Penulis: Admin Berimbang

Nasional

Menhub Larang Angkutan Berbasis Online

a5b1a6d27db8f850d66f4016be069721f

BERIMBANG.COM, Jakarta – Kementerian Perhubungan melarang ojek maupun taksi yang berbasis daring (online) beroperasi. Layanan itu dinilai tidak memenuhi ketentuan sebagai angkutan umum.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Djoko Sasono dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (17/12) mengatakan pelarangan beroperasi tersebut tertuang dalam Surat Pemberitahuan Nomor UM.3012/1/21/Phb/2015 yang ditandatangani oleh Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, tertanggal 9 November 2015.

“Sehubungan dengan maraknya kendaraan bermotor bukan angkutan umum dengan menggunakan aplikasi internet untuk mengangkut orang dan/atau barang, perlu diambil langkah bahwa pengoperasiannya dilarang,” katanya.

Djoko mengatakan surat tersebut juga ditujukan untuk Korps Lalu Lintas Polri, para Kapolda dan Gubernur di seluruh Indonesia.

Dia menjelaskan pengoperasian ojek dan uber taksi tidak memenuhi ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2014 Tentang Angkutan Jalan.

“Ketentuan angkutan umum adalah harus minimal beroda tiga, berbadan hukum dan memiliki izin penyelenggaraan angkutan umum,” katanya.

Djoko mengaku pihaknya tidak masalah dengan bisnis “start-up” (pemula) namun menjadi bermasalah apabila menggunakan angkutan pribadi untuk angkutan umum yang tidak berizin dan tidak memenuhi ketentuan hukum.

“Apapun namanya, pengoperasian sejenis, Go-Jek, Go-Box, Grab Bike, Grab Car, Blue Jek, Lady-Jek, dilarang,” katanya.

Kementerian Perhubungan melarang ojek berbasis online seperti Go-Jek Cs untuk beroperasi. Hal tersebut dinilai tidak memenuhi ketentuan operasional sebagai angkutan umum.

Epin, seorang pengemudi Grab Bike mengeluhkan keputusan tersebut. Menurutnya, keputusan itu akan berdampak pada sulitnya para pengemudi ojek online cs memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Ya kalau bisa jangan lah, itu pekerjanya udah ribuan. Nanti gimana kita bisa makan,” kata Epin di Pondok Bambu Jakarta Timur, Jumat (18/12/2015).

Ia menambahkan, sebelum ada tindakan dari aparatur maka dirinya akan tetap beroperasi. Pasalnya, hanya ini yang menjadi mata pencaharian bagi keluarganya.

“Ya mau gimana lagi, kita mah tetep narik aja. Kalau keputusan itu keluar apa menteri mau tanggung jawab sama makan kita?,” pungkasnya.

Okezone

Depok

Gedung Serba guna Kelurahan Kemirimuka Hampir Rampung

Lurah Kemirimuka, Ramdani.       (Foto : Rahmat Budianto )
Lurah Kemirimuka, Ramdani. (Foto : Rahmat Budianto )

BERIMBANG.COM, Depok – Pembangunan gedung Serba Guna Kelurahan Kemirimuka hampir rampung, Hasil pantauan wartawan berimbang.com di lokasi terlihat pengerjaan fisik sudah mencapai 100%.

Lurah Kemirimuka, Ramdani mengatakan, jika tidak ada halangan di perkirakan sekitar 2 minggu lagi selesai, gedung serba guna ini nantinya akan di peruntukan untuk Ruangan PKK,LPM dan  kesekretariatan LKM.

Lanjut Ramdani, kegiatan pembangunan ini bersumber dari APBD tahun 2015 dengan nilai Rp180 juta. Lurah berharap dengan adanya gedung baru serba guna ini, pelayanan kepada masyarakat lebih maksimal lagi nantinya,

” Dengan adanya gedung yang baru dapat meningkatkan pelayanan, termasuk segala kegiatan bisa dipergunakan, karena selama ini, kegiatan kita lakukan dengan  meminjam gedung dari Putra bangsa dan gedung lainnya yg ada di sekitar. Setelah gedung ini jadi, kami persilahkan kepada karang taruna dan generasi muda untuk mempergunakan gedung ini sebaik baiknya,” tutur Ramdani kepada berimbang.com di ruang kerjanya belum lama ini.

