Depok

Depok

Kadishub : Pergantian Tahun Baru 2021 Di Kota Depok Relatif Aman

BERIMBANG..com, Depok – Pergantian Tahun baru di masa Pandemi Covid – 19 di Kota Depok Aman Dan Lancar. kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana saat melakukan pengamanan di Fly Over Jalan Arief Rahman Hakim menyampaikan, antisipasi pengamanan tahun baru tahun 2020 di beberapa titik tidak ada kendala kerumunan massa.

Pantauan berimbang.com di Fly over Arif Rahman Hakim,berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini masyarakat yang ingin menyaksikan perayaan Tahun Baru tidak ditemukan adanya  kerumanan , terlihat tim terpadu melakukan pengamanan kepada pengendara yang melintas untuk melakukan tes rapid antigen bagi pengendara yang tidak mematuhi protokol kesehatan dengan tidak menggunakan masker.Jum’at ( 1/1/2021 ) dini hari.

” Kami siapkan Tim kesehatan untuk masyarakat kota Depok untuk melakukan Tes Rapid Antigen bilamana ada pelanggaran protokol kesehatan saat berkendara ,” ujar Dadang.

Dari 29 titik pengaman di Kota Depok, masih Dadang, tidak ditemukan kerumunan massa menjelang pergantian tahun 2021, tim Terpadu yang melibatkan Dinas Perhubungan, Satgas Covid, TNI,  Polres Depok dan tenaga kesehatan.

” Untuk penyekatan di perbatasan dibeberapa titik relatif aman dan kami menyediakan juga pelayanan kesehatan di puskesmas seluruh kota Depok 24 jam untuk melakukan tes Rapid Antigen, ” ucap Dadang.

Iik

Depok

Jawara Depok Siap Berkolaborasi Dengan Sandi Uno Untuk Membangkitkan Ekonomi Kreatif 

BERIMBANG.com, Depok – Ketua Umum JAWARA Depok, Ubaidilah menyambut gembira terpilihnya Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Ubaidilah meyakini, lewat sejumlah kiprah yang selama ini dilakukakan oleh Sandi Uno yang juga founder OK OCE Indonesia ini dapat mengembalikan geliat industri pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf) yang terpuruk imbas pandemi virus corona atau Covid-19.

Setelah kebangkitan industri pariwisata dan ekonomi kreatif, akan banyak tercipta lapangan pekerjaan. “Saya berharap dengan terpilihnya Bang Sandi memimpin Kemenparekraf akan mampu membangkitkan optimisme berdampak positif bagi dunia usaha. Khususnya bidang pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Depok. Bangkitnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif secara langsung akan membuka lapangan pekerjaan yang semakin langka selama pandemi Covid-19,” ungkap Ubaidilah yang juga sebagai Owner Soto Seger Boyolai Hj Amanah

JAWARA Depok sendiri selama pandemic aktif mengadakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi para pelaku ekonomi kreatif di kota Depok, seperti webinar-webinar baik softskill maupun hardskill. Antusiasme peserta begitu luar biasa karena setiap kegiatan yang dilakukan mampu menyedot peserta mulai dari ratusan sampai ribuan orang, selain webinar, ada juga program sedekah endorse dengan menghadirkan artis yang mau membantu para ukm untuk meningkatkan penjualannya, bantuan permodalan bagi ukm yang terdampak pandemic.

“Selain itu di kota Depok banyak sekali potensi-potensi wisata yang dapat dikembangkan misalnya ada nya lebih dari 23 setu yang tersebar di kota depok, harapan kedepan JAWARA Depok bisa berkomunikasi lebih intens dengan Kemenparekraf untuk mampu mengggerakan roda ekomoni dan membuka lapangan kerja di kota Depok” harap Ubaidilah yang juga aktif sebagai Direktur Event OK OCE Indonesia.

Sementara itu, Sandi mengapresiasi dukungan yang diberikan kepadanya. Putra Mien Uno itu berjanji akan menyelamatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif lewat kolaborasi dengan sejumlah kementerian dalam Kabinet Indonesia Maju (KIM)

Langkah tersebut dibuktikannya lewat kolaborasi bersama tiga menteri pada Selasa (22/12) lalu.

Setelah dilantik dan resmi menjabat sebagai Menparekraf, Sandi segera mengundang tiga menteri untuk berkoordinasi.

Bertempat di Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Sandi bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bertemu dengan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dan Menteri Perdagangan Muhammad Luthfi, Rabu (23/12) kemarin.

