Depok

Depok

Acep Al Azhari Pimpin Badan Musyawarah Perguruan Swasta Kota Depok

Acep Al Azhari sedang memberikan sambutan.   ( Foto : Ist)
Acep Al Azhari sedang memberikan sambutan. ( Foto : Ist)

BERIMBANG.COM, Depok – Founder Ghama d’leader school sebagai penyelenggara SMP Gelora dan SMK Nasional Kota Depok, H. Acep Al Azhari, akhirnya terpilih sebagai Ketua Umum BMPS (Badan Musyawarah Perguruan Swasta) Kota Depok melalui Musyawarah Kota ke IV pada tanggak 12-23 April, di The Green Hotel Ciawi, Bogor.

Pria berkacamata yang akrab disapa H Acep ini terpilih mengungguli pesaingnya yang juga mantan Ketua BMPS di periode sebelumnya, H. Acep memperoleh 35 Suara dan Kemo incumbent memperoleh 25 Suara.

Meski sempat diwarnai polemik soal mekanisme pemilihan Ketua Umum/Ketua dan anggota Formatur, namun dalam

Musyawarah Kota ke IV pada tanggak 12-23 April, di The Green Hotel Ciawi, Bogor, berjalan lancar dan tertib.

Ketua Umum terpilih H Acep mengatakan, Langkah awal Persiapan Growing the organization. Memperjelas  posisi, bmps mau berperan dimana, itu dulu yang harus jelas (Clarity). Ini akan memperjelas perjuangan dan pembelaan. Pembelaan kepada sekolah swasta tentunya. Kemudian H Acep menambahkan, Empowering people, kejelasan dalam pembelaan butuh sikap (attitude). Strutur organisasi BMPS yang baru tersusun itu harus berdaya, bukan cuma posisi jabatan namun lebih di tuntut kepada aksi. Keberanian melakukan aksi memang sangat di tentukan oleh leadership.

“Oleh karena itu Kami BMPS akan  berkoordinasi kepada semua pemangku kepentingan, meminta support dari Pemerintahan Kota Depok serta terus membawa organasasi ini menjadi bagian kekuatan untuk mewujudkan Depok yang unggul nyaman dan religius,” ungkap H. Acep yang menjabat sebaai Ketua IIBF (Indonesia Islamic Bussines Forum) penggerak program “Bela Depok Bela Depok”.

H. Acep yang saat ini menjabat Komisaris Utama PT Persikad Paricara Dharma yang Cinta dan bangga pemain lokal, akan memprioritaskan pemain-pemain lokal depok ini menjelaskan, Mutu produk pendidikan bukan berada pada nilai ujian, selagi cara pandang sekolah hanya dengan nilai bagus maka pendidikan sudah bermutu. Tentu itu kurang tepat karena menurutnya SDM sekolah dan pengawalan yang dari yayasan dalam menternemahkan kurikulum akan sangat berdampak pada hasilnya.

“Saya sangat berharap akan ada kebijakan yang kuat dari Walikota melalui Dinas Pendidikan lebih memihak kepada pembentukan karakter,

Inti dari proses pendidikan ada pada kurikulum yang di gelar di kelas,” ujar CEO PT A2C dan Owner Restoran Gabus Pucung ini.

Sebagai Ketua BMPS Kota Depok kata H Acep menambahkan, melalui sekolah IIBF akan berpartispasi membangun karakter anak melalui karakter mental entrepreneur.

Ketaqwaan bersumber dari SMART IN LIFE, dan ini dapat dari kemampuan SDM bagaimana cara menterjemahkan kurikulum pada nilai2 Spirituality, begitu pula CERDAS, adalah bentuk karakter dari SMART IN DECISION, disini  SDM Yayasan akan mendefinisikan kurikulum leadership. Lebih lanjut dikatakan, kesejahteraan guru swasta sangat di tentukan oleh manajemen sekolah atau yayasan itu sendiri. Dirinya sangat bahagia  jika Pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk mensejahterakan para guru swasta,tapi sangat tidak baik jika mental yang dimiliki oleh sekolah/yayasan menggantungkan kesejahteraan pada pihak lain.