” Walaupun sebelumnya gedung belum rampung tetapi di setiap kegiatan OPD masih dibilang layak dipergunakan seperti contoh dengan adanya setiap rapat kegiatan Pilkada baru-baru ini,” terangnya.

Sementara itu viktor Pelaksana Pembangunan gedung kelurahan di lokasi mengatakan, sebenarnya SPK turun tanggal 28 Nopember 2015 karena berkaitan dengan pilkada harus ditunda dan baru bisa di laksanakan sekarang.

“Kita hanya melaksanakan pengerjaan proyek ini dengan sebaik baiknya, kalau tidak ada hambatan akhir Desember selesai,” Ujar Viktor.(Rahmat budianto)

BogorJabodetabek

Truk Pengangkut BBM Meledak, Sopir Dan kernet Hangus Terbakar

IMG-20151216-WA0001

BERIMBANG.COM,  Bogor – Evakuasi jasad sopir dan kernet truk pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terbakar hebat di kawasan Cigudeg, Bogor, Jawa Barat, Rabu, (16/12/2015) siang tadi, berlangsung dramatis. Jasad kedua korban ditemukan warga dalam keadaan mengenaskan, diantara puing kendaraan yang terbakar.

Kecelakaan maut yang terjadi di tikungan Kampung Cilame RT 02/RW 12 Desa Bunar, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor ini berawal saat Truk PT Pertamina pengangkut ribuan liter bahan bakar jenis premium yang diduga mengalami rem blong dan kehilangan kendali hingga terperosok ke dalam jurang, dan akhirnya terbakar.

Kapolsek Cigudeg Kompol M. Imam S kepada sejumlah awak media mengatakan,  sekitar pukul 9.00 waktu setempat, truk naas bermuatan bahan bakar premium sebanyak 24.000 liter melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Bogor menuju Jasinga. Ditikungan maut ini sang sopir tidak dapat mengendalikan kemudinya, hingga truk terbalik dan masuk jurang, meledak dan terbakar hebat.

“Sopir dan kernet tidak dapat diselamatkan karena saat truk terbakar keduanya terhimpit diantara bodi Truk yang ringsek”, kata Kapolsek Cigudeg, di lokasi kejadian.

Kapolsek menambahkan, api baru bisa dipadamkan setelah empat unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor, diterjunkan ke lokasi.  Sopir dan kernet dievakuasi warga dibantu petugas pemadam kebakaran serta aparat kepolisian.

“Untuk sementara, identitas kedua korban dalam kecelakaan ini belum Diketahui”, Pungkas Imam. (na/rad/yos)

DepokJabodetabek

Ratusan PKL Pasar Cibinong Ditertibkan

Penertiban PKL di pasar cibinong.   (Foto : Raden)
Penertiban PKL di pasar cibinong. (Foto : Raden)

BERIMBANG.COM, Bogor, – Ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) disepanjang jalan di kawasan Pasar Cibinong, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (15/12/15) siang tadi ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor. Dalam kegiatan ini, aparat Penegak Peraturan Daerah (Gakperda) juga membongkar Pos pantau miliknya yang selama ini disalah gunakan oleh para PKL.

Kepala Bidang Pengendalian Operasi (Kabid Dalop) Satpol PP Kabupaten Bogor, Asnan mengatakan, bahwa penertiban yang dilakukan jajarannya berdasarkan Peraturan Daerah (Perda).

“Penertiban ini dilakukan berdasarkan peraturan daerah nomor empat tahun dua ribu lima belas tentang ketertiban umun,” ujar Kasi Dalop kepada sejumlah awak media di lokasi penertiban.

Lebih lanjut, Asnan mengatakan, pada hari ini jajarannya menertibkan sekitar lima ratus PKL yang biasa berjualan di sepanjang Jalan Raya Jakarta – Bogor, dan akan dilanjutkan esok hari. Pada penertiban kali ini, sejumlah pedagang sudah membongkar bangunannya sendiri. Sementara yang masih bertahan terpaksa ditertibkan secara paksa.

