Jabodetabek

BogorJabodetabek

Tim 7 FBR Depok Bogor Raya Gelar Rapat Akbar Dengan Para Ketua Gardu

IMG-20170203-WA0043

BERIMBANG.COM, Bogor – Demi meningkatkan kebersamaan serta meningkatkan kinerja Koordinator Wilayah ( Korwil) dengan para ketua Gardu se Depok Bogor Raya, Tim 7 beserta jajarannya gelar rapat kerja dan konsolidasi di Cisarua, Taman Safari Kabupaten Bogor. Jum'at ( 3/2/2017).

Dalam pertemuan tersebut membahas keluhan- keluhan yang ada di gardu wilayah masing – masing serta meningkatkan kinerja gardu agar lebih baik kedepannya. Pembahasan juga membentuk Tim Khusus ( Timsus ) Korwil dan merevisi kepengurusan jajaran Korwil.

Ketua Tim 7, Abdul Rohim menyampaikan, dengan adanya rapat kerja antara Korwil dan Para Ketua Gardu akan lebih meningkatkan komunikasi dan mencari solusi permasalahan – permasalahan yang ada Di Korwil maupun ditingkat Gardu.

" Korwil dan para ketua gardu sudah lama tidak ada pertemuan akbar seperti ini, mudah – mudahan kedepannya FBR Korwil Depok Bogor Depok Raya akan tambah rempug sehingga dapat menjalin komunikasi kearah yang lebih baik," tutur Rohim.

Lanjutnya, Kerempugan dapat dijalin dari diri masing – masing anggota dengan penuh keikhalasan, untuk itu, Rohim menghimbau kepada para anggota FBR untuk saling memaafkan bilamana sesama anggota FBR mempunyai kesalahan.

Sementara itu, Korwil Depok Bogor Raya, Nawi mengatakan, dengan adanya Tim 7 sangat membantu kinerja Korwil untuk meningkatkan kinerja para ketua Gardu dengan permasalaha – permasalahan yang ada di Gardu serta dapat mengkritik kinerja Korwil kearah yang lebih baik.

" Saya bersyukur dengan adanya Tim 7 melakukan pertemuan akbar seperti ini, dari pertemuan per gardu sampai pertemuan semua gardu yang sekarang ini kita laksanakan," ucap Nawi. (Iik).

 

JabodetabekJakarta

Kematian Arum Mahasiswi Esa Unggul Belum Terungkap

IMG-20170203-WA0033BERIMBANG.COM, Jakarta – Kematian Arum mahasiswi  dari Universitas Esa Unggul Jakarta Barat masih menjadi tanda tanya, pasalnya sampai saat ini pelaku pembunuh Arum masih belum bisa diungkap oleh pihak kepolisian, Minggu (29/1/17).

Pembunuhan sadis di rumah kost daerah Jakarta barat terhadap mahasiswi  bernama lengkap Tri Ari Puspon Arum (22 Tahun) masih menjadi misteri,  Arum meninggal dengan tragis di dalam kamar kost di daerah Kebun Jeruk  Jakarta barat dengan tubuh penuh luka tusuk di leher dan punggung.

Kejadian pembunuhan terhadap Arum belum menemui titik terang, hingga hari ke 20 dari kejadian pembunuhan Arum, pihak kepolisian masih belum menemukan pelaku dari pembunuhan tersebut.

Keluarga korban mengharapkan pihak kepolisian bisa bekerja lebih keras lagi agar pelaku pembunuh anaknya terungkap.

Kasim orangtua korban menuturkan,  sudah mengikhlaskan kepergian Arumi, karena merupakan takdir, tapi ia sangat berharap pihak kepolisian bisa bekerja lebih keras lagi, agar pelaku pembunuh anak saya cepat terungkap.

“ Saya mengetahui Arum meninggal dari pihak kepolisian, karena memang sudah dibawa ke rumah sakit, Jadi yang melapor ke polsek dari pihak rumah sakit “, tutur Kasim

” Untuk setiap penghuni kost saya memberitahukan untuk selalu menjaga keamanan lingkungan kost, dan saya juga memberikan dua kunci, pertama kunci kamar, kedua kunci gerbang, fungsi kunci gerbang itu memudahkan untuk membuka dan menutup gerbang ”, terangnya.

Pembunuhan Arum didalam kamar kostnya menjadi tanda tanya besar, pasalnya tidak sembarang orang yang bisa keluar masuk rumah kost tempat Arum tinggal, bagaimana pelaku bisa memasuki kamar kost.

