Bogor

Bogor

Karena Cemburu Buta, Seorang Pria Menganiaya Teman Istrinya

BERIMBANG.COM, Bogor – Karena cemburu buta, seorang pria melakukan penganiayaan terhadap istri beserta teman-temannya. Istrinya masih kuliah sesudah menikah, dan sebagai suami merasa cemburu pada istrinya pada saat bergaul dengan teman satu kampusnya itu.

Rasa cemburunya itu berujung melakukan KDRT dan juga penganiayaan terhadap teman satu kampus istrinya, bahkan membawa sejumlah anak muda di Kp Tanah Sewa RT 04 RW 03 Kelurahan Ciparigi Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor, mengancam teman satu kampus istrinya karena cemburu.

MIR selaku suami S yang merasa cemburu sempat melempar asbak dan memukul kepada teman satu kampus istrinya, bahkan sempat mengeluarkan sajam yang akan digunakan untuk membacok IS dan NI sebagai teman istrinya itu.

Setelah mendapat perlakuan yang masuk dalam penganiayaan itu, korban langsung membuat laporan ke Polresta Bogor Kota, Rabu (06/03/24) dini hari. Dengan nomor laporan LP/B/211/III/2024/POLRESTA BOGOR KOTA/POLDA JAWA BARAT. Laporan tersebut sekitar pukul 04.19 WIB, Rabu (06/03/24).

“Kalau saya sih berharap orang itu mendapat hukuman yang adil, sebab penganiayaan ini sudah terjadi beberapa kali sama teman yang lain juga,” ucap IS, Korban penganiayaan di Kp Tanah Sewa RT 04 RW 03 Kelurahan Ciparigi Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor, Rabu (06/03/24).

“Karena pelaku MIR ini sudah terlewat batas, maka kami berharap Polresta Bogor dapat segera menangkap orang tersebut, sebab dia pun melakukan ancaman kepada saya dan keluarga,” imbuhnya.

IS juga menyebutkan, bahwa pelaku penganiayaan tersebut tidak wajar dan tidak mau mendengar penjelasan dirinya, bahkan mengancam keselamatan dirinya beserta keluarga.

“Pelaku juga seolah sudah tidak bermoral, dan juga mengancam akan keselamatan saya dan keluarga. Maka itu saya berharap agar Kepolisian dapat segera menangkap orang itu, sebab yang saya khawatirkan ancamannya itu menjadi kenyataan,” tandasnya.

(Na)

Bogor

Ketua KPU Kota Bogor Akan Menyelesaikan Rekapitulasi Perhitungan dan Perolehan Suara

BERIMBANG.com – Rapat Pleno terbuka Rekapitulasi perhitungan dan perolehan suara KPU Kota Bogor yang diadakan di Pajajaran Suite Resort & Convention Hotel, yang diadakan sejak kemarin masih terus berlangsung, sebab target penyelesaian hingga esok hari, Selasa (05/03/24).

Kotak suara yang belum selesai kemarin, hari ini sudah dapat dihadirkan. Kekurangan kotak suara tersebut dari Dapil 3 yang meliputi Kecamatan Bogor Barat, dan Dapil 4 yang meliputi Kecamatan Tanah Sareal.

Ketua KPU Kota Bogor mengatakan, bahwa perhitungan tingkat Kota Bogor sama hasilnya dengan yang didapat dari Kecamatan, dan hanya ada perbedaan administrasi saja. Tapi hasilnya tetap sama antara tingkat Kecamatan dengan KPU Kota Bogor.

“Alhamdulillah selama perjalanan ini tidak ada perbedaan antara KPU Kota Bogor dengan tingkat Kecamatan hasil yang didapat, paling hanya perbedaan administrasi saja,” kata Muhammad Habibi Zaenal Arifin, Ketua KPU Kota Bogor kepada Redaksitoday.com di Pajajaran Suite Resort & Convention Hotel, Senin (04/03/24).