Pertemuan tersebut, diungkap Sandi sebagai langkah percepatan untuk menggerakan ekonomi, khususnya dalam sektor pariwisata yang terpuruk imbas pandemi Covid-19.

“Kita langsung gerak cepat, saya mengunjungi Pak Menteri BUMN (Erick Thohir) juga mengundang Pak Mendag dan Bapak Menteri Investasi kita Kepala BKPM karena kita harus berkolaborasi segera kebijakan ini harus kita pastikan eksekusi yang tepat waktu, tepat sasaran, tepat manfaat,” jelasnya.

“Dan tentunya lebih dari 40 juta lapangan kerja yang perlu kita selamatkan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” imbuh politisi Gerindra ini.

Menurutnya, peran ketiga kementerian dibutuhkan untuk mewujudkan hal tersebut. Sebab kebijakan ketiga kementerian itu sangat mempengaruhi kebangkitan ekonomi rakyat.

“Kita perlu sekali bantuan dari Pak Menteri Perdagangan dari segi kebijakan-kebijakan perdagangan yang mudah-mudahan bisa berpihak kepada kebangkitan ekonomi rakyat,” jelas Sandi.

“Pak Menteri Investasi, tadi saya sudah dapat komitmen bahwa ekonomi kreatif dan sektor pariwisata mendapatkan satu insentif untuk investasi. Jadi bagi para pelaku (usaha) sektor pariwisata bahwa Bapak..,” ungkap Sandi terpotong. “Kita dukung penuh!,” sambut Bahlil Lahadalia, bersemangat.

Yang sangat menentukan adalah Erick Thohir. Kebijakan Erick ini yang sangat mempengaruhi ekonomi nasional secara menyeluruh.

“Dan ini yang paling banyak duitnya, Pak Kementerian BUMN. Karena, pasti dalam satu tahun ini kita banyak sekali keterbatasan-keterbatasan, tapi Pak Erick Thohir ini punya keleluasaan dalam menggunakan balance sheet yang dimiliki sektor BUMN ini,” ungkap Sandi.

Sandi pun berharap hal itu menjadi sumbangsih pertama dalam dharma bakti mereka terhadap kebangkitan ekonomi Indonesia dalam mengatasi Covid-19. “Dan kesempatan kita untuk membuka lapangan kerja yang seluas-luasnya,” tutupnya.*

Depok

Jelang Tahun Baru 2021 Dan Natal, Harga Sembako Merangkak Naik Di Kota Depok

BERIMBANG.com, Depok – Kebutuhan harga sembako dan sayur mayur menjelang Natal tahun 2020 serta tahun baru 2021 di sejumlah pedagang di Pasar Tradisional Kota Depok merangkak naik. Kenaikan bervariasi mulai dari Rp 2000 hingga Rp 15 ribu/Kg.

“Hari Raya Natal dan tahun baru 2021 memang tinggal beberapa hari lagi namun harga kebutuhab pokok maupun sayuran di sejumlah pedagang di pasar tradisional juga ikuk merangkak naik,” kata Ny. Wati, warga Depok Lama, Kel. Depok, Rabu (24/12).

Kenaikkan harga terjadi antara lain di cabai hijau dari sebelumnya Rp 30 ribu/Kg kini sudah mencapai Rp 40 ribu/Kg, cabai merah besar Rp 60 ribu/Kg kini menjadi Rp 80 ribu/Kg, cabai rawit hijau sebelumnya Rp 35 ribu kini mencapai Rp 50 ribu/Kg, cabai rawit merah dari Rp 60 ribu menjadi Rp 65 ribu/Kg, daging ayam dari Rp 35 ribu menjadi Rp 45 ribu/Kg dan telur ayam dari Rp 22 ribu menjadi Rp 29 ribu/Kg.

Sementara itu, Rasiman, pedagang sayuran di Pasar Agung, Kec. Sukmajaya, mengatakan kenaikkan sejumlah kebutuhan pokok dan sayuran di beberapa pasar memang sudah terjadi sejak seminggu lalu alasanya hampir sama karena pengiriman terlambat serta lainnya. “Kenaikkan selain stok pengiriman sedikit juga harga beli sudah pada naik dari distributor di pasar induk,” tuturnya.