Keterangan dari pemilik kost menyatakan bahwa Arum dibawa kerumah sakit  oleh temannya yang bernama   Zainal dan Herlina, kemudian pihak rumah sakit melaporkan kepada pihak kepolisian.
Mungkin terlalu rumit kasus pembunuhan Arum sehingga Pihak kepolisian masih belum bisa menetapkan tersangka dari pembunuhan sadis tersebut.

Namun pihak keluarga korban masih berharap besar pada pihak kepolisian untuk bisa mengungkap pelaku pembunuh Arum, pasalnya kejadian pembunuhan dari  berbagai kasus biasanya cepat terungkap oleh pihak kepolisian.
(SB/Ismail)

JabodetabekJakarta

Pengerukan Kali Pluis Sebabkan Longsor, Sudin Tata Air Jaksel Dinilai Ceroboh

PHOTO_20170202_170913

BERIMBANG.COM, Depok – Longsor yang terjadi di Kali Pluis di Jalan Kemandoran Pluis, Grogol Utara, Jakarta Selatan disebabkan pengerukan kali beberapa bulan yang lalu sehingga mengakibatkan belasan rumah mengalami penurunan tanah. 

Operator Pengerukan Kali, Ziki mengatakan kepada berimbang.com, pengerukan sedalam hampir 2 meter yang dilakukannya  memang tidak ada tembok penahan air hanya beberapa meter dari tembok penahan air dan selebihnya dilakukan pengerukan.

" Kami memang tidak melakukan pekerjaan penurapaan hanya pengerukan kali beberapa bulan yang lalu, saya tidak tahu akan terjadi seperti ini," ujar Ziki. Kamis (2/2/2017).

Sementara itu, salah satu warga terkena dampak longsor, Erik mengatakan, pengerukan yang dilakukan sekitar bulan Oktober 2016 tidak adanya himbauan kepada warga sehingga tidak adanya koordinasi diteknis pekerjaan.

" Pengerukan yang dilakukan merupakan kelalaian dari Sudin Tata Air Jakarta Selatan karena dalam pengerjaan yang dilakukan tidak memakai tembok penahan air," ucap Erik. 

Sedangkan kerugian kami, kata Erik, yang terkena dampak longsor 4 rumah yang harus segera diperbaiki sekitar 64 juta rupiah.

" Kami minta pihak terkait agar segera melakukan perbaikan secepat mungkin karena kami yang bermukim disini khawatir longsor akan semakin parah," harapnya. (Iik).

 

JabodetabekJakarta

Longsor Di Kemandoran Pluis, Lurah Grogol Utara Minta Bantuan Swadaya Masyarakat

IMG-20170201-WA0037

BERIMBANG.COM, Jakarta – Sekitar belasan warga diwilayah RT 02 RW 05 Kelurahan Grogol Utara, Kecamatan Kebayoran Lama , Jakarta Selatan tertimpa longsor. Longsor diakibatkan guyuran hujan hampir dari sore hingga pagi hari. Rabu ( 1/2/2017).

Menurut warga yang terkena dampak, Suyono mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 04.00 subuh sudah dirasakan seperti ada pergerakan tanah di depan rumah, pukul 07.00 halaman depan rumah sudah terjadi kemiringan sehingga warga khawatir tanah akan semakin bergerak kebawah dan berdampak rumah terbawa longsor.

" Kami khawatir longsor akan semakin parah bila tidak segera diperbaiki, untuk itu kami langsung melaporkan kepada aparat pemerintahan setempat," ujar Suyono.

Suyono yakin bahwa longsor terjadi akibat pengerukan kali Pluis beberapa bulan yang lalu sedalam hampir 2 meter tanpa adanya pekerjaan penahan tembok kali.

Lurah Grogol Utara ketika memantau lokasi mengatakan kepada Suyono, pihak aparat kelurahan akan segera perbaiki longsor yang terjadi sekarang tetapi pihak kelurahan terbatas didalam anggaran perbaikan.

" Untuk itu, kami warga terkena dampak diminta oleh Lurah membantu biaya perbaikan sesuai dengan kemampuan masing-masing warga tergantung parah dan tidaknya longsor selebihnya lurah yang akan membiayai. Lurah beralasan bila kita minta dana bencana ke pemerintah, prosesnya akan lama," ucap Suyono.(Iik)

 

BogorJabodetabek

Polsek Caringin Gelar Program Polisi Sahabat Anak

IMG-20170131-WA0042

BERIMBANG.COM, Bogor – Polsek Caringin Gelar acara Program Polisi Sahabat Anak (PSA) Sebanyak 350 anak-anak dari 15 Raudatul Athfal (RA) SeKecamatan Caringin berkumpul di Polsek Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Selasa (31/1/17) pagi tadi

Pantauan berimbang.com, ratusan anak-anak di usia dini itu dipandu Kapolsek Caringin AKP Fitra Zuanda beserta jajaran dan beberapa Polwan Polantas dari Polres Bogor, anak-anak RA berseragam polisi diperkenalkan rambu-rambu lalu lintas dengan cara menebaknya dan mengikuti senam Polantas, serta mendapatkan Door Prize.

