Bulan: Desember 2016

Daerah

Bambang Tri, Penulis Buku ” Jokowi Undercover” Ditangkap Polisi

0479c62c97e508d04c1c0e1589a54769

BERIMBANG.COM, Jateng – Kurang dari 24 jam setelah diamankan di daerah Blora, Jawa Tengah, Jumat malam (30/12), Bambang Tri ditetapkan sebagai tersangka, Sabtu (31/12).

Penetapan tersebut, berdasarkan hasil pemeriksaan oleh Bareskrim Polri, terkait buku berjudul "Jokowi Undercover" yang ditulisnya.

"Benar, telah dilakukan penahanan setelah pemeriksaan pasca-penangkapan terhadap saudara Bambang Tri," kata Karo Penmas Div Humas Polri, Brigadir Jenderal Rikwanto kepada wartawan, Sabtu siang.

Dalam bukunya, Bambang menyebutkan jika Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) merupakan anak dari WIDJIATNO alias "Nyoto", salah satu tokoh Partai Komunis Indonesia (PKI).

Berdasarkan hasil gelar perkara, kata Rikwanto, penyidik Bareskrim menyimpulkan bahwa buku ditulis Bambang hanya untuk menarik perhatian masyarakat.

Selain itu, Bambang juga tidak memiliki dokumen pendukung terkait tuduhan pemalsuan data Jokowi yang ditulis dalam bukunya.

"Perbuatan tersangka juga menebarkan kebencian kepada keturunan PKI yang tidak tahu menahu tentang peristiwa G30S PKI Madiun 1948 dan 1965," terangnya.

Atas perbuatan tersangka, penyidik menjeratnya Pasal 16 UU 40/2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dengan ancaman pidana lima tahun penjara. (Red)

 

BogorJabodetabek

DPD Gempa Bogor Gelar Khitanan Massal

img-20161231-wa0122

BERIMBANG.COM, Bogor- Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhamad SAW, Gerakan Muslim Penyelamat Aqidah (GEMPA) DPD Bogor gelar Khitanan Massal terhadap 35 anak yatim dan dhuafa yang di jaring dari wilayah Kecamatan Cigombong,

Acara di hadiri oleh, Ketua Dewan Syuro DPP Pusat Gempa, Ketua umun Gempa, Ketua Gempa Kab.bogor, Anggota Gempa Kab.Bogor dan perwakilan Dari kab Cianjur, Kab .Sukabumi ,kab Pekalongan dan Surabaya, serta Perwakilan Pemerintahan Desa termasuk Babinsa, Babinkamtibmas, Pemuka Masyarakat, dan para keluarga anak-anak yatim itu sendiri, acara yang di gelar di komplek pesantren Islam Al Azhar yang berlokasi di kampung Pasir Menjul, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Sabtu (31/12/16) pagi tadi

"Khitanan masal ini akan menjadi agenda rutin dari Ormas GEMPA yang insya Allah akan dilaksanakan setiap tahun terhadap anak yatim berasal dari wilayah terdekat, Hal ini merupakan Bhakti Sosial dari Ormas GEMPA yang menunjukan keberadaan Ormas GEMPA, selain dibutuhkan juga dirasakan keberadaannya di tengah-tengah masyarakat. Ungkap Ust Al Haidar, Ketua DPD Gempa Bogor kepada Berimbang.com.

"Pengennya dalam acara bhakti Sosial kali ini kami menjaring calon pengantin khitanan dari Yatim dan dhuafa se kabupaten Bogor, Namun karena keterbatasan anggaran dan faktor lainnya, maka baru bisa menjaring dari satu Kecamatan, itupun dengan jumlah terbatas.Namun saya harap tidak dilihat dari jumlahnya, namun tekat dan keikhlasan panitia yang didukung oleh donatur termasuk para pengurus Al Azhar, itu yang perlu dihargai dan di Doa'kan semoga ditambahkan rizqinya, disehatkan dan dipanjangkan umurnya serta senantiasa mendapatkan ridho dan perlindungan dari Allah SWT," Harap Alhaidir.

