Bogor

BogorJabodetabek

Penanganan Dinas Lamban, Jalan Amblas Di Desa Ciburuy Semakin Parah

Lokasi Jalan amblas di Desa Ciburuy, Kabupaten Bogor.    ( Foto : Yosep Bonang )
Lokasi Jalan amblas di Desa Ciburuy, Kabupaten Bogor. ( Foto : Yosep Bonang )

BERIMBANG.COM, Bogor – Ruas Jalan di Kampung Ciburuy RT 02/01 Desa Ciburuy yang sebelumnya diberitakan amblas, kini kondisinya semakin parah hingga saat ini belum juga ada penanganan dari dinas terkait, gorong gorong yang berada di bawah aspal kamis sore tadipun ikut roboh sehingga mengakibatkan lubang longsoran makin melebar.

Sebelumnya, kendaraan roda empat masih bisa melintas di ruas jalan ini namun hingga sekarang pengendara roda dua harus ekstra hati hati saat melintas pasalnya kontur tanah dibawah aspal yang labil paska robohnya gorong gorong disertai curah hujan yang tinggi beberapa hari terakhir dikhawatirkan akan memicu longsor susulan yang lebih parah.

Ardy Sumardi, salah satu pengendara roda empat warga setempat, sangat menyayangkan terhadap kinerja dinas terkait yang dinilai lamban dalam menangani bencana tersebut.

“Jelas kami sangat kecewa dengan lambatnya penanganan petugas bina marga karena aktifitas kami jadi terhambat”, ungkapnya kepada berimbang.com.

Sementara itu, Kasie Ekonomi dan Pembangunan Desa Ciburuy Kusnadi mengatakan,sejak jalan dilokasi tersebut amblas pihaknya sudah melaporkan ke Dinas Bina Marga Wilayah Ciomas. Meskipun petugas terkait sudah melakukan peninjauan, namun hingga kini belum juga ada penanganan yang berarti.

“Kami berharap petugas Bina Marga segera melakukan perbaikan jalan, bukan hanya meninjau dan melakukan pemotoan lokasi saja karena kami kewalahan dengan banyaknya pengaduan dan keluhan dari masyarakat”, pungkas Kusnadi. (Nana Suryana)

BogorJabodetabek

Aula Kantor Desa Ciburuy Porak Poranda Dihantam Longsor

Lokasi kejadian longsor di aula Desa Ciburuy.     ( Foto : Yosep Bonang )
Lokasi kejadian longsor di aula Desa Ciburuy. ( Foto : Yosep Bonang )

BERIMBANG.COM, Bogor – Aula kantor Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong, Bogor, Jawa Barat porak poranda dihantam longsoran tebingan tanah, Kamis (19/11) sekira pukul 14. 48 sore tadi.

Peristiwa dipicu oleh hujan deras yang mengguyur kawasan Cigombong sejak pukul 14. 00, meski tidak menimbulkan korban jiwa namun kerugian yang ditimbulkan mencapai seratus juta rupiah.

Kepala Desa Ciburuy, Iwan Sofwan Zaqi menjelaskan, peristiwa terjadi saat pelayanan di kantornya masih berlangsung.

” Saat hujan turun deras, tiba tiba kami dikagetkan oleh suara gemuruh material bangunan aula yang roboh, saat kami melihat ke lokasi benar saja dinding bangunan aula ambrol diterjang longsoran tebing tanah di bagian belakang kantor”, terang Kades kepada berimbang.com, saat ditemui di lokasi bencana.

Sementara itu, Kepala Unit Polisi Pamong Praja kecamatan Cigombong, Somantri menyebutkan, sejak rabu (18/11) kemarin, bencana longsor di wilayah kecamatan Cigombong terjadi di lima titik, tiga titik di Desa Tugu Jaya dan dua titik di Desa Ciburuy.

“Sejak memasuki musim penghujan ini, kami sudah melakukan berbagai himbauan kepada masyarakat agar waspada terhadap bencana dan kami juga senantiasa berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bogor,” ujar Somantri.