“Perbedaan paling hanya penjumlahan saja, seperti jumlah laki-laki dan perempuan yang kadang berbeda, tapi itu hanya sebatas administrasi saja,” imbuhnya.

Habibi juga menegaskan, bahwa hasil rekapitulasi ini harus selesai besok, Selasa (05/03/24), setelah selesai rekapitulasi perhitungan suara, besok akan naik ke tingkat provinsi.

“Maksimal tanggal 5, kita harus sudah selesai dan langsung bergeser ke provinsi. Begitu malam ini selesai, kami langsung bergeser ke Jawa Barat,” ucap alumni SMPN 9 Kota Bogor itu.

Menurut Habibi, bentuk hasil yang disetor ke tingkat provinsi Jawa Barat itu, berupa fisik dan perhitungan secara digital. Dua bentuk itu yang akan diserahkan ke KPU Jawa Barat.

“Dua-duanya baik itu fisik dan sirekap juga dibuka di provinsi, penetapan itu pasca tanggal 20 Maret 2024, itu rekapitulasi di tingkat nasional. Nanti ada tuntutan ke MK atau tidak baru bisa diumumkan,” terangnya.

“Sebelum ada penetapan Caleg yang lolos, nanti ada penetapan kursi untuk parpol. Dan itu berlaku di semua tingkatan,” tuturnya.

Ketua KPU Kota Bogor pun berharap, agar yang merasa dirinya terpilih tidak menyatakan dengan berlebihan, sebab proses masih terus berlangsung.

“Yah itu mah klaim masing-masing kali, yang jelas prosesnya masih berjalan. Kalau bisa sih masyarakat menahan diri akan klaim kemenangan akan terpilihnya menjadi anggota DPRD, karena prosesnya masih berjalan. Nanti hasilnya akan sesuai dengan prosesnya,” tandasnya.

(Yosef)

Bogor

Akibat Turunnya Hujan Lebat, Mengakibatkan Rumah Warga Desa Pair Jaya Rusak Tertimpa Tanah Longsor

BERIMBANG COM, Bogor – Intensitas hujan lebat yang mengguyur wilayah Bogor, terutama bagian selatan Kabupaten Bogor, sehingga mengakibatkan benca tanah longsor. Minggu (03/03/2024)

Akibat longsor tersebut. Dua (2) rumah milik warga Kapung Pasir Erih, RT 01, RW 08, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, terkena dampak dari bencana tersebut, salah satunya rumah milik Aten (37) bagian dinding dapur dan kamar mandi rumahnya hancur terkena longsor tersebut.

Bencana tersebut tidak terdapat korban jiwa, hanya dua bangunan rumah warga terkena dampak dari longsoran tersebut dengan mengakibatkan kerugian material.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian bencana tanah longsor tersebut, cuma bagian dapur dan kamar mandi saja yang roboh karena tertimpa longsor tersebut,” kata Aten, salah satu warga yang terkena dampak longsor.

Dengan adanya laporan kejadian tanah longsor yang mengakibatkan rumah warga rusak, Pemerintah Desa Pasir Jaya bersama BPBD Kabupaten Bogor, langsung turun kelokasi kejadian untuk membantu evakuasi (membersih rumah yang terkena longsor) sekaligus melakukan pendataan pada kejadian tersebut.

“Yah Alhamdulilah sekarang sih tinggal membersihkan akibat bencana tersebut, atas kejadian longsor tersebut semoga pihak pemerintah langsung memperhatikan akan kerusakan rumah kami ini, mudah-mudahan pihak Desa Pasirjaya maupun intasi terkait memberikan bantuan secepatnya kepada kami,” ucapnya.

Akibat bencana longsor itu, tidak terdapat korban jiwa, dan diperkirakan hanya kerugian material puluhan juta rupiah dampak tanah longsor yang menimpa rumah warga tersebut.