“Kami akan terus melakukan penertiban agar kawasan Cibinong yang masuk sebagai zona satu harus tetap steril,” pungkas Asnan. (Raden/Nana)

Jelajah Desa

Jalan Desa Cibalung Rusak Berat, Pemkab Bogor Tutup Mata

IMG_20151215_123848

BERIMBANG.COM, Bogor – Pemerintah Desa Cibalung di Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat nyaris putus asa memperjuangkan aspirasi masyarakatnya terkait akses jalan di wilayahnya yang saat ini kondisinya sudah rusak berat, pasalnya permohonan peningkatan jalan yang diajukan ke Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor selama beberapa tahun terakhir hingga kini masih juga belum terealisasi.

Saat ditemui berimbang.com di ruang kerjanya, Sekretaris Desa (Sekdes) Cibalung Saeful Rahman mengatakan, bahwa Pemdes Cibalung sudah mengajukan permohonan perbaikan jalan ke Pemda Kabupaten Bogor sejak tahun 2011 lalu dan diajukan kembali pada tahun tahun berikutnya melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang).

Bahkan, pada tahun 2014, petugas dari UPT Bina Marga wilayah Ciomas sudah melakukan peninjauan ke lokasi namun Pemda Kabupaten Bogor hingga kini belum juga merealisasikan permohonan peningkatan jalan di wilayahnya. Padahal, pada tahun 2014 lalu, petugas dari dinas terkait sudah melakukan peninjauan ke lokasi.

“Tahun 2014 lalu kepala UPT Bina Marga mengatakan bahwa jalan di wilayah kami sudah masuk dalam listing, tinggal menunggu waktu pelaksanaan pekerjaannya, tapi sampai sekarang belum juga ada pelaksanaannya”, imbuh Saiful.

Lebih lanjut, Saeful menjelaskan, pada tahun 2008, jalan dengan panjang sekitar 4 kilo meter dengan lebar 3 meter itu dibangun oleh TNI dari Komando Resort Militer (Korem) Provinsi Jawa Barat melalui Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD).

“Yang makin bikin kami bingung, saat TMMD jalan ini masuk dalam kategori jalan kabupaten, tapi belakangan ini ketika kami mempertanyakan permohonan, pemda malah menyatakan bahwa jalan ini masuk kategori jalan desa. Kalo kami harus membiayai perbaikan jalan ini, dana yang mana yang harus kami alokasikan, karena nilai pekerjaannya sangat fantastis sekitar satu milyar lebih”, tambah Saeful.

Sebagai tambahan informasi, jalan di Desa Cibalung ini dimanfaatkan oleh warga di empat wilayah Rukun Warga (Rw), yakni meliputi Kampung Cibalung, Cipaok, Jonggol, Muara Cideung, Pakaladen, Lengo, Kerenceng, Pangerasan dan Kampung Ciomas.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala UPT Bina Marga Wilayah Ciomas belum bisa dimintai keterangan, saat berimbang.com mendatangi kantornya di Kawasan Ciomas, diketahui Kepala UPT tersebut sedang tidak berada ditempat dan dihubungi melalui pesawat telepon genggamnya, sedang tidak aktif. (Raden/Nana)

Nasional

Pimpinan KPK Belum Terpilih, Semua Kasus Bakal lepas Demi Hukum

Busro Mukoddas

BERIMBANG.COM, Jakarta – Bekas Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas mengingatkan Komisi III DPR RI agar segera memilih lima dari sepuluh calon yang ikut seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (capim KPK).

Busyro menegaskan pentingnya ada pimpinan baru di lembaga antirasuah sebelum 16 Desember nanti. Jika pada hari tersebut pimpinan baru belum disumpah, maka ada kekosongan kewenangan. Akibatnya, semua tersangka yang kasusnya sedang ditangani KPK bisa lepas demi hukum.

“Misal ada perpanjangan masa tahanan, harus tanda tangan pimpinan. Tidak ada pimpinan, ya lepas demi hukum,” kata Busyro, saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (15/12/2015).

Lebih lanjut, Busyro geram dengan kerja Komisi III DPR RI yang dianggap mengulur-ulur waktu dalam seleksi calon pimpinan KPK. Padahal, kata dia, Presiden Joko Widodo sudah jauh hari menyerahkan delapan nama ditambah dua nama yang sudah diseleksi sebelumnya kepada Komisi III.