Berdasarkan pantauan berimbang.com dilokasi bencana Kantor Desa Ciburuy tampak Kapolsek Cigombong Cijeruk Kompol Suhartono bersama jajaran serta Sat Pol PP dan petugas BPBD Kabupaten Bogor tengah bahu membahu melakukan evakuasi material bangunan yang roboh. (Nana Suryana)

BogorJabodetabek

Atap Hotel Salak Roboh, Pengunjung Nyaris Menjadi Korban

IMG_20151118_210241

BERIMBANG.COM, Bogor –  Manajemen Hotel Salak Kota Bogor dikritisi pengunjung, pasalnya manajemen Hotel dinilai tidak profesional karena tidak mengutamakan kenyamanan pengunjungnya.

Wildan (30), pengunjung Hotel Salak mengungkapkan, kekecewaannya terhadap pengelola Hotel Salak dipicu ketika dirinya nyaris menjadi korban tertimpa material bangunan plafon Hotel Salak yang roboh, sabtu (14/11) lalu.

Wildan menjelaskan kejadian siang itu sekitar pukul 12.20, dirinya bersama beberapa rekan sejawat tengah menikmati segelas kopi di area tengah Hotel Salak, tidak lama berselang tiba tiba terdengar suara gemertak disusul jatuhnya material plafond yang berada persis diatasnya.

“Telat sedikit saja saya bergeser dari tempat duduk saya, pasti saya jadi korban, bayangkan saja, plafond yang jatuh dari ketinggian lima belas meter itu ukurannya sekitar dua meter. Yang luar biasanya, setelah kejadian tidak satu orangpun pengelola hotel yang peduli terhadap kenyamanan dan keselamatan saya”, ujar Wildan dengan ketusnya kepada berimbang.com.

Ketidak pedulian manajemen Hotel Salak terhadap konsumennya dalam kejadian ini lanjut Wildan sudah lebih dari cukup sebagai bukti bahwa manajemen hotel Salak bekerja tidak profesional.

“Dalam kejadian ini saya menyimpulkan bahwa pengelola hotel Salak sangat tidak profesional, mudah mudahan kekecewaan yang saya rasakan ini tidak dirasakan lagi oleh pengunjung yang lain”, tegas Wildan.

Menyikapi hal tersebut, ketua Komisi D DPRD Kota Bogor Ujang Sugandi sangat menyayangkan akan sikap manajemen Hotel Salak.

Menurutnya, pelaku usaha pelayanan seperti Hotel Salak hendaknya harus mengutamakan kenyamanan serta keselamatan konsumennya.

“Meski konsumen tidak mengalami kerugian fisik, hendaknya pengelola Hotel memperhatikan juga kerugian morilnya, karenanya pelaku usaha jasa seperti Hotel Salak harus memberikan service maksimal terhadap konsumennya”, tegas politisi Partai PDI Perjuangan Kota Bogor saat dikonfirmasi berimbang.com melalui pesawat telepon selularnya.

Lanjut Ujang, sikap profesionalisme wajib hukumnya diterapkan di perusahaan jasa sebab masih menurut Ujang, hal itu sangat menentukan naik turunnya grafik pengunjungnya.

“Ya, kalo image Hotel Salak ingin tetap baik sudah sepatutnya pengelola mempertahankan profesionalisme para pekerjanya”, pungkas Ujang Sugandi. (Yosef Bonang)

BogorJabodetabek

SMPN 1 Cigombong Rintis Kelas Khusus

Kepala Sekolah SMPN 1 Cigombong, Wahyudin.     ( Foto : Yosep Bonang )
Kepala Sekolah SMPN 1 Cigombong, Wahyudin. ( Foto : Yosep Bonang )

BERIMBANG.COM, Bogor – Sekolah Menengah Negeri 1 Cigombong, kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, di tahun pelajaran 2016 – 2017 mendatang akan memiliki kelas khusus agama Islam. Hal tersebut dikatakan kepala sekolah, Wahyudin saat ditemui berimbang.com, di ruang kerjanya, Senin (16/11) pagi tadi.

Kepala Sekolah Smpn 1 Cigombong, Wahyudin, menjelaskan, kelas khusus dipersiapkannya untuk tambahan dari beberapa point program dari kurikulum yang ada di sekolahnya. Saat ini pihaknya tengah melakukan berbagai persiapan diantaranya, seleksi kepada siswa, sesuai dengan bakat, minat serta kelebihan yang dimilikinya. Setelah melalui koordinasi dengan dinas pendidikan, direncanakan kelas khusus ini akan dimulai tahun depan.