“Maka saya akan mendorong agar para penyelenggara sekolah swasta memiliki karakter SMart in Economic, kuasailah ilmu ilmu  Entrepreneurship. InsyaAllah penyelenggara sekolah akan bisa mandiri. Kalo pemahaman ini belum semua di miliki oleh yayasan, maka BMPS akan memfasilitasi pelatihan entrepreneur. Kita akan siapkan praktisinya,” tutup H Acep.(Adi).

BIODATA :

Nama.           : H. Acep Al Azhari

Alamat.         : jalan Cemara no. 35              Kelurahan Grogol-Limo

-Founder Ghama d’leader school sbg penyelenggara SMP GELORA

SMK NASIONAL

SMK EKONOMIKA

SMK Broadcast GHAMA CARAKA

SMK Insan Nasional Bekasi

SDI GHAMA JUNIOR

-CEO PT A2C

-Owner Restoran Gabus Pucung

-Founder BMT AL (Koprasi Syariah)

-Komisaris Utama PT Persikad

-Pembina Yayasan Depok Unggul Bersama.

-Ketua IIBF (Indonesia Islamic. Bussines Forum) penggerak. program “Bela Depok Bela Depok”.

-Komisi Pengembangan Ekonomi Umat di MUI Kota Depok.

-Pembina MAESTRO (Majelis Silaturrahmi Tokoh Grogol).

Depok

Lahan Pembangunan Pasar Modern Cisalak Diakui Ahli Waris Almarhum Kawidjaya Hendricus Ang

IMG_20160412_134334

BERIMBANG.COM, Depok – Sebagian lahan dilokasi pembangunan proyek pasar cisalak, Cimanggis Kota Depok tahap II di pasang papan nama bertuliskan ” Tanah ini milik ahli waris alm Kawidjaya Hendricus Ang.

Dua papan nama tanpa mencantumkan nomor telepon  tersebut menjadi pertanyaan warga sesepuh sekitar lokasi pasar, pasalnya nama yang tertera di papan nama tidak dikenal dan ahli warisnya pun tidak dikenal masyarakat.

Menurut petugas keamanan proyek yang tidak mau disebutkan namanya, papan nama sudah terpasang dengan tiang menggunakan coran berbahan semen sedangkan pihak yang memasang papan nama diduga masuk tanpa ijin dengan mendobrak seng pembatas proyek.

Menurut sesepuh warga RT 5 RW 5 , Syamsudin (66) mengatakan sejarah tanah tersebut menurut sesepuh lingkungan RW 03, 04, 05, 06, 07  merupakan tanah wakaf di peruntukan untuk pemakaman umum warga dan nama yang tertera di papan nama tidak dikenal oleh warga sekitar. Selasa (12/4/2016) di kediamannya.

” Sedangkan papan nama disebagian lokasi proyek sebenarnya adalah tanah makam sedangkan makam tersebut sudah dipindah ke belakang,” ujar Syamsudin.

” Anehnya, kenapa gak dari dulu sewaktu pasar lama mau dibangun mengakui tanah tersebut, kenapa pas pembangunan pasar modern baru diakui sebagai tanahnya,” ucap Syamsudin.

Kepala Bidang Tata Ruang dan Pemukiman Kota Depok, Dadan Rustandi ketika di konfirmasi berimbang.com mengatakan, tanah dilokasi pembangunan Proyek Pasar Cisalak dengan nomor sertifikat hak pakai nomor 3 atas nama Pemerintah Kabupaten Tingkat II Bogor dan sekarang sudah milik asset Pemerintah Kota Depok.

” Siapapun yang mengakui lahan tersebut tidak mendasar, atas dasar apa mengakui tanah yang bukan miliknya apalagi sampai memasang papan nama atas nama ahli waris,” ungkap Dadan.

” Apa buktinya kalau dia mengaku-ngaku tanah yang bukan miliknya, kalau kita jelas buktinya ada berupa sertifikat untuk lebih jelasnya lagi coba tanya kebagian asset ,” Tambah Dadan. (Ii)

Depok

Sadis !! Seorang Ibu Dirampok Dan Dianiaya Didalam Angkot D.02 Jurusan Depok 2

Korban perampokan dan penganiayaan di dalam angkot D.02.   (Foto : Ist)
Korban perampokan dan penganiayaan di dalam angkot D.02. (Foto : Ist)

BERIMBANG.COM, Depok – Seorang wanita paruh baya, Sari ( 44) dirampok dan dianiaya di dalam angkot D.02 jurusan Depok- Depok 2 di atas jembatan layang (fly over) Jalan AR. Hakim , Pancoranmas, Depok. Korban mengalami luka serius di bagian kepala hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Keluarga. Minggu (10/04/2015) Kemarin.

