Bulan: September 2020

Bogor

Nota Keuangan Perubahan APBD Tahun 2020 di Sampaikan Wabup Bogor

BERIMBANG.comWakil Bupati (Wabup) Bogor menyampaikan Nota Keuangan dan Raperda tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020 dihadapan para anggota DPRD Kabupaten Bogor pada sidang paripurna istimewa, di Ruang Paripurna Gedung DPRD Kabupaten Bogor, pada (25/09/2020).

Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan mengatakan, bahwa dalam pelaksanaan program-program Pemerintahan Daerah yang tertuang dalam Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2020, telah terjadi beberapa perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi yang ditetapkan dalam Kebijakan Umum APBD tahun anggaran 2020,

Yakni perkembangan pencapaian indikator ekonomi makro Kabupaten Bogor pada semester I yang dapat mempengaruhi kondisi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bogor secara yang berkelanjutan dan berkualitas.

“Laju Pertumbuhan Ekonomi menurun 10,54 persen sedangkan Persentase Penduduk Miskin di akhir tahun 2020 diperkirakan meningkat sebesar 2,48 persen dan Tingkat Pengangguran Terbuka di akhir tahun 2020 diprediksi meningkat sebesar 3,77 persen,” kata Iwan. ,

“Selain itu, dalam menangani wabah pandemi covid-19 diperlukan langkah-langkah cepat, tepat, fokus, terpadu dan sinergi oleh pemerintah pusat dan daerah. Berdasarkan hal-hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor bersama-sama dengan DPRD telah menyepakati KUPA- PPASP APBD tahun anggaran 2020,”ujarnya.

Wabup juga menyampaikan rencana penerimaan pendapatan daerah yang semula diperkirakan sebesar 6,776 Triliun Rupiah naik 9,18% dari rencana semula. 

”Mencermati besaran pendapatan dan belanja daerah di atas, maka terjadi peningkatan defisit, menjadi 1,105 triliun rupiah, namun demikian defisit telah ditutup dengan optimalisasi pada komponen penerimaan pembiayaan daerah.” ujarnya.

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Dede Malvina Calon Kepala Desa Bojonggede Kabupaten Bogor: Lanjutkan Gerakan Perubahan

BERIMBANG.com – Dede Malvina, yang telah menjadi mantan Kepala Desa, ia resmi mendaftakan dirinya menjadi Calon Kepala Desa Bojong Gede, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat, 25 September 2020.

Kepercayaan diri Dede mencalonkan kembali, menurut dia masyarakat di Desanya masih menginginkan dirinya menjadi Kepala Desa (Kades). “Warga masih mendukung saya,” katanya.

Hal itu dijelaskan Dede dengan bukti banyaknya pendukung yang menjadi relawan, yang ia beri nama Taruna Dede Malvina (Tandem) dan Aksi Dede Malvina  (Adem). pengakuannya telah lama terbentuk.

Dimasa pandemi COVID-19, Dede melakukan komunikasi dan kampanye, dengan para pendukung yang juga relawan, memanfaatkan apliksi WhatsApp melalui grup Tandem dan Adem itu. juga media sosial lainnya.

Selanjutnya Dede menjelaskan visinya mewujudkan Bojonggede maju, mandiri, berbudaya dan sejahtera, meneruskan apa yang pernah ia lakukan saat menjabat sebelumnya.

Dengan misinya dalam pembangunan dan pemberdayaan, ia menekankan serta memberi contoh, pembangunan yang wajib gerak cepat, “Kalau ada jalan rusak, langsung dibenahi jalan itu,” katanya.

Prioritas Dede dalam pemberdayaan, ia menitik beratkan pada pemberdayaan warganya untuk mengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), juga kreatifitas dalam menciptakan produk-produk lokal.

