Bogor

Bogor

Bentrok Antar Kelompok Masa di Kota Bogor Merusak Kendaraan

BERIMBANG.com, Bogor – Beredar video di group-grpup aplikasi whatsapp, sejumlah kelompok masa tawuran di kota Bogor, menurut keterangan anggota group WA itu, terjadi tadi siang sekira pukul 14.00 WIB, Senin (20/01/2020).

Dalam video-video yang beredar itu terlihat beberapa motor rusak yang sedang didorong oleh warga setempat, serta satu mobil yang sedang dirusak,

Dilansir sumatrapost.co Bentrok Dua Kelompok Massa di Simpang Yasmin depan Lotte Mart dan Auto 2000, Jalan KHR Abdullah bin Nuh, Tanah Sareal, Kota Bogor,

Akibat aksi tersebut, lima Motor dan Satu Mobil Rusak diamuk massa. Namun sejauh ini belum diketahui apa pemicu aksi tawuran itu.

Tak sedikit pengguna jalan yang melintas merekam aksi amuk massa tengah merusak kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat.

Dalam aksinya terlihat dalam video yang beredar di group WA, sejumlah massa beringas melakukan aksi pengrusakan terhadap kendaraan,

Juga terlihat dalam video itu sejumlah aparat berseragam kepolisian melerai dan berusaha membubarkan massa.

Dalam pesan group WA anggota yang tergabung mengingatkan agar warga berhati-hati saat melintasi Jalan KHR Abdullah bin Nuh dan Jalan Sholeh Iskandar.

“Hati hati jika melintas di jalan tersebut. Seperti Bogor barat, Dramaga, Yasmin, Semplak dan sekitar jalan tersebut,”

Perwira Urusan Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Desti Iryanty saat dihubungi membenarkan peristiwa tersebut. “Hingga saat ini anggota masih dilokasi kejadian,” kata Desti Senin (20/01/2020), di kutip dari sumatrapos.co

Desti menjelaskan, akibat aksi tawuran tersebut dikabarkan ada sejumlah kendaraan rusak berat dan belum diketahui siapa pemilik maupun pelaku pengrusakan tersebut.

Kembali, beredar juga video di group WA, dua kelompok masa bersepakat damai yang diduga melakukan aksi itu,

(TYr/Den)

Bogor

Bupati Bogor Lantik 51 Kepala Desa Gelombang Dua

BERIMBANG.com Bogor – Bupati Bogor, Ade Yasin melantik 51 kepala desa (kades) hasil pemilihan serentak tahun 2019 di Gedung Tegar Beriman Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat  pada Kamis, (16/01/2020).

Kepala desa yang dilantik hari ini merupakan pelantikan gelombang dua setelah sebelumnya Pemerintah Kabupaten Bogor sudah melantik 222 kepala desa di pertengahan bulan Desember tahun lalu.

“Saya ucapkan selamat kepada kepala desa terpilih yang dilantik hari ini, selamat mengemban amanah sebagai pemimpin di desa,” kata Bupati Bogor Ade Yasin.

“Tidak lupa saya juga ucapkan terima kasih dan penghargaan yang tak terhingga kepda BPD dan Panitia Pemilihan Kepala Desa Tingkat Desa, Tingkat Kecamatan serta semua pihak yang terlibat pada pemilihan kepada desa serentak gelombang III tahun 2019,” ucap Ade.

Ia yakin dengan kemampuan para kepala Desa yang terpilih dapat memimpin dan mengemban amanah sebagai Kepala Desa.

“Saya percaya kepala desa yang terpilih, dan hari ini dilantik adalah kepala desa yang terampil, kepala desa yang bisa memimpin di desa, kepala desa yang bisa mensejahterakan masyarakatnya,” ujarnya.

“saya titip untuk pembangunan dan kesejahteran di desa masing-masing yang bapa ibu pimpin,” Kata Ade Yasin.

Sebagai Bupati, Ade Yasin menekankan pentingnya sinergitas dengan Pemerintah Daerah, untuk mempercepat pembangunan.

“Saya ingin kepala desa yang terpilih ini bisa berlari dengan cepat, bisa mengikuti ritme kerja kita, dan yang paling penting bisa bersinergi baik dengan Pemerintah Daerah, karena membangun Kabupaten Bogor ini harus dengan sinergi yang baik, mulai dari tingkatan paling bawah sampai tingkatan atas,” pungkas Ade.

