Jabodetabek

BogorJabodetabek

SLF Hotel Salak Tower Di Duga Tak Mengantongi Izin

IMG-20160811-WA0023

BERIMBANG.COM , Bogor – Pasca  ramai kasus prihal Amdal pada saat mengurus IMB,kini Hotel Salak Tower kembali berulah,dengan keluarnya Statment dari kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor,bahwa semestinya bangunan-bangunan bertingkat yang ada di kota Bogor memiliki Sertifikat Layak Fungsi (SLF) sebelum beroprasi.

Pantauan berimbang.com , Sesuai dengan Pemen Sertifikat Laik Fungsi (SLF) adalah Sertifikat yang diterbitkan oleh Pemda terhadap bangunan gedung yang telah selesai dibangun dan telah memenuhi persyaratan kelaikan fungsi yang dinilai berdasarkan hasil pemeriksaan kelaikan fungsi bangunan gedung sebagai prasyarat untuk dapat dimanfaatkan. Sertifikat Laik Fungsi harus dimiliki untuk setiap bangunan gedung, sebelum bangunan gedung tersebut dimanfaatkan/ digunakan. SLF diterbitkan dengan masa berlaku 5 Tahun untuk bangunan umum dan 10   Tahun untuk bangunan rumah tinggal. Sebelum masa berlaku SLF habis, maka harus diajukan kembali permohonan perpanjangan SLF, dengan dilengkapi laporan hasil pengkajian bangunan gedung (yang harus dibuat oleh pengkaji yang memiliki Izin Pelaku Teknis Bangunan/ IPTB).

Namun sangat di sayangkan saat di konfirmasi prihal SLF untuk Gedung Salak Tower yang kini sudah resmi beroprasi,Agus Prihanto selaku Direktur Hotel Salak Tower mengatakan bahwa pihaknya sedang mengurus surat Yang di maksud, “kami sudah mengajukan ke Wasbangkim untuk proses SLF dan itu sudah hampir Satu Bulan lalu,namun sampai saat ini memang belum ada pengecekan dari Dinas terkait,mungkin masih ada yang harus kami lengkapi maka dari itu belum ada pengecekan ulang” ungkap Agus.

Hal itu sangat bertentangan dengan penuturan Sarbini selaku Kasie Tata Bangunan saat di Temui di ruang kerjanya Oleh awak media,Sarbini mengatakan bahwa dirinya belum pernah mengetahui adanya surat pengajuan untuk pengurusan SLF Hotel Salak Tower hingga berita ini di turunkan masih belum ada kejelasan tentang SLF Salak Tower.di sini terkesan Hotel Salak Tower membohongi Awak Media yang datang untuk konfirmasi SLF Hotel Salak Tower.(Oloan)

DepokJabodetabek

Ketum FBR Hadiri Halal Bihalal Gardu 0363

PHOTO_20160802_214404

BERIMBANG.COM, Depok – Dalam rangka silahturami dijajaran Forum Betawi Rempug (FBR) diwilayah Kecamatan Cimanggis Kota Depok, Gardu. 0363 pimpinan H. Heri Setiawan mengadakan halal bihalal dan santunan anak yatim kepada anak yatim wilayah sekitar gardu.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum FBR, KH. Luthfi Hakim serta beberapa gardu yang ada di Kota Depok.

Koordinator Wilayah FBR Depok dan Bogor Raya, H. Nawi dalam sambutannya mengatakan, Modal FBR adalah kerempugan, kerempugan sesama FBR harus lebih digalakkan untuk kedepannya agar FBR di Kota Depok menjadi kuat dan bersatu dalam mendukung kesejahteraan bagi anggota.

” Kerempugan adalah modal dasar kita untuk menjadikan FBR lebih solid kedepannya, makanya mari kita sama- sama membangun solidaritas sesama anggota,” ujar Nawi.

Sementara itu, Ketum FBR, K.H Luthfi Hakim menyampaikan nasehat-nasehat kepada anggota FBR yang hadir agar lebih peduli terhadap anak yatim.

” Setiap gardu diwajibkan agar lebih peduli dan memperhatikan anak yatim, kalau kita memperlakukan anak yatim, Insya Allah akan berkah, walaupun ada gardu, fisiknya pakai bilik tetapi disitu ada anak yatim,” ucap Luthfi. ( Iik)

DepokJabodetabek

Carut Marutnya PPDB Kota Depok Dibalik Fakta Integritas

images (1)

BERIMBANG.COM, Depok – Banyaknya permainan soal titip menitip siswa di sekolah SMP dan SMA Negeri di Kota Depok banyak di perbincangkan oleh hampir semua elemen masyarakat, Fakta Integritas yang dibuat oleh Walikota Depok, Idris Abdushomad menjadi tercoreng dikarenakan masih banyaknya oknum elemen masyarakat,  pihak DPRD dengan memo saktinya serta pihak sekolah itu sendiri yang melanggar untuk memanfaatkan ( Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk kepentingan sendiri dalam meraup untung secara materi sebanyak-banyaknya.