Menurut Dede, BUMDes yang pernah ia lakukan tergolong sukses, menciptakan produk lokal, seperti Dodol dan brownies, “Menciptakan masyarakat desa yang proaktif dan produktif. satu diantaranya dalam memperdayakan masyaralat dengan UMKM,” katanya.

Keyakinan Dede itu mengusung prinsip, mengambil kutipan amanah yang menjadi dasar, “Lanjutkan gerakan perubahan, siap dipimpin dan siap memimpin, dan saya yakin menang,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, tokoh pemuda yang akrab disapa Belong, “(Dia) baik bermasyarakat, programnya berjalan, sampai menjadi 100 desa terbaik dari beberapa ribu desa,” katanya.

“Kenapa saya memilih dan masih mendukung dia (Deden Malvina), karena amanah serta mengerti masyarakat Desa Bojonggede,” pungkasnya.

(TYr)

Bogor

Jembatan Menuju Pemakaman Umum Dikampung Palalangon Terputus Akibat Banjir

BERIMBANG.COM, Bogor – Pasca bencana banjir bandang yang menimpa Wilayah Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Senin (21/9/20) mengakibatkan beberapa akses jalan di Wilayah Kampung Palalangon Desa Pasir Jaya terputus

Berdasarkan informasi, Dua jembatan untuk menuju pemakaman umun yang berlokasi di kampung Palalangon Rt,02, Rw, 03 Desa Pasir Jaya terputus, kini warga dengan inisiatif memperbaiki kembali jembatan dengan swadaya dari warga sekitar

Adanya dua jembatan menuju akses pemakaman umum yang terputus, Salah satu Tokoh Masyarakat Palalangon, Jono Prasetyo mengatakan, Dirinya bersama warga lainnya memperbaiki jembatan yang terputus tersebut.

“Kami bersama masyarakat lainnya berinisiatif memperbaiki jembatan yang terputus, karena kalau bukan kami siapa yang akan membangun dan memperbaiki jembatan ini. Jadi untuk perbaikan jembatan yang putus di kampung Palalangaon ini murni dari imbal swadaya masyarakat,” ungkap Jono Prasetyo melalui pesan singkat WhatsApp kepada Berimbang.com, jumat (25/9/20) siang tadi

Sebagai informasi tambahan, untuk wilayah Desa Pasir Jaya bukan hanya jembatan yang terputus. Melainkan Vipanisasi saluran Air bersih untuk masyarakat banyak yang terputus karena terbawa arus banjir tersebut

(Na)

Depok

Pradi Afifah Didukung Organisasi Satria Kita Pancasila

BERIMBANG.com, Depok – Pada acara Deklarasi Organisasi Nasional Satria Kita Pancasila (SKP), Ketua Umum (Ketum) Yusdasari, SE menyatakan dukungan penuh terhadap pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna dan Afifah Alia di Pilkada Depok 9 Desember mendatang,

Acara digelar di Jalan Haji Jaeran, Rt003/Rw001 No.5 Cinere Kota Depok. Rabu, 23/09/2020.

“Satria Kita Pancasila mendukung Bapak Pradi dan Bu Afifah menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok.” Ucapnya

Dirinya menyampaikan atas dukungan yang diberikan kepada pasangan Pradi-Afifah, karena melihat Kota Depok membutuhkan sosok seorang perempuan.

“Jadi kita ingin bu Afifah yang mendampingi Pak Pradi sebagai wanita dapat memperhatikan permasalahan yang ada di kalangan wanita terkhusu di Kota Depok.” ucapnya

Mengenai Visum gratis dari janji pasangan Pradi-Afifah jika terpilih menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok kepada perempuan yang mengalami masalah pelecehan seksual, dirinya mengatakan,” kerja yang cerdas, Itu bagus. Saya sangat memdukung sekali pasangan ini karena ada wanitanya,” ujar perempuan berparas cantik itu.

