Categories: BekasiJabodetabek

Walikota Bekasi Pastikan Tidak Akan Mencabut Izin Pembangunan Gereja

BERIMBANG.COM, Bekasi – Wali Kota Bekasi, Jawa Barat, Rahmat Effendi, membuka peluang bagi pihak yang keberatan dengan diterbitkannya izin pendirian Gereja Katolik Santa Clara untuk menempuh gugatan ke pengadilan.

"Kita terbuka bagi siapa saja yang menolak untuk menempuh jalur hukum," katanya di Bekasi, Jumat (24/3/2017).

Hal itu dikatakan Rahmat Effendi kepada wartawan pasca demonstrasi sejumlah orang  yang tergabung dalam Majelis Silaturahim Umat Islam Bekasi di lokasi pendirian Gereja Santa Clara Jalan Kaliabang, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, Jumat.

Dia mengatakan, pihaknya memastikan tidak akan mencabut izin pembangunan Gereja Santa Clara bernomor 203/0535/1.B BPPT.2 yang diterbitkan pada 28 Juli 2015.

"Pencabutan izin hanya dapat dilakukan melalui proses pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap," katanya.

Rahmat mengatakan, Kota Bekasi merupakan daerah heterogen yang diisi oleh beragam suku, ras dan agama dengan jumlah penduduk mencapai 2,6 juta jiwa.

Sementara jumlah tempat ibadah di wilayah itu hingga kini belum sebanding dengan jumlah pemeluk agama yang ada di kawasan itu.

Pihaknya mencatat komposisi warga Kota Bekasi berdasarkan agama tercatat, Islam sebanyak 2 juta jiwa, Kristen Protestan 195 ribu jiwa, Katolik 65 ribu jiwa, Hindu 4.700 jiwa, Budha 12 ribu jiwa, aliran kepercayaan 1.500 jiwa, dan Konghucu 196 jiwa.

Berdasarkan data olahan hasil pemutakhiran rumah ibadah se-Kota Bekasi tahun 2016 diketahui jumlah masjid tercatat sebanyak 1.142 unit, mushola 1.786 unit, gereja 120 unit, pura satu unit, vihara 11 unit, klenteng satu unit, dan pasewakan tiga unit.

Dikatakan Rahmat, pemerintah tidak sembarangan dalam mengeluarkan Surat Izin Pelaksanaan Mendirikan Bangunan (SIPMB) kepada warganya, sebab ada mekanisme yang harus dilalui.

"Adapun SIPMB merupakan dasar atau acuan yang dipegang untuk membangun sebuah gedung. Pemberian SIPMB kepada panitia pembangunan Gereja Santa Clara oleh pemerintah daerah sudah selesai sejak Juli 2015," kata dia.

Sumber : Antara

 

Recent Posts

Polres Bogor Bongkar Pabrik Ekstasi, Kapolres: 1 hari rata-rata 180-240 butir

BERIMBANG.com Bogor - Hasil ungkap jaringan pengedar Narkoba antar Provinsi yang dikendalikan narapidana (Napi) di lembaga permasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur. Kepolisian… Read More

22 jam ago

Asep Jabat Kasi Intel Kejatisu, Kejari Binjai Sampaikan Pesan Jaksa Agung

BERIMBANG.com Binjai - Kepala Kejakaaan Negeri Kota Binjai, Andry Ridwan mengingatkan kepada jajarannya sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin jelang Pemilihan… Read More

1 hari ago

Rapat Paripurna DPRD Kab. Bogor, Pembentukan Daerah Persiapan Kabupaten Bogor Barat

BERIMBANG.com Bogor - Bupati Bogor, Ade Yasin menghadiri sidang Paripurna DPRD Kabupaten Bogor dalam rangka penetapan keputusan bersama DPRD Kabupaten… Read More

2 hari ago

Bentrok Antar Kelompok Masa di Kota Bogor Merusak Kendaraan

BERIMBANG.com, Bogor - Beredar video di group-grpup aplikasi whatsapp, sejumlah kelompok masa tawuran di kota Bogor, menurut keterangan anggota group… Read More

2 hari ago

Camat Cimanggis Prioritaskan Musrenbang 2020 Untuk Pembebasan Lahan Pendidikan Dan RTH

BERIMBANG.COM, Depok - Camat Cimanggis, Eman Hidayat di Musyawarah Rencana Pembangunan ( Musrenbang) 2020 di Kecamatan Cimanggis akan lebih memprioritaskan… Read More

5 hari ago

Bahas Tangani Bencana, Bupati Bogor Temui Menteri PUPR dan Gubernur Jabar

BERIMBANG.com  Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, mengundang secara khusus beberapa Kepala Daerah di… Read More

5 hari ago