(Derima/ Parman/ Diskominfo Kab. Bogor)

Bogor

Sekda Kab.Bogor: Masa Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang 14 Hari

BERIMBANG.com Bogor – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin memimpin Rapat Validasi Data Kebencanaan Kecamatan Terdampak, ia mengatakan masa tanggap darurat bencana akan ditambah. Di Aula Kantor Kecamatan Cigudeg, kemarin Rabu (15/01/2020).

“Kami bersepakat masa tanggap darurat bencana akan diperpanjang selama 14 hari,”

“selama penambahan itu tim tanggap bencana akan dipergunakan untuk membuka akses jalan dan menentukan lahan relokasi warga korban bencana alam banjir bandang dan longsor baik di Kecamatan Sukajaya, Nanggung, Cigudeg maupun Jasinga,” terang Burhannudin.

Lanjut Sekda, Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) juga sedang menghitung jumlah rumah yang mengalami kerusakan, baik rusak ringan, sedang maupun berat.

“Ada sekitar 4.300 rumah yang mengalami kerusakan akibat bencana alam banjir bandang dan longsor,”

“saat ini DPKPP masih mendata ke lapangan agar datanya valid. Saya juga instruksikan langsung kepada Kepala DPKPP agar cepat dalam mendata, selain cepat tentunya juga harus tepat,” kata Burhannudin.

Keterangan Burhannudin, selain akan memanfaatkan lahan Hak Guna Usaha (HGU), tidak menutup kemungkinan Pemerintah Kabupaten Bogor juga akan membeli lahan untuk relokasi.

“Lahan relokasi bisa memanfaatkan lahan HGU milik perhutani ataupun kalau tidak ada, kami akan membeli lahan masyarakat untuk tempat relokasi,” tutur burhan.

(Derima/ Parman/ Rizki/ Diskominfo Kab. Bogor)

Bogor

Bupati Bogor Lakukan Trauma Healing Untuk Korban Bencana Longsor

BERUMBANG.com Bogor – Sejumlah warga Desa urug dan Desa Kiarapandak Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang saat ini diungsikan di tempat pengungsian akibat longsor yang terjadi pada awal tahun 2020 mengeluh kepada Bupati Bogor Ade Yasin.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Bogor, Ade Yasin memgunjungi tempat pengungsian di Desa Urug dan Desa Kiarapandak, pada Sabtu (11/01/2019).

Bupati datang bersama sejumlah kepala OPD dan artis ibu kota, salah satunya artis kang komar atau yang sering di sebut “bebeb” untuk menghibur mereka dan menghilangkan trauma mereka.

Masyarakat yang mengungsi pun menyambut mereka dengan antusias, bisa hadir ditengah pasca bencana yang dialami warga Kampung Urug, Desa Urug.

Ditenda pengungsian yang berukuran 8×12 itupun turut diisi oleh 1.766 jiwa dengan jumlah ibu hamil 19 orang, ibu nifas 3 orang bayi 56 orang serta balita berjumlah 231 orang.

Banyak warga meminta pertolongan kepada Bupati Bogor tersebut agar dibantu, pasca banjir dan longsor yang menerjang puluhan rumah di Desa Urug dan Desa Kiarapandak itu.

Salah satu ibu paruh bayah bernama Iyah warga Desa Urug sambil memeluk Bupati Bogor menceritakan, bahwa rumahnya saat ini sudah tidak ada lagi akibat terjangan longsor dan banjir yang meluluh lantahkan rumahnya tersebut.

Sambil menangis, ibu Iyah yang berusia sekitar 68 tahun itu pun sangat lama memeluk erat Ade Yasin sambil menceritakan derita yang saat ini dialami olehnya.

“Padi Wallahi ibu teu aya, rumah tos teu aya bu, menta tolong ibu ka ibu. (Rumah sudah tak ada, saya minta tolong ke ibu Bupati),” cerita Iyah.

Sontak cerita Ibu Iyah itupun membuat Ade Yasin dan rombongannya ketika mendengarkan curhatanya merasa sedih, sempat meneteskan air mata.

Tidak hanya itu saja, Cinta (13) yang saat ini bersekolah di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Satu atap, Kampung Cipatat, Desa Kiara Pandak juga meminta bantuan.

Agar orang yang mempunyai kewenangan di Kabupaten Bogor itu, untuk membantu dirinya membelikan perlengkapan sekolah dari mulai seragam, peralatan tulis, dan sepatu sekolah.