Sayuran yang naik antara lain cabai, bawang dan tomat kenaikkan sekitar 40 persen, tuturnya yang menambahkan cabai rawit hijau dari sebelumnya hanya Rp 35 ribu kini menjadi Rp 45 ribu/Kg, cabai merah dari sebelumnya Rp 35 ribu menjadi Rp 40 ribu/Kg. “Untuk bawang merah dan tomat rata-rata naik sekitar Rp 1000 hingga Rp 2 ribu/Kg dan untuk sayur mayur kenaikan hanya Rp 500 hingga Rp 1000/Kg,” ujarnya.

Sedangkan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok Hardiono didampingi Kepala Disdagin Dwpok, Zamrowi dan Kabag Ekonomi Depok, Suryono yang melalukan sidak ke Pasar Agung, mengatakan untuk kenaikkan harga sembako dan sayuran relatif masih aman dan hal biasa menjelang hari besar seperti Natal dan tahun baru.

“Kenaikkannya masih wajar karena pasokan ke pasar induk agak terlambat akibat cuaca serta permintaan yang tinggi,” ujarnya yang menambahkan inflansi kenaikkan paling tinggi terdapat pada komoditas telur ayam, cabai merah, cabai kriting, tomat, daging ayam, daging sapi dan lainnya.

Untuk kebutuhan pokok yang inflansinya menurun antara lain bawang merah, beras, minyak goreng dan perhiasan emas, imbuhnya yang mengaku pihaknya terus akan memantau perkembangan harga kebutihan pokok di Kota Depok. *

Depok

Razia Minol Pol PP Depok Tebang Pilih

BERIMBANG.com, Depok – Razia Minuman beralkohol  ( Minol ) yang di lakukan Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP ) Kota Depok tidak merata di seluruh 11 kecamatan , dari sekian puluhan toko yang menjual minuman keras tidak ditertibkan , hanya tiga titik saja toko minuman keras yang ditertibkan. Sabtu ( 18/11) belum lama ini.

Sangat di sayangkan para aparat penegak Hukum Kota Depok terlalu terburu buru dan berkesan tebang pilih dalam merazia, Pasal nya pada Sabtu malam 18 Desember 2020 beberapa hari yang lalu, kesatuan polisi pamong praja Kota Depok (satpol PP) yang di komandoi oleh Mohammad Fahmi selaku kabid ketentraman, ketertiban umum dan pengamanan pengawalan. merazia sejumlah toko – toko yang menjual minuman beralkohol (Minol).

Kejanggalan dalam razia tersebut di dapati ketidak merataan dalam pelaksanaan penggeledahan, terkesan ada nya tebang pilih, fakta nya beberapa toko dan lapo yang seharianya menjual minuman berakohol (Minol) terlihat tutup saat razia tersebut berlangsung, namun ketika para petugas kesatuan polisi pamong praja selesai melaksanakan razia dan kembali lagi ke balaikota, toko dan lapo tersebut terlihat buka dan beroperasional seperti biasa.

Di duga setiap ada nya giat razia dari kesatuan polisi pamong praja,sudah di ketahui oleh toko dan lapo tertentu, sehingga pada saat razia tersebut berlangsung toko dan lapo yang di sinyalir mengetahui akan ada nya giat razia terlihat tutup.

Dalam giat razia tersebut para kesatuan polisi pamong praja tidak di bekali surat penggeledahan dan penyitaan untuk minol,ketika di konfirmasi oleh media saat berlangsung nya penggeledahan di salah satu toko di jalan margonda, Mohammad Fahmi selaku pimpinan giat pada malam sabtu,dengan tegas beliau mengatakan bahwa ini ada surat berita acara, namun tidak ditunjukan dan di perlihat kan ke media yang ingin konfirmasi.

Masih di lokasi yang sama salah satu petugas kesatuan polisi pamong praja mengatakan kepada Media bahwa surat perintah yang di bawa adalah surat perintah penertipan pekerja seks komersil (PSK), bukan surat minuman berakohol (minol).

Senin pagi (21/12) pukul 10.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB teman teman media mendatangi kantor kesatuan polisi pamong praja untuk konfirmasi terkait dua hal mengenai giat razia pada malam sabtu, namun terkesan di abaikan, mohammad fahmi selaku pimpinan giat pada malam itu enggan di temui, dengan alasan beliau sedang rapat.

Lienda ratna selaku kepala Satuan polisi pamong praja juga enggan di jumpai hal ini menimbulkan tanda tanya teman teman media apabila pihak kesatuan polisi pamong praja sudah bekerja sesuai tupoksi nya dan sesuai dengan SOP, kenapa seolah menghindar dari teman teman media.