Dalam program Polisi Sahabat Anak ini bertujuan untuk menciptakan motivasi kepada polisi cilik agar tidak takut kepada polisi.

" Kami juga memberikan edukasi aturan lalu lintas. Kegiatan rutin ini juga menjadi salah satu pendekatan dan bentuk kampanye terhadap masyarakat, kami juga menghimbau kepada para orang tua dan anak-anak supaya jangan lagi suka menakut-nakutin anaknya dengan kata Polisi, karena polisi bukan untuk di takuti tapi polisi untuk di cintai karena polisi adalah sahabat anak dan masyarakat," ujar Kapolsek Caringin, AKP Fitra Zuanda kepada berimbang.com

" Harapan kedepannya  kegiatan ini akan berjalan terus dan lebih meriah lagi, karena kegiatan ini juga merupakan pendidikan bagi anak-anak seperti pendididkan Gatur lantas, peraturan lalulintas, dan memberikan motivasi bagi anak untuk masa depan sehingga ingin menjadi polisi" Harapnya

Sementara itu, pimpinan Cabang 8 RA Kecamatan Caringin, Ai Masliyah, mengatakan, melalui kegiatan rutin tahunan ini mengenalkan kepada anak bahwa polisi tidak menakutkan dan  Sebenarnya polisi itu baik. selain itu polisi juga pekerjaan mulia yang  sering membantu masyarakat.

" Kami berterimakasih kepada Kapolsek dan jajaran yang sudah memeriahkan acara ini sehingga memberikan door prize, itu tanda pedulinya terhadap anak-anak. Ini sangat surprise bagi kami ", ungkapnya. (Na/Wan)

 

BogorJabodetabek

Polsek Cigombong Gandeng Kepala Sekolah Hindari Tawuran Dan Narkoba

IMG-20170130-WA0106

BERIMBANG.COM, Bogor – Kapolsek Cijeruk-Cigombong, Kompol Suhartono beserta jajarannya melaksanakan giat pencegahan tawuran serta menjadi Pembina Upacara di Sekolah Menengah Partama Negeri (SMPN) Cigombong 02 di Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Senin (30/01/17) pagi

Setelah melaksanakan upacara Kapolsek mengadakan Rakor dengan Kepala Sekolah, Guru, serta Satgas pelajar dan lanjut berkeliling untuk mengantisipasi tawuran di lingkungan wilayah Polsek Cigombong

" Kita adakan penyuluhan dan pembinaan kepada siswa SMP, SMA, agar tidak mencoba membawa barang yang bisa merugikan dirinya sendiri serta keluarganya, itu semua kita lakukan agar anak-anak remaja terutama anak SMP tidak terjerumus ke pergaulan yang salah, karena itu dapat merugikan mereka, dan apa bila ada anak yang coba-coba menggunakan (Narkoba) dan ketahuan pihak kami, maka kami tak akan segan untuk menindak mereka, dengan sangsi yang tegas, terutama orang tua mereka akan kami panggil," terang Kopolsek kepada berimbang.com 

" Kami tidak ingin wilayah Polsek Cijeruk-Cigombong ada anak-anak sekolah bergerombol atau nongkrong di jalan ketika jam pelajaran baik ketika sudah selesai belajar, mereka harus sudah pulang ketika jam pelajaran selesai, caranya dengan meningkatkan patroli yang bekerja sama dengan petugas satgas pelajar, juga terus berkordinasi dengan pihak sekolah, makanya kita berkeliling dan adakan rapat kordinasi dengan pihak sekolah," paparnya.

Sementara itu, Wawan Sekertaris Satgas Pelajar menyambut baik giat yang diadakan Polsek Cijeruk-Cigombong, dirinya sebagai Petugas Satgas Pelajar akan terus berkordinasi dengan dipihak kepolisian, patroli akan terus di tingkatkan terutama jam belajar dan pulang sekolah, karena rawannya aksi kenakalan remaja terutama tawuran di jam pelajaran sekolah.

