Miris, UPT Puskesmas Cilangkap Lakukan Pembiaran Pasien Positif Covid 19

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

 1,177 Views

BERIMBANG.com, Depok – Warga Rumah Susun Sederhana Sewa ( Rusunawa ) Banjaran Pucung, Fanny Ari Yani (18) positif Covid 19 setelah melakukan pemeriksaan tes antigen di UPT Puskesmas Cilangkap, setelah hasilnya positif , pihak puskesmas tidak melakukan karantina kepada pasien, malah diminta pulang kerumah.

Divisi hukum Warta Sidik, Jaenal Idris, SH menyayangkan atas kejadian yang menimpa pasien sebab Hasil positif covid 19 yang diterbitkan pihak UPT Puskesmas Terhadap masyarakat yang terindikasi covid. 19 di Salah satu warga RT 001/ Banjaran Pucung. Hal ini diketahui dari Hasil diagnosa dan hasil tes covid 19 yang dilakukan pada tanggal 19 Maret 2021 dan hasilnya dinyatakan Positif.

” Pihak Puskesmas Cilangkap tidak melakukan penahanan terhadap pasien untuk dilakukan Isolasi dan dibiarkan kembali pulang kekediamannya, tanpa ada pendampingan dari pihak Puskesmas maupun petugas yg biasa menangani covid 19, ” ujar Djaenal.

Lanjutnya, warga mengetahui hal tersebut dikarenakan yang bersangkutan tidak pernah terlihat seperti biasanya bergaul, tapi beberapa hari tak terlihat bergaul untuk itu warga inisiatif untuk mencoba melihat dikediamannya,ternyata benar dinyatakan positif covid 19 dengan dibuktikan adanya surat diagnosa dari Puskesmas.

Jaenal juga mempertanyakan kinerja pihak yang berwenang alasan dilakukannya pembiaran terhadap pasien positif dan bila dibiarkan akan menjadi cluster baru penyebaran covid 19.

” Harusnya pihak Puskesmas, maupun Gugus Tugas Covid 19 atau yang berkompetensi dalam hal tersebut melakukan tindakan terhadap pasien bukannya melakukan pembiaran, ” Pungkas Jaenal.

Informasi yang didapat berimbang.com dari warga Rusunawa, sampai saat ini sejak diketahui positif Covid 19, Fanny melakukan isolasi sendiri, suami dan anaknya meninggalkannya karena takut tertular. Keseharian Fanny dibantu oleh tetangga tempat tinggalnya untuk menyiapkan kebutuhan sehari – sehari seperti kebutuhan makan dan lainnya.

Juru Bicara Covid 19 Kota Depok, Dadang Wihana ketika dikonfirmasi meminta untuk menghubungi Dinas Kesehatan Depok tetapi saat di konfirmasi lewat pesan WA belum ada keterangan dari bersangkutan.

YE

Tinggalkan Balasan