“DPR melakukan langkah yang lambat sejak awal. Jokowi kan sudah serahkan, mengapa prosesnya diperlambat? Mestinya sekarang sudah selesai, tapi kenapa seperti ini?” tandas salah satu dari 10 calon pimpinan KPK yang kini namanya sedang diseleksi Komisi III DPR itu.(*)

BogorJabodetabek

Makam Gerombolan Pemberontak Di Tanjakan Sebelas Caringin Direlokasi

IMG_20151214_161441

BERIMBANG.COM, Bogor – Sejumlah tulang – belulang kerangka manusia ditemukan warga dan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Caringin Kabupaten Bogor, saat melakukan pembongkaran makam tua di Tanjakan Sebelas, kampung Caringin rt 1 rw 2, Desa Caringin, Senin (14/12/15) siang tadi. Menurut warga, kerangka  manusia itu merupakan jasad dari para pemberontak yang tewas dalam pertempuran melawan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Makam tua yang lokasinya berada persis di pinggir jalan alternatif Caringin – Bogor itu dibongkar karena terkena jalur proyek pembangunan jalan Tol Bogor – Ciawi – Sukabumi (Bocimi).

Pantauan berimbang.com, disaksikan oleh Muspika Caringin, Kepala Desa, Pemuka Agama, serta masyarakat, sekitar pukul 10.00 waktu setempat, operator alat berat milik Sub Kontraktor proyek jalan Tol mulai membongkar lahan pemakaman yang sudah nyaris tidak kelihatan seperti pemakaman ini.

Saat alat berat membongkar tanah, dikedalaman yang relatif dangkal, ditemukan sejumlah kerangka manusia diantara bongkahan material tanah yang padat.

Haji Ahmad Yani (73) warga setempat mengaku menyaksikan saat  anggota TNI dan pejuang yang pada saat itu dikenal dengan Barisan Rakyat (BR) memakamkan ke sebelas jenazah pemberontak yang tergabung dalam kelompok Darul Islam – Tentara Islam Indonesia (DI TII) pada masa itu.

Haji Ahmad Yani menceritakan, jenazah para pemberontak dimakamkan secara massal ke dalam dua buah lubang besar. Para pemberontak itu tewas saat baku tembak dalam pertempuran di Gunung Pangrango, tepatnya di bukit Nanggeleng, Desa Cimande Jaya, Caringin, Jawa Barat, sekitar tahun 1957 silam.

“Waktu itu gerombolan Darul Islam yang dikubur disini sebelas orang. Tapi dua mayat dipindahkan sama keluarganya ke daerah cimande. Sisanya yang sembilan orang masih terkubur disini karena gak jelas asalnya, katanya sih mereka orang garut”, tutur Ahmad kepada berimbang.com di lokasi penggalian makam.

Sementara itu, Kepala Desa Caringin, Fahrudin mengatakan, bahwa tidak ada data akuarat yang dimiliki Pemerintah Desa tentang siapa yang dikuburkan dalam makam tua tersebut. Namun, berdasarkan keterangan para pelaku sejarah di wilayahnya, makam tersebut merupakan kuburan masal dari anggota gerombolan pemberontak yang jumlahnya sebelas orang, sehingga nama tempat tersebut dikenal warga sebagai tanjakan sebelas.

Sejak rencana pembangunan jalan Tol Bocimi disosialisasikan, lanjut kades, pihaknya langsung melaporkan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor dalam hal ini melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) tentang keberadaan makam tersebut. Kades menambahkan, setelah disempurnakan, kerangka – kerangka manusia itu akan dimakamkan kembali.

“Siapapun dan apapun latar belakang di masa lalunya, kerangka yang ditemukan ini berasal dari manusia seperti kita. Setelah semua kerangka kami temukan, kami akan sempurnakan sesuai haknya sebagai manusia dan akan kami makamkan kembali di lahan pemakaman milik desa cimande hilir”, Pungkas Kades Caringin. (Raden/Nana)

Nasional

Setya Novanto Lengser, Jokowi Harus Dimakzulkan

jokowi-ondel-ondel

BERIMBANG.COM, Jakarta – Direktur Indonesian Resources Studies (IRESS), Marwan Batubara mengatakan, bila Ketua DPR Setya Novanto sampai lengser terkait kasus dugaan ‘Papa Minta Saham’, maka Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus dimakzulkan.