Menurut keterangan korban, Sari melalui keluarga korban, Yuni, Kejadian bermula korban akan berdagang di pasar kemiri lalu ditawarkan oleh angkot D.02 untuk naik kemudian pelaku turun untuk membuang air kecil lalu pelaku pindah ke belakang tempat  duduk dekat korban dan langsung memukul korban.

Tidak sampai disitu pelaku juga memukul korban dengan kunci roda di bagian kepala serta berhasil membawa uang 10 juta rupiah dan burung dara yang masih hidup sebanyak 8 ekor.Korban sempat berteriak meminta bantuan kepada pengendara yang lewat tetapi teriakannya tidak dihiraukan.

Keluarga korban berharap agar kepolisian mengusut tuntas perampokan dan penganiyaan berat yang dilakukan pelaku.

” Kami harap pelaku segera ditangkap secepatnya agar tidak terulang lagi kejadian yang serupa,” Ujar Yuni.

Sementara itu, Kapolsek Beji Kompol Ni Gusti Ayu Supriyati ketika dikonfirmasi berimbang.com membenarkan kejadian tersebut dan sempat menjenguk korban di Rumah Sakit bersama warga dan beberapa anggota dari Polsek Beji.

” Saya juga diberitahu oleh Kapolres dan langsung menjenguknya ke Rumah Sakit dan untuk laporan korban di tangani langsung oleh Polres karena TKP di wilayah Pancoranmas, Depok,” Ujar Ayu. (II)

Depok

Persikad Seleksi Ketat Pemain Untuk Bersaing Masuk Tim Inti

IMG-20160410-WA0000

BERIMBANG.COM, Depok – Di hari terakhir seleksi pemain  Persikad Paricara Dharma saat ini tim seleksi telah menetapkan 35 pemain, seleksi bakal calon pemain yang nantinya bergabung dalam sekuad Persatuan Sepak Bola Kota Depok (Persikad). Seleksi dilakukan selama tiga hari. yang di gelar dari tanggal 7/9 April 2016.

Pelatih Kepala Persikad Meiyadi Rakasiwi mengungkapkan, seleksi pemain tersebut diikuti oleh sekitar 200 pemain baik dari lokal Depok maupun luar Depok, hal ini para pemain sudah memasuki program latihan fisik, di mulai Senin, 11 April 2016, di Lapangan Merpati, Pancoran Mas, Kota Depok.

“Kami bersyukur pesertanya cukup banyak, ini membuktikan bahwa Persikad memang diincar dan diminati oleh pemain baik lokal, nasional maupun asing, mudah mudahan ini langkah awal kebangkitan Persikad,” ujar Meiyadi yang di dampingi Pelatih fisik Abdullah Jabon, kepada wartawan, Sabtu, (9/4/2016) di stadion merpati kemaren.

Meiyadi, akan terus melakukan persiapan pelatihan secara rutin, baik fisik, kesehatan dan program pemberian strategi bertahan dan menyerang terhadap tim sepak bola yang dijuluki Pendekar Ciliwung tersebut, dari 35 pemain nantinya akan seleksi kembali jadi 25 pemain. Persiapan itu tak lain agar Persikad dapat mengikuti kompetisi dalam waktu dekat ini.

“Kami akan ambil komposisi pemain 70-30, dengan rincian 70 persen pemain lokal Depok dan luar Depok 30 persen. Untuk tahap awal kami rekrut pemain lokal terlebih dahulu, jadi kami sudah punya rangka pemain, meski masih di dominasi muka muka lama pemain Persikad, ” papar Meiyadi.

Kuota 70 persen tak lain untuk pemain yang berasal dari Depok masih di dominasi muka muka lama seperti di penyerang ada Boak dan Azis, di posisi bertahan dan gelandang masih ada Pading, guntur, erwin, ajat sudrajat, Dede mursidi, Anwar, Albin, Amri, Samsudin, Dede Ariandi, Sobari Aripin, Restu (kiper).