(Na)

Bogor

Pelecehan Seksual Di SMPN 1 Cigombong Bogor Diselesaikan Kekeluargaan, Dengan Tuntutan Oknum Guru Diberhentikan

BERIMBANG.COM, Bogor – Dugaan pelecehan seksual yang terjadi di SMP Negeri I Cigombong, Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor yang di lakukan oleh oknum Guru Agama terhadap Siswinya sudah diselesaikan secara kekeluargaan, antara pihak sekolah dan keluarga korban dengan di dampingi aparat Pemerintah Desa Wates Jaya, Rt, Rw, dan Perwakilan Warga

Dengan adanya persoalan tersebut  pihak sekolah langsung menanggapi, dengan langsung mengunjungi pihak keluarga korban. Adapun tuntutan dari pihak keluarga korban dan warga,  oknum Guru Agama tersebut tidak lagi mengajar di SMP Negeri 1 Cigombong

“Tanpa ada paksaan dari pihak sekolah, keluarga korban menginginkan permasalahan ini diselesaikan secara kekeluargaan, dengan tuntutan guru tersebut di keluarkan dari sekolah. Penyelesaian secara kekeluargaan yang di dasari demi untuk menjaga mental anak, hawatir kalau dilanjut mental anak akan terganggu,” ujar Rojai, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Cigombong, selasa (27/2/2024)

Siswi yang menjadi korban pelecehan seksual saat ini masih di istirahatkan di rumah, tetapi pelayanan pihak sekolah tetap diberikan serta pengawasan melalui instansi dan guru yang bersangkutan.

“Korban masih kita istirahatkan di rumah, untuk menjaga agar korban tetap tenang, meskipun belum aktif sekolah, tapi tetap pelayanan di sekolah kita berikan melalui pembelajaran jarak jauh dan pendampingan , baik dari KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia), guru BK, wali kelas mendampingi setiap hari,” ucapnya.

Sementara itu, untuk oknum Guru tersebut karena sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementrian Agama (Kemenag) yang di tugaskan di SMP Negeri 1 Cigombong semenjak tanggal 22 sudah di non-aktifkan

“Saya mengambil sikap sebagai pimpinan sekolah memberikan surat non-aktif kepada Oknum Guru tersebut, kemudin saya serahkan kembali ke Kemenag Kabupaten Bogor, yang kemudian akan di proses, masalah nanti kelanjutannya seperti apa itu sudah menjadi urusan mereka, kami tidak punya hak untuk ikut campur dalam mengambil keputusan itu karena sudah menjadi kewenangan mereka,” paparnya.

Walaupun sebelumnya kami selalu memberikan pembinaan kepada guru – guru yang ada di sekolah SMP Negeri 1 Cigombong, dengan adanya kejadian ini pihak sekolah pastinya  akan lebih ketat lagi dalam melakukan pembinaan

“Saya selaku pimpinan sekolah akan lebih ketat lagi dalam melakukan pembinaan untuk selalu menjaga etika dalam memberikan segi pembelajaran agar bersikap layaknya sebagai guru, dan kami sangat berharap kejadian ini tidak terulang kembali di lingkungan sekolah, kususnya di SMP Negeri 1 Cigombong,” pungkasnya.

(Na)

Bogor

16 siswa Terbaik SD Negeri Sindanglaya, Ikuti O2SN Tingkat Kecamatan Cigombong

BERIMBANG.COM, Bogor – Sekolah Dasar Negeri( SDN) Sindanglaya, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor mengirim 16 kontingen untuk mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional( O2SN), Festival Dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) dan juga pentas PAI, yang di buka oleh Kasie Pendidikan dan Kesehatan (Penkes) Kecamatan Cigombong, Emil Nurjamilah.

Pembukaan di gelar di SD Negeri Cigombong 3,  dengan dihadiri oleh peserta O2SN, dan juga Kepala Sekolah se-Kecamatan Cigombong.

Emay Mardiah, Kepala sekolah SD Negeri Sindanglaya menerangkan, 16 siswa-siswi  kelas IV hingga kelas V, dikirim untuk mengikuti berbagai kompetisi, dan juga pertandingan, gelaran O2SN tingkat Kecamatan Cigombong.