” Insya Allah kami akan memulai kelas khusus ini pada tahun pelajaran baru, yakni pada bulan juli tahun 2016 mendatang”, ujar Wahyudin yang baru saja pulang dari kabupaten Asmat Papua, dalam melaksanakan tugas program dari Dirjen Pembinaan SMP pada Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Belum lama ini, lanjut Wahyudin, sekolahnya telah melaksanakan Latihan Dasar Kepemimpinan bagi peserta didiknya selama 4 hari di diklat Karya Nyata Cinagara Caringin, yang bertujuan untuk menanamkan jiwa kepemimpinan kepada siswanya.

“LDK yang kami selenggarakan bertujuan untuk melatih dan mendidik anak tentang kepemimpinan, kedisiplinan serta tanggung jawab, agar dapat diterapkan dalam kehidupannya dimasa mendatang”, pungkas Wahyudin. (Yosef Bonang )

BogorJabodetabek

Cigombong Peringati Hari Pahlawan

IMG_20151110_103215

BERIMBANG.COM, Bogor – Mengusung tema “Semangat Kepahlawanan Adalah Jiwaku”, peringatan Hari Pahlawan tahun 2015 di Cigombong, dikonsentrasikan di area halaman kantor pemerintah kecamatan Cigombong dengan perhelatan Upacara Bendera Merah Putih, Selasa (10/11) pagi tadi.

Upacara diikuti oleh Ratusan siswa Sd beserta guru dan Kepala Sekolah, jajaran Pemerintah desa serta kecamatan . Upacara dipimpin oleh camat Basrowi, selaku inspektur upacara.

Dalam sambutannya, camat menegaskan tentang pentingnya pendalaman nilai nilai nasionalisme dan patriotik yang di contohkan oleh para pejuang kemerdekaan, terutama oleh generasi penerus bangsa. Terlebih di era globalisasi total yang saat ini melanda Nusantara.

“Mari kita tanamkan nilai nilai perjuangan ke dalam diri kita demi menjaga kedaulatan negeri”, imbau camat, mengakhiri pidato nya. (Nana Suryana)

BogorJabodetabek

Jalan Desa Ciburuy Amblas, Warga Tuntut Proyek Tol Bocimi

Jalan desa yang amblas akibat truk pengangkut tanah proyek Tol Bocimi.     ( Foto : Yosep Bonang )
Jalan desa yang amblas akibat truk pengangkut tanah proyek Tol Bocimi. ( Foto : Yosep Bonang )

BERIMBANG.COM, Bogor –  Jalan desa di wilayah rt 02 rw 01 kampung Ciburuy, desa Ciburuy, kecamatan Cigombong, minggu (8/11) dini hari amblas. Warga menuding, amblasnya sebagian ruas jalan diakibatkan oleh  adanya aktivitas truk pengangkut tanah proyek jalan tol Bocimi yang melintas.

Menurut Komar, ketua rt setempat, ruas jalan di lokasi tersebut sudah mulai retak sejak beberapa hari lalu. Kondisi itu dipicu oleh adanya aktivitas truk pengangkut tanah buangan proyek tol Bocimi yang tengah melakukan pekerjaan pengupasan (cut and fill), dengan kapasitas angkut yang berlebihan.

“Sejak truk truk pengangkut tanah proyek tol sering lewat kesini, jalan mulai retak, Sampai akhirnya waktu hujan turun deras kira kira jam 4.00 subuh, jalan ini amblas”, tuturnya kepada berimbang.com saat ditemui di lokasi.

Setelah melihat kondisi jalan, lanjut komar, dirinya langsung melaporkan kejadian kepada aparatur pemerintah desa untuk ditindaklanjuti.

Berdasarkan pantauan berimbang.com, aktivitas proyek jalan tol Bocimi banyak menuai keluhan dari masyarakat pengguna jalan. Pasalnya, tumpahan tanah kupasan yang berasal dari truk pengangkut saat melalui jalan umum dibiarkan begitu saja, sehingga saat hujan turun permukaan jalan menjadi licin dan berlumpur.

