Bogor

Bupati Bogor Lakukan Trauma Healing Untuk Korban Bencana Longsor

Spread the love

BERUMBANG.com Bogor – Sejumlah warga Desa urug dan Desa Kiarapandak Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang saat ini diungsikan di tempat pengungsian akibat longsor yang terjadi pada awal tahun 2020 mengeluh kepada Bupati Bogor Ade Yasin.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Bogor, Ade Yasin memgunjungi tempat pengungsian di Desa Urug dan Desa Kiarapandak, pada Sabtu (11/01/2019).

Bupati datang bersama sejumlah kepala OPD dan artis ibu kota, salah satunya artis kang komar atau yang sering di sebut “bebeb” untuk menghibur mereka dan menghilangkan trauma mereka.

Masyarakat yang mengungsi pun menyambut mereka dengan antusias, bisa hadir ditengah pasca bencana yang dialami warga Kampung Urug, Desa Urug.

Ditenda pengungsian yang berukuran 8×12 itupun turut diisi oleh 1.766 jiwa dengan jumlah ibu hamil 19 orang, ibu nifas 3 orang bayi 56 orang serta balita berjumlah 231 orang.

Banyak warga meminta pertolongan kepada Bupati Bogor tersebut agar dibantu, pasca banjir dan longsor yang menerjang puluhan rumah di Desa Urug dan Desa Kiarapandak itu.

Salah satu ibu paruh bayah bernama Iyah warga Desa Urug sambil memeluk Bupati Bogor menceritakan, bahwa rumahnya saat ini sudah tidak ada lagi akibat terjangan longsor dan banjir yang meluluh lantahkan rumahnya tersebut.

Sambil menangis, ibu Iyah yang berusia sekitar 68 tahun itu pun sangat lama memeluk erat Ade Yasin sambil menceritakan derita yang saat ini dialami olehnya.

“Padi Wallahi ibu teu aya, rumah tos teu aya bu, menta tolong ibu ka ibu. (Rumah sudah tak ada, saya minta tolong ke ibu Bupati),” cerita Iyah.

Sontak cerita Ibu Iyah itupun membuat Ade Yasin dan rombongannya ketika mendengarkan curhatanya merasa sedih, sempat meneteskan air mata.

Tidak hanya itu saja, Cinta (13) yang saat ini bersekolah di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Satu atap, Kampung Cipatat, Desa Kiara Pandak juga meminta bantuan.

Agar orang yang mempunyai kewenangan di Kabupaten Bogor itu, untuk membantu dirinya membelikan perlengkapan sekolah dari mulai seragam, peralatan tulis, dan sepatu sekolah.

“Baju saya dan buku sekolah peralatan sekolah lainnya hilang bu, saya minta ibu bisa membantu kami di sini,” kata Cinta.

Kembali, Bupati Bogor Ade Yasin itupun siap memberikan bantuan bagi masyatakat yang terdampak bencana alam, dan siswa siswi yang kehilangan perlengkapan sekolahnya.

“Semuanya kita akan bantu, yang sabar adek-adek ibu-ibu dan bapak-bapak, ini cobaan, kita dari pemerintah akan bantu,” janji Ade Yasin.

Lalu Bupati melontarkan pertanyaan kepada para pengungsi di tempat pengungsian Desa Urug, jika memang rumah yang di Kampung Urug itu tidak bisa dibangun lagi apakah mau di pindahkan? Karena, saat ini pemerintah sedang mencari lokasi yang aman untuk dibangunkan rumah (relokasi).

Sontak hal itupun langsung dijawab oleh para pengungsi dengan kompak menjawab mau. “Mau kita semuanya,” teriak semua pengungsi di Desa Urug tersebut.

Bupati Bogor Ade Yasin itupun langsung memberikan bantuan perlengkapan sekolah untuk anak-anak yang mengungsi di pengungsian yang disediakan pemerintah Kabupaten Bogor.

(Andi/Diskominfo Kabupaten Bogor)