“Ke depan tidak menutup kemungkinan kami akan rekrut pemain asing, striker yang nantinya akan diambil dari kota lain yang harus memiliki kemampuan untuk mendukung tim Persikad, karena itu bicara biaya operasional dan kontraknya,” katanya.

Sementara itu Komisaris Utama PT. Persikad Paricara Dharma, H. Acep Al Azhari mengatakan, di bawah asuhan pelatih kepala Meiyadi Rakasiwi dan dua asisten pelatih Nana Priatna, Sudarmono, Persikad yang kini berada di Divisi Utama akan bersiap mengikuti turnamen Indonesia Soccer Competitions (ISC) 2016 yang dijadwalkan digelar April hingga November mendatang.

H. Acep Al Azhari menambahkan, di jajaran pimpinan Persikad baru akan memprioritaskan para pesepak bola lokal untuk menjadi pemain inti, sebab di Depok banyak sekali talenta talenta muda yang berbakat untuk menjadi pemain sepakbola handal, di masa yang akan datang jadi pemain Persikad.

“Untuk teknis penyeleksian pemain kami serahkan sepenuhnya pada Pelatih Meiyadi dan para Asistennya, sebab dari pelatihlah nantinya Persikad akan bisa bermain bagus, cantik dan enak di tonton, sehingga masyarakat Kota Depok bisa menonton dan menikmati pertandingan,” ungkap Acep pada wartawan, Sabtu, (9/4/2016), di Restoran milik H.Acep di kawasan Grogol kemaren.

Acep berharap Para pegiat sepakbola terutama Pemerintah Kota Depok, DPRD, dan masyarakat pun diharapkan turut serta meramaikan pagelaran turnamen Indonesia Soccer Competitions (ISC) 2016 yang dijadwalkan digelar April hingga November mendatang.

“Saya masih ingat di kompetisi beberapa tahun silam Prestasi gemilang pun sempat diraih kesebelasan ini, tahun 2007 di Liga Indonesia, Persikad berjaya dan lolos divisi utama sebagai runner-up,” tutur Acep.(Adi).

Depok

Bocah Kecebur Sumur Berhasil Dievakuasi Tim Gabungan

IMG-20160409-WA0001

BERIMBANG.COM, BOGOR -Ahmad Farhan, bocah berusia 2,5 tahun, yang kecebur sumur di rumahnya di Kampung Kebon Rumput RT 4/3,  Desa Pasir Jambu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jum’at (8/4/2016), akhirnya berhasil dievakuasi. Jasad korban yang sudah tak bernyawa ini berhasil diangkat pada Sabtu (9/4/2016) sekira pukul 05.30 wib.

Anak pasangan Agus dan Robiatun ini kecebur sumur sedalam 9 meter pada Jumat pagi, sekitar pukul 09.00 wib. Namun evakuasi sulit dilakukan karena kondisi sumur yang sempit dan penuh lumpur.

Sabtu dinihari pukul 02.00 wib, Tim evakuasi yang dipimpin pengurus PMI Kabupaten Bogor Asep Ruhiyat, yang terdiri dari personel PMI, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), dan Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) datang ke lokasi kejadian. Tim evakuasi juga mendatangkan mobil penyedot air untuk memudahkan evakuasi.

Sebelum proses evakuasi dilakukan, dilaksanakan doa bersama yang dipimpin oleh kyai setempat dan Kepala Desa Pasir Jambu. Setelah berdoa, tim menyiramkan air panas ke dalam sumur untuk mengecek apakah sumur mengandung gas beracun atau tidak.

“Kami kemudian mulai menyedot air sumur selama 3,5 jam. Setelah lumpurnya kelihatan, baru dilakukan penarikan lumpur yang berada di kedalaman 7 meter. Jenazah baru diketemukan pada kedalaman 9 meter dan tertutup lumpur sedalam 2 meter. Tepat pukul 05.30 wib jenazah berhasil diangkat ke atas,” ungkap Ketua Tim Asep Ruhiyat.

