Bulan: Maret 2020

Nasional

BPK RI Tidak Melarang Perusahaan Pers Kerjasama Dengan Pemerintah

BERIMBANG.com Jakarta – Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) menegaskan, bahwa Lembaganya tidak melarang perusahaan pers bekerjasama dengan pemerintah.

Surat balasan BPK yang kedua kalinya itu ditujukan kepada Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pers Republik Indonesia (DPP SPRI), yang diterima dikantor SPRI Jakarta, beberapa waktu lalu.

BPK menindaklanjuti setelah surat pertama bernomor: 438/S/X.2/11/2019, kepada SPRI, dalam isinya BPK menjelaskan masih proses penelaahan yang akan diberitahukan selanjutnya. Saat itu masih dijabat PLt. Kepala Biro Humas, BPK RI.

Lalu, Lembaga Tinggi Negara itu mengirimkan surat resmi yang kedua, bernomor: 105/S/X.2/03/2020. Perihal: Tanggapan BPK atas permohonan Klarifikasi dan Konfirmasi DPP SPRI.

Dalam surat balasan BPK yang kedua, ada tiga poin penjelasan Klarifikasi dan konfirmasi SPRI. dikutip dari surat sebagai berikut dibawah ini:

1. BPK dalam melaksanakan tugas pemeriksaan atas pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan negara berpedoman pada standar pemeriksaan keuangan negara dan peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

2. BPK yang diantaranya memiliki tugas pemeriksaan pengelolaan dan pertanggungjawaban keuanganan pada Kementerian Komunikasi dan Informamatika termasuk Dewan Pers didalamnya tidak pernah menyampaikan pernyataan dan memberikan pendapat kepada Dewan Pers bahwa kontrak kerja sama pemerintah daerah dengan perusahaan pers yang belum diferivikasi oleh dewan pers, dapat/akan menjadi temuan pemeriksaan BPK.

3. Atas pernyataan/pemberitaan yang bersumber dari dewan pers tersebut, BPK menyarankan agar meminta konfirmasi dan penjelasan langsung kepada dewan pers

Ditanda tangani oleh Kepala Biro Humas dan Kerja sama Internasional BPK RI, Dr. Selvia Vivi Devianti, SE., M Sc. Ak., CPA (Aust)., MCP., CFE., CFrA., CSFA. lengkap dengan stempel basahnya.

Menanggapi balasan BPK tersebut Sekretaris Jenderal Edi Anwar, mewakili SPRI ia menyampaikan melalui percakapan telpon agar para perusahaan pers tidak perlu khawatir dengan surat edaran pers.

“Dengan surat itu membuktikan bahwa BPK tidak melarang adanya kerjasama dengan pemerintah pusat atau didaerah,” kata Edi.

Edi juga menyinggung pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan atau UKW yang dilakukan Dewan Pers,

ia membeberkan aturan-aturan yang berlaku di negara tercinta ini, khususnya aturan sertifikasi yang harus dilakukan oleh Badan Nasional Sertifikasi profesi (BNSP)

“BNSP yang dibentuk pemerintah untuk melaksanakan ketentuan Pasal 18 ayat (5) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan,” ujar dia.

(TYr)

Daerah

Warga Indrapuri Aceh Mengeluh Polusi Debu Hingga Fasilitas Air Rusak

BERIMBANG.com Jantho – Warga Gampong Pasar Indrapuri, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, Aceh, hampir setahun mengeluhkan soal polusi debu dari proyek pembangunan Tol Banda-Sigli.

Pasalnya, debu dari truk berbadan besar saban hari mengotori perkampungan. Selain itu, pagar sekolah hingga jaringan air bersih ikut rusak akibat lalu lalang truk pengangkut tanah tersebut.

Kondisi tersebut diungkapkan oleh Ketua Pemuda Gampong Indrapuri, Zulfikar, Senin, 16 Maret 2020.

“Kami sudah berkali kali menyampaikan persoalan ini ke berbagai pihak termasuk penanggungjawab proyek tersebut, namun tak pernah digubris,” kata Zulfikar.

Masyarakat setempat, ujar dia, sangat resah dan terganggu. Apalagi pihak kontraktor tidak begitu respon terhadap tuntutan warga.

“Hari-hari kami menghirup debu, debu bukan hanya di jalanan tapi sudah menembus rumah-rumah warga yang berada di pinggir jalan,” ujar Zulfikar.