“12 cabang yang akan anak-anak siswa ikuti, dari Pentas Seni, MIPA, PAI, Cerdas Cermat, dan juga Atletik, semua siswa yang mengikuti O2SN ini, dari kelas IV dan V, dan mereka siswa terbaik dari yang terbaik di SD Negeri Sindanglaya,” ujarnya.

Tahun 2023 SD Negeri Sindanglaya mendapat prestasi karena salah satu siswanya menjadi juara karate, dan mewakili Kecamatan Cigombong mengikuti O2SN tingkat Kabupaten, namun untuk tahun ini tidak ada target juara, karena bagi dirinya siswa yang berani tampil didepan umum saja dirinya merasa gembira.

“Kalo juara kita pasti seluruh peserta ingin menjadi juara, namun bagi kami juara maupun tidak bukan menjadi keharusan, anak-anak anak berani tampil saja sudah senang dan gembira, ini juga untuk pengalaman dan pelajaran buat anak-anak, supaya mereka bisa bersosialisasi, dan dapat membaur dengan teman-teman dari sekolah lain, kali juara inikan namanya juga pertandingan, pastinya ada yang kalah dan menang, yang terpenting anak-anak siswa saya sudah berani tampil, sudah cukup bagi saya,” ucapnya.

Kurtubi ketua K3S Kecamatan Cigombong, O2SN ini untuk melihat proses kemampuan siswa sekolah tingkat SD, dan juga sebagai ajang silatuhrahmi antar sekolah, dan sebagai presiden dari murid tersebut, karena mereka yang meraih kemenangan akan menjadi suatu kebanggaan, sehingga muncul pula generasi muda yang berprestasi.

” O2SN ini melihat juga hasilnya yaitu akan muncul siswa-siswi, generasi baru yang berprestasi, intinya saya berharap muncul generasi muda yang akan membawa nama baik Kecamatan Cigombong, oleh karena itu saya ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Cigombong, seluruh kepala sekolah, yang telah mendukung acara ini,” paparnya.

(Na)

 

Bogor

PWI Kota Bogor Gelar syukuran Hari Pers Nasional 2024 sekaligus HUT PWI ke-78

BERIMBANG.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor menggelar syukuran dalam rangka Hari Pers Nasional 2024 sekaligus HUT PWI ke-78.

Acara penuh kehangat dan kebersamaan itu, berlangsung di Mako PWI Kota Bogor, Jalan R.M. Tirto Adhi Soerjo, GOR Padjajaran, Kecamatan Tanah Sareal pada Jumat, 9 Februari 2024.

Hadir berbagai tokoh penting di antaranya Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Jenal Mutaqin, Kadiskominfo Kota Bogor Rahmat Hidayat, Anggota DPRD Kota Bogor Safrudin Bima, Ketua Kadin Kota Bogor Almer Faiq Rusydi, Ketua PWI Kota Bogor Arihta Utama Surbakti beserta jajaran pengurus, insan pers dan undangan lainnya.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan bawah Kota Bogor selama ini sudah melaksanakan sejumlah langkah-langkah yang komprehensif dan terstruktur, terutama berkolaborasi dan bersinergi dengan insan pers dalam hal mensosialisasikan, mempublikasikan semua hal yang sudah tercapai di Kota Bogor.

“Alhamdulillahh, terima kasih atas peran serta insan pers Kota Bogor khususnya dan insan pers nasional. Mudah-mudahan kolaborasi, sinergitas ini dapat terus berlangsung kedepan, terutama dalam mengawal Pemilu 2024 baik Pilpres, Pileg sampai dengan Pilkada nanti,” ucapnya.

Dedie menyebut bahwa insan pers harus didorong kesejahteraannya selain bersinergi, berkolaborasi. “Bagaimana media juga memikirkan kesejahteraan pelaku bidang pers, sehingga menjadi bagian dari sebuah rangkaian proses pembangunan nasional yang mensejahterakan,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Jenal Mutaqin memberikan apresiasi terhadap peran PWI. Dalam pandangannya, PWI memiliki potensi dalam mengelola Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar sekretariat PWI Kota Bogor.