Adapun mengenai sosok dari kandidat pasangan yang di usung oleh kolisi Depok bangkit ini, Dirinya menegaskan alasan mendukung Pradi-Afifah karena,” mereka tegas dan pesimis jadi saya lihat mereka cocok untuk menjadi pemimpin Depok.” ujarnya Yudasari

“Harapan saya, Depok kedepan lebih maju lagi dengan Pemerintahan yang tidak ada perbedaan golongan-golongan tertentu.” Harap Yudasari.

Dirinya juga mengatakan, SKP adalah Organisasi Nasional yang baru berjalan selama 2 tahun yang sudah membentuk Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di 32 Provinsi di Indonesia.

“Di Kota Depok sendiri; Kita sudah membentuk sejumlah DPC dan PAC, mempunyai anggota hampir 300 orang.” Sebutnya.

Sementara itu, Pradi pada saat menyampaikan sambutan mengatakan, dirinya tidak menutupi diri untuk memenuhuhi undangan dari pihak manapun. Selagi ada dalam satu visis dan misi untuk membangun Kota Depok.

“Terus terang saya tidak memilih siapa yang mengundang saya, dari mulai anak muda sampi ke kelompok yang kecil sampai yang besar. Bagaimana pun ketika mereka mengundang saya, ini adalah harapan buat saya; agar kita bersama dalam membawa Kota Depok menjadi lebih baik kedepan.” ucap Pradi.

Lanjutnya, “saya katakan bahwa kita ada dalam visi dan misi yang sama dalam memberikan program yang dapat berdaya bagi masyarakat terkhusus untuk Kota Depok. Kita memberikan tawaran, bukan kita saling menjatuhkan dengan cara-cara yang kurang tidak beradap. Programnya sudah jelas untuk membangun Kota Depok yang mengayomi, modern dan berbudaya, karena di Kota Depok terdapat berbagai macam budaya dan adat di Kota ini.” Tuturnya

“Kita bersama dalam memberikan kemampuan atau kompetensi kita untuk membangun Depok, pastinya tugas Pemerintah jelas adalah Regulator dan fasilitator, tetapi di dalam penyelengaraannya Depok ini harus diisi dari berbagai pihak dari mulai Akademisi, Tokoh agama, Konsultan, Tokoh Masyarakat dan berbagai Komunitas untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan jauh dari Korupsi dan Nepotisme itu yang tidak kita inginkan,” Pungkas Pradi*

Bogor

Badrul Kamal : Pradi Pengalaman Di Birokrasi, Afifah Di Dunia Teknik

BERIMBANG.com, Bogor — Mantan Wali Kota Depok pertama periode 2000-2005. Haji
Badrul Kamal membenarkan, bahwa dirinya tidak pernah menyatakan dukungannya kepada calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok. Seperti yang santer diberitakan mendukung calon Wali Kota Mohammad Idris, di Pilkada Depok Desember 2020.

“Jadi saya sebagai orang tua, tentunya tidak menutup pintu bagi siapa saja yang ingin silaturahim kepada dirinya. Siapapun silahkan kerumah saya, seperti kemarin Mohammad Idris juga hanya silaturahim, bukan meminta dukungan.

“Artinya, saya ini kan dianggap orang tua oleh masyarakat Depok. Setiap ada Pilkada, para calon datang meminta doa restu. Jadi,
sebagai orang tua, kepada siapapun juga yang mencalonkan, pasti ia berikan doa restu.
Bahkan, siapapun yang terpilih, harus bisa membangun Kota Depok,” ujar Badrul Kamal,
Kamis (24/09/2020), di kediamannya.

Dia mengingatkan kepada masyarakat Depok harus peduli terhadap pembangunan Kota Depok. Sehingga dalam kontek pemilihan nanti bisa memilih kandidat yang sesuai dengan keinginan masyarakat.

“Artinya, pandai, pandailah memilih colon kandidatnya untuk Kota Depok yang lebih baik. Karena, dipolitik itu terkadang, a bisa jadi b, dan b bisa jadi c, serta c bisa jadi d,” imbuh Badrul Kamal.