“Baju saya dan buku sekolah peralatan sekolah lainnya hilang bu, saya minta ibu bisa membantu kami di sini,” kata Cinta.

Kembali, Bupati Bogor Ade Yasin itupun siap memberikan bantuan bagi masyatakat yang terdampak bencana alam, dan siswa siswi yang kehilangan perlengkapan sekolahnya.

“Semuanya kita akan bantu, yang sabar adek-adek ibu-ibu dan bapak-bapak, ini cobaan, kita dari pemerintah akan bantu,” janji Ade Yasin.

Lalu Bupati melontarkan pertanyaan kepada para pengungsi di tempat pengungsian Desa Urug, jika memang rumah yang di Kampung Urug itu tidak bisa dibangun lagi apakah mau di pindahkan? Karena, saat ini pemerintah sedang mencari lokasi yang aman untuk dibangunkan rumah (relokasi).

Sontak hal itupun langsung dijawab oleh para pengungsi dengan kompak menjawab mau. “Mau kita semuanya,” teriak semua pengungsi di Desa Urug tersebut.

Bupati Bogor Ade Yasin itupun langsung memberikan bantuan perlengkapan sekolah untuk anak-anak yang mengungsi di pengungsian yang disediakan pemerintah Kabupaten Bogor.

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Pasca Bencana Di Kab Bogor, TNI-Polri Dan Muspida Serta Komponen Masyarakat Terus Melaksanakan Tanggap Darurat

BERIMBANG.COM, Bogor – Pasca bencana Alam Tanah Longsor dan Banjir di Wilayah Kabupaten Bogor.
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiyawan di dampingi Kepala BPBD Kabupaten Bogor Yani Hasan, dan Perwira Pengendali Posko Utama BPBD Mayor Inf Suparno. Bahwa di Hari ke 12 masa tanggap Darurat TNI-Polri dan Unsur Pemda Kabupaten Bogor bersama Komponen Masyarakat terus berupaya bahu membahu dalam penanganan Pasca Benca Alam.

“Kegiatan yang di lakukan baik Fisik dan  Nonfisik, diantaranya
Perbaikan Infrastruktur Jalan dan Jembatan sehingga dapat di lalui kendaraan baik Roda 2 maupun Roda 4,” ujar Mayor INF Suparno, Perwira Pengendali Posko Utama BPBD Kepada Media, minggu (12/01/2020)

Mayor Inf Suparno menerangkan, Pada Hari ke 12 Telah di salurkan bantuan di berberapa kampung dan Desa yang masih terisolir akbibat Infrastruktur terputus.
Bantuan tersebut Prioritas melalu Udara baik Pesawat Helly BNPB maupun dari Lanut ATS Bogor.

“Hari ini minggu 12 Januari 2020 kita melaksanakan 4 Kali Pengiriman melalui Udara ke Desa Cileuksa 3 Kali dan Desa Pasir Madang Satu Kali, adapun bantuan hari ini yang sangat diprioritaskan yaitu,
10 buah Genset, Obat obatan DMedis) dan Sembako. Karena Mengingat kampung  di Desa Cileuksa masih Padam belum bisa dialiri Listrik. Hal tersebut manjadi Perhatian khusus,” pungkasnya.

(Na)

Bogor

Ditarik Leasing Walau Sudah Bayar Angsuran, Debitur Bakal Laporkan

BERIMBANG.com Bogor – Sukarna debitur Leasing WOM Finance Cibinong, Kabupaten Bogor Jawa Barat, merasa aneh dan tidak terima dengan perlakuan kreditur yang memfasilitasi pihak ketiga yang ia sebut Matel menarik sepeda motor miliknya yang masih menjadi objek jaminan Fidusia

pengakuan itu disampaikan kepada wartawan pada jumat malam 10 januari 2020, ia menunjukan bukti angsuran yang dibayarkan di minimarket (Alfamart) Cipining pada 09 Januari 2020, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.

Sadar karena terlambat, Sukarna melakukan pembayaran dua bulan sekaligus atas nama dirinya Sukarna, namun ia mendapat kabar bahwa motornya telah ditarik debt kolektor (Matel) pada tanggal 08 Januari 2020 lalu.

Sukarna tidak tahu, bahwa sepeda motor yang baru saja dia bayarkan angsurannya sudah ditarik Matel (debt kolektor pihak ketiga) sehari sebelumnya.

