokus pada pengembangan kreativitas, edukasi robotik, dan coding bagi anak-anak usia dini hingga remaja dengan semangat “Play & Learn Technology!”***

Camat Cigombong Sambangi Rumah Pak Amin, Bahas Pengajuan Rutilahu

0

Bogor – Camat Cigombong, R.E. Irwan Somantri, menyambangi kediaman Pak Amin di Kampung Lengis RT 03/RW 09, Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Minggu (1/11/2026). Dalam kunjungan tersebut, Irwan menyerahkan bantuan sembako sekaligus membahas kendala administrasi pengajuan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Kunjungan itu turut dihadiri Kepala Desa Ciadeg Wahyu Rahayu, Ketua RT 03 Reja, dan Ketua RW 09 Dedi. Rombongan juga melihat langsung kondisi rumah yang ditempati Pak Amin bersama keluarganya.

Selain memberikan bantuan sembako, Camat Cigombong memberikan arahan terkait persyaratan administrasi yang perlu dipenuhi untuk mengajukan bantuan Rutilahu.

Irwan menyarankan agar Pak Amin dan saudaranya mengurus dokumen keterangan kepemilikan tanah sebagai salah satu dokumen pendukung pengajuan bantuan.

” Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa warga mendapatkan perhatian dan pelayanan yang baik. Semoga bantuan sembako ini dapat sedikit membantu kebutuhan Pak Amin,” ujar Irwan.

Irwan juga menyampaikan bahwa biaya pembuatan akta tanah bagi Pak Amin dan saudaranya akan digratiskan. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban warga dalam melengkapi dokumen administrasi.

Pak Amin Akui Belum Terima Bantuan Rutilahu

Sementara itu, Pak Amin mengungkapkan bahwa dirinya memang belum pernah menerima bantuan khusus program Rutilahu. Namun, ia membantah jika disebut tidak pernah mendapatkan bantuan pemerintah.

Menurut Amin, selama ini dirinya masih menerima bantuan sosial berupa beras yang disalurkan setiap tiga bulan sekali.

“Kalau bantuan Rutilahu, saya memang belum menerima. Mungkin harus melalui mekanisme karena rumah masih satu atap, disekat-sekat dan dihuni tiga keluarga. Rumah ini belum 100 persen mutlak milik saya karena merupakan rumah dari orang tua, sedangkan orang tua masih ada,” kata Amin.

Ia menjelaskan, kondisi kepemilikan rumah yang masih berkaitan dengan orang tuanya menjadi salah satu kendala dalam proses pengajuan bantuan perbaikan rumah.

Amin juga menegaskan bahwa dirinya rutin menerima bantuan beras dari pemerintah setiap triwulan.

“Kalau ada yang bilang saya tidak pernah menerima bantuan, itu bohong. Kalau masalah bantuan dari pemerintah, saya selalu rutin menerima setiap triwulan. Yang memberikan kuponnya juga langsung dari Pak RT,” tegasnya.

Klarifikasi tersebut disampaikan Amin untuk membedakan bantuan sosial yang selama ini diterimanya dengan bantuan Rutilahu yang belum pernah diperoleh.

Pemdes Ciadeg Rencanakan Bantuan Material

Kepala Desa Ciadeg Wahyu Rahayu menyambut baik kunjungan Camat Cigombong ke rumah warganya. Menurutnya, perhatian terhadap warga yang membutuhkan perlu dilakukan melalui koordinasi antara pemerintah kecamatan, desa, hingga pengurus lingkungan.

“Kami dari Pemerintah Desa Ciadeg tentu sangat mengapresiasi perhatian Pak Camat kepada warga kami. Kunjungan ini menjadi bentuk kepedulian bersama agar masyarakat merasa diperhatikan dan tidak merasa sendiri dalam menghadapi berbagai kebutuhan hidup,” ujar Wahyu.

Wahyu juga menyampaikan rencana pemberian bantuan bahan material untuk membantu perbaikan rumah Pak Amin.