Selain itu, Jenal berharap PWI beserta seluruh pewarta se-nasional maupun daerah bisa mengawal sampai titik terakhir Pemilu 2024 dan membuat kondusifitas di Republik Indonesia ini.

“Mengingat sekarang ini sedang dalam tahun politik. Tidak hanya menjadi sarana media informasi tetapi bisa bermanfaat bagi masyarakat dengan membuka diri dalam sektor perekonomian,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kota Bogor, Arihta Utama Surbakti mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bersinergi dan berkolaborasi dengan PWI Kota Bogor.

Tahun 2024 ini, lanjut Ari sapaan akrabnya, menjadi saksi transisi kepemimpinan nasional dan daerah, termasuk PWI Kota Bogor. Selain itu, dalam tahun politik PWI memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan dan mengawal demokrasi, khususnya di Kota Bogor.

“Saya sebagai ketua PWI tidak akan lama lagi. Kita harus ikut mengawal ketransisian ke depan. Banyak agenda dalam tahun politik ini untuk memilih pemimpin baik nasional maupun daerah. Momentum HPN bukan hanya sekedar seremoni, melainkan juga sebagai kesempatan untuk memperkuat peran pers dalam pembangunan demokrasi,” imbuhnya

Ari menegaskan bahwa syukuran HPN dan HUT PWI tidak hanya menjadi panggung seremonial semata, melainkan juga sebagai wadah untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah, masyarakat, dan insan pers.

“Semoga kolaborasi yang terjalin akan terus membawa manfaat dan kontribusi positif bagi pembangunan nasional dan kemajuan pers di Kota Bogor. Selamat Hari Pers Nasional 2024 dan Dirgahayu PWI ke-78,” katanya.***

 

Bogor

Caleg Jabar Kawal Terbitnya Sertipikat Tanah BMN KUA Ranca Bungur

BERIMBANG.com – Ketua Lembaga Wakaf dan Pertanahan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (LWP PWNU) Jawa Barat, Haji Amir Amiruloh S.H mengawal penerbitan sertipikat tanah Barang Milik Negara, Kantor Urusan Agama (BMN KUA) Ranca Bungur, Kabupaten Bogor.

“Alhadulilah selesai,” kata Amir yang mendapat kuasa kepengurusan surat dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor, usai menerima Sertipikat Tanah dari pejabat terkait di Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bogor, pada Rabu (7/2/2024)

Menurut Amir, sebenarnya penerbitan sertipikat tanah itu mudah, asal lengkap persyaratan yang diminta pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN), “Pasti selesai, seperti yang saya urus ini (Sertipikat BMN KUA Ranca Bungur),” ujarnya.

Rasa tanggung jawab sebagai ketua LWP PWNU Jawa Barat, Amir mengatakan, “Ini (legalitas tempat KUA) agenda, jadi sebelum terpilih menjadi anggota legilatif, pekerjaan rumah LWP PWNU selesai,” katanya.

Calon Legislatif (Caleg) dari partai kebangkitan bangsa (PKB) nomor urut 3 (tiga) ini sangat percaya diri, sebab menurut dia, bekerja tanpa pamrih lebih mulia, “Semoga masyarakat menilai yang baik,” kata Amir.

“Kalau emang saya harus menjadi Dewan di Jawa Barat, itu karena masyarakat sekarang pintar, tak bisa diiming-iming dengan janji, saya hanya akan membuktikan kerja untuk rakyat ya.. ini (Sertipikat tanah KUA) salah satunya,” ucapnya. “Ini bukan promosi ya,” kata Amir.

Dia pun bercerita soal kegiatan lainnya yang telah terlaksana, hingga kekurangan-kekurangan lain dalam pelaksanaan itu bakal menjadi pekerjaan rumah dalam agenda program Dewan nanti.