Orang tua siswa yang diminta bayaran oleh oknum tertentu menjanjikan anaknya agar dapat masuk ke sekolah negeri yang ditunjuk walaupun hasil Surat Keterangan Ujian Nasional (SKUN) dibawah rata-rata yang dipersyaratkan oleh sekolah negeri tersebut.

Dengan dalih membantu siswa agar tidak putus sekolah, para oknum ini menuntut kepada Dinas Pendidikan dan Walikota Depok untuk bertanggung jawab atas tidak diakomodirnya siswa yang mereka titipkan kepada sekolah-sekolah Negeri sedangkan cara si oknum ini jelas melanggar dunia pendidikan.

Ketidakseriusan Walikota Depok menjadi cibiran kalangan masyarakat karena dianggap tidak komitmen dengan Fakta Integritas yang dibuatnya sendiri untuk tidak adanya titip menitip siswa dikalangan pemerintah Kota Depok maupun para anggota DPRD tetapi kenyataannya tidak sesuai fakta.

Kisruhnya PPDB membuat Walikota Depok dianggap oleh sejumlah kalangan masyarakat tidak mempunyai ketegasan dalam memimpin sehingga menimbulkan carut marutnya dunia pendidikan di Kota Depok.

Penulis : Ir. Yuli Efendi/ Pimred Berimbang.com

BogorJabodetabek

Pembangunan PJU Di Wilayah 3 Diduga Boroskan Anggaran

IMG-20160730-WA0015

BERIMBANG.COM, Bogor-Pembangunan penerangan jalan umum(PJU) wilayah 3 leuwiliang – paket 4 terkesan buang-buang anggaran,pasalnya penerangan jalan umum yang masih berfungsi dan layak pakai harus tumpang tindih dengan penerangan jalan umum yang baru di pasang.

Berdasarkan informasi yang didapat Berimbang.com, Pembangunan pju ini meliputi wilayah kecamatan ciampea,cibungbulang,sukajaya,leuwiliang,pamijahan,rumpin,jasinga,tenjo dan tenjolaya.dengan harga borongan sebesar Rp 328.910.000,tahun anggaran 2016″.

Dikatakan salah seorang warga gunung malang , pepen , kecamatan tenjolaya ,penerangan jalan  masih bagus,hanya saja kadang mati karena bola lampu nya putus dan hanya perlu di ganti saja,kalau pemasangan nya seperti ini,  terlihat pemerintah kabupaten bogor khususnya dinas energi sumber daya mineral boros anggaran.

Secara pribadi dirinya mengucapkan terima kasih karena pemerintah sudah memberikan penerangan jalan umum di wilayahnya yang rawan dilintasi ketika malam hari,pepen berharap pemerintah kabupaten bogor dapat merapikan kembali tiang pju yang tumpang tindih.

Sampai saat ini tim berimbang.com  belum bisa menemui pihak pemborong dan dinas esdm kabupaten bogor untuk memintai keterangan terkait pemasangan pju yang tumpang tindih tersebut.(Shr/Nn/Sht)

Editor : Redaksi

JabodetabekJakarta

Keluarga Terpidana Mati Agar Siap- Siap Malam Ini

4b6cf9cfb65a1a2022a3612ae37d5890

BERIMBANG.COM, Jakarta – Kejaksaan Agung atau Kejagung meminta keluarga terpidana mati yang akan dieksekusi untuk siap-siap pada malam ini. Demikian dikemukakan penasihat hukum terpidana mati warga negara Nigeria Humprey Ejike, Ricky Gunawan.

“Yang ada hanya diberitahukan kepada keluarga, Nanti siap-siap ya, dan saya juga standby sampai malam.” ucap pengacara terpidana mati Humprey di Jakarta, seperti dilansir Antara, Kamis (28/7/2016) malam.

Ricky mengatakan soal jadwal pasti pelaksanaan eksekusi mati, ia tidak tahu. Sebab, Kejagung sendiri belum menyampaikan secara pasti kendati terpidana mati sudah berada di Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Ia menjelaskan, proses eksekusi mati berjalan tidak transparan karena sejak Senin pagi 25 Juli lalu pihaknya menunggu kepastian dari Kejagung.

“Nah, dari Senin pagi itu sampai sekarang prosesnya tidak transparan, semua berjalan senyap. Tak ada kejelasan,” kata dia.