“Kami pun dalam waktu dekat akan memberikan bantuan bahan material, mungkin dari pribadi atau secara swadaya,” ungkapnya.

Rencana tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan perbaikan tempat tinggal Pak Amin bersama keluarganya.

Kunjungan Camat Cigombong tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi warga dalam mengakses program bantuan.

Terkait pengajuan Rutilahu, kelengkapan administrasi dan kejelasan status kepemilikan tanah menjadi hal yang perlu diperhatikan agar proses pengajuan dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pak Amin berharap adanya perhatian dan pendampingan pemerintah dapat membuka peluang bagi keluarganya untuk memperoleh bantuan perbaikan rumah.

Yosep Bonang

Wujud Kepedulian Lingkungan, TFJ Mayora Group Renovasi Mushola Warga Ciherangpondok

0

Bogor– PT Tirta Fresindo Jaya (TFJ) (Mayora Group), kembali menunjukan kepeduliannya terhadap fasilitas ibadah warga. Hal itu ditunjukan melalui implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR) renovasi mushola di Kampung Bojong Koneng, RT 05/02, Desa Ciherangpondok Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor.

Factory Manager TFJ Surya Kurnia Bhakti mengatakan, renovasi sarana ibadah merupakan bagian dari penerapan program CSR yang dilaksanakan secara berkala dan sesuai permintaan warga.

“Jika bangunan atau fasilitasnya lebih diperhatikan, maka jamaah pun akan merasa lebih nyaman saat beribadah. Dan bantuan ini diberikan sebagai wujud kepedulian kami terhadap fasilitas ibadah warga,” ujarnya, Sabtu (31/10/2026).

Surya menjelaskan, bantuan diberikan sesuai dengan permintaan dari pengurus mushola dan warga sekitar. Pihaknya juga menyatakan siap mengakomodir berbagai aspirasi warga yang berkaitan dengan perbaikan fasilitas di lingkungan warga.

“Kami hadir di tengah masyarakat tentunya dituntut agar selalu menjaga sinergitas dengan semua pihak. Karena itu wujud sinergitas serta komitmen kami untuk lingkungan kami implementasikan melalui berbagai rogram CSR,” tukasnya.

Sementara, Iwan Irawan, FM TFJ turut menambahkan, selain sarana ibadah, ada berbagai program CSR lainnya yang sudah lama berjalan. Bahkan pihaknya mengklaim, semua program tersebut manfaatnya sudah banyak dirasakan oleh warga sekitar.

Lanjut dia, beberapa program tersebut meliputi beberapa bidang, seperti di bidang sosial ada program bedah rumah warga, bidang kesehatan pengobatan gratis dan pengasapan atau fogging, dalam bidang pemberdayaan usaha masyarakat melalui penyerahan bantuan UMKM, serta sejumlah program lainnya yang sarat manfaat.

“Termasuk perhatian dalam bidang pelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman ribuan bibit pohon, hasil kerjasama kami dengan pihak TNGGP. Dan alhamdulillah semua program tersebut manfaatnya sudah bisa dirasakan oleh lingkungan sekitar,” imbuhnya.

Maria Ditriani, Koordinator Departemen Head IRGA Jabar & Banten berharap, setelah pengecatan dan renovasi mushola selesai dilakukan, warga atau jamaah mushola bisa lebih nyaman atau khusyu saat beribadah.

“Ya harapannya seperti itu, jamaah semakin nyaman beribadah, tempat ibadah makin bersih dan lebih terawat. Semoga warga pun bisa turut menjaga mushola ini,” tuturnya.
.
Terpisah, Tokoh Masyarakat (Tomas) Desa Ciherangpondok H. Saprudin Jepri yang juga turut hadir dalam kegiatan itu menyampaikan apresiasinya terhadap PT TFJ. Menurutnya, perhatian yang sudah ditunjukan perusahaan, merupakan bukti bahwa TFJ memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan sekitar.