Dengan kejadian tersebut, Sukarna akan melaporkan peristiwa ini ke kepolisian Sektor ataupun ke Kepolisian Resort setempat, guna pertanggungjawaban WOM Finance sebagai perusahaan pembiayaan.

(Red)

Bogor

Bupati Bogor Lantik 168 Pejabat Esselon III dan IV

BERIMBANG.com Bogor – Bupati Bogor Ade Yasin melantik 168 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Pelantikan berlangsung di Ruang Serbaguna I Gedung Sekretariat Daerah, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Jumat (10/01/2020).

Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan kesuksesan pelaksanaan Roda Pemerintahan tidak terlepas dari dukungan dan kerjasama seluruh perangkat daerah terkait.

“saya tegaskan lagi disini, dalam pelaksanaan Pemerintahan tidak ada yang paling hebat atau paling unggul, keberhasilan hanya dapat diraih dengan kerjasama yang baik dari super team,” ujarnya.

Ade Yasin juga berpesan untuk para pejabat yang dilantik.l, “Saya minta bapak-bapak, ibu-ibu senantiasa menjaga integritas dan loyalitas, terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Ade Yasin.

Kemudian ia juga meminta kepada para pejabat untuk responsif terhadap kondisi internal dan eksternal serta tidak menunda pekerjaan.

“Khusus untuk dinas dinas yang mempunyai program yang banyak jangan tunggu di akhir tahun, segera kerjakan,” tegas Ade Yasin.

Ade Yasin juga menyinggung soal penanganan bencana di Kabupaten Bogor, ia berharap para ASN pro aktif membantu para korban bencana.

“Tidak perlu menunggu perintah, ini soal kemanusiaan,” tandas Ade Yasin.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan, Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin dan para pimpinan OPD, RSUD serta para pimpinan BUMD.

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Tentang Korban Bencana, Komisi V DPRD Jabar Sambangi Kabupaten Bogor

BERIMBANG.com Bogor – Komisi V DPRD Jawa Barat (Jabar) temui Tim Gabungan Penanggulangan Bencana Kabupaten Bogor, di Posko Terpadu Bencana yang dipusatkan di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (08/01/2020).

Rombongan Komisi V DPRD Jabar yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Jabar Achmad Ruyat, diterima Wakil Bupati (Wabup) Bogor Iwan Setiawan, dan Ketua Tim Gabungan Penanggulangan Bencana Kabupaten Bogor Dandim 0621 Letkol Harry Eko Sutrisno.

Hadir dalam acara itu seluruh anggota Komisi V DPRD Jabar dan Perwakilan Dinas Kesehatan Jawa Barat. Dari DPRD Kabupaten Bogor hadir Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Agus Salim dan Ketua Komisi IV Muad Khalim. Dari Pemkab Bogor hadir Kepala BPBD Yani Hasan, Sekretaris BPBD Budi Pranowo.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Achmad Ru’yat memastikan bantuan logistik bagi masyarakat tersalurkan dengan baik, walaupun aksesnya sulit.

“Memang aksesnya yang masih susah, namun bantuan sudah mulai diterima masyarakat. Hal ini juga karena sinergitas dengan seluruh instansi termasuk TNI dan Polri,” kata Achmad.

Sementara itu, Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan menceritakan beberapa faktor terjadinya longsor di dua kecamatan di Kabupatem Bogor, saat anggota komisi V DPRD Provinsi mengecek logistik untuk para korban bencana.

Ia mengatakan, di dua kecamatan yaitu Kecamatan Nanggung, dan Sukajaya, ada tiga faktor penyebab longsor yang menyebabkan puluhan rumah tertimbun.

“Kami sudah kordinasi juga dengan Badan Informasi Goespasial (BIG), apa penyebab terjadinya longsor di Sukajaya dan Nanggung ada tiga,” kata Iwan.

Lanjut dia, Dari tiga faktor itu diantaranya, penggunaan lahan Hak Guna Usaha (HGU) yang tidak produktif, banyaknya lobang galian emas ilegal, dan masalah rumah yang berada di bawah sawah.

“Hal itu terbalik, seharusnya rumah itu diatas sawah malah dibangun dibawah sawah, banyak juga HGU dan tambang ilegal emas disana,” jelas Iwan.

Lalu, ketiga faktor itu menyebabkan, tidak adanya penahan tanah dari tebingan sehingga menyebabkan longsor terjadi.

“Dan akibatnya mrmbuat tanah labil dan membuat longsor, dan tidak ada pohon keras. Nanti juga BIG hari ini akan survei ke lokasi loongsor di Sukajaya dan juga Nanggung,” pungkas Iwan Setiawan.