R Agus selaku kasie ketentraman masyarakat dan ketertipan umum, yang menerima teman teman media diruanganya mengatakan “bahwa itu bukan kewenanganya untuk menjawab, itu adalah kewenangan dan ranah mohammad fahmi selaku kabid ketentraman ketertiban umum dan pengawalan pengamanan”. Kata Agus singkat.

Iik

Depok

Tebing Longsor Setinggi 20 M Di Perumahan Samudra Mulai Terlihat Diperbaiki

BERIMBANG.com, Depok – Tebing longsor di perumahan Samudra Indonesia Jl. Tole Iskandar Kecamatan Pancoran Mas Depok mulai terlihat diperbaiki.

Tebing setinggi 20 meter yang longsor pada awal Januari 2020 itu rencananya akan diperbaiki selama 17 hari kalender.

Dilansir, tim Jaringan Berita Kota Depok (JBKD), diketahui bahwa pelaksanaan pekerjaan perbaikan longsor di perumahan Samudra Indonesia dilaksanakan oleh PT Tiga Mitra Syadero dengan nilai kontrak sebesar Rp 756.787.960,50.

Perusahaan yang beralamat di Jl. Sirojul Munir RT 002/006 Nanggewer Mekar Cibinong Kabupaten Bogor, Jawa Barat itu akan menggarap perbaikan tebing longsor tersebut selama 17 hari kalender, terhitung sejak 1 Desember 2020 sampai dengan 18 Desember 2020 mendatang.

Kepada wartawan, Nana Sumarna selaku Ketua RT 3 RW 6 Kelurahan Depok berharap, pihak kontraktor pelaksana bisa menyelesaikan perbaikan tepat waktu.

“Mengingat cuaca sering turun hujan dan longsor susulan yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi tebing, kami minta kontraktor bisa menyelesaikan pekerjaan tersebut tepat waktu”, ujar Nana berharap.

Dihubungi terpisah, Erik selaku pelaksana dilapangan akan berusaha semaksimal mungkin.

“Meskipun saat ini cuaca sulit untuk diprediksi, namun kami akan tetap berusaha semaksimal mungkin supaya perbaikan dapat dilaksanakan tepat waktu”, pungkas Erik.

Berikut Informasi Lelang Penanganan Longsor Perumahan Samudra Indonesia Jl. Tole Iskandar Kecamatan Pancoran Mas :

Nama Tender : Penanganan Longsor Perumahan Samudra Indonesia Jl. Tole Iskandar Kecamatan Pancoran Mas;

Kategori : Pekerjaan Konstruksi;

Instansi : Pemerintah Daerah Kota Depok;

Satker : Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang;

Pagu : Rp 1.000.000.000,-

HPS : Rp 946.217.577,26

Nama Pemenang : PT TIGA MITRA SYADERO

Alamat : Jl. Sirojul Munir RT 002/006 Nanggewer Mekar Cibinong Kabupaten Bogor, Jawa Barat;

Harga Penawaran : Rp 756.787.960,50

Harga Terkoreksi : Rp 756.787.960,50

Hasil Negosiasi : Rp 756.787.960,50
**

BogorDepok

Aturan Berubah, Bappedalitbang Kabupaten Bogor Lakukan Perubahan RPJMD

BERIMBANG.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin, menghadiri Forum Konsultasi Publik perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023, di Ruang Rapat Ciliwung, Bappedalitbang Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kemarin Senin (07/12/2020).

Sekda Bogor mengatakan bahwa perubahan aturan ini terjadi di akhir tahun 2019 pasca terbitnya peraturan Pemerintah  Nomor 12 tahun tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Permendagri nomor 70 tahun tentang Sistem Informasi Pemerintahan Daerah dan Permendagri Nomor 90 tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah.

“Adanya perubahan pada nomenklatur struktur APBD serta program-program pembangunan daerah yang wajib mengacu pada sub urusan dalam undang-undang momor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan Daerah mengharuskan Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan pemetaan program yang telah ditetapkan dalam RPJMD sesuai dengan program-program  yang baru,” terangnya.

Ia juga menambahkan Perubahan RPJMD dapat dilakukan mengingat penanganan dampak pasca covid-19, merupakan prioritas penanganan utama pemerintah pada 2021 mendatang.

“Dalam aturan tersebut kan jelas, perubahan RPJMD bisa terjadi karena bencana alam, goncangan politik, krisis ekonomi, konflik sosial dan budaya, gangguan keamanan, pemekaran daerah, atau perubahan kebijakan nasional,” ujarnya.