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada TFJ yang selama ini sudah banyak menunjukan perhatiannya terhadap lingkungan kami melalui implementasi berbagai program CSR, termasuk perhatian terhadap fasilitas ibadah warga. Dan tentunya semua itu layak diapresiasi, semoga bantuan ini menjadi ladang ibadah serta senantiasa menuai keberkahan bagi kita semua,” pungkas mantan Kepala Desa Ciherangpondok sekaligus mantan Ketua Apdesi Kabupaten Bogor tersebut.(ZO)

Supian Suri Lepas 683 Atlet Depok ke Porprov Jabar 2026, Target Emas Jadi Tantangan!

0

DEPOK, BERIMBANGCOM – Wali Kota Depok Supian Suri melepas 683 atlet kontingen Kota Depok yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat (Jabar) 2026. Pelepasan dilakukan melalui apel pagi di Lapangan Depok Open Space, Jumat (23/10/2026).

Ratusan atlet tersebut akan berjuang pada 50 cabang olahraga (cabor) dan 72 subcabang olahraga (subcabor). Mereka didukung para pelatih, ofisial, serta pengurus cabang olahraga yang telah melakukan persiapan untuk menghadapi kompetisi olahraga tingkat provinsi tersebut.

Dalam kesempatan itu, Supian Suri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mempersiapkan kontingen Kota Depok. Ia berharap para atlet dapat menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mengharumkan nama daerah melalui prestasi olahraga.

“Atas nama Pemerintah Kota Depok, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para atlet, ofisial, pelatih, dan pengurus cabang olahraga yang telah menghadirkan orang-orang hebat untuk membawa nama baik Kota Depok,” ujar Supian Suri, dikutip dari berita.depok.go.id, Jumat (23/10/2026).

Atlet Diminta Fokus Berburu Medali

Supian juga berpesan agar para atlet berkonsentrasi menghadapi pertandingan dan tidak terbebani persoalan bonus. Menurutnya, Pemkot Depok telah berkomitmen memberikan apresiasi kepada atlet yang berhasil meraih medali.

“Buat mereka jangan memikirkan nanti dapat apa atau tidak. Yang penting dapatkan emasnya saja dulu. Urusan itu menjadi tanggung jawab kita,” katanya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa para atlet diminta memprioritaskan perjuangan di arena pertandingan, sementara persoalan apresiasi menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

Meski demikian, capaian kontingen Depok nantinya tidak hanya ditentukan oleh semangat bertanding, tetapi juga kesiapan atlet, strategi pelatih, serta kemampuan menghadapi persaingan dengan kontingen dari daerah lain di Jawa Barat.

Ajak Warga Berikan Dukungan

Selain memberikan motivasi kepada atlet, Supian Suri mengajak jajaran Pemkot Depok, pelajar, dan masyarakat untuk memberikan dukungan secara langsung kepada kontingen yang bertanding di sejumlah lokasi, yakni Depok, Bogor, dan Bekasi.

Dukungan tersebut diharapkan dapat menambah semangat para atlet dalam memperjuangkan prestasi dan membawa nama Kota Depok di ajang Porprov XV Jabar 2026.

Dengan mengirimkan 683 atlet pada 50 cabang olahraga dan 72 subcabang olahraga, kontingen Depok menghadapi tantangan untuk membuktikan hasil persiapan mereka melalui pencapaian di lapangan.

Kini, perhatian tertuju pada perjuangan para atlet dalam setiap pertandingan. Target meraih medali emas menjadi motivasi, sementara hasil kompetisi akan ditentukan oleh performa dan persaingan di arena Porprov XV Jawa Barat 2026.***

 

Aklamasi! Adie Rakasiwi Kembali Pimpin MT Balwan Depok, Restrukturisasi Jadi Agenda Utama

0

CILEMBER, BOGOR – Adie Rakasiwi kembali mendapat kepercayaan memimpin Majelis Taklim Balai Wartawan (MT Balwan) Kota Depok untuk periode 2026–2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Villa Haikal, Cilember, kawasan Puncak, Bogor, Sabtu (17/10/2026).