Yang ada, imbuh dia, pihak keluarga diminta untuk bersiap-siap malam ini. “Tahun lalu kita juga mendampingi, ada briefing di malam sebelumnya,” ia menegaskan.

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman mati kepada Humphrey pada 2003 atas kepemilikan heroin seberat 1,7 kilogram. Di dalam penjara, Humprey Ejike tetap menjalankan usaha dagang narkoba hingga Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menangkapnya pada tahun 2012.(L6)

BogorJabodetabek

Perbaiki Mesin Air , Pria Tewas Masuk Sumur

IMG-20160715-WA0026

BERIMBANG.COM , Bogor – Warga Kampung Tegal Kopi Rt.04/10 Desa Ciadeg , Kecamatan Cigombong , Kabupaten Bogor menjadi gempar, pasalnya satu orang warga setempat ditemukan tewas di dalam sumur dengan kondisi mengenaskan. Tujuan korban ini hendak memperbaiki mesin air yang di simpan di atas sumur.

” Warga yang dimaksud  yakni Makmun (45), Korban tewas kemungkinan disebabkan adanya gas beracun didalam sumur ,” ungkap ibu korban cicih (64) .

Menurutnya , peristiwa ini terjadi Jumat (15/7/2016) sekitar pukul 09:00 WIB , saat itu korban sedang memperbaiki mesin air di atas sumur tepat di belakang rumahnya.

” Tak lama kemudian , terdengar suara seperti ada benda jatuh kedalam sumur, lalu saya bergegas untuk melihatnya, ternyata itu anak saya , dengan panik saya langsung meminta pertolongan ke warga terdekat untuk mengangkat korban ke atas , namun begitu diangkat korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.” Terang cicih.

Dia berharap peristiwa ini tidak terjadi lagi. Dan kepada warga agar selalu berhati-hati.

Terpisah, Kepala Unit (Kanit) Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Cijeruk AKP Mar’up  Murdianto , membenarkan , kejadian di Desa Ciadeg tersebut. Menurut dia, korban tewas di dalam sumur.

“Untuk sementara akibat human error, namun masih akan diselidiki lagi,”jelasnya (Irwan/Nana/Surya).

JabodetabekJakarta

Istri Anwar Wajib Lapor Setelah Membantu Suaminya Kabur Dari Lapas

11fbae919454b8cc08c36ac467e25d02f

BERIMBANG.COM, Jakarta – Istri pembunuh siswi SMP Anwar, Ade Irma kini disibukkan dengan bolak-balik ke Mapolsek Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Ade harus menjalani wajib lapor setelah ditetapkan menjadi tersangka karena membantu suaminya kabur dari Rutan Salemba.

Momen menjalani wajib lapor ini tidak disia-siakan petugas. Polisi melanjutkan pemeriksaan terhadap Ade atas kasus yang menjeratnya saat ini.

“Masih kita tanya keterangan- keterangan sedikit, tentang temuan kita,” ujar Kanit Reskrim Polsek Cempaka Putih AKP Bambang Santoso di Mapolsek Cempaka Putih, Jakarta, Kamis (14/7/2016).

Ade hari ini menjalani wajib lapor. Dia juga langsung diperiksa petugas terkait kasus membantu suaminya kabur saat libur Lebaran Sabtu 9 Juli 2016.

“Ada kok orangnya tadi. Tapi untuk lebih jelasnya langsung ke Kapolsek, saya tidak berwenang menjelaskan pemeriksaan,” imbuh Bambang.

Bambang tak mau bicara banyak terkait perkembangan kasus kaburnya pembunuh siswi SMP Benhil itu. Dia menyerahkan kepada Kapolsek Cempaka Putih Kompol Iwan Gunadi.

Anwar ditangkap oleh anggota Subdirektorat Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya terkait dugaan pembunuhan dan pemerkosaan siswi MTs berinisial AAP (12) pada 24 November 2015.

Warga menemukan jasad AAP di area Perhutani Petak 17 RPH Tenjo Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat 23 November 2015(abd).

DepokJabodetabek

Rumah Warga Ludes Dilalap Si Jago Merah

IMG-20160713-WA0004

BERIMBANG.COM , Bogor – Telah terjadi peristiwa kebakaran yang melalap rumah warga milik H.Supanda di kampung citugu Rt. 04/Rw. 11 Desa Tugu Jaya Kecamatan Cigombong , Kabupaten Bogor . Rabu (13/03/2016)

Pantauan berimbang.com , Penyebab terjadinya kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik, saat itu pemilik rumah sedang dalam keadaan sakit didalam rumahnya.

