Vaksinasi Massal di Lamongan Jatim di Tinjau Panglima TNI dan Kapolri

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

 204 Views

BERIMBANG.com Lamongan – Selain di Kediri, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, sorenya Kamis 10/6/2021, tinjau vaksinasi massal, di Alun-alun Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Sebelum peninjauan vaksinasi, Panglima TNI dan Kapolri, mendengarkan pemaparan dari Bupati Lamongan di Pendopo Lokatantra, Kabupaten Lamongan.

Dilanjutkan Apel bersama TNI, Polri dan Satgas Covid-19, dalam rangka “Penguatan Pelaksanaan Vaksinasi dan Penerapan Protokol Kesehatan Untuk Pengendalian Covid-19 di Kabupaten Lamongan”. Yang digelar di alun-alun lamongan.

Masyarakat Lamongan yang sudah terdaftar untuk mengikuti vaksinasi massal sebanyak 1.280 orang hingga pukul 16.00 WIB. Dan kemungkinan masih bisa bertambah terus, dengan target 2000ribu orang.

Sasaran vaksinasi yakni, tenaga pendidik (guru), pegawai negeri dan juga masyarakat umum. Khusus untuk masyarakat umum untuk di usia diatas 56 tahun, sedangkan tenaga pendidik dan pegawai untuk semua usia.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, melihat secara langsung perkembangan klaster yang ada di Desa Sidono dan ternyata sudah dilaksanakan tindakan indikasi sesuai dengan prosedur yang ada.

Dan saat ini desa tersebut dilaksanakan isolasi dan dilakukan pembatasan. Sehingga perlu dukungan logistik obat-obatan, “Satgas Covid-19 di Lamongan sudah melakukan tindakan tepat dan terukur,”

“Sehingga harapannya kasus aktif Covid-19, bisa segera bisa terkendali. Apa yang sudah dilakukan Bapak Bupati bersama TNI dan Polri sudah sangat baik untuk mengendalikan kasus Covid-19 di lamongan,” kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, usai meninjau vaksinasi.

Panglima TNI telah mengingatkan Bupati dibantu Dandim dan Kapolres untuk tetap menjaga Prokes untuk seluruh warga tetap menggunakan masker.

Dan juga perbanyak tracing sehingga memiliki deteksi dini apabila terjadi ancaman yang datang dari luar maupun dalam adanya kasus positif.

“Tingkatkan monitor dan evaluasi dengan meningkatkan fungsi dari posko PPKM. Sehingga satgas dalam hal ini Bupati, Kadinkes TNI, Polri bisa memonitor angka positif Covid-19 setiap hari termasuk juga angka kesembuhan, kematian dan mengetahui BOR ICU dan BOR Isolasi,” katanya.

Sementara, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, secara umum keinginannya mengetahui secara langsung penanganan Covid-19 di Kabupaten Lamongan.

Ingin mengetahui secara langsung klaster sidodiwo. kata Kapolri, dan sudah dilaksanakan manajemen melakukan pengawasan dan pengetatan PPKM mikro.

Masyarakat dipisahkan dan dilaksanakan isolasi mandiri, dan yang gejala dilaksanakan isolasi di Rumah Sakit rujukan, “Di isolasi atau di rawat sudah ada beberapa yang mulai sembuh meski sempat ada yang meninggal,”

“Dan untuk TNI, Polri serta Satgas melakukan pengetatan PPKM Mikro. Bagaimana mendistribusikan bantuan sosial seperti obat-obatan,” jelas Kapolri.

Lanjutnya, mendorong vaksinasi massal dengan cepat. Selain itu masyarakat diharap mentaati kepatuhan 3M, penggunaan masker, menjaga jarak dan hindari kerumunan.

Dan, ia mengatakan mohon terus disosialisasikan kepada masyarakat karena saat ini sudah terjadi kejenuhan masyarakat mengenakan masker.(***)

Tinggalkan Balasan