Keputusan tersebut diambil melalui musyawarah setelah anggota yang hadir menyatakan persetujuan agar Adie kembali menakhodai organisasi keagamaan yang menjadi wadah silaturahmi dan syiar Islam bagi kalangan wartawan di Kota Depok.

Namun, terpilihnya kembali Adie bukan sekadar melanjutkan kepemimpinan. Forum Rakor juga menyoroti sejumlah agenda penting, mulai dari pembenahan internal, restrukturisasi kepengurusan dan keanggotaan, hingga peningkatan kualitas kegiatan keagamaan serta kesejahteraan anggota.

Restrukturisasi Jadi Prioritas

Jalannya sidang dipimpin Ustadz Syahruddin El Fikri, didampingi Joko Warihnyo dan Nawawi. Selain membahas kepemimpinan, forum tersebut menjadi ruang evaluasi untuk menentukan arah dan strategi pengembangan MT Balwan Kota Depok selama lima tahun ke depan.

Salah satu keputusan penting dalam Rakor tersebut adalah memberikan waktu satu bulan kepada Adie bersama sekretaris dan bendahara untuk menyusun kembali struktur organisasi serta mempersiapkan program kerja yang lebih terarah.

Restrukturisasi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan partisipasi anggota, serta memastikan setiap program dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.

Dalam forum tersebut, sejumlah anggota juga menyampaikan berbagai masukan terkait masa depan organisasi. Pembahasan mencakup penguatan kegiatan keagamaan, peningkatan kebersamaan antaranggota, serta harapan agar organisasi turut memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan para jamaahnya.

Berbagai masukan tersebut menjadi bahan evaluasi bersama agar MT Balwan tidak hanya berfungsi sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga mampu menjalankan peran sosial dan keagamaan secara lebih luas.

Adie Siap Perkuat Kebersamaan

Usai kembali dipercaya memimpin organisasi, Adie Rakasiwi menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan para anggota.

Ia menegaskan komitmennya untuk membawa MT Balwan Kota Depok menjadi organisasi yang lebih tertata, solid, dan aktif dalam kegiatan keagamaan maupun sosial kemasyarakatan.

“Terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang kembali diberikan kepada saya untuk menakhodai MT Balai Wartawan Kota Depok. Ke depan, saya berharap mari kita bersama-sama menjaga marwah rumah besar kita bersama dalam melakukan syiar kebaikan, agar menjadi lebih baik, semakin solid, serta mampu memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Depok dan berbagai pihak lainnya,” ujar Adie.

Menurutnya, kekompakan dan keterlibatan seluruh anggota menjadi faktor penting dalam menjalankan amanah kepemimpinan. Karena itu, pembenahan organisasi diharapkan dapat berjalan melalui kerja sama dan semangat kebersamaan.

Tantangan Lima Tahun ke Depan

Terpilihnya kembali Adie secara aklamasi menjadi momentum bagi MT Balwan Kota Depok untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menyusun arah program yang lebih jelas.

Restrukturisasi kepengurusan dan penyusunan program kerja menjadi pekerjaan awal yang perlu dituntaskan. Selanjutnya, implementasi program dan keterlibatan anggota akan menjadi bagian penting dalam menentukan keberhasilan organisasi selama periode 2026–2031.

Dengan amanah baru tersebut, MT Balwan Kota Depok diharapkan semakin berperan dalam memperkuat syiar Islam, menjaga persaudaraan di kalangan wartawan, serta memperluas kontribusi sosial bagi masyarakat.