“Gara gara tanah proyek tol, jalan jadi licin dan berlumpur begini, apalagi udah musim hujan kayak sekarang, sampe banyak motor yang jatuh”, ujar Entan, pengendara sepeda motor kepada berimbang.com. (Nana Suryana)

BogorJabodetabek

Paguyuban Bersama Dan BRC Santuni Anak Yatim

Suasana santunan yatim.      (Foto : Yosep Bonang )
Suasana santunan yatim. (Foto : Yosep Bonang )

BERIMBANG.COM, Bogor – Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, Paguyuban Nusantara bersama Bina Remaja Cibandawa (BRC) menggelar Bhakti Sosial dengan memberikan santunan kepada ratusan anak yatim piatu di Mesjid Al Muqqarobin, kampung Cibandawa, Desa Srogol, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, jum’at siang (6/11) .

Menurut ketua pelaksana, kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan setiap hari besar Islam.

“Kegiatan sosial ini rutin kami lakukan setiap tahun di bulan Muharam. Dalam setiap kegiatan, kami memberikan kesempatan kepada semua pihak yang ingin berbagi kepada sesama seperti halnya Paguyuban Nusantara yang turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial kami di tahun ini”, jelas Yanyan, ketua pelaksana kegiatan yang juga selaku penasehat  BRC, kepada berimbang.com

Sementara itu, perwakilan pengurus Paguyuban Nusantara yang identitasnya enggan dipublikasikan mengatakan, bahwa keberadaan anak yatim piatu, jompo dan dhuafa merupakan tanggungjawab bersama. Sehingga momen berbagi dalam kegiatan muharaman memerlukan peran serta dari semua fihak.

“Paguyuban kami berkomitmen akan selalu hadir dan siap terlibat dalam berbagai bentuk kegiatan sosial dimanapun dan kapanpun, terlebih dalam momen berbagi kepada sesama yang membutuhkan, karena mereka adalah kewajiban kita”, ujar salah satu unsur pengurus paguyuban berbasis sosial kemasyarakatan itu kepada berimbang.com

Hadir dalam kegiatan ini, para tokoh alim ulama dan masyarakat kampung cibandawa, kepala desa Srogol Hendra Muhamad Wildan, kepala desa Ciburuy Iwan Sofwan Zaki, serta tamu undangan lainnya. (Nana Suryana)

BogorJabodetabek

Jaringan Offline, Disdukcapil Uji Layanan Jemput Bola

IMG_20151106_125508

BERIMBANG.COM, Bogor – Menyusul pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil secara jemput bola yang dilaksanakan di desa Pancawati kecamatan Caringin, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten Bogor kembali melaksanakan kegiatan yang sama di desa Cigombong, kecamatan Cigombong, kamis (5/11). Dalam kegiatan ini, Petugas Disdukcapil memberikan pelayanan pembuatan ktp, kk dan akta kelahiran.

Menurut kepala desa Pancawati H Iqbal Djayadi, uji coba pelayanan jemput bola yang digelar Disdukcapil sangat membantu warganya. Terlebih, saat jaringan dalam sistem internet pelayanan catatan kependudukan di kecamatan Caringin dan sekitarnya saat ini mengalami gangguan (offline).

“Berdasarkan data kami, 50 persen warga Pancawati belum memiliki akta kelahiran. Sehingga, Program Disdukcapil ini sangat memancing animo masyarakat, terlebih proses dalam pelayanannya cepat dan tidak dipungut biaya “, ungkap kades kepada berimbang.com, saat ditemui di sela kegiatan, beberapa waktu lalu.

Seperti halnya di desa Pancawati, pelayanan jemput bola yang dilaksanakan di desa Cigombong diserbu warga. Warga rela antri selama berjam jam demi mendapatkan pelayanan kependudukan dan catatan sipil. Warga berharap, kegiatan tersebut tidak hanya untuk uji coba saja, namun bisa terus menjadi agenda rutin pemerintah daerah.

“Kami berharap kepada pemerintah daerah agar menetapkan kegiatan ini menjadi program rutin. Agar kebutuhan masyarakat akan pelayanan kependudukan dan catatan sipil dapat terakomodir”, ujar Rizky, warga desa Cigombong kepada berimbang.com saat mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di area kantor desa Cigombong.