Sekretaris DKP Kabupaten Bogor ini menjelaskan, total personel yang terlibat berjumlah 17 orang. “Dari PMI 8 orang, Dinas Bina Marga 7 orang, dan awak mobil penyedot air DKP 2 orang. Tim berjibaku penuh perhitungan karena di dalam sumur longsor masih berjatuhan,” katanya.

Dari balik kejadian naas tersebut, Asep Ruhiyat berpesan kepada warga Kabupaten Bogor yang memiliki sumur gali agar menutup bagian atas sumur dengan bahan yang kuat menahan beban seperti coran beton atau plat besi. “Agar jangan sampai kejadian yang menimpa Ahmad Farhan terulang,” imbaunya.(Raden)

Depok

Persikad Bangkit Kembali, Targetkan Juara ISC

IMG_20160407_170223

BERIMBANG.COM, Depok – Tim kebanggaan warga masyarakat Depok yaitu Klub Persatuan Sepakbola Kota Depok (Persikad) akan dihidupkan kembali. Persikad akan kembali menjadi bagian dari Kota Depok dengan menggelar seleksi di stadion merpati sekitar 150 calon pemain dari berbagai pelosok Kota Depok.

“Persikad yang kini berada di Divisi Utama akan bersiap mengikuti turnamen Indonesia Soccer Competitions (ISC) 2016 yang dijadwalkan digelar April hingga November mendatang,” ujar Direktur Utama Persikad, Lilik Nugroho,  Kamis (7/4/2016) pada media di stadion merpati.

Menurut Lilik Pengurus baru Persikad akan mendahulukan pesepakbola lokal untuk menjadi pemain inti. Seleksi akan dilakukan pada 7-9 April 2016 di Lapangan Merpati, Pancoranmas, Depok.

Setelah vakum pasca dimerger oleh klub asal Purwakarta, kini klub asal Depok Persikad kembali menggeliat. Menyambut Indonesia Soccer Championship (ISC), klub berjuluk Srigala Depok dan Pendekar Ciliwung itu menggelar seleksi pemain.

Seleksi pemain Persikad dilakukan demi menyambut divisi utama ISC yang akan segera bergulir. Sebanyak 22 pemain akan diseleksi untuk masuk ke dalam tim inti Persikad.

“Kali ini seleksi untuk menjaring 22 hingga 23 pemain kami gak membatasi usia karena untuk kompetisi divisi utama kan gak ada batasan usia. Walau sudah 30 tahun tapi kalo bagus ya bisa masuk,” ujar Lilik.

Sementara Komisaris Utama H. Acep Al Ashari mengatakan,  menginginkan tim intinya nanti akan didominasi oleh mayorritas para pemain asli Depok sendiri, meski tidak ada pembatasan.

“Ya pengennya sih bisa tim inti diisi mayoritas anak-anak muda depok, ini kan klub depok. Tapi tadi banyak juga yang seleksi bahkan ada pemain asingnya juga cuma kami memang belum ingin rekrut pemain asing,” tambahnya.

Acep menambahkan, dengan kepengurusan baru ini, kami berharap pasti targetnya bisa juara divisi utama ISC dan pasti bakal lebih bagus dari sebelumnya.

“Para pegiat sepakbola diharapkan turut serta meramaikan penyeleksian tersebut. Dengan adanya partisipasi masyarakat, jajaran pimpinan Persikad baru, optimistis sepakbola Kota Depok dapat maju dan menggaungkan nama Kota Depok di kancah persepakbolaan nasional,” imbuhnya.

Acep berharap Pemkot Depok dapat mendukung untuk memberikan semangat kepada tim. Ia menegaskan bahwa rencana Pemkot Depok akan membangun sepakbola di Depok lebih semarak seperti 10 tahun yang lalu.

Prestasi sempat diraih Persikad saat lolos ke divisi utama sebagai runner up pada musim 2007. (Adi)

Depok

Dispenda Propinsi Wilayah Depok I Kejar Target

IMG-20160405-WA0006

BERIMBANG.COM, Depok – Kantor Cabang Pelayanan Dinas Pendapatan Daerah Propinsi Wilayah Depok I akan penuhi target Propinsi, Hal ini di jelaskan oleh Kepala Cabang Pelayanan Dinas Pendapatan Daerah Propinsi Wilayah Depok I, Iska Wahyuni SE, Smi melalui Kepala Bidang Tata Usaha, Dedi Darmawan.