Pada akhirnya, keberhasilan kepemimpinan lima tahun ke depan tidak hanya ditentukan oleh terpilihnya seorang ketua, tetapi juga oleh kemampuan seluruh pengurus dan anggota menerjemahkan amanah menjadi kerja nyata yang berkelanjutan demi menebar kebaikan dan meraih rida Allah SWT. (**)

 

Harmoni Angklung PWI Depok Sukses, Kenanga Tangsel Rebut Juara I, Festival Nusantara Dibidik 2027

0

DEPOK, BERIMBANGCOM – Kompetisi Harmoni Angklung PWI Depok 2026 berlangsung meriah dan sukses menyedot perhatian masyarakat. Sanggar Kenanga dari Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil keluar sebagai juara pertama dalam ajang yang mempertemukan 14 sanggar angklung se-Jabodetabek tersebut.

Kegiatan yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Depok berkolaborasi dengan Sanggar Suluk Nusantara itu berlangsung di Mal Depok Town Square (Detos), Minggu (11/10/2026), mulai pukul 10.00 hingga 17.00 WIB.

Sebanyak 370 peserta perempuan dari 14 sanggar mengikuti kompetisi yang mengusung semangat pelestarian seni dan budaya tradisional Indonesia.

Posisi juara kedua diraih Sanggar Angklung Simfoni Gladiol RW 24 Abadijaya, Sukmajaya, Kota Depok. Sementara juara ketiga ditempati Sanggar Angklung Happy Rivaria dari Sawangan, Kota Depok.

Adapun 14 sanggar yang berpartisipasi yakni Paguyuban Angklung Semanggi, Suluk Nusantara, Srikandi, Simfoni Gladio, Puspasri, Harmoni Senja, Sanggar Budaya Matahari, Kenanga, Hermosa Angklung & Choir, Aisyiyah Cabang Sawangan, Selasih, Happy Rivaria, Gersumas, dan Alumni Bank Mandiri Depok.

Sejumlah tokoh turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah, Sekretaris Dewan Pertimbangan Presiden RI Muhammad Qodari bersama istrinya, Halimah, serta Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir.

Hadir pula Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Depok Manto dan Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok, Dody Setiawan.

Ketua PWI Kota Depok Rusdy Nurdiansyah mengatakan, Harmoni Angklung merupakan langkah awal untuk memperluas gerakan pelestarian seni budaya angklung di tengah masyarakat.

Menurutnya, PWI Kota Depok berencana meningkatkan skala kegiatan dengan menggelar Festival Angklung Nusantara pada 2027.

“Harmoni Angklung ini menjadi awal gema pelestarian seni budaya angklung. Insya Allah PWI Kota Depok akan menggelar ajang yang lebih besar lagi pada 2027, yakni Festival Angklung Nusantara. Ini salah satu kebermanfaatan kehadiran PWI Kota Depok di masyarakat,” ujar Rusdy.

Wakil Wali Kota Dorong Jadi Agenda Tahunan

Dukungan terhadap keberlanjutan kegiatan juga disampaikan Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah. Ia meminta Disporyata Kota Depok mempertimbangkan Harmoni Angklung sebagai agenda rutin, sekaligus membuka peluang keterlibatan kalangan pelajar.

“Saya meminta Disporyata Kota Depok untuk menjadikan agenda tetap pelaksanaan Harmoni Angklung. Kalau bisa ada kategori untuk kalangan pelajar. Pemkot Depok sangat mengapresiasi PWI Kota Depok yang peduli dengan seni budaya, tentunya Harmoni Angklung 2026 yang berlangsung sukses,” kata Chandra.

Menurutnya, keterlibatan berbagai sanggar dalam kompetisi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan seni tradisional agar tetap diminati masyarakat, termasuk generasi muda.

Doorprize Semarakkan Acara

Selain kompetisi, suasana kegiatan semakin semarak dengan pembagian beragam hadiah atau doorprize bagi peserta. Ratusan peserta berbaur bersama para wartawan PWI Kota Depok sambil menantikan pengundian hadiah.