Haidir menambahkan, Acara khitanan masal yang direncanakan dari satu kecamatan Cigombong tersebut kenyataannya diikuti oleh pengantin khitanan dari luar Kecamatan Cigombong, bahkan terdapat pengantin khitanan dari Sukabumi. Hal ini dimaklumi karena Geografis Cigombong yang bertetanggaan dengan Kabupaten Sukabumi, dan khitanan tersebut dilaksanakan dengan seksama, oleh 5 Orang Dokter Spesialis dari klinik Al Azhar dan kemudian mereka mendapatkan bingkisan diantaranya kain sarung, baju koko, peci dan bingkisan lainnya.  (Nana/Wawan)

 

Jelajah Desa

Kades Ciwaru : PT. Bio Farma Dinilai Tidak Ada Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan

img-20161230-wa0056

BERIMBANG.COM, Sukabumi– Perusahaan PT. Bio Farma yang berada di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, kabupaten Sukabumi, tidak ada kontribusi terhadapa lingkungan setempat, sementara perusahaan tersebut sudah berjalan bertahun-tahun.

Menurut Kades Ciwaru, Opik, kepada berimbang.com belum lama ini mengatakan, seharusnya perusahaan yang berada di wilayah desa harus membangun Desa tersebut, dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) tidak hanya mengenai kegiatan yang dilakukan perusahaan dimana perusahaan ikut serta dalam pembangunan ekonomi masyarakat setempat, tetapi juga terkait kewajiban perusahaan dalam melestarikan lingkungan.

Jika penanaman modal yang tidak melakukan kewajiban untuk melaksanakan CSR atau TJSL maka berdasarkan pasal 34 UU 25/2007 penanaman modal dikenai sanksi administratif berupa peringatan tertulis, pembatasan kegiatan usaha, pembekuan kegiatan usaha dan/atau fasilitas penanaman modal, atau, pencabutan kegiatan usaha. Selain dikenakan sanksi administratif, penanaman modal juga dapat dikenakan sanksi lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan pasal 3 ayat 3 UU 25/2007, Tegasnya (Nn/Wwn)

 

BogorJabodetabek

Jembatan Gantung Penghubung Rumpin Dan Lewiliang Tak Kunjung Diperbaiki

img-20161229-wa0082

BERIMBANG.COM, Bogor – Sebuah jembatan gantung yang menjadi penghubung dua Kecamatan, yakni Rumpin dan Leuwiliang, yang kondisinya sangat memperhatinkan. Namun jembatan reot itu terpaksa harus dilalui warga untuk keperluan mereka seperti untuk mencapai ke Pasar Leuwiliang dan melakukan aktifitas sehari-hari.

Jembatan yang dirakit menggunakan plat besi ini dulunya merupakan jembatan kayu, yang kemudian direnovasi pada tahun 2007, tepatnya di Kampung Parung Singa RT 02 RW 08, Desa Leuwibatu, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.

Masnah (45) salah satu warga setempat mengatakan, jembatan Rawayan dulu terbuat dari rakitan bambu, setelah Rahmat Yasin menjadi Bupati Kabupaten Bogor jembatan ini langsung direnovasi menggunakan plat besi,

“Jembatan Rawayan ini penghubung dua Desa, Desa Leuwibatu dan Desa Karehkel. Kalau ngojek ke pasar Leuwiliang itu 30 ribu. Tapi kalau lewat jembatan ini cukup jalan kaki menuju Desa Karehkel dan pasar Leuwiliang, kami harap jembatan tersebut segera di perhatikan", ungkap Masnah kepada Berimbang. com, belum lama ini

Sementara itu, H. Daen, Sekretaris Desa Leuwibatu mengatakan, bahwa perbaikan jembatan penghubung dua kecamatan itu sudah diajukan setiap Musrembang Kecamatan pada tiap tahunnya, Tapi sampai saat ini belum ada kabar terkait tindak lanjutnya.

"Setiap tahun malah saya selalu mengajukan soal jembatan gantung Rawayan ke Dinas terkait bahkan setiap Rapat Musrembang juga selalu saya ajukan,” ujarnya. (Nana/Wawan)

 

Jelajah Desa

Pemdes Ciburayut Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan

img-20161228-wa0013

BERIMBANG.COM, Bogor – Pemerintah Desa Ciburayut gelar acara Deklarasi ODF, Stop Buang Air Besar Sembarangan, sanitasi total barbasis masyarakat (STBM).