“Bekerja dengan tulus dan selesaikan, biarkan rakyat menilai,” pungkas Amir.

Keterangan Foto: Haji Amir Amiruloh S.H (kiri) dengan pejabat terkait di Kantor pertanahan Kabupaten Bogor.

(Tengku Yusrizal)

Berita UtamaBogor

Keluhan Pemohon Sertipikat Tanah di BPN Kantah Kabupaten Bogor 1

BERIMBANG.com – Lamanya terbit sertipikat tanah dikeluhkan para pemohon di Badan Pertanahan Nasional Kantor Pertanahan (BPN Kantah) Kabupaten Bogor 1. Satu diantaranya proses penerbitan sertipikat tanah pertama kali atau Konversi.

Keluhan beberapa pemohon atau pemilik tanah yang telah mendaftakan bidang tanahnya di Kantah itu lamban, sembari menunjukan bukti tanda terima berkas yang dimilikinya kepada berimbang.com membuktikan waktu yang telah dimohon.

Semua keluhannya sama, “Kapan selesainya sertipikat saya,” kata para pemohon. beberapa waktu lalu, dilingkungan Kantah Kabupaten Bogor 1.

Para pemohon itu mengecek perjalanan berkas diaplikasi “Sentuh Tanahku”, yang diluncurkan oleh Kementerian ATR/BPN beberapa tahun lalu.

Seperti diketahui, Folder Layanan aplikasi “Sentuh Tanahku” dengan rinci memberitahukan syarat dan ketentuan, hingga menjelaskan waktu penyelesaian dari setiap produk-produk yang dikeluarkan BPN.

Kemudian di folder cari berkas, pun hanya dengan memasukan nomor berkas, tahun dan lokasi Kota/Kabupaten tempat bidang tanah yang didaftarkan. Dengan kata lain mudah mencari data progres perjalanan berkas yang dimohon.

Setelah mengecek perjalanan berkas, di folder cari berkas, beberapa berkas pemohon telah sampai di kepala kantor, seperti gambar tangkapan layar ekspedisi berkas di aplikasi “Sentuh Tanahku” dibawah ini:

Mereka pun bertanya-tanya dengan kalimat yang serupa pula, “Kalau berkas sudah sampai di Kepala Kantor, sampai berbulan-bulan belum selesai juga,” kata pemohon yang enggan disebut nama.

“Saya bingung bang, apalagi yang kurang dari berkas saya, dalam aplikasi itu waktunya 98 hari, ini sudah hampir setahun, belum beres juga,” kata salah satu pemohon.

Bahkan pemohon lainnya yang mengikuti perkembangan pelayanan di ATR/BPN didaerah lain membandingkan, “Saya baca berita itu ditempat lain ada yang hanya 4 bulan proses sertipikat beres,” katanya.

Berkas para pemohon yang redaksi cek seluruhnya telah melewati 100 hari kerja, Bahkan satu diantara pemohon lebih dari setahun permohonan sertipikat pertama kali belum selesai.

Padahal para pemohon mendaftarkan bidang tanahnya melalui proses reguler atau proses bayar lengkap tidak gratis seperti PTSL, “Ada nomor berkas yang bisa di cek aplikasi sentuh tanahku,” katanya melanjutkan.

Mereka pun mempertanyakan ungkapan presiden Jokowi yang bakal mempermudah pelayanan proses sertifikasi tanah guna kepentingan masyarakat yang membutuhkan.

Terpisah, pada Rabu, 24/1/2024, Konfirmasi berimbang.com kepada Kepala Kantor (Kakan) Pertanahan Kabupaten Bogor Yuliana, melalui aplikasi whatsapp (WA), hingga berita ini dimuat Senin (29/1) tidak menjawab atau tidak menanggapi alias bungkam.