Sejumlah hadiah yang dibagikan antara lain kulkas dari anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Pradi Supriatna, mesin cuci Toshiba dari Ketua Komisi B DPRD Kota Depok H. Hamzah, serta tujuh item hadiah dari Wakil Ketua DPRD Kota Depok Yeti Wulandari.

Hadiah lainnya berupa kipas angin dari anggota DPRD Kota Depok Hj. Ela Dahlia dan Ketua BKD DPRD Kota Depok Qonita Lutfiyah, serta kompor gas dari Ketua Basis 24, Kasno.

Panitia juga membagikan puluhan voucher dari Toko Daging Nusantara, voucher makan dari The Margo Hotel, serta voucher menginap dari Hotel Savero Depok dan Hotel Santika Depok.

Kesuksesan Harmoni Angklung PWI Depok 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara insan pers, pemerintah daerah, komunitas seni, dan masyarakat dalam menjaga warisan budaya bangsa.

Rencana penyelenggaraan Festival Angklung Nusantara pada 2027 pun menjadi langkah lanjutan yang diharapkan dapat memperluas jangkauan pelestarian angklung sekaligus memberikan ruang lebih besar bagi para pelaku seni, termasuk generasi muda. (***)

Dana RW Rp300 Juta di Depok Bikin Gebrakan! Mobil Siaga Suzuki XL7 Pertama Hadir

0

DEPOK, BERIMBANGCOM – Pemanfaatan dana RW sebesar Rp300 juta di Kota Depok mulai menghadirkan terobosan bagi pelayanan masyarakat. Salah satunya melalui pengadaan mobil siaga jenis Suzuki XL7 yang diklaim menjadi yang pertama digunakan di lingkungan RW di Kota Depok.

Berbeda dari mobil siaga yang umumnya menggunakan jenis Suzuki APV atau Daihatsu Luxio, kendaraan Suzuki XL7 ini disiapkan untuk menunjang berbagai kebutuhan sosial kemasyarakatan, mulai dari membantu warga yang sakit, mengantar ibu hamil, hingga mendukung pelayanan masyarakat..

Pengadaan mobil siaga tersebut diajukan oleh sejumlah RW di Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Kota Depok, di antaranya RW 01, RW 04, dan RW 09.

Ketua RW 01, Rakiman Jaya, mengatakan pengadaan mobil siaga jenis Suzuki XL7 tersebut diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada warga, khususnya masyarakat yang membutuhkan bantuan dalam kondisi darurat maupun keperluan sosial lainnya.

“Pengadaan mobil siaga dengan merek Suzuki XL7 ini baru pertama kali di Kota Depok. Mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi warga yang membutuhkan, karena mobil siaga memiliki banyak sekali manfaat,” ujar Rakiman di Kecamatan Tapos, Jumat (9/10/2026).

Menurutnya, mobil siaga tidak sekadar menjadi sarana transportasi, tetapi juga fasilitas pendukung pelayanan sosial yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

Untuk menunjang fungsinya, mobil siaga tersebut dilengkapi sejumlah perlengkapan pendukung, di antaranya tandu, tabung oksigen, kursi roda, kotak pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), alat pemadam api ringan (APAR), hand sanitizer, serta satu kotak masker kesehatan.

“Manfaat atau perlengkapan yang ada di mobil siaga RW ini meliputi tandu, tabung oksigen, kursi roda, P3K, APAR, hand sanitizer, satu kotak masker kesehatan, dan perlengkapan lainnya,” jelasnya.

Rakiman juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Depok atas program dana RW sebesar Rp300 juta yang dinilai dapat mendukung peningkatan pelayanan dan kegiatan sosial di lingkungan masyarakat.

Ia berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal, terutama untuk membantu warga yang membutuhkan pertolongan, sehingga keberadaan mobil siaga benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan adanya mobil siaga ini, pelayanan di tingkat RW diharapkan semakin responsif terhadap kebutuhan warga. Pengelolaan dan pemanfaatannya pun menjadi hal penting agar fasilitas yang bersumber dari dana RW tersebut dapat digunakan secara tepat sasaran dan berkelanjutan.