Berdasarkan pantauan berimbang.com, selama beberapa pekan terakhir pelayanan kependudukan di wilayah kecamatan cigombong lumpuh, akibat jaringan internet dalam program ini offline. Akibatnya, warga yang membutuhkan pelayanan jadi telantar.  (Nana Suryana)

BogorJabodetabek

Bencana Alam Hantam Wilayah Cijeruk

images (8)

BERIMBANG.COM, Bogor – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda kawasan Cijeruk, Bogor, Jawa Barat, Kamis (5/11) kemarin, memicu terjadinya bencana alam. Sejumlah titik longsor dan pohon tumbang terjadi di beberapa desa di wilayah kecamatan Cijeruk.

Hujan deras mulai mengguyur sekitar pukul 16.00 hingga pukul 01.00 dini hari. Kontur tanah yang sebelumnya diterpa kemarau panjang, memicu terjadinya longsor di sejumlah desa. Di kampung bungur rt 2 rw 5 desa Tajur Halang, tanah setinggi 6 meter dengan luas 12 meter menggerus rumah dinas Sdn Tajur Halang 5, hingga menutupi jalan di wilayah rt 3 dan 4, serta memutuskan aliran listrik di wilayah rt 5 dan 6.

Desa tanjungsari, longsor terjadi di wilayah rt 8 rw 3 kampung Palasari Panjunan. Salah satunya menimpa rumah ketua rt 8 setempat. sementara itu di kampung kongsi desa tanjung sari, tiga batang pohon berukuran besar tumbang hingga menghalangi jalan alternative cihideung.

Paska bencana, pemerintah desa bersama aparat Unit Polisi Pamong Praja kecamatan Cijeruk melakukan penanganan tanggap darurat. “Sejak sepekan lalu kami sudah mensosialisasikan himbauan antisipasi bencana kepada masyarakat, agar berhati hati dalam menghadapi cuaca ekstrim yang terjadi. Saat bencana terjadi, kami mengerahkan aparatur pemerintahan desa serta jajaran untuk melakukan penanganan”, ujar Camat Cijeruk, Drs Hidayat Saputra Dinata, yang akrap disapa Kang Ibing kepada berimbang.com. (Tim)

BogorJabodetabek

Aksi Damai, Warga Lido Permai Tuntut Ganti Rugi Lahan Pemakaman

Lokasi lahan pemakaman yang terkena Proyek Pembangunan tol BOCIMI.     ( Foto : Yosep Bonang )
Lokasi lahan pemakaman yang terkena Proyek Pembangunan tol BOCIMI. ( Foto : Yosep Bonang )

BERIMBANG.COM, Bogor – Warga Perumahan Lido Permai gelar aksi damai  dengan memasang spanduk yang berisikan pernyataan sikapnya, di area lahan pemakaman, rabu (4/11) siang. Warga juga mengekspresikan aspirasinya dengan membuat sejumlah foto bertemakan pemakaman dan ilustrasi jalan Tol.

Menurut warga, aksi ini sebagai bentuk kekecewaan terhadap proses panjang di birokrasi pemerintah daerah atas pembebasan lahan pemakamannya yang terkena jalur proyek jalan Tol Bogor –  Ciawi – Sukabumi (Bocimi).

“Aksi damai ini kami lakukan sebagai bentuk pernyataan sikap kami terhadap pemerintah. Agar kami segera mendapat kepastian kapan lahan pengganti pemakaman kami akan disediakan oleh pemda”, ujar Haji Wanda, warga lido permai disela aksi damai kepada berimbang.com.

Iwan, warga lainnya menambahkan, saat ini warga akan berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan unsur pemerintahan desa Cisalada.

“Kami akan bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat serta perwakilan pemerintah desa Cisalada untuk lebih memperjelas batas batas lahan pemakaman kami”, jelasnya.

Dalam pernyataan sikapnya, warga mempertegas haknya untuk menentukan lahan pemakaman pengganti dari lahan yang akan dibebaskan oleh Mnc Tol. Warga mengusulkan bidang tanah bakal pengganti seluas 5000m yang lokasinya tidak jauh dari Perumahan Lido Permai. (Nana Suryana)