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bogor

Dokumentasi Administrasi Kependudukan Korban Bencana Kab. Bogor, Kadis: Semuanya Gratis

BERIMBANG.com Bogor – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) tentang Pendataan, Penerbitan Dokumen Kependudukan bagi penduduk yang rentan atau terdampak bencana alam, di ruang Rapat Disdukcapil, Cibinong, Kabupaten Bogor. Rabu, 8  Januari 2019

Rakor yang dipimpin langsung oleh Kepala disdukcapil, Otje Soebagja menjelaskan bahwa Disdukcapil Kabupaten Bogor akan membentuk Tim dan menunggu SK Bupati dalam mengatasi permasalahan dokumen Administrasi Kependudukan yang hilang ataupun rusak akibat bencana alam di wilyah Kabupaten Bogor.

Langkah-langkah yang dilakukan selain membentuk Tim yang terdiri dari unsur Disdukcapil sendiri juga dibantu oleh BPBD Kab.Bogor, unsur Kecamatan, Dinsos dan DPMD,

yang tugasnya mengumpulkan data-data, serta memverifikasikan data tersebut untuk dijadikan acuan dalam mencetak atau menerbitkan Dokumen Administrasi Kependudukan,

seperti KTP, K.K, K.I.A dan Akta Kematian bagi masyarakat yang terkena dampak ataupun rentan terhadap Bencana Alam di wilayah Kabupaten Bogor, tentunya sambil menunggu SK.Bupati turun, tutur Otje.

Bagi masyarakat yang terkena dampak bencana alam yang  kehilangan ataupun rusak dokumentasi administrasi kependudukannya seperti KTP,K.K dan lain sebagainya bisa langsung melaporkan ke Posko-posko yang berada di Desa- desa yang tidak terdampak bencana,

karena, menurut Otje, kita ingin (Disdukcapil) tampil di depan bersama-sama dengan OPD lainnya membantu para korban bencana alam ini.

“Masyarakat yang terkena bencana alam hanya cukup melaporkan ke Posko terdekat yang ada di desa yang tidak terkena dampak bencana dan semuanya gratis,”

“Setelah verifikasi data kita upayakan jika situasi dan kondisi yang memungkinkan langsung kita cetak/terbitkan dokumen- dokumen administrasi kependudukan tersebut,” jelas Otje.

Turut hadir dalam rakor tersebut perwakilan dari BPBD Kab.Bogor, Dinsos, DPMD, Sat POL PP juga Diskominfo Kabupaten Bogor.

(Azi.F/Dina/Diskominfo Kab.Bogor)

Bogor

Saring Sebelum Share Berita Bencana, Irjen Kemenkominfo Himbau Masyarakat Bedakan Berita Hoax

BERIMBANG.com Bogor – Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mendampingi Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Doddy Setiadi saat mengunjugi Posko Terpadu Penanganan Bencana Kabupaten Bogor, di Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor pada Selasa (07/01/2020).

Irjen Kemenkominfo Doddy Setiadi menghimbau agar masyarakat dapat membedakan antara berita hoax atau tidak terkait bencana yang tengah melanda di disejumlah titik, termasuk Kabupaten Bogor.

Belakangan banyak beredar video-video terkait bencana yang ternyata kebanyakan adalah hoax.

Dia mengatakan, masyarakat dapat menghindari berita-berita hoax dan mentake-downnya langsung dengan menginfokannya kepada dinas kominfo.

“Untuk menghindari atau take down berita-berita hoax tersebut sebenarnya bisa diinfokan kepada kami (kominfo, red). Jadi di screenshot laman beritanya apa, kemudian diberitahu url (link, red)nya apa,” katanya

Lanjut Doddy, Berdasar kedua informasi tersebut, kominfo akan dapat mentakedown atau menghilangkan berita hoax tersebut.

Namun permasalahannya terkadang adapula masyarakat yang langsung percaya dan dengan cepat menyebarkan kabar bohong tersebut dengan cepat.

Doddy juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak lekas menyebar berita yang belum pasti kebenarannya.

“Mengenai hal ini nantinya kita akan infokan kepada rekan-rekan terkait persoalan itu. Tapi yang pasti kami dapat bantu dalam konteks tadi di screenshot dan kirim url. Jadi ada berita hoax bisa kita hilangkan segera,” ungkapnya.

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)