Geuchik Gampong Pasar Indrapuri, Maimun menambahkan, akibat dari lalu lalang truk pengangkut material proyek jalan Tol Banda Aceh-Sigli itu, jaringan air bersih terputus, saluran air rusak.

“Bukan cuma itu, pagar sekolah juga rusak,” sebut Geuchik Maimun.

Pihak gampong telah menyurati penanggungjawab, dinas terkait hingga Pemerintah Aceh terkait keresahan tersebut.

“Jalan kami telah rusak total, dan hari-hari sering terjadi kecelakaan,” ujar Maimun.

Pihaknya sangat mendukung proyek tersebut. Namun masyarakat berharap, jangan sampai proyek strategis nasional itu membuat warga terganggu saban hari, siang dan malam.

“Kami mendukung proyek itu, tapi jangan sampai jalan dan fasilitas umum lainnya rusak,” harap Geuchik Maimun.

(MTR/Red)

Bogor

Hadapi Virus COVID-19, Bupati Bogor: Tak Hanya Menghindari Tapi Memerangi

BERIMBANG.com Bogor – Bupati Bogor gelar rapat dengan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait antisipasi penyebaran virus Corona COVID-19, yang bersifat umum dan program.

“Pemerintah kabupaten Bogor bersikap tidak hanya menghindari tetapi memerangi, ini yang penting,” kata Bupati Bogor, Ade Yasin, di Pendopo Cibinong, Jawa Barat, Minggu (15/03/2020).

“memerangi yang dimaksud tetap berkegiatan kantor, rapat-rapat tetap berjalan, ” Kata Ade Yasin.

Perintah Ade, namun prosedur pencegahan seperti menyediakan handsanitizer dan sabun kesehatan wajib dilakukan.

Arahan dari pusat dan provinsi yang diikuti Bupati, untuk menangguhkan kegiatan yang sifatnya umum. Meliburkan sekolah atau mengikuti kegiatan belajar dari rumah terhitung mulai besok, senin 16 hingga 28 maret 2020,

“semua dari TK, (SD, SMP, dan SMA) sampai keperguruan tinggi diliburkan, mundur selama 2 minggu,” terang Ade Yasin.

Sementara aktifitas bersifat program, kata Ade, tetap dijalankan, seperti Musrembang, pelayanan publik dan rapat kedinasan.

“tidak menutup pelayanan KTP, posyandu, puskesmas, harus tetap siaga. Rapat dikantor saja, perjalanan dinas kita hindari, dan menolak studi banding (dari luar ke kabupaten Bogor),” terang Ade,

Juga, ia memerintahkan anak buahnya, “Dilarang keluar negeri, termasuk saya,” kata Ade,

Lanjutnya, Tempat wisata tetap dibuka, mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang masih tergantung dengan penghasilan harian,

“Kalau kita tutup semua, saya khawatir ekonomi kita mati, sama saja mematikan usaha orang,” ujar Ade.

Namun, pengawasan terhadap turis asing ditingkatkan, prosedur menjaga kebersihan terus disosialisasikan kepada pengelola dan pengunjung tempat wisata. “Ada pengawasan khusus untuk orang asing,” kata Ade.

Kesiapan seluruh fasilitas kesehatan, siaga untuk menangani kasus corona maupun penyakit lain seperti demam berdarah, “Semua persiapan, hingga ambulan sudah dipersiapkan,” kata Ade.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bogor sudah disiapkan, menjadi rujukan dalam penanganan kasus corona, tenaga medis, serta sarananya.

“Rumah sakit negeri kita ada 4 yang kita persiapkan,” katanya, “Tetapi saya himbau juga semua rumah sakit harus siap menerima pasien dan harus punya ruang isolasi (untuk corona),” ujar Ade.

Sementara, antisipasi langkanya cairan pencuci tangan Bupati memerintahkan untuk membuat produk sendiri tanpa merk, dari dinas kesehatan, sudah disiapkan, “dibotol botol kecil untuk dibagikan kepada masyarakat,” katanya.

Terkait ramainya penonton, “bola liga 1 ini memang PSSI sudah membatalkan beberapa jadwal pertandingan,” kata Ade. “kalaupun ada jadwal pertandingan, saya sudah himbau pertandingan tanpa penonton,”

Bupati mengatakan bahwa masyarakatnya, “dikabupaten belum ada kasus meninggal (karena corona) belum, suspek juga (belum),”

“masih dalam pengawasan 1 orang dari parung, dalam pantauan ada 7 orang, tetapi belum tersuspek,” terang Ade.