Iik

Petugas Rutan Depok Diduga Bantu Pesta Narkoba Warga Binaan, Kemenimipas Siapkan Sanksi

0

DEPOK — Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mengungkap adanya dugaan keterlibatan petugas Rutan Kelas I Depok, Jawa Barat, dalam pesta narkoba yang diduga dilakukan sejumlah warga binaan.

Inspektur Jenderal Kementerian Imipas, Komjen Pol Rudi Setiawan, mengatakan terdapat pegawai yang diduga membantu menyediakan narkoba maupun peralatan yang digunakan dalam pesta tersebut.

“Kami sudah diskusikan bahwa ada pegawai kami yang turut membantu menyediakan narkoba dan menyediakan alat-alat yang digunakan untuk berpesta,” kata Rudi di Jakarta, Senin (5/10/2026).

Rudi menegaskan, pihaknya akan melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut. Petugas maupun warga binaan yang terbukti terlibat akan dikenai sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Kasus ini mencuat setelah beredar sebuah video di media sosial yang diduga memperlihatkan aktivitas pesta narkoba di dalam Rutan Kelas I Depok.

Dalam video tersebut, tampak sejumlah pria berada di dalam sebuah ruangan. Salah seorang di antaranya terlihat memegang benda yang diduga merupakan alat isap sabu atau bong.

Menyusul beredarnya video tersebut, jajaran Rutan Kelas I Depok melakukan penelusuran dan pendalaman secara internal untuk memastikan fakta serta pihak-pihak yang diduga terlibat.

Kementerian Imipas belum menyampaikan secara rinci identitas petugas maupun warga binaan yang diduga terlibat. Proses pemeriksaan dan pendalaman masih dilakukan untuk memastikan rangkaian kejadian tersebut.

Kemenimipas menegaskan akan mengambil tindakan terhadap setiap pihak yang terbukti melanggar aturan, termasuk apabila terdapat keterlibatan petugas dalam membantu masuknya narkoba maupun fasilitas pendukung ke dalam rutan.***

Kalapas Cibinong Diberhentikan sebagai ASN, 16 Pejabat Lain Ikut Dijatuhi Sanksi

0

BOGOR — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, diberhentikan sebagai aparatur sipil negara (ASN) setelah sebelumnya dinonaktifkan terkait temuan fasilitas mewah di lingkungan Lapas Cibinong.

Sanksi tersebut menjadi bagian dari penindakan terhadap sejumlah pejabat di lingkungan pemasyarakatan menyusul hasil pemeriksaan atas temuan Ombudsman Republik Indonesia.

Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Komjen Pol Rudi Setiawan, menyebut terdapat 17 pejabat yang dijatuhi sanksi disiplin.

Dari jumlah tersebut, satu pejabat diberhentikan sebagai ASN, lima orang dikenai hukuman disiplin berat, sementara 11 pejabat lainnya mendapatkan hukuman disiplin sedang.

Sebelumnya, Kemenimipas telah menonaktifkan lima pejabat struktural Lapas Cibinong untuk kepentingan pemeriksaan. Langkah tersebut dilakukan setelah adanya temuan Ombudsman RI terkait kondisi dan fasilitas di lingkungan lapas.

Pemberian sanksi ini menunjukkan adanya tindak lanjut Kemenimipas terhadap hasil pemeriksaan serta upaya penegakan disiplin terhadap aparatur di lingkungan pemasyarakatan.

Namun, rincian mengenai bentuk pelanggaran masing-masing pejabat serta dasar spesifik pemberian setiap tingkatan sanksi perlu merujuk pada hasil pemeriksaan dan keputusan disiplin yang ditetapkan Kemenimipas.

Kemenimipas sebelumnya menonaktifkan sejumlah pejabat Lapas Cibinong agar proses pemeriksaan dapat berjalan dan fakta terkait temuan tersebut dapat ditelusuri secara internal.