" Kita siap bekerja sama dengan pihak kepolisian, juga Satgas lainya di wilayah kecamatan Cigombong dan kita akan berkomunikasi pula dengan pihak satgas di kecamatan lainya, seperti Cijeruk, Caringin. komunikasi dan kordinasi antar wilayah akan kami tingkatkan terus, agar setiap ada indikasi tawuran kita langsung bisa berkordinasi untuk menimalisir terjadinya tawuran antar pelajar," Ucapnya.( Na/Wan)

 

BogorJabodetabek

Penderita Gizi Buruk Belum Ada Pertolongan Dari Pemkab Bogor

IMG-20170126-WA0088

BERIMBANG.COM, Bogor – Penderita Gizi Buruk, Arya (12) Warga Kampung Pasir Eurih, Rt 03 Rw 04, Desa Pasir Eurih, Kecamatan Taman Sari, Kabupaten Bogor, sampai saat ini belum mendapatkan pertolongan Medis.

Kepada berimbang.com, Yudi Indra Saputra, belum lama ini mengatakan, Semenjak lahir Arya cuma hanya terkapar seperti ini, sementara dirinya tidak mempunyai pekerjaan tetap, karena harus mengurusrya setiap hari.

Pihak pemerintah Desa sudah datang dan menjenguk Arya namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut dari pihak pemerintah Desa Pasir Eurih. ia hanya bisa pasrah menunggu bantuan yang datang dari pihak pemerintah, karena kondisi ekonominya yang tidak ada biaya untuk berobat," ucap Yudi

" Saya berharap agar Arya secepatnya mendapatkan bantuan  baik dari Dinas Kesehatan maupun dari Pemerintah daerah kabupaten Bogor", harapnya. (Na/Wan)

 

BogorJabodetabek

PAC PP Kecamatan Sukamakmur Gawe Bareng Dengan Polisi

IMG-20170125-WA0137

BERIMBANG.COM, Bogor – Ketua PAC Pemuda Pancasila H Ringgi Zaeni Ikbal S.IP yang akrab dipanggil H Ringgi berikut anggotanya Gawe Bareng Polisi alias kerjabakti meratakan puing-puing yang ada di depan halaman kantor Polsek Sukamakmur, Kabupaten Bogor. 

Ketua PAC Pemuda pancasila Kecamatan Sukamakmur, Ringgi mengatakan kepada berimbang.com, gawe Bareng Polisi  adalah murni inisiatif PAC PP Sukamakmur untuk menunjukan rasa tanggung jawab  sebagai ketua PAC terhadap lingkungan kewilayahan, meningkatkan sinergitas kemitraan dengan muspika, mempererat rasa persaudaraan dan lain sebagainya. 

" Disisi lain  selalu menegaskan keseluruh anggota kami selalu bahu membahu dalam hal apapun baik di tingkat ranting maupun di tingkat PAC, yang intinya selalu bergerak dalam hal yang positif, bermanfaat dan berguna bagi msyarakat, bangsa dan negara," ucap Ringgi.

Kepala Kepolisian Sektor Sukamakmur Resor Bogor, Iptu Hendra Kurnia mengatakan, gawe bareng polisi adalah sesuatu hal yang positif. " Kami sangat mendukung dan kami berterima kasih dengan adanya ide seperti ini bisa bersilaturahmi lagi dengan jajaran ormas pemuda pancasila Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor," ujar Ringgi.

" Harapan kami kedepannya untuk ormas pemuda pancasila adalah bersama sama membangun untuk selalu meningkatkan sinergitas kemitraan dengan Muspika, menjaga kerukunan, selalu membantu dan berguna untuk masyarakat dan lain sebagainya," Pungkasnya. (Ahmad )

 

BogorJabodetabek

Tuntutan Tidak Terpenuhi, Proyek Tol Bocimi Di Demo Warga

IMG-20170125-WA0117

BERIMBANG.COM, Bogor – Warga Masyarakat Ciadeg mengeluh dengan adanya Proyek Tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi), pasalanya Proyek Tol tersebut menggali tanah dengan kedalaman kurang lebih Tujuh Meter sehingga mengakibatkan sumur milik warga kekeringan.

Akhirnya Puluhan warga khususnya ibu-ibu mendemo dan menyindir sambil memegang karton yang berbagai tulisan untuk menuntut pihak Kontraktor Proyek  Tol Bocimi  PT Psco E&C indonesia Agar PT Posco memenuhi tuntutan warga untuk menyediakan sarana air bersih, perbaikan rumah warga yang retak-retak, serta untuk membuka saluran air yang di tutup oleh PT Posco itu sendiri.