Sebab, secara tidak langsung Jokowi juga melanggar konstitusi karena tidak mencabut PP nomor 1 Tahun 2014 yang merupakan produk pemerintahan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Padahal PP nomor 1 Tahun 2014 berbunyi setiap perusahan konsentrat dikenakan kewajiban bayar bea keluar dan pembatasan volume.

“Kalo Jokowi mau nasionalisasi ya sudah cabut PP nomor 1 Tahun 2014. Karena memang selama ini Freeport tidak melanggar UU, lantaran ada PP nomor 1 Tahun 2014,” kata Marwan dalam diskusi bertajuk ‘Keniscayaan Nasionalisasi Dibalik Sengkarut Freeport’ di Warung Komando, Tebet, Jakarta, Minggu (13/12/2015).

Sementara itu, Marwan mengungkapkan kalau polemik seperti ini sangat rawan dijadikan untuk barter kasus bila ternyata Setya Novanto sampai lengser. Maka itu, sudah sepatutnya kedua pihak harus turun ketimbang menutupi kasus.

“Jangan sampai masalah ini jadi bertukar kasus. Tapi faktanya ada masalah objektif di Sudirman Said yang penanggungjawabnya yakni Jokowi dalam perpanjangan kontrak Freeport,” tuturnya.

Teropong Senayan

Depok

Ford & Toyota Balapan Bikin Mobil Tanpa Sopir Seperti Google

Mobil lexus

BERIMBANG.COM, Jakarta – Sejumlah produsen mobil dunia pada pameran otomotif dunia di Frankfurt dan Tokyo berlomba adu teknologi untuk menciptakan mobil otonom atau swakemudi yang akan menjadi kendaraan masa depan.

Pada Frankfurt Auto Show,  Ford Motor Co meluncurkan fitur yang memungkinkan pengemudi mengatur kendaraan untuk melaju pada batas kecepatan tertentu, dengan bantuan kamera dan perangkat lunak yang mampu bereaksi terhadap tanda dan marka jalan untuk mempercepat atau memperlambat laju kendaraan.

Fitur tersebut tersedia pada model Ford di Eropa. Namun, ironisnya, tidak ada di Amerika Serikat, negara asal Ford, karena rambu-rambu jalan di Amerika banyak yang berbeda dan kerap tertutup semak-semak.

Cara mengemudi otonom ini membutuhkan beberapa dekade untuk diselesaikan, kata sejumlah ahli otomotif.

Sementara itu, kemajuan fitur mengemudi “semi-otonom” ternyata memerlukan pengawasan, serta menimbulkan pertarungan antarprodusen otomotif untuk meluncurkan fitur tercanggih.

Produsen mobil berharap fitur semi-otonom dari waktu ke waktu akan makin membantu pengemudi. Meski demikian, ada juga yang menganggap fitur ini memicu ketakutan karena kendaraan akan mempercepat laju, mengarahkan, dan berhenti sendiri, yang bisa saja mempengaruhi hidup dan mati.

Untuk jangka pendek, produsen mobil ingin fitur ini membuat berkendara menjadi lebih nyaman dan produsen semakin untung.

“Orang-orang suka fitur yang membuat berkendara lebih mudah, lebih aman, dan lebih menyenangkan. Pertanyaannya, apa yang akan dibayar pelanggan untuk mereka?” kata Joseph Vitale Jr yang memimpin konsultasi otomotif global untuk Deloitte Touche Tohmatsu, dilansir dari Reuters, Senin.

Ford Active Speed Limiter dihargai 560 euro (US$ 602,78) sehingga terlalu dini untuk mengatakan bahwa fitur ini akan populer.

Yang diuntungkan dari proyek ini adalah produsen sensor elektronik, kamera, dan perangkat lunak yang menunjang konsep swakemudi di antaranya Jerman Continental AG, Israel Mobileye Vision Technologies, serta raksasa teknologi, seperti Google, Apple, Samsung Electronics Co, dan Sony Corp.

Bahkan di Silicon Valley Nvidia Corp segmen perangkat otomotif tumbuh pesat kendati yang terbesar masih video game.