Menurutnya, bahwa semua calon pasti akan berbuat baik untuk masyarakat Depok. Oleh karena itu harus diawali dengan niatan yang baik, itu modalnya.

“Jadi, siapapun yang akan tampil, asalkan mempunyai niatan yang baik untuk masyarakat Depok, dan semoga direstui oleh Allah SWT,” tutur Badrul.

Badrul Kamal menyebutkan, bahwa pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok dengan nomor urut satu, Pradi Supriatna dan Afifah Alia pantas untuk membangun Kota Depok yang lebih baik lagi. Karena, sosok Pradi Supriatna yang berpengalaman tentang birokrasi dan Afifah Alia yang mempunyai gelar Sarjana Teknik dinilai sangat tepat untuk membangun Kota Depok kedepannya.

“Bahkan, Pradi juga telah berpengalaman dalam birokrasi, sedangkan Afifah tahu persis dunia teknik, apalagi dibidang infrastruktur. Maka Kota Depok, butuh pembangunan infrastruktur, jadi mereka pasangan yang pas untuk membangun Kota Depok.

Untuk itu Pradi-Afifah, jadilah bapak-ibunya untuk masyarakat Kota Depok,” tandas mantan orang nomor satu di Kota Depok itu.

Iik

Depok

Badrul Kamal : Pradi Afifah Pantas Untuk Membangun Depok

Mantan Walikota Depok, Badrul Kamal Bersama Pradi Afifah

BERIMBANG.com, Depok – Mantan orang nomor satu di Kota Depok, Badrul Kamal menyebutkan bahwa pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok dengan nomor urut satu, Pradi Supriatna dan Afifah Alia pantas untuk membangun Kota Depok lebih baik lagi.

Dirinya menilai bahwa sosok Pradi Supriatna yang berpengalaman tentang birokrasi dan Afifah Alia yang mempunyai gelar Sarjana Teknik dinilai sangat tepat untuk membangun Kota Depok kedepan.

“Pradi telah berpengalaman dalam birokrasi, sedangkan Afifah tahu persis dunia teknik, apalagi infrastruktur. Depok itu butuh pembangunan infrastruktur, jadi mereka pasangan yang pas untuk membangun Kota Depok,” ujar Badrul Kamal ketika dikonfirmasi oleh fokusdepok.com, dikediamannya, Bogor (24/09/2020).

Lebih lanjut ia terangkan bahwa sebagai orang tua, tentunya tidak menutup pintu bagi siapa saja yang ingin silaturahmi kepada dirinya.

“Siapapun silahkan silaturahmi kerumah saya, yang kemarin (Mohammad Idris) juga hanya silaturahmi, bukan meminta dukungan,” pungkasnya.*

Depok

Karyawan PT Barazaki Bangun Negeri Tuntut Pesangon Dan Gaji

BERIMBANG.com, Depok – Karyawan Konsultan dan Legal PT Barazaki Bangun Negeri, Herdi Hermawan (46 th) menuntut Hlhak dan kewajiban gaji dan pesangon yang tidak dibayarkan PT Barazaki Bangun Negeri yang bergerak di bidang property (Developer).

Herdi menuntut yang berkedudukan di perumahan Permata Depok, Jalan Berlian No.9 Kota Depok itu sesuai surat kesepakatan bersama yang telah disepakati.

PT Barazaki bangun negeri yang di pimpin oleh Didi Hendarawan telah sepakat akan memberikan tunjangan Operasional sebesar Rp 5 juta perbulan serta sharing profit sebesar 5% dari harga penjualan per unit rumah, namun dari Tahun 2018 hingga saat ini belum juga di bayarkan.