Selain persoalan ekonomi, kemiskinan juga menjadi salah satu kisi-kisi yang diberikan pemerintah untuk menjadi fokus penanganan masyarakat. Sebab, tidak sedikit masyarakat mengalami keterpurukan ekonomi, lantaran dampak covid-19 ini.

Setidaknya, perubahan RPJMD Kabupaten Bogor membuat sejumlah program dan indikator pembangunan mengalami perubahan. Dari yang semula 429 program, menjadi 355 program.

“Tahun 2019 – 2020 program di RPJMD ada sebanyak 429 program dengan jumlah indikator 646. Tapi setelah revisi RPJMD nanti program Kabupaten Bogor akan menjadi 355 program dengan 412 indikator. Atau berkurang 74 program dan 234 indikator,” pungkasnya.

(Diskominfo)

Depok

Pjs Walikota Depok Berakhir, DKR : Masih Banyak Ijazah Disandera Sekolah

BERIMBANG.com, Depok- Sejumlah orang tua siswa yang ijazahnya sudah bisa diambil di sekolah Depok mengucapkan terima kasih kepada Pjs. Walikota Depok Dedi Supandi. Walaupun masih banyak ijazah siswa yang disandera sekolah-sekolah, namun kebijakan Pjs Walikota Depok, Dedi Supandi menunjukkan bahwa semua ijazah yang disandera bisa diambil oleh siswa. Demikian Roy Pangharapan, Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kota Depok kepada pers di Depok, Senin (7/12).

“Sayangnya pak Dedi Supandi mengakhiri masa tugasnya sebagai pejabat sementara dan hari ini kekuasaan dipegang kembali oleh Walikota yang lama. Sehingga kami harus kembali berjuang membebaskan ijazah lain yang tersisa,” jelas Roy Pangharapan.

Setelah audensi dengan Pjs Walikota Depok beberapa waktu yang lalu, Relawan DKR Kota Depok segera tanjap gas mendampingi para orang tua siswa yang ijazahnya belum diambil di sekolah di Depok.

“Selama dipimpin pak Dedi Supandi para kepala sekolah sangat kooperatif, ijazah langsung diberikan,” ujar Roy Pangharapan.

Relawan DKR sangat apresiasi atas kerja Pjs Walikota Dedi Supandi, walaupun hanya sebentar di Depok.

“Walaupun waktu pak Dedi Supandi sangat singkat memimpiin Depok, tapi kinerjanya sangat berkesan. Semoga Walikota Depok yang baru hasil Pilkada 9 Desember 2020 bisa melanjutkan kerja pak Dedi Supandi dan mendengar aspirasi warganya,” pungkas Roy Pangharapan

Kepada para siswa di Kota Depok yang belum mendapatkan ijazahnya karena tidak mampu membayar, Roy Pangharapan menyerukan orangtuanya tidak putus asa untuk ikut membebaskan ijazah putra-putrinya.

“Sadarlah bahwa pendidikan adalah hak setiap warga negara dan di jamin oleh Undang-Undang Dasar 45. Siswa berhak mendapatkan ijazahnya untuk melanjutkan sekolah atau mencari pekerjaan,” tegasnya.

Seperti diketahui Dedi Supandi merupakan Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa barat yang sejak tanggl 26 September 2020 ditugaskan menjadi Pjs. Walikota Depok sampai dengan tanggal 5 Desember 2020 karena Walikota dan Wakil Walikota Depok maju sebagai calon Walikota pada Pilkada Kota Depok 9 Desember 2020. (*)

Depok

Ingin Perubahan, Berobat Gratis dengan KTP Solusi Bagi Warga Depok

BERIMBANG.com, Depok – Perubahan di Kota Depok akan dilakukan Pradi Supriatna-Afifah Alia. Salah satunya dengan meluncurkan program berobat gratis dengan KTP Depok elektronik.

Program berobat gratis dengan KTP Depok elektronik itu dibuat lantaran hingga saat ini masih banyak warga Depok yang kesulitan berobat.
Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PDIP Kota Depok, Ikravany Hilman.
Menurut Ikravany, berobat gratis dengan KTP Depok elektronik tersebut diperuntukkan bagi seluruh warga Depok.Sebab, layanan berobat tersebut sudah terintegrasi dengan KTP Depok elektronik.

Maka dari itu, bagi warga Depok yang tak mampu dan iuran BPJS kesehatan belum ditanggung, maka Pemerintah Kota Depok menanggung iuran BPJS kesehatan untuk kelas III.