“Kami digunakan di lebih dari 8 juta mobil di jalan pada hari ini, dan akan ada lebih dari 30 juta pengguna dalam tiga sampai empat tahun ke depan,” kata Jen-Hsun Huang, presiden dan CEO Nvidia. “Mobil masa depan akan merasakan dan memahami bagaimana dunia di sekitar mereka bergerak.”

“Hal gila”
Fitur untuk membantu pengemudi menghadapi kemacetan lalu lintas tersedia pada Mercedes-Benz S-Class 2014. Kini sudah tersedia beberapa model Mercedes bersistem Intelligent Drive tersebut, yang memungkinkan kendaraan melaju sendirian pada kecepatan rendah di kemacetan lalu lintas, dan pengemudi tidak perlu melakukan pengereman konstan.

BMW, Honda Motor Co, dan Hyundai Motor Co akan segera memperkenalkan fitur serupa.

Silicon Valley Tesla Motors baru-baru ini membuat terobosan baru dengan menempatkan fitur “autopilot” yang bisa diunduh untuk model terbaru, mirip update perangkat lunak pada telepon seluler pintar dan tablet.

Inti dari Autopilot adalah membiarkan mobil melaju sendirian kendati Tesla meyakinkan bahwa pengemudi tidak melepaskan kendali sepenuhnya.

Pada pertemuan investor baru-baru ini, Tesla CEO Elon Musk mengatakan melihat beberapa video yang “cukup gila” di YouTube dari pemilik Tesla yang mengemudi dengan autopilot.

“Ini tidak baik. Kami akan menempatkan beberapa kendala tambahan pada saat autopilot dapat diaktifkan untuk meminimalkan kemungkinan orang melakukan hal-hal gila,” kata dia.

Kuasai tombol
Bagi konsumen yang menggunakan mobil pertama dengan fitur semi-otonom, akan ada dua sisi, yaitu menarik dan menakutkan, terutama bagi mereka yang belum merasakan teknologi mobil baru dalam beberapa tahun terakhir.

“Saya tidak tahu ada hal semacam ini,” kata Mark Goldsmith, seorang penulis berita TV di Tokyo. “Saya mengendarai Jeep selama 15 tahun yang hanya memiliki cruise control.”

Goldsmith baru-baru ini menjual Jeep-nya untuk membeli Volvo 2015 dengan sebutan “V40 T5 R-desain” yang memiliki beberapa fitur mengemudi semi-otonom, termasuk cruise control adaptif, peringatan jarak, sistem informasi blind-spot, driver alert system, lane-keeping aid, road-sign information, anti-skid system, dan parking assist, dengan harga total mobil hampir US$ 31 ribu.

Konsumen lainnya, Kirstin Houser, manajer komunikasi di Frankfurt, mengatakan, cara untuk beradaptasi dengan teknologi baru memakan waktu dan seolah belajar mengemudi. Dia memakai Mercedes E-Klasse Kombi 2015.

“Ada terlalu banyak tombol dan peringatan di kolom kemudi, ditekan, ditarik, diputar, ditahan, dan lain-lain. Pada saat saya akan mengingat apa yang akan digunakan, ternyata sudah banyak deretan mobil di belakang saya yang membunyikan klakson,” katanya.

“Mengemudi dengan aman juga memahami mekanisme mobil, cara kita mengemudi telah mengakar dan sulit untuk terpisahkan,” katanya.

Target 2020
Ford pada saat menambahkan fitur parkir pada beberapa model menemukan bahwa mobil bisa parkir otomatis di tempat-tempat yang padat, namun banyak pengemudi tidak bisa mengeluarkan mobil dari parkiran.

Ford kemudian membuat ulang perangkat lunak untuk menambah kemampuan Active Park Assist yang dihargai US$ 395 di Amerika dan 350 euro di Eropa.

BMW 7 Series memiliki fitur self-parking jarak jauh yang memungkinkan mobil parkir sendiri. Pengemudi hanya cukup menekan tombol pada kunci dan mobil akan mengambil alih.

Google menyelenggarakan diskusi dengan setengah lusin perusahaan mobil untuk meluncurkan swakemudi pada tahun 2020.