Menurut saksi mata , baping (42) selaku Ketua Rukun Tetangga (Rt) 04, menjelaskan, kejadian di perkirakan pukul 11:00 siang , dirinya melihat kabel listrik yang membentang didepan rumah H. Supanda meledak dengan suara kencang dan mengeluarkan percikan api , kemudian api menyambar kepada atap triplek sehingga api membakar rumah warga  , akhirnya dia meminta bantuan kepada warga di sekitar lokasi kejadian untuk mengguyur dengan ember berisikan air juga membantu memindahkan barang milik H Supanda.

” Tak lama kemudian ,datang 3 unit mobil pemadam kebakaran , lalu dengan dibantu oleh pemadam kebakaran api pun padam pada pukul 12:00″,”  jelasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Satuan Polisi Pamong Praja (Pol Pp) Somantri .Sos, mengimbau, agar memeriksa secara berkala instalasi dirumah, apabila ada kabel rapuh, sambungan atau stop kontak yang aus atau tidak rapat segera ganti dengan yang baru.

” Periksa kondisi tungku masak (baik kompor minyak maupun kompor gas, selang, tabung, dan lain-lain) segera ganti apabila ada komponen yang rapuh atau bocor,” ucap.

Lanjut Somantri, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, total kerugian kurang lebih hampir mencapai Lima Puluh Juta Rupiah. ( Irwan/Nana)

Editor : Redaksi

BogorJabodetabek

Muspika Cigombong Gelar Acara Halal Bihalal

IMG-20160713-WA0002

BERIMBANG.COM , Bogor – Jajaran unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Cigombong  menggelar acara halal bihalal di aula gedung serbaguna Kecamatan Cigombong , Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Rabu (13/7/2016)

Acara dibuka oleh Waka Danramil Kapten Saprudin , dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh KH. Akib Abdillah , kemudian sambutan dari Camat Cigombong Bpk. Basrowi SH.

Tak hanya itu , Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) yang baru pindahan dari Kecamatan Tenjolaya ,Kabupaten Bogor, Drs. Yudi Budiman , turut mengisi dalam acara kegiatan halal bihalal yang sedang berjalan di gedung aula kecamatan cigombong.

Kepada berimbang.com , Basrowi SH, menjelaskan, ” dengan diadakannya acara tersebut yakni sekaligus saling memaafkan, khususnya permohonan maaf kepada masyarakat mengenai keterlambatan pelayanan E-KTP, ia juga memberikan pemahaman kepada masyarakat yang resah akibat dampak negatif dari proses pengerjaan jalan tol Bocimi di wilayah Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

” Saya berharap semoga kedepannya pemerintah Kabupaten Bogor sudah siap lagi dalam melaksanakan aktivitas peningkatan kebaikan-kebaikan umum.,” Terangnya (Irwan).

Editor : Redaksi

JabodetabekJakarta

Bulan Depan, Ahok Mulai Tertibkan Bukit Duri

8012245c8cfc6224d11decd7ef766d88f

BERIMBANG.COM , Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ATAU Ahok menyatakan, Pemprov DKI Jakarta akan melanjutkan penertiban Kawasan Permukiman liar di bantaran Kali Ciliwung, yakni Bukit Duri usai rusun Rawa Bebek Siap digunakan.

Ahok memperkirakan, Akhir bulan Penyanyi ATAU pagar Lambat bulan Agustus Nanti Rawa Bebek Siap Dan penertiban Segera dilaksanakan.

“Harusnya (rusun) can Selesai ya Akhir bulan Penyanyi, ATAU bulan Depan,” ujar Ahok di Balai Kota DKI, Rabu (13/7/2016).

Mantan Bupati Belitung Timur ITU Kembali mengingatkan, pihaknya TIDAK akan menggusur SEBELUM rusun untuk review Penempatan Warga terdampak penertiban Jumlah: Tersedia.

“Kita tunggu rusun di Rawa Bebek Siap, Sampai Saat Penyanyi Sudah ADA 48 Keluarga kok Yang Siap Pindah. Cuma kan kitd mau di Rawa Bebek Penyanyi soal airnya Siap kan,” ujar Ahok

Mengetahui ADA Warga Yang akan menolak Pindah Ke rusun, Ahok menegaskan akan memaksa Dan Menggugat Warga tersebut. KARENA Sudah Jelas tanah tersebut Bukan Milik mereka.

“Kita paksalah (Pindah). Kalau mereka nolak, Saya akan gugat mereka Sekarang. Mereka has mereklamasi merusak Lingkungan. Saya Punya Bukti kok sungai direklamasi dulu dipasangin tanah sama mereka. Enak aja kamu gugat Reklamasi kok Yang Penyanyi enggak digugat, Reklamasi sungai LEBIH Parah , Jadi Kita Bisa pidana kalau gitu, “tegas Ahok. (L6)