Melalui sistem tersebut, maka warga Depok dapat berobat gratis dengan hanya menunjukkan KTP Depok elektronik di puskesmas, RSUD Depok dan rumah sakit swasta yang bekerjasama dengan BPJS kesehatan.
Bagi warga Depok yang iuran BPJS kesehatannya ditanggung Pemkot Depok, maka pelayanan rawat inapnya di kelas III.

“Orang melihatnya sistem baru, ini sistemnya disempurnakan. Ini terintegrasi dengan KTP elektronik . NIK menjadi acuannya, menggunakan teknologi informasi,” kata Ikravany.
Ikravany menyatakan bahwa program ini tidak bertentangan dengan UU Sistem Jaminan Sosial Nasional.

Dana yang digunakan untuk menanggung iuran BPJS kesehatan warga Depok yang tak mampu dengan APBD Kota Depok.
Sebab itu, pos anggaran kesehatan akan ditambah. Kemudian juga dapat menggunakan dana bantuan sosial.***

Depok

Pjs Walikota Depok Ucapkan Perpisahan, Semoga Depok Terbebas Dari Corona

BERIMBANG.com, Depok – Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Depok, Dedi Supandi hari ini menyampaikan sambutan perpisahan berakhirnya masa kerja di Kota Depok. Pada kesempatan itu, selain berterima kasih atas koordinasi dan kerjasama selama ini, dirinya mendoakan Kota Depok agar segera terbebas dari virus Corona atau Covid-19.

“Masa kerja saya di Kota Depok hanya 2,5 bulan atau 71 hari, berakhir 5 Desember besok. Terima kasih atas semuanya dan semoga pandemi Covid-19 di Kota Depok segera berakhir,” kata Pjs Wali Kota Depok, Dedi Supandi, di Masjid Balai Kota, Jumat (04/12/20).

Sejak dilantik pada akhir September kemarin, Dedi yang menggantikan sementara Mohammad Idris, diamanahi lima program pokok dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Pertama adalah melanjutkan dan mengawal program Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, seperti Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah-Perubahan (APBD-P).

Selanjutnya, menjaga kondusivitas kerja dan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Depok. Ketiga, menurunkan status risiko Covid-19 di Kota Depok.

Keempat, menjaga agar Pilkada Depok tidak menjadi klaster baru dalam penyebaran Covid-19. Kelima, membantu dalam memulihkan perekonomian Kota Depok.

“Mudah-mudahan apa yang telah saya lakukan di sini meninggalkan manfaat untuk Kota Depok. Mohon maaf apabila selama saya bertugas, ada hal yang membuat bapak dan ibu kurang berkenan,” tutupnya. **

Depok

Calon Wakil Walikota Depok, Afifah Alia Resmikan Rumah Qur’an Violet

BERIMBANG.com, Depok – Menjelang persiapan debat kandidat pasangan calon Wakil Wali Kota Depok, Afifah Alia menghadiri peresmian Rumah Quran Violet di lingkungan Limo dan Cinere, Kota Depok, Kamis (03/12/2020).

Dikatakan Afifah, dirinya sangat mengapresiasi para ibu-ibu yang mau mendorong dan mengajak anak-anak belajar Al-Quran di Rumah Quran Violet (RQV). Keikutsertaan ibu-ibu di lingkungan sangat positif dalam membangun akhlak anak sejak dini.

“Selamat kepada ibu-ibu, semoga mendapatkan baju yang layak seperti raja dan mahkota karena hari ini ibu-ibu sudah menghantarkan anak-anak ke Rumah Quran Violet, untuk menjadi penghafal Alquran,” kata Afifah.

Afifah mengatakan, keberadaan rumah Quran ini, sangat membantu Pemkot Depok dalam memberantas buta huruf Al-qur’an dan menghafalnya. Dimana, setiap anak yang baru lulus SD wajib pandai baca Al-quran.

“Jika rajin dan bersungguh-sungguh belajar, dua tahun lagi adik-adik kita pasti dan wajib pandai baca Alquran. Ini adalah cita-cita kita semua. Mudah-mudahan dengan dorongan warga semua disini, kita bisa membuat Kota Depok menjadi berbenah dan berubah,” paparnya.

Dirinya juga akan memastikan Pendirian Rumah Quran jika diamanahkan terpilih dalam Pilkada 2020 di Depok

“Mari kita sama-sama membangun, karena sesungguhnya ini salah satu visi kami yakni menciptakan landasan karakter anak-anak kita, yakni Al-Quran, dan ini sudah dibantu RQV,” pungkasnya.**