Iik

Puncak HSN 2026 Depok Bakal Meriah, Gus Kautsar Disiapkan Hadir Sapa Warga NU

0

DEPOK — Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kota Depok bakal berlangsung semarak. Puncak rangkaian kegiatan yang digelar PCNU Kota Depok pada November mendatang akan menghadirkan KH Muhammad Al Kautsar atau yang akrab disapa Gus Kautsar dari Kediri.

Ketua Panitia HSN 2026 PCNU Kota Depok, Hakim Muzayyan, mengatakan kehadiran Gus Kautsar menjadi bagian dari upaya panitia menghadirkan peringatan HSN yang tidak hanya meriah, tetapi juga memberikan pesan keilmuan dan kepesantrenan.

“Tahun lalu hadir Gus Iqdam. Tahun ini, insyaAllah akan hadir KH Muhammad Al Kautsar dari Kediri. Mudah-mudahan kehadiran beliau bisa menjadi momentum bagi warga NU, khususnya para santri dan generasi muda, untuk semakin mencintai ilmu dan tradisi pesantren,” ujar Hakim.

Sekretaris PCNU Kota Depok itu menjelaskan, puncak HSN 2026 merupakan hasil kolaborasi sejumlah pihak, di antaranya Pemerintah Kota Depok, Kementerian Agama Kota Depok, Forum Pondok Pesantren (FPP), serta PCNU Kota Depok.

Menurut Hakim, semangat HSN tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial. Karena itu, seluruh elemen NU di Kota Depok diharapkan turut berpartisipasi dalam berbagai agenda yang telah disiapkan sejak awal Oktober.

“Kami ingin HSN bukan hanya menjadi acara seremonial. Semangat Hari Santri harus terasa di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan yang melibatkan lembaga dan badan otonom NU,” katanya.

Rangkaian HSN 2026 PCNU Kota Depok telah dimulai pada 1 Oktober 2026 melalui Istighotsah PC Muslimat NU serta Sholawat dan Burdah PC Ansor NU.

Sejumlah kegiatan lainnya juga telah disiapkan, mulai dari Pagar Nusa Championship III, Istighotsah Akbar Jatman dan JQH NU, upacara HSN, kegiatan sosial, pelatihan dakwah digital, hingga Musabaqah Hifzul Qur’an, MTQ dan kaligrafi.

LTN NU Gelar Lomba Video Kreatif

Semarak HSN 2026 juga diisi Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) Kota Depok melalui Lomba Video Kreatif bertema HSN 2026.

Ketua LTN NU Kota Depok, Handy Fernandy, mengatakan lomba tersebut menjadi wadah bagi santri, siswa, dan masyarakat untuk mengekspresikan semangat Hari Santri melalui karya kreatif di ruang digital.

“LTN NU Kota Depok ingin mengajak para santri, siswa, dan masyarakat untuk ikut memeriahkan HSN melalui karya video kreatif. Ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan pesan dan nilai-nilai kepesantrenan dengan cara yang kreatif dan dekat dengan dunia mereka,” kata Handy.

Lomba video kreatif dijadwalkan berlangsung pada 10 hingga 31 Oktober 2026 dan terbuka bagi peserta dari wilayah Jabodetabek.

Handy berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai ajang kompetisi, tetapi turut mendorong munculnya konten-konten positif yang memperkenalkan nilai-nilai pesantren dan ke-NU-an kepada masyarakat luas.

“Semoga melalui lomba ini semakin banyak konten positif tentang santri, pesantren, dan nilai-nilai ke-NU-an yang hadir di ruang digital,” ujarnya.

Dengan hadirnya Gus Kautsar pada puncak HSN, rangkaian peringatan Hari Santri 2026 di Kota Depok diharapkan menjadi momentum memperkuat silaturahmi, semangat keilmuan, serta kebersamaan warga NU dan masyarakat.***