Bupati Bogor Meminta Warga masyarakat Kabupaten Bogor tetap tenang namun waspada, selalu jaga kesehatan tubuh, jaga kebersihan seperti selalu mencuci tangan setelah beraktifitas,

“Bila ada gejala infeksi virus corona segera hubungi fasilitas kesehatan terdekat,” pungkas Ade Yasin.

(TYr)

Depok

FBR Depok Bogor Raya Gelar Turnamen Futsal

BERIMBANG.COM, Depok – Untuk meningkatkan kerempugan dan potensi di bidang olahraga, jajaran Koordinator Wilayah ( Korwil) Depok Bogor Raya ( Debora) mengadakan Turnamen Futsal di lapangan Futsal Arena di Kelapa Dua Depok . Minggu ( 15/ 3/2020).

Peserta turnamen diambil dari setiap gardu Debora sebanyak 10 anggota dari 18 gardu yang ikut bergabung dalam pertandingan ini sebanyak 14 Gardu, peserta akan merebutkan. piala bergilir Korwil Debora.

Ketua Panitia, Jurek mengatakan, Turnamen ini baru diselenggarakan pertama di tahun 2020, kedepannya , masih Jurek, akan selalu diadakan untuk mencari potensi di bidang olahraga.

” Kami akan terus mengadakan kegiatan turnamen dikalangan anggota FBR Debora, bukan hanya di bidang Futsal saja , olahraga lainnya juga akan kami selenggarakan, ” ujar Jurek.

Sementara itu, Korwil Debora H Nawi menyampaikan saat melakukan pembukaan Turnamen, Kegiatan Turnamen yang dilakukan para peserta dari setiap gardu akan meningkatkan silaturahmi dan kerempugan pengurus dan anggota dari jajaran korwil sampai jajaran gardu.

” Alhamdulillah para peserta sangat antusias mengikuti turnamen ini, para ketua gardu mencari pemain terbaiknya untuk memenangkan pertandingan, ini suatu kebanggaan bagi gardu bila memenangkan pertandingan, ” ucapnya.

Iik

Bogor

Tim Fasilitator TJSL Dukung Tanam 1juta Pohon, Yusfitriadi: PWRI Akan Kami undang

BERIMBANG.com Bogor – Dewan Pengurus Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI), Rohmat Selamat SH, M.Kn, gencar suarakan tanam satu juta pohon di wilayah Bogor Raya,

Kemarin, kamis 12 maret 2020, Rohmat bersama rombongan anggotanya menemui Tim Fasilitator Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Kabupaten Bogor, untuk menyampaikan programnya.

Tim Fasilitator TJSL atau Corporate Sosial Responsibility (CSR) untuk wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang diwakilkan oleh Wakil ketua Yusfitriadi, mendukung program PWRI itu.

Dalam bincang-bincang itu saat ditemui di Beskem Yustriadi, dibilangan wilayah Kabupaten Bogor, ia menjelaskan kinerja Tim Fasilitator TJSL yang baru dijabat beberapa bulan itu.

Yusfitriadi membeberkan mekanisme kerja agar mendapat Program CSR, serta menceritakan pengalamannya dalam mendistribusikan program TJSL perusahaan,

Tim TJSL, kata dia, akan memfasilitasi apa yang dibutuhkan oleh PWRI dengan program tanam sejuta pohon itu, “Kami akan bantu,” kata Yusfitriadi.

“kami akan sampaikan, perusahaan mana yang akan kita dorong,” katanya, “Langsung kerjasamanya dengan PWRI, kita mengetahui saja,”

Dia menjanjikan akan mengagendakan perusahaan mana saja yang akan bekerjasama, “Dan nanti PWRI akan kami undang secara resmi dalam forum sosialisasi,” terang Yusfiriadi.

Kembali, Ketua DPC PWRI menyampaikan terimakasihnya kepada Wakil Ketua Tim Fasilitator TJSL Kabupaten Bogor yang telah mendukung program tanam satu juta pohon,

“Semoga dalam agenda nanti bisa mendapatkan apa yang kami harapkan, saya apresiasi dukungan dari Tim Fasilitator TJSL telah mendukung kami,” tutup Rohmat Selamat.