Acara tersebut di hadiri oleh Muspika Kecamatan Cigombang, Dinas Kesehatan Kabupaten yang di wakili oleh P2PKL, Kepala UPT Kesehatan Kecamatan Cigombong, Para Kepala Desa Sekecamtan Cigombong, Rt/Rw, dan Tokoh Masyarakat Setempat, acaya yang berlangsung di depan kantor Kepala Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Rabu (28/12/16) pagi Tadi

Dalam sambutannya Kepala Desa Ciburayut, Candralena mengatakan, dalam rangka mendeklarasikan Stop Buang Air Besar Sembarangan bagi masyarakat  Desa Ciburayut Kecamatan Cigombong, Secara Geografis  Desa Ciburayut  merupakan dataran tinggi maka desa ciburayut banyak di jumpai mata air yang di manfaatkan  sebagai  sumber air bersih, sungai serta kolam dari limpahan air yang mengalir dari mata air.

" Dengan kondisi tersebut merupakan tantangan yang besar  bagi program STBM karena sebagian besar masyarakat adalah pekerja buruh tani dan buruh pabrik hingga susah di temui pada siang hari untuk dilakukan pemicuan, Banyak masyarakat yang menggunakan sebagai sarana MCK, dan ditemukan BECA diatas kolam sebagai tempat buang air besar, sosial ekonomi masyarakat yang rendah sehingga susah untuk membuat sarana jamban," ungkapnya

" Kami di tingkat desa dengan dukungan penuh dari tim Stbm tingkat kecamatan  yang setiap minggu kami turun bersama-sama untuk melakukan pemicuan Monev ke masyarakat, alhamdulilah tahap demi tahap masyarakat dapat merubah perilaku untuk tidak buang air besar sembarangan, jelas Candralena.

" Ucapan terimaksih yang besar kami sampaikan kepada bapak Camat dan kepala UPT puskesmas Cigombong yang setiap saat turut serta  ke masyarakat untuk mencari solusi terhadap permasalahan-permasalahan yang di jumpai masyarakat diantaranya adalah memimpin musyawarah  untuk membongkar Beca yang di pakai masyarakat  sebagai sarana umum untuk buang air besar di atas kolam, disampaing itu upaya pencarian donatur untuk membantu masyarakat ekonomi lemah yang telah berubah perilakunya hingga bisa membangun sarana jamban sederhana", Pungkasnya. (Nana/ Wawan)

 

Daerah

Penemuan Anak Kambing Mirip Manusia Hebohkan Warga

11ba4d6a03478528a44318c8ed142409

BERIMBANG.COM, Ogan Ilir  – Warga yang berada di Desa Arisan Deras Kecamatan Rantau Panjang, Kabupaten Ogan Ilir (OI) dihebohkan dengan penemuan ada anak kambing yang menyerupai manusai, Selasa (27/12/2016), sekitar pukul 17.00 WIB. 

Dan sontak hal tersebut jadi perhatian dan tontonan warga sekitar yang ingin melihat secara langsung penemuan tersebut. 

"Anak kambing tersebut milik Anang yang merupakan warga Dusun 2 RT 03, Desa Arisan Deras, Kecamatan Rantau Panjang, Kabupaten OI. Yang dalam kondisi mati dan kini telah dikuburkan oleh sang pemilik disaksikan kades dan warga sekitar" Kata Ardi salah seorang warga sekitar. 

Sementara itu, Kades Arisan Deras, Syawaludin mengatakan bahwa berdasarkan keterangan pemilik kambing, jika induk kambing sudah dua hari ini susah melahirkan dan mati tanpa sebab.

“Kata Anang selaku pemilik kambing, kambingnya mau lahir, tapi sudah dua hari ini susah lahir dan tiba-tiba mati,” Katanya.

Dijelaskannya, "Pemilik kambing lalu berinisiatif untuk membedah isi perut kambing tersebut dan terkejut jika anak kambing menyerupai manusia dan menghubungi saya selaku kades. Kepala, badan lengan mirip manusia. Kondisinya pucat dan sama dengan manusia, tapi kaki dan ujung kaki mirip kambing. Dan sekarang anak kambing itu sudah dikubur,” Paparnya. (Abd).