Padahal sebelum-sebelumnya Kakan selalu menjawab pertanyaan wartawan. Seperti beberapa pekan lalu, konfirmasi berimbang.com, Kakan Yuliana masih menjawab pertanyaan redaksi melalui WA,

Kakan meminta redaksi mempertanyakan setiap persoalan teknis kepada anak buahnya, salah satunya soal proses Surat Keputusan (SK) kepala kantor, ia meminta bertanya pada Koordinator yang membidangi.

Disisi lain, diberitakan sebelumnya, Pemohon Firdaus merasa bingung dengan syarat baru soal ploting, yang dia fahami dalam peta bidang tanah (PBT) itu jelas ada paraf petugas ploting,

“Terus paraf apalagi sedangkan dilokasi tidak ada masalah, itu jelas ko tanahnya,” katanya.

Firdaus yang merasa dipersulit, dia mempertanyakan kinerja BPN Kantah Kabupaten Bogor 1, soal pelayanan terhadap masyarakat,

“Kenapa ini, pelayanan BPN Kabupaten Bogor 1, terkesan mempersulit pemohonnya,” ujar Firdaus.

Seperti diketahui, kebenaran soal syarat baru yang harus diparaf lagi oleh petugas ploting, beredar dikalangan para kuasa kepengurusan surat tanah.

“Infonya banyak berkas yang turun lagi harus ada paraf petugas ploting,” kata pemohon lain yang enggan namanya disebut.

(Tengku Yusrizal)

Bogor

Organisasi Pers SWI Berharap Sinergi Dengan BPN Kantah Kabupaten Bogor

BERIMBANG.com Bogor – Badan Pertanahan Nasional Kantor Pertanahan (BPN Kantah) Kabupaten Bogor 1, terima audiensi dari organisasi kewartawanan Sekretariat Wartawan Indonesia (SWI) Bogor Raya, yang bertujuan meningkatkan sinergitas, Rabu (25/01/2024).

SWI mempertanyakan pelayanan yang terkesan tertutup. Pihak Kantah menjelaskan bahwa untuk melayani permintaan surat pertanahan yang berada di Kabupaten Bogor memiliki keterbatasan karena Sumber Daya Manusia (SDM) yang terbatas.

Kepala Kantah (Kakan) Kabupaten Bogor 1, Yuliana mengatakan, berharap dapat membangun sinergitas dengan SWI Bogor Raya dan dapat membantu pelayanan Kantah, dengan kritik membangun dan dapat membantu memberikan pemberitahuan terhadap masyarakat.

“Terimakasih atas audiensi yang dilakukan oleh SWI Bogor Raya ke kantor kami, mudah-mudahan kedepannya kami dapat lebih bersinergi dalam pelayanan di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor 1 ini,” kata Yuliana dikantornya.

“Semoga kedepannya pelayanan kami akan lebih baik lagi, semoga semua yang kami lakukan ini lebih terasa kapada masyarakat. Selama berkas kumplit dan sesuai, selalu akan kami layani,” imbuhnya.

Iman Malvina Yusuf, selaku Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Kantah ATR/BPN Kabupaten Bogor 1, berharap media memberikan informasi yang akurat tentang kinerja BPN di Kabupaten Bogor.

“Kami juga berharap akan rekan-rekan dari SWI Bogor Raya dapat menyampaikan berita yang harus kita lakukan di Kabupaten Bogor ini, sebab kami juga butuh media yang dapat menyampaikan kepada masyarakat akan berita-berita dari kami,” ujarnya.

Sementara, Ketua SWI Bogor Raya, Yusuf Muliadi menyambut baik respon dan waktu yang diberikan oleh BPN Kantah Kabupaten Bogor 1.

“Kami berterimakasih atas waktu yang diberikan oleh Kantah Kabupaten Bogor 1, walaupun sebelumnya kami juga merasa kesal. Tapi setelah adanya penjelasan dari pihak Kantah, kami menyadari waktu mereka yang sangat sibuk,” ucap Yusuf.