Dedi Darmawan mengatakan, untuk jenis pajak yang diawasinya ada 4 jenis yakni pajak kendaraan bermotor, pajak air permukaan, pajak bahan bakar dan pajak rokok.

“Pajak yang kita kelola hasilnya  langsung diserahkan ke kas daerah. seperti Pajak PKB dan Pajak air permukaan sedangkan pajak bahan bakar dan rokok langsung di kelola oleh pusat, kita hanya memantau saja,” terang  Dedi kepada wartawan berimbang.com di kantornya. Senin (4/4/2016)

Lanjutnya, pajak air permukaan untuk tahun 2016 ditargetkan  sebesar Rp.110 milyar, saat ini sudah mencapai lebih dari 25%, pasalnya baru 3 bulan dilaksanakan pihaknya masih punya waktu 9 bulan kedepan untuk mencapai angka yang di targetkan oleh Propinsi Jawa Barat.

Sedangkan pajak kendaraan bermotor target untuk tahun 2016 sebesar Rp.318,640,000,000.00

(Tiga ratus delapan belas milyar enam ratus empat puluh juta) dan target pajak tahun 2015  mencapai 100%. Berkaitan dengan hasil dari pengelolaan pajak 70% untuk Propinsi Jawa Barat dan 30% untuk Pemerintah Kota Depok. (Rahmat budianto)

Depok

SMAN 3 Depok Ujian Nasional Tahun 2016 Gunakan Sistem Computer Best Test

IMG-20160405-WA0000

BERIMBANG.COM, Depok – Hari pertama Ujian Nasional Tahun 2016 di SMA Negeri 3 Kota Depok kembali menggunakan System Computer Best Test. Peserta didik terlihat seolah tidak ada beban seperti yang di sampaikan kepala sekolah melalui Wakil Kepala sekolah, Hamidah Mpd, yang juga sebagai humas dan guru kelas di SMA N 3 . di ruang Tata Usaha kepada Wartawan berimbangCom Senin (siang) tgl 4-April 2016 pukul 11,15 wib

Menurut Hamidah pihak sekolah telah melakukan persiapan sebelumnya dengan mengadakan tryller dan melakukan do’a bersama serta mengadakan latihan untuk para siswa yang akan mengikuti UN dengan mengerjakan soal mata pelajaran bahasa inggris menggunakan Laptop,

Selanjutnya para murid meminta maaf kepada para guru agar ada ketenangan saat mengerjakan soal.

” Jumlah siswa yang mengikuti UN tahun ini sebanyak 396 siswa dengan menggunakan Sistim unit Computer Best Test (UCBT). Sekolah kami sudah 2 kali melakasanakan UN dengan sistim CBT, Alhamdulillah pada tahun 2015 sekitar 98% siswa di nyatakan lulus UN, kita ingin UN tahun ini jumlah kelulusannya bisa mencapai 100%,” harap Hamidah.

Untuk siswa yang berhalangan mengikuti UN yang disebabkan sakit kita adakan ujian susulan, kebetulan salah satu siswa kita Yusril iza Mahendra murid kelas XII tidak bisa mengikuti ujian hari pertama di sebabkan sedang di rawat di RS Tugu Ibu karena menderita DBD,” Terang Hamidah.

Pada saat yang sama Tuti Kepala bidang Sarpras SMA N 3 Depok menjelaskan, sebelumnya pihak sekolah telah menyewa Genset dari Pt. 88 untuk menjaga jika terjadi mati lampu saat pelaksanaan UN.

“Pihak sekolah telah melakukan antisipasi dengan menyewakan mesin genset dari pihak PT 88 selama 6 hari kedepan sampai UN selesai dilaksanakan dan genset tersebut langsung kita hidup kan, Jelas Tuti.