 

BogorJabodetabek

Ugal – Ugalan Dijalan, Pengendara Mobil Dihajar massa

 

img-20161227-wa0095

BERIMBANG.COM, Bogor –  Tiga pria pengguna  mobil Honda Jazz Warna putih ber No Polisi F 1721 S ugal-ugalan di jalan alternatif Cihideng-Cigombong akibatnya mobil tersebut menabrak beberapa kendaraan roda hingga pelaku melakukan tabrak lari, setelah berhasil di kepung warga, sopir dan temannya langsung di hakimi oleh ratusan warga sampai babak belur, tepatnya di kampung Cimenteng, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Selasa (27/12/16) sore tadi.

Informasi yang dihimpun berimbang.com, pelaku tabrak lari diantaranya, Yana Sumiaji (20) beralamat Cimahi Cibaraja Sukabumi, Aras (19) beralamat Tipar kota Sukabumi, dan yang satunya tidak di ketahui identitasnya karna berhasil melarikan diri, kedua pelaku langsung di amankam Polsek Cijeruk-Cigombong.

Kepada Berimbang.com, Bayu (27) saksi kejadian mengatakan, Awalnya mobil sejenis honda jazz warna putih dengan No polisi F 1721 S, melaju kencang dari arah Bogor sehingga menabrak motor yang sedang berjalan di kampung Warung Kupa, Desa Cipelang, mobil tersebut tidak berhenti malah tambah ngebut lalu warga mengejarnya sampai perumahan Lido Permai cigombong,

" Berhubung jembatan Cigombong yang sedang di bangun mobil itu masuk perumahan dan keluar lagi sehinggag menabrak lagi tiga motor dan langsung lari kembali ke arah Cijeruk, melihat mobil tersebut sudah tidak terkendali dan melaju sangat kencang di pertengahan tepatnya di kampung Citiis Desa Ciburayat lagi-lagi menabrak motor yang sedang berjalan sehingga korban luka parah dan langsung di bawa ke Rumah Sakit Ciawi," terang bayu.

" Terakhir mobil tersebut berhasil di kepung oleh ratusan warga di kampung Cimenteng Desa Warung Menteng, tanpa basa basi pengemudi dan temannya langsung di keroyok sampai babak belur, di temukan dalam mobil tersebut ada minuman keras," ungkap bayu.

Hingga berita ini di turunkan belum di ketahui Motif kejadian tabrak lari ini terjadi, sehingga mengakibatkan banyak memakan korban jiwa. (Nana/Wawan).

Editor : Redaksi

 

BogorJabodetabek

Terseret Kereta Api, Pria Ini Selamat

img-20161227-wa0041

BERIMBANG.COM, Bogor- Sepulang mengantarkan jemputannya yang bekerja di PT, yongjin. Kodir (35) warga Kampung Nagrog Rt 03 Rw 05 Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, terseret Kereta saat mengendarai sepeda motor yang melewati jalan samping Rel Kereta tepatnya di kampung Pasir Kuda, Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Selasa (27/12/16)Pagi tadi.

Dalam kejadian ini korban berhasil menyelamatkan diri dengan melompat namun sepeda motor yang di kendarainya rusak karena terseret kereta api, Saat di temui Berimbang.com, Sadam (30) saksi mengatakan, dirinya setelah mengantarkan karyawan yongjin yang bersamaan dengan korban melewati jalan samping Rel Kereta, di karenakan jalan utama macet parah.

Lebih lanjut, Sebelum melewati jalan tersebut Sadam bertanya kepada ojeg, untuk menanyakan kalau kereta sudah lewat atau belum lalu ojek tersebut menjawab sudah.

" Lalu kami melewati jalan tersebut, di tengah perjalan tiba-tiba datang kereta dari belangkang, dari arah sukabumi, terdengar ada yang berteriak ngasih tau ada kereta saya sempat berhenti, dan posisi korban ada di depan saya tidak mendengan ada yang teriak sehingga motor korban keserempet dan terseret beberapa meter untungnya korban berhasil melompat dari kejadian tersebut, Akibat kejadian ini korban mengalami luka-luka pada bagian muka, tangan, dan kaki. Korban langsung di bawa ke Puskesmas terdekat," terangnya. (Wawan/Nana)

BogorJabodetabek

Di Cibinong, Geng Motor Kembali Memakan Korban

images

BERIMBANG.COM, Bogor – Lagi, kembali terjadi pada Sabtu 24/12/16 sekitar pukul 01.00 WIB bentrok antara geng motor dan Warga Cikaret Gang berkah Rt.01/06 Kelurahan Harapan Jaya kecamatan Cibinong yang mengakibatkan dua Warga mengalami luka berat,Deni sutardi ( 32), dan Denis alfian (20) serta satu Orang lagi luka ringan.