Akibat aksi ini pekerjaan tol bocimi sempat terhenti beberapa jam, karena di hentikan oleh ibu-ibu yang kesal dengan proyek ini. Aksi Demo yang di lakukan oleh warga Kampung Nagrog, Rt 02 Rw 04, Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Rabu (25/01/17) pagi tadi.

" Terjadinya aksi demo ini akibat keluhan warga yang tidak di tanggapi oleh PT Posko selaku main kontraktor Tol Bocimi yang menggali tanah hingga kedalaman tujuh meter, dan mengakibatkan sumur warga menjadi kekeringan, selain itu akibat sempitnya saluran air sehingga ketika hujan turun air masuk kerumah warga, ungkap Jumhana Ketua Rw 04, Kepada Berimbang.com.

"Saya  sudah mendengar keluhan warga sejak enam bulan yang lalu, warga mengeluh  kekurangan air, karena sumur mereka kekeringan padahal kami sudah melaporkan hal ini kepada humas PT Posko namun hingga kini belum juga di tanggapi, makanya kami berdemo agar tuntutan kami di penuhi, dan satu lagi saya selaku Ketua RW meminta agar rumah warga yang rusak akibat getaran truk yang keluar masuk segera di perbaiki, agar permasalan ini tidak berlarut-larut, PT Posco harus segera merelaisasikan tuntutan yang diinginkan warga", tegas Jumhana.

Herman selaku humas PT Posko yang langsung menemui warga yang berdemo mengatakan tuntutan warga akan di sampaikan oleh manajemen PT Posko namun tututan warga ini harus secara prosedural, dengan membuat surat tuntutan warga yang ditanda tangani oleh warga dan di ketahui oleh pemerintah Desa.

" Ini adalah proyek negara, kami hanya pelaksana di lapangan, proyek ini tidak boleh merugikan dan di rugikan oleh warga, apa bila warga dirugikan akibat proyek ini, saya sebagai humas akan menjebatani dan memfasilitasi kepada pimpinan kami untuk bertanggung jawab, namun kami tidak bisa menyampaikan secara lisan, harus ada bukti tertulis dan di tanda tangani oleh warga di sini, intinya secara prosudural lah, apa bila sudah sesuai dengan prosedur maka tuntutan warga akan di penuhi" ujarnya.

Selesai menyampaikan aspirasinya di hadapan humas dan Kapolsek Cijeruk, warga yang di dominasi kaum ibu ini akhirnya membubarkan diri dengan tertib, namun apa bila tututan mereka belum di penuhi maka warga mengancam akan ada aksi yang lebih besar lagi, dengan cara akan menyetop truk, atau mengusir para pekerja jalan Tol ini. (Na/Wan)

 

BogorJabodetabek

Camat Cijeruk Tambah 10 Personil Satpol PP

IMG-20170124-WA0127

BERIMBANG.COM, Bogor- Sepuluh Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di tetapkan di Kecamatan cijeruk dalam rangka meningkatkan pengawasan wilayah dalam hal ini mengenai trantibum (ketentraman dan ketertiban umum)

Camat Cijeruk, Hidayat Saputra Dinata mengatakan, dengan adanya penambahan anggota satpol PP diupayakan dapat membatu tugas aparat kecamatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Satpol PP.

" Sebelum bertugas di lapangan saya berikan dulu pengarahan agar nanti ketika bertugas mereka sudah paham tupoksi mereka karena tugas mereka sebagai penegak Perda, dalam tugasnya mereka membantu tugas pemerintah kecamatan dalam hal ini mengenai trantibum, seperti pengawasan indekos, rumah kontrakan, serta pengendalian keamanan dan keamanan wilayah di kecamatan cijeruk, kita maping dulu mereka biar benar -benar siap" terang Hidayat.

Masykur Kepala Unit Satpol pp Kecamatan Cijeruk menambahkan, dengan danya penambahan sepuluh Personel Satpol PP yang di tempatkan dapat membantu serta dapat  meringankan tugas Kecamatan .

"Mereka akan di tugaskan di setiap desa dengan sistem rolling, selain itu ketertiban umum di wilayah kecamatan cijeruk akan lebih efektif dan menambah greget tugas kami, seperti penertiban spanduk liar, Villa tanpa ijin, dan masalah ketertiban lainya, dan program yang telah berjalan insya Allah akan berjalan lebih baik lagi, karena adanya anggota Satpol PP yang lebih muda dan gagah, saya harap mereka dapat bekerja lebih baik dan bisa terus melaporkan kejadian di lapangan," harapnya. (Na/Wan)