“Mesin genset  perhari kita sewa dari PT.88 seharga Rp. 2.250.000 (Dua juta dua ratus lima puluh ribu rupiah) di kalikan 6 hari dan digunakan 6 kelas untuk UN, pelaksanaan UN nya kita bagi menjadi tiga Sesi, masing-masing sesi sebanyak140 siswa dikarenakan laptop yang kita gunakan per kelas hanya tersedia 20 Unit laptop dan 6 unit laptop cadangan,”  Pungkas Tuti. (Rahmat budianto)

Depok

Dua Pengedar Narkoba Diciduk Unit Reskrim Polsek Leuwiliang

IMG-20160330-WA0000

BERIMBANG.COM, BOGOR – Jajaran Unit Reserse Kriminal Polsek Leuwiliang berhasil menciduk dua orang pengedar sabu yang sedang melakukan transaksi di Kampung Sawah Wetan,  RT 02/02, Desa Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang, Selasa (29/3) siang.  Penangkapan kedua orang pengedar barang haram ini dilakukan saat jajaran kepolisian setempat tengah menggelar Operasi Bersih Narkoba (Bersinar).

Kedua tersangka tersebut atas nama Endang Munandar (39), warga Kampung Pasar Jumat RT 02/06, Desa Cibitung Kulon, Kecamatan Pamijahan, dan Sutriyani (44) warga Komplek ABRI Sukasari RT 01/04, Kelurahan Lawanggintung, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

“Penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang kami himpun tentang adanya transaksi narkoba yang langsung kami tindaklanjuti,” kata Humas Polsek Leuwiliang, Aiptu Taupik kepada awak media.

Ia menjelaskan, sesampainya di lokasi, para pelaku ditangkap berikut sejumlah barang buktinya. “Kami berhasil mengamankan satu paket sedang sabu, seperangkat alat hisap, dua buah korek api, dua bungkus rokok, dua handphone dan empat lembar kertas bukti transferan,” tuturnya.

Taupik menambahkan, pelaku langsung digiring ke Mapolsek Leuwiliang untuk pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut. (Raden)

Depok

Marak Kasus Bunuh Diri, Pemkot Depok Segera Buat Klinik Kejiwaan

Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna.    ( Adi )
Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna. ( Adi )

BERIMBANG.COM, Depok – Baru-baru ini, Kota Depok dihebohkan peristiwa tewasnya dua kakak-adik perempuan yaitu DS (30) dan ZS (29), di Jalan Melati, Rt,05 Rw, 05 Kelurahan Depok Jaya Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok. Dua Karyawati ini tewas sejak pagi di kamar tidur. Diduga karena terjepit masalah keuangan. Didekat mereka polisi menemukan dua surat wasiat.

Kasus-kasus bunuh diri yang terjadi di Kota Depok, jadi fenomena yang memprihatikan berbagai pihak. Salah satunya termasuk Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna.

Guna mendeteksi dan mencegah masalah tekanan kejiwaan ini, terutama di kalangan pelajar, Pemkot Depok membuat klinik bimbingan jiwa dan agama di sekolah-sekolah dari SD, SMP dan SMA.  Di klinik ini disediakan psikolog dan ahli agama. Kenakalan pelajar dan remaja juga masalah sosial yang ditangani.

“Pemerintah (Kota Depok) segera buat klinik masalah kejiwaan ini, berupa klinik bimbingan kejiwaan dan agama di sekolah-sekolah semua tingkatan. Di klinik ini ada ahli kejiwaan dan agama. Fenomena bunuh diri ini  sangat memprihatinkan. Bunuh diri sangat dibenci Tuhan. Miris saya,” ujar Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna, Sabtu (26/3/2016).

Dikatakan Pradi Supriatna, bunuh diri yang terjadi di kalangan remaja, pemuda, sampai dewasa lantaran tak kuat menghadapi tekanan kejiwaan dari masalah. Selain itu juga lemahnya keimanan seseorang pada keyakinan agamanya.

Menurut Pradi, Pemkot Depok sangat bersungguh-sungguh dalam hal pembinaan dari penyimpangan moralitas ini.

“Kota Depok sekarang, di era saya, Wali Kota Pak Idris dan saya sebagai wakilnya, punya moto ‘Unggul, Nyaman, dan Relijius sebagai panduan kerja kami. Maka penyimpangan akhlak dan nilai agama perlu kita cegah. Kerjasama dengan semua elamen sosial harus ditingkatkan. MUI dan oraganisasi keagamaan lainnya perlu terlibat,” ujar Bang Pradi.(Adi).