Pada tahun yang sama, tiga raksasa Jepang, Toyota, Nissan Motor Co, dan Honda menargetkan pada Tokyo Olimpiade Musim Panas untuk memulai dan menampilkan mobil swakemudi di lalu lintas kota. Olimpiade 2020 akan menjadi ajang kompetisi otomotif dan atletik.

“Kami mempertahankan harapan kami bahwa pengemudi akan tetap mengendalikan mobil mereka pada tahun 2020,” cetus Moritaka Yoshida, kepala kantor teknologi keselamatan Toyota.

Model Lexus GS450 SX mampu berjalan swakemudi dengan lancar di lalu lintas padat menggunakan kamera, radar, dan sensor pindah jalur.

Robot Taxi juga berencana menyebarkan 3.000 taksi swakemudi yang bisa digunakan atlet, tamu VIP, dan wisatawan dengan aplikasi ponsel pintar.

“Ini bukan tentang mobil,” kata ketua perusahaan Hisashi Taniguchi kepada Reuters. “Kami akan menghasilkan pendapatan dari layanan kendaraan swakemudi dan mengumpulkan dana dari pengguna. Ini tentang aplikasi, dan berapa banyak orang menggunakannya.”

ANTARA

Daerah

Benih Transgenik Monsanto Akan Diluncurkan Kementan

Benih Trasgenik

BERIMBANG.COM, Malang – Kementerian Pertanian bakal melepas benih pertama hasil program rekayasa genetika atau bioteknologi. Yakni benih jagung produksi Monsanto Indonesia yang dinyatakan toleran terhadap herbisida glisofat. “Pelepasan ditentukan dalam sidang tim penilai Badan Benih Nasional,” kata anggota Komisi Keamanan Hayati Program Rekayasa Genetika, Bambang Purwantara dalam diskusi perbenihan di Malang, Selasa 1 Desember 2015.

Menurut Bambang, Mosanto telah mengantongi persetujuan keamanan lingkungan, keamanan pangan dan pakan. Proses penilaian dan pengujian dilakukan secara ketat dan berhati-hati. Melibatkan berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan sejumlah Kementerian. Sehingga membutuhkan waktu panjang.

“Prosesnya bertahun-tahun.” Setelah dilepaskan, benih itu akan menjalani uji multi lokasi. Tujuannya untuk memastikan produk benih lebih berkualitas dan secara genetika tak berubah. Bambang yang juga Direktur Indonesian Biotechnology Information Center (IndoBIC)‎ menjelaskan program rekayasa genetika paling banyak diproduksi perusahaan transnasional.

Produk transgenik, katanya, selama ini menimbulkan pro dan kontra. Sejumlah pihak menuding produk transgenik tak aman bagi kesehatan dan lingkungan. Namun Bambang memastikan jika produk tanaman pangan yang dihasilkan aman untuk kesehatan. “Sebanyak 35 negara telah menanam produk bioteknologi.”

Bambang mengatakan pemeriksaan dan pengujiannya melibatkan Badan Pengawas Obat dan Makanan dan Kementerian Kesehatan. Pemeriksaan dilakukan secara detil. Termasuk memastikan produk tanaman pangan hasil program rekayasa genetika itu tidak menyebabkan alergi atau beracun.

Sedangkan sejumlah produk tanaman hasil program rekayasa genetika yang dikembangkan oleh peneliti dalam negeri adalah tebu tahan kekeringan dan kentang tahan hama batang. Kedua tanaman merupakan hasil penelitian PTPN XI dan Universitas Jember.

Sementara Ketua Umum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional, Winarno Tohir mengatakan petani menunggu produk benih berbibit hasil rekayasa genetika. Sejak tujuh tahun lalu, kata dia, petani telah mendapat sosialisasi tanaman produk bioteknologi. “Awalnya ada pro dan kontra, petani sekarang sudah memahami teknologi pertanian.”

Menurut dia, rekayasa genetika dibutuhkan untuk menghadapi perubahan iklim. Terjadi anomali iklim sehingga tak semua benih tanaman toleran terhadap cuaca ekstrem. Winarno menyebutkan sejumlah produk tanaman hasil program rekayasa genetika yang dihasilkan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Seperti pepaya tahan busuk, kedelai dan kentang. Semuanya masih sebatas uji coba.

Sumber : tempo.co