Belakangan di ketahui dari sejumlah saksi mata yang berhasil di jumpai berimbang.com, kejadian ini bermula ketika enam orang Warga Cikaret sedang tertidur di pos ronda serta tiba-tiba ada seorang Warga yang berlari berteriak-teriak minta tolong karena tengah di kejar oleh sekitar lebih kurang 20 geng motor.

Melihat Warga Mereka dalam bahaya, ke 6 Orang Warga Cikaret yang tengah berada di pos ronda tersebut spontan berusaha menolong, akan tetapi malah sebaliknya, karena jumlah Mereka tidak seimbang, ke enam Orang tersebut malah menjadi korban kebrutalan dari geng motor tersebut.

Dikarenakan kelompok geng motor tersebut di lengkapi dengan membawa senjata tajam, maka korban pun tidak dapat di hindarkan hingga akhirnya para korban harus di larikan ke Rumah Sakit terdeka, mengingat luka yang di derita cukup parah

Hingga berita ini di turunkan, kondisi korban akibat tindak kekerasan dan kebrutalan dari geng motor tersebut masih sangat kritis dan masih dalam perawatan pihak Rumah sakit.

Kejadian ini pun akhirnya memicu kemarahan Warga lainnya terhadap geng motor. Guna mengantisipasi bentrok lanjutan, pihak Kepolisianpun lantas bertindak cepat berjaga-jaga di sekitar lokasi kejadian dan memburu para pelaku kejahatan tersebut. (Oloan)

 

Artikel

TIRTANIA Water park, Destinasi Wisata Yang Aman Dan Nyaman 

img-20161225-wa0060

BERIMBANG.COM, Bogor – Jelang masuknya musim liburan panjang Sekolah, serta cuti bersama Hari Natal dan tahun baru, sebagian kalangan Masyarakat tentu tidak akan melewatkan momen tersebut dengan hanya berdiam diri di rumah saja.

Sejumlah wahana wisata tentu menjadi dstinasi yang tepat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, sekedar hanya untuk refreshing guna melepas kepenatan karena kesibukan aktifitas sehari-hari, ataupun berkumpul bersama sebagai cara mempererat hubungan emosional antara anggota keluarga.

Keaman dan kenyamanan lokasi wisata, merupakan hal yang patut di perhitungkan sebelum menentukan pilihan tempat berlibur, selain Harga Tiket Masuk (HTM) yang tidak terlalu menguras isi kantong Kita. 

Kolam renang TIRTANIA Water Park, yang terletak di Jln.Pamoyanan-Bogor adalah salah satu tempat tujuan wisata favorit di Kota. Kolam renang TIRTANIA Water Park yang sudah berdiri sejak 11 tahun yang lalu, merupakan salah satu wahana wisata keluarga yang cukup di gemari oleh Wisatawan lokal di sekitar Kota Bogor maupun dari luar wilayah Kota hujan tersebut. 

Selain tempatnya yang nyaman, bersih juga sangat memperhatikan keamanan serta pelayanan yang baik terhadap para pengunjung, harga tiketpun sangat terjangkau sehingga pengunjung tidak perlu terlalu banyak merogoh kocek.

TIRTANIA Water Park sebagai salah wahana wisata dengan konsep taman bermain air, tentunya sudah sangat cocok untuk destinasi pilihan acara liburan bagi kelurga, Sekolah, maupun Kantor.

Di samping menyajikan acara 'live music' pada setiap hari Jum'at dan Minggu, menjelang libur Natal dan Tahun Baru, TIRTANIA Water Park juga mengadakan acara khusus untuk kepuasan para pengunjung di antaranya; sajian snack dan minuman gratis, live music, juga pesta kembang api. Tentunya masih banyak lagi acara yang lainnya yang akan memanjakan pengunjung.

"Dengan luas yang mencapai lebih kuang 1,6 hektar ini, TIRTANIA Water Park juga menyediakan Gajebo untuk para pengunjung yang ingin bersantai sambil menikmati indahnya pemandangan panorama Gunung Salak, serta kota Bogor dengan Kebun Rayanya yang masih terlihat asri," terang Bapak Sandy selaku Manager pengelola TIRTANIA Water Park kepada   berimbang.com (Oloan)