Untuk diketahui, Gelar yang akan dilaksanankan pada 27 dan 28 Maret 2020 nanti, bertitik pusat di kecamatan Cariu, satu diantaranya di Green Cayon nya Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

(TYr)

Depok

Karang Taruna Cariu Dukung DPC PWRI Bogor Raya Tanam Sejuta Pohon

BERIMBANG.com Bogor – Bencana alam, diantaranya banjir  mengakibatkan banyak korban masyarakat yang terdampak, salah satu penyebab berkurangnya pohon dalam menampung serapan air.

Prihatin dengan hal itu, Dewan Pengurus Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI), bekerjasama dengan Karang Taruna Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, akan merealisasikan menanam pohon,

Gelar yang akan dilaksanankan pada 27 dan 28 Maret 2020 nanti, bertitik pusat di kecamatan Cariu, satu diantaranya di Green Cayon nya Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ketua DPC.PWRI.Bogor, Rohmat Selamat.SH.M.Kn, menyampaikan maksud dan tujuan tanam pohon itu atas dasar kepedulian antar sesama umat,

“Tanggung jawab kita bersama dalam melindungi hutan dan segala habitat seperti flora dan fauna yang ada di hutan,” kata Rohmat, saat pelantikan anggota Kadin, di Cibinong, kamis 12 maret 2020.

Lanjut Rohmat, untuk tahap pertama, Sepuluh Ribu bibit pohon dari berbagai jenis akan ditanam di lokasi Green Cayon Cariu.

Ia memberikan contoh kerusakan hutan sudah banyak terjadi oleh banyak oknum yang tidak bertanggung jawab, membuat kehancuran yang menyebabkan bencana alam berupa tanah longsor dan banjir.

Keprihatinan itu dtuangkan dalam realisasi gerak nyata untuk meminimalisir khususnya penyebab banjir dengan melakukan reboisasi tanam satu juta bibit pohon.

Diantara pohon yang akan ditanam diantaranya; Akasia, Lamtorogung, Sengon, Duren, Sirsak, Mangga, Nangka, Salam, Jeruk dan berbagai macam pohon lainnya.

Dalam kegiatan positif ini Rohmat berharap mendapat dukungan penuh dari unsur pemerintah daerah kabupaten Bogor serta Stakeholder yang ada,

“Demi lestari nya alam yang akan kita wariskan kepada anak cucu kita kelak,” katanya.

Sementara, Muhamad Khadir selaku Ketua Karang Taruna Kecamatan Cariu bersama masyarakat Cariu memberi dukungan dengan menyiapkan lahan penanaman didaerahnya.

Sebagai warga ia miris, “Debit air yang sangat memprihatinkan (semakin berkurang), (sebab) Laju penanaman dengan penebangan tidak seimbang,” kata dia

“Alhamdulilah dengan perhatian dari masyarakat yang perduli, khususnya PWRI, yang akan menyelenggarakan tanam pohon didaerah kami,” katanya.

“Semoga kegiatan ini bisa membawa hasil positif dapat menumbuhkan rasa cinta dan perduli kepada lingkungan. Serta bisa bermanfaat bagi umat manusia, demi kelangsungan ekosistem alam,” katanya.

Ia mengucapkan terimakasih atas sinerginya, semoga dengan program taman pohon ini bisa secara simultan di lakukan dengan berkesinambungan.

(TYr)

Jakarta

Kementan: Hewan Kesayangan Tidak Menularkan COVID-19

BERIMBANG.com Jakarta – Menyikapai pemberitaan dan informasi yang beredar di masyarakat tentang potensi penularan COVID-19 dari hewan ke manusia,

Kementan melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada bukti kuat yang menunjukan bahwa hewan, khususnya hewan kesayangan sebagai sumber penularan COVID-19.

“Sudah ditegaskan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Badan Kesehatan Hewan Dunia (OIE), bahwa penyebaran COVID-19 terjadi dari manusia ke manusia dan belum ada bukti yang kuat bahwa hewan dapat menyebarkan penyakit ini,” jelas I Ketut Diarmita, Dirjen PKH Kementan, Kamis, 12/03/2020.