“Kami berharap akan kinerja Kantah Kabupaten Bogor 1 dapat melayani masyarakat luas yang berada di Kabupaten Bogor ini, dan juga semoga kita dapat membantu pelayanan dalam bentuk penyajian berita dari rekan-rekan yang tergabung dalam SWI Bogor Raya ini,” tambah pria yang akrab disapa Alung itu.

Alung juga berharap, sinergitas yang telah disepakati tidak hanya diucapkan saja oleh pihak Kantah ATR/BPN, tapi kepada pelaksana yang sesungguhnya.

“Yah semoga apa yang dapat kami bantu dalam pelayanan pihak Kantah ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, kami akan menyajikan berita tentang waktu yang diberikan oleh Kantah dan juga aturan yang diberlakukan,” terangnya.

“Kami juga berharap agar upaya kami sebagai jurnalistik, dapat membantu masyarakat dan Kantah agar terhubung. Dan juga semoga niat kami terlaksana dengan baik,” pungkasnya.***

Bogor

Satreskrim Polresta Bogor Berhasil Ungkap Jaringan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

BERIMBANG.com Bogor – Satreskrim Polresta Bogor Kota mengungkap jaringan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi bio solar di wilayah Kota Bogor.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan tiga tersangka berinisial LL (50), NA (27), dan FA (26) berikut truk boks, tiga toren dan mesin pompa sebagai barang bukti.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan, pengungkapan kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi ini hasil penyelidikan Satreskrim di lapangan.

Awalnya, petugas mendapati truk boks yang mencurigakan di salah satu SPBU di Kota Bogor. Pada saat dilakukan pengecekan ditemukan ada tiga toren berisi biosolar di dalam truk boks tersebut.

“Dalam kasus ini (biosolar bersubsidi) disalahgunakan, ditampung dan dijual dengan harga solar industri di kawasan Pulo Gadung,” kata Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, Kapolresta Bogor Kota, Selasa (23/01/23).

Lebih lanjut Bismo mengatakan, ada tiga tersangka yang diamankan oleh petugas. Tersangka inisial LL (50) selaku sopir truk boks, sedangkan dua tersangka lain, yakni NA (27) dan FA (26) merupakan operator SPBU.

Dari hasil pemeriksaan, LL mengaku sudah sejak 25 Desember 2023 melakukan aksinya di empat lokasi SPBU yang berbeda di wilayah Kota Bogor.

“Pengemudi truk box ini ditarget untuk mencari biosolar di SPBU-SPBU oleh pihak yang ada di Polu Gadung. Di Kota Bogor ada empat SPBU yang disasar tersangka (LL), SPBU di Pomad, Warung Jambu, KS. Tubun, dan Cibuluh,” jelasnya.

Modus Operandi

Modusnya, LL membeli solar dengan menggunakan truk boks yang didalamnya sudah dimodifikasi dengan tiga toren dan satu mesin pompa. Setiap toren itu memiliki kapasitas 1.000 liter.

Sebelumnya, LL menghubungi operator SPBU terlebih dahulu dan kemudian menunjukan barcode mypertamina yang sudah disiapkan dan berbeda dengan nomor polisi kendaraan.

“Ketika datang ke SPBU sudah menghubungi operator SPBU masing-masing. Kemudian menggunakan mypertamina di handphone-nya, di-scan, lalu diisilah biosolar tersebut,” bebernya.

Pada saat operator SPBU mengisi BBM ke tangki truk, tersangka menyalakan saklar mesin pompa dan biosolar tersebut masuk ke dalam toren melalui toren.

Akibat penyalahgunaan BBM bersubsidi tersebut, kata Bismo, pendistribusian biosolar bersubsidi yang seharusnya bisa dinikmati oleh masyarakat menjadi berkurang hingga merugikan secara ekonomi.

Kini atas perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan Pasal 55 Undang Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2001 Jo Pasal 40 Angka 9 Undang Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2023 Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022.

“Dengan ancaman hukuman paling lama enam tahun dan atau denda 60 miliar rupiah,” tutup Bismo.

(Yosep)