Melalui Kuasa Hukum nya Korenus Batkormbawa, SH , Sostones Y Sisinaru SH di dampingi Nabilla Karnia Soraya, SH kepada sejumlah wartawan di Balai Wartawan Kota Depok, Kamis (24/9/2020) mengatakan, bahwa klainnya Herdi Hermawan telah bekerja sebagai konsultan dan legal pada PT Barazaki Bangun Negeri sejak 12 Oktober 2018 hingga September 2020.

“Lalu klien kami di berhentikan tanpa melalui prosedur, tidak ada nya surat pemberitahuan dari SP1 hingga surat selanjutnya sesuai prosedur hukum,” kata Korenus Batkormbara yang di dampingi Nabilla Karnia Soraya.

Dia menambahkan, Alakibat dari pemutusan hubungan tersebut kliennya mengalami kerugian yang cukup besar dan meminta dari PT Barazaki Bangun Negeri mau menyelesaikan permasalahannya dan membayarkan apa yang menjadi hak klienny.

“Kami meminta PT Barazaki Bangun Negeri segera membayarkan dan memberikan apa yang menjadi hak kliennya sesuai dengan surat kesepakatan bersama,” jelas Korenus Batkormbawa.

Bogor

Beasiswa di Tengah COVID-19 dari PT Solusi Bangun Indonesia Tbk

BERIMBANG.com Bogor – Di tengah dampak pandemi Covid-19 saat ini, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Pabrik Narogong menyalurkan program beasiswa kepada 468 siswa/siswi setingkat SD, SLTP, SLTA hingga perguruan tinggi yang berasal dari sembilan desa sekitar area operasional.

Acara penyerahan yang diselenggarakan secara daring ini dihadiri oleh perwakilan dari SBI, pemerintah desa dan kecamatan setempat, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan serta beberapa sekolah sekitar pabrik.

Pendidikan merupakan sektor penting yang membutuhkan dukungan terus-menerus demi meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa yang memiliki kompetensi dan daya saing.

“Ini merupakan salah satu bentuk program kepedulian yang kami lakukan untuk masyarakat khususnya bagi anak-anak sekolah agar termotivasi untuk terus menimba ilmu yang nantinya dapat memberikan dampak positif dan nilai tambah bagi kehidupan mereka.” tutur Edi Prajitno, Community Relations & General Admin Manager SBI pabrik Narogong.

Dalam program beasiswa kali ini, SBI memberikan dua jenis beasiswa yaitu beasiswa reguler bagi siswa/i tingkat SD hingga SLTA dengan kategori Prasejahtera atau Berprestasi serta beasiswa perguruan tinggi negeri. Khusus beasiswa yang kedua, merupakan program pertama kali yang dilakukan oleh SBI di tahun 2020.

“Kami ingin terus mengembangkan program ini agar manfaat yang dirasakan bukan hanya bersifat sementara namun juga jangka panjang. Karena itu kami berusahan meningkatkan proses seleksi dari sisi akademis dan non-akademis bagi mereka yang terpilih untuk mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi negeri, dimana dalam hal ini kami bekerjasama dengan Polikteknik Negeri Jakarta”, sambung Edi. di Narogong (22/09/2020)

Hingga saat ini SBI Pabrik Narogong telah menyalurkan hingga 5.000 beasiswa bagi siswa/i tingkat SD sampai dengan SLTA sejak tahun 2006. Program ini merupakan wujud komitmen perusahaan terhadap sektor pendidikan untuk mendukung pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Sekedar diketahui, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk adalah sebuah perseroan terbuka yang mayoritas sahamnya (98.31%) dimiliki dan dikelola oleh PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB) – bagian dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, dimana secara merek perusahaan telah berubah menjadi SIG sejak 11 Februari 2020 lalu dan merupakan produsen semen terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara.