Oleh karena itu, Ia berpesan agar masyarakat tidak khawatir untuk memelihara hewan kesayangan seperti kucing dan anjing, dan tidak melakukan tindakan-tindakan yang bertentangan dengan kesejahteraan hewan, seperti membuang atau menerlantarkan hewan kesayangannya.

Ketut juga meminta agar masyarakat terus menjaga kesehatan hewan miliknya dengan memastikan penyediaan pakan dan minum yang sehat serta mencukupi, termasuk memastikan kesehatannya dengan berkonsultasi ke petugas kesehatan hewan.

“Saat menangani hewan, pastikan mencuci tangan dengan air menggunakan sabun sebelum dan setelah kontak dengan hewan,” pesannya.

Hal tersebut penting menurutnya, sebagai bagian dari penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Pernyataan Ketut tersebut diamini oleh Tri Sayta Putri Naipospos, Ketua Komisi Ahli Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, dan Karantina Hewan.

Menurutnya berdasarkan laporan dari otoritas pemerintah yang membidangi kesehatan hewan di Hongkong, telah ditemukan kasus positif lemah pada anjing milik pasien positif COVID-19, dan anjing tersebut tidak menunjukan gejala sakit.

Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa sampai saat ini tidak ada bukti penularan COVID-19 dari hewan ke manusia.

“Penularan COVID-19 saat ini terjadi dari manusia ke manusia, fakta awal yang menunjukkan keterkaitan dengan satwa liar, dalam hal ini kelelawar masih dalam penelitian lebih lanjut,” tegasnya.

Informasi yang sama juga disampaikan oleh NLP Indi Dharmayanti, Kepala Balai Besar Penelitian Veteriner (BBLitvet), Kementan yang menyampaikan juga bahwa masih perlu waktu untuk memastikan apakah virus penyebab COVID-19 (SARS CoV2) berasal dari hewan dan kemudian menulari manusia (bersifat zoonosis).

Ia membeberkan bahwa BBLitvet telah bekerjasama dengan Ditjen PKH dan dinas yang membidangi fungsi kesehatan hewan Depok dalam memeriksa 13 sampel dari 2 anjing dan 1 kelinci milik pasien positif COVID-19 di Depok, dan hasilnya menunjukkan hasil negatif pada bebeberapa kali pemeriksaan.

“Dari beberapa publikasi, memang terdapat data yang menunjukan bahwa virus penyebab COVID-19 mempunyai kedekatan genetik dengan virus yang terdapat pada kelelawar. Namun masih perlu studi lebih lanjut untuk memastikan perannya dalam penularan,” tambahnya.

Ia menegaskan sekali lagi bahwa penularan antar manusia merupakan rute utama penyebaran, namun penelitian di hulu (pada hewan) terkait potensi zoonosis tetap perlu dilakukan sebagai langkah kesiapsiagaan untuk masa yang akan datang.

Mengakhiri pernyataannya, Dirjen PKH menegaskan bahwa situasi COVID-19 berkembang dengan cepat dan infomasi terus bertambah berdasarkan hasil kajian yang dilakukan di seluruh dunia termasuk di Indonesia.

Sebagai bentuk kewaspadaan, tambahnya, Kementan bersama Kemenkes dan KLHK dengan dukungan FAO telah melakukan surveilans triangulasi untuk memonitor peredaran berbagai virus terutama di hewan domestik dan satwa liar, serta kaitannya dengan manusia.

“Apabila ada data/informasi terbaru terkait COVID-19 dari aspek kesehatan hewan, kita akan segera sampaikan ke masyarakat,” pungkas Ketut.

(PBI/Red)

Jakarta

Mantapkan Persiapan Rakernas, PPWI Gelar Rapat Khusus

BERIMBANG.com Jakarta – Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) mengagendakan, bakal menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PPWI tahun 2020.

Kegiatan yang akan menghadirkan 300 orang pengurus dan anggota PPWI se-Indonesia ini akan digelar di Gedung Nusantara V komplek Parlemen DPR/MPR, pada 4-5 April 2020 mendatang.

Untuk memantapkan persiapan pelaksanaan Rakernas dimaksud. Pengurus Nasional PPWI mengundang segenap panitia pelaksana dalam sebuah rapat khusus bertempat di Gora Cafe Sarinah, Jakarta, Rabu (11/03/2020).

Pada rapat ini dibahas secara serius terkait persiapan teknis untuk kelancaran pelaksanaan acara Rakernas PPWI tahun 2020.