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk menjalankan usaha yang terintegrasi dari semen, beton siap pakai, dan produksi agregat. PT Solusi Bangun Indonesia Tbk saat ini secara langsung, maupun melalui anak perusahaannya mengoperasikan empat pabrik semen di Narogong (Jawa Barat),  Cilacap (Jawa Tengah), Tuban (Jawa Timur), dan Lhoknga (Aceh),

dengan total kapasitas 14,8 juta ton semen per tahun, dan mempekerjakan lebih dari 2.400 orang. PT Solusi Bangun Indonesia Tbk saat ini mengoperasikan jaringan penyedia bahan bangunan yang mencakup distributor khusus, toko bangunan, ahli bangunan binaan perusahaan dan solusi-solusi bernilai tambah lainnya. (*)

Bogor

Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi, Wabup Bogor: Kita Terus Bersinergi

BERIMBANG.com Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KEMENPAN-RB) mengevaluasi pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan pelaksanaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan evaluasi dengan Kementerian PAN RB dilaksanakan di Ruang Serbaguna 1 Setda Kabupaten Bogor secara virtual meeting, Selasa (22/09/2020).

Evaluasi ini sebagai tindak lanjut peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Review atas Laporan Kinerja Pemerintah.

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor dan Kepala OPD terkait.

Dalam sambutannya, Iwan mengucapkan, “Terima kasih kepada Ketua Tim Evaluator Kementerian PAN RB untuk Kabupaten Bogor Bapak Agusdin Muttakin yang juga sekaligus sebagai Ketua Tim Evaluator lingkup Jawa Barat beserta seluruh anggota tim yang mana dalam situasi pandemi yang masih terus meningkat,”

“Tim Evaluator tetap konsisten menjalankan tugas untuk menilai sejauh mana implementasi reformasi birokrasi dan akuntabilitas kinerja yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor. Tentunya hal ini dilakukan demi terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan daerah yang semakin baik dan berkualitas,” ujar Iwan.

Iwan menjelaskan, Tim Reformasi Birokrasi (RB) yang terdiri dari 8 pokja area perubahan baik ditingkat Kabupaten maupun tingkat perangkat daerah terus bersinergi bersama tim asesor dengan Inspektorat sebagai leading sector.

“Kita terus bersinergi bersama tim asesor dengan Inspektorat sebagai leading sector dalam merumuskan rencana kerja program pemantauan dan pengawasan serta review terhadap hasil pelaksanaan reformasi birokrasi yang hasilnya akan digunakan sebagai rumusan rencana aksi tindak lanjut untuk pelaksanaan program reformasi birokrasi yang akan disusun oleh tim selanjutnya.”

“Kami juga telah membentuk Tim Akuntabilitas Kinerja dilingkungan Kabupaten Bogor untuk mengawal mulai dari perencanaan sampai dengan capaian kinerja pada semua perangkat daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, sebagai bentuk komitmen dalam melaksanakan reformasi birokrasi, Pemkab Bogor menetapkan Indeks Reformasi Birokrasi sebagai indicator tujuan misi Ke-3 Kabupaten Bogor yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Guna mencapai indicator tujuan misi Ke-3 tersebut telah disusun roadmap reformasi birokrasi Kabupaten Bogor Tahun 2019-2024 yang telah ditetapkan melalui peraturan Bupati Nomor 60 Tahun 2019.”

“Didalam roadmap reformasi birokrasi tersebut kami telah menetapkan rencana Aksi, Quick Wins dan Budaya Kerja GERCEP yang merupakan singkatan dari Gesit, Efektif, Responsif, Cermat, Efisien dan Profesional,” lanjut Wabup.

Diakhir kata, Iwan berharap, “Semoga proses evaluasi berjalan lancar dan apa yang dibutuhkan dan diminta oleh Tim Evaluator semoga dapat kami penuhi. Apapun hasil evaluasi ini kami harap dapat menjadi masukan dan rekomendasi bagi kami untuk mendukung upaya kami mewujudkan cita-cita menjadi birokrasi yang berkelas dunia pada tahun 2025,” pungkasnya.

(Tim Humas Diskominfo Kab. Bogor)