Wilson Lalengke selaku Ketua Umum PPWI menyatakan bahwa Rakernas PPWI yang akan dilaksanakan nanti diagendakan membahas dan mencari solusi tentang 3 masalah pokok Bangsa Indonesia yakni: Pembudayaan Ideologi, Ketahanan Pangan, dan Bahaya Narkoba.

“Penting kiranya kita sebagai anak bangsa untuk ikut dapat bekerja sama dan melakukan karya nyata untuk bersama sama mencari solusi agar bangsa Indonesia bisa membudayakan ideologi Pancasila dalam keseharian,”

“ikut bekerja sama dalam membangun ketahanan pangan, dan aktif dalam peran kita sebagai pewarta warga untuk meningkatkan kewaspadaan bersama akan bahaya narkoba” ujar Ketum PPWI Wilson Lalengke.

Pada rapat yang sama, Sekjen PPWI yang juga merupakan Senator DPD asal Aceh, H. Fachrul Razi menyatakan bahwa Rakernas nanti akan menghadirkan pembicara para Tokoh Nasional.

Juga Rakernas ini akan dihadiri oleh para pengurus dan perwakilan anggota PPWI dari seluruh daerah di Indonesia.

“Penting untuk PPWI menunjukkan kiprah kita sebagai organisasi pewarta warga, rakernas nanti akan menghadirkan sejumlah tokoh Nasional untuk menyampaikan gagasannya,” ujar Fachrul Razi.

Para pejabat tingkat nasional yang akan diundang memberikan arahannya antara lain Ketua MPR RI, Ketua DPR RI, Ketua DPD RI, dan sejumlah Menteri Kabinet Kerja.

Selain itu, panitia juga akan menghadirkan para pembicara ahli di bidang media dan publikasi, manajemen organisasi, dan entrepreneurship.

Selain Ketua Umum dan Sekjen PPWI, tampak hadir juga dalam rapat kali ini beberapa pimpinan PPWI Nasional, Mung Pujanarko, Danny Siagian, dan Winarsih;

Serta penasehat Hukum PPWI Dolfie Rompas, Wakil Ketua Panitia Pelaksana, Yusron Fuadi dan belasan aktivis PPWI di seputaran Jabodetabek.

(MUNG/Red)

Bogor

Bulan Panutan Pajak Daerah 2020, Bupati Bogor Ajak Taat Bayar Pajak

BERIMBANG.com Bogor – Bupati Bogor mencanangkan Bulan Panutan Pajak Daerah Tahun 2020, Selasa (10/03/2020) di Audiotrium Bappenda Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang digelar Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor setiap tahunnya.

Bupati Bogor, Ade Yasin menguraikan dihadapan Wakil Bupati Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, jajaran Forkopimda, Kepala Bappenda Jawa Barat.

Bahwa Pemerintah Daerah memiliki tugas dan fungsi yang cukup berat dalam penyelenggaraan otonomi daerah,

Antara lain pelayanan publik, peningkatan kesejahteraan masyarakat daerah serta peningkatan daya saing daerah,

mengisyaratkan pembangunan yang masif menandingi laju pencapaian pembangunan di tingkat Jawa Barat maupun Nasional,

yang tentunya membutuhkan sumber pendanaan yang kuat, salah satu sumber pendanaan pembangunan Pemerintah Kabupaten Bogor adalah Pendapatan Asli Daerah (PAD),

dan hingga saat ini pajak daerah merupakan  komponen PAD terbesar yang setiap tahunnya berkontribusi lebih dari 67.78% terhadap PAD Kabupaten Bogor.

“oleh karena itu, bersamaan dengan pencanangan ‘bulan panutan pajak’, saya minta agar kita semua, terutama tokoh masyarakat, pejabat pemerintah serta seluruh aparatur sipil negara dapat memberikan contoh dan teladan yang baik dalam  membayar pajak,” ajak Ade.

Bupati bersama seluruh jajaran Kabupaten Bogor membayar pajak bumi dan bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2), pajak kendaraan bermotor serta mengisi dan melaporkan SPT tahunan.

Kiranya ini dapat segera diiikuti oleh para ASN agar menjadi contoh dan memotivasi masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu

dan mendukung Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kualitas pembangunan di Kabupaten Bogor.

Selain itu Bupati menjelaskan berkenaan dengan upaya penegakan peraturan perpajakan, beberapa waktu lalu,

Pemerintah Kabupaten Bogor telah menandatangani kesepakatan bersama dengan Kejaksaan Negeri Wilayah Kabupaten Bogor,

yang isinya tentang pemberian bantuan hukum, pertimbangan hukum dan/atau tindakan hukum lain dibidang perdata dan tata usaha negara.

Kesepakatan ini akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Bappenda Kabupaten Bogor dengan Kejari Kabupaten Bogor.

“Kegiatan pencanangan bulan panutan pajak ini juga akan diisi rangkaian sosialisasi beberapa peraturan bupati terkait kebijakan PBB P2,”

“Program zona integritas taat pajak kendaraan bermotor (zonita pamor), pengisian SPT tahunan melalui e-filing,”

“serta pemberian piagam penghargaan kepada pihak-pihak yang telah membantu pemerintah kabupaten bogor dalam meningkatkan pendapatan daerah,” terang Ade.

Pesan Bupati Bogor ke bappenda agar meningkatkan terus kapasitas SDM, jaga integritas, sinergi dengan mitra kerja,

serta bangun koordinasi tim yang solid, tingkatkan fasilitas untuk mendukung keterjangkauan (outreach) Bappenda dalam mengumpulkan pendapatan daerah,

Mengingat luasnya cakupan wilayah kerja Bappenda Kabupaten bogor, kelola dengan baik infrastruktur dan prasarana untuk mencapai target dengan memaksimalkan sistem yang telah terkoneksi,

“Lakukan terus inovasi dan terobosan untuk meningkatkan pendapatan daerah kabupaten bogor,” urai Ade Yasin.

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Bongkar Home Industri, Polres Bogor Amankan Pelaku Dan 5 Kilo Tembakau Gorila

BERIMBANG.com Bogor – Industri rumahan (Home Industri) yang memproduksi Narkoba jenis tembakau sintetis atau gorila, berhasil dibongkar Kepolisian Resort (Polres) Bogor,

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor, AKP Andri Alam, mendampingi Kapolres AKBP Roland Ronaldy menjelaskan di Mapolres Bogor, Cibinong, Jawa Barat, Selasa (10/03/2020).

Andri mengatakan ada 2 pelaku berinisial A, dan D, serta barang bukti 5 kilogram tembakau sintetis siap edar yang telah disita.

“Setelah ditelusuri ternyata dipasok dari sebuah home industri kawasan Jati Sampurna, Bekasi,” ujar Andri, “Saat itu juga kita lakukan penggerebekan,”

Hasil pengembangan, lanjutnya, terungkap salah satu pengedar yang melibatkan anak di bawah umur,

Kinerja Polres Bogor dalam kurun waktu 12 hari sejak 22 Februari hingga 5 Maret, pihaknya berhasil meringkus 12 tersangka lainnya.

“Di antara tersangka tersebut mayoritas sebagai produsen home industri, pengedar dan bandar dari 13 kasus,” terang Andri.

Dari 13 kasus itu peredaran gelap narkotika langka jenis key, magic drug dan ketamine, kata dia, yang paling menonjol adalah home industri gorila,

“Selain 5,022 kilogram tembakau sintetis, barang bukti dari 14 tersangka ini kita menyita sabu 507 gram, 210 tramadol, trihexphenidyl 588 butir dan 514 butir hexymer,” ungkapnya.

Selain kasus Narkoba, lanjut dia, salah satu tersangka ada yang terlibat dalam jaringan kejahatan curanmor bersenjata api di 60 TKP di Kabupaten Bogor.

Pihaknya juga menyita satu buah golok dan satu pucuk senjata api rakitan jenis SNW.

“Bahkan, salah satunya berhasil dilumpuhkan karena melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam terhadap petugas,” ungkapnya.

“Peredaran sabu serta farmasi tanpa izin atau obat keras masih mendominasi,” katanya.

Pelaku edar farmasi tanpa izin juga dikenakan dengan pasal 196 dan atau pasal 197 UU No. 36/2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda minimal Rp1,5 miliar.

“Para pelaku akan dijerat pasal 113, 114, 111, 112 UU No. 35/2009 narkotika juncto Permenkes No. 44/2019 dengan ancaman hukuman minimal delapan tahun penjara dan maksimal tahun penjara